.

BUKTI KUAT QUR'AN KARANGAN MUHAMMAD

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Postby taksanggup » Tue Nov 14, 2006 7:34 am

Alhamdulillah, aku disebut muslim, padahal kata 'Muslim' mengadung makna 'yang berserah diri', sedangkan yang dinikmati pribadi belum 100% berserah diri, bahkan mungkin baru nol koma sekian %.

di forum ini kayaknya banyak yg belum mengenal apa kandungan dari kata 'Muslim'.
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby taksanggup » Tue Nov 14, 2006 7:52 am

Nih ada tulisan mengenai satu ayat dalam alqur'an bermakna banyak hal, juga mengenai "MUHAMMAD"
lebakjero wrote:Dalam Kitab AlQur'an yang terdiri dari 6666 ayat. Jika anda mempelajari lebih teliti 1 huruf saja dalam AlQur'an perkaranya sangat banyak. apalagi 1 ayat lebih banyak pula perkaranya. tidak hanya makna secara harfiah, namun banyak perkara akan terlingkupi oleh 1 ayat.
contoh dalam AlQur'an terdapat kata "Al-Basir" yang perkaranya adalah "Penglihatan", jika dijabarkan maka yang disertai melihat tidak saya saja, namun anda juga, dan semua yang dibisakan melihat oleh penglihatan, hewan pun disertai dengan penglihatan. tidak hanya mahluk yang ada di indonesia, yang ada di amerika pun yang dibisakan melihat pasti disertai dengan penglihatan, tidak hanya di indonesia dan di amerika tapi semua di bumi ini yang dibisakan melihat pasti disertai oleh penglihatan.
penglihatan milik siapakah itu??
yang jelas dari lahir sampai sekarang semua manusia yang dibisakan melihat hanya tinggal menikmati penglihatan tersebut tanpa harus memesan, memprogram, merencanakan, dan bersusah payah untuk menikmati penglihatan. Dalam AlQur'an hanya tertulis "Al-Basir" (dalam huruf arab tidak lebih dari 5 huruf, Alif-Lam-Ba-Sin-Ro, dan tidak lebih dari 7 huruf jika di konvert ke tulisan latin), namun perkaranya jika dituliskan lagi akan lebih dari 100 juta kata. Apakah tidak ada penjelasan seperti demikian dalam Kitab Injil?
Dalam AlQur'an dijelaskan untuk tidak membeda2kan antara kitab Allah dengan kitab Allah. Kitab Allah merupakan kumpulan dari ilmu pengetahuan milik Allah SWT. AlQur'an Merupakan Tulisan sedangkan perkaranya terjadi pada setiap pribadi manusia.

Dalam 2 Kalimah Syahadat terkandung makna:
"Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah"
"Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah"

Dari 2 kalimah syahadat itu tidak secara harfiah kita terima karena kita harus mengenal lebih dahulu Siapa kah "Aku"? apa yang harus disaksi? Tiada Tuhan selain Allah Apa maksudnya?? Muhammad yang mana yang merupakan utusan Allah itu??

Aku adalah yang mengucapkan dan melakukan perbuatan,
yang disaksi adalah apa yang akan dilakukan "aku", apakah perbuatan baik atau buruk?
Tiada Tuhan selain Allah maksudnya tiadak ada Tuhan yang wajib kita beribadah kepada Nya hanya Allah dengan cara menurut pada undang-undang Nya yaitu AlQur'an.

Muhammad yang merupakan utusan Allah adalah yang menyertai setiap pribadi manusia yang selalu mengajak pada kebaikan, sedangan utusan yang selalu mengajak pada kejelekan/keburukan adalah atas nama Syetan. Atas nama Muhammad yang utusan berbeda dengan seseorang yang bernama Ahmad yang digelari "Nabi Muhammad" 14 Abad yang lalu, Namun karena Seseorang yang bernama Ahmad tersebut selalu menurut atas ajakan kebaikan dari utusan atas nama Muhammad tersebut, karena kehendak Allah pula Ia digelari "Nabi Muhammad" dan "Rosulullah", bukan digelari oleh sebuah organisasi atau apapun itu. Ia digelari oleh Kehendak milik Allah.
Jadi Semua Orang dimuka bumi ini dari zaman Nabi Adam AS sampai sekarang Kemuhammadan juga Kesetanan, tinggal pribadi dari setiap orang tersebutlah yang akan memilih, apa ia akan setuju dengan ajakan atas nama Muhammad atau ajakan atas nama setan? sudahkah kita mendengar dan mengikuti ajakan-ajakan baik dari atas nama Muhammad yang menyertai diri?? dan menolak ajakan-ajakan buruk dari atas nama syetan yang juga menyertai diri pula?
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby Borland » Tue Nov 14, 2006 9:55 am

taksanggup wrote:Alhamdulillah, aku disebut muslim, padahal kata 'Muslim' mengadung makna 'yang berserah diri', sedangkan yang dinikmati pribadi belum 100% berserah diri, bahkan mungkin baru nol koma sekian %.

di forum ini kayaknya banyak yg belum mengenal apa kandungan dari kata 'Muslim'.


Puji Syukur, Saya juga MUSLIM yg berserah penuh kepada Yesus karena dalam DIA-lah Saya mengenal Bapa di SORGA.....


Muslim belum tentu ISLAM.....

