.

BUKTI KUAT QUR'AN KARANGAN MUHAMMAD

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Postby Adadeh » Fri Nov 10, 2006 11:46 pm

bro wrote:Al-Quran, tetap tidak akan berubah dan langsung di Jaga Allah SWT, juataan tahun pun jika itu akan ada, dia akan tetap abadi...

Qur'an yang sekarang berbeda dengan Qur'an versi Abu Bakar atau versi Ali, versi Umar, versi Usman, dan versi Salim.

Jikalaupun, seandaikatapun, misalnya, Qur'an itu tidak berubah sekalipun, isinya jelas terbukti hanyalah merupakan contekan dari kitab2 suci lainnya dari agama Yudaisme, Zoroastria, Sabein, dan Kristen.

Segitu contekan udah jelas di depan mata sekalipun, Muhammad tetap saja TIDAK MAMPU mencontek dengan cermat, sehingga kisah dongeng2 dalam Qur'an SALAH nama, SALAH kronologi, SALAH waktu sejarah, SALAH keterangan, kisahnya penuh lubang, tidak mengikutsertakan pesan utama, dan berbagai KESALAHAN lain yang memalukan banget. Buat apa kitab suci palsu seperti itu kau banggakan?
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby taksanggup » Sat Nov 11, 2006 7:50 am

Adadeh wrote:
taksanggup wrote:kalo emang ayat itu berasal dari kitab tauret, emangnya kenapa?

Pertama-tama, jika tuhan dalam Taurat memang sama dengan tuhan dalam Qur'an, maka tuhan tidak akan mengulang-ulang kisah yang sama berkali-kali, apa lagi mengganti nama2 tokohnya dengan nama lain. Misalnya Kain jadi Qabil, Abraham jadi Ibrahim, Eli jadi Ilyas, Eliah jadi Alyasa, Enoch jadi Idris, Ezra jadi Uzair, dll.
Buat apa tuhan yang sama mengulang-ulang kisah yang sama dan bahkan lalu merubah nama2 tokohnya?

Tidak hanya itu, kisah yang disampaikan Muhammad dalam Qur'an ternyata BERBEDA dengan kisah aslinya dari Taurat, Talmud, Targum dan Midrash. Jika memang sumber cerita berasal dari tuhan yang sama, bagaimana mungkin kisahnya jadi BERBEDA?

Mengapa Muhammad menyebut Nuh berusia 950 tahun ketika bencana air bah datang, sedangkan Taurat jelas menyatakan SELURUH usia Nuh adalah 950 tahun?

Mengapa tuhan dalam Qur'an tidak menyampaikan pesan penting tentang darah Habil yang menjerit minta keadilan padahal hal itu tertulis jelas dalam Taurat dan Mishna Sanhedrin?

Bagaimana mungkin tuhan yang sama bisa tertukar nama Saul (Thalut) dengan Gideon dalam kisah masyarakat Yahudi yang disuruh minum air di sungai sebelum maju berperang?

Bagaimana mungkin tuhan yang sama bisa melalukan kesalahan sejarah yang luar biasa dalam Qur'an dengan mencantumkan tokoh Nimrod dan Ibrahim (Abraham) hidup di jaman yang sama padahal dalam Taurat keduanya hidup di masa yang berbeda beberapa abad? Lebih gila lagi, ternyata tuhan dalam Qur'an mengikuti kesalahan terjemahan penulis Yahudi Jonathan ben Uzziel dalam menerjemahkan kata "Ur" (kota) dengan kata "Or".


ya jelas beda dong, sekarang aja kalo di amrik 'I', kalo di indonesia 'Saya', masa kita harus memaksakan di indonesia pake 'I' juga??, Beda tempat beda bahasanya, apalagi beda waktu meskipun sama tempatnya adasaja perbedaan.
Terulangnya suatu kejadian, bisa diceritakan atau dikabarkan itu kehendak Tuhan, Nabi adam 'melihat' melalui mata, sampai sekarang terus berulang, semua yang 'melihat' melalui mata, sama melihatnya seperti nabi adam waktu dulu. Nabi Adam berjalan dengan Kaki, sekarang kita berjalan dengan kaki, apakah itu tidak disebut berulang???
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby taksanggup » Sat Nov 11, 2006 8:04 am

Adadeh wrote:
bro wrote:Al-Quran, tetap tidak akan berubah dan langsung di Jaga Allah SWT, juataan tahun pun jika itu akan ada, dia akan tetap abadi...

