.

QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Fri Jan 24, 2014 12:40 pm

CRESCENT-STAR wrote:coba fahami, bahwa sedari awal yang namanya Al Quran saat itu adalah bentuknya ORAL. dan Nabi Muhammad saw sedari awal mengakomodir 7 macam gaya ORAL yang ada saat itu. jadi 7 oral itu SYAH adanya.
Muslimers mengakui quran versi muhamad ( minimal ada 7 bentuk) berbeda dg versi Uthman (ada satu bentuk yg diasumsikan sama dg versi quraish)

Fakta&Kesimpulan: Artinya memang quran yg dipegang umat muslim sekarang bukanlah versi muhamad

CRESCENT-STAR wrote: kesalahan elementer yang terus ditanamkan dikalangan anak-anak muda kristen. coba bung pelajari dengan bijak apa itu mushaf usmani dan apa itu mushaf2 yang yang dibakar. perbedaan dalam hal apakah disana.
Kesalahan elementer para muslimers adalah menganggap tindakan politik membakar quran oleh Uthman hanyalah masalah biasa untuk penyeragaman pengucapan saja.

Faktanya: - Aksi politik dg menindas pemegang mushaf yg dianggap tidak sesuai "selera penguasa" lalu pemusnahan terhadap SEMUA tulisan quran sebelum zaman Uthman (baik yg dianggap sama maupun berbeda)menunjukkan adanya krisis masalah perbedaan fundamental antara quran versi uthman dengan quran sebelum uthman

-Kitab yg dipegang sekarang oleh islamers dan diasumsikan sbg wahyu ilahi pada hakekatnya adalah hasil rekayasa politk, karena kitab quran direkayasa oleh penindasan thd yg berbeda "versi" dan pemusnahan thd SEMUA quran pra uthman baik yg beda versi maupun sama versi
.

CRESCENT-STAR wrote: [Perselisihan yang terjadi pasca wafat nabi adalah masing2 mengklaim GAYA ORAL mereka yang paling benar dan baik. mulailah ada unsur Persaingan KESUKUAN di sana. nah ini bahaya dan tidak bagus. akhirnya dibuat kebijakan bahwa harus ada SATU ORAL yang RESMI, maka dipilihlah ORAL sang Nabi yakni ORAL QURAISH, dgn alasan Nabi sbg si penerima Wahyu menggunakan ORAL Quraisy dalam kesehariannya.
Klaim hanya oral saja yg berbeda sebenarnya hanya bahasa utk memperhalus parahnya kebingungan doktrinal saat itu, salah satu kebingungan&perpecahan doktrin adalah masalah ayat2 rajam yg akhirnya tidak jadi ditaruh dalam quran

Faktanya : a)klaim hanya beda oral saja sebenarnya tidak memiliki dasar sama sekali karena "aksi politik" yg dilakukan Uthman juga dengan sengaja menghancurkan "SEMUA versi quraish" yg dibuat sebelum Uthman , pemusnahan quran yg dianggap berbeda bisa coba dimaklumi, namun dg ikut dimusnahkannya versi quraish yg dianggap jadi acuan menjadikan klaim muslimers gak masuk akal

b)terbukti ada masalah perbedaan doktrinal, salah satunya masalah merajam penzinah atw tidak, artinya perbedaan jelas bukan cuma masalah merapal saja


CRESCENT-STAR wrote: dan sebenarnya faktanya oral2 lain pun masih ada hingga kini, tidak musnah.
pernyataan menggelikan karena gak ada acuan apakah mushaf yg dulu sengaja dibakar krn berbeda, dirapal persis dengan bentuk oral2 yg diklaim tersebut.

Dialog imajiner
Muslim : Terbukti tidak ada perbedaan antara merapal 6 versi quran yg dulu dibakar dg versi rapalan2 yg ada hari ini
Non-muslim : Mana buktinya 6 versi quran yg dibakar tsb "tertulis" versi rapalan yg anda maksud ?
Muslim : Maaf, bukti2nya yaitu quran2 tsb,sudah kami sengaja musnahkan
non-muslim :
:stun:

CRESCENT-STAR wrote:MUSHAF USMANI adalah bentuk TULISAN dari ORAL GAYA QURAISH (gaya Nabi). proses pengkodifikasiannya sangat ketat. dimulai dari menghadirkan SELURUH PENGHAFAL QURAN, HINGGA PENCOCOKAN dgn SEMUA MUSHAF YANG ADA SAAT ITU.
sekali lagi statement menggelikan... karena kenyataannya tulisan gaya quraish yg diklaim sebagai acuan faktanya juga telah turut dimusnahkan dalam aksi politis kalifah uthman