MUSLIM=Yang berserah penuh.....kepada siapapun kan? gak perlu sama ALLAH SWT? bisa saja kan Saya berserah penuh kepada Negara atau ibu....Saya Berserah penuh kepada Jesus, FIRMAN yg HIDUP, INJIL yg HIDUP.....ada Jaminan Kekal, Roti Hidup, Air Hidup, Gembala yang BAIK....
User avatar
Borland
 
Posts: 1533
Joined: Wed Nov 08, 2006 3:46 pm

Postby taksanggup » Tue Nov 14, 2006 12:37 pm

Muslim=mun ceuk urang sunda mah nu sumerahan (kalo kata orang sunda mah yang berserah diri) pada apa?? pada aturan-aturan milik Tuhan.
dari pelajaran yang diterima, yang terjuluk "Muslim" itu belum tentu penganut agama ISLAM.
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby rikinel » Tue Nov 14, 2006 9:40 pm

Waktu kedatangan Nabi Muhammad, Yahudi dan nasrani sama sekali tidak bisa menerima keadaan itu, Kenapa? Golongan israil adalah golongan paling terhormat waktu itu, Sejak Nabi Ismail meniggal tidak ada lagi kerasulan dari keturunan Beliau, hampir seluruh Kenabian berasal dari kaum Bani Israil termasuk Nabi Isa Sendiri, sekitar 650 tahun setelah Nabi Isa naik ke langit lahirnya Nabi Muhammad, yang sayangnya lahir dari keturunan Bani Ismail. itulah yang membuat Nasrani dan Yahudi berang setengah mati dan bertanya tanya mengapa Nabi Muhammad bukan dari Bani Israil malah Bani Ismail, maka dari itulah seluruh isi Injil dan Taurat terutama yang memuat cerita tentang kedatangan nabi terakhir yaitu Muhammad dihapus, seandainya Isa masih hidup maka akan dilaksanatlah orang Nasrani oleh Isa Almasih, kalau memang AlQuran bukan dari Allah mengapa Islam memuja Rasul lain seperti Isa, Musa dll. Kasihanilah orang Yahudi dan Nasrani yang memeluk agama nya sedangkan kitabnya telah dirubah oleh kaumnya sendiri.
rikinel
 
Posts: 39
Joined: Mon Nov 13, 2006 12:38 pm

Postby Phoenix » Tue Nov 14, 2006 11:27 pm

Yuk baca yuk...

Sejak Nabi Ismail meniggal tidak ada lagi kerasulan dari keturunan Beliau, hampir seluruh Kenabian berasal dari kaum Bani Israil termasuk Nabi Isa Sendiri


Kemudian:

lahirnya Nabi Muhammad, yang sayangnya lahir dari keturunan Bani Ismail



Nabi Muhammad bukan dari Bani Israil malah Bani Ismail, maka dari itulah seluruh isi Injil dan Taurat terutama yang memuat cerita tentang kedatangan nabi terakhir yaitu Muhammad dihapus, seandainya Isa masih hidup maka akan dilaksanatlah orang Nasrani oleh Isa Almasih, kalau memang AlQuran bukan dari Allah mengapa Islam memuja Rasul lain seperti Isa, Musa dll. Kasihanilah orang Yahudi dan Nasrani yang memeluk agama nya sedangkan kitabnya telah dirubah oleh kaumnya sendiri


Bukanya si momed itu nyatut nama nabi YAHUDI supaya die dibilang nabi betulan?

Sekarang, mana donk KITAB ASLINYA..jangan cuman kata quran begitu dan begini..KASIH BUKTI dgn ceritamu!

Dan BERIKAN BUKTI JUGA KALAU MOMED iTU KETURUNAN ISMAEL!!!

JANGAN LUPA, AWAL KAMU BILANG ISMAEL MATI TDK PUNYA KETURUNAN, LANTAS bAGAIMANA MOMED BISA JADI KETURUNAN ISMAEL???
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 3:08 am

taksanggup wrote:apa bener begitu ceritanya??? yakin bener.. lihat lagi bakarnya ya?? emang situ kenal ama yang ngebakarnya?

Rupanya kurang baca Hadis ya??
Hadis Sahih Bukhari, Volume 6, Buku 61, Nomer 510:
Dikisahkan oleh Anas bin Malik:
Hudhaifa bin Al-Yaman datang pada Uthman pada saat orang2 Sham dan Iraq sedang mengadakan perang untuk menaklukkan Arminya dan Adharbijan. Hudhaifa takut akan perbedaan pelafalan Qur’an yang dilakukan mereka (orang2 Sham dan Iraq), lalu dia berkata pada ‘Uthman, “O ketua orang yang beriman! Selamatkan negara ini sebelum mereka bertentangan tentang Buku ini (Qur’an) seperti yang dilakukan orang Yahudi dan Kristen sebelumnya.” Lalu ‘Uthman mengirim pesan pada Hafsa yang isinya, “Kirim pada kami naskah2 Qur’an sehingga kami bisa mengumpulkan bahan2 Qur’an dalam salinan yang sempuran dan mengembalikan naskah2 itu padamu.” Hafsa lalu mengirimkannya pada ‘Uthman. ‘Uthman lalu memerintahkan Zaid bin Thabit, 'Abdullah bin AzZubair, Said bin Al-As dan 'AbdurRahman bin Harith bin Hisham untuk menulis ulang naskah2 itu menjadi salinan yang sempurna. ‘Uthman berkata pda tiga orang Quraish, “Andaikata kau tidak setuju dengan Zaid bin Thabit tentang isi apapun dalam Qur’an, maka tulislah Qur’an dalam dialek Quraish, agar Qur’an dinyatakan dalam bahasa asli mereka.” Mereka melakukan itu, dan ketika mereka telah menulis banyak salinan, ‘Uthman mengembalikan naskah2 yang asli pada Hafsa. ‘Uthman mengirim satu salinan Qur’an ke setiap propinsi Muslim, dan memerintahkan semua tulisan2 Qur’an lain, baik yang ditulis di beberapa naskah atau seluruh buku, dibakar. Said bin Thabit menambahkan, “Satu ayat dari Surat Ahzab hilang dariku ketika kita menyalin Qur’an dan aku biasa mendengar Rasul Allah menceritakannya. Maka kami mencarinya dan menemukannya pada Khuzaima bin Thabit Al-Ansari. (Ayat ini berbunyi): ‘Diantara orang2 yang Beriman ada orang2 yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah.’ (33.23)


Muhammad yang mana yanng anda maksud?