Qur'an yang sekarang berbeda dengan Qur'an versi Abu Bakar atau versi Ali, versi Umar, versi Usman, dan versi Salim. (salim yang mana ya??-taksanggup)

Jikalaupun, seandaikatapun, misalnya, Qur'an itu tidak berubah sekalipun, isinya jelas terbukti hanyalah merupakan contekan dari kitab2 suci lainnya dari agama Yudaisme, Zoroastria, Sabein, dan Kristen.

Emang beda, waktu jaman dulu Abu bakar, langsung mendapat penjelasan tentang kandungan AlQur'an dari yang diwahyukan dan dia mengamalkannya, kalo sekarang ada yang mentafsirkannya dan mengamalkannya 'semau gue'.

emang sama, dari waktu jaman dulu Abu bakar sampai sekarang Qur'an tetap pake tulisan arab, meskipun ada terjemahan, tapi tulisan aslinya tetap disertakan.

Dalam ajaran agama islam diterangkan:
tidak membedakan nabi dengan nabi lainnya,
tidak membedakan Rosul dengan Rosul lainnya,
tidak membedakan kitab Allah dengan kitab Allah lainnya

Adadeh wrote:Segitu contekan udah jelas di depan mata sekalipun, Muhammad tetap saja TIDAK MAMPU mencontek dengan cermat, sehingga kisah dongeng2 dalam Qur'an SALAH nama, SALAH kronologi, SALAH waktu sejarah, SALAH keterangan, kisahnya penuh lubang, tidak mengikutsertakan pesan utama, dan berbagai KESALAHAN lain yang memalukan banget. Buat apa kitab suci palsu seperti itu kau banggakan?


bagaimana dengan yang suka copy paste?? dan komentar tanpa pemikiran netral?? apakah bisa dijadikan panutan??
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby Adadeh » Sat Nov 11, 2006 9:09 am

taksanggup wrote:Beda tempat beda bahasanya, apalagi beda waktu meskipun sama tempatnya adasaja perbedaan.

Perbedaan di sini terjadi karena Muhammad salah kutip, salah dengar, salah menceritakan kembali. Jika memang sumber cerita berasal dari tuhan yang sama, bagaimana mungkin kisahnya jadi BERBEDA? Apakah mungkin tuhan melakukan kesalahan dengan "lupa" umur Nuh sebenarnya? Apakah mungkin tuhan "lupa" dan "keliru" arti nama "Ur" dengan "Or" atau "Saul" dengan "Gideon"?

Nabi Adam berjalan dengan Kaki, sekarang kita berjalan dengan kaki, apakah itu tidak disebut berulang???

Hahaha.... Adam dulu buang air besar, dan kita sekarang pun buang air besar. Ini sih bukan pengulangan, tapi dikarenakan anatomi manusia tidak berubah sejak jaman Adam sampai sekarang. Lagipula Adam tidak pernah mengganti kisah agama masyarakat Yahudi dengan versinya sendiri di dalam kitab sucinya sendiri. Masakan begitu saja kau tidak tahu bedanya?
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Sat Nov 11, 2006 9:21 am

taksanggup wrote:Emang beda, waktu jaman dulu Abu bakar, langsung mendapat penjelasan tentang kandungan AlQur'an dari yang diwahyukan dan dia mengamalkannya, kalo sekarang ada yang mentafsirkannya dan mengamalkannya 'semau gue'.