Dialog imajiner
Muslim : Terbukti quran yg sekarang sama persis dengan yg dimiliki kaum quraish
Non-muslim : Mana bukti dan acuannya ?
Muslim : Bukti2 dan acuan juga telah kami "sengaja" musnahkan
Nom-muslim :
:stun: ](*,) ](*,)

CRESCENT-STAR wrote:jadi sebenarnya tidak ada celah untuk mengkritik semua ini.
memang diakui sulit melihat "celah" bila yg melihat dalam keadaan buta

Kesimpulan: Muhamad tidak pernah mewariskan sebuah kitab/buku pada umat islam krn saat ia mati yg ada hanyalah potongan2 ucapan muhamad yg tertulis pada serpihan tulang,potongan batu maupun tertera pada memori beberapa orang dengan versi yg berbeda dan terpencar2. Kitab/buku yg dipegang umat islam sekarang adalah hasil rekayasa politik kalifah uthman melalui penindasan dan pemusnahan SEMUA quran pra-uthman.

Apakah pantas hasil rekayasa politik kilafah uthman diklaim sebagai wahyu ilahi ? menurut akal sehat sih gak pantas, tetapi kyknya gak masalah bagi mereka yang buta
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby JANGAN GITU AH » Sat Jan 25, 2014 10:07 pm

CRESCENT-STAR wrote:nah MUSHAF USMANI adalah bentuk TULISAN dari ORAL GAYA QURAISH (gaya Nabi). proses pengkodifikasiannya sangat ketat. dimulai dari menghadirkan SELURUH PENGHAFAL QURAN, HINGGA PENCOCOKAN dgn SEMUA MUSHAF YANG ADA SAAT ITU.jadi sebenarnya tidak ada celah untuk mengkritik semua ini.

JANGAN GITU AH wrote:Hmmm...termasuk seluruh arwah para sahabat Muhammad penghapal quran yg sudah tewas di medan perang dong?
salah satu alasan penulisan Quran yang dikemukakan Umar (eh sorry, maksud saya Abu Bakar-kalif pertama) awalnya kan untuk mencegah hilangnya lebih banyak lagi ayat quran dari ingatan para sahabat Muhammad yang mulai banyak berguguran? :-k

apa iya para arwah itu dapat dihadirkan agar tidak ada celah kesalahan sedikitpun?
jika tidak dapat dihadirkan ratusan dari mereka, apa iya masih dapat dikatakan tidak ada celah untuk mengkritik?


CRESCENT-STAR wrote:tidak satu pun periwayatan yang mengatakan SELURUH PENGHAFAL GUGUR di beberapa peperangan. atau riwayat yg berbunyi kalau penghafal Quran tinggal 2-3 orang saja.
juga tidak ada periwayatan yang mengatakan seluruh catatan Quran hilang.

sebagaimana kutipan sahih bukhari : ".... Kemudian Abu Bakar mengatakan "Umar telah datang kepadaku dan ia mengatakan: "Sesungguhnya pertumpahan darah pada pertempuran Yamamah banyak mengancam terhadap para penghafal Al-Qur'an. Aku khawatir kalau pembunuhan terhadap para penghafal Al-Qur'an terus-menerus terjadi di setiap pertempuran, akan mengakibatkan banyak Al-Qur'an yang hilang. Saya berpendapat agar anda memerintahkan seseorang untuk mengumpulkan Al-Qur'an"..."

penggalan hadits di atas tidak sama sekali mengatakan para penghafal telah habis, atau tinggal 1-2 orang saja.


:lol: yang bilang penghafal quran hanya tinggal dua tiga orang itu safaaaa sih ntong?
sy maklum aja dah... kamu gelagapan saat perkataanmu tentang tidak ada kemungkinan celah itu tertangkap tangan sarat dengan ketidak akuratan nalar...

walau bagaimana pun dikau mencoba berkelit, hadits yg dikau bawa mengkonfirmasi banyaknya penghafal quran yg sudah tewas. Memang kita tidak diberitahu berapa jumlah penghafal quran yang telah tewas. Sama halnya kita pun tidak pernah tahu jumlah sebenarnya ayat quran yang dihafal para penghafal itu. Muhammad tidak pernah mengatakannya secara total jendral. atau juga Muhammad tidak memberitahu kita bahwa si A menghafalkan surah mana ayat berapa. bisa jadi kemungkinan ada cukup banyak dihafal si A karena waktu itu belum ada dikenal sistem penomoran yang menjadi pembatas.

