.

Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Bintang

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby duren » Sat Sep 08, 2012 2:36 pm

Abu Riziek wrote:
Maka yg saya persoalan di sini adalah, istilah itu telah merubah esensi dan arti ayat quran tsb.
Jelas saya tentang, jadi bukan hanya karena istilahnya yg kotor dan tidak pantas (sudi) saya tuliskan di sini.

Yahh ditinggal setengah hari masih ngomel istilah juga .
Menghadapi PENDUSTA dan TUKANG IGNORE seperti dirimu tentu treatmennya harus beda dengan menghadapi debater waras yang punya niat diskusi .

Ini buktinya peryataan mu yg sudah saya patahkan dengan TAFSIR RESMI ( muslim sendiri loh yg bikin )
Abu Riziek wrote:Bagi saya, pemahaman quran dia salah, makanya saya tunjukkan bagaimana caranya untuk memahami quran dengan benar, termasuk masalah kadiah Taqdim dan Tqahir dalam konteks ini.

FFI tidak tertarik dengan klaim ngarang ngarang yg tanpa dasar referensi

Di halaman 3 segala pernyataan mu sudah saya patahkan , tapi dasarlah elo ga punya niat diskusi . Elo TERLALU PENGECUT untuk melihat semua refensiku yang lebih dari 20 halaman

Post ku dari hal 3

http://users6.nofeehost.com/alquranonli ... SuratKe=41

    Dalam ayat ini, seolah-olah Allah menerangkan bahwa bumi lebih dahulu diciptakan Nya dari langit, barulah Dia menciptakan langit dengan segala isinya, termasuk di dalamnya matahari, bulan dan bintang-bintang yang lain. Tentang pada ayat yang lain diterangkan bahwa Allah menciptakan langit lebih dahulu dari menciptakan bumi. Karena itu ada sebagian mufassir yang mencoba mengkompromikan kedua ayat ini. Menurut mereka bahwa dalam merencanakan, maka Allah SWT lebih dahulu merencanakan bumi dengan segala isinya. Tetapi dalam pelaksanaanya, maka Allah SWT menciptakan langit dengan segala isinya lebih dahulu, kemudian sesudah itu baru menciptakan bumi dengan segala isinya.


Ataukah elo harus gw didik lagi untuk memahami arti kata MENGKOMPROMIKAN , sebagian pula tuh :rolling:
Lha yang sebagian lagi masih mendukung gw loh :green:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby duren » Sat Sep 08, 2012 2:56 pm

Wkwkwk memang malang betulah nasib si tuhan Arab ini

TARSIR RESMI DEPAG malah menguatkan tuduhanku

Ayat 9

    9 Katakanlah: `Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya (Yang bersifat) demikian itulah Rabb semesta alam`.(QS. 41:9)
    ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
    Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Fush shilat 9
    قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِي خَلَقَ الْأَرْضَ فِي يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُ أَنْدَادًا ذَلِكَ رَبُّ الْعَالَمِينَ (9)
    Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw agar mengatakan kepada orang-orang musyrik Mekah: "Kenapa kamu sekalian mengingkari Allah yang telah menciptakan bumi dalam dua hari. Kenapa kamu menyembah tuhan-tuhan yang lain di samping menyembah Allah?. Pada hal Allah Maha Suci dari segala sesuatu.

    Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan menjadikan bumi dalam ayat ini ialah menciptakan wujudnya dan yang dimaksud dengan "hari" dalam ayat ini ialah waktu, karena hari dan malam belum ada di waktu langit dan bumi diadakan.

    .........