Qur'an Abu Bakar disusun oleh Zaid bin Thabit, sedangkan Zaid bukanlah ahli Qur'an terkemuka di masa itu. Nama ahli2 Qur'an terkemuka disebut sendiri oleh Muhammad sebelum dia mati:
Hadis Sahih Bukhari Volume 6, Buku 61, Nomer 521:
Dikisahkan oleh Masriq:
'Abdullah bin 'Amr mengingatkan 'Abdullah bin Masud dan berkata, "Aku akan mencintai orang itu selamanya, karena aku mendengar sang Nabi berkata, ‘Belajarlah Qur’an dari empat orang ini: 'Abdullah bin Masud, Salim, Mu'adh dan Ubai bin Ka'b.’"
Keempat orang ini nantinya pun menyusun ayat2 Qur'an versi mereka sendiri. Mereka orang2 yang ahli tentang Qur'an, sedangkan Zaid hanyalah juru tulis Muhammad saja dan bukan ahli Qur'an. Versi2 keempat orang ini sangatlah berbeda dengan versi Abu Bakar, sehingga mengakibatkan banyak perpecahan dalam masyarakat Muslim. Untuk mencegah perpecahan itu, Umar akhirnya membakar semua versi2 Qur'an lainnya dan memakai Qur'an versi Zaid. Sekarang masalahnya bagaimana orang bisa tahu bahwa versi Zaid-lah yang paling autentik mengingat tidak ada ahli Qur'an yang memeriksa pekerjaan Zaid dan bahkan Zaid pun khawatir ketika diberi tugas mengumpulkan ayat Qur'an karena dia tahu sebenarnya dia bukan orang yang layak untuk menerima tugas itu.

Dalam ajaran agama islam diterangkan:
tidak membedakan nabi dengan nabi lainnya,
tidak membedakan Rosul dengan Rosul lainnya,
tidak membedakan kitab Allah dengan kitab Allah lainnya

Kalau memang tidak ada bedanya, mengapa kisah2 Nuh, Kain Habil, Saul, Lut, Abraham dalam Qur'an berbeda dari kisah aslinya dengan lusinan kesalahan nama, kronologi, waktu sejarah, pesan, terjemahan, dll. Contohnya, masakan tuhan mengira bahwa Nimrod dan Abraham hidup di jaman yang sama, padahal keduanya hidup dalam waktu berbeda berabad-abad lamanya? Mana mungkin tuhan yang katanya maha tau, sumber segala ilmu, bisa melakukan kesalahan sebodoh ini.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby taksanggup » Sat Nov 11, 2006 10:11 am

Adadeh wrote:
taksanggupmikir wrote:Emang beda, waktu jaman dulu Abu bakar, langsung mendapat penjelasan tentang kandungan AlQur'an dari yang diwahyukan dan dia mengamalkannya, kalo sekarang ada yang mentafsirkannya dan mengamalkannya 'semau gue'.

Qur'an Abu Bakar disusun oleh Zaid bin Thabit, sedangkan Zaid bukanlah ahli Qur'an terkemuka di masa itu. Nama ahli2 Qur'an terkemuka disebut sendiri oleh Muhammad sebelum dia mati:
Hadis Sahih Bukhari Volume 6, Buku 61, Nomer 521:
Dikisahkan oleh Masriq:
'Abdullah bin 'Amr mengingatkan 'Abdullah bin Masud dan berkata, "Aku akan mencintai orang itu selamanya, karena aku mendengar sang Nabi berkata, ‘Belajarlah Qur’an dari empat orang ini: 'Abdullah bin Masud, Salim, Mu'adh dan Ubai bin Ka'b.’"
Keempat orang ini nantinya pun menyusun ayat2 Qur'an versi mereka sendiri. Mereka orang2 yang ahli tentang Qur'an, sedangkan Zaid hanyalah juru tulis Muhammad saja dan bukan ahli Qur'an. Versi2 keempat orang ini sangatlah berbeda dengan versi Abu Bakar, sehingga mengakibatkan banyak perpecahan dalam masyarakat Muslim. Untuk mencegah perpecahan itu, Umar akhirnya membakar semua versi2 Qur'an lainnya dan memakai Qur'an versi Zaid. Sekarang masalahnya bagaimana orang bisa tahu bahwa versi Zaid-lah yang paling autentik mengingat tidak ada ahli Qur'an yang memeriksa pekerjaan Zaid dan bahkan Zaid pun khawatir ketika diberi tugas mengumpulkan ayat Qur'an karena dia tahu sebenarnya dia bukan orang yang layak untuk menerima tugas itu.