Siapa lagi kalau bukan Muhammad nabi palsu pencipta Islam.

supaya dalam berpikir tidak hanya terpikir sisi 'baik' nya saja, ada pula 'sisi buruk' nya

Maaf ya.... hanya mereka yang menipu diri sendiri saja yang bisa melihat kebaikan dalam Islam.

bagaimana mungkin yang 'sudah banyak melakukan riset' tentang agama tauhid bisa melupakan mahluk milik Tuhan yang telah membantunya??

Tuhan yang mana nih yang kau maksud? Tuhan yang disebut Muhammad sebagai Allah dalam Qur'an hanyalah tuhan ciptaan Muhammad sendiri. Qur'an tidaklah lebih dari buku sampah karangan Muhammad belaka.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 3:11 am

rikinel wrote:Kasihanilah orang Yahudi dan Nasrani yang memeluk agama nya sedangkan kitabnya telah dirubah oleh kaumnya sendiri.

Setiap Muslim yang menyatakan hal di atas harus sanggup pula menjawab pertanyaan2ku di bawah:
Sejak kapan kaum Yahudi dan Nasrani mengubah kitab2nya sendiri? Apakah kitab2 Yahudi dan Nasrani masih belum diubah pada saat si Mamat nyerocos tentang ayat ini:
Q 10:94
"Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu".

atau yang ini:
Q 26:192-196
Kami membaca di dalam Al-Qur'an yang menyatakan sebagai berikut:
"Dan sesungguhnya wahyu ini benar-benar diturunkan oleh Allah, diturunkan oleh roh suci ke dalam hatimu agar kamu menjadi salah seorang dari antara orang-orang yang memberi peringatan dengan bahasa Arab yang jelas dan sesungguhnya ayat-ayat itu benar-benar dalam kitab-kitab orang yang terdahulu"


APAKAH SAAT MUHAMMAD MASIH HIDUP KITAB2 TAURAT DAN INJIL SUDAH DIRUBAH????
Kalau iya, kenapa dong Awloh menyuruh Muhammad untuk bertanya pada para Ahli Kitab????
Q 16:43
"Dan kami tidak mengutus sebelum kamu kecuali orang-orang lelaki yang kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui"
Al-Jallalain menguraikan bahwasanya, "Orang yang mempunyai pengetahuan" itu adalah ahli-ahli Taurat dan Injil. Kalau ada yang tidak mengerti sesuatu, mereka pasti akan mengetahuinya (Al-Jallalain hal. 357).
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby midgard » Wed Nov 15, 2006 3:13 am

rikinel wrote:Waktu kedatangan Nabi Muhammad, Yahudi dan nasrani sama sekali tidak bisa menerima keadaan itu, Kenapa? Golongan israil adalah golongan paling terhormat waktu itu, Sejak Nabi Ismail meniggal tidak ada lagi kerasulan dari keturunan Beliau, hampir seluruh Kenabian berasal dari kaum Bani Israil termasuk Nabi Isa Sendiri, sekitar 650 tahun setelah Nabi Isa naik ke langit lahirnya Nabi Muhammad, yang sayangnya lahir dari keturunan Bani Ismail. itulah yang membuat Nasrani dan Yahudi berang setengah mati dan bertanya tanya mengapa Nabi Muhammad bukan dari Bani Israil malah Bani Ismail, maka dari itulah seluruh isi Injil dan Taurat terutama yang memuat cerita tentang kedatangan nabi terakhir yaitu Muhammad dihapus, seandainya Isa masih hidup maka akan dilaksanatlah orang Nasrani oleh Isa Almasih, kalau memang AlQuran bukan dari Allah mengapa Islam memuja Rasul lain seperti Isa, Musa dll. Kasihanilah orang Yahudi dan Nasrani yang memeluk agama nya sedangkan kitabnya telah dirubah oleh kaumnya sendiri.

jawaban saya:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 2646#92646

mengulang2x posting, tidak akan membuat sesuatu menjadi benar!
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 5:21 am

KISAH ASHAABUL KAHFI

Dongeng rakyat tentang “Tujuh Orang Efesus yang Tertidur” (“Seven Sleepers of Ephesus”) dikenal sekitar akhir abad ke lima Masehi dan dengan cepat dongeng ini menyebar ke seluruh Asia Barat dan Eropa. Para ahli sejarah menduga bahwa dongeng ini pertama kali pertama kali ditulis oleh Yakub dari Sarug (dikenal pula dengan nama Jacob of Sarug). Yakub adalah pendeta dari Syria yang lahir di Kurtam, daerah Efrata, di akhir tahun 451 M dan meninggal dunia pada tanggal 29 November, 521 M. Kisahnya kemudian diterjemahkan dalam bahasa Latin oleh Gregory dari Tours (sekitar 540-590), dalam bukunya yang berjudul “De Gloria Maryrum”. Kisah ini dikenal luas oleh masyarakat Syria dan Muhammad sering berkunjung ke Syria untuk urusan dagang. Sudah jelas dia sering mendengar tentang dongeng ini dan lalu diakuinya sebagai firman illahi seperti yang tercantum di Qur’an 18:8-26.

