Page 20 of 22

PostPosted: Tue Jul 10, 2007 3:06 pm
by Atheis Bengngo
Sudah Jelaslah semuanya, :D
Bung Adadeh,

Sampai kapanpun bahkan sampai anda meninggal pun anda tidak akan bisa berbuat untuk menandingi Ayat AlQuran...

Penjelasan anda kocar kacir kemana-mana.......

Kenapa thread ayat-ayat adadeh buatan asbunawas buru-buru dikunci ya, hahaha :twisted: , saya belum sempat mengomentarinya :evil: :evil: :evil:

Saya belom sempat kasih komen apa-apa :twisted: :twisted: :twisted:

PostPosted: Wed Jul 11, 2007 1:19 am
by Adadeh
asbunawas wrote:O gitu, Jadi dengan kau bikin AYAT BOLONG-BOLONG kayak gitu sudah kau anggap SERUPA dengan Al-Quran? …

Tentu saja. Sewaktu Muhammad mengatakan sura Al Israa' (sura nomer 17) di Mekah, manakah sura kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam? Belum ada!! Kalau sura2 2, 3, 4, 5, 6 belum ada, kok bisa tiba2 loncat ke sura 17?

OK, aku hargai kalo itu pengetahuan dan tingkat kecerdasanmu yang paling tinggi.

Terima kasih atas pengakuanmu.

OK Kita bahas lagi, dari awal2 kan gue udah nanya ame ente, bahwa pondasi yang paling mendasar dalam sebuah AGAMA adalah IMAN, tapi ente kagak ngasih jawaban sedikitpun tas pertanyaan itu, itu anrtinya NALAR dan NURANI ente tidak punya kesanggupan untuk menjawab hal itu. Iya engga?

Apa pertanyaanmu sebenarnya? Aku sudah bilang orang bernalar dan bernurani akan memeriksa sendiri ajaran agamanya dan tidak secara buta mengimaninya. Segala hal yang bertentangan dengan nurani dan nalar, harus dipertanyakan kesahihannya, agar diri sendiri tidak ditipu orang2 yang mengaku nabi A atau nabi B, C, D, dll.

Ali Imran:159 : "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."

Sura Ali Imran ayat 159 itu hanya ditujukan bagi sesama Muslim saja dan bukan terhadap kafir!
Silakan baca tafsir Ibn Kathir tentang Q 3:159
Among the Qualities of Our Prophet Muhammad are Mercy and Kindness
terjemahan:
Salahsatu Sifat Nabi Kita Muhammad adalah Belas Kasihan dan Kebaikan

Allah addresses His Messenger and reminds him and the believers of the favor that He has made his heart and words soft for his Ummah, those who follow his command and refrain from what he prohibits.
terjemahan:
Allah menyatakan pada Rasulnya dan mengingatkan dirinya dan Muslim agar berkata dan bersikap lembut pada umatnya, yakni mereka yang mengikuti perintahnya dan menjaga diri atas larangannya.

[فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ]
(And by the mercy of Allah, you dealt with them gently) [3:159]. meaning, who would have made you this kind, if it was not Allah's mercy for you and them. Qatadah said that,
terjemahan:
(dan demi pengampunan dari Allah, kau harus bersikap lembut pada mereka) [3:159] berarti, dia yang membuatmu bersikap baik, bagi pengampunan dari Allah bagimu dan bagi mereka. Qatadah berkata,

[فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ]
(And by the mercy of Allah, you dealt with them gently) means, "With Allah's mercy you became this kind.'' Al-Hasan Al-Basri said that this, indeed, is the description of the behavior that Allah sent Muhammad with. This Ayah is similar to Allah's statement,
terjemahan:
(Dan demi pengampunan Allah, kau harus bersikap lembut terhadap mereka) berarti, "Dengan pengampuan Allah kau menjadi baik." Al-Hasan Al-Basri berkata bahwa ini memang sikap yang diberikan Allah kepada Muhammad. Ayat ini sesuai dengan pernyataan Allah

[لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ ]
(Verily, there has come unto you a Messenger from among yourselves. It grieves him that you should receive any injury or difficulty. He is anxious over you (to be rightly guided, to repent to Allah) ; for the believers (he is full of pity, kind, and merciful) [9:128]. Allah said next,
terjemahan:
(Memang benar, seorang Rasul telah datang diantara kamu. Dia sedih jikalau kau terluka atau mengalami kesusahan. Dia ingin agar kau (dibimbing dengan benar, untuk bertobat pada Allah) ; pada umat Muslim (dia penuh kasih, baik, dan pengampunan) [9:128]. Allah lalu berkata

[وَلَوْ كُنْتَ فَظّاً غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنْفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ]
(And had you been severe and harsh-hearted, they would have broken away from about you;)
terjemahan:
(Dan jika kau bersikap keras dan kasar, maka mereka akan menjauhkan diri darimu)

The severe person is he who utters harsh words, and,
terjemahan:
Orang kasar adalah mereka yang mengucapkan kata2 kasar, dan

[غَلِيظَ الْقَلْبِ]
(harsh-hearted) is the person whose heart is hard. Had this been the Prophet's behavior, "They would have scattered from around you. However, Allah gathered them and made you kind and soft with them, so that their hearts congregate around you.'' `Abdullah bin `Amr said that he read the description of the Messenger of Allah in previous Books, "He is not severe, harsh, obscene in the marketplace or dealing evil for evil. Rather, he forgives and pardons.''
terjemahan:
(hati yang kasar) adalah orang yang hatinya keras. Jika ini adalah tabiat Nabi, "Mereka sudah akan meninggalkan kamu. Akan tetapi, Allah mengumpulkan mereka dan membuatmu baik dan lembut terhadap mereka, agar hati mereka ingin berada bersamamu. `Abdullah bin `Amr berkata bahwa dia membaca penjelasan tentang Rasul Allah di buku2 sebelumnya, "Dia tidak keras, kasar, jorok di pasar2 atau melakukan yang jahat bagi yang jahat. Akan tetapi, dia mengampuni dan memaafkan."

So menurut IMAN ANE, kelima pertanyaan ente tsb bertolak belakang dengan SIFAT2 KERASULAN NABI yang diterangkan oleh ALLAH sendiri didalam AL-QURAN.

Ini sudah jelas karena kau salah mengerti isi ayat itu. Ibn Kathir menjelaskan perlakuan lemah lembut, mengampuni, dan memaafkan hanyalah diharuskan pada Muslim bagi sesama Muslim. Kalau pada kafir, maka sikapnya lain sama sekali:
Quran sura At-Touba ayat 73
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.

9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

5:33
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.
Siapakah yang memerangi Allah dan Rasulnya terlebih dahulu? TIDAK ADA satupun suku pagan atau Yahudi atau Kristen yang memerangi Allah dan Rasulnya terlebih dahulu dalam seluruh informasi di Qur'an, ahadis Sahih, sejarah Islam manapun. Muhammadlah yang terlebih dahulu memerangi mereka semua, gara2 mereka BUKAN MUSLIM dan OGAH MEMELUK agama najiz Islam.

Bahkan Allah sendiri memuji secara langsung atas sifat yang ada pada RASUL:
68.4. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

Hahaha... :lol: yang ngomong ayat itu kan Muhammad sendiri, jadi jelas dia muji2 dirinya sendiri. Semua kafir FFI juga udah tahu si Mamad narsis bin megalomaniak berat dan sakit jiwa konstan sampai di hari mokatnya.

Jadi hanya satu kata untuk menjawab pertanyaan enter diatas tsb yaitu: GUGUR!, Setelah pertanyaan2 tsb sama sekali bertolak belakang dengan pujian Allah terhadap RASUL sendiri.

GUGUR not even in your wildest dream, wacko. Tentu saja Allah memuji-muji Rasulnya, sebab Allah itu adalah boneka tuhan2an jejadian hasil khayalan Muhammad. Bahkan sesuai dengan Q 3:159, Muslim hanya harus baik dan lemah lembut pada sesama Muslim saja. Pada kafir mah, lain pisan atuuuh:
Muslim bebas menjajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas perkosa kafir karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas jajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas pancung kafir yang sudah tidak berdaya lagi, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas membunuh sanak saudara kandung sendiri yang kafir, karena Muhammad sendiri telah melakukan hal itu.


Asbunawas wrote:Hahahaha, kekonyolan kau koq engga hilang2 juga sih?, koq malah semakin menjadi2, kau bilang yang tahu SURGA hanya orang2 yang sudah mati, tapi kau sendiri menyebut2 surga dalam ayat2 mu sendiri. Apakah kau sendiri sudah pernah Mati sehingga kau jadi bisa kenal dengan Surga ?
Aku tidak pernah mengatakan Surga/Syurga tidak ada. Semua orang waras juga tahu kalau Surga = Syurga, sama seperti Muslim = Moslem, jihad = terorisme, Islam = Submission = Tunduk. Yang kukatakan adalah hanya yang telah mati saja yang tahu Surga itu seperti apa.

Kau ngakunya TIDAK PERCAYA Surga, tapi kau sendiri selalu sewot dengan Surganya ISLAM dan kau selalu ASUMSIKAN Surganya ISLAM itu semau kau sendiri, Ah bagaimana kau ini ?

Mana buktinya aku mengasumsi Surga Islam semau diriku sendiri? Aku mengutip kata2 Muhammad sendiri tentang Surga Islam dan lalu memberi penelaahan tepat bahwa Surga Islam ternyata persis seperti PUSAT PELACURAN DI BUMI:
TIRMZI, vol. 2, hal. 138:
Every man who enters paradise shall be given 72 (seventy-two) houris; no matter at what age he had died, when he is admitted into paradise, he will become a thirty-year-old, and shall not age any further. A man in paradise shall be given virility equal to that of one hundred men.
terjemahan:
Setiap pria yang masuk surga akan diberi 72 houris; tidak peduli dalam usia berapa dia mati, ketika dia masuk surga, dia akan berusia 30 tahun dan tidak akan pernah menjadi tua. Seorang pria yang masuk surga akan diberi daya kejantanan (untuk ngeseks) yang sama dengan 100 orang.

Quran 78:33
YUSUFALI: And voluptuous (bahenol) women of equal age;
PICKTHAL: And voluptuous (bahenol) women of equal age;
SHAKIR: And voluptuous (bahenol) women of equal age;
KHAN: And young full-breasted (dada montok) maidens of equal age;
Hadiah para Muslim yang masuk surga adalah wanita2 bahenol berdada montok yang berusia sama.


Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34:
Hozrot Ali (r.a) narrated that the Apostle of Allah said, “There is in paradise an open market wherein there will be no buying or selling, but will consist of men and women. When a man desires a beauty, at once he will have intercourse with them as desired."
terjemahan:
Hozrot Ali (r.a.) mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, "Di surga terdapat pasar terbuka tapi tiada jual beli, yang menawarkan pria2 dan wanita2. Jikalau pria menginginkan keindahan, maka dia seketika dapat berhubungan seks dengan mereka sebagaimana yang dikehendakinya."

Mana mungkin tuhan yang menghalalkan pelacuran di surga padahal yang zinah di dunia dihukum hukuman paling berat yakni rajam. Mikir dong....

Kau kan belum pernah mati, mana tahu kau akan SURGA?! Hehehe

Kau pun belum pernah mati, mana tahu kau akan SURGA?!

Kan gue udah bilang ama ente, TIDAK SEMUA MANUSIA PUNYA HATI EMAS, makanya diperlukan HUKUM YANG TEGAS.

Hukum Golden Rule adalah hukum SEBAB AKIBAT. Tiada seorangpun manusia di bumi ini yang lepas dari hukum itu. Muhammad membunuhi suami, anak2 laki dari Zaynab bt.al-Harith, maka Zaynab jadi benci pada Muhammad dan lalu meracuni makanan Muhammad sampai akhirnya Muhammad mati. Itulah akibatnya jika tidak mentaati Hukum Golden Rule. Siapa yang melakukan kejahatan, akan ditimpa kejahatan hasil perbuatannya sendiri. Siapa yang melakukan kebaikan, akan dianugerahi kebaikan hasil perbuatannya sendiri. Akibatnya memang tidak selalu langsung dirasakan, tapi waktu akan menunjukkan akibat dari perbuatan sendiri.

Apalagi HUKUM yang elo teriak2an itu cuman sebatas ATURAN2 BUATAN MANUSIA, ane YAKIN SEMUA MANUSIA akan merasa HUKUM TSB tidak lebih TINGGI dari MANUSIA itu sendiri, karena yang membuatnya adalah MANUSIA JUGA.

Semua aturan agama di dunia ini tunduk pada Hukum Golden Rule, kecuali Islam. Tiada agama di dunia yang memerintahkan umatnya membunuhi orang lain yang tidak mengakui agama tersebut, kecuali Islam. Tiada agama di dunia yang menganjurkan umatnya menjarah orang lain, kecuali Islam. Tiada agama yang mengejek umat lain sebagai makhluk terburuk karena tidak mengakui agama tersebut, kecuali Islam. Tiada agama yang menghalalkan pembakaran2 tempat2 ibadah orang lain, kecuali Islam. Tiadak agama yang menghalalkan memerangi orang lain dengan kilah melakukan kehendak/perintah tuhan, kecuali Islam.

ELO KAGAK LIAT APE ATURAN PEMERINTAHAN AMERIKA dan GEREJA lagi kelabakan dengan TUNTUTAN PENGESYAHAN PERNIKAHAN KAUM GAY DAN KAUM LESBIAN, itukah yang kau maksud bagian dari HUKUM EMAS juga kerena mengedepankan HAK ASASI MANUSIA?

