.

TANTANGAN UNTUK ADADEH: U/ MEMBUAT AYAT DAN SURAT!

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Postby cinta » Sat Jul 07, 2007 11:29 pm

Sudah saya katakan dari awal bahwa tantangan ini adalah TONG KOSONG BERBUNYI NYARING, karena pada akhirnya yang menentukan tulisan mana yang sudah sebanding dan tulisan mana yang lebih baik adalah yang membacanya. Dan persepsi serta kacamata dari si pembaca akan mempengaruhi keputusannya.....

Baiklah untuk para muslimin di Forum ini, saya akan ajak kalian semua untuk membandingkan satu buah tulisan saja, dan kalian akan lihat bahwa sebenarnya jawaban dari tantangan ini pada akhirnya kembali pada persepsi dan kacamata masing2......dan jika memang ini yang terjadi, untuk apa menantang? Karena pada akhirnya hasilnya tidak akan pernah sesuai dengan kacamata kita masing2 yang kita sendiri pahami dan yakini....
Sebelumnya mohon maaf kepada moderator karena harus membawa tulisan dari alkitab (walaupun ini bukan forum Kristen), akan tetapi saya mengambil contoh pembanding dari level tulisan suatu keyakinan agama yang lain VERSUS Al Quran.

PERLAKUAN TERHADAP ISTRI : (Q 4:34) VERSI AL QURAN(4:34) Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri [289] ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara (mereka) [290]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya [291], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya [292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

PERLAKUAN TERHADAP ISTRI : (Efesus 5 : 25) VERSI INJIL22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, 23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. 24 Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu. 25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

28 Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. 29 Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat, 30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya. 31 Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 32 Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. 33 Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.

Sekarang kita kaji kedua tulisan di atas :
2 tulisan diatas adalah sebanding karena intinya adalah sama2 membahas perlakuan suami kepada istri dan juga hal sebaliknya.
Akan tetapi sekarang, mana yang lebih baik? Jika saya tanya kepada kaum muslimin mana yang lebih baik, pasti jawaban mereka adalah kepada ayat dalam Al Quran karena itu keyakinan mereka. Dan mungkin juga kaum Muslimin mengatakan punya mereka lebih lengkap karena ada perintah untuk memukul istri jika istri mereka meninggalkan kewajiban bersuami istri (nusyuz)
Sedangkan bagi saya, saya akan mengatakan tulisan di dalam injil yang lebih baik karena itulah keyakinan saya, sekalipun mengasihi istri itu tanpa syarat apapun, dalam keadaan apapun istri tetap harus dikasihi layaknya kita mengasihi diri sendiri....

Jadi bagaimana? Sudah dijelaskan sekali lagi bahwa tantangan untuk membuat ayat serupa / semisal dengan Al Quran adalah suatu tantangan yang kosong, karena jika memang ada yang dapat membuat yang semisal-pun, pada akhirnya tidak akan sesuai dengan kacamata dari si penantang tersebut karena ini menyangkut dengan persepsi serta keyakinan masing2....
cinta
 
Posts: 160
Joined: Sun Sep 03, 2006 9:35 pm
Location: Gorontalo

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 8:23 am

endfinal wrote:copas dari forum bedah islam by moderator :

Sudah lebih dari 10 hari tapi tidak ada tanggapan apapun dari netter Asbunawas. Tantangan telah dijawab dan thread ditutup.

so.....topik yg ini apa bisa di case closed juga?

kalau lihat perdebatan bro Adadeh dengan si penyembah berhalah kabah asbunawas.....ibarat lihat pertandingan basket indonesia vs thailand yang berakhir dgn angka 100 - 24. kemenangan telak buat indonesia yang diwakili oleh bro Adadeh.

kenapa sih muslim suka ngajuin tantangan seperti ini? apakah kalau gak ada yang sanggup maka kapir bisa ngaku alquran itu benar? lalu muslim berasa puas krn kitabnya benar dari Tuhan??

karya sastra yang lebih indah dari alquran sudah ada dan banyak sebelum ada alquran kok!! lahhh.....ini kitab islam yang jelas nyontek dan nipu malah dijadikan bahan tantangan buat kebenaran. muslim benar2 katro dan d'so ahhhh !!!


hehehehe, kenapa saya tinggalkan topik tsb, inilah alasan yang saya tulis di topik [ Poll ] AYAT-AYAT "GOLDEN RULE" ITU (MADE IN ADADEH)
[ Goto page: 1, 2 ]
:

Adadeh:
Lho kan udah gue jawab di Ruang Bedah Islam. Gue tunggu2 di RBI, kok lo malah lari ke sini?


Asbunawas:
Bung, aku lari dari Ngobrol sama anda bukan karena apa-apa, sebab menurutku sudah tidak akan aku dapatkan apa-apa lagi dari tujuan topik awal, yaitu agar kau membuat ayat2 untukku kritisi sebagaimana kau mengkritisi ayat2 al-Quran.

Kau bilang Al-Quran tidak memiliki ‘kesempurnaan’, tapi ketika kau ku tantang agar menunjukan yang sempurna itu seperti apa, kau sendiri malah terlalu banyak ngoceh kesana kemari untuk menghindari bahwa kau sendiri yang ternyata sebenarnya JAUH LEBIH TIDAK SEMPURNA dari apa yang telah kau tuduhkan terhadap Al-Quran itu sendiri.

Dan aku sendiri sudah berjanji pada awal2 Postingan, bahwa sebagai Penghargaan jerih payah kau, aku akan membuat Summary dari ayat2 yang telah kau buat itu untuk dijadikan kumpulan ayat2 hasil karya kau. Dan penilaiankupun tidak subjectif, karena akupun mengambil ayat2 dan tulisan2 yang kau buat sebagai referensi tentang ‘Sumber2 KEBENARAN itu sendiri, dengan tanpa menambah atau menguranginya sedikitpun. Dan apapun ucapan kau selama proses tentang pembuatan ayat2 di topik tsb , itulah Sumber Kebenaran sebagai referensi kau sendiri.

Dan kau sendiri sudah lihat janjiku disini.

Permintaanku utk melengkapi ayat2 yang masih bolong2 tsb tidak sedikitpun kau tanggapi karena KETIDAK SANGGUPAN DAN KELEMAHAN kau sendiri, dan dengan berbagai alasan yang selalu OOT ke ISLAM kau sama sekali tidak menampilkan sisi pandangan dari hasil pemikiran atas ajaran kau sendiri secara utuh, melainkan hanya membolak-balikan dari apa-apa yang sudah ada dan sering dibahas di forum ini yang bagiku sudah sangat2 membosankan.

