.

Daftar orang2 yg dibunuh atas perintah Muhamad

Informasi tentang masa pra-Islam dan perkembangan Jihad di seluruh dunia

Daftar orang2 yg dibunuh atas perintah Muhamad

Postby ali5196 » Wed Oct 04, 2006 3:39 pm

Muhamad's Dead Poets Society
(di forum Artikel Terjemahan)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1773

HUKUMAN MATI BAGI PENCACI MAKI NABI(Dari buku islam di indo)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=9831
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Dec 13, 2006 4:54 am

with thanks to Rebeca:

DAFTAR KORBAN PEMBUNUHAN MUHAMAD :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=8391

BERIKUT ini sedikit dari sekian BANYAK KORBAN PEMBUNUHAN muhammad, THE KILLER.

1. Ka`b bin al-Ashraf
2. Al-Nadr bin al-Harith
3. `Uqba bin Abi Mu`ayt
4. Sallam Ibn Abu'l-Huqayq (Abu Rafi)
5. `Abdullah bin Ubai bin Salul al-`Aufi
6. Umaiya bin Khalaf Abi Safwan
7. `Amr b. Jihash
8. An anonymous man
9. Ibn Sunayna
10. Abd Allah Ibn Sa`d Ibn Abi Sarh
11. Abu `Afak
12. `Asma' Bint Marwan

13. The Meccan Ten:

Ikrimah Ibn Abi Jahl
Habbar Ibn al-Aswad
Miqyas Ibn Sababah al-Laythi
Abd Allah Ibn Sa`d Ibn Abi Sarh
Al-Huwayrith Ibn Nuqaydh
Abd Abbah Ibn Hilal Ibn Khatal al-Adrami
Hind Bint Utbah
Sarah the mawlat of `Amr Ibn Hashim
Fartana
Qaribah

14. Banu Qurayza
15. Kinana b. al-Rabi` dan the people from Urayna.


KARENA begitu banyak KORBAN PEMBUNUHAN MUHAMMAD, maka SETIAP ITEM akan dibahas secara BERTAHAP, dan bagi netter dipersilahkan untuk menambahkan INFORMASI tentang para korban dan berikut dengan CERITA dan HADIST.


1. PEMBUNUHAN KA`B AL-ASHRAF

BUKHARI, VOLUME 5, #369


Narrated Jabir Abdullah:
Allah's messenger said "Who is willing to kill Ka`b bin al-Ashraf who has hurt Allah and His apostle?" Thereupon Maslama got up saying, "O Allah's messenger! Would you like that I kill him?" The prophet said, "Yes". Maslama said, "Then allow me to say a (false) thing (i.e. to deceive Ka`b). The prophet said, "You may say it."

Maslama went to Ka`b and said, "That man (i.e. Muhammad) demands Sadaqa (i.e. Zakat) [taxes] from us, and he has troubled us, and I have come to borrow something from you." On that, Ka`b said, "By Allah, you will get tired of him!" Maslama said, "Now as we have followed him, we do not want to leave him unless and until we see how his end is going to be. Now we want you to lend us a camel load or two of food." Ka`b said, "Yes, but you should mortgage something to me." Maslama and his companion said, "What do you want?" Ka`b replied, "Mortgage your women to me." They said, "How can we mortgage our women to you and you are the most handsome of the Arabs?" Ka`b said, "Then mortgage your sons to me." They said, "How can we mortgage our sons to you? Later they would be abused by the people's saying that so and so has been mortgaged for a camel load of food. That would cause us great disgrace, but we will mortgage our arms to you."

Maslama and his companion promised Ka`b that Maslama would return to him. He came to Ka`b at night along with Ka`b's foster brother, Abu Na'ila. Ka`b invited them to come into his fort and then he went down to them. His wife asked him, "Where are you going at this time?" Ka`b replied, None but Maslama and my (foster) brother Abu Na'ila have come." His wife said, "I hear a voice as if blood is dropping from him." Ka`b said, "They are none by my brother Maslama and my foster brother Abu Na'ila. A generous man should respond to a call at night even if invited to be killed."

Maslama went with two men. So Maslama went in together with two men, and said to them, "When Ka`b comes, I will touch his hair and smell it, and when you see that I have got hold of his head, strike him. I will let you smell his head."

Ka`b bin al-Ashraf came down to them wrapped in his clothes, and diffusing perfume. Maslama said, "I have never smelt a better scent than this." Ka`b replied, "I have got the best Arab women who know how to use the high class of perfume." Maslama requested Ka`b "Will you allow me to smell your head?" Ka`b said "yes." Maslama smelt it and made his companions smell it as well. Then he requested Ka`b again, "Will you let me (smell your head)?" Ka`b said "Yes". When Maslama got a strong hold of him, he said (to his companions) "Get at him!" So they killed him and went to the prophet and informed him."