Pemerintah Amerika tidak pernah mengeluarkan hukum nasional akan hal itu. Hanya beberapa state kecil saja yang melakukannya dan kebanyakan masyarakat Amerika menentangnya.

Jadi selama tidak menyakiti dan menghina orang lain maka kawin antar sesama jenis diperbolehkan dalam GOLDEN RULE dalam IMAN ente, Begitu?

Hal itu tentu salah karena bertentangan dengan nurani dan akal. Hal ini sama persis dengan orangtua berusia 53 tahun menyetubuhi/memerawani anak perempuan usia 9 tahun. Persis seperti apa yang dilakukan Muhammad bejad bin pervert terhadap Aisyah!! Nah, penyimpangan seks gay, lesbian, pedofilia jelas bertentangan dengan nurani dan akal karena itu harus ditentang berdasarkan hukum manusiawi, dan jangan asal rajam atau potong alat kelamin.

Sama seperti kebanyakan Kafir FFI, yang diurus dan dikedepankan adalah ASUMSI tentang PERANGI KAFIR, PERKOSA KAFIR, JAJAH KAFIR, PANCUNG KAFIR, tapi INTI DASAR AJARAN AGAMA ISLAM YANG BERSENTUHAN DENGAN NURANI DAN NALAR SERTA KEIMANAN DAN UKHUWAH itu sendiri tidak kau hiraukan.

Iman Islam jelas bertentangan dengan nurani dan nalar, sebab hanya mengharuskan Muslim berbuat baik pada sesama Muslim saja. Sedangkan menindas kafir itu justru halal dalam Islam. Aku sebagai kafir tidak mau diam begitu saja melihat ajaran bobrok moral yang merugikan diriku.

[b]Kalo SURGA dan NERAKA itu memang ada? Lalu siapa nanti sebenarnya yang kena KIBUL?

Silakan buktikan kalau SURGA dan NERAKA Islam itu memang ada. Pasti kagak bisa. Dasar!!

Apa yang akan kau lakukan ketika KENYATAANNYA kau MEMANG dihadapkan pada kedua tempat tsb yang selama ini kau tidak percayai keberadaannya?

Kenyataan yang kau katakan itu tidak ada sama sekali dan kau bahkan tidak akan pernah mampu membuktikan kenyataan itu. Bagaiman kau bisa? Membuktikan Islam adalah agama tuhan saja kau tak mampu, apalagi mempertanggungjawabkan isi agama Islam yang amburadul. Sudah kukatakan berkali-kali, tidak mungkin SURGA dan NERAKA Islam itu ada. Tuhan tidak mungkin menghalalkan pembunuhan atas kafir sebagai salah satu cara bagi Muslim untuk masuk surga.

Ngomong2, kau ternyata punya tabiat menjadi pengemis juga ya? Mengemis2 agar Topik ini ditutup? So What ? …, takut jadi bulan-bulanan karena selalu menjadi “sumber kemaluan” yang dipermalukan di topik ini ya ?...wakakaka…, kau ternyata punya rasa malu juga toh.

Coba lihat lagi siapakah yang patut ditertawakan? Menafsirkan Sura Ali Imran ayat 159 saja kau tidak becus, kok bisanya menertawakan kafir yang justru lebih tahu isi ayat itu?

PostPosted: Wed Jul 11, 2007 2:17 am
by Adadeh
Atheis Bengngo wrote:Sudah Jelaslah semuanya, :D
Bung Adadeh,
Sampai kapanpun bahkan sampai anda meninggal pun anda tidak akan bisa berbuat untuk menandingi Ayat AlQuran...

Ah, masa? Anak SMP atau SMA saja mampu kok bikin naskah karangan yang jauh lebih masuk akal, lebih teratur, terstruktur daripada Qur'an yang bolong2 dan asal2an aja dijilidnya. Kenapa tuuuh sura 17 muncul duluan daripada sura 2, 3, 4, 5, 6 dst? Susah banget ternyata bagi Allah bikin buku yang teratur dan enak dibaca, ya?

Penjelasan anda kocar kacir kemana-mana.......

Kalau begitu bantu dong jelaskan padaku apakah kisah2 tentang surga Islam dari mulut Muhammad itu memang benar bahwa nantinya di surga para Muslim bisa terus-menerus pesta seks dengan para houris di pasar pelacuran, alat kelamin Muslim tegang terus, berkekuatan untuk ngeseks berlipat-lipat kali, setiap Muslim dapet 72 pelacur surgawi? Boleh tuker-tukeran pelacur kagak? Muslimahnya dapet apa ya? Apakah seorang Muslimah nantinya dapet 72 malaikat perjaka pria dan bakal digiliri oleh 72 malaikat itu? :lol: Neraka kok kayak bordil ajah?

Saya belom sempat kasih komen apa-apa

Silakan berkomentar jika kau memang mampu.

PostPosted: Thu Jul 12, 2007 10:05 am
by asbunawas
Adadeh wrote:
Sura Ali Imran ayat 159 itu hanya ditujukan bagi sesama Muslim saja dan bukan terhadap kafir!
Silakan baca tafsir Ibn Kathir tentang Q 3:159
Among the Qualities of Our Prophet Muhammad are Mercy and Kindness
terjemahan:
Salahsatu Sifat Nabi Kita Muhammad adalah Belas Kasihan dan Kebaikan

Allah addresses His Messenger and reminds him and the believers of the favor that He has made his heart and words soft for his Ummah, those who follow his command and refrain from what he prohibits.
terjemahan:
Allah menyatakan pada Rasulnya dan mengingatkan dirinya dan Muslim agar berkata dan bersikap lembut pada umatnya, yakni mereka yang mengikuti perintahnya dan menjaga diri atas larangannya.

[فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ]
(And by the mercy of Allah, you dealt with them gently) [3:159]. meaning, who would have made you this kind, if it was not Allah's mercy for you and them. Qatadah said that,
terjemahan:
(dan demi pengampunan dari Allah, kau harus bersikap lembut pada mereka) [3:159] berarti, dia yang membuatmu bersikap baik, bagi pengampunan dari Allah bagimu dan bagi mereka. Qatadah berkata,

[فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ]
(And by the mercy of Allah, you dealt with them gently) means, "With Allah's mercy you became this kind.'' Al-Hasan Al-Basri said that this, indeed, is the description of the behavior that Allah sent Muhammad with. This Ayah is similar to Allah's statement,
terjemahan:
(Dan demi pengampunan Allah, kau harus bersikap lembut terhadap mereka) berarti, "Dengan pengampuan Allah kau menjadi baik." Al-Hasan Al-Basri berkata bahwa ini memang sikap yang diberikan Allah kepada Muhammad. Ayat ini sesuai dengan pernyataan Allah

[لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ ]
(Verily, there has come unto you a Messenger from among yourselves. It grieves him that you should receive any injury or difficulty. He is anxious over you (to be rightly guided, to repent to Allah) ; for the believers (he is full of pity, kind, and merciful) [9:128]. Allah said next,
terjemahan:
(Memang benar, seorang Rasul telah datang diantara kamu. Dia sedih jikalau kau terluka atau mengalami kesusahan. Dia ingin agar kau (dibimbing dengan benar, untuk bertobat pada Allah) ; pada umat Muslim (dia penuh kasih, baik, dan pengampunan) [9:128]. Allah lalu berkata

[وَلَوْ كُنْتَ فَظّاً غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنْفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ]
(And had you been severe and harsh-hearted, they would have broken away from about you;)
terjemahan:
(Dan jika kau bersikap keras dan kasar, maka mereka akan menjauhkan diri darimu)

The severe person is he who utters harsh words, and,
terjemahan:
Orang kasar adalah mereka yang mengucapkan kata2 kasar, dan

[غَلِيظَ الْقَلْبِ]
(harsh-hearted) is the person whose heart is hard. Had this been the Prophet's behavior, "They would have scattered from around you. However, Allah gathered them and made you kind and soft with them, so that their hearts congregate around you.'' `Abdullah bin `Amr said that he read the description of the Messenger of Allah in previous Books, "He is not severe, harsh, obscene in the marketplace or dealing evil for evil. Rather, he forgives and pardons.''
terjemahan:
(hati yang kasar) adalah orang yang hatinya keras. Jika ini adalah tabiat Nabi, "Mereka sudah akan meninggalkan kamu. Akan tetapi, Allah mengumpulkan mereka dan membuatmu baik dan lembut terhadap mereka, agar hati mereka ingin berada bersamamu. `Abdullah bin `Amr berkata bahwa dia membaca penjelasan tentang Rasul Allah di buku2 sebelumnya, "Dia tidak keras, kasar, jorok di pasar2 atau melakukan yang jahat bagi yang jahat. Akan tetapi, dia mengampuni dan memaafkan."




Akhirnya keluar juga TAFSIR yang kau PERCAYAI KEBENARANNYA , SYUKUR lah kalau kau masih memiliki RASA PERCAYA dari TAFSIR ISLAM SENDIRI.

Kau menyampaikan TAFSIR ini karena Kau mempercayai akan kebenaran TAFSIR IBNU KATHIR ini kan? Kalau kau tidak percaya akan kebenaran tafsir ini, untuk apa kau sampaikan disini, iya kan?
Mari kita lihat Sifat2 Nabi yang sebenarnya dari Tafsir yang kau jadikan referensi kebenaran disini :

Dari semua isi tafsir tsb, kau bisa lihat yang Ibnu Katsir sampaikan disini, ada beberapa kesimpulan, yaitu :

Sifat Nabi menurut Ibnu Katsir adalah : Belas Kasihan dan Kebaikan (tidak dijelaskan dalam Tafsir apakah terhadap Muslim/Kafir, sehingga sikap nabi ini bersifat General/Universal)

Sifat Nabi menurut Ibnu Katsir adalah : Selalu berkata dan bersikap lembut Selalu berkata dan bersikap lembut pada umatnya (Wajar, kita juga lebih sayang terhadap anak sendiri daripada anak orang lain)

Sifat Nabi menurut Ibnu Katsir adalah : dia penuh kasih, baik, dan pengampunan pada umat muslim (Wajar, kita juga lebih cepat mengampuni terhadap anak sendiri daripada anak orang lain)

Sifat Nabi menurut Ibnu Katsir adalah : "Dia tidak keras, kasar, jorok di pasar2 atau melakukan yang jahat bagi yang jahat. Akan tetapi, dia mengampuni dan memaafkan. (tidak dijelaskan dalam Tafsir apakah terhadap Muslim/Kafir, sehingga sikap nabi ini bersifat General/Universal)

Sifat Nabi menurut Abdullah bin `Amr :, "Dia tidak keras, kasar, jorok di pasar2 atau melakukan yang jahat bagi yang jahat. Akan tetapi, dia mengampuni dan memaafkan." (Tidak dijelaskan apakah terhadap Umatnya/Muslim atau Kafir, sehingga bersifat General/Universal)

Dari penjelasan2 tafsir yang kau sampaikan sendiri SUDAH SANGAT jelas, bahwa RASUL punya PORSI yang tepat dalam bersikap dan bertindak, itu artinya tuduhan kau tsb BERTOLAK BELAKANG dengan tafsir ini sendiri.

Dan semua Sifat2 tsb ditafsirkan karena dinyatakan dan DIKATAKAN Allah tentang Muhammad. Sebagaimana Al-Hasan Al-Basri berkata bahwa ini memang sikap yang diberikan Allah kepada Muhammad. Dimana Ayat ini sesuai dengan pernyataan Allah didalam QS 9:128.

Yang menjadi keanehan gue sekarang, ciri khas dari seorang adadeh dan kafir serta musuh islam pada umumnya adalah, bahwa mereka selalu memblowup hal-hal yang berhubungan dengan keinginan hawa nafsunya sendiri, untuk mengkuatkan argumen mereka sendiri, sementara hal-hal yang PALING MENDASAR dari inti penjelasan/tafsir2 itu sendiri selalu dikesampingkan.

Contohnya ketika Tafsir ini menjelaskan akan2 sifat RASUL yang begitu MULIA, Adadeh sendiri ternyata tutup mata, malah dia lebih Fokus untuk menaafsirkan kembali dari TAFSIR ini sesuai dengan penafsirannya sendiri. Sudah ISINYA TAFSIR tapi sama KAFIR DITAFSIRKAN LAGI sesuai PENAFSIRAN MEREKA SENDIRI, pan jadinya KACAU bin KONYOL.!

Didalam Tafsir ibnu KATSIR sendiri banyak menjelaskan tentang Siapa ALLAH dan MUHAMMAD tapi kau sendiri anehnya tidak mempercayai penjelasan2 dari IBNU KATSIR tentang ALLAH & MUHAMMAD, dan kaupun malah berasumsi sendiri bahwa Allah adalah Muhammad, dan Allah Adalah Syetan, dan SEHARUSNYA kalau kau mempercayai TAFSIR2 IBNU KATSIR harusnya kau juga mempercayai PENJELASAN2 TAFSIR tsb secara KESELURUHAN termasuk mempercayai penjelasan TENTANG ALLAH & MUHAMMAD, bukan kau comot2 sebagian yang hanya kau sesuaikan sesuai kebutuhan kau sendiri.

Kalau kau percaya sama Ibu kau yang telah melahirkan kau, maka kau sendiri harus percaya bapakmu sendiri yang diterangkan oleh Ibumu sendiri, baru itu namanya ORANG WARAS.