Tapi kenyataan Zaid lah yang mengumpulkan, bukan yang lain. kalo sudah gitu mau apa?? apa kita harus menolaknya?? tidak meyakini kalo itu kehendak Tuhan?? anda menulis ini itu di forum ini pun karena kehendak tuhan yang menyertai anda, anda tidak berkehendak sendiri. apakah pernah berhitung berapa banyak kedipan kita hari ini, atau merencanakan besok akan berkedip berapa kali? saya yakin karena kehendak tuhanlah mata berkedip begitu banyak setiap harinya, begitu juga Zaid yang dikehendaki sebagai pengumpul ayat-ayat dalam AlQur'an

Adadeh wrote:
Dalam ajaran agama islam diterangkan:
tidak membedakan nabi dengan nabi lainnya,
tidak membedakan Rosul dengan Rosul lainnya,
tidak membedakan kitab Allah dengan kitab Allah lainnya

Kalau memang tidak ada bedanya, mengapa kisah2 Nuh, Kain Habil, Saul, Lut, Abraham dalam Qur'an berbeda dari kisah aslinya dengan lusinan kesalahan nama, kronologi, waktu sejarah, pesan, terjemahan, dll. Contohnya, masakan tuhan mengira bahwa Nimrod dan Abraham hidup di jaman yang sama, padahal keduanya hidup dalam waktu berbeda berabad-abad lamanya? Mana mungkin tuhan yang katanya maha tau, sumber segala ilmu, bisa melakukan kesalahan sebodoh ini.


Memang berbeda, yang anda ceritakan pun berbeda dengan Aslinya. dalam kitab-kitab milik tuhan tidak diceritakan sebuah riwayat dengan unsur berat sebelah, tetapi netral. nah yang anda ungkapkan itu, sudah netral belum??
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby taksanggup » Sat Nov 11, 2006 10:23 am

:rolleyes: Emang apa hubungannya ini dengan kisah2 dalam Taurat, Talmud, Midrash, dan Qur'an? Adam dan kita berjalan dengan kaki sebab memang anatomi manusia tidak berubah dari jaman Adam sampai sekarang. Tapi Adam tidak mengganti kisah2 kitab suci Yahudi dengan versinya sendiri, sedangkan Muhammad jelas berbuat seperti itu


jika memang dikatakan anatomi tubuh manusia masih seperti yang dulu, dimana-mana disebutnya sama saja "berulang-ulang", kalo nggak berulang ya sudah sampai nabi adam aja yang bentuknya seperti anatomi tubuh manusia sekarang. dikarenakan berulang ya sampai kita sekarang ini.
Nabi adam tidak mengganti kitab mana pun karena ia adalah kakek moyang para nabi (apa gak dapat tulisannya tentang itu, gak ada untuk di Copy Paste ya?) , sedangkan kitab-kitab Tuhan turun pada keturunannya.
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby Adadeh » Sat Nov 11, 2006 12:16 pm

taksanggup wrote:Tapi kenyataan Zaid lah yang mengumpulkan, bukan yang lain. kalo sudah gitu mau apa?? apa kita harus menolaknya?? tidak meyakini kalo itu kehendak Tuhan??