Image

Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?
(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdo'a: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."
Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu,
Kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka tinggal (dalam gua itu).
Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.
Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran".
Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?
Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusan kamu.
Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu. Itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.
Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka.
Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)". Mereka menjawab: "Kita berada (disini) sehari atau setengah hari". Berkata (yang lain lagi): "Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun.
Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama lamanya".
Dan demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika orang-orang itu berselisih tentang urusan mereka, orang-orang itu berkata: "Dirikan sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka". Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: "Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya".
Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan: "(jumlah mereka) adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya", sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan: "(jumlah mereka) tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnya". Katakanlah: "Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka kecuali sedikit". Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorangpun di antara mereka.
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini". Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi).
Katakanlah: "Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain dari pada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan".


Menurut legenda Syria, beberapa pemuda Kristen menyelamatkan diri dan berlindung dalam sebuah gua di daerah pegunungan untuk menyelamatkan diri dari ancaman pembunuhan yang diperintahkan oleh Kaisar Decius (Romawi). Para pengejarnya menemukan tempat persembunyian mereka dan lalu menutup rapat lubang gua. Tapi secara ajaib, para pemuda itu selamat dan muncul kembali sekitar 200 tahun kemudian.

Image
Sept Dormants murés par Dèce (The Seven Sleepers Walled in By Decius). Cote : Français 185 , Fol. 234v. Vies de saints, France, Paris, XIVe siècle, Richard de Montbaston et collaborateurs

Keterangan lain bisa dibaca di Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Seven_Sleepers
Kisah Tujuh Orang dari Efesus yang Tertidur adalah legenda dari mithologi Kristen. Kisah ini juga muncul di Qur’an 18:9-26.
Garis besar kisah ini terdapat dalam tulisan Gregory dari Tours dan juga tulisan karya Paul the Deacon yang berjudul Sejarah Keluarga Lombard (History of the Lombards). Versi terbaik dari kisah ini ditulis oleh Jacobus de Voragine dalam bukunya yang berjudul Golden Legend.


Silakan baca pula pembahasan kisah yang sama oleh Saudara Vivaldi:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=6137

Sekarang yang patut dipertanyakan adalah bagaimana mungkin legenda/dongeng rakyat Kristen berusia seabad lebih akhirnya diakui sebagai firman illahi dalam Qur’an? Hal ini jelas hanyalah akal2an Muhammad saja untuk menambah isi Qur’an yang memang kurang berisi dan tipis, apalagi dibandingkan kitab2 suci agama lain.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 6:35 am

endfinal wrote:thanks Bung Adadeh atas informasinya.
thanks juga buat FFI.
terus bongkar semua dusta iblis!!!!!
yang mau murtad silakan buruan.

Terima kasih, endfinal. Masih banyak sekali nih daftar kisah2 dan ayat2 Qur'an yang diambil Muhammad dari sumber lain.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Phoenix » Wed Nov 15, 2006 6:38 am

quran made in jiplak ya adadeh!
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 6:41 am

Sashimi wrote:adadeh dahsyaat........., si gajah sama si ngga sanggup smpe kejengkang ngga bisa jawab

Terima kasih, Sashimi. :lol:
Yang saya lakukan hanyalah membandingkan apa yang ada dalam Qur'an dengan apa yang tercantum dalam berbagai kitab suci Yudaisme, Zoroaster, Kristen, dan legenda2 rakyat Timur Tengah jaman pra Islam. Dengan perbandingan ini, kita bisa melihat dari mana saja Muhammad mengambil gagasan untuk menciptakan agama dan tuhan barunya.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 6:45 am

Phoenix wrote:quran made in jiplak ya adadeh!

Setelah 'njiplak habis2an dari Zoroastria, Kristen, Sabean, dan terutama Yudaisme, Muhammad berbalik mengecam agama2 tersebut dan malah kemudian memeranginya umat agama2 tersebut habis2an. Ini bagaikan (maaf) memberaki sumur tempat dia mengambil air untuk minum.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Yususf roni » Wed Nov 15, 2006 10:00 am

Wah ini dia pemahaman yang lugu dan terlalu ****, justru nabi Muhammad di utus oleh Tuhan yang sama, jadi kalo ada cerita-cerita yg sama di dalam kitab-kitab yang lain ya wajar saja selama cerita itu memang asalnya dari Tuhan yang sama. Justru kalo ada cerita yg tidak sesuai dengan Alquran maka hal tsb bukan dari Tuhan yg sama, contoh seperti di Talmud yang mengatakan bahwa Yesus itu tukang sihir, masuk neraka, dan pantas di rajam dengan kotoran manusia dan cerita-cerita lain yg tak pantas untuk seorang nabi/rasul. Jadi di AlQuran tidak ada, ya memang hal itu tidak terbukti ada. Tapi seperti cerita tentang Ashabul kahfi dll ya memang terjadi dan Alquran pun menceitakan, karena Tuhannya ya itu-itu juga yang mengutus para nabi dan rasul sebelum nabi Muhammad. Ya Tuhannya Musa, Isa, dll.
User avatar
Yususf roni
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 10:41 am

Yususf roni wrote:Wah ini dia pemahaman yang lugu dan terlalu ****, justru nabi Muhammad di utus oleh Tuhan yang sama, jadi kalo ada cerita-cerita yg sama di dalam kitab-kitab yang lain ya wajar saja selama cerita itu memang asalnya dari Tuhan yang sama.