Tidakkah kau lihat atas isi tafsir tsb yang sebenarnya lebih kepada menerangkan Sifat2 Mulia dari Rasul?

Yang kedua, kau selalu membawa2 Tafsir sebagai penguat arguman kau sendiri, tapi disatu sisi kau juga selalu mengesampingkan tafsir2 ketika kau mempunyai ASUMSI tsb tanpa dikuatkan oleh tafsir itu itu sendiri.

Contoh :
Ente selalu bilang bahwa Allah tidak lain adalah Muhammad itu sendiri? Tolong sampaikan Tafsir2 yang menyatakan bahwa Allah itu adalah Muhammad? Atau Allah itu adalah Syetan?..

Sok Siah kalau kau memang jago ngubek2 isi TAFSIR cari tuh tafsir dari Fitnah2 dan atas ASUMSI ente selama ini tentang Allah dan Muhammad (Adadeh language mode ON).

Adadeh wrote:

Ini sudah jelas karena kau salah mengerti isi ayat itu. Ibn Kathir menjelaskan perlakuan lemah lembut, mengampuni, dan memaafkan hanyalah diharuskan pada Muslim bagi sesama Muslim. Kalau pada kafir, maka sikapnya lain sama sekali:

Quran sura At-Touba ayat 73
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.

9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

5:33
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.


Asumsi Standard para KAFIR sedunia, ‘Pasal2 dalam KUHP selalu dianggap berlaku juga bagi orang yang tak bersalah’. Dan Kisah2 Masa perjuangan selalu kau ceritakan dan berlakukan juga disaat masa-masa pembangunan sekarang.
:lol:
Adadeh wrote:Siapakah yang memerangi Allah dan Rasulnya terlebih dahulu? TIDAK ADA satupun suku pagan atau Yahudi atau Kristen yang memerangi Allah dan Rasulnya terlebih dahulu dalam seluruh informasi di Qur'an, ahadis Sahih, sejarah Islam manapun. Muhammadlah yang terlebih dahulu memerangi mereka semua, gara2 mereka BUKAN MUSLIM dan OGAH MEMELUK agama najiz Islam.


Ah yang bener ? Emang ente waktu itu hidup juga dijaman Rasul ?. Paling dari baca-baca juga tahunya kan ? dan hasil2 baca-baca ente ama ane bisa beda pKaungan karena sumber2 yang dibacanya juga berbeda.

Kalo kita misalkan baca cerita Malin Kundang, tapi ente membacanya cuman pada saat Malin Kundang lagi Dikutuk jadi batu, jadi ente beranggapan bahwa setiap ibu memiliki sifat suka mengutuk anaknya.

Makanya kalo baca cerita Malin kundag itu harus baca dari awal agar tahu alasan kenapa malin kundang sampai dikutuk.

Jangan cuman bisanya ngambil kesimpulan kisah akhirnya saja bahwa, setiap Ibu selalu mengutuk anaknya tanpa alasan yang jelas.
Adadeh wrote:
Quote:
Bahkan Allah sendiri memuji secara langsung atas sifat yang ada pada RASUL:
68.4. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

Hahaha... yang ngomong ayat itu kan Muhammad sendiri, jadi jelas dia muji2 dirinya sendiri. Semua kafir FFI juga udah tahu si Mamad narsis bin megalomaniak berat dan sakit jiwa konstan sampai di hari mokatnya.


Hehehehe, ini dia nih STANDARD ASUMSI KAFIR juga, ketika Al-Quran menerangkan Sikap Mulia Muhammad, maka KAFIR Selalu berasumsi, bahwa itu adalah MUHAMMAD yang memuji DIRI Sendiri, dan ketika AL-Quran menegur Muhammad, maka dikatakan MUHAMMAD sedang berakting biar kesannya al-Quran datang dari ALLAh seoalah2 dia kena teguran, bahkan ketika Al Quran menerangkan sikap2 perilaku orang2 kafir, masih dituduh juga bahwa sikap itu MUHAMMAD sedang menuliskan Prilaku2nya sendiri. Semakin KONYOL saja kalo ane lihat ketika KAFIR2 berasumsi.

Kekonyolan yang ane lihat dari adedeh, Tumben nih untuk ayat 68.4 ini kau tidak menyertakan TAFSIR dari IBNU KATSIR…, ayolah bung, sampaikan juga tafsirnya untuk ayat ini? jangan kau selalu mau menyampaikan tafsir hanya untuk menguatkan argumen kau sendiri, karena kita sudah tahu bahwa itulah ciri2 kekonyolan kaum kafir.

Mana tafsirnya untuk ayat 68.4 ini kalau menurut kau yang ngomong adalah Muhammad sendiri? Sok Siah!
:P
Adadeh wrote:
Quote:
Jadi hanya satu kata untuk menjawab pertanyaan enter diatas tsb yaitu: GUGUR!, Setelah pertanyaan2 tsb sama sekali bertolak belakang dengan pujian Allah terhadap RASUL sendiri.

GUGUR not even in your wildest dream, wacko. Tentu saja Allah memuji-muji Rasulnya, sebab Allah itu adalah boneka tuhan2an jejadian hasil khayalan Muhammad. Bahkan sesuai dengan Q 3:159, Muslim hanya harus baik dan lemah lembut pada sesama Muslim saja. Pada kafir mah, lain pisan atuuuh:

Muslim bebas menjajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas perkosa kafir karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas jajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas pancung kafir yang sudah tidak berdaya lagi, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas membunuh sanak saudara kandung sendiri yang kafir, karena Muhammad sendiri telah melakukan hal itu.



Nih gue kasih satu ayat saja tentang penjelasannya dari Quran, coba kau keluarkan lagi tafsirnya, ane mau lihat kemampuan ante dalam menafsirkan sebuah TAFSIR. kepada siapa sikap ini diberlakukan dan dilakukan oleh Nabi :

"Tetapi jika mereka membiarkan kamu dan tidak memerangimu serta mengemukakan perdamaian kepadamu, maka Allah tidak memberi jalan kepadamu (untuk memerangi) mereka". (SQ 4:90)

Gue rasa dengan tanpa pake Tafsirpun penjelasan dari Ayat ini sudah jelas kalau yang kau tuduhkan diatas sama sekali bertolak belakang dengan isi ayat ini…, sok siah! tafsirnya mana? ..



Adadeh wrote:
Aku tidak pernah mengatakan Surga/Syurga tidak ada. Semua orang waras juga tahu kalau Surga = Syurga, sama seperti Muslim = Moslem, jihad = terorisme, Islam = Submission = Tunduk. Yang kukatakan adalah hanya yang telah mati saja yang tahu Surga itu seperti apa.


Hahahaha, konyol kali kau,
Setau gue sih Surga = EYD, Syurga = Ejaan lama, emang kau bikin ayat tsb dalam dua jaman yang berbeda sekaligus?.
Lalu penjelasan akan SURGA kau itu mana? koq berani ngomong di ayat tapi suruh ngejelasin malah muter2 wae!..cing pake atuh uteuk teh saeutik jang..hihihihihi
Nih gue kasih bantuan untuk kau menjelaskan akan surga dalam Ayat kau itu,
Surga adalah : ….

(Nah kau jelasin disini sesuai kemampuan kau tentang surga) masa ginian aja mesti gue kasih clue juga sih, era atuh ku budak leutik jang.
Adadeh wrote:
Quote:
Kau ngakunya TIDAK PERCAYA Surga, tapi kau sendiri selalu sewot dengan Surganya ISLAM dan kau selalu ASUMSIKAN Surganya ISLAM itu semau kau sendiri, Ah bagaimana kau ini ?

Mana buktinya aku mengasumsi Surga Islam semau diriku sendiri? Aku mengutip kata2 Muhammad sendiri tentang Surga Islam dan lalu memberi penelaahan tepat bahwa Surga Islam ternyata persis seperti PUSAT PELACURAN DI BUMI:

TIRMZI, vol. 2, hal. 138:
Every man who enters paradise shall be given 72 (seventy-two) houris; no matter at what age he had died, when he is admitted into paradise, he will become a thirty-year-old, and shall not age any further. A man in paradise shall be given virility equal to that of one hundred men.
terjemahan:
Setiap pria yang masuk surga akan diberi 72 houris; tidak peduli dalam usia berapa dia mati, ketika dia masuk surga, dia akan berusia 30 tahun dan tidak akan pernah menjadi tua. Seorang pria yang masuk surga akan diberi daya kejantanan (untuk ngeseks) yang sama dengan 100 orang.

Quran 78:33
YUSUFALI: And voluptuous (bahenol) women of equal age;
PICKTHAL: And voluptuous (bahenol) women of equal age;
SHAKIR: And voluptuous (bahenol) women of equal age;
KHAN: And young full-breasted (dada montok) maidens of equal age;
Hadiah para Muslim yang masuk surga adalah wanita2 bahenol berdada montok yang berusia sama.


:lol: :lol: Hahahaha, emak kau sendiri kalau diminta dijelaskan secara fisik ya pasti akan dijelaskan kayak gini juga atuh euy! Hehehehehe. Perlu gue kasih contoh engga? Emang dadanya emak kau Montok atau tidak Montok? Hahahaha.., terus Bodynya emak kau bahenol atau tidak bahenol? Hehehehe. Itu mah cuman menjelaskan postur tubuh doang atuh kang….

Adadeh wrote:
Hadith: Al hadiths, Vol. 4, Page-172, No.34:
Hozrot Ali (r.a) narrated that the Apostle of Allah said, “There is in paradise an open market wherein there will be no buying or selling, but will consist of men and women. When a man desires a beauty, at once he will have intercourse with them as desired."
terjemahan:
Hozrot Ali (r.a.) mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, "Di surga terdapat pasar terbuka tapi tiada jual beli, yang menawarkan pria2 dan wanita2. Jikalau pria menginginkan keindahan, maka dia seketika dapat berhubungan seks dengan mereka sebagaimana yang dikehendakinya."

Mana mungkin tuhan yang menghalalkan pelacuran di surga padahal yang zinah di dunia dihukum hukuman paling berat yakni rajam. Mikir dong....


Ente tuh seharusnya yang mikir, masa di SURGA tempat yang Allah SUCIkan ada situasi kayak gitu? Mikir atuh euy…! :D

Nih keterangan Allah tentang Bidadari penghuni Surga :

Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati wanita-wanita penghuni surga sebagai kawa'ib, jama' dari ka'ib yang artinya gadis-gadis remaja. Yang memiliki bentuk tubuh yang merupakan bentuk wanita yang paling indah dan pas untuk gadis-gadis remaja. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka sebagai bidadari-bidadari, karena kulit mereka yang indah dan putih bersih.

Al-'In jama' dari aina', artinya wanita yang matanya lebar, yang berwarna hitam sangat hitam, dan yang berwarna puith sangat putih, bulu matanya panjang dan hitam. Alloh Subhanahu wa Ta’ala mensifati mereka sebagai bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik, yaitu wanita yang menghimpun semua pesona lahir dan batin. Ciptaan dan akhlaknya sempurna, akhlaknya baik dan wajahnya cantk menawan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang suci. Firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci." (QS: Al-Baqarah: 25)

Makna dari Firman diatas adalah mereka suci, tidak pernah haid, tidak buang air kecil dan besar serta tidak kentut. Mereka tidak diusik dengan urusan-urusan wanita yang menggangu seperti yang terjadi di dunia. Batin mereka juga suci, tidak cemburu, tidak menyakiti dan tidak jahat. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang dipingit di dalam rumah. Artinya mereka hanya berhias dan bersolek untuk suaminya. Bahkan mereka tidak pernah keluar dari rumah suaminya, tidak melayani kecuali suaminya. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga mensifati mereka sebagai wanita-wanita yang tidak liar pKaungannya. Sifat ini lebih sempurna lagi. Oleh karena itu bidadari yang seperti ini diperuntukkan bagi para penghuni dua surga yang tertinggi.
Diantara wanita memang ada yang tidak mau memKaung suaminya dengan pKaungan yang liar, karena cinta dan keridhaanyya, dan dia juga tidak mau memamndang kepada laki-laki selain suaminya, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah syair: Ku tak mau pandanganmu liar ke sekitar jika kau ingin cinta kita selalu mekar.

Di samping keadaan mereka yang dipingit di dalam rumah dan tidak liar pKaungannnya, mereka juga merupakan wanita-wanita gadis, bergairah penuh cinta dan sebaya umurnya

Sumber Rujukan: Raudhah Al-Muhibbin wa Nuzhah : Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah)


Jauh sekalikan antara ASUMSI kau dengan keterangan tentang SIFAT2 Wanita Penghuni SURGA?.

Sebab apa2 yang ada dalam PIKIRAN kau tentang SURGA adalah masih sama dengan PIKIRAN kau sendiri tentang SIFAT2 yang ada di DUNIA juga.

Adadeh wrote:
Quote:
Kau kan belum pernah mati, mana tahu kau akan SURGA?! Hehehe

Kau pun belum pernah mati, mana tahu kau akan SURGA?!


Makanya punya IMAN beh…! Jangan sampai tubuh kita selayaknya MANUSIA, tapi sebenarnya kita tidak jauh beda kayak BATU! atau POHON PISANG.. :lol:

Adadeh wrote:
Quote:
Kan gue udah bilang ama ente, TIDAK SEMUA MANUSIA PUNYA HATI EMAS, makanya diperlukan HUKUM YANG TEGAS.