:prayer: :prayer: :prayer:

Sewaktu Langit dan Bumi " di ADAKAN " ternyata SIANG dan MALAM belom ada
=

BINTANG dan MATAHARI belum tercipta :green:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby duren » Sat Sep 08, 2012 3:04 pm

    11 Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: `Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa`. Keduanya menjawab: `Kami datang dengan suka hati`(QS. 41:11)

    ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::
    Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Fush shilat 11

    ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ (11)

    Setelah penciptaan bumi pada ayat yang lalu, :supz: :partyman: maka pada ayat ini Allah SWT menerangkan keadaan langit. Setelah Allah menciptakan bumi Dia menuju ke langit, :lol: :toimonster: waktu itu langit berupa asap.
    Bagaimana keadaan asap itu dan bagaimana hakikatnya, hanya Allah sajalah yang mengetahui Nya, sekalipun ada yang mencoba menerangkan keadaan asap yang dimaksud, baik yang dikemukakan oleh pendeta-pendeta Yahudi, ( Duren : Emank bener FITNAHKU : muhammad nyontek Jahudi masalah langit dari asap ) maupun oleh para ahli yang telah mencoba menyelidikinya, namun belum ada keterangan yang pasti yang menerangkan keadaan dan hakikat asap itu.
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby swatantre » Sat Sep 08, 2012 5:19 pm

jambeker wrote:@ Kafirun

Pelan pelan aja sama mas Abu....jangan kenceng kenceng biar beliaunya betah disini.

Peace......Mas abu jangan pernah kapok disini teruslah ....isi FFI ini dengan sudut pandang berbeda ....tapi jangan juga membela mati matian tapi tanpa argumen yang rasional....
Salam

Betul !! Saya dukung Bu Abu..!!

Ayo Bu Abu, perlihatkan pada kami semua batas optimal KEDENGKULANMU...!!!! :green: :lol: :finga:
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Abu Riziek » Sat Sep 08, 2012 11:19 pm

@duren
Contoh kaidah taqdim dan taqhir dlam bahasa indonesia kurang lebih seperti ini:
Duren yang dicatatkan namanya di akte kelahiran - pleh ayahnya yg suka sekali sama duren, lahir pd 31 feb tahun 70 -an (misal)
Kalo anda hanya melhat berdasarkan susunan katanya, maka apakah berarti nama duren dicatat sebelum anda dilahirkan?
Apakah betuk ayah duren suka duren sebelum anda dilahirkan?

Maka begitu juga dengan urutan penciptaan Bumi dan bintang.
Mungkin secara harfiah berdasarkan urutan kalimatnya - biar sekali lagi anda senang dan tidak merasa terteror, adalah benar tafsir anda jika bumi lebih dulu dari bintang. Tpi kalo anda menafikan kaidah2x yg berlaku dalam tata bahasa quran - seperti taqdim dan taqhir, maka anda akan tampak naif sekali jadinya.
User avatar
Abu Riziek
 
Posts: 523
Joined: Wed Aug 29, 2012 9:41 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby duren » Sun Sep 09, 2012 2:26 am

Abu Riziek wrote:Contoh kaidah taqdim dan taqhir dlam bahasa indonesia kurang lebih seperti ini:

Duren yang dicatatkan namanya di akte kelahiran - pleh ayahnya yg suka sekali sama duren, lahir pd 31 feb tahun 70 -an (misal)Kalo anda hanya melhat berdasarkan susunan katanya, maka apakah berarti nama duren dicatat sebelum anda dilahirkan?
Apakah betuk ayah duren suka duren sebelum anda dilahirkan?

Maka begitu juga dengan urutan penciptaan Bumi dan bintang.

Coba aplikasikanlah teori mu di Q 41 . 9-12

Abu Riziek wrote:
Mungkin secara harfiah berdasarkan urutan kalimatnya - biar sekali lagi anda senang dan tidak merasa terteror, adalah benar tafsir anda jika bumi lebih dulu dari bintang. Tpi kalo anda menafikan kaidah2x yg berlaku dalam tata bahasa quran - seperti taqdim dan taqhir, maka anda akan tampak naif sekali jadinya.