2. PEMBUNUHAN Al-Nadr bin al-Harith

The Encyclopaedia of Islam, New Edition, Vol. VII, 1993, p. 872, are a good concise introduction:

AL-NADR B. AL-HARITH b. `Alkama b. Kalada b. `Abd Manaf b. `Abd al-Dar b. Kusayy, a rich Kurayshite who, in the pre-Islamic period, carried on trade with al-Hira and Persia, from where he is said to have brought back books (?) and to have brought back also one or more singing slave girls (kayna [q.v.]).
He represented `Abd al-Dar in the group of the mut`imun, i.e. the Meccans who were charged with supplying food for pilgrims, and he occupied a fairly eminent position in the town. He was a strenuous opponent of the Prophet, scoffing at him and not failing to speak up and evoke the glories of the kings of Persia when Muhammad recalled the miserable fate of past nations. In particular, he accused Muhammad of retailing tales of the ancients (asatir al-awwalin [q.v. in Suppl.]), and two Kur'anic verses containing precisely this expression (VIII, 31; LXXXIII, 13) are stated to have been specifically connected with him. The Kur'an is likewise said to have alluded to this personage, amongst other enemies of the Prophet in various passages, notably VI, 8-9, XLV, 6-7/7-8. He fought at Badr [q.v.] in the pagan ranks and was captured. Muhammad then killed him personally and `Ali cut off his head with a blow of his sword, but the fact is disputed since a hadith says that the damned who will suffer the cruellest punishment on Judgement Day are those who have killed a prophet or whom a prophet has killed. The most accredited version is that `Ali b. Abi Talib executed him in cold blood after having secured him in bonds (sabran) in a place called al-Safra'; ...

3. PEMBUNUHAN `Uqba bin Abi Mu`ayt
SETELAH kemenangan MUSLIM pada PERANG BADR, KETIKA Pasukan MUSLIMS dalam perjalanan mereka PULANG ke MEDINA, BERIKUT ini dilaporkan oleh Ibn Hisham dalam "Sirat Rasul Allah" ...

When the apostle ordered him to be killed `Uqba said, "But who will look after my children?" "Hell", he said, and `Asim b. Thabit b. Abu'l-Aqlah al-Ansari killed him according to what Abu `Ubayda b. Muhammad b. `Ammar b. Yasir told me. [page 308]


BERSAMBUNG...........
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Feb 05, 2007 2:16 am

Keterangan lengkapnya bisa dilihat di :
Hadis Daftar Korban yg MATI atas perintah Muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 681#129681
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Feb 05, 2007 2:17 am

http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=1142

Daftar orang2 yang dibunuh atas perintah Muhamad

Ini daftar orang2 yg diperintahkan Muhamad agar dibunuh karena mereka mengungkapkan ketidaksenangan mereka terhdpnya & 'melukai' nabi penuh kedamaian dan toleransi itu:

(dari : Muhammad Messenger of Allah; Ash-Shifa oleh Qadi 'Iyad ibn Musa al-Yahsubi

Bagian Empat
Penghukuman terhdp mereka yg merasa Nabi tidak sempurna atau mengutuknya

Seksi Dua
Bukti akan perlunya membunuh siapapun yg mengutuk Nabi atau yg melihat kesalahan dalam dirinya )

http://65.39.144.73/ISLAM/misc/alshifa/pt4ch1sec2.htm
Quote:
.....

Dlm tradisi, al-Husayn ibn 'Ali dikatakan oleh ayahnya bahwa Rasulullah
mengatakan sehubungan dgn hal ini, "Siapapun yg mengutuk seorang nabi, BUNUH IA. Siapapun yg membunuh Sahabat saya, PUKUL ia."[7]

Dlm hadis sahih, Nabi memerintahkan agar Ka'b ibn al-Ashraf dibunuh. Ia bertanya, "Siapa yg bisa mengurusi Ka'b ibn al-Ashraf? Ia melukai Allah dan RasulNya." Ia mengirimkan seseorang utk membunuhnya tanpa mengundangnya terlebih dahulu utk masuk Islam, berbeda dgn penyembah berhala lainnya. Alasannya adalah karena ia mengakibatkan celaka terhdp Nabi. Ini menunjukkan bahwa Nabi telah membunuhnya karena sesuatu yg lain daripada penyembahan berhala.
Ini karena ia mengakibatkan luka. Abu Rafi,' yg sering melukai Rasulullah dan menentangnya, juga dibunuh.

Juga, pada Hari Perebutan (the Day of Conquest), Nabi memerintahkan pembunuhan Ibn Khatal dan kedua budak perempuannya yg sering menyanyikan kutukannya bagi sang Nabi.

Dlm hadis lain ttg seorang lelaki yg sering mengutuk Nabi, Nabi mengatakan, “Siapa yg akan menyelamatkan saya dari musuh saya ?" Khalid mengatakan, "Saya yg akan melakukannya," dan Nabi mengirimnya dan ia membunuhnya.

Juga, Nabi memerintahkan bahwa sekelompok kafir yg sering melukai dan mengutuknya, spt an-Nadr ibn al-Harith dan 'Uqba ibn Abi Mu'ayt, dibunuh. Ia menjanjikan bahwa sekelompok dari mereka akan dibunuh sebelum dan sesudah Hari Perebutan. Mereka semuanya dibunuh kecuali mereka yg segera menjadi Muslim sebelum mereka dikuasai. Al-Bazzar mendapatkan dari Ibn 'Abbas bahwa 'Uqba ibn Abi Mu'ayt berseru, "Wahai orang Quraysh, mengapa hanya saya diantara kamu yang akan dibunuh tanpa perang ?" Nabi mengatakan, "Karena kau tidak percaya dan karena kau menyebarkan kebohongan ttg Rasulullah."

'Abdu'r-Razzaq mengatakan bahwa seseorang mengutuk Nabi, dan mengakibatkan Nabi berkata, "Siapa yg akan menyelamatkan saya dari musuh saya ?" Az-Zubayr mengatakan, "Saya akan melakukannya." Ia mengirimkan az-Zubayr dan ia membunuhnya.