Hukum Golden Rule adalah hukum SEBAB AKIBAT. Tiada seorangpun manusia di bumi ini yang lepas dari hukum itu. Muhammad membunuhi suami, anak2 laki dari Zaynab bt.al-Harith, maka Zaynab jadi benci pada Muhammad dan lalu meracuni makanan Muhammad sampai akhirnya Muhammad mati. Itulah akibatnya jika tidak mentaati Hukum Golden Rule. Siapa yang melakukan kejahatan, akan ditimpa kejahatan hasil perbuatannya sendiri. Siapa yang melakukan kebaikan, akan dianugerahi kebaikan hasil perbuatannya sendiri. Akibatnya memang tidak selalu langsung dirasakan, tapi waktu akan menunjukkan akibat dari perbuatan sendiri.


Kalo gue lihat sih engga ada kelebihannya, masih terkesan STANDARD DUNIAWI banget!. Hanya menempatkan posisi manusia sama juga dengan posisi mahluk lainnya seperti binatang, hewan dan tumbuh2an.

Contoh Kasus aja, yang namanya Nasib Manusia di Dunia ini engga sama, ada yang kaya ada yang Miskin, Kalo Hukum Dunia hanya berdasarkan GOLDEN RULE doang, kalo gue mikir sih yang kasihan adalah Manusia2 miskin yang sholeh, dan bertahan hidup dalam kemiskinannya, maka ketika mati dia tidak bisa mendapatkan apa-apa dari Kemiskinannya selama di Dunia dalam Hukum ini.

Sementara mereka2 yang kaya, kaum jetset, kaum Borju, bisa menikmati dan membeli segala Kenikmatan hidup dengan berbagai fasilitas dan kemudahan, bahkan merekapun bisa menciptakan SURGA DUNIA dengan segala kenikmatannya, namun ketika dia mati, dia pun tanpa mendapatkan balasan dan hukuman apa-apa dari perbuatannya…, Wow!, Adil Sekali ya Golden Rule ini…

Simpelnya gini aja deh : Apakah setelah Mati "nasib" Sharon Stone, sama si Katro yang Miskin dan Gelandangan kedua2nya sama2 tidak mendapatkan apa-apa setelah kematiannya. padahal selama HIDUP DI DUNIA, GAYA HIDUP dan NASIBNYA sudah jauh berbeda?

kalau begitu DIMANA letak KEADILAN DUNIA dalam Hukum Golden Rule?

Coba jelaskan deh, mamang pingin dengar..

Adadeh wrote:
Quote:
Apalagi HUKUM yang elo teriak2an itu cuman sebatas ATURAN2 BUATAN MANUSIA, ane YAKIN SEMUA MANUSIA akan merasa HUKUM TSB tidak lebih TINGGI dari MANUSIA itu sendiri, karena yang membuatnya adalah MANUSIA JUGA.

Semua aturan agama di dunia ini tunduk pada Hukum Golden Rule, kecuali Islam. Tiada agama di dunia yang memerintahkan umatnya membunuhi orang lain yang tidak mengakui agama tersebut, kecuali Islam. Tiada agama di dunia yang menganjurkan umatnya menjarah orang lain, kecuali Islam. Tiada agama yang mengejek umat lain sebagai makhluk terburuk karena tidak mengakui agama tersebut, kecuali Islam. Tiada agama yang menghalalkan pembakaran2 tempat2 ibadah orang lain, kecuali Islam. Tiadak agama yang menghalalkan memerangi orang lain dengan kilah melakukan kehendak/perintah tuhan, kecuali Islam.


HUKUM BUATAN MANUSIA mana bisa kekal?, HUKUM BUATAN MANUSIA selalu dikondisikan tergantung dengan kondisi dan perubahan Jaman.

Hari ini bisa jadi Amerika dan Gereja menolak “GOLDEN RULE” MENIKAHKAN GAY & LESBIAN, namun ketika KAUM GAY & LESBIAN semakin BANYAK dan menjadi penduduk terbanyak, maka bukan tidak mungkin HUKUM GOLDEN RULE pun akhirnya melegalkan Hukum Pengesyahan Pernikahan bagi Kaum Gay & Lesbian, karena Gay & Lesbian adalah HAK ASASI MANUSIA. Hmmm!

Adadeh wrote:
Quote:
ELO KAGAK LIAT APE ATURAN PEMERINTAHAN AMERIKA dan GEREJA lagi kelabakan dengan TUNTUTAN PENGESYAHAN PERNIKAHAN KAUM GAY DAN KAUM LESBIAN, itukah yang kau maksud bagian dari HUKUM EMAS juga kerena mengedepankan HAK ASASI MANUSIA?

Pemerintah Amerika tidak pernah mengeluarkan hukum nasional akan hal itu. Hanya beberapa state kecil saja yang melakukannya dan kebanyakan masyarakat Amerika menentangnya.


Lah kenapa tidak dilegalkan? Selama mereka selalu berbuat Sopan, berbuat baik, ramah dan tidak menyakiti orang lain, tidak membakar-bakar tempat ibadah agama lain, tidak memancung orang lain, tidak menghina kafir, kenapa tidak dilegalkan saja? Bukankah GOLDEN RULE melindungi mereka karena GAY & LESBIAN adalah HAK ASASI MANUSIA? Kumaha ini teh?

Adadeh wrote:
Quote:
Jadi selama tidak menyakiti dan menghina orang lain maka kawin antar sesama jenis diperbolehkan dalam GOLDEN RULE dalam IMAN ente, Begitu?

Hal itu tentu salah karena bertentangan dengan nurani dan akal. Hal ini sama persis dengan orangtua berusia 53 tahun menyetubuhi/memerawani anak perempuan usia 9 tahun. Persis seperti apa yang dilakukan Muhammad bejad bin pervert terhadap Aisyah!! Nah, penyimpangan seks gay, lesbian, pedofilia jelas bertentangan dengan nurani dan akal karena itu harus ditentang berdasarkan hukum manusiawi, dan jangan asal rajam atau potong alat kelamin.


Kenapa salah? Mereka juga manusia, mereka punya hak asasi manusia dan Golden Rule juga hanya berprinsip selama tidak menyakiti orang lain dan selalu menunjukan cinta dan kasih antar sesama, maka itulah Golden Rule pada diri manusia. Kalo Para Kaum Gay & Lesbiannya memiliki sifat2 Golden Rule juga dengan saling mencintai dan selalu saling mengasihi antar sesama manusia, kenama kau katakan bertentangan dengan Nurani? Gimana sih maksud lo?

Lalu batasan2 yang sesuai dengan Nurani dan Bertentangan dengan Nurani itu yang mana?

Adadeh wrote:
Quote:
Sama seperti kebanyakan Kafir FFI, yang diurus dan dikedepankan adalah ASUMSI tentang PERANGI KAFIR, PERKOSA KAFIR, JAJAH KAFIR, PANCUNG KAFIR, tapi INTI DASAR AJARAN AGAMA ISLAM YANG BERSENTUHAN DENGAN NURANI DAN NALAR SERTA KEIMANAN DAN UKHUWAH itu sendiri tidak kau hiraukan.

Iman Islam jelas bertentangan dengan nurani dan nalar, sebab hanya mengharuskan Muslim berbuat baik pada sesama Muslim saja. Sedangkan menindas kafir itu justru halal dalam Islam. Aku sebagai kafir tidak mau diam begitu saja melihat ajaran bobrok moral yang merugikan diriku.


Iya lah gue ngerti, kau lebih seneng berteman dengan kaum lesbian & gay yang berhati baik dan mencintai sesama daripada berteman dengan Muslim, ane juga ngerti koq…hihiihihihi
:lol:
Adadeh wrote:
Quote:
Kalo SURGA dan NERAKA itu memang ada? Lalu siapa nanti sebenarnya yang kena KIBUL?

Silakan buktikan kalau SURGA dan NERAKA Islam itu memang ada. Pasti kagak bisa. Dasar!!


:lol: :lol: :lol: Hahahhahahahahahahaha, sumpeh gue ketawa, kayak anak TK lagi ngomong!..., engga usah kita bahas terlalu detail lah ya…, hahahahahahahhahaahha. :lol: :lol:

Kalau gitu kau bisa membuktikan engga, kenapa kau bisa mencium bau kentut padahal kau tidak bisa melihat wujud kentut itu sendiri….? Hahahahaha, konyol banget sih lo.

Habis ini kau nanya, jadi SURGA dan NERAKA itu sama dengan Kentut ya? Hahahahahaha… :lol: :lol:

Adadeh wrote:
Quote:
Apa yang akan kau lakukan ketika KENYATAANNYA kau MEMANG dihadapkan pada kedua tempat tsb yang selama ini kau tidak percayai keberadaannya?

Kenyataan yang kau katakan itu tidak ada sama sekali dan kau bahkan tidak akan pernah mampu membuktikan kenyataan itu. Bagaiman kau bisa? Membuktikan Islam adalah agama tuhan saja kau tak mampu, apalagi mempertanggungjawabkan isi agama Islam yang amburadul. Sudah kukatakan berkali-kali, tidak mungkin SURGA dan NERAKA Islam itu ada. Tuhan tidak mungkin menghalalkan pembunuhan atas kafir sebagai salah satu cara bagi Muslim untuk masuk surga.


Makanya punya [b]IMAN dulu beh, kalau kau Tidak punya IMAN, bagiku memang susah untuk menerangkannya, meskipun harus ngabisin topik ini jadi seribu halaman juga….

Coba gue tanya ame ente, ente punya IMAN engga terhadap TUHAN?

Dan siapa itu TUHAN?

Adadeh wrote:
Quote:
Ngomong2, kau ternyata punya tabiat menjadi pengemis juga ya? Mengemis2 agar Topik ini ditutup? So What ? …, takut jadi bulan-bulanan karena selalu menjadi “sumber kemaluan” yang dipermalukan di topik ini ya ?...wakakaka…, kau ternyata punya rasa malu juga toh.

Coba lihat lagi siapakah yang patut ditertawakan? Menafsirkan Sura Ali Imran ayat 159 saja kau tidak becus, kok bisanya menertawakan kafir yang justru lebih tahu isi ayat itu?


Hahahaha, yang menafsirkan Surat AL Imran 159 itu bukan kau, tapi IBNU KATSIR, gimana sih lo? Elo mah masih bisa mentafsirkan apa yang sudah menjadi tafsir, itupun tafsiran elo masih mencret-mencret terhadap tafsir itu sendiri, Jadi coba ente ulasan ane diatas tentang tafsir Ibnu Katsir tsb. Biar ente engga asal ngambil kesimpulan sepotong2.

Ok Bro?!

PostPosted: Thu Jul 12, 2007 10:47 am
by Valkyrie
Asbunawas,

Ya sudah kalau begitu keyakinan kamu, baik aku maupun Athan tidak akan memaksa apapun juga.

Selamat mempertanggungjawabkan imanmu. :)

PostPosted: Thu Jul 12, 2007 10:29 pm
by gaston31
adadeh udh smpt percaya kok klo Quran tuh benar2 dr Allah di thread, muslim panggang.
jd ga heran jg klo bnyk ayat2 dsini yg dbawa oleh adadeh dgn yakinnya.

PostPosted: Fri Jul 13, 2007 4:24 am
by Adadeh
Asbunawas wrote:Akhirnya keluar juga TAFSIR yang kau PERCAYAI KEBENARANNYA , SYUKUR lah kalau kau masih memiliki RASA PERCAYA dari TAFSIR ISLAM SENDIRI.

Dari dulu gue selalu percaya tafsir Ibn Kathir sebagai pandangan Muslim tentang Islam yang sahih, tapi tidak mengimani isi ajaran agama Islamnya. Kalau aku mengimaninya, udah dari dulu aku memeluk agama najiz itu.

Sifat Nabi menurut Ibnu Katsir adalah : Belas Kasihan dan Kebaikan (tidak dijelaskan dalam Tafsir apakah terhadap Muslim/Kafir, sehingga sikap nabi ini bersifat General/Universal)

Membutakan mata sendiri, ya? Kalau lo baca ayat2 sebelumnya, sudah jelas Muhammad bicara tentang perlakukan Muslim bagi Muslim. Nih baca lagi bagian pertama tafsir Ibn Kathir Q 3:159:
tafsir Ibn Kathir tentang Q 3:159
Among the Qualities of Our Prophet Muhammad are Mercy and Kindness
terjemahan:
Salahsatu Sifat Nabi Kita Muhammad adalah Belas Kasihan dan Kebaikan

Allah addresses His Messenger and reminds him and the believers of the favor that He has made his heart and words soft for his Ummah, those who follow his command and refrain from what he prohibits.
terjemahan:
Allah menyatakan pada Rasulnya dan mengingatkan dirinya dan Muslim agar berkata dan bersikap lembut pada umatnya, yakni mereka yang mengikuti perintahnya dan menjaga diri atas larangannya.
BERSIKAP LEMBUT PADA UMATNYA, kata Ibn Kathir. Apakah kafirun dan murtadin termasuk umat Allah/Muhammad? :lol:
MEREKA YANG MENGIKUTI PERINTAHNYA DAN MENJAGA DIRI ATAS LARANGANNYA, tulis Ibn Kathir. Apakah kafirun dan murtadin itu mengikuti ajaran dan menjaga diri atas larangan Allah/Muhammad? :lol:

Dagelan terhebat hasil karya pengikut Muhammad:
(tidak dijelaskan dalam Tafsir apakah terhadap Muslim/Kafir, sehingga sikap nabi ini bersifat General/Universal)

(tidak dijelaskan dalam Tafsir apakah terhadap Muslim/Kafir, sehingga sikap nabi ini bersifat General/Universal)

(Tidak dijelaskan apakah terhadap Umatnya/Muslim atau Kafir, sehingga bersifat General/Universal)

Baca lagi ya kalimat2 pertama tafsir Ibn Kathir di Q 3:159. Muhammad/Allah sudah jelas TIDAK SANGGUP mengasih kafirun dan murtadin, apalagi menyuruh umat Muslim mengasihi mereka.