Elo memang tidak punya malu deh ... cuma dengan modal ' MUNGKIN " elo dah ngebacot
Sementara saya sudah menunjukkan TAFSIR RESMI yang diakui dunia Islam

Coba tunjukkan sebuah tafsir yang diakui dunia Islam dan mendukung ngarang ngarang buatan nenek mu tu O:)
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Abu Riziek » Sat Sep 15, 2012 8:31 pm

@duren
Tafsir resmi sekalipun masih bisa salah. Dan hanya mengerti dari bahasa aslinya saja yg paling benar, seperti saya ini setidaknya.
User avatar
Abu Riziek
 
Posts: 523
Joined: Wed Aug 29, 2012 9:41 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby sodrun » Sat Sep 15, 2012 8:39 pm

Abu Riziek wrote:Tafsir resmi sekalipun masih bisa salah. Dan hanya mengerti dari bahasa aslinya saja yg paling benar, seperti saya ini setidaknya.

duren wrote:Elo memang tidak punya malu deh ... cuma dengan modal ' MUNGKIN " elo dah ngebacot
Sementara saya sudah menunjukkan TAFSIR RESMI yang diakui dunia Islam

Coba tunjukkan sebuah tafsir yang diakui dunia Islam dan mendukung ngarang ngarang buatan nenek mu tu


Betul bro duren !
:supz: :supz: :supz:
sodrun
 
Posts: 1950
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sat Sep 15, 2012 10:43 pm

Abu Riziek wrote:Tafsir resmi sekalipun masih bisa salah. Dan hanya mengerti dari bahasa aslinya saja yg paling benar, seperti saya ini setidaknya.


semakin banyak pertanyaan gw soal islam :

1. intinya, orang pintar sekalipun belum tentu mampu mengerti quran. lalu kemana itu klaim bhw quran diturunakn dalam bahasa terang dan mudah dimengerti ? :-"

2. jika yg resmi aja bisa salah, apalagi yg ga resmi xixixi ya model si abu ini :lol: :lol: :lol:

3. lalu islam mana yg harus dipercaya ? yg resmi ato tidak ? :-k

4. tujuan dari diadakannya standar resmi adalah utk mencegah pemalsuan dan penyesatan. artinya tidak sembarang orang yg bisa atau memiliki wewenang dalam hal ini. apakah orang2 yg berwenang ini taraf nya dibawah...mmmm si abu briziek ? :roll: klo emg bgitu, kenapa si abu ga pernah ditunjuk sbg orang yg berwenang jika emg taraf nya sebegitu tinggi ? atau siapa saja yg selalu meragukan otoritas resmi jika sedang kepepet dalam membela quran :lol:

the big question is : WHY ?
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby JANGAN GITU AH » Sat Sep 15, 2012 11:35 pm

@duren

Abu Riziek wrote:Tafsir resmi sekalipun masih bisa salah. Dan hanya mengerti dari bahasa aslinya saja yg paling benar, seperti saya ini setidaknya.

Waahhh...mantap. Statemen yang sangat berani. Ini luar biasa...bisa saya bayangkan si abu berisik ini sebagai orang nomor 2 setelah muhammad. Pastilah abu berisik yang pertama dibisiki muhammad tentang semua maksud quran setepat mungin. Kalau begitu tidak perlu diragukan lagi bahwa semua ulama dari masa ke masa kalah telak di hadapan si abu berisik jika diadu :lol:

lanjutkan hayalanmu risik! :finga:
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Abu Riziek » Sat Sep 15, 2012 11:44 pm

@JGA
Ulama2x yg mengklaim dirinya benarpun, tidak pernah mendapat klaim bahwa dia benar dari Muhammad atau Jibril - dalam hal menafsirkan quran. Lalu apa salahnya jika golongan muda yg lebih maju cara berpikirnya - sesuai kemajuan jaman, mengkritisi cara dan penafsiran ulama2x sebelumnya? Ingat bung, hiduo ini selalu berkembang dan berubah, tidak ada yg tetap, Kalopun ada yang tetap, ya perubahan itu sendiri!
User avatar
Abu Riziek
 
Posts: 523
Joined: Wed Aug 29, 2012 9:41 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby oglikom » Sat Sep 15, 2012 11:54 pm

duren wrote:Terbukti deh yang gw katakan :