Juga dilaporkan bahwa seorang wanita mengutuk Nabi dan ia mengatakan, "Siapa yg akan menyelamatkan saya dari musuh saya ?" Khalid ibn al-Walid pergi dan membunuh wanita itu.

Dilaporkan bahwa seorang lelaki menyebarkan kebohongan ttg nabi dan nabi mengirimkan 'Ali dan az-Zubayr utk membunuhnya.

Ibn Qani' mengatakan bahwa seorang lelaki dating kpd Nabi dan mengatakan, "Rasulullah, saya mendengar ayah saya mengatakan sesuatu yg jelek ttg anda, jadi SAYA MEMBUNUHNYA," dan hal itu TIDAK membuat sedih Nabi.

Al-Mujahir ibn Abi Umayya, Amir Yemen, melaporkan kpd Abu Bakr bahwa seorang wanita pada saat Ridda [8] menyanyikan kutukan terhdp Nabi, jadi IA MEMOTONG TANGANNYA DAN MENCABUT GIGI DEPANNYA. Ketika Abu Bakr mendengarnya, ia mengatakan kepadanya, "Jika kau tidak melakukan apa yg sudah kau lakukan, saya akan memerintahkan kau utk membunuh wanita itu karena hadd terhdp Nabi tidak spt hadd terhdp orang lain."

Ibn 'Abbas mengatakan bahwa seorang wanita dari Khatma [9] membuat syair2 ttg Nabi dan Nabi mengatakan, "Siapa yg akan mengurus wanita ini utk saya ?" Seorang lelaki dari suku wanita itu mengatakan, "Saya akan melakukannya, Rasulullah." Lelaki itu berangkat dan membunuh wanita itu. Ia mengatakan kpd Nabi yg mengatakan, "Bahkan dua kambing-pun tidak akan saling menubrukkan kepala mereka karena wanita itu."[10] (Arti peribahasa : kambingpun tidak akan ambil pusing dgn kematian wanita itu)

Ibn 'Abbas mengatakan bahwa seorang lelaki buta memiliki seorang umm walad yg sering mengutuk Nabi. Orang buta itu menghardik dan menahan wanita itu, tetapi wanita itu tidak berhasil ditahan. Malam itu ia mulai menyerang dan mengutuk Nabi, shg orang buta itu MEMBUNUH wanita itu. Ia mengatakan kpd Nabi dan ia mengatakan bahwa ia telah menumpahkan darah wanita itu tanpa kena hukuman.[11]

......

... Siapapun yg mengutuk atau menjelekkan Nabi menunjukkan tanda penyakit dalam jiwanya dan bukti akan kepercayaannya ...

.....

Ttg buku ini : Ash-Shifa oleh Qadi 'Iyad ibn Musa al-Yahsubi
http://islamicbookstore.com/b3759.html

Quote:
Kitab Ash-shifa bi ta'rif huquq al-Mustafa, (Penyembuhan lewat Pengakuan Hak2 Orang yg Terpilih), milik Qadi 'Iyad (w. 544H / 1149M) mungkin adalah buku yg paling sering digunakan dan dikomentari ttg kehidupan nabi, kwalitasnya dan mukjizat2nya secara mendetil.

Lazim dikenal dgn judul pendeknya, Ash-Shifa, buku ini sangat dikagumi diseluruh dunia Muslim sampai mencapai status keramat. Dikatakan : "Jika Ash-Shifa ditemukan disebuah rumah, rumah itu tidak akan mengalami penderitaan ... kalau orang sakit membacanya atau buku itu dibacakan kepadanya, Allah s.w.t. akan memulihkan kesehatannya."
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Feb 05, 2007 2:18 am

http://www.answering-islam.org/Muhammad ... index.html

Salah satu hal yg paling penting yg menunjukkan karakter orang adalah cara mereka menangani musuh2 mereka. Tidak sulit bagi kami utk bermanis2 dan menyembunyikan sifat kami sebenarnya, kala keadaan tenang dan terkontrol. TAPI begitu kami menghadapi tantangan dan pertanyaan bertubi2, disaat itulah sifat manusia sebenarnya mencuat kepermukaan.

Berikut adalah daftar nama yg dibunuh atas perintah Muhammad. Ini akan mempermudah anda utk menilai macam manusia apa sebenarnya Muhamad.

Dari situs ISLAM :
http://www.islamic-paths.org/Home/Engli ... ter_25.htm

Chapter 25:
Pengusiran Yahudi dari Medinah

Orang Mekah sedang bersiap2 memerangi Muslim dlm perang yg lebih besar. Musuh2 Islam di Medinah menjelek2kan Muslim lewat penyair2 mereka. Sajak satir Arab ini lebih parah daripada luka pedang atau luka tombak. Salah satu penyair adalah Ka’b bin Al Ashraf, yg pergi ke Mekah dan tinggal disana selama 4 bulan dan setelah memanas2i oragn Mekah utk melawan nabi (saw) kembali ke Madinah. Pada saat kepulangannya ia sering mengutip2 syair2 anti Muhamad di tempat2 umum di Medinah. Ia juga mengajak orang2 utk mengutip syair2 itu bersama2 dgnnya dgn suara keras.

Seorang wanita, Asma Bint Marwan, juga berada diantara penyair2 tsb, Syairnya sangat anti Muslim, nabi (saw), Qur’an, Jibril dan Allah. Syair2 itu sangat menjengkelkan Muslim. Nabi adalah seorang yg sangat amat toleran dan tidak melakukan tindakan terhdpnya. Namun pengikut2nya sangat tidak suka dan suatu hari seorang Muslim buta
(Umain bin Awf)
memasuki rumah Asma Bint Marwan dan MENIKAMNYA SAMPAI MATI. (Situs Islam ini lupa menyebutkan bahwa Asma seorang ibu beranak 5 dan saat ia ditikam, ia sedang di tempat tidur, tertidur sambil menyusui bayinya yg terbaring disisinya.)