[8.55] Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.
[8.12] .. akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.
[9.23] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan bapak-bapak dan saudara-saudaramu pemimpin-pemimpinmu, jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin-pemimpinmu, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.
[3.28] Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali ...
[2.24] ... peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.
[2.34] Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
[2.104] ... Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang pedih.

MUSYRIKUN, PAGAN (Spt Hindu Bali oleh Muslim dianggap ... ) :
[9.28] Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis
Huahahah.... Allah MAHA PENGASIH ni yeee.... jauh ke enya!

bahwa mereka selalu memblowup hal-hal yang berhubungan dengan keinginan hawa nafsunya sendiri, untuk mengkuatkan argumen mereka sendiri, sementara hal-hal yang PALING MENDASAR dari inti penjelasan/tafsir2 itu sendiri selalu dikesampingkan.

Baca tafsir aja kagak becus, bikin malu umat Muslim seluruh dunia saja!
Semua teori2 muluk Allah/Muhammad maha kasih hancur lebur begitu membaca kebiadabannya di Sirat Rasul Allah, tafsir Qur'an Suyuti, Tabari, Ibn Kathir, apalagi kalau baca ahadis Bukhari dan Muslim.

Tidakkah kau lihat atas isi tafsir tsb yang sebenarnya lebih kepada menerangkan Sifat2 Mulia dari Rasul?

Mulia my ass. Baca lagi baik2 tafsir Ibn Kathir itu. Sikap lembut Muslim hanya pada Ummah Allah dan Rasulnya, yakni mereka yang mengikuti perintah Allah dan Rasulnya dan menjaga diri atas larangan Allah dan Rasulnya!!!
Allah addresses His Messenger and reminds him and the believers of the favor that He has made his heart and words soft for his Ummah, those who follow his command and refrain from what he prohibits.
terjemahan:
Allah menyatakan pada Rasulnya dan mengingatkan dirinya dan Muslim agar berkata dan bersikap lembut pada umatnya, yakni mereka yang mengikuti perintahnya dan menjaga diri atas larangannya.

Tidakkah kau lihat atas isi tafsir tsb yang sebenarnya lebih kepada menerangkan Sifat2 Mulia dari Rasul?

Jadi lo percaya sama tafsir Ibn Kathir bahwa memang bunuh ayah kandung kafir itu halal dan merupakan sifat mulia dalam Islam?
Tafsir Al-Qur'an 9:24 dari Ibn Kathir:
The Prohibition of taking the Idolators as Supporters, even with Relatives
terjemahan
"Larangan Bersekutu dengan Kaum Pagan, bahkan jika dengan Keluarga Sendiri"
kutipan:
[لاَّ تَجِدُ قَوْماً يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الاٌّخِرِ يُوَآدُّونَ مَنْ حَآدَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُواْ ءَابَآءَهُمْ أَوْ أَبْنَآءَهُمْ أَوْ إِخْوَنَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُوْلَـئِكَ كَتَبَ فِى قُلُوبِهِمُ الإِيمَـنَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِّنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّـتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا الاٌّنْهَـرُ]
(You will not find any people who believe in Allah and the Last Day, making friendship with those who oppose Allah and His Messenger, even though they were their fathers or their sons or their brothers or their kindred (people). For such He has written (predetermined) faith in their hearts, and strengthened them with a Ruh (proof, light and true guidance) from Himself. And He will admit them to Gardens (Paradise) under which rivers flow.) [58:22] Al-Hafiz Al-Bayhaqi recorded that `Abdullah bin Shawdhab said, "The father of Abu `Ubaydah bin Al-Jarrah was repeatedly praising the idols to his son on the day of Badr, and Abu `Ubaydah kept avoiding him. When Al-Jarrah persisted, his son Abu `Ubaydah headed towards him and killed him. Allah revealed this Ayah in his case,
terjemahan:
(Kau tidak akan menemukan orang yang percaya pada Allah dan Hari Kiamat berteman dengan mereka yang menentang Allah dan Rasulnya, bahkan jikalau mereka adalah ayah2 atau putra2 atau saudara2 laki atau bangsa mereka. Karena Allah telah menentukan iman mereka, dan memperkuatnya dengan Roh (bimbingan sejati) dari diriNya sendiri. Dan dia akan menerima mereka masuk Surag di mana sungai2 mengalir). (Ayat 58:22) Al-Hafiz Al-Bayhaqi mencatat bahwa `Abdullah bin Shawdhab berkata, " Ayah dari Abu Abu `Ubaydah bin Al-Jarrah bin Al-Jarrah berkali-kali memuji-muji dewa2 kepada anak lakinya di hari (perang) Badr, dan Abu Abu `Ubaydah terus menghindarinya. Ketika Al-Jarrah terus memuji, anak lakinya yakni Abu `Ubaydah berjalan menujunya dan membunuhnya. Allah menurunkan ayat ini berdasarkan kejadian itu.

Bukankah Muhammad sendiri membunuh kedua paman kandungnya yakni Abul Hakam dan Abdul Bakhtari di Badr? Apakah ini juga contoh sifat Muhammad yang lemah lembut dan mulia? Bagaimana dengan isi hadis ini:
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4396
"Disampaikan oleh Jabir ibn Abdullah:
Seorang pencuri dihadapkan pada sang Nabi. Nabi berkata: bunuh dia. Orang2 berkata: Dia telah mencuri, wahai Rasul Allah! Lalu kata Nabi: Potong tangannya. Maka tangan kanannya dipotong. Ia dibawa keduakalinya pada sang Nabi dan Nabi berkata: Bunuh dia. Orang2 berkata: Dia telah mencuri, wahai Rasul Allah! Maka Nabi berkata: Potong kakinya. Maka kaki kirinya dipotong.
Orang itu dibawa ke hadapan Nabi untuk ketigakalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah!
Maka Nabi berkata: Potong tangannya. (Maka tangan kirinya dipotong)
Orang itu dibawa lagi untuk keempatkalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah!
Maka Nabi berkata: Potong kakinya. Maka kaki (kanannya) dipotong.
Orang itu dibawa lagi untuk kelimakalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Lalu kami membawa dia pergi dan membunuhnya. Kami lalu menyeret dia dan melemparkan dia ke dalam sumur dan menimbuni batu2 di atas tubuhnya. "


Sahih Bukhari Volume 4, Buku 52, Nomer 261:
"Delapan orang dari suku ‘Ukil datang kepada sang Nabi dan mereka merasa udara Medina tidak cocok bagi mereka. Karena itu mereka berkata,”O Rasul Allah! Tolong berikan kami susu.” Rasul Allah berkata,”Aku anjurkan kalian untuk bergabung dengan kelompok unta2.” Maka mereka pergi dan minum air kencing dan susu unta2 (sebagai obat) sampai mereka sehat dan gemuk. Lalu mereka membunuh gembala unta dan melarikan unta2 itu, dan mereka meninggalkan agamanya setelah tadinya mereka adalah Muslim. Pada saat sang Nabi diberitahu hal ini oleh orang yang minta tolong padanya, ia menyuruh beberapa orang untuk memburu para pencuri unta itu, dan sebelum matahari bertambah tinggi, pencuri2 itu dibawa kepada Nabi, dan Nabi memotong tangan2 dan kaki2 mereka. Ia meminta paku2, yang dipanaskan dan ditusukkan ke dalam mata2 para pencuri, dan mereka diterlantarkan di Harra (daerah berbatu di Medinah). Mereka minta air, dan tidak ada seorang pun yang memberi mereka air sampai mereka mati. "
Muhammad merampasi dan mencuri unta2 dari tangan kafir. Tapi kalau orang lain lalu mencuri unta2 itu dari dirinya, sikapnya ternyata sangat sadis luar biasa. Memang mencuri dari kafir itu halal, tapi mencuri dari Muslim itu haram, begitulah hukum amburadul dari si Mamad.

Didalam Tafsir ibnu KATSIR sendiri banyak menjelaskan tentang Siapa ALLAH dan MUHAMMAD tapi kau sendiri anehnya tidak mempercayai penjelasan2 dari IBNU KATSIR tentang ALLAH & MUHAMMAD

Kalau kau percaya tafsir Ibn Kathir, tentunya kau percaya juga hadis sahih Bukhari dan Muslim yang derajatnya lebih tinggi daripada tafsir, bukan? Lihat tuh contoh2 ahadis yang gue berikan. Tiada kelembutan, belas kasih, pengampunan apapun dari Muhammad terhadap sesama Muslim, apalagi terhadap kafir. Kalau memang Muhammad itu lembut dan memerintahkan Muslim bersikap lembut pada SIAPAPUN, tidak akan ada ratusan gereja, kelenteng, kuil di Indonesia yang dibakari Muslim Indonesia (lalu tidak seorang pun Muslim dipenjara); tidak akan ada pendeta Kristen, Budha, Hindu dibacoki sampai mati; tidak akan ada penutupan gereja secara paksa; tidak akan ada bom Bali, bom Poso, bom Ambon; tidak akan ada paksaan tutup rumah makan saat puasa; tidak akan ada pemancungan gadis2 remaja Kristen di Poso; tidak akan ada penculikan anak2 kafir oleh Muslim; tidak akan ada 9/11; tidak akan ada London 7/7; tidak akan ada bunuh2an Sunni vs Muslim dari 1400 tahun yang lalu sampai detik ini; tidak akan ada pembakaran2 mesjid2 Ahmadiyah oleh Muslim Sunni Indonesia; dll yang tak terhingga banyaknya daftar kejahatan Muslim yang semuanya dimotori oleh ajaran najiz Muhammad!

Tolong sampaikan Tafsir2 yang menyatakan bahwa Allah itu adalah Muhammad? Atau Allah itu adalah Syetan?..

Setan mana mau ngaku sebagai setan. Tapi orang waras tahu kalau ada nabi yang menghalalkan pembunuhan orangtua sendiri, tentunya nabi itu diinspirasi setan. Gitu!
Ngomong2, kau kok tampaknya tidak percaya ya sama tafsir Ibn Kathir Q 9:24 tentang bunuh ayah kandung sendiri gara2 dia kafir?

Mana tafsirnya untuk ayat 68.4 ini kalau menurut kau yang ngomong adalah Muhammad sendiri? Sok Siah!

Tafsir Q 68:4 itu bertentangan dengan tafsir 9:23,24, 9:5, 8:12, 8:55, 3:28, 2:24, 2:34, 2:104 dan masih banyak lagi. Untuk bisa melihat mana sebenarnya sifat2 Muhammad yang asli, maka kita harus memeriksa kelakuan dan cara hidup Muhammad di ahadis dan sejarah2 Islam terasli, lalu periksa pula bagaimana sikap para Muslim di dunia yang benar2 mengikuti ajaran Muhammad. Ternyata sikap2 kalifah2 Islam juga sangat buas dan haus darah, persis seperti Muhammad. Muhammad, Abu Bakr, dan Ali membunuhi ribuan pagan, kafirun, murtadin di seluruh jazirah Arabia. Abu Bakr membunuhi 10.000 orang Arab di Perang Yamami. Muslim modern pun rame2 bakar dan tutup paksa tempat2 ibadah non-Muslim; ngebom sana-sini; ngamuk, jadi sangat beringas, dan bahkan main bunuh kalau nabinya dikritik; gampang menghalalkan darah non-Muslim dan lalu main bacok saja; tega bunuh saudara sedarah setanah air non-Muslim dengan alasan membela Allah; tega main rajam, pancung, mutilasi (potong tangan, kaki); perkosa wanita2 Tionghoa Indonesia yang tidak berdosa, membunuh dan membakarnya sambil teriak2 Allahuakbar dll. Dari manakah sikap premanisme Muslim Indonesia ini kalau bukan dari ajaran dan perilaku Muhammad sendiri? Bukankah Muhammad sendiri melakukan itu semua di dalam ahadis, Qur’an, dan Sirat Rasul Allah? Apa lagi yang mau kau sangkal sebenarnya, asbunawas? Apakah sebenarnya kau membutakan matamu jika membaca hal2 negatif yang dilakukan Muhammad dan hanya memilih ayat2 Qur’an manis lembut yang menyamankan hatimu saja?

Apakah kau tidak melihat hubungan ajaran Muhammad dengan berbagai kekerasan, tindakan kriminal yang dilakukan para Muslim Indonesia, Pakistan, Inggris, Amerika, Australia, Skandinavia, Iran, Irak, Mesir, Nigeria, Palestina, Rusia, Filipina, Thailang, Malaysia, Singapura, dan di seluruh penjuru dunia? Perlukan kusebutkan satu persatu semua hal memalukan yang dilakukan para Muslim di negara2 itu?
Mengapa kau tidak pernah bertanya pada dirimu apakah sebabnya semua negara2 Islam di dunia itu begitu terbelakang dan tidak mampu bersaing dalam berbagai hal positif dengan negara2 kafir?