Jika sumbernya berasal dari tuhan yang sama, maka tidak akan terjadi perubahan apapun. Tapi Muhammad mengubah cerita, mengubah nama tokoh utama dalam cerita, meninggalkan pesan2 penting dalam cerita, salah dalam menyebutkan kronologi cerita, salah dalam mengungkapkan umur nabi Nuh, tertukar nama tokoh Saul dan Gideon dalam menggambarkan peristiwa yang sama, salah kronologi sejarah dengan mengatakan Nimrod dan Ibrahim hidup di jaman yang sama, dll

Justru kalo ada cerita yg tidak sesuai dengan Alquran maka hal tsb bukan dari Tuhan yg sama,

Qur'an memang tidak sesuai dengan Taurat, Talmud, Injil, Mishnah, atau Hadhoxt Nask.

contoh seperti di Talmud yang mengatakan bahwa Yesus itu tukang sihir, masuk neraka, dan pantas di rajam dengan kotoran manusia dan cerita-cerita lain yg tak pantas untuk seorang nabi/rasul.

Mana sumbernya? Tidak ada bukti apapun bahwa kaum agama Yudaisme merubah kisah2 Injil. Sebaliknya, Muhammad melakukannya terang2an, tanpa malu, dan, lebih edan lagi, menuntut pengakuan kenabian dari kaum Yahudi, Kristen, dan umat agama lainnya.

Jadi di AlQuran tidak ada, ya memang hal itu tidak terbukti ada.

Banyak sekali kisah2 dan ayat2 dalam Taurat, Injil, Talmud, Mishnah yang tidak terdapat dalam Qur'an. Ini tidak lalu membuktikan bahwa kisah2 dan ayat2 itu salah semua atau tidak ada. Bukti apa yang kau ajukan? Muhammad bahkan tidak mampu mengutip kisah yang sama dari Taurat dan Injil tanpa melakukan kesalahan2. Segitu contekan udah di depan mata, tapi tetap saja melakukan kesalahan2 yang memalukan. Ini kan bukti jelas kebodohannya yang keliwat batas.

Banyak sekali hal2 utama dari agama Yudaisme dan Kristen yang tidak tercantum dalam Qur'an. Inti pesan illahi Yudaisme dan Kristen tentang penghapusan dosa melalui persembahan kurban tidak terdapat dalam Qur'an sama sekali. Dalam ajaran Yudaisme dan Kristen: Tiada dosa yang dapat dihapus tanpa adanya korban yang mati untuk dosa itu. Hal ini tidak ada dalam Qur'an.

Coba jelaskan: bagaimana konsep penghapusan dosa dalam Islam?
Bagaimana Muslim yakin bahwa dosa memang benar2 sudah diampuni oleh Allah sehingga Muslim bisa masuk surga setelah mati?

Tapi seperti cerita tentang Ashabul kahfi dll ya memang terjadi

:lol: :lol:
Itu dongeng dari kalangan masyarakat Kristen yang ditulis pendeta Kristen di Syria kira2 1 1/2 abad sebelum Muhammad lahir. Baca lagi keterangannya di Wikipedia tentang The Legend of Seven Sleepers. Namanya juga legenda, jadi ini cuma dongeng rakyat doang. Sama dengan Legenda Malin Kundang, Legenda Tangkuban Perahu, Legenda Ande2 Lumut. :roll: Semua kaum Kristen di Syria, Eropa, dan Asia Tengah sudah mengetahui akan hal itu. Muhammad saja yang lalu memasukkannya ke dalam Qur'an sambil mengatakan itu adalah wahyu illahi.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby taksanggup » Wed Nov 15, 2006 1:02 pm

Adadeh wrote:
taksanggupmikir wrote:Tapi kenyataan Zaid lah yang mengumpulkan, bukan yang lain. kalo sudah gitu mau apa?? apa kita harus menolaknya?? tidak meyakini kalo itu kehendak Tuhan??

Ya memang sudah kehendak tuhan bahwa Zaid yang bukan ahli Qur'an mengumpulkan ayat2 Qur'an sebisanya dan tidak jelas kesahihannya, sedangkan Qur'an versi para ahli Qur'an justru dibakar dan dihancurkan. Sudah jadi kehendak tuhan memang kaum Muslim harus percaya, pokoknya harus, tanpa peduli kesahihan Qur'an versi Zaid. Jadi siapa bilang Qur'an tidak pernah berubah? Perubahanannya banyak, versinya pun banyak, tapi semua kebanyakan dibakar si Usman. Bakar Qur'an atas kehendak tuhan ni yee?

apa bener begitu ceritanya??? yakin bener.. lihat lagi bakarnya ya?? emang situ kenal ama yang ngebakarnya?