Muslim itu adalah PELATIH
Dan
Memperlakukan si awlloh sebagai ANJINK DUNGU yang DILATIH MENGGONGGONG




Awlloh ngomong ini:

Image


Tapi si Kompas MELATIH si ANJINK tuk MENGGONGGONGKAN ini :


    Q 41.11 Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepada BINTANG dan kepada bumi



Memang keren banget deh punya Tuhan yang bisa diperlakukan sebagai ANJINK O:)


Sesembahan dodol model begini masih kagak sadar. ](*,)
oglikom
 
Posts: 3375
Joined: Tue May 04, 2010 11:33 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby JANGAN GITU AH » Sun Sep 16, 2012 12:08 am

@JGA

Abu Riziek wrote:Ulama2x yg mengklaim dirinya benarpun, tidak pernah mendapat klaim bahwa dia benar dari Muhammad atau Jibril - dalam hal menafsirkan quran. Lalu apa salahnya jika golongan muda yg lebih maju cara berpikirnya - sesuai kemajuan jaman, mengkritisi cara dan penafsiran ulama2x sebelumnya? Ingat bung, hiduo ini selalu berkembang dan berubah, tidak ada yg tetap, Kalopun ada yang tetap, ya perubahan itu sendiri!


Sayangnya..., tidak ada yang bisa berubah dari cara berfikir muslim... :finga: dan memang itulah yang dibutuhkan islam untuk mempertahankan dirinya.

Perkembangan jaman menimbulkan banyak dilema buat muslim yang ingin mengikuti arus perkembangan itu, tetapi bersikukuh mempertahankan ajaran muhammad dalam hidupnya. Caramu mempertahankan ide-ide muhammad di trit ini sudah menunjukkan hasilnya kerja keras manusia padang pasir jahiliyah itu... :lol:

betul, hidup selalu dapat berkembang jika kita mau melakukannya dengan cara terbaik, bukan cara manusia gurun jahiliyah yang dianut muhammad! Yang dibuat muhammad adalah penipuan demi pembenaran diri. Penipuan itu tidak pernah berubah kecuali modusnya semakin hari semakin canggih... :lol: Itu pula yang terus menerus kau lakukan! Bahkan kau sanggup menyangkali tafsir yang konon katanya resmi dari lembaga islam yang ternyata tidak mendukung argumenmu. Tanpa punya rasa malu sedikitpun terhadap mereka yang sudah berupaya keras menyajikannya buat para pembaca muslim demi meningkatkan kualitas keimanan masyarakat.
:finga:

Teruslah berhayal... #-o
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Abu Riziek » Sun Sep 16, 2012 12:12 am

@JGA
mereka yang sudah berupaya keras menyajikannya buat para pembaca muslim demi meningkatkan kualitas keimanan masyarakat.
Mereka itu bisa saja punya tendensi yg justru keluar dari tujuan 'Demi Meningkatkan Kualitas Keimanan Masyarakat", seperti motif kekuasaan, uang dll.
User avatar
Abu Riziek
 
Posts: 523
Joined: Wed Aug 29, 2012 9:41 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby sundamurtat » Sun Sep 16, 2012 12:27 am

Abu Riziek wrote:Tafsir resmi sekalipun masih bisa salah. Dan hanya mengerti dari bahasa aslinya saja yg paling benar, seperti saya ini setidaknya.


Berapa persen muslim yang menafsirkan quran secara benar?
Siapa yang berhak mengklaim tafsirannya benar.. Emang kamu pikir Depag yg bikin tafsiran ga mengerti bahasa aslinya quran?
Seberapa besar usaha yang harus dilakukan seseorang agar bisa mendapatkan tafsiran quran yang benar..