Ya memang sudah kehendak tuhan bahwa Zaid yang bukan ahli Qur'an mengumpulkan ayat2 Qur'an sebisanya dan tidak jelas kesahihannya, sedangkan Qur'an versi para ahli Qur'an justru dibakar dan dihancurkan. Sudah jadi kehendak tuhan memang kaum Muslim harus percaya, pokoknya harus, tanpa peduli kesahihan Qur'an versi Zaid. Jadi siapa bilang Qur'an tidak pernah berubah? Perubahanannya banyak, versinya pun banyak, tapi semua kebanyakan dibakar si Usman. Bakar Qur'an atas kehendak tuhan ni yee?

anda menulis ini itu di forum ini pun karena kehendak tuhan yang menyertai anda

Memang betul, tuhan sendiri ingin saya mengungkapkan kebohongan Muhammad yang seenaknya saja mengganti kisah2 Yahudi dengan versinya dia sendiri.

nah yang anda ungkapkan itu, sudah netral belum??

Buat apa bersikap netral? Kalau ternyata versi kisah yang lebih baru ternyata berbeda dengan versi aslinya, maka harus ditelaah mengapa terjadi perbedaan yang tajam, mengapa terjadi perbedaan nama, mengapa kesalahan besar seperti perbedaan waktu berabad-abad bisa terjadi. Kalau semuanya hanya diterima sebagai kehendak tuhan, maka tidak perlu lagi melakukan penelaahan apapun, tinggal terima saja semuanya sebagai kebenaran, dan telan semuanya tanpa berpikir lagi.

Nabi adam tidak mengganti kitab mana pun karena ia adalah kakek moyang para nabi (apa gak dapat tulisannya tentang itu, gak ada untuk di Copy Paste ya?) , sedangkan kitab-kitab Tuhan turun pada keturunannya.

Copy paste dari mana? Saya mengumpulkan sendiri data2 ini dari berbagai sumber. Kau mungkin tidak mampu melakukan riset seperti ini, tapi banyak orang lain yang mampu.

Inti dari seluruh perbandingan kisah, dongeng, kejadian dalam Qur'an dengan isi Talmud, Midrash, Taurat adalah untuk menunjukkan bahwa Qur'an tidak lebih daripada karangan Muhammad belaka. Kesalahan2 fatal dalam kisah2 Qur'an menunjukkan bahwa Muhammad salah dengar, salah tangkap, salah contek, salah njiplak dalam menyampaikan kisah2nya pada para Muslim. Para Muslim Bedouin saat itu kebanyakan adalah orang2 tak terpelajar, doyan takhayul, percaya buta bahwa Muhammad itu nabi, sehingga mereka bahkan tidak merasa perlu memeriksa kebenaran dongeng dari Muhammad. Telan saja semuanya, dan anggap itu semua sudah jadi kehendak tuhan. Betapa naifnya.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Sat Nov 11, 2006 1:53 pm

gajahngepot wrote:Ya udah mas... kalau tetep ngotot qur'an karangan muhammad, ente coba bikin aja kitab yang serupa dg qur'an.

Apa sukarnya bikin buku model Qur'an yang isinya sebagian besar hanya mencontek kitab2 suci agama besar lain? Tiada dongeng2 yang asli dalam Qur'an, semuanya berasal dari sumber lain. Bagian asli hanyalah ayat2 perintah bunuh kafir, garong kafir, potong jari2 kafir, penggal kafir, harta jarahan bagus bagi Muslim, silakan setubuhi budak yang dimiliki tangan kanan, poligami sampai 4 istri, boleh menikahi istri anak angkat tapi lalu tidak boleh mengangkat anak (bingung sendiri), ancaman2 neraka bagi kafirun dan murtadin, maki2 Yahudi, maki2 Kristen, tabok istri, pukul istri, silakan memadu istri. Dari melihat isi ayat2 asli ini sudah bisa ditelaah keadaan mental dan moral pembuatnya. :roll:

Daripada bikin buku serupa Qur'an, gue lebih memilih membongkar kebobrokan Qur'an aja, sambil sekalian baca sumber aslinya. Lagipula udah banyak tuh yang bikin buku2 serupa Qur'an. Kamu aja yang tidak tahu. Ini salah satu contohnya:
http://www.islam-exposed.org/
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby aljazeera » Sat Nov 11, 2006 2:01 pm



Quran niru injil apa injil niru quran nih :D:D

Dengan nama bapak, roh kudus, tante, bibi, enyak, babe.. :lol: :lol:
User avatar
aljazeera
 
Posts: 858
Joined: Sat Jul 29, 2006 2:18 pm

Postby Adadeh » Sat Nov 11, 2006 2:19 pm

Hahaha... :lol: biasalaaah... selalu OOT karena tidak bisa membantah pokok persoalan thread ini: Qur'an ternyata adalah karangan Muhammad (yang amburadul) belaka.