Adadeh wrote:Rupanya kurang baca Hadis ya??
Hadis Sahih Bukhari, Volume 6, Buku 61, Nomer 510:
Dikisahkan oleh Anas bin Malik:
Hudhaifa bin Al-Yaman datang pada Uthman pada saat orang2 Sham dan Iraq sedang mengadakan perang untuk menaklukkan Arminya dan Adharbijan. Hudhaifa takut akan perbedaan pelafalan Qur’an yang dilakukan mereka (orang2 Sham dan Iraq), lalu dia berkata pada ‘Uthman, “O ketua orang yang beriman! Selamatkan negara ini sebelum mereka bertentangan tentang Buku ini (Qur’an) seperti yang dilakukan orang Yahudi dan Kristen sebelumnya.” Lalu ‘Uthman mengirim pesan pada Hafsa yang isinya, “Kirim pada kami naskah2 Qur’an sehingga kami bisa mengumpulkan bahan2 Qur’an dalam salinan yang sempuran dan mengembalikan naskah2 itu padamu.” Hafsa lalu mengirimkannya pada ‘Uthman. ‘Uthman lalu memerintahkan Zaid bin Thabit, 'Abdullah bin AzZubair, Said bin Al-As dan 'AbdurRahman bin Harith bin Hisham untuk menulis ulang naskah2 itu menjadi salinan yang sempurna. ‘Uthman berkata pda tiga orang Quraish, “Andaikata kau tidak setuju dengan Zaid bin Thabit tentang isi apapun dalam Qur’an, maka tulislah Qur’an dalam dialek Quraish, agar Qur’an dinyatakan dalam bahasa asli mereka.” Mereka melakukan itu, dan ketika mereka telah menulis banyak salinan, ‘Uthman mengembalikan naskah2 yang asli pada Hafsa. ‘Uthman mengirim satu salinan Qur’an ke setiap propinsi Muslim, dan memerintahkan semua tulisan2 Qur’an lain, baik yang ditulis di beberapa naskah atau seluruh buku, dibakar. Said bin Thabit menambahkan, “Satu ayat dari Surat Ahzab hilang dariku ketika kita menyalin Qur’an dan aku biasa mendengar Rasul Allah menceritakannya. Maka kami mencarinya dan menemukannya pada Khuzaima bin Thabit Al-Ansari. (Ayat ini berbunyi): ‘Diantara orang2 yang Beriman ada orang2 yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah.’ (33.23)

katanya gak yakin sama ajaran agama islam, tapi kok masih copy paste & pake hadis dan Qur'an???

Adadeh wrote:
anda menulis ini itu di forum ini pun karena kehendak tuhan yang menyertai anda

Memang betul, tuhan sendiri ingin saya mengungkapkan kebohongan Muhammad yang seenaknya saja mengganti kisah2 Yahudi dengan versinya dia sendiri.

Muhammad yang mana yanng anda maksud?
Adadeh wrote:Siapa lagi kalau bukan Muhammad nabi palsu pencipta Islam.

nih penjelasan ttg atas nama Muhammad
lebakjero wrote:Muhammad yang merupakan utusan Allah adalah yang menyertai setiap pribadi manusia yang selalu mengajak pada kebaikan, sedangan utusan yang selalu mengajak pada kejelekan/keburukan adalah atas nama Syetan. Atas nama Muhammad yang utusan berbeda dengan seseorang yang bernama Ahmad yang digelari "Nabi Muhammad" 14 Abad yang lalu, Namun karena Seseorang yang bernama Ahmad tersebut selalu menurut atas ajakan kebaikan dari utusan atas nama Muhammad tersebut, karena kehendak Allah pula Ia digelari "Nabi Muhammad" dan "Rosulullah", bukan digelari oleh sebuah organisasi atau apapun itu. Ia digelari oleh Kehendak milik Allah.
Jadi Semua Orang dimuka bumi ini dari zaman Nabi Adam AS sampai sekarang Kemuhammadan juga Kesetanan, tinggal pribadi dari setiap orang tersebutlah yang akan memilih, apa ia akan setuju dengan ajakan atas nama Muhammad atau ajakan atas nama setan? sudahkah kita mendengar dan mengikuti ajakan-ajakan baik dari atas nama Muhammad yang menyertai diri?? dan menolak ajakan-ajakan buruk dari atas nama syetan yang juga menyertai diri pula?



Adadeh wrote:
nah yang anda ungkapkan itu, sudah netral belum??

Buat apa bersikap netral?

supaya dalam berpikir tidak hanya terpikir sisi 'baik' nya saja, ada pula 'sisi buruk' nya (boleh di balik deh supaya netral : supaya dalam berpikir tidak hanya terpikir sisi 'buruk' nya saja, ada pula 'sisi baik' nya )
Adadeh wrote:Maaf ya.... hanya mereka yang menipu diri sendiri saja yang bisa melihat kebaikan dalam Islam.

siapa yang ngomongin Islam, saya kan tanya tentang "netral"??

Adadeh wrote:
Nabi adam tidak mengganti kitab mana pun karena ia adalah kakek moyang para nabi (apa gak dapat tulisannya tentang itu, gak ada untuk di Copy Paste ya?) , sedangkan kitab-kitab Tuhan turun pada keturunannya.

Copy paste dari mana? Saya mengumpulkan sendiri data2 ini dari berbagai sumber. Kau mungkin tidak mampu melakukan riset seperti ini, tapi banyak orang lain yang mampu.

'saya mengumpulkan sendiri' atau 'saya dibantu mengumpulkan'??(coba pikir-pikir lagi), apa ada yang ketinggalan?
Tuh 'tangan' yang anda pake tuk 'ngetik','klik sana klik sini',
'mata' yang anda pake buat 'baca ini itu',
'penglihatan' yang menyertai 'mata',
'badan' yang anda pake apa saja mau,
'gerak' yang menggerakan 'tangan' 'badan' 'kaki' dll,
'otak' yang anda pake buat 'mikir',
'pemikiran' yang menyertai anda,
'pintar' yang menyertai anda, (supaya netral: '****' yg menyertai anda)
'komputer','keyboard','mouse', 'listrik' buat posting di internet,
'harddisk' yang anda pake nyimpen 'berbagai sumber',
'bibir/mulut' yang anda pake tuk 'ngomong', masih banyak yg lainnya lagi, itu semua mahluk milik Tuhan, bagaimana mungkin yang 'sudah banyak melakukan riset' tentang agama tauhid bisa melupakan mahluk milik Tuhan yang telah membantunya?? apa terlewat dalam riset??
tapi kalo emang 'saya mengumpulkan sendiri', hebat deh. tp coba anda pejamkan mata trus sebutkan yang anda lihat, apakah anda menikmati penglihatan seperti layaknya mata terbuka??
anda dapat menikmati 'penglihatan' karena 'penglihatan' milik Tuhan lah yang membantu anda, bukan 'anda sendiri' yang melihat, karena jika anda tidak disertai/dibantu 'penglihatan', bagaimana mungkin anda (supaya netral) dan saya dapat menikmati 'penglihatan'??