bagaimana jika seandainya setiap penghafal quran menghafalkan ayat-ayat yg berbeda dalam jumlah yg cukup bermakna itu telah tewas. katakanlah jumlah mereka mencapai seratus orang saja. tidak lebih tidak kurang. dan setiap orang telah menghafalkan beberapa ayat. bukankah ini berarti quran telah kehilangan sekian ratus ayatnya?

lantas dari mana kita mengetahui bahwa ayat quran yg dihafal orang yg telah tewas tersebut dipastikan juga dihafal orang lain sehingga dapat diyakini seluruh ayat quran telah komplete terkumpul Abu Bakr? :lol:
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby CRESCENT-STAR » Tue Jan 28, 2014 11:45 am

mayda wrote:sebagai nabi, lah memang itu adalah tugasnya karena telah menjadi nabi..yaitu mewariskan ajaran dan hikmat yg diterimanya, sehingga manusia yg menjadi pengikutnya menerima hikmat yg sama.
jadi, jawabannya..tentu saja boleh bung cs
tapi bukan itu yg saya maksudkan!
apa guna dan istimewanya menjadi penutup dan terakhir kalau ternyata ajaran yg dia salurkan kepada pengikutnya, ternyata harus disempurnakan kembali oleh para pengikutnya setelah kematian sang nabi yg terakhir dan penutup itu

hal-hal teknisnya saja yang disempurnakan. sejak kapan pengkompilasian, pengkodifikasian, pengumpulan berkas2 ajaran sang nabi yang dilakukan oleh para ummatnya menghilangkan gelar Nabi penutup dan terakhir ?? ..ada ada saja bung ini.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby CRESCENT-STAR » Tue Jan 28, 2014 1:18 pm

Rosul wrote:Apakah pantas hasil rekayasa politik kilafah uthman diklaim sebagai wahyu ilahi ? menurut akal sehat sih gak pantas, tetapi kyknya gak masalah bagi mereka yang buta[/b]

jangan dibalik kacamatanya. Usman melihat bahwa KEBERADAAN 7 QIRAAT disalahgunakan oleh orang2 saat itu demi kepentingan POLITIK mereka dan demi EGO KESUKUAN mereka. maka kebijakan yang Usman ambil adalah membersihkan PELUANG TERJADINYA PENYALAHGUNAAN 7 QIRAAT. dengan tujuan UMAT BERSATU DAN TERJAUH DARI BAYANG-BAYANG PERPECAHAN.
memang awalnya dan sejatinya 7 qiraat adalah HAL BIASA. tetapi ketika diboncengi nafsu politik dan kesukuan, 7 qiraat ini menjadi berdampak luar biasa.
jadi buat analisanya yang jelas bung.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby CRESCENT-STAR » Tue Jan 28, 2014 1:26 pm

JANGAN GITU AH wrote: :lol: yang bilang penghafal quran hanya tinggal dua tiga orang itu safaaaa sih ntong?

karena saya membayangkan bung sampai harus membawa arwah segala. sy cukup heran kok bung sampai berfikir seperti itu.

bagaimana jika seandainya setiap penghafal quran menghafalkan ayat-ayat yg berbeda dalam jumlah yg cukup bermakna itu telah tewas. katakanlah jumlah mereka mencapai seratus orang saja. tidak lebih tidak kurang. dan setiap orang telah menghafalkan beberapa ayat. bukankah ini berarti quran telah kehilangan sekian ratus ayatnya?
lantas dari mana kita mengetahui bahwa ayat quran yg dihafal orang yg telah tewas tersebut dipastikan juga dihafal orang lain sehingga dapat diyakini seluruh ayat quran telah komplete terkumpul Abu Bakr? :lol:

inilah kerangka berfikir yang menghambat bung.
memang betul tidak semua penghafal Quran yang jumlahnya banyak saat itu adalah PENGHAFAL FULL. mungkin ada yang sebagian, sepertiga, 2/3 dsb, atau juga ada yang full. ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup. demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya dengan 2 saksi. semua kesaksian yang bersifat AHAD (menyendiri) ditolak, termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Tue Jan 28, 2014 1:50 pm

Rosul wrote:Apakah pantas hasil rekayasa politik kilafah uthman diklaim sebagai wahyu ilahi ? menurut akal sehat sih gak pantas, tetapi kyknya gak masalah bagi mereka yang buta[/b]
CRESCENT-STAR wrote:jangan dibalik kacamatanya. Usman melihat bahwa KEBERADAAN 7 QIRAAT disalahgunakan oleh orang2 saat itu demi kepentingan POLITIK mereka dan demi EGO KESUKUAN mereka. maka kebijakan yang Usman ambil adalah membersihkan PELUANG TERJADINYA PENYALAHGUNAAN 7 QIRAAT. dengan tujuan UMAT BERSATU DAN TERJAUH DARI BAYANG-BAYANG PERPECAHAN.
memang awalnya dan sejatinya 7 qiraat adalah HAL BIASA. tetapi ketika diboncengi nafsu politik dan kesukuan, 7 qiraat ini menjadi berdampak luar biasa.
jadi buat analisanya yang jelas bung.
Pertama2 Sori yg ane tahu dalam HADITS2 SAHIH tercantum 7 AHRUF DAN BUKAN & QIRAAT ! sebenarnya bs jadi perdebatan tersendiri tpi gpp ane masih mau fokus dg masalah aksi politis usman ini.