Hari berikutnya, rakyat kaget bahwa orang buta spt Umair bin Awf mampu membunuh Asma. Tapi ternyata ia adalah SALAH SEORANG KELUARGANYA, DAN TAHU BENAR SELUK BELUK RUMAHNYA. Ia juga mengenal kebiasaan Asma dan tempat ia tidur.

Sang pembunuh mengatakan kpd nabi bahwa ia membunuh Asma dan katanya mengetahui ttg pembunuhan Asma, 'SAYA TIDAK SEDIKITPUN MALU atas tindakan saya itu.' (PERHATIKAN ! MUSLIM TIDAK MALU MEMBUNUH WANITA YG SEDANG TERTIDUR ... inipun diakui situs Islam ini. Perhatikan bahwa situs ini 'lupa' menyebutkan bahwa si nabi MEMUJI sang pembunuh. )

Nabi (saw) sedih dan ia benci pertumpahan darah ini. (MANA BUKTINYA ??? IA JELAS2 MEMUJA SANG PEMBUNUH !! Lihat posting Rebeca diatas !!). Tapi nabi juga sedih bahwa elemen2 anti-Islam menguji kesabaran
Muslim. Nabi (saw) tidak bisa menghalangi pembunuhan Asma (baca : tapi nabi juga TIDAK MENINDAK SANG PEMBUNUH !!) : karena menurut pakta Medinah, setiap suku memiliki otonomi utk mengatasi masalah internal mereka. Kalau sebuah pembunuhan dilakukan dlm
sebuah suku, ini tidak boleh dicampuri (baca : LOH ! Katanya nabi !! Kok nggak bisa menegur orang agar jangan saling membunuh ... apalagi membunuh wanita tidak bersenjata ???).

Ka’b bin Ashraf dibunuh oleh seorang Muslim bernama Abu Naila dan keduanya berasal dari suku yg sama. Penyair lainnya, Abu A’fk juga dibunuh oleh seorang Muslim (Salim bin Umair) dari sukunya sendiri.

Namun terlepas dari pembunuhan ini, penghinaan terhdp nabi lewat satir2 terus berjalan. Kali ini oleh kaum Yahudi.

Nabi (saw) menasehatkan Yahudi agar tidak mengejek dan memperingatkan mereka akan keterikatakan mereka pada Pakta Medinah, yg mewajibkan mereka agar tidak menjadi sekutu dgn musuh2 Muslim. Nabi (saw) mengadakan pertemuan dgn kepala suku "Zargar" utk memperbaiki hubungan antara Muslim dan Yahudi.

Mereka terdiri dari tiga suku yg masing melakukan pekerjaan tersendiri : pertanian, pengukiran emas dan mencat kulit binatang. Mereka masing2 adalah : Banu Qareedah, Banu Nazir and Banu Qaneqah. (Banu Qareedah ???? Menurut hadis : mereka terdiir dari Bani Qainuga, Bani Nadir dan bani Quraysh)

Banu Qareedah (atau menurut hadis : bani Qainuqa),a tau para pengukir emas adalah yg paling berkuasa dan paling kaya. Mereka membentuk pasukan utk menghancurkan Muslim. Nabi (saw) memperingatkannya akan Pakta bersama mereka. Ia mengatakan, pihak Muslim tidak melanggar perjanjian namun Yahudi melanggar perjanjian ("Methaq-e-Madinah") dgn melanjutkan syair2 sindiran terhdp Muslim. (BACA : pakta itu TIDAK melarang orang bikin puisi sindiran !!)

Toleransi Muslim dianggap sbg kelemahan (pengecut).

Nabi (saw) mengatakan, "Kami tidak ingin melawan Yahudi. Kami tahu kalian menyusun pasukan. Kalau kalian tidak ingin berada dipihak kami, paling tidak kalian harus bersikap netral. " Dan pihak Yahudi menjawab, itu tergantung dari kelakuan Muslim.

Pada saat itu terjadilah sebuah inside. Seorang gadis Muslim sedang melewati pasar Yahudi. Mereka kemudian mencoba 'merebut kehormatan'nya. Seorang lelaki menarik ujung bajunya dan mengikatnya disebuah tiang. Ketika ia mencoba melarikan diri, ujung bajunya sobek dan sebagian tubuhnya kelihatan.

Seorang Muslim melihat insiden ini dan ia kalap. Ia memukul sang Yahudi. Yahudi membalas dgn menabokinya dan membunuhnya. Muslim menuntut uang diyah dari suku Qaneqah tapi mereka menolak. Penolakan itu berarti pernyataan perang. Yahudi, kira2 700 tentara, mengambil posisi dlm benteng mereka. Mereka tidak takut pada Muslim karena mereka menanti kedatangan pasukan yg dipimpin Abu Sufyan.

Pihak Muslim mengelilingi areal tukang emas itu selama dua minggu. Namun setelah dua minggu, Yahudi menerima kabar bahwa pasukan ABu Sufyan belum juga berangkat ke Medinah utk membantu mereka. Oleh karena itu mereka menyerah kpd nabi. Nabi (saw) memberi mereka pengampunan, ia tidak mengambil apapun kecuali senjata mereka dan membiarkan mereka memilih : masuk Islam atau tinggalkan Medinah utk selama2nya. (baca : mereka DIANCAM utk masuk Islam atau tinggalkan Medinah. Kalau tidak : mereka akan DIBUNUH !!)