So ?, apa lagi yang bisa ku harapkan dari kau untuk melanjutkan Obrolan di RBI itu, kalau tidak ada jawaban2 dari kau sendiri atas pertanyaan2 yang selalu kau jawab secara menyimpang sama sekali dan semakin menjauh dari isi topik sebagaimana yang kuharapkan.

Dan itu semakin menguatkan bagiku, bahwa kau secara terangan benderang memang SANGAT LEMAH, dan memang tidak sanggup berbuat apapun meskipun banyak dalih dan alasan, bahwa kau berkata SANGGUP, MUDAH dan GAMPANG. tapi bukti yang dihasilkan sangat berbeda dengan apa yang diucapkan. Dan menurutku itulah definisi dari OMDO, alias cuman OMong DOang.

Alasan2 Pembenaran kadang kau sampaikan secara menyimpang dan dengan cara OOT ke ISLAM agar kau bisa menutupi ketidak sanggupan diri sendiri atas tantangan itu. Aku kira yang lainpun bisa menilai secara jernih atas segala hasil yang pernah kau buat dari ayat2 kau sendiri.
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 8:47 am

Ini salah satu contoh pertanyaan yang ane ajukan juga ke adadeh untuk mengkritisi ayat2 buatan2nya.

Malesnya ane nerusin topik tsb dikarenakan Adadeh memiliki sifat cuman OMDO, dan tidak bertanggung jawab atas apa yang sudah diomongkannya, contohnya kalo kita ngomong tentang Duren, maka ketika orang bertanya tentang apa itu Duren? seharusnya kita bisa menjelaskan tentang Definisi Duren tsb sesuai dengan yang kita ketahui dan pahami. Tapi Adadeh tidak. ketia dia mengatakan SURGA, maka ketika saya tanya apa itu SURGA, tak ada jawaban sedikitpun dari dia tentang SURGA.

Mari kita lihat Cuplikannya :

==================================

Ane mau nanya tentang ayat ini aja deh:

Adadeh – Dwitunggal (Muhammad dan Allahnya) 3 :
"Segala hukum Allah dan sesiapa yang tidak taat kepada Allah yang tak lain merangkap RasulNya sendiri, tidak akan dimasukkan oleh Allah ke dalam Syurga karena Allah tidak berkuasa apapun atas Surga. "


Pertanyaan ane :

1. Syurga dengan Surga ? apa bedanya? apakah cuman salah nulis atau gimana?, kalau cuman salah nulis ane rasa sih keterlaluan banget, emangnya yang bikin ayat2 kagak makan bangku sekolahan ape? , tolong dijelasin boss, biar "umat" tidak bingung!

2. Apa yang dimaksud dengan Surga dan Syurga di ayat tsb?


Terima kasih pak "kyai" atas jawabannya..

=========================================

Lo pade bisa liat cuplikan tsb di Topik AYAT2 GOLDEN RULE..., dia tidak bisa menjawabnya sedikitpun..., dan menurut gue BENAR-BENAR KONYOL!.

ORANG yang bericara SURGA, tapi dia sendiri tidak tahu apa itu SURGA.

Dan Forum Adminpun ikut terlibat yaitu dengan cara MELOCK TOPIK tsb buru2, dan... AYAT-AYAT "GOLDEN RULE" made in ADADEH pun dibuang ke KERANJANG SAMPAH, karena memang memiliki KUALITAS SAMPAH!.

Masih ada yang ingin berbuat seperti ADADEH secara GENTLE atas Ayat2 yang dibuatnya untuk dipertanggung jawabkan atas yang diomongkan?
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby Valkyrie » Mon Jul 09, 2007 11:01 am

Tulisanmu sepanjang apapun tidak mengubah keadaan Adadeh berhasil membuatmu tak berkutik sama sekali.
Valkyrie
 
Posts: 1106
Joined: Thu Sep 28, 2006 9:59 am

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 11:13 am

Hehehehe Valkyrie lagi baca naskah Proklamasi untuk Adadeh....biar dijadiin rasul-nya adadeh.... xixixixxi...,

Hati-hati Lho Val, Adadeh TIDAK PERCAYA akan Surga, jadi kalau kau bilang Bapa ada di Surga, menurut "keimanan" Adadeh sebenarnya adalah Bullshit! :lol:

Cuman adadehnya aja pura2 sok baek ama kristen dan pura2 temenan ama kristen...hhihiiihi :lol:
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby Valkyrie » Mon Jul 09, 2007 11:20 am

Hehehehe Valkyrie lagi baca naskah Proklamasi untuk Adadeh....biar dijadiin rasul-nya adadeh.... xixixixxi...,

Hati-hati Lho Val, Adadeh TIDAK PERCAYA akan Surga, jadi kalau kau bilang Bapa ada di Surga, menurut "keimanan" Adadeh adalah Bulshit!

Cuman adadehnya aja pura2 sok baek ama kristen dan pura2 temenan ama kristen...hhihiiihi


Aku juga sadar kalau Adadeh dalam banyak hal bertentangan iman denganku.Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu.

Dan bagiku, Baik ayat Alquran maupun ayat Adadeh memang sama2 buatan manusia.
Valkyrie
 
Posts: 1106
Joined: Thu Sep 28, 2006 9:59 am

Postby Valkyrie » Mon Jul 09, 2007 11:28 am

oh iya, Adadeh tidak memerintahkan memerangiku kok, tapi Alquran memerintahkan pengikutnya memerangiku bukan? :wink:
Valkyrie
 
Posts: 1106
Joined: Thu Sep 28, 2006 9:59 am

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 12:45 pm

Valkyrie wrote:
Hehehehe Valkyrie lagi baca naskah Proklamasi untuk Adadeh....biar dijadiin rasul-nya adadeh.... xixixixxi...,

Hati-hati Lho Val, Adadeh TIDAK PERCAYA akan Surga, jadi kalau kau bilang Bapa ada di Surga, menurut "keimanan" Adadeh adalah Bulshit!

Cuman adadehnya aja pura2 sok baek ama kristen dan pura2 temenan ama kristen...hhihiiihi


Aku juga sadar kalau Adadeh dalam banyak hal bertentangan iman denganku.Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu.



Kau baca tulisan yang ku Bold itu : Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu., hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun, mau bikin ASUMSI jungkir balik, sambil Bunggee Jumping juga ya engga masalah buat dia mah, sebab dia adalah TUHAN bagi DIRINYA sendiri, yang tidak terikat oleh HUKUM dan ATURAN dari LUAR..,

Dan itulah "enaknya" ATHEIS boss... :lol: :lol: , kalo bahasa sederhanaya mau makan kentut sendiri, kalau menurut dia tidak mengganggu pihak lain ya tinggal capluk aja....hehehehe wong namanya hidup tanpa keterikatan... :lol: :lol: :lol:
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 12:49 pm

Valkyrie wrote:oh iya, Adadeh tidak memerintahkan memerangiku kok :wink:


Hahahahaha, rupanya kau senang tidur satu selimut dengan musuh ya? :lol: :lol:
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 12:56 pm

Valkyrie wrote:
Hehehehe Valkyrie lagi baca naskah Proklamasi untuk Adadeh....biar dijadiin rasul-nya adadeh.... xixixixxi...,

Hati-hati Lho Val, Adadeh TIDAK PERCAYA akan Surga, jadi kalau kau bilang Bapa ada di Surga, menurut "keimanan" Adadeh adalah Bulshit!