Asumsi Standard para KAFIR sedunia, ‘Pasal2 dalam KUHP selalu dianggap berlaku juga bagi orang yang tak bersalah'.

Masalahnya adalah: SIAPAKAH ORANG YANG TAK BERSALAH ITU MENURUT ISLAM DAN MUHAMMAD?
Lihat [url]tafsir Q 9:5 masih dari Ibn Kathir[/url]:
﴿فَإِن تَابُواْ وَأَقَامُواْ الصَّلَوةَ وَءاتَوُاْ الزَّكَوةَ فَخَلُّواْ سَبِيلَهُمْ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ﴾
(But if they repent and perform the Salah, and give the Zakah, then leave their way free. Verily, Allah is Oft-Forgiving, Most Merciful.) Abu Bakr As-Siddiq used this and other honorable Ayat as proof for fighting those who refrained from paying the Zakah. These Ayat allowed fighting people unless, and until, they embrace Islam and implement its rulings and obligations. Allah mentioned the most important aspects of Islam here, including what is less important. Surely, the highest elements of Islam after the Two Testimonials, are the prayer, which is the right of Allah, the Exalted and Ever High, then the Zakah, which benefits the poor and needy. These are the most honorable acts that creatures perform, and this is why Allah often mentions the prayer and Zakah together. In the Two Sahihs, it is recorded that Ibn `Umar said that the Messenger of Allah said,
terjemahan:
(Kemudian jika mereka bertaubat dan mendirikan sembahyang serta memberi zakat, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.) Abu Bakr As-Siddiq menggunakan ayat ini dan ayat terhormat lainnya sebagai alasan memerangi mereka yang tidak mau bayar Zakah. Ayat ini menginjinkan memerangi orang lain sampai orang tersebut memeluk Islam dan melaksanakan hukum dan kewajiban Islam. Allah menyatakan hal2 yang paling penting dalam Islam, dan juga yang hal penting lainnya. Sudah jelas bahwa hal2 terpenting dalam Islam setelah Shahadah (pengakuan) adalah sembahyang bagi Allah yang Maha Mulia dan Maha Tinggi, lalu Zakat bagi yang miskin dan yang membutuhkan. Hal2 ini merupakan perbuatan yang paling terhormat yang dapat dilakukan manusia, dan karena itulah Allah seringkali mengatakan tentang sembahyang dan Zakat secara bersamaan. Dalam dua Shahih dinyatakan bahwa Ibn ‘Umar berkata bahwa Rasul Allah berkata,

Q 9:5 itu sudah menjelaskan bahwa orang2 yang bersalah di mata Muhammad adalah yang menolak masuk Islam dan Muslim harus memerangi mereka sampai mereka menjadi Muslim, menyembah Allah, sholat, bayar Zakat. Apakah kau ini memang benar tidak tahu atau cuman pura2?

Ah yang bener ? Emang ente waktu itu hidup juga dijaman Rasul ?. Paling dari baca-baca juga tahunya kan ? dan hasil2 baca-baca ente ama ane bisa beda pKaungan karena sumber2 yang dibacanya juga berbeda.

Silakan tunjukkan keterangan dari Qur’an, ahadis sahih, Sirat, atau literatur sejarah terasli Islam (Tabari, Ibn Ishaq, Ibn Sa’d, Moubarakpuri) yang menyatakan kafir terlebih dahulu menyerang, menjarah, merampoki Muhammad dan kaum Muslim. GUE JAMIN LO BAKAL TIDAK PERNAH MENDAPATKANNYA. Sok, siah, aku tantang dirimu. Silakan tunjukkan pengetahuan sejarahmu tentang Islam!!

"Tetapi jika mereka membiarkan kamu dan tidak memerangimu serta mengemukakan perdamaian kepadamu, maka Allah tidak memberi jalan kepadamu (untuk memerangi) mereka". (SQ 4:90)

Dari tafsir Q 9:5 sudah jelas disebutkan bahwa orang2 yang menolak Islam, tidak mengakui Allah sebagai tuhan, tidak mengakui Muhammad sebagai rasul tuhan, menolak bayar zakat, menolak melakukan sholat diangap Muhammad sebagi orang2 yang memerangi Islam, Allah dan rasulnya. Yang mengatakan bahwa Allah bukan tuhan dan Muhammad bukan rasul tuhan dianggap MEMFITNAH sehingga layak dibunuh karena FITNAH DIANGGAP LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN. Silakan baca keseluruhan tafsir Q 9:5 yang gue kutip di atas.
Yang menyembah illah lain selain Allah SWT dianggap melakukan shirk dan harus diperangi sampai mereka tunduk di bawah Islam dan menyembah Allah SWT.
Itulah sebabnya Muhammad memerangi para kafirun yang tidak pernah menyerangnya terlebih dahulu di Jazirah Arabia. Alasan lain adalah karena Muhammad tidak punya mata pencaharian lain selain menjarah dan merampoki kafir. Bahkan dia pun sudah mengakui hal itu pula:
Hadis Sahih Bukhari, Vol. IV, bab 88:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar bahwa sang Nabi berkata,”Mata pencaharianku ada di bawah bayangan tombakku, (1) dan dia yang tidak menaati perintahku akan dihinakan dengan membayar Jizya.”
Catatan kaki: (1) “Di bawah bayangan tombakku” berarti “dari jarahan perang”.
[Ref: The Translation of the Meanings of Sahih Al-Bukhari, Arabic-English, Vol.IV (page 104) by Dr. Muhammad Muhsin Khan, Islamic University—Al-Medina Al-Munauwara].

Setau gue sih Surga = EYD, Syurga = Ejaan lama, emang kau bikin ayat tsb dalam dua jaman yang berbeda sekaligus?

Itulah kalau pengetahuanmu cuman sesempit itu.
Q 7:13 (Qur’an bahasa Indonesia versi tahun 2000)
Allah berfirman: Turunlah engkau dari Syurga ini, kerana tidak patut engkau berlaku sombong di dalamnya; oleh sebab itu keluarlah, sesungguhnya engkau dari golongan yang hina.

Q:7:13 (Qur’an bahasa Indonesia versi tahun 2007)
Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina".

Lihat tuh kata Surga dan Syurga ternyata sama artinya, dan dua2nya termasuk dalam ejaan baru.

Hahahaha, emak kau sendiri kalau diminta dijelaskan secara fisik ya pasti akan dijelaskan kayak gini juga atuh euy!

Jadi gimana nih, percaya atau tidak para houris di surga berdada montok dan bahenol siap disetubuhi Muslim? Muslimahnya dapet apaan, jang? 72 malaikat perjaka berdada bidang dan berpenis besar yang siap menggilirinya? Silakan baca tuh keterangan para ahli agama Islam Indonesia tentang BIDADARI BERDADA MONTOK

Juga masih dari para ahli agama Islam Indonesia: PERSETUBUHAN DENGAN BIDADARI
(thanks berat to Muhammad SAW yang menunjukkan buku2 Islam Indonesia yang mendukung ‘fitnah’ FFI).

Ente tuh seharusnya yang mikir, masa di SURGA tempat yang Allah SUCIkan ada situasi kayak gitu?

Lah, kumaha atuh mun kitu keteranganana ti ahadis jeung Qur’an? Itu semua buku2 Islam Indonesia salah ya? Kau pikir kau lebih tahu tentang Islam daripada para penulis buku dan para pengumpul ahadis?

Simpelnya gini aja deh : Apakah setelah Mati "nasib" Sharon Stone, sama si Katro yang Miskin dan Gelandangan kedua2nya sama2 tidak mendapatkan apa-apa setelah kematiannya. padahal selama HIDUP DI DUNIA, GAYA HIDUP dan NASIBNYA sudah jauh berbeda?

Miskin dan kaya tidak ada hubungannya dengan moral dan akhlak. Katro yang miskin bisa jadi jahat, iri, dan kejam; Sharon Stone yang kaya bisa jadi baik hati, pemurah, dan penyayang. Gaya hidup dan nasib semuanya berada di tangan manusia sendiri. Katro bisa memperbaiki nasibnya dengan melakukan Hukum Golden Rule dalam usahanya. Contohnya, jika Katro berusaha berdagang, dia akan menyajikan produk yang terbaik yang bisa dihasilkannya, tidak menipu konsumen, tidak mencari keuntungan yang luarbiasa, ramah pada konsumen. Kebaikan Katro akan menular dan dirasakan konsumennya, sehingga mereka menjadi suka padanya dan menyebarkan berita baik tentang dirinya kepada orang2 lain. Dengan demikian, nasib Katro pun semakin membaik. Jutaan orang setiap hari telah mengalami hal lumrah ini, termasuk diriku pula.
Yang hidup di dunia hanya untuk mencari kepuasan kekayaan, kekuasaan, nafsu seksual, pengakuan martabat saja akan mengalami kekosongan dalam hatinya. Di dunia ini, manusia hanya menemukan kebahagiaan murni dari melakukan kebaikan tulus kepada orang lain seperti mengasihi, menolong, melindungi sesamanya sama seperti dirinya sendiri ingin diperlakukan. Tidak ada kebahagian yang lebih besar daripada itu, tiada perbuatan yang lebih mulia daripada itu. Yang mencari dan melakukan kasih akan mendapatkan kasih; yang mencari dan melakukan kejahatan akan ditimpa kejahatan pula.
Berdasarkan nalar dan nurani yang dimiliki manusia, sudah jelas bahwa orang yang hidupnya penuh kasih di dunia, maka setelah mati orang itu akan pergi pula ke tempat yang penuh kasih. Orang yang hidupnya penuh benci dan kekerasan, maka setelah mati akan pergi pula ke tempat yang penuh kebencian dan kekerasan.

Hari ini bisa jadi Amerika dan Gereja menolak “GOLDEN RULE” MENIKAHKAN GAY & LESBIAN, namun ketika KAUM GAY & LESBIAN semakin BANYAK dan menjadi penduduk terbanyak, maka bukan tidak mungkin HUKUM GOLDEN RULE pun akhirnya melegalkan Hukum Pengesyahan Pernikahan bagi Kaum Gay & Lesbian, karena Gay & Lesbian adalah HAK ASASI MANUSIA. Hmmm!

Hal itu tidak pernah terjadi di sepanjang sejarah manapun di dunia ini. Walikota San Francisco berusaha melegalkan perkawinan sesama jenis, tapi gubernur Kalifornia Arnold Scwarzenegger membatalkannya karena memang sebagian besar rakyat Kalifornia menentang hal itu. Orang waras manapun akan menentang hal2 yang melanggar nurani dan nalar.

Kalo Para Kaum Gay & Lesbiannya memiliki sifat2 Golden Rule juga dengan saling mencintai dan selalu saling mengasihi antar sesama manusia, kenama kau katakan bertentangan dengan Nurani? Gimana sih maksud lo

Nurani itu berhubungan dengan etika dan moral. Nalar berhubungan dengan akal dan logika. Jika hanya karena manusia2 mengaku saling mencintai dan mengasihi lalu merasa boleh berhubungan seks, maka lalu sah2 saja dong anak ibu, ayah anak, adik kakak, paman keponakan melakukan hubungan seks. Tentunya tidak begitu dalam masyarakat normal sebab semuanya itu bertentangan dengan nurani dan nalar. Hasil sexual insest menghasilkan anak2 bergen lemah, mudah terkena penyakit, dan hal itu sudah terbukti di dunia nyata. Hubungan gay adalah salah dan menyimpantg sebab mereka melakukan sodomi dan ini tentunya tidak sehat karena kotor dan merusak organ anus yang memang tidak didisain untuk melakukan hubungan seksual. Para pelaku homoseks pria seringkali berupaya bertingkah laku bagaikan wanita, dan homoseks wanita seringkali berupaya bertingkah laku bagaikan pria. Mereka tahu ada ketidakseimbangan hormon dalam diri mereka. Seringkali homoseks wanita menyuntikkan hormon pria ke dalam tubuhnya untuk bisa tampil lebih maskulin, sedangkan homoseks pria seringkali pula menyuntikkan hormon wanita ke tubuhnya untuk bisa tampil lebih maskulin. Semua ini tidak wajar, bertentangan dengan nurani, dan orang bernalar bisa melihat menumpuknya segala masalah dalam hubungan homoseksual dan akibatnya.

Kenapa salah? Mereka juga manusia, mereka punya hak asasi manusia dan Golden Rule juga hanya berprinsip selama tidak menyakiti orang lain dan selalu menunjukan cinta dan kasih antar sesama, maka itulah Golden Rule pada diri manusia.

Jadi kau adalah pendukung pedofilia? Atau jangan2 kau sendiri adalah pedofil ya?
Pedofilia adalah kelainan seksual yang menyimpang dan korbannya adalah anak2 yang tidak tahu apa2. Di negara2 kafir non-Islam, pedofil dimasukkan penjara karena memakan korban anak2 kecil. Masyarakat normal memang sudah seharusnya melindungi anak2 mereka yang tak berdaya menghadapi pedofil2. Muhammad bukannya melindungi anak2, tapi memanfaatkannya sebagai pemuas hasrat seksualnya.
Aisyah berusia 9 tahun dan belum tahu apa2 tentang seks, sehingga karenanya dia tidak bisa memberi keputusan seksual penuh tanggung jawab dan mengerti segala konsekuensinya. Persetubuhan seksual tanpa persetujuan kedua belah pihak yang sadar dan mengerti penuh makna dan konsekuensi hubungan seks adalah termasuk perbuatan perkosaan. Aisyah tidak tahu apa itu seks karena masih terlalu muda. Dengan demikian Muhammad melakukan perkosaan terhadap Aisyah.
Seluruh orang waras juga merinding jika melihat anak 12 tahun melahirkan bayi. Anak kecil itu belum tahu bagaimana caranya mengurus diri sendiri secara mandiri, apalagi merawat dan menafkahi bayinya. Abu Bakr (ayah Aisyah) saja kaget ketika Muhammad mau mengawini anak perempuannya.