Nabi (saw) mengijinkan mereka utk mengambil apapun yg mereka ingingkan. Yahudi mengangkut semuanya, bahkan jendela dan pintu2 rumah2 mereka. Saat meninggalkan Medinah mereka dibagi atas dua kelompok, kelompok yg menuju keselatan utk bergabung dgn pasukan Kafir utk menghancurkan Muslim. Yg lainnya menuju kota2 Yahudi di
semenanjung Arab.
---------------------demikian versi Muslim-------------------

Utk versi bebas Taqqiya, silahkan baca :
Pengusiran Yahudi dari Medinah oleh MUHAMAD, 4 artikel

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2720
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Feb 05, 2007 2:19 am

Dari situs Islam :

http://www.islamonline.net/fatwaapplica ... aID=114235

Mengenai pertanyaanmu ttg hukuman yg dijatuhkan nabi kpd para Hirabah (highway robbery/garong penyerang karavan) adalah karena mereka membunuh seorang penggembala onta, mencuri onta2nya. Nabi sbg pembalasan MENUSUK MATA MEREKA DGN BESI PANAS, membuat mereka buta (baca : tangan dan kaki mereka dipotong dan mereka dibiarkan di gurun pasir, tanpa air minum, agar digoreng pelan2 sampai kering oleh matahari). Apa yg dilakukan nabi tidak ada hubungannya dgn membunuh musuhnya secara pelan2. Ini adalah cara utk melindungi masyarakatnya dari penjahat2 macam itu. (baca : paling tidak Muslim mengakui bahwa si Nabi menjatuhkan hukuman penusukan mata dgn besi panas. Demikian bentuk rasa perikemanusiaan nabi saw.)

Muslim dan da'iyah ternama, Sheikh `Abdel Khaliq Hasan Ash-Shareef, menulis:

“Ini hadis lengkapnya:

Narrated Anas ibn Malik: A group of people from the `Ukl (or `Uraina) tribe—but I think he said that they were from `Ukl—came to Madinah and (they became ill, so) the Prophet ordered them to go to the herd of (milch) camels and told them to go out and drink the camels’ urine and milk (as a medicine). So they went and drank it, and when they became healthy, they killed the camel herder and drove away the camels. This news reached the Prophet early in the morning, so he sent (some) men in their pursuit and they were captured and brought to the Prophet before midday. He ordered their hands and legs to be cut off and their eyes to be branded with heated iron pieces and they were thrown at Al-Harra, and when they asked for water to drink, they were not given water.

(Abu Qilaba said, “Those were the people who committed theft and murder and reverted to disbelief after being believers (Muslims), and fought against Allah and His Apostle”). (Reported by Al-Bukhari) (BACA : TERNYATA MEREKA TIDAK HANYA DIHUKUM KARENA MENCURI/membunuh, TETAPI KARENA MURTAD !!!!)

Hirabah berarti membunuh orang, merebut uang mereka, memperkosa wanita mereka oleh kelompok bersenjata. Hukuman bagi hirabah ditulis dlm Qur’an. Allah mengatakan:

[5.33] Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,

Dan mengenai menusuk mata mereka dgn besi panas, nabi (saw) melakukan ini karena para Hirabah juga menusuk mata sang penggembala dgn besi panas (O YAH ??? MANA HADISNYA !!! kOK NGGAK DISEBUT ??? Terus, kenapa kaki dan tangan para Hirabah dipotong ? Si penggembala nggak dipotong tuh, kaki dan tangannya, oleh para Hirabah !!!)

Imam Ibn Hajar menyatakan beda pendapat antara para pakar dan ia mengatakan, “Pembunuhan adalah dalam rangka pembalasan. Spt dikatakan dlm [2.194] Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum kisas. Oleh sebab itu barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu.”

Jadi, cerita ini digunakan sbg bukti bahwa IJIN UTK MENYIKSA DLM ISLAM hanya dilakukan nabi (saw) utk menerapkan hukuman terhpd Hirabah dan ia tidak melakukannya atas dasar pembalasan pribadi."
(baca : si penulis lupa menyebutkan pembunuhan2 lain yg diperintahkah Muhamad yg lebih bersifat sbg pembalasan pribadi !)

Aneh juga bahwa kalau Muslim yg merampok/menjarah/memperkosa, mereka TIDAK DIKENAKAN HUKUMAN spt yg dikenakan TERHDP HIRABAH INI !!! :evil: :evil: :evil:

:twisted: :twisted:
Last edited by ali5196 on Mon Jun 23, 2008 4:42 pm, edited 2 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Moderator 3 » Sun Feb 11, 2007 8:27 pm

Sumbangan curious :
MUHAMMAD DAN KEMATIAN KINANA
by Silas

Muhammad menyerang dengan agresif beberapa kelompok orang di sekelilingnya. Salah satu kelompok ini adalah orang Yahudi dari Khaibar. Muhammad percaya Tuhan yang membawanya menyerang Khaibar. Setelah Khaibar ditaklukkan, orang Yahudi diperbudakkan, dibunuh atau dibiarkan hidup di sana asalkan mereka memberi para Muslim separuh dari apa yang mereka hasilkan. Salah satu tindakan Muhammad yang paling keji adalah terhadap seorang tawanan bernama Kinana. Kinana adalah salah seorang pemimpin di Khaibar. Muhammad ingin dia mengungkapkan di mana harta yang terkubur disembunyikan. Kinana menolak. Muhammad lalu menyiksanya hingga hampir mati, lalu memerintahkan pemenggalan kepalanya.