Cuman adadehnya aja pura2 sok baek ama kristen dan pura2 temenan ama kristen...hhihiiihi


Aku juga sadar kalau Adadeh dalam banyak hal bertentangan iman denganku.Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu.

Dan bagiku, Baik ayat Alquran maupun ayat Adadeh memang sama2 buatan manusia.


Oh ya satu lagi, Thanks atas kejujuranmu, kau bilang kalau Adadeh dalam banyak hal bertentangan iman denganmu. Itu artinya secara tidak langsung kau mengakui juga bahwa ayat2 yang dibuat adadeh masih terdapat pertentangan dengan iman agama lain, artinya setiap pertentangan bisa menimbulkan pergesekan-pergesekan baik secara langsung atau tidak langsung.
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby Athan » Mon Jul 09, 2007 1:05 pm

Oh ya satu lagi, Thanks atas kejujuranmu, kau bilang kalau Adadeh dalam banyak hal bertentangan iman denganmu. Itu artinya secara tidak langsung kau mengakui juga bahwa ayat2 yang dibuat adadeh masih terdapat pertentangan dengan iman agama lain, artinya setiap pertentangan bisa menimbulkan pergesekan-pergesekan baik secara langsung atau tidak langsung.


Pergesekan adalah wajar dalam adanya perbedaan, namun asbunawas harus melihat apa yang ditekankan di sini:

1. Proses diskusi yang terjadi: Dalam hal ini saya juga melihat bahwa apa yang disampaikan oleh Adadeh sudah sangat sistematis (terlepas sesuai atau tidak dengan iman yang saya atau Valkyrie miliki), dan apa yang anda lakukan jelas berkebalikan.

2. Statement anda sendiri yang menuliskan hal ini:

Dan itulah "enaknya" ATHEIS boss... kalau menurut dia tidak mengganggu pihak lain ya tinggal capluk aja....hehehehe wong namanya hidup tanpa keterikatan...


Dengan ini apakah anda mau mengakui bahwa ajaran agama anda diperintahkan mengganggu pihak lain, sehingga dengan alasan di atas anda bisa mengelak dari cara diskusi anda yang kurang baik saat berdiskusi dengan Adadeh?

Padahal jelas apa yang disampaikan Valkyrie kepada anda:

oh iya, Adadeh tidak memerintahkan memerangiku kok, tapi Alquran memerintahkan pengikutnya memerangiku bukan?


Coba anda lihat keterkaitan antara tulisan anda dengan apa yang Valkyrie sampaikan kepada anda asbunawas :)

Salam,
Athan FFI
Athan
 
Posts: 1061
Joined: Mon Jul 03, 2006 10:40 am

Postby Valkyrie » Mon Jul 09, 2007 1:05 pm

Asbunawas wrote:Kau baca tulisan yang ku Bold itu : Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu., hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun, mau bikin ASUMSI jungkir balik, sambil Bunggee Jumping juga ya engga masalah buat dia mah, sebab dia adalah TUHAN bagi DIRINYA sendiri, yang tidak terikat oleh HUKUM dan ATURAN dari LUAR..,

Dan itulah "enaknya" ATHEIS boss... Laughing Laughing , kalo bahasa sederhanaya mau makan kentut sendiri, kalau menurut dia tidak mengganggu pihak lain ya tinggal capluk aja....hehehehe wong namanya hidup tanpa keterikatan... Laughing Laughing Laughing


Aneh sekali kamu mengira bahwa orang yang tidak terikat Iman justru lebih jujur, ini sama saja kamu mengatakan beriman pada suatu agama akan membawa manusia kepada ketidakjujuran.

Aku tidak meyakini pernyataanmu ini

Tetapi setidaknya kamu mengakui bahwa kamu tidak jujur, itu bagus.

Hahahahaha, rupanya kau senang tidur satu selimut dengan musuh ya? Laughing Laughing


Aku senang karena "musuhku" tidak mengancam kehidupan keimananku :wink:

Aku sedih karena musuhku yang lain (Islam) mengancam kehidupan keimananku (Dengan teror dan ayat2 pedang, bukannya dengan kebenaran)

Oh ya satu lagi, Thanks atas kejujuranmu, kau bilang kalau Adadeh dalam banyak hal bertentangan iman denganmu. Itu artinya secara tidak langsung kau mengakui juga bahwa ayat2 yang dibuat adadeh masih terdapat pertentangan dengan iman agama lain, artinya setiap pertentangan bisa menimbulkan pergesekan-pergesekan baik secara langsung atau tidak langsung.


Tidak mengubah keadaan bahwa:

1.
Valkyrie wrote:Baik ayat Alquran maupun ayat Adadeh memang sama2 buatan manusia.


2. Tantangan Alquran sudah berhasil digugurkan oleh ayat Adadeh (yang kamu anggap lebih rendah)

ngomong2, Allahmu belum bisa membuat semisal PSAK tuh
Valkyrie
 
Posts: 1106
Joined: Thu Sep 28, 2006 9:59 am

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 1:57 pm

Aneh sekali kamu mengira bahwa orang yang tidak terikat Iman justru lebih jujur, ini sama saja kamu mengatakan beriman pada suatu agama akan membawa manusia kepada ketidakjujuran.

Aku tidak meyakini pernyataanmu ini


Kalau kau tidak menyakini, karena kau denganku memang bebeda keyakinan? Lalu apa yang mesti kita bicarakan, kalo hasilnya tetap akan berbeda?

Tetapi setidaknya kamu mengakui bahwa kamu tidak jujur, itu bagus.



Koq jadi aku? tidakkah kau liat bukti yang nyata, ketika dia mampu mengatakan bisa membuat yang serupa dengan Al-Quran, tapi secara hasil yang saya dapatkan, menunjukan KEJUJURAN seorang ADADEH, bahwa dia tidak memiliki kemampuan sebagaimana yang dia gembar2kan.

Anda bisa lihat? Adakah dia menjawab tentang Penjelasan SURGA? Sementara dalam ayat2nya sendiri dia menyinggung & menyebut2kannya?.

Ini semakin menunjukan KEJUJURAN dia sebenarnya bahwa dia memang TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN untuk menjelaskan apa2 yang dia sebutkan dalam ayat2nya sendiri.