Kalo ikut hujjah ente artinya Usman keberatan dengan keberadaan 7 versi, bukankah yang membuat 7 versi itu ELOH swt sendiri ? Atas kejelasan dasar otoritas ilahi apakah dan manakah sampai Usman berani keberatan thd apa yg sudah ditetapkan Allah?

Saya pun gak hanya berbicara ttg 6 versi yang berbeda? TAPI BAHKAN UTK VERSI YG DIKLAIM SAMA, bukankah sejarah quran mengakui ada penggalan2 ayat yg tertulis pada batu/tulang = durable material/material tahan lama, kok musnah juga ? (Sbg perbandingan Kitab Yesaya dari Qumran berumur 900th lebih tua dari muhammad masih ada , Alikitab Codex Sinaiticus berumur 200 th lebih tua dari muhamad juga masih ada padahal bahannya perkamen kulit )

Apa ada dasar otoritas Ilahi minimal berupa Sunnah muhamad utk merusak/memusnahkan Firman Allah sendiri ? setau ane bakar2an quran merupakan dosa besar di kalangan islam.

Sejauh yg saya liat alasan2 yg anda berikan semuanya adalah alasan politis dan klaim versi si penguasa, bukankah dg statement anda sendiri anda secara implisit mengakui Kitab Quran adalah produk rekayasa politik yg mensensor &memusnahkan versi quran yg berbeda dari "SELERA PENGUASA" ?

Saya gak mau memaksa anda untuk menghilangkan "sugesti" anda bhw Quran adalah wahtu ilahi (to be stupid is an option) ,tapi kalo ikut akal sehat sangat lucu hasil rekayasa politik sampai bisa diklaim wahyu ilahi [-X

Salam
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Tue Jan 28, 2014 2:13 pm

CRESCENT-STAR wrote:memang betul tidak semua penghafal Quran yang jumlahnya banyak saat itu adalah PENGHAFAL FULL. mungkin ada yang sebagian, sepertiga, 2/3 dsb, atau juga ada yang full. ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup. demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya dengan 2 saksi. SEMUA KESAKSIAN YANG BERSIFAT AHAD (MENYENDIRI) DITOLAK , termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.
Saking dobelnya kontradiksi sehingga lumayan untuk diekspose satu2.. :-"

CRESCENT-STAR wrote:SEMUA KESAKSIAN YANG BERSIFAT AHAD (MENYENDIRI) DITOLAK
bro.CS ayat ahad artinya bukankah hanya ada satu saksi yg hidup bukan? Tapi persoalannya bila ada SATU SAJA orang yg juga menghafal ayat tsb namun mati di perang Yammima ,lalu bagaimana nasib ayat tsb ? (ingat ini baru masalah 1 ayat saja dan 1 saksi saja yang mati , belum lagi masalah kompleks misal 1 orang yg mati hafal ratusan ayat dan nyatanya yang mati ratusan orang, atau bila ada 1 ayat yg dihafal dua org namun dua2nya mati di perang Yamima)

CRESCENT-STAR wrote:termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama
BUKANKAH ANDA SEBELUMNYA KLAIM HANYA BEDA MASALAH ORAL SAJA ?? \:D/

Tapi sekarang anda katakan ada perbedaan "cerita" ayat2 quran antar para sahabah sendiri (Umar&Aisha) , lalu mana yang benar nih ?

Kayaknya case hampir CLOSED nih bagi para muslimers =D>
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Utbahbinabuwaqqash » Tue Jan 28, 2014 6:05 pm

CRESCENT-STAR wrote:memang betul tidak semua penghafal Quran yang jumlahnya banyak saat itu adalah PENGHAFAL FULL. mungkin ada yang sebagian, sepertiga, 2/3 dsb, atau juga ada yang full.