...


Pada halaman 515 dari “The Life of Muhammad”, yang merupakan terjemahan dari buku Ibn Ishaq “Sirat Rasul Allah” (Kehidupan Rasul Allah), kejadian penaklukan Khaibar ini diperinci. Kejadian ini terjadi sekitar 3 tahun sebelum kematian Muhmaad akibat keracunan. Khaibar adalah tempat hidup Yahudi yang besar, sekitar 95 mile di utara Medina. Orang Yahudi di sana umumnya petani. Khaibar terkenal akan kurma-kurmanya yang terbaik di daerah itu. Orang Yahudi di sana kaya-kaya karena mereka bekerja keras dan berhasil karenanya.

Sebelum penaklukan Muhammad akan Khaibar, dia baru saja dihentikan orang Mekka dalam usahanya naik haji ke Mekka. Di luar Mekka, dia juga telah menandatangani perjanjian yang memperalukannya dihadapan orang Mekka – perjanjian yang tidak disukai beberapa pengikut utamanya. Untuk menenangkan mereka, Muhammad lalu mengakui telah menerima “wahyu” bahwa Tuhan akan memberi mereka harta milik orang Yahudi di Khaibar. Enam minggu kemudian, dia pun menyerang Khaibar dengan tujuan untuk menaklukannya dan merampoknya.

Biographi tertua tentang Muhammad disebut “Sirat Rasulallah” – Kehidupan Nabi Allah. Buku ini ditulis oleh Ibn Ishaq, seorang cendekiawaan Islam yang taat, yang kemudia direvisi oleh Ibn Hisham. Buku ini ditulis sebelum adanya usaha pengumpulan Hadist besar-besaran, dan dianggap sebagai biographi Muhammad yang paling otentik. Terjemahannya dalam bahasa Inggris oleh A. Guillaume dikenal dengan “The Life of Muhammad.”

Halaman 515 :

"Kinana al-Rabi, yang dipercayai untuk menangani harta kekayaan (bendahara) Banu Nadir, dibawa menghadap nabi yang menanyai dia tentang hal itu. Dia membantah tahu di mana harta itu. Seorang Yahudi datang (menurut Tabari “dibawa menghadap) kepada nabi dan berkata bahwa dia telah melihat Kinana pergi ke satu reruntuhan pagi-pagi setiap hari. Ketika nabi bertanya pada Kinana, “Tahukah kamu jika kami menemukannya kamu akan aku bunuh?” dia menjawab, “Ya.” Nabi lalu memerintahkan agar reruntuhan itu digali dan beberapa dari harta kekayaan ditemukan. Ketika dia (nabi) menanyakannya (Kinana) tentang harta lainnya, dia menolak mengungkapkannya, maka nabi memberi perintah kepada al-Zubayr Al-Awwam, "Siksa dia hingga kamu dapat apa yang dia punya." Lalu dia menyalakan api dengan batu keras dan baja di dadanya hingga dia hampir mati. Lalu nabi menyerahkannya kepada Muhammad b. Maslama dan dia penggal kepalanya, sebagai balas dendam bagi saudara lelakinya Mahmud.”


Menurut saya, perintah Muhammad untuk menyiksa Kinana untuk mendapatkan “harta tertimbun” adalah sama seperti yang dilakukan para penjahat untuk mendapatkan uang dan harta milik orang. Saya bayangkan anggota gang mafia memukul orang atau meyiksa mereka supaya mereka berbicara. “Bicaralah! Katakan dimana uangnya! Atau akan kami bikin tambah sakit!”

Di sini, Muhammad memerintahkan supaya seorang lelaki disiksa untuk “Bicara!” Akhirnya, setelah dia hampir mati, Muhammad memerintahkan agar kepalanya ditebas.

QUESTIONS

1) Renungkan kata-kata Muhammad, “Siksa dia hingga kau dapatkan apa yang dia punya.” Ini adalah tindakan nabi Islam ketika dia punya kekuasaan dengan pedang. Manusia macam apakah nabi Islam ini? Bagaimana perasaan anad jika anda menonton laporan berita dan mendengar ini terjadi di kampung anda?

2) Muslim mengeluh tentang apa yang dilakukan orang Serbia terhadap Muslim di Bosnia, dan saya setuju dengan Muslim-muslim itu. Tetapi siapa saja yang mempelajari kelakuan Muhammad ini akan melihat bahwa Muhammad melakukan hal yang sama kejinya kepada orang-orang. Jika di zaman sekarang Muslim merasa mereka berhak mengeluh tentang kelakuan orang Serbia di Bosnia, tidakkah mereka merasa bahwa tindakan Muhammad juga mesti dikecam?

3) Berapa rampokan akan cukup? Muhammad telah mendapatkan harta kekayaan Khaibar. Tidak diragukan lagi dia telah mendapat banyak kekayaan. Mestikah dia lakukan lagi apa yang telah dilakukannya terhadap Kinana?