Faham Bro?
Last edited by asbunawas on Mon Jul 09, 2007 2:36 pm, edited 2 times in total.
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 2:26 pm

Hahahahaha, rupanya kau senang tidur satu selimut dengan musuh ya? Laughing Laughing


Aku senang karena "musuhku" tidak mengancam kehidupan keimananku :wink:


Hahaha, Ok hati-hati saja, sebentar lagi kau akan hamil sama adadeh.... :lol: :lol: :lol:

Aku sedih karena musuhku yang lain (Islam) mengancam kehidupan keimananku (Dengan teror dan ayat2 pedang, bukannya dengan kebenaran)


Tak usah bersedih, selama ini masih banyak karyawan ditempat bokapku bekerja, dan mereka masih bisa menikmati hasil jerih payah mereka untuk mereka bawa pulang bagi keluarganya masing2. Dan meskipun mereka berbeda agama dan keyakinan denganku, aku masih memberikan mereka upah yang layak bagi kelangsungan hidup mereka tanpa sedikitpun aku melakukan teror dan mengacung2kan pedang. Malah aku sering mengacung2kan UANG demi semangat dan profesional mereka..(Bonus maksudnya Bro..!), kalau kau sekarang masih kuliah dan ingin bekerja di tempatku aku pun dengan senang hati menerima manusia yang profesional dalam menjalankan karirnya tanpa melihat SARA :wink:



ngomong2, Allahmu belum bisa membuat semisal PSAK tuh


Aku makin mengerti dengan omonganmu ini, karena kau masih anak kuliahan... :lol:
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby Athan » Mon Jul 09, 2007 2:32 pm

asbunawas wrote:
Kalau kau tidak menyakini, karena kau denganku memang bebeda keyakinan? Lalu apa yang mesti kita bicarakan, kalo hasilnya tetap akan berbeda


Saya rasa anda salah paham dengan apa yang dimaksudkan oleh Val, yang dimaksudkan di sini bukan mengenai masalah IMAN, karena jelas antara iman Valkyrie dan anda berbeda. Yang disampaikan oleh Val, adalah masalah pernyataan anda ini:

Kau baca tulisan yang ku Bold itu : Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu., hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun, mau bikin ASUMSI jungkir balik, sambil Bunggee Jumping juga ya engga masalah buat dia mah, sebab dia adalah TUHAN bagi DIRINYA sendiri, yang tidak terikat oleh HUKUM dan ATURAN dari LUAR..,


Yang ingin saya tanyakan kepada anda dan juga yang ingin disampaikan oelh Valkyrie adalah:

Apakah menurut Asbun karena seseorang TIDAK TERIKAT IMAN APAPUN maka seseorang bisa lebih JUJUR DAN BISA LEBIH BEBAS?

Karena menurut Valkyrie dan juga saya, dengan beriman maka kita juga bisa bersikap jujur dan bebas menyampaikan kebenaran dan tidak perlu terkekang karenanya :) Itulah yang disampaikan oleh Val, bahwa ia TIDAK SETUJU dengan pendapat anda tersebut (tidak menyakini tulisan anda adalah benar dalam hal di atas) Anda bisa melihat tulisannya berikut:

Aku tidak meyakini pernyataanmu ini.....Aneh sekali kamu mengira bahwa orang yang tidak terikat Iman justru lebih jujur, ini sama saja kamu mengatakan beriman pada suatu agama akan membawa manusia kepada ketidakjujuran.


Jd jika saya boleh tau apa maksud anda menuliskan hal ini:

hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun


Karena jelas pada saat seseorang beriman, maka ia akan lebih dituntut untuk menyampaikan suatu Kebenaran dan tidak bisa sembarangan menyampaikan sesuatu, kecuali jika anda mengamini bahwa dengan beriman islam, maka seseorang malah terkekang untuk mengatakan SUATU KEBENARAN SECARA JUJUR DAN BEBAS :)

Kau jadi aku? tidakkah kau liat bukti yang nyata, ketika dia mampu mengatakan bisa membuat yang serupa dengan Al-Quran, tapi secara hasil yang saya dapatkan, menunjukan KEJUJURAN seorang ADADEH, bahwa dia tidak memiliki kemampuan sebagaimana yang dia gembar2kan.


Jikapun memang anda menganggap Adadeh tidak mampu, anda pun seharusnya bisa bersikap lebih baik lagi dalam berdiskusi, justru itu akan menunjukkan kualitas diri anda yang lebih baik...dan bukan malah melakukan sebaliknya.

Salam,
Athan FFI
Athan
 
Posts: 1061
Joined: Mon Jul 03, 2006 10:40 am

Postby Athan » Mon Jul 09, 2007 2:35 pm

asbunawas wrote:
Kalau kau tidak menyakini, karena kau denganku memang bebeda keyakinan? Lalu apa yang mesti kita bicarakan, kalo hasilnya tetap akan berbeda


Saya rasa anda salah paham dengan apa yang dimaksudkan oleh Val, yang dimaksudkan di sini bukan mengenai masalah IMAN, karena jelas antara iman Valkyrie dan anda berbeda. Yang disampaikan oleh Val, adalah masalah pernyataan anda ini:

Kau baca tulisan yang ku Bold itu : Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu., hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun, mau bikin ASUMSI jungkir balik, sambil Bunggee Jumping juga ya engga masalah buat dia mah, sebab dia adalah TUHAN bagi DIRINYA sendiri, yang tidak terikat oleh HUKUM dan ATURAN dari LUAR..,


Yang ingin saya tanyakan kepada anda dan juga yang ingin disampaikan oelh Valkyrie adalah:

Apakah menurut Asbun karena seseorang TIDAK TERIKAT IMAN APAPUN maka seseorang bisa lebih JUJUR DAN BISA LEBIH BEBAS?

Karena menurut Valkyrie dan juga saya, dengan beriman maka kita juga bisa bersikap jujur dan bebas menyampaikan kebenaran dan tidak perlu terkekang karenanya :) Itulah yang disampaikan oleh Val, bahwa ia TIDAK SETUJU dengan pendapat anda tersebut (tidak menyakini tulisan anda adalah benar dalam hal di atas) Anda bisa melihat tulisannya berikut:

Aku tidak meyakini pernyataanmu ini.....Aneh sekali kamu mengira bahwa orang yang tidak terikat Iman justru lebih jujur, ini sama saja kamu mengatakan beriman pada suatu agama akan membawa manusia kepada ketidakjujuran.