Iya lah gue ngerti, kau lebih seneng berteman dengan kaum lesbian & gay yang berhati baik dan mencintai sesama daripada berteman dengan Muslim, ane juga ngerti koq…hihiihihihi

Aku suka berteman pada siapapun. Karena tinggal di Indonesia, tentunya aku punya banyak teman dan saudara Muslim dan aku mencintai mereka. Mereka adalah Muslim2 KTP yang tidak tahu sama sekali bahwa Muhammad membunuhi begitu banyak kafir, melakukan pedofilia, pemerkosaan terhadap para tawanan wanita kafir, membunuh paman2 kandungnya sendiri, menikahi istri anak angkatnya sendiri. Yang mereka tahu hanya yang bagus2 dan enak didengar saja dari para ustad dan imam mesjid. Aku pun punya teman2 gay dan lesbian dan aku pun menghormati mereka semua, sama seperti diriku pun ingin dihormati oleh mereka.

Kalau gitu kau bisa membuktikan engga, kenapa kau bisa mencium bau kentut padahal kau tidak bisa melihat wujud kentut itu sendiri….? Hahahahaha, konyol banget sih lo.
Habis ini kau nanya, jadi SURGA dan NERAKA itu sama dengan Kentut ya? Hahahahahaha…

Apakah kau pernah mencium bau surga dan neraka sehingga tahu wujud surga dan neraka itu sendiri? Semua yang kau tahu tentang surga dan neraka Islam hanyalah dari mulut Muhammad saja dan TIDAK ADA BUKTI yang mendukungnya. Yang jelas nyata: Qur’an, ahadis sahih, Sirat, semunya mencatat tindakan2 kriminal Muhammad dan para pengikut Muhammad tulen sampai saat ini pun masih terus melakukan sunnah nabi yang kriminal itu.

ente punya IMAN engga terhadap TUHAN?

Pertanyaan basi dan sudah kujawab berkali-kali. Mau OOT ke agama lain, ya?

Elo mah masih bisa mentafsirkan apa yang sudah menjadi tafsir, itupun tafsiran elo masih mencret-mencret terhadap tafsir itu sendiri,

Mmm…. Biasa ngomong kasar karena melakukan sunnah nabi tentunya. Memang hanya seginilah hasil ajaran moral sang preman padang pasir.

PostPosted: Fri Jul 13, 2007 7:39 am
by Adadeh
gaston31 wrote:adadeh udh smpt percaya kok klo Quran tuh benar2 dr Allah di thread, muslim panggang.
jd ga heran jg klo bnyk ayat2 dsini yg dbawa oleh adadeh dgn yakinnya.

Aku memang percaya bahwa tafsir Ibn Kathir memang adalah pengertian tentang Islam yang sebenarnya, tapi aku tidak mengimaninya isinya.
Kau sendiri bagaimana pendapatmu tentang tafsir Ibn Kathir Q 19:71?Apakah kau mengimani tafsir Ibn Kathir bahwa semua Muslim akhirnya akan dipanggang habis dalam api neraka?

Q 19:71-72
Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.

Ngapain capek2 sholat 5x sehari, bayar ongkos haji muahal banget, zakat, puasa sampai kepala pusing mulut bau, kalau akhirnya malah hanya dapat jaminan mendatangi neraka, bahkan sampai dibakar habis begitu? Bakal berapa lama kamu dibakar di neraka, gaston? 100 tahun, 1000 tahun, sejuta tahun?

Apakah ada ayat2 Qur'an yang menjamin dirimu masuk surga?
Seperti apakah surga itu bagimu? Apakah penuh pelacur2 houris berdada montok, bertubuh bahenol yang siap disetubuhi olehmu seperti yang tertulis di Qur'an dan ahadis? Bagaimana dengan istrimu dan ibumu? Apakah yang mereka dapatkan di surga? Para malaikat perjaka berzakar besar dan berdada bidang yang siap menggiliri istrimu dan ibumu?

PostPosted: Fri Jul 13, 2007 11:11 pm
by Adadeh
Asbunawas wrote:Sebab apa2 yang ada dalam PIKIRAN kau tentang SURGA adalah masih sama dengan PIKIRAN kau sendiri tentang SIFAT2 yang ada di DUNIA juga.

Sifat2 lelaki Muslim apa di surga Islam yang berbeda dengan Muslim di dunia? Yang kau pikirkan tentang surga adalah ngeseks dengan banyak bidadari, bukan? Itu kan yang dijanjikan Allah/Muhammad padamu?
Image
Apakah angan2mu ngeseks dengan 72 bidadari surgawi itu suci dan murni? Tunjukkan hadis2 dan ayat2 Qur'an tentang seks dengan para pelacur surgawi itu pada binimu. Semoga dia muntah2 dan lalu murtad.
Nih kutipan dari buku2 Islam Indonesia yang ternyata persis sama dengan hadis2 yang gue kutip. Mau nyangkal apa lagi lo?

Indahnya bidadari surga
Halaman 111
Kekuatan Seorang Muslim dalam Menggauli Istrinya di Surga .

Tirmidzi rahimahullah men-takhrij hadits dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam; ucap beliau:
"Seorang Mutkmin di surga akan diberi kekuatan ini dan itu dalam bersebadan. " Beliau ditanya, "Apakan dia kuat wahai Rasulullan?" Jawab Rasuiullah, "la diberi kekuatan seratus Kali lipat. "83. 83) Tirmidzi berkata: ini adalah hadits hasan shahih. Lihat Shahihul-Jami' nomor 1627.

Darimi rahimahullah dalam Musnad-nya menyebutkan satu riwayat dari Zaid bin Arqam radhiyallahu 'anhu; ia menuturkan bahwa Rasu lullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
‘Laki-laki pengnuni surga akan diberi kekuatan seratus laki-lakidalam makan, minum, bersebadan, dan memenuhi selera nafsu. " Seorang pria Yanudi berkata: "Yang makan dan yang minum tentu buang hajat." Rasulullan bersabda: "Kcmudian Keluarlan keringat dari Kulitnya seningga perutnya mengecil. "84. 84) Shahihui-Jamf, nomor 1627.

Al-Bazzar rahimahullah dalam Musnad-nyei men-tcikhrij hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu; ia bercerita:
"Rasulullan ditanya: wanai Rasulullan, apaKan kita akan mendatangi istri kita di surga? Fawab beliau: 'Ya, demi Dzat Yang jiwaku di tangan-Nya, sasunggunnya saorang laki-laki dalam satu hari mendatanginya hingga seratus gadis'. "85. 85) Silsiiatiil-Ahadits ash-Siahihah. nomor 367, 375.

Maka Mahasuci Allah Yang Mahakuat, Yang menganugerahi segala apa yang diingini-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.
________________

5.Persetubuhan dengan Bidadari.Note, Judul ini juga bukan karangan gue,tapi emang begitu adanya di buku tsb :)

Wahai para wali Allah! Anda akan bertemu dengan seorang wanita yang lebih cantik daripada rembulan. Dikumpulkan untukmu segala faktor yang menyebabkan Anda bergairah untuk bersetubuh. Bersamaan dengan itu pula, Anda akan diberi kekuatan serarus orang laki-laki dalam bersetubuh.

Para bidadari itu adalah wanita yang suci lagi disucikan, dan Anda pun juga laki-laki yang suci lagi disucikan. Tidak pernah tertimpa suatu penyakit, musibah, kelemahan, impoten, meskipun Anda telah menyetubuhinya sebanyak milyaran kali.

Persetubuhan itu sungguh suatu persetubuhan yang nikmat, menyenangkan, memuaskan dan tidak ada efek negatif dari setiap sisi. Ketika itu nafsu syahwat Anda terus meluap-luap, tidak pernah terputus selamanya, tidak ada mani, tidak akan mati, tidak ada dosa dan tidak pula membosankan.

Ini adalah suatu kenikmatan yang membuat si pelakunya merasa disibukkan. Penyaluran syahwat inilah yang menjadi pekerjaan rutin, begitu pula dengan keinginan-keinginan Anda yang lain serta kenikmatan-kenikmatan yang akan selalu tersedia.

"Sesungguhnya para penghuni jannah pada hari itu berada dalam kesibukan, mereka saling bersendau gurau, mereka dan para istri-istri mereka berada dalam naungan yaitu mereka sama bertelekan di atas sofa-sofa. " Benar! Kesibukan mereka adalah menikmati para perawan.

Bagaimana Anda tidak melupakan segala rasa sedih, duka, bencana, malapetaka, siksa para penduduk neraka dan segala macam azab pedih yang menimpa mereka, jika Anda telah diberi banyak sarana mewah lagi nikmat, dan selamanya Anda akan dijauhkan dari kebinasaan, kekurangan, kemalangan, kebosanan dan keletihan.

Bagaimana pula Anda tidak disibukkan dengan menyetubuhi bidadari, jika di dalam diri Anda selalu terkumpul segala faktor yang mendorong untuk melakukan persetubuhan itu, lapang dada, ketentraman hati, ketenangan pikiran, kekuatah badan, ketinggian postur tubuh, dibarengi dengan kekuatan seratus laki-laki dalam bersetubuh.

Demikian pula nafsu syahwat mengalir di dalam tubuh Anda selama tujuh puluh tahun.
Maka Anda pun akan menyetubuhinya dengan penuh gairah dan terus bergairah. Jika Anda telah selesai melakukannya, maka bidadari itu akan kembali suci dan menjadi perawan.

Bagaimana engkau tidak disibukkan dengan kenikmatan jima' bersama para bidadari itu, tidakkah Anda menyadari siapa dia yang Anda setubuhi itu? Siapakah dia yang memiliki kecantikan itu? Yang sekiranya telapak tangannya dijulurkan ke dunia, niscaya para makhluk akan terpesona lantaran keelokkannya.

Seandainya permata paling kecil yang ia kenakan ditampakkan ke dunia, niscaya ia akan menyinari ruangan yang ada di antara langit dan bumi. Dan seandainya ia sendiri (bidadari) muncul di dunia, pastilah ia akan memenuhi dunia dengan bau harum. Dan engkau pun dapat melihat putihnya sumsum tulang betisnya dari luar tujuh puluh pakaian. Sesungguhnya mereka itu adalah para bidadari yang sangat cantik, putih dan mempesona.

Bagaimana pula para bidadari tidak tersibukkan dengan Anda, sedangkan Anda adalah laki-laki yang memiliki ketampanan seperti Yusuf, sangat muda dan hitam matanya, kemudaan Anda tidak pernah habis, pakaian Anda tidak pernah usang, memiliki hati nabi Ayyub, berpostur seperti nabi Adam, yaitu enam puluh hasta menjulang ke langit, dan berumur tiga puluh tiga tahun.

Akan kembali kepadamu para bidadari yang suci janabat najis baik yang kecil maupun besar, suci dari kencing dan berak suci dari haidl dan nifas, suci dari mani, madzi dan wadi, suci dari ingus, ludah dan dahak, suci dari melihat kepada selainmu, bersih dari perkataan keji, dan kekejian, perkataan kotor, melaknat, mencaci, bersih dari akhlak-akhlak buruk, sifat-sifat yang tercela dan bebas dari segala rasa penyakit dan kotoran.

Demi Dzat yang mengutus nabi-Nya dengan haq, penduduk surga itu lebih mengetahui pasangan dan tempat tinggalnya disurga daripada kalian mengetahui pasangan dan tempat tinggal kalian di dunia. Karena kalian, wahai hamba Allah, akan menyetubuhi tujuh puluh dua istri yang diciptakan Allah secara langsung dan dua istri dari keturunan Adam. Keduanya memiliki kelebihan dibandingkan istri-istri yang langsung diciptakan Allah, karena ibadah mereka kepada-Nya ketika di dunia.

Bila berada di sisinya, Anda takkan merasa bosan dan dia pun takkan merasa bosan kepada Anda. Bila menyetubuhinya, maka dia akan menjadi perawan lagi. Kemaluanmu tidak akan pernah loyo dan vaginanya pun juga tidak akan pernah merasa sakit. ](note : ck ck ck ck. Gue ga bisa bayangin klo ada pendeta yg nulis buku seperti ini : )

Dia akan memanggilmu, "Sungguh, kami telah mengetahui bahwa engkau tidak akan merasa bosan dan dibosani". Tidak mengeluarkan mani dan merasakan mati. Di samping itu, Anda juga memiliki istri-istri lain selain dirinya. Kemudian, Anda akan pergi kepada mereka dan menggilirnya satu per satu. Setiap kali Anda mendatangi seorang dari mereka, dia berkata, "Demi Allah, di surga tidak ada yang lebih tampan daripada dirimu dan tidak ada yang lebih aku cintai selain dirimu".