Kalau ternyata lebih banyak yang menafsirkan salah.. ngapain si aloh mu itu nurunin kitab yg malah bikin orang jadi lebih banyak tersesat..
User avatar
sundamurtat
 
Posts: 728
Joined: Fri Apr 06, 2012 10:50 am
Location: Bandung - calon Israel Van Java

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sun Sep 16, 2012 12:31 am

Abu Riziek wrote:Ulama2x yg mengklaim dirinya benarpun, tidak pernah mendapat klaim bahwa dia benar dari Muhammad atau Jibril - dalam hal menafsirkan quran. Lalu apa salahnya jika golongan muda yg lebih maju cara berpikirnya - sesuai kemajuan jaman, mengkritisi cara dan penafsiran ulama2x sebelumnya? Ingat bung, hiduo ini selalu berkembang dan berubah, tidak ada yg tetap, Kalopun ada yang tetap, ya perubahan itu sendiri!


artinya quran akan terus berubah sesuai perubahan zaman, bukan begitu abu ? jaman A, maka quran ditafsir A. jaman B maka quran di tafsir B. padahal katanya quran tidak pernah berubah dari dahulu sampai sekarang yg artinya quran hanya memiliki 1 arti utk selamanya. lalu tafsir mana yg benar abu ? :lol: :lol: :lol:

gw bingung neh, mana ucapannya yg benar antara si allah swt yg berkata quran dijaga keasliannya ato abu yg berkata bhw quran berubah setiap jaman ? :-k
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Abu Riziek » Thu Sep 20, 2012 9:56 pm

@atas
Qurannya gak berubah, tafsirannya berdasarkan jamannya. Contoh ayat penggal kafir yg turun pd masa perang nabi. Kalo itu diartikan sama sampai saat ini, leher nte2x kafrin udah pd putung semua tau!?
User avatar
Abu Riziek
 
Posts: 523
Joined: Wed Aug 29, 2012 9:41 pm

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Mohmed Bin Atang » Thu Sep 20, 2012 11:33 pm

Abu Riziek wrote:Qurannya gak berubah, tafsirannya berdasarkan jamannya. Contoh ayat penggal kafir yg turun pd masa perang nabi. Kalo itu diartikan sama sampai saat ini, leher nte2x kafrin udah pd putung semua tau!?


Emang tafsirannya di jaman sekarang macem mana? bagian mana si kapir yang dipenggal? kalo tafsirannya di abad 3030 dan abad 4096 macem mana?

leher nte2x kafrin udah pd putung semua tau!?


Kau Tuhan juga bukan, bisa2nya ngomong kayak gini..
Apa hak mu?
User avatar
Mohmed Bin Atang
 
Posts: 2336
Joined: Sun Feb 19, 2012 5:45 pm
Location: Surga Islam, bermain rudal bersama 72 bidadari

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Fri Sep 21, 2012 1:39 am

Abu Riziek wrote:Qurannya gak berubah, tafsirannya berdasarkan jamannya. Contoh ayat penggal kafir yg turun pd masa perang nabi. Kalo itu diartikan sama sampai saat ini, leher nte2x kafrin udah pd putung semua tau!?


iya emg TULISAN arab qurannya ga berubah, tapi isi/makna nya yg berubah2. ibarat kasarnya tulisan MAKAN, ditafsir bermakna MINUM. trus apa beda nya ? :roll:

sesuai perkataanya bhw quran sudah sempurna tidak akan berubah2 lagi, maka makna quran tidak akan berubah pula hingga akhir jaman. makna nya A ketika diturunkan, seterusnya bermakna A hingga kiamat. konsisten. [-X

omongan lu udah jelas ngawur mengarang bebas tanpa dasar. lalu versi jaman mana yg benar ? karena hanya ada 1 makna perkataan quran. :-"

kecualiiiiiiiiii..... si allah swt emg ga mampu menjaga kitabnya sampe2 manusia bisa mengubah2 makna dan isinya seenak udel. :lol:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Duren - Kompas Debat ADU MURTAD : Bumi Duluan Baru Binta

Postby Captain Pancasila » Fri Oct 12, 2012 8:32 pm

jika definisi langit = tempat yang jauh dari bumi, dan langit & bumi dulunya satu, maka sudah tentu langit baru ada belakangan setelah bumi, karena pada awalnya tempat yang jauh dari bumi (langit) itu, tidaklah ada! :-({|=
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]