Jd jika saya boleh tau apa maksud anda menuliskan hal ini:

hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun


Karena jelas pada saat seseorang beriman, maka ia akan lebih dituntut untuk menyampaikan suatu Kebenaran dan tidak bisa sembarangan menyampaikan sesuatu, kecuali jika anda mengamini bahwa dengan beriman islam, maka seseorang malah terkekang untuk mengatakan SUATU KEBENARAN SECARA JUJUR DAN BEBAS :)

Kau jadi aku? tidakkah kau liat bukti yang nyata, ketika dia mampu mengatakan bisa membuat yang serupa dengan Al-Quran, tapi secara hasil yang saya dapatkan, menunjukan KEJUJURAN seorang ADADEH, bahwa dia tidak memiliki kemampuan sebagaimana yang dia gembar2kan.


Jikapun memang anda menganggap Adadeh tidak mampu, anda pun seharusnya bisa bersikap lebih baik lagi dalam berdiskusi, justru itu akan menunjukkan kualitas diri anda yang lebih baik...dan bukan malah melakukan sebaliknya.

Salam,
Athan FFI
Athan
 
Posts: 1061
Joined: Mon Jul 03, 2006 10:40 am

Postby asbunawas » Mon Jul 09, 2007 3:59 pm

Athan wrote:
asbunawas wrote:
Kalau kau tidak menyakini, karena kau denganku memang bebeda keyakinan? Lalu apa yang mesti kita bicarakan, kalo hasilnya tetap akan berbeda


Saya rasa anda salah paham dengan apa yang dimaksudkan oleh Val, yang dimaksudkan di sini bukan mengenai masalah IMAN, karena jelas antara iman Valkyrie dan anda berbeda. Yang disampaikan oleh Val, adalah masalah pernyataan anda ini:

Kau baca tulisan yang ku Bold itu : Tapi diskusi Adadeh jauh lebih jujur daripada diskusimu., hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun, mau bikin ASUMSI jungkir balik, sambil Bunggee Jumping juga ya engga masalah buat dia mah, sebab dia adalah TUHAN bagi DIRINYA sendiri, yang tidak terikat oleh HUKUM dan ATURAN dari LUAR..,


Yang ingin saya tanyakan kepada anda dan juga yang ingin disampaikan oelh Valkyrie adalah:

Apakah menurut Asbun karena seseorang TIDAK TERIKAT IMAN APAPUN maka seseorang bisa lebih JUJUR DAN BISA LEBIH BEBAS?

Karena menurut Valkyrie dan juga saya, dengan beriman maka kita juga bisa bersikap jujur dan bebas menyampaikan kebenaran dan tidak perlu terkekang karenanya :) Itulah yang disampaikan oleh Val, bahwa ia TIDAK SETUJU dengan pendapat anda tersebut (tidak menyakini tulisan anda adalah benar dalam hal di atas) Anda bisa melihat tulisannya berikut:

Aku tidak meyakini pernyataanmu ini.....Aneh sekali kamu mengira bahwa orang yang tidak terikat Iman justru lebih jujur, ini sama saja kamu mengatakan beriman pada suatu agama akan membawa manusia kepada ketidakjujuran.


Jd jika saya boleh tau apa maksud anda menuliskan hal ini:

hahahahahaha, ya iya lah lebih jujur dan bisa lebih Bebas, sebab dia sendiri tidak terikat dengan Keimanan apapun


Karena jelas pada saat seseorang beriman, maka ia akan lebih dituntut untuk menyampaikan suatu Kebenaran dan tidak bisa sembarangan menyampaikan sesuatu, kecuali jika anda mengamini bahwa dengan beriman islam, maka seseorang malah terkekang untuk mengatakan SUATU KEBENARAN SECARA JUJUR DAN BEBAS :)

Kau jadi aku? tidakkah kau liat bukti yang nyata, ketika dia mampu mengatakan bisa membuat yang serupa dengan Al-Quran, tapi secara hasil yang saya dapatkan, menunjukan KEJUJURAN seorang ADADEH, bahwa dia tidak memiliki kemampuan sebagaimana yang dia gembar2kan.


Jikapun memang anda menganggap Adadeh tidak mampu, anda pun seharusnya bisa bersikap lebih baik lagi dalam berdiskusi, justru itu akan menunjukkan kualitas diri anda yang lebih baik...dan bukan malah melakukan sebaliknya.

Salam,
Athan FFI


Kata JUJUR dan BEBAS pun!, ternyata anda dan Valkirie punya pandangan yang sama, Salut.

Padahal saya sudah menerangakan bahwa KEJUJURAN adadeh adalah KEJUJURAN yang sama temukan bahwa hasil (ayat2) yang dia ciptakan menunjukan KEJUJURANNYA BAHWA DIA TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN.
Saya singgung sekali lagi, sanggupkah dia menerangkan SURGA yang saya tanyakan padahal dia sendiri menyebut2kan dalam ayatnya?

ITU Yang saya maksud JUJUR pada diri ADADEH? anda masih salah mengasumsikan atas kalimat tsb, silahkan itu hak anda.

Yang kedua mengenai BEBAS, adalah ADADEH bisa berbuat dan berucap semau dia dikarenakan tidak adanya hukum yang melarang atau memerintahkan dia karena dia berada diluar dari HUKUM itu sendiri. Kalo Istilah menurut dia jadilah "TUHAN" bagi diri sendiri, agar bisa menentukan benar atau tidaknya suatau kebenaran menurut kapasitas diri sendiri.
Sebagai COntoh : SURGA itu tadi. Menurut dia surga is a bullshit karena hanya bisa diketahui oleh orang yang mati. dia mengatakan surrga tidak ada, dengan tanpa beban apakah ucapan tsb seseutu yang dilarang atau tidak, dikarenakan dia sendiri tidak terikat pada sebuah HUKUM, tapi ketika anda mengatakan bahwa Tuhan Bapa sebenarnya tidak ada di surga/Bulshit berada di SUrga, maka konsekwensinya anda telah melepaskan IMAN anda sendiri. tapi bagi adadeh nothing to loose!

Itulah Artinya BEBAS.

Faham kan beh? silahkan anda berasumsi sendiri kalau masih belum faham. dan itulah keterangan final saya. biar tidak berbelit2 lagi tentang pengertian JUJUR dan BEBAS.

Thanks.
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby coup_d_etat » Mon Jul 09, 2007 4:26 pm

Hari itu tantangin orang ahzab2 an, sekarang nantanngin orang buat ayat, Aku rasa logis kok kalo Adadeh ga bikin ayat, uda ada banyak bertaburan pengajaran yang lebih masuk alkal dari Al Quran, dasar aneh
User avatar
coup_d_etat
 
Posts: 539
Joined: Sun Jun 17, 2007 10:21 am

Qu

Postby Adadeh » Tue Jul 10, 2007 4:07 am

asbunawas wrote:Permintaanku utk melengkapi ayat2 yang masih bolong2 tsb tidak sedikitpun kau tanggapi karena KETIDAK SANGGUPAN DAN KELEMAHAN kau sendiri,

Itu kan permintaanmu sendiri yang berbeda dengan tantangan Allah di
"Katakanlah: Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain". (QS Al Israa' (17)
Mana ada perintah harus lengkap dan tidak bolong2? Haaah? MANA? Kriteria yang diajukan Allah hanyalah: SERUPA dengan Al-Qur'an, itu pun tantangan yang dikeluarkan Allah/Mamad sewaktu di Mekah dan saat itu ayat2 Medinah belum ke luar dari mulut busuk Mamad. Jadi saat itu pun Al-Qur'an masih bolong2. Gituuu....