Adadeh wrote:Tuhan yang mana nih yang kau maksud?

Tuhan yang diungkapkan dalam kitab Taurat, injil dan alQUr'an, Tidak adakah dalam Taurat atau injil penjelasan yang menjelaskan kalau mata, penglihatan, badan, gerak, otak, pemikiran, pintar dan semua yang ada di bumi dan langit itu milik Tuhan?
PASTI ADA!! MAKANYA PIKIR-PIKIR/CARI-CARI LAGI ? KALO "SAYA MENGUMPULKAN SENDIRI" PASTI HEBAT, KALO "SAYA DIBANTU MENGUMPULKAN" YA WAJAR EMANG BEGITU KENYATAANNYA (MAU NGAKU WAJAR GAK NGAKU YA WAJAR JUGA- EMANG NETRALITAS LAH YANG DIUNGKAPKAN DALAM ALQUR'AN).

Adadeh wrote:Inti dari seluruh perbandingan kisah, dongeng, kejadian dalam Qur'an dengan isi Talmud, Midrash, Taurat adalah untuk menunjukkan bahwa Qur'an tidak lebih daripada karangan Muhammad belaka. Kesalahan2 fatal dalam kisah2 Qur'an menunjukkan bahwa Muhammad salah dengar, salah tangkap, salah contek, salah njiplak dalam menyampaikan kisah2nya pada para Muslim. Para Muslim Bedouin saat itu kebanyakan adalah orang2 tak terpelajar, doyan takhayul, percaya buta bahwa Muhammad itu nabi, sehingga mereka bahkan tidak merasa perlu memeriksa kebenaran dongeng dari Muhammad. Telan saja semuanya, dan anggap itu semua sudah jadi kehendak tuhan. Betapa naifnya.

lebih baik riset lagi aja dulu, kalo udah 'bisa sendiri' boleh deh di sebarin, kayaknya gitu deh
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby sadarku » Wed Nov 15, 2006 1:18 pm

SEPENGGAL SEJARAH MANUSIA YANG DIPEREBUTKAN

Dan adalah sifat dasar manusia yang berusaha mencari Tuhannya
Sekaligus kelemahan manusia oleh penasaran dan keserakahan
Sehingga seolah bukan Tuhan yang menciptakan manusia
Tetapi manusialah yang sering menciptakan Tuhan
Dengan bayangan, khayalan dan wujud-sosok yang manusia pikirkan
Manusia menginginkan Tuhan gagah seperti matahari, jadilah dewa matahari.
Manusia menginginkan Tuhan memberi kesuburan, jadilah Dewi Sri.
Manusia ingin Tuhan seperti mereka...
Manusia ingin Tuhan bisa menebus dosa...
Manusia ingin Tuhan memberi mereka negeri untuk tinggal...
Manusia selalu ingin dan ingin lagi....
Seberapa kekalkah konsep manusia akan bertahan dalam milyaran tahun usia alam semesta???
Sedangkan Tuhan telah mengalir sendirian dalam proses denyut semesta
Dan senantiasa menjadi bagian dari sel-sel evolusi manusia dan alam semesta

Atheis bertanya, dapatkah agama membuktikan Tuhan ada?
Agama bertanya, dapatkah atheis membuktikan Tuhan tidak ada?
Benarkah ada kehidupan akherat?
Ada yang percaya dan tidak percaya
Sesungguhnya teori kekekalan energy adalah hukum paling dasar dari alam semesta
Energy tidak pernah hilang, namun hanya berubah-ubah bentuknya
Dan tuhan telah mencetuskan energynya yang agung dalam Big Bang
Energy yang kini berubah menjadi komposisi kehidupan yang menakjubkan
Sedangkan manusia mencetuskan energynya dalam setiap kerja, gerak ibadah dan perbuatan baik.
Energy yang akan kekal menjadi bentuk-bentuk lain yang tidak kita duga...

Dan manusia telah berevolusi sesuai kadar waktu yang ditetapkan
Yang ditiap periode ada Lompatan Genetik
Lompatan besar yang memunculkan tumbuhan
Lompatan besar yang menghasilkan hewan sederhana
Lompatan besar yang mencetuskan Dinosaurus
Lompatan besar lagi yang melahirkan Adam yang cerdas
Di antara semua lompatan besar adalah lompatan kecil
Lompatan kecil yang menghasilkan para nabi, para penemu ilmu, para pemimpin besar
Lompatan-lompatan itu kini tengah banyak berlangsung
Menghasilkan makanan dalam kapsul
Menghasilkan kecepatan supersonik
Menghasilkan tenaga dahsyat dari sebutir batu atau setetes air
Keajaiban tongkat membelah laut bukan lagi symbol kekuatan Tuhan
Terbang dan mengubah air juga bukan lagi symbol kerja Tuhan
Tetapi Tuhan sejati ada di dalam sini, bukan asing diluar sana…
Setia dengan kita, menyatu bagai sebuah ekstrak Jus…