Wahai wali Allah, apakah telah datang kepada Anda kabar tentang syahwat yang Anda miliki? Sungguh, syahwat itu akan mengalir di tubuh Anda selama tujuh puluh tahun waktu akhirat. Anda akan mendapatkan kenikmatan tanpa harus mandi janabat; Anda tidak akan merasa lemah, impotensi, letih dan kesusahan.

Bahkan sebaliknya, persetubuhan yang Anda lakukan adalah persetubuhan penuh kelezatan dan kenikmatan tanpa gangguan. Tahukah engkau bahwa syahwat Anda takkan terputus selamanya ketika bertemu dengan kekasih Anda?Anda akan menyetubuhinya dengan kemaluan yang takkan pernah melemah dan syahwat yang takkan pernah berhenti. Anda akan selalu bergairah dan terus bergairah tanpa mengeluarkan mani dan merasakan mati.

Duhai, betapa indah rayuan dan kelembutannya ketika jima'. Duhai, betapa indah kerinduan dan ketaatannya kepada suaminya. Duhai, betapa cantik wajahnya dan betapa indah pergaulannya kepada suaminya. Duhai, betapa manis cinta dan kegenitannya kepada suaminya.
__________________

SURUH ISTRIMU BACA BUKU2 ISLAM INDONESIA ITU! Pengen tahu gue akan reaksinya.

Jauh sekalikan antara ASUMSI kau dengan keterangan tentang SIFAT2 Wanita Penghuni SURGA?

Tapi tetap sarat dengan pesan dan janji2 ngeseks, bukan? Serupa dengan Saritem.

Emang dadanya emak kau Montok atau tidak Montok? Hahahaha.., terus Bodynya emak kau bahenol atau tidak bahenol? Hehehehe. Itu mah cuman menjelaskan postur tubuh doang atuh kang….

Tapi kau jelas merasa risi dan malu melihat keterangan itu dalam Qur'an. Kenapa tuh bagian dada montok tidak disebutkan sama sekali dalam Qur'an bahasa Indonesia padahal dalam bahasa Arabnya ada jelas tertulis?
Q. 78: 33
Kawa’eba atraba
Kata Arab 'Kawa'eba' berarti wanita perawan muda yang dadanya kencang montok dan berbentuk indah. Kata 'atraba' berarti usia yang sama. Tapi penerjemah Qur'an Indonesia terlalu malu untuk menerjemahkan dada montok tersebut sebab memang itu bertentangan dengan nurani sang penerjemah. Tapi bahasa Arabnya jelas menyebutkan hal itu. Karena rasa malu dan risih inilah para penerjemah Qur'an Indonesia dengan nekad mengedit kata2 Allah. Astagfirullah...

Sekarang pertanyaannya:
Mengapa Muhammad menjanjikan seks dengan 72 perawan berdada montok, bahenol, sexy, siap untuk disetubuhi sepuasnya, siap melayani nafsu sexual Muslim; Muslim bakal punya kekuatan bersetubuh bagaikan 100 lelaki; bakal ada pasar budak seks, dll?
Jawabnya adalah tak lain untuk mengiming-imingi pria2 Arab untuk memeluk Islam, mengabdi padanya, mengakuinya sebagai nabi tuhan, sehingga mau saja menuruti perintah2nya. Pria2 inilah yang membantunya melakukan penjarahan2, pemerkosaan, perampokan terhadap kafir. Yang Muslimah tidak diiming-imingi janji2 seks di surga, sebab para Muslimah ini kurang berguna di kegiatan penjarahan atau perampokan terhadap kafir. Gimana bisa perang dengan mengenakan burqa karung? Lagipula mana mau Muhammad jika melihat Aisyah bersetubuh dengan hebatnya bersama malaikat2 perjaka berdada bidang dan berzakar besar?
Muhammad dengan enaknya terus menambah kumpulan koleksi ceweknya yang cantik2 (Safiyah si Yahudi bangsawan jelita yang babeh dan suami barunya dipancungnya; Rokhayah si Yahudi jelita yang seluruh anggota pria sukunya dipancung habis oleh Muhammad; Juwariyah si Yahudi bangsawa jelita yang seluruh sukunya dijarah dan para wanitanya rame2 diperkosa Muhammad dan tentaranya). Tapi dia tidak sudi membiarkan istrinya bersuami lebih dari satu.
Fa'i (harta jarahan) bagi Muslim adalah tawanan2 wanita yang halal untuk diperkosa. Tapi tiada fa'i bagi Muslimah, apalagi hadiah tawanan2 pria yang halal untuk diperkosa. Para Muslimah gigit jari saja melihat para suami Muslimnya rame2 menyetubuhi tawanan2 wanita dengan teknik azl.

Pria2 Arab muda yang doyan seks, kurang harta, pengangguran, tentunya tertarik sekali dengan iming2 janji surgawi ini. Jika masuk Islam, hidup mereka ditanggung Muhammad dari jarahan harta kafir. Jika mati saat menjarah, mereka masuk surga pula dengan hadiah 72 pelacur surgawi yang siap disetubuhi. Enak, bukan?

Dari komentarmu aku sudah tahu bahwa hatimu menentang pesta seks di surga, sebab itu memang tidak sesuai dengan nurani dan nalarmu. Kau tidak setuju dengan adanya pasar budak seks di surga seperti yang dikatakan Muhammad:
Ente tuh seharusnya yang mikir, masa di SURGA tempat yang Allah SUCIkan ada situasi kayak gitu? Mikir atuh euy…!

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 12:13 am
by gaston31
@adadeh
percaya ama tafsirnya? percaya kalo itu dr Allah SWT?
tuh kan percaya Quran dr Tuhan tp ga iman.
emang elo beriman kpd sapa?

semua muslim habis terpanggang? heh?
19:72. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.


Apakah ada ayat2 Qur'an yang menjamin dirimu masuk surga?
Islam bukan agama yg menjanji2kan tanpa suatu usaha,
22:23. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 12:46 am
by Adadeh
gaston31 wrote:@adadeh
percaya ama tafsirnya? percaya kalo itu dr Allah SWT?

Aku percaya bahwa Ibn Kathir memang mengira Qur'an itu dikarang Allah dan tafsir Ibn Kathir tentang Islam memang sesuai dengan apa yang diajarkan Muhammad terhadap Muslim. Aku tidak pernah percaya Allah SWT itu ada, apalagi sanggup menulis buku. :roll:

tuh kan percaya Quran dr Tuhan tp ga iman. emang elo beriman kpd sapa?

Lo aja yang ngarang sendiri. Mana pernah gue nulis gue percaya Qur'an dari tuhan? Mana????!!

19:72. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

Baca tuh kata "KEMUDIAN". Tetap saja kau akan masuk ke dalam api neraka. Berapa lama kau bakal dibakar dan KEMUDIAN diselamatkan? Tampaknya kau tidak percaya tafsir Ibn Kathir Q 19:71, ya? Kagak rela badanmu dibakar Allah? Lagipula bagaimana kau yakin bahwa dirimu bukanlah orang zalim melainkan takwa?

Yang takwa itu yang bunuh2 kafir, bukan? Yang berjuang di jalan Allah sembari bunuh kafir? Sama seperti Muhammad bunuhin ribuan kafir, bukan?

Apakah ada ayat2 Qur'an yang menjamin dirimu masuk surga?
Islam bukan agama yg menjanji2kan tanpa suatu usaha,

Masalahnya gimana kau yakin usahamu cukup agar nantinya di akherat dirimu tidak dibakar 100000 tahun di neraka dan KEMUDIAN diselamatkan Allah. Bukankah memang sudah takdirmu jadi Muslim panggang? Ibn Kathir juga membenarkan hal itu, dan sampai sekarang tidak ada tuh bantahan dari ilmuwan2 Islam ternama.

22:23. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.

Bah, itu sih iming2 harta duniawi saja dari Muhammad buat Muslim2 miskin di Arab. Gue udah punya emas, mutiara, pakaian sutra. Rumahku bahkan tak jauh dari sungai2 indah, jernih, penuh ikan2 yang sehat dan warna-warni. Tidak perlu jauh2 ke surga segala untuk menikmati harta benda duniawi ini.

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 10:17 am
by gaston31
@adadeh
Mana pernah gue nulis gue percaya Qur'an dari tuhan? Mana????!!
---------
heh, elo tau ga seh hanya Tuhan yg punya kuasa utk memasukkan manusia ke neraka or surga.
jika elo percaya muslim akan ke neraka karna ayat itu, lantas siapa yg menyatakan ayat tsb? Muhammad?
brarti kan elo yakin, dgn Muhammad(SAW) ngomongin ayat itu, maka otomatis hal tsb akan terjadi, rite?
apakah Muhammad(SAW) mempunyai kuasa layaknya, Tuhan?
klo elo ga percaya ayat tsb adalah kepastian dr Tuhan, jgn bawa ayat2 Quran!

gmn tafsiran Ibn Kathir ttg ayat ini,
33:64. Sesungguhnya Allah mela'nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka),

elo setuju?

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 1:00 pm
by alley_shatree
to adadeh :

kalo gambaran surga menurutmu yg seperti apa sih ??

Allah menggambarkan surga spt itu kan disesuaikan dengan pikiran masyarakat arab saat itu yg sangat mendambakan hal2 tsb...apalagi sungai2 itu merupakan gambaran surgawi bagi mereka....dan tentu semuanya tidak seperti yg ada di dunia..****.

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 1:04 pm
by numplew.
Jadi hanya sesuai dgn pola pikir saat itu saja ?
Katanya universal dan segala zaman....

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 3:45 pm
by charles-mattel
itu universal studio abad ke 7
film xxx dengan sutradara mohamet cabul
produser: awloh, pemilik tempat prostitusi "syurga"

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 9:23 pm
by alley_shatree
makanya gue mau nanya kog malah balik nanya....apa gambaran surga menurutmu atau biblemu itu seperti apa ? bisa jawab ?

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 10:56 pm
by abdulah
alley_shatree wrote:Allah menggambarkan surga spt itu kan disesuaikan dengan pikiran masyarakat arab saat itu yg sangat mendambakan hal2 tsb...apalagi sungai2 itu merupakan gambaran surgawi bagi mereka....dan tentu semuanya tidak seperti yg ada di dunia..****.



Ah.....terus terang saja bahwa itu adalah pikiran dan imajinasi Muhammad , susah banget sih ! **** sekali kau !

Lalu gambaran muslim diluar Arab (Muhammad) mengenai surga itu bagaimana ?

Jadi setiap tempat mengenai surga menurut pandangan muslim berbeda satu sama lain ?
Kok surganya Islam acak kadut seperti itu sih ?!

PostPosted: Sat Jul 14, 2007 11:24 pm
by Duladi
alley_shatree wrote:makanya gue mau nanya kog malah balik nanya....apa gambaran surga menurutmu atau biblemu itu seperti apa ? bisa jawab ?


Surga agama non-muslim lebih suci ketimbang surga hayalan Muhammad.

Aku sisipkan sedikit tentang penjiplakan Muhammad atas gambaran surganya dari Bibel.

Tentang di surga ada mengalir sungai-sungai, Muhammad tahu setidaknya dari kitab Kristen:

Wahyu 22:1 Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

Wahyu 22:2 Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

Kejadian 1:10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.

Maka dari itulah Muhammad di setiap ayatnya setiap kali dia ngomong tentang surga selalu diikuti dengan kata-kata latah: "di bawahnya mengalir sungai-sungai", sebab pengetahuan Muhammad tentang surga begitu terbatas yang diperolehnya dari membaca/mendengar cerita-cerita Rahib Nasrani. Tidak heran bila gaya penyampaiannya pun seperti omongan anak kecil.

QS 2:25
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

QS 3:15
Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?" Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah: Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.

QS 3:136
Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.

QS 3:195
Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik."

QS 3:198
Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan-nya bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya sebagai tempat tinggal (anugerah) dari sisi Allah. Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.

QS 4:13
(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa ta`at kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.

QS 4:57
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.

QS 4:122
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?

Juga QS 5:12; QS 5:85; QS 5:119; QS 7:43; QS 9:72; dan masih banyak lagi.

Seandainya di Bibel tertulis surga itu penuh dengan bunga-bunga, tentu Muhammad pun akan menuliskan itu di dalam kitabnya sebagai satu-satunya gambaran surga yang dia tahu.

Selebihnya, tentang bidadari (Houris) adalah tambahan dari Muhammad sendiri hasil dari imajinasi kotornya akibat dari tidak pernah terpuaskannya nafsu syahwatnya di dunia.

PostPosted: Sun Jul 15, 2007 1:43 am
by alley_shatree
to duladi :

Surga agama non-muslim lebih suci ketimbang surga hayalan Muhammad.


surga itu hanya ada satu pemiliknya yaitu Allah SWT walaupun ada beberapa tingkatan dalam surga seperti surga Naeem, surga Firdaus, surga Aden. jadi ngga ada yg namanya surga muslim dan non-muslim....yg ada surga Allah dan yg boleh memasuki hanya yg dikehendaki oleh Allah SWT.


Wahyu 22:2 Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk [color=red]menyembuhkan bangsa-bangsa[/color].


kog disurga ada kota2 segala dan ada kata2 menyembuhkan segala...emangnya bisa sakit disurga ya ?
kalo surga versi Muslim itu ngga ada acara sakit2 segala...ngga ada kuman, bakteri, virus dsb. :lol:

PostPosted: Sun Jul 15, 2007 11:56 am
by charles-mattel
surga versi awloh itu syurga prostitusi dengan 72 bidadari