Fal ful fal full...!
Dapat info dari mana bos kalo ada penghafal FULL? dari mbah surip??? Hi..hi..
Kalo saat itu ada orang yg hafal ayat quran full, ya ga perlu ada pengumpulan catatan2 ayat2 sampe kebingungan sendiri bin bakar2an!
Suruh aja si penghafal full itu njeplakin ayat2 quran trus dicatat lagi..,
Adanya usaha pengumpulan disertai perselisihan bin bakar2an itu membuktikan kalo sebenarnya ga ada orang yg hafal quran sebelum quran dikanonkan usman.. Ada2 aja bung ini hi..hi..
Mgkn si usman bingung, kapirun Yahudi dan kristen punya buku suci, lha muslim kog ga punya
mangkanya doi mau bikin kitab suci juga, comot sana sini, tarik sana sini, bakar sana sini, ga peduli mana yg bener, pokoke sing penting ada kitab suci
Maka jadilah quran hi..hi..hi..
CRESCENT-STAR wrote:ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup. demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya dengan 2 saksi. semua kesaksian yang bersifat AHAD (menyendiri) ditolak, termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.

Berarti abu bakar sendiri ga hafal quran bos...
Berarti juga, diantara para muslim saat itu, ga ada 1 orang pun yg tau siapa yg betul2 penghafal ayat quran, dan siapa yg bener2 penghafal full hi...hi...hi...hi..
Utbahbinabuwaqqash
 
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby nap.bon » Tue Jan 28, 2014 6:46 pm

CRESCENT-STAR wrote:ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup. demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya dengan 2 saksi. semua kesaksian yang bersifat AHAD (menyendiri) ditolak, termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.

1. Berarti bentukkan ayat-ayat Qur'an sendiri baru ada pas zamannya Umar bin Khattab.
2. Kalau andai kata keempatnya (dan atau lebih) berkomplot untuk mengeluarkan satu dan/atau lebih ayat, bgmn?
nap.bon
 
Posts: 1011
Joined: Wed Jun 27, 2012 8:04 pm
Location: United States of Indonesia

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby keeamad » Tue Jan 28, 2014 7:08 pm

Tidak ada istilah penghafal quran pd jaman nabi dan sebelum quran dibukukan ...

Sama halnya dengan, jika sekarang ada orang yg mengklaim HAFAL RUMUS FISIKA ....
Tidak ada satu orang pun di dunia ini yng hafal semua Rumus Fisika,
dan kalopun ada, tidak mungkin hafalannya sama persis dengan PENGHAFAL lainnya ....

Tapi jika suatu saat buku (rumus) fisika itu Dibikin jadi CUMA ADA Satu-satunya di dunia,
maka hal itu memungkinkan bagi banyak orang untuk menghafal
seluruh isi buku
rumus fisika tsb secara seragam ...


Dan untuk bung CS,
apa anda fikir para penghafal quran waktu itu (sebelum quran dibukukan),
adalah sama persis hafalannya dengan para penghafal kitab quran anda sekarang .... ?!

Gak aneh kalo anda tetap menjadi muslim,
walau tampaknya anda cukup kritis, pintar dan moderat,
tapi jika sudah bicara mengenai Iman islam .....,
you know what I mean lah yaw .....
User avatar
keeamad
 
Posts: 6944
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby CRESCENT-STAR » Wed Jan 29, 2014 9:13 am

CRESCENT-STAR wrote:ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup. demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya dengan 2 saksi. semua kesaksian yang bersifat AHAD (menyendiri) ditolak, termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.

nap.bon wrote:1. Berarti bentukkan ayat-ayat Qur'an sendiri baru ada pas zamannya Umar bin Khattab.
2. Kalau andai kata keempatnya (dan atau lebih) berkomplot untuk mengeluarkan satu dan/atau lebih ayat, bgmn?

Jawaban 1 :
bung memang pasti bingung jika bung tidak mempelajari apa itu AL QURAN versi hafalan paling akhir yang Nabi saw sampaikan. tidak semua wahyu yang nabi terima sepanjang hidupnya kemudian menjadi bagian dari rangkuman ayat2 Quran yang paling bontot yg nabi sampaikan pada ummat. sbgmana yang dijelaskan Quran akan adanya wahyu yang bersifat temporal, ada wahyu yang dibatalkan (dihapus/diganti), walaupun ada juga wahyu yang diganti tetap masuk sbg alQuran. ada Wahyu yang sengaja Allah buat lupa pada diri Nabi, yg otomatis maksudnya bahwa pernah turun ayat A, B atau C, tetapi kemdian tidak lagi diingat oleh Nabi saw shg otomatis wahyu tsb tdk lagi jadi bagian dari al quran. jadi al Quran itu adalah boleh dikatakan Wahyu2 pilihan dari sekian banyak wahyu yang Allah turunkan pada Nabi Muhammad saw.