Agama adalah produk sejarah, namun Tuhan tidak.
Agama yang bermunculan 2000 atau 3000 tahun lalu
Tak sebanding dengan usia Bumi dan alam semesta yang jutaan-milyaran tahun
Dan tuhan ada sebelumnya
Dan akan masih ada sampai setelah semua ini berakhir,
Jutaan-milyaran tahun kedepan.
Lalu kemana sajakah Tuhan sebelum ini?
Jika memang Tuhan baru diklaim 2000-3000 tahun silam…. oleh agama-agama,
Yang hanya sepercik peradaban,
terbentuk oleh budaya, kondisi, waktu dan tempat tertentu…
Sedangkan Tuhan tidak dibatasi oleh apapun

Mengapa yang tiga tak pernah bersengketa keras dengan yang lain?
Nyatalah jika diantara mereka hanya memperebutkan pengakuan
Siapa yang menjadi pewaris murni Abraham
Sejenak kita merenung apakah cita-cita sesungguhnya
Saat dia terinspirasi untuk menyembah Ilah yang satu
Dan Tuhan bersama kita semua di alam semesta laksana sebuah Ekstrak Jus…


Betapapun keras kita berpegang pada dogma turun temurun
Peradaban takkan terbendung
Terus bergerak maju seperti bintang-bintang yang bergerak memuai
Dan ini hanyalah inspirasi karya seni semata
Yang akan tergerus oleh waktu pula
Karena manusia senantiasa melakukan lompatan kecil dan besar berikutnya….
Sel-sel yang selalu membangun diri seperti bumi yang menumbuhkan tanaman
Bergerak teratur bagai kombinasi molekul, atom dan bintang
Menjadikan manusia kian berkembang
Dan dekat dengan Tuhannya....
sadarku
 
Posts: 7
Joined: Fri Sep 15, 2006 2:56 pm

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 1:53 pm

tak sanggup wrote:Tuhan yang diungkapkan dalam kitab Taurat, injil dan alQUr'an,

Thread ini jelas membuktikan bahwa Qur'an hanyalah karangan Muhammad saja. Dengan itu pula, sudah jelas tiada unsur tuhan dalam Qur'an. Allah hanyalah tuhan jejadian karangan Muhammad belaka.

Kau ulang2 isi postingmu yang itu2 saja agar dirimu tampak tidak kalah berdebat, padahal tidak sekatapun kau bisa membantah semua keterangan2 dan fakta2 yang saya cantumkan tentang bagaimana Muhammad mencontek isi kitab2 suci agama lain.

katanya gak yakin sama ajaran agama islam, tapi kok masih copy paste & pake hadis dan Qur'an???

Justru isi Qur'an dan Hadis itulah yang mengungkapkan kebenaran Islam yang sejati: agama busuk ciptaan nabi palsu. Mana ada ajaran agama yang menghalalkan pembakaran kitab sucinya sendiri? Sebagai pahala mengikuti anjuran Allah membakar Qur'an, Uthman sang kalifah akhirnya malah dicincang sampai mati sendiri oleh tentara Muslimnya di atas ranjangnya. Kaum Muslim (terutama Aisyah, bini kesayangan Muhammad) bahkan tidak mengijinkan istri Uthman untuk menguburkan mayatnya di pekuburan Muslim sehingga akhirnya Uthman dikubur di pekuburan Yahudi (bangsa najiz menurut Muhammad) Kawakeb. Jangan tanya apa yang lalu Aisyah lakukan pada Ali, kalifah berikutnya. Belum lagi nantinya Ali bacok2an lawan kaum Mu'awiyah :lol: Sejak itu bunuh-membunuh antar Muslim terus berlangsung sampai detik ini. Itulah buah busuk dari agama busuk ciptaan nabi bermoral bejad. Tapi gw yakin kamu tidak tau apa2 tentang sejarah Islam ini.

Sekarang kembali pada pokok utama:
BUKTI KUAT QUR'AN KARANGAN MUHAMMAD....
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Wed Nov 15, 2006 2:03 pm

sadarku wrote:Mengapa yang tiga tak pernah bersengketa keras dengan yang lain?

Apakah maksudmu dengan kata tiga itu adalah: Yudaisme, Kristen, dan Islam? Kalau iya, maka kau jelas tidak tahu sejarah perkembangan agama Islam di dunia.

Siapakah yang menghabisi agama2 pagan dan mengobrak-abrik tempat2 ibadah pagan di Jazirah Arabia?
Siapakah yang menghabisi kaum Yahudi yang beragama Yudaisme di Jazirah Arabia?
Siapakah yang menghabisi agama Budha dan seluruh umatnya di India?
Siapakah yang memerangi dan membantai umat Hindu selama 800 tahun di India?
Siapakah yang memerangi agama Kristen dan umatnya di seluruh Jazirah Arabia, Timur Tengah, Afrika Utara?
Siapakah yang memerangi agama Zoroastria dan umatnya di Persia?
Siapakah yang memerangi agama Bath dan umatnya di Iran?
Siapakah yang paling giat memberantas agama2 Kristen, Kejawen, KongHucu, Buddha, Hindu, animisme di tanah air? Belon lagi membakar sekalian tempat ibadahnya.

Dan adalah sifat dasar manusia yang berusaha mencari Tuhannya

Silakan cari Tuhan sampai kiamat. Saya tidak peduli. Tapi begitu tuhan/nabimu memerintahkanmu untuk membunuhku karena tidak seiman denganku, maka tentunya aku harus bereaksi.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

PreviousNext

Return to Muhammad



Who is online

Users browsing this forum: No registered users