Padahal saya sudah menerangakan bahwa KEJUJURAN adadeh adalah KEJUJURAN yang sama temukan bahwa hasil (ayat2) yang dia ciptakan menunjukan KEJUJURANNYA BAHWA DIA TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN.

Aku memang jujur tidak memiliki kebodohan sehebat Muslim dalam mengikuti nabi palsunya. Ayat2 gue jelas melarang pemerkosaan, penjajahan, perbudakan, dan pembunuhan atas kafir. Ayat2 Muhammad/Allah jelas2 menghalalkan pemerkosaan, penjajahan, perbudakan, dan pembunuhan atas kafir. Sok siah, kalau lo merasa jujur dan mampu, silakan jawab ini:
1. APAKAH MEMPERKOSA KAFIR HALAL DALAM ISLAM?
2. APAKAH MEMPERBUDAK KAFIR HALAL DALAM ISLAM?
3. APAKAH MENJAJAH KAFIR HALAL DALAM ISLAM?
4. APAKAH MEMANCUNG KAFIR YANG SUDAH TAK BERDAYA HALAL DALAM ISLAM?
5. APAKAH MEMBUNUH SANAK KELUARGA KANDUNG YANG KAFIR HALAL DALAM ISLAM?


Pasti kau tidak bisa menjawab sedikitpun, dan pasti bilang OOT, dll, sebab kau dalam hati tahu bahwa semua 4 pertanyaan di atas itu jawabannya sangat bertentangan dengan nurani dan nalarmu. Tapi kau membunuh nurani dan nalarmu demi membenarkan iman Islam-mu yang buta.

Saya singgung sekali lagi, sanggupkah dia menerangkan SURGA yang saya tanyakan padahal dia sendiri menyebut2kan dalam ayatnya?

Hanya yang sudah mati saja yang tahu surga itu persisnya seperti apa. Yang masih hidup hanya bisa menduga-duganya saja. Kagak ada surga dalam Al-Qur'an, yang ada hanyalah khayalan sex pervert si Mamad aja. Hanya Muslim dungu saja yang percaya khayalan Mamad bahwa surga itu bagaikan pasar pelacuran di bumi.

Yang kedua mengenai BEBAS, adalah ADADEH bisa berbuat dan berucap semau dia dikarenakan tidak adanya hukum yang melarang atau memerintahkan dia karena dia berada diluar dari HUKUM itu sendiri.

Kau ternyata gemar sekali memfitnah, sama persis seperti nabi palsumu. Hukum Golden Rule anutan gue udah jelas: perlakukan orang lain seperti kau sendiri ingin diperlakukan.
Karena kau tidak mau diperkosa/dipancung/dijajah/ditindas, maka janganlah kau memperkosa/memancung/menjajah/menindas orang lain.
Karena aku ingin disayangi, dikasihi, dicintai, disenangi orang lain, maka aku pun harus terlebih dahulu menyayangi, mengasihi, mencintai, menyenangi orang lain.

Apa salahnya hukum2 moral manusiawi Golden Rule seperti itu? Hukum2 moral ini diakui dan ditaati orang2 normal yang berakhlak dan bernurani. Orang2 normal ini bebas menyayangi, mencintai, mengasihi sesama dan mengekang diri untuk tidak menyakiti dan menindas sesama.
Hukum Golden Rule adalah dasar hak2 azasi manusia yang diakui PBB dan Indonesia sendiri pun mengakuinya sebagai anggota resmi PBB. Pancasila jelas dibuat berdasarkan Hukum Golden Rule karena menjunjung tinggi persamaan hak, keadilan, kemakmuran bersama tanpa membeda-bedakan kelompok manusia manapun. Tapi Muhammad/Allah memutar balik semuanya ini sehingga akhirnya ya seperti keempat pertanyaanku di atas.

Muslim bebas menjajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas perkosa kafir karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas jajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas pancung kafir yang sudah tidak berdaya lagi, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas membunuh sanak saudara kandung sendiri yang kafir, karena Muhammad sendiri telah melakukan hal itu.


Nah, itulah Artinya BEBAS dalam Islam. Faham kan beh? silahkan anda berasumsi sendiri kalau masih belum faham. dan itulah keterangan final saya. biar tidak berbelit2 lagi tentang pengertian JUJUR dan BEBAS.

Sama seperti kebanyakan Muslim FFI, yang kau urus hanyalah surga, syurga, neraka, ibadah, siapa tuhan, dll, tapi INTI DASAR AJARAN AGAMA ISLAM YANG BERTENTANGAN DENGAN NURANI DAN NALARMU itu sendiri tidak kau hiraukan. Bagi Muslim, yang penting tauhid dan tauhid melulu, tapi halalnya penindasan terhadap sesama umat manusia yang kafir tidak penting sama sekali.

FFI ada karena masalah MORAL ajaran Muhammad yang membuat Muslim jadi anti dan penindas kafir. Itulah pokok persoalannya di sini. Jika Muhammad mengajarkan Muslim untuk mengasihi kafir, memperlakukan kafir seperti memperlakukan diri sendiri, maka FFI tidak akan pernah ada. Segala hal2 maya seperti surga atau neraka, dalam Qur'an hanyalah khayalan Muhammad belaka agar Muslim mau nurut perintahnya bagaikan kerbau dicocok hidung. Kau takut murtad gara2 ancaman nerakanya Muhammad yang begitu hebat ngibulnya. Tanpa ada ancaman neraka dalam Qur'an tsb., Muslim sedunia udah rame2 murtad. Makanya ancaman2 neraka itu diulang-ulang terus-an dalam Qur'an, agar Muslim selalu hidup dalam ketakutan. Bener2 lo udah jadi korban kibulan terbesar di dunia.

Silakan jawab dengan jujur keempat pertanyaanku di atas jika kau merasa mampu dan jujur, sehingga kita akan lihat perbandingan kebenaran akhlak moral kitab adadeh vs. Al'Qur'an karangan si Mamad. Tanpa ada jawaban jujur darimu, mendingan thread ini ditutup aja.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby asbunawas » Tue Jul 10, 2007 11:25 am

Adadeh wrote:

Itu kan permintaanmu sendiri yang berbeda dengan tantangan Allah di
"Katakanlah: Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain". (QS Al Israa' (17)
Mana ada perintah harus lengkap dan tidak bolong2? Haaah? MANA? Kriteria yang diajukan Allah hanyalah: SERUPA dengan Al-Qur'an, itu pun tantangan yang dikeluarkan Allah/Mamad sewaktu di Mekah dan saat itu ayat2 Medinah belum ke luar dari mulut busuk Mamad. Jadi saat itu pun Al-Qur'an masih bolong2. Gituuu....