jawaban 2 :
pengandaian itu tidak berpeluang terjadi karena MUTAWATIR. bahkan Abu Bakar memberikan syarat mutlak bahwa kesaksian AHAD (menyendiri) akan ditolak. atau juga dalam sebuah hadits sebuah ayat banyak dihafal oleh para penghafal, namun Zaid sang juru tulis tidak menemukan satu orang pun yang menulisnya saat itu, sampai akhirnya bertemu dgn salah seorang yang menyimpan tulisan tsb. barulah disahkan.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Wed Jan 29, 2014 8:28 pm

@Bro Crescent Star, Sebelumnya anda bikin pernyataan
CRESCENT-STAR wrote:ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup. demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya DENGAN 2 SAKSI. semua kesaksian yang bersifat AHAD (menyendiri) ditolak, termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.
Atas statement tsb saya beri pertanyaan
Rosul wrote: bro.CS ayat ahad artinya bukankah hanya ada satu saksi yg hidup bukan? Tapi persoalannya bila ada SATU SAJA orang yg juga menghafal ayat tsb namun mati di perang Yammima ,lalu bagaimana nasib ayat tsb ?


Moga2 bro.CS hanya terlewat saja dan bukan lari menghindar dari menanggapi pertanyaan logis&sederhana saya tersebut

Saya perhatikan anda merevisi pernyataan anda ttg prinsip mutawatir penyusunan kitab quran dimana selain perlu ada minimal 2 saksi thd suatu ayat namun harus juga ditambah ada bukti berupa tulisan yg dipegang oleh saksi tersebut.

CRESCENT-STAR wrote: Abu Bakar memberikan syarat mutlak bahwa kesaksian AHAD (menyendiri) akan ditolak. atau juga dalam sebuah hadits sebuah ayat banyak dihafal oleh para penghafal, namun Zaid sang juru tulis tidak menemukan satu orang pun yang menulisnya saat itu, sampai akhirnya bertemu dgn salah seorang yang menyimpan tulisan tsb. barulah disahkan.


Gak ada masalah ini saya sesuaikan dengan revisi anda, saya ulangi contoh kasus &pertanyaan saya

Dengan berlandaskan fakta:
Satu ayat dianggap sah bila memiliki 2 saksi hidup (plus dibarengi bukti tulisan seperti yg anda sebut pd revisi anda)

Contoh kasus: Bila ada satu ayat yg memiliki 1 Saksi hidup, namun ada juga 1 almarhum yg hafal&memiliki tulisan ayat tsb (fakta historis islam mengakui ayat quran disimpan pada benda2 kecil macam pelepah kurma,batu /tulang) namun krn status sudah almarhum gara2 perang Yemima gk diketahui dimana ayat quran tsb disimpan.

Pertanyaan logis &sederhana: Bagaimanakah status ayat yg bersangkutan, apakah tetap sahih jadi mushaf quran yg resmi /tidak ?


Moga2 pertanyaan ini tidak “terlewati” lagi utk yg ke-2 kali

Salam
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby IC1101 » Wed Jan 29, 2014 9:09 pm

CRESCENT-STAR wrote:ada Wahyu yang sengaja Allah buat lupa pada diri Nabi, yg otomatis maksudnya bahwa pernah turun ayat A, B atau C, tetapi kemdian tidak lagi diingat oleh Nabi saw shg otomatis wahyu tsb tdk lagi jadi bagian dari al quran.

Muslim akan terus mencari cara dalam membela nabinya walaupun harus menggunakan alasan yang dipaksakan dan sangat tidak rasional. Apa tujuan auloh membuat lupa muhammad akan wahyu yang pernah diberikannya? Apa wahyu yang pernah diturunkan sebelumnya salah sehingga harus diganti? Kok wahyu auloh bisa salah?
IC1101
 
Posts: 354
Images: 0
Joined: Fri Oct 21, 2011 9:54 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby keeamad » Wed Jan 29, 2014 10:55 pm

Bung Cs ...., bung cs,
selihai apapun anda berkomentar - sepertinya pintar,
tapi tetap saja nda masuk dalam nubuatan abadi sya ttg muslim ....
Kalo gak balul yg penifu laknatuloh .....

Terbukti islam sekali lagi telah membuat cara pikir nda tidk lebih baik dari keledai ...

MASIH INGAT DENGAN STATEMNT ANDA KALO ADA Benda Yang Disinari Malah Menjadi Lebih Gelap ...?

Mana buktinya ... ?!
Saya minta sudah sekitar 3 tahun, tapi anda lari lipat ekor .....
Eh muncul2x berceloteh ttg hapalan quran ....

Memang nda pikir penghafal quran jaman nabi itu sama persis dengan penghafak / hafalan isi kitab quran sekarang ... ?