4) Dengan contoh teladan yang diberikan Muhammad dalam perampokan, perbudakan, penyiksaan dan pembunuhan ini, apakah mengherankan jika hal-hal serupa sekarang terjadi di dunia Muslim? Kita semua tahu apa yang terjadi di Algeria, Afghanistan, Pakistan, Mesir, Mali dan Mauritania. Keganasan-keganasan itu tidak dilakukan oleh kelompok narkoba, atau mafia, atau bahkan kelompok revolusi politk, tetapi oleh Muslim yang taat. Muslim-muslim ini ingin menegakkan Islam mereka, seperti yang dilakukan Muhammad. Karena itu mereka percaya mereka berhak melakukan apa yang telah dilakukan Muhammad. Ingatlah, Muslim diwajibkan mengikuti cara hidup Muhammad atau apa yang disebut “Sunnah”. Jika Muhammad diperbolehkan melakukan penyiksaan dan pembunuhan terhadap manusia, hanya untuk mendapat uang, maka Muslim zaman sekarang pun boleh melakukan hal yang sama. Inikah yang Muslim inginkan sebagai landasan pembangunan masyarakat?

5) Muslim yang memilih mengikuti Muhammad, memilih untuk menghalalkan dan mendukung perbuatan jahatnya. Mengapa menaruh keabadian, surga atau neraka, di tangan seorang seperti Muhammad? Inikah orang yang anda rela menaruhkan keabadian?

CONCLUSION


Tindakan Muhammad di sini adalah tindakan berdosa. Dipacu oleh ketamakan dan kebencian. Tindakan-tindakan ini bukanlah tindakan seroang nabi Tuhan yang sejati, melainkan kelakukan seorang yang berkeras melakukan apa yang dia mau dan memuaskan nafsunya sendiri.

Ketamakan Muhammad mendorongnya melakukan hal-hal jahat; menyiksa, kemudian membunuh seorang manusia, hanya untuk memperoleh uang.
Moderator 3
 
Posts: 572
Images: 1
Joined: Tue Sep 13, 2005 8:53 pm

Postby alhamdulilah_saya_kafirun » Wed Apr 30, 2008 11:07 pm

gile juga si 'don mamad' yg satu ini.
kelakuan nabi yg bejat gini masi diikutin semilyar orang??? :shock:

muslimin n muslimah, plis dong aaach...
jangan gara2 dalam islam ada yang ngajarin kebaikan dikit, tapi lu semua telen tuh ajaran2nya mentah2.
misalnya gw kasih 1 tong aer jernih dari pegunungan bogor n uda dimasak, eh trus gw masukin segelas comberan.

kalo gw suruh minum, lu bakal mau minum ga?

si bang mamad ini persis al capone, bedanya dia setengah onta :lol:
pilih junjungan juga pake otak slim, bukan pake iman buta :wink:
User avatar
alhamdulilah_saya_kafirun
 
Posts: 162
Joined: Tue Apr 22, 2008 9:56 pm
Location: Markas kafirun

Postby ali5196 » Mon Jun 23, 2008 4:55 pm

Saat cendekiawan Mekah berdebat dgn Muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 479#353479

(1) Maret 624: Al-Nadr bin al-Harith

Sebelum Muhamad hijrah, ia sering mengundang rakyat Mekah dlm sebuah pertemuan dan membujuk mereka agar berpaling pada Allah, sambil melantunkan Surat2 Quran, memperingati mereka akan hukumanNya terhdp olokan terhdp nabi2Nya. Orang Mekah bernama Al-Nadr bin al-Harith kemudian bercerita ttg pahlawan dan raja2 Persia dgn mengatakan, “Muhamad tidak dapat bercerita sebaik saya dan cerita2nya hanyalah legenda2 tua yg ia contek, spt yg saya sendiri juga sering lakukan.”

Kadang2 al-Nadr memotong kalimat2 Muhamad sampai satu ketika sang nabi membungkamnya.

Celaka bagi Nadr, ia bergabung dgn tentara Mekah guna melindungi karavan dagang yg telah diserang Muhamad pada Perampokan Badr pd th 624M. Sekitar 320 Muslim dihadapkan pada 1.000 orang Mekah. Nadr kemudian ditangkap dan sekembalinya Muhamad dari Medinah, Ali, saudara sepupu dan menantu Muhamad, atas perintah Muhamad, memenggalnya, ketimbang meminta uang sandera. Ia adalah salah seorang dari 2 tawanan yg dieksekusi dan tidak diberi kesempatan agar ditukar dgn uang sandera—hanya karena ia mengolok-olok Muhamad dan menulis sajak yg mengritiknya.

--------------------------

(2) Abul Hakam itu nama asli dari Abu Jahl (nama ejekan yang diberikan Muhammad pada paman kandungnya sendiri).

Dia mati dipancung Jihadis di Perampokan Badr. Ibn Ishaq, hal. 304

Muadh b. Amr dan dua anak muda Medina yakni Auf b. Afra dan Muwawwidh b. Afra, yang merupakan anak2 laki Afra, pergi mencari Abu Jahl untuk membunuhnya. Muadh menemukan Abu Jahl di dalam semak2 dan lalu menyerangnya. Dia memukul jatuh Abu Jahl ke tanah dan memotong kakinya sampai putus. Anak laki Abu Jahl yang bernama Ikrima membabat salah satu lengan Muadh sampai bergelantungan hanya pada kulitnya saja. Muadh lalu menggunakan kakinya untuk menarik putus lengan itu dan melanjutkan pertempuran sampai rasa sakit yang luar biasa membuatnya berhenti berkelahi.