O gitu, Jadi dengan kau bikin AYAT BOLONG-BOLONG kayak gitu sudah kau anggap SERUPA dengan Al-Quran? …

OK, aku hargai kalo itu pengetahuan dan tingkat kecerdasanmu yang paling tinggi.


Adadeh wrote:
Aku memang jujur tidak memiliki kebodohan sehebat Muslim dalam mengikuti nabi palsunya. Ayat2 gue jelas melarang pemerkosaan, penjajahan, perbudakan, dan pembunuhan atas kafir. Ayat2 Muhammad/Allah jelas2 menghalalkan pemerkosaan, penjajahan, perbudakan, dan pembunuhan atas kafir. Sok siah, kalau lo merasa jujur dan mampu, silakan jawab ini:

1. APAKAH MEMPERKOSA KAFIR HALAL DALAM ISLAM?
2. APAKAH MEMPERBUDAK KAFIR HALAL DALAM ISLAM?
3. APAKAH MENJAJAH KAFIR HALAL DALAM ISLAM?
4. APAKAH MEMANCUNG KAFIR YANG SUDAH TAK BERDAYA HALAL DALAM ISLAM?
5. APAKAH MEMBUNUH SANAK KELUARGA KANDUNG YANG KAFIR HALAL DALAM ISLAM?

Pasti kau tidak bisa menjawab sedikitpun, dan pasti bilang OOT, dll, sebab kau dalam hati tahu bahwa semua 4 pertanyaan di atas itu jawabannya sangat bertentangan dengan nurani dan nalarmu. Tapi kau membunuh nurani dan nalarmu demi membenarkan iman Islam-mu yang buta.


Pertanyaan kayak gitu aja koq dianggap sulit sih…

OK Kita bahas lagi, dari awal2 kan gue udah nanya ame ente, bahwa pondasi yang paling mendasar dalam sebuah AGAMA adalah IMAN, tapi ente kagak ngasih jawaban sedikitpun tas pertanyaan itu, itu anrtinya NALAR dan NURANI ente tidak punya kesanggupan untuk menjawab hal itu. Iya engga?.

AL-QURAN adalah salah satu KITAB yang ane IMANI, karena Qur;an merupakan PONDASI IMAN bagi ISLAM. Dan ketika ente mengajukan 5 pertanyaan tsb yang ente berharap bisa memurtadkan ane, ane akan jawab secara simple saja. Allah sendiri didalam Al-Quran mengatakan :

Ali Imran:159 : "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."

So menurut IMAN ANE, kelima pertanyaan ente tsb bertolak belakang dengan SIFAT2 KERASULAN NABI yang diterangkan oleh ALLAH sendiri didalam AL-QURAN.

Bahkan Allah sendiri memuji secara langsung atas sifat yang ada pada RASUL:

68.4. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

Jadi hanya satu kata untuk menjawab pertanyaan enter diatas tsb yaitu: GUGUR!, Setelah pertanyaan2 tsb sama sekali bertolak belakang dengan pujian Allah terhadap RASUL sendiri.

Adadeh wrote:
Quote:
Saya singgung sekali lagi, sanggupkah dia menerangkan SURGA yang saya tanyakan padahal dia sendiri menyebut2kan dalam ayatnya?

Hanya yang sudah mati saja yang tahu surga itu persisnya seperti apa. Yang masih hidup hanya bisa menduga-duganya saja. Kagak ada surga dalam Al-Qur'an, yang ada hanyalah khayalan sex pervert si Mamad aja. Hanya Muslim dungu saja yang percaya khayalan Mamad bahwa surga itu bagaikan pasar pelacuran di bumi.


Hahahaha, kekonyolan kau koq engga hilang2 juga sih?, koq malah semakin menjadi2, kau bilang yang tahu SURGA hanya orang2 yang sudah mati, tapi kau sendiri menyebut2 surga dalam ayat2 mu sendiri. Apakah kau sendiri sudah pernah Mati sehingga kau jadi bisa kenal dengan Surga ? :lol:
:lol:
Ini ayat2 kau buat dan kau sendiri menyebut2 tentang Surga,yang cara penulisannyapun berbeda2 : :P

Adadeh – Dwitunggal (Muhammad dan Allahnya) 3 :
"Segala hukum Allah dan sesiapa yang tidak taat kepada Allah yang tak lain merangkap RasulNya sendiri, tidak akan dimasukkan oleh Allah ke dalam Syurga karena Allah tidak berkuasa apapun atas Surga. "


Adadeh wrote:
Kagak ada surga dalam Al-Qur'an, yang ada hanyalah khayalan sex pervert si Mamad aja. Hanya Muslim dungu saja yang percaya khayalan Mamad bahwa surga itu bagaikan pasar pelacuran di bumi.


Kau ngakunya TIDAK PERCAYA Surga, tapi kau sendiri selalu sewot dengan Surganya ISLAM dan kau selalu ASUMSIKAN Surganya ISLAM itu semau kau sendiri, Ah bagaimana kau ini ?

Jadilah orang yang konsisten, kalau kau tidak percaya surga, seharusnya kau juga tidak usah ikut2an apalagi SOK TAHU tentang SURGA ISLAM yang kau sendiri ikut berasumsi. Kau kan belum pernah mati, mana tahu kau akan SURGA?! Hehehe

Makanya berkali-kali aku bilang, Kalau kau tidak Tahu Duren, jangan kau suka berbicara tentang Duren, karena itu merupakan sifat dari manusia yang SOK TAHU !.

Adadeh wrote:
Quote:
Yang kedua mengenai BEBAS, adalah ADADEH bisa berbuat dan berucap semau dia dikarenakan tidak adanya hukum yang melarang atau memerintahkan dia karena dia berada diluar dari HUKUM itu sendiri.

Kau ternyata gemar sekali memfitnah, sama persis seperti nabi palsumu. Hukum Golden Rule anutan gue udah jelas: perlakukan orang lain seperti kau sendiri ingin diperlakukan.
Karena kau tidak mau diperkosa/dipancung/dijajah/ditindas, maka janganlah kau memperkosa/memancung/menjajah/menindas orang lain.
Karena aku ingin disayangi, dikasihi, dicintai, disenangi orang lain, maka aku pun harus terlebih dahulu menyayangi, mengasihi, mencintai, menyenangi orang lain.