BTW. Ketika nda berkomentar ttg "Kuncinya ayat2x quran tertentu" dan nda pernah slah karena ayat2x quran tertentu tsb, saya jadi ingat kembali di mana anda dulu adalah pengamal ajian pamonyetan ...

Apakah maksudnya anda mengkomfirm bahwa ayat2x quran itu adalah untuk ajian pamonyetan ... ?
User avatar
keeamad
 
Posts: 6944
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Thu Jan 30, 2014 10:26 am

CRESCENT-STAR wrote:pengandaian itu tidak berpeluang terjadi karena MUTAWATIR. bahkan Abu Bakar memberikan syarat mutlak bahwa kesaksian AHAD (menyendiri) akan ditolak. atau juga dalam sebuah hadits sebuah ayat banyak dihafal oleh para penghafal, namun Zaid sang juru tulis tidak menemukan satu orang pun yang menulisnya saat itu, sampai akhirnya bertemu dgn salah seorang yang menyimpan tulisan tsb. barulah disahkan


Metode mutawatir quran dirancang dengan harapan/tujuan: dapat mengumpulkan SEMUA tulisan quran dengan lengkap, benar dan sempurna.

Metode mutawatir menetapkan : bila ada ayat yg diproposalkan utk jadi bagian quran yg resmi haruslah berdasar 2 saksi (plus tulisan ayat)supaya ayat tsb sahih jadi quran yg resmi, bila hanya ada 1 saksi tanpa ayat tertulis maka ayat tsb “dianulir”

Suatu metode dianggap benar2 efektif&tepat sasaran bila teruji(attested)saat dihadapkan dg skenario realita yg logis
Sayangnya, Ganjalan besar terhadap keefektifan metode mutawatir yg dibanggakan muslim ini adalah fakta historis peristiwa perang Yemima yg melenyapkan banyak pelafal&pemilik tulisan quran


Kalau ada satu ayat yg diajukan oleh 1 org saksi namun 50 saksi lainnya meninggal di Yemima dan tempat tersimpannya tulisan milik 50 saksi itu hanya para almarhum tsb yg tahu, konsekwensinya AYAT YG SEHARUSNYA MENJADI BAGIAN QURAN AKHIRNYA TERPAKSA HILANG GARA2 DIANULIR OLEH KEPUTUSAN “WASIT “

Dari contoh di atas terbukti metode mutawatir gagal utk bisa mengakomodir tujuan umat muslim utk memperoleh SELURUH tulisan quran yg LENGKAP ,benar & SEMPURNA


Kesimpulan akhir:
-Berdasarkan fakta cacatnya metode mutawatir dan fakta matinya banyak pemilik tulisan quran pada perang yemima TERBUKTI sama sekali tidak ada jaminan Quran yg disusun Abu Bakar lengkap&benar sebagaimana yg dimiliki muhammad.

-Terbukti klaim ttg quran yg dipegang muslim sama persis dg yg dipegang muhamad hanyalah sugesti belaka dan tidak dapat diterima akal sehat.
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby JANGAN GITU AH » Sat Feb 01, 2014 9:13 pm

JANGAN GITU AH wrote:bagaimana jika seandainya setiap penghafal quran menghafalkan ayat-ayat yg berbeda dalam jumlah yg cukup bermakna itu telah tewas. katakanlah jumlah mereka mencapai seratus orang saja. tidak lebih tidak kurang. dan setiap orang telah menghafalkan beberapa ayat. bukankah ini berarti quran telah kehilangan sekian ratus ayatnya?
lantas dari mana kita mengetahui bahwa ayat quran yg dihafal orang yg telah tewas tersebut dipastikan juga dihafal orang lain sehingga dapat diyakini seluruh ayat quran telah komplete terkumpul Abu Bakr? :lol:


CRESCENT-STAR wrote:inilah kerangka berfikir yang menghambat bung.
memang betul tidak semua penghafal Quran yang jumlahnya banyak saat itu adalah PENGHAFAL FULL. mungkin ada yang sebagian, sepertiga, 2/3 dsb, atau juga ada yang full. ketika Abu Bakar mengumpulkan Al Quran maka 4 tokoh utama yang dipercaya Nabi sbg penghafal sekaligus pencatat Quran YANG UTAMA masih hidup.