Saat itu Muwawwidh b. Afra dan saudaranya Auf b. Afra tiba di tempat dan mereka membunuh Abu Jahl yang sudah terluka berat. Setelah membunuh Abu Jahl, mereka kembali untuk memerangi orang Quraish sampai akhirnya mereka sendiri mati terbunuh.[37]

Ketika kabar tentang Abu Jahl yang sekarat hampir mati terdengar oleh Muhammad, dia menyuruh budaknya yang bernama Abd Allah b. Masud untuk mencari mayat Abu Jahl. Abd Allah b. Masud pergi dan menemukan Abu Jahl yang sekarat, tersengal-sengal, siap menghembuskan nafas terakhir. Abu Jahl masih bernafas ketika Abd Allah b. Masud berlari menyerbu dan memenggal kepalanya dan membawa kepala itu kepada majikannya. Dengan penuh rasa suka cita Muhammad berkata,”Kepala musuh Allah.”

Abd Allah lalu melemparkan kepala Abu Jahl yang penuh darah ke kaki majikannya. Muhammad berkata, ”Ini lebih berharga bagiku daripada unta2 terbaik di seluruh Arabia.”
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Jun 23, 2008 4:58 pm

Pengikut Muhamad membunuh & nabi berlagak PILON !
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=26102

- Umm Qurfa , wanita sangat tua yg tubuhnya diikat kpd kuda sampai dirobek
- Mirba yang Buta Dibelah Kepalanya
Last edited by ali5196 on Mon Jun 23, 2008 4:59 pm, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Jun 23, 2008 4:59 pm

Amr bin Umayyah: tukang jagalnya Muhammad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=25827
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Jun 26, 2008 5:37 pm

with thanks to ADADEH:

Lidah Penyanyi Dicabut Paksa
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... sc&start=0

Pada saat Muhammad menaklukkan Mekah di bulan January, 630M, dia memerintahkan beberapa penyanyi wanita dibunuh. Ibn Sa’d menulis bahwa kedua budak penyanyi wanita milik Abd Allah ibn Khatal (atau Abd al-Uzza b. Khatal) dibunuh. Abd Allah ibn Khatal berlindung di balik selimut Ka’bah, tapi jihadis Said b. Hurayth al-Makhzumi dan Abu Barzah merobek perutnya [Ibn Sa’d, vol.ii, hal.174]

Selain itu, ada dua penyanyi lain yang juga dijatuhi hukuman mati. Mereka adalah budak penyanyi milik al-Maqis. Kedua penyanyi ini beranama Fartana dan Sara. Fartana berhasil dibunuh, sedangkan Sara sempat melarikan diri dan nantinya memeluk Islam sehingga nyawanya diampuni.

Sunaan Abu Dawud: Book 14, Number 2678:
Dikisahkan oleh Sa'id ibn Yarbu' al-Makhzumi:
Sang Nabi berkata: di hari penaklukkan Mekah, ada 4 orang yang tidak akan ku-ampuni di tempat suci maupun non suci. Dia lalu menyebutkan nama orang2 itu. Dua gadis adalah para penyanyi al-Maqis; yang seorang dibunuh dan yang seorang lagi melarikan diri dan lalu memeluk Islam.


Kesalahan para wanita penyanyi yang malang ini hanyalah karena dulu mereka sering menyanyikan lagu2 yang mengejek Muhammad dan aliran sesat ciptaannya yakni Islam. Hal ini seharusnya tidak jadi masalah besar, karena ternyata Muhammad sendiri sering mengejek agama asli kakek moyang dan masyarakatnya sendiri di Mekah.

Sekarang yang ingin diketahui adalah bagaimana cara pembunuhan yang dilakukan Muhammad dan para sahabatnya terhadap para penyanyi di jaman itu? Ingatlah bahwa Muhammad sangat membenci musik dan melarang Muslim bermain musik.

Dari buku Nawal el Saadawi yang berjudul The Hidden Face of Eve (1980) ditemukan jawabannya:
Image

Sara adalah budak penyanyi yang terkenal yang sering menyanyikan lagu2 sindiran terhadap kaum Muslim. Dia adalah satu dari antara orang2 yang diperintahkan Muhammad untuk dibunuh ketika dia menaklukkan Mekah. Di daerah El Nagir, diketahui bahwa beberapa wanita bersuka cita saat sang Nabi meninggal dan Abu Bakr, sang Kalifah pertama, memerintahkan pemotongan kaki2 dan tangan2 para wanita tersebut. Maka wanita manapun yang berani mengeluarkan suara protes atau menentang dapat dijatuhi hukuman kejam. Tangan2 mereka dapat dipotong, atau gigi2 mereka dicabut, atau lidah mereka ditarik dari mulut mereka. Hukuman tarik lidah terutama dikenakan pada penyanyi2 wanita. Dikatakan bahwa wanita2 ini dulu sering mewarnai tangan mereka dengan cat henna, tidak malu untuk menampakkan keindahan mereka yang menggoda, dan memukul tamburin dan drum dengan jari2 mereka sebagai perlawanan pada Allah SWT dan ejekan terhadap Allah SWT dan RasulNya. Karena itu perlu untuk memotong tangan2 dan mencabut lidah2 mereka.

Rupanya dulu di jaman sebelum Islam, banyak para penari dan penyanyi wanita berjoget menggoyangkan pantat mereka di sekeliling berhala atau patung dewa mereka. Muhammad rupanya tidak suka akan hal ini. Makanya jangan heran jika Bang Haji Oma Irama yang sok jadi nabi Islam sangat benci melihat Inul menggoyangkan pantatnya dengan hot. Tapi kalau Bang Haji sendiri yang menggoyangkan pantat, maka tentu itu tidak menjadi masalah baginya.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm


Return to Resource Centre Serba-serbi Jihad



Who is online

Users browsing this forum: No registered users