Apa salahnya hukum2 moral manusiawi Golden Rule seperti itu? Hukum2 moral ini diakui dan ditaati orang2 normal yang berakhlak dan bernurani. Orang2 normal ini bebas menyayangi, mencintai, mengasihi sesama dan mengekang diri untuk tidak menyakiti dan menindas sesama.
Hukum Golden Rule adalah dasar hak2 azasi manusia yang diakui PBB dan Indonesia sendiri pun mengakuinya sebagai anggota resmi PBB. Pancasila jelas dibuat berdasarkan Hukum Golden Rule karena menjunjung tinggi persamaan hak, keadilan, kemakmuran bersama tanpa membeda-bedakan kelompok manusia manapun. Tapi Muhammad/Allah memutar balik semuanya ini sehingga akhirnya ya seperti keempat pertanyaanku di atas.




Kan gue udah bilang ama ente, TIDAK SEMUA MANUSIA PUNYA HATI EMAS, makanya diperlukan HUKUM YANG TEGAS.

Apalagi HUKUM yang elo teriak2an itu cuman sebatas ATURAN2 BUATAN MANUSIA, ane YAKIN SEMUA MANUSIA akan merasa HUKUM TSB tidak lebih TINGGI dari MANUSIA itu sendiri, karena yang membuatnya adalah MANUSIA JUGA.

ELO KAGAK LIAT APE ATURAN PEMERINTAHAN AMERIKA dan GEREJA lagi kelabakan dengan TUNTUTAN PENGESYAHAN PERNIKAHAN KAUM GAY DAN KAUM LESBIAN, itukah yang kau maksud bagian dari HUKUM EMAS juga kerena mengedepankan HAK ASASI MANUSIA?

Jadi selama tidak menyakiti dan menghina orang lain maka kawin antar sesama jenis diperbolehkan dalam GOLDEN RULE dalam IMAN ente, Begitu?

Sorri OOT nih dikit nih pak Mod, cuman untuk menunjukan contoh kasus aja.



Adadeh wrote:


Muslim bebas menjajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas perkosa kafir karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas jajah kafir, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas pancung kafir yang sudah tidak berdaya lagi, karena Muhammad sendiri pun telah melakukan hal itu.
Muslim bebas membunuh sanak saudara kandung sendiri yang kafir, karena Muhammad sendiri telah melakukan hal itu.


Sudah dijawab diatas dengan sangat sederhana.

Adadeh wrote:
Nah, itulah Artinya BEBAS dalam Islam. Faham kan beh? silahkan anda berasumsi sendiri kalau masih belum faham. dan itulah keterangan final saya. biar tidak berbelit2 lagi tentang pengertian JUJUR dan BEBAS.


Hehehehe, inilah uniknya kalo FORUM SARA, yang namanya ngobrol itu memang harus pandai2 memainkan kata-kata atau memutar2 kata2 hasil orang lain juga, agar kita bisa mendapatkan tanggapan bahwa kita bisa berbuat yang sama..xixixixixi, lucu ya cuman muter2 kata2 doang.

Adadeh wrote:
Sama seperti kebanyakan Muslim FFI, yang kau urus hanyalah surga, syurga, neraka, ibadah, siapa tuhan, dll, tapi INTI DASAR AJARAN AGAMA ISLAM YANG BERTENTANGAN DENGAN NURANI DAN NALARMU itu sendiri tidak kau hiraukan. Bagi Muslim, yang penting tauhid dan tauhid melulu, tapi halalnya penindasan terhadap sesama umat manusia yang kafir tidak penting sama sekali.


Sama seperti kebanyakan Kafir FFI, yang diurus dan dikedepankan adalah ASUMSI tentang PERANGI KAFIR, PERKOSA KAFIR, JAJAH KAFIR, PANCUNG KAFIR, tapi INTI DASAR AJARAN AGAMA ISLAM YANG BERSENTUHAN DENGAN NURANI DAN NALAR SERTA KEIMANAN DAN UKHUWAH itu sendiri tidak kau hiraukan.

Bagi kafir, yang penting Allah SWT Adalah Setan , Allah SWT adalah Muhammad, sehingga tujuan FFI memang cuman satu, yaitu Agar Muslim meninggalkan ISLAM….

(Gampang kan kalo cuman muter2 kalimat doang mah.. :lol: )


Adadeh wrote:
FFI ada karena masalah MORAL ajaran Muhammad yang membuat Muslim jadi anti dan penindas kafir. Itulah pokok persoalannya di sini. Jika Muhammad mengajarkan Muslim untuk mengasihi kafir, memperlakukan kafir seperti memperlakukan diri sendiri, maka FFI tidak akan pernah ada.

Segala hal2 maya seperti surga atau neraka, dalam Qur'an hanyalah khayalan Muhammad belaka agar Muslim mau nurut perintahnya bagaikan kerbau dicocok hidung. Kau takut murtad gara2 ancaman nerakanya Muhammad yang begitu hebat ngibulnya. Tanpa ada ancaman neraka dalam Qur'an tsb., Muslim sedunia udah rame2 murtad. Makanya ancaman2 neraka itu diulang-ulang terus-an dalam Qur'an, agar Muslim selalu hidup dalam ketakutan. Bener2 lo udah jadi korban kibulan terbesar di dunia.



Kalo SURGA dan NERAKA itu memang ada? Lalu siapa nanti sebenarnya yang kena KIBUL?

Apa yang akan kau lakukan ketika KENYATAANNYA kau MEMANG dihadapkan pada kedua tempat tsb yang selama ini kau tidak percayai keberadaannya?


Silakan jawab dengan jujur pertanyaanku di atas ini jika kau merasa mampu dan jujur.


Adadeh wrote:
Silakan jawab dengan jujur keempat pertanyaanku di atas jika kau merasa mampu dan jujur, sehingga kita akan lihat perbandingan kebenaran akhlak moral kitab adadeh vs. Al'Qur'an karangan si Mamad. Tanpa ada jawaban jujur darimu, mendingan thread ini ditutup aja.


Sudah kujawab semuanya, dan itulah kejujurannku yang tidak menjadikan AGAMA sebagai beban yang harus selalu dipikirkan secara “BERAT-BERAT”.

Ngomong2, kau ternyata punya tabiat menjadi pengemis juga ya? Mengemis2 agar Topik ini ditutup? So What ? …, takut jadi bulan-bulanan karena selalu menjadi “sumber kemaluan” yang dipermalukan di topik ini ya ?...wakakaka…, kau ternyata punya rasa malu juga toh.


Ditutup atau tidak, bagiku bukan masalah besar, karena aku maklum kalao menjadi TAMU di "Negara KAFIR" harus tunduk terhadap aturan yang kafir buat juga.

Thanks
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



Who is online

Users browsing this forum: No registered users