Menggelikan rasanya penjelasanmu, masalah yg saya pertanyakan kan adanya ratusan ayat yang hilang oleh kematian para penghafal quran di perang murtad atau apalah namanya. Kehilangan ayat-ayat dalam jumlah cukup siknifikan sudah barang tentu menimbulkan cacat-cacat tersendiri. Misalnya, katakanlah sederhananya sewaktu kita meninjau beberapa surah dari ayat awal hingga ayat akhir. Kita akan kerap menemukan beberapa bagian ayat yang tiba-tiba terputus tanpa sebab, tanpa akibat, atau kisahnya melompat ke kisah lain sebelum menyelesaikan kisah sebelumnya hingga tuntas. Apakah ente tidak curiga hal itu terjadi karena banyaknya ayat yang hilang disebabkan terbawa penghapal ke alam maut? :lol:

CRESCENT-STAR wrote:demikian pun di zaman Usman. Abu Bakar mempersilahkan seluruh penghafal dan pencatat untuk memberikan masukannya dengan 2 saksi. semua kesaksian yang bersifat AHAD (menyendiri) ditolak, termasuk ayat rajam yang Umar bin khattab sodorkan, demikian beberapa ayat ttg sesusuan yang dibawakan oleh aisha semua ditolak. karena tidak ada saksi yg mendengar dan tidak ada catatan di para pencatat Quran yg utama.


wakakak...alasan ngelesmu emang patut diacungi jempol, Ustad! Persoalannya jadi tambah runyam hih dengan tidak membedakan mana yg digolongkan merupakan firman dan mana yg digolongkan pada sunnah...hihi kau ada-ada saja...ngarang alasan ya mbok kira-kira dong? Masakkan orang sekelas Az-Zuhri atau Zaid bin T'sabit gak bisa membedakan antara sunnah Muhammad dan firman SWT! Elu aja kalee asal maenin congor... :lol: Terbukti di dalam pelbagai hadits hal-hal yang ente sebutin itu masih ada tuh...khususnya tentang saudara sesusuan dengan aturan sekian kali hisapan ala Muhammad, tentu tidak merupakan ayat quran karena keterangan tentang ini muncul dari pendapat pribadi si Muhammad sewaktu sahabat-sahabat dekatnya menanyakan pendapat beliow... :green:

Intinya, saya dapat katakan bahwa kesimpuan-kesimpulan yg ente katakan sebelumnya sama sekali tidak berdasar fakta. Bagi saya apa yang kau katakan masih berada dalam batas imajinasimu, bukan menurut keadaan yg sebenarnya dari wajah Al-Quran itu sendiri. Secara fakta, ayat-ayat Quran bayak sekali yg tidak koheren, melupakan kronologi, dsb. Itu adalah cacat yang nyata dan tidak bisa disangkal oleh siapapun, termasuk muslim!
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Thu May 08, 2014 11:07 pm

thread lama harus dibangkitkan kembali nih!
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Rosul » Fri May 23, 2014 5:16 pm

Patah Salero wrote:FAKTA BAHWA QURAN YANG MEREKA BACA SAAT INI ADALAH SAMA, MEMBUKTIKAN BAHWA QURAN YANG MEREKA BACA DAN HAFAL SAAT INI BERASAL DARI SUMBER YANG SAMA.


SAMA BAGAIMANA ? ADA MAZHAB BESAR YG MENGHAFAL DAN MEYAKINI SURAH YG BERBEDA

AYAT BASMALAH DI SURAH FATIHA TIDAK DIAKUI SEBAGAI AYAT QURAN OLEH MAZHAB AHLUSUNAH WAL JAMAAH MALIKIYAH

QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!
Mirror 1: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
User avatar
Rosul
 
Posts: 308
Joined: Thu Jan 23, 2014 5:22 pm

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby Heppi » Wed Jun 18, 2014 8:02 pm

Kebenaran sains melalui pngujian ilmiah dgn standar internasional.

Lha wahyu,..jg agama itu sndiri apa memang bisa di uji scara ilmiah dgn standar internasional ?? Kan tidak !

Agama itu suka2 aja koq.
Heppi
 
Posts: 97
Joined: Tue Apr 29, 2014 12:49 am

Re: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!

Postby kompas » Tue Jun 24, 2014 2:31 pm

udah lama gak gebuk kapir, rasanya gatal tangan gw ..... :lol:

QUR'AN PALSU..... KARANGAN MUHAMMAD....

HEBAATTT..... sangat genius otak Muhammad, mampu mengarang sebuah buku yang sebagian ayatnya mengandung kebenaran ilmiah, terbukti kebenarannya 1400 tahun kemudian.... =D>

HEBAAATTT..... HEBAAAATTT...... =D> =D> =D>
Mirror 1: QURAN : SUATU KEPALSUAN PEWAHYUAN!
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
User avatar
kompas
 
Posts: 7666
Joined: Sun Jun 22, 2008 12:42 pm
Location: bandung

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



Who is online

Users browsing this forum: No registered users