Kembali ke pertanyaan2 gue yang sampai saat ini belum bisa dijawab seorang Muslm pun:
jika tuhan dalam Taurat memang sama dengan tuhan dalam Qur'an, maka tuhan tidak akan mengulang-ulang kisah yang sama berkali-kali, apa lagi mengganti nama2 tokohnya dengan nama lain. Misalnya Kain jadi Qabil, Abraham jadi Ibrahim, Eli jadi Ilyas, Eliah jadi Alyasa, Enoch jadi Idris, Ezra jadi Uzair, dll.
Buat apa tuhan yang sama mengulang-ulang kisah yang sama dan bahkan lalu merubah nama2 tokohnya?

Tidak hanya itu, kisah yang disampaikan Muhammad dalam Qur'an ternyata BERBEDA dengan kisah aslinya dari Taurat, Talmud, Targum dan Midrash. Jika memang sumber cerita berasal dari tuhan yang sama, bagaimana mungkin kisahnya jadi BERBEDA?

Mengapa Muhammad menyebut Nuh berusia 950 tahun ketika bencana air bah datang, sedangkan Taurat jelas menyatakan SELURUH usia Nuh adalah 950 tahun?

Mengapa tuhan dalam Qur'an tidak menyampaikan pesan penting tentang darah Habil yang menjerit minta keadilan padahal hal itu tertulis jelas dalam Taurat dan Mishna Sanhedrin?

Bagaimana mungkin tuhan yang sama bisa tertukar nama Saul (Thalut) dengan Gideon dalam kisah masyarakat Yahudi yang disuruh minum air di sungai sebelum maju berperang?

Bagaimana mungkin tuhan yang sama bisa melalukan kesalahan sejarah yang luar biasa dalam Qur'an dengan mencantumkan tokoh Nimrod dan Ibrahim (Abraham) hidup di jaman yang sama padahal dalam Taurat keduanya hidup di masa yang berbeda beberapa abad? Lebih gila lagi, ternyata tuhan dalam Qur'an mengikuti kesalahan terjemahan penulis Yahudi Jonathan ben Uzziel dalam menerjemahkan kata "Ur" (kota) dengan kata "Or".

Masih banyak banget neeeh yang dijungkirbalikkan oleh si Mamat nabi jejadian. Bagi yang mau percaya buta sama tulisannya, silakan sajaa. Tapi bagi yang masih mau menggunakan otaknya, silakan gunakan.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby aljazeera » Sat Nov 11, 2006 2:57 pm

Adadeh wrote:Hahaha... :lol: biasalaaah... selalu OOT karena tidak bisa membantah pokok persoalan thread ini: Qur'an ternyata adalah karangan Muhammad (yang amburadul) belaka.

Kembali ke pertanyaan2 gue yang sampai saat ini belum bisa dijawab seorang Muslm pun:
jika tuhan dalam Taurat memang sama dengan tuhan dalam Qur'an, maka tuhan tidak akan mengulang-ulang kisah yang sama berkali-kali, apa lagi mengganti nama2 tokohnya dengan nama lain. Misalnya Kain jadi Qabil, Abraham jadi Ibrahim, Eli jadi Ilyas, Eliah jadi Alyasa, Enoch jadi Idris, Ezra jadi Uzair, dll.
Buat apa tuhan yang sama mengulang-ulang kisah yang sama dan bahkan lalu merubah nama2 tokohnya?

Bisa aja lain bahasa lain penyebutan.
Gk percaya,
France bisa jadi Perancis
Japan bisa jadi Jepang
bagi lidah orang Indonesia

Tidak hanya itu, kisah yang disampaikan Muhammad dalam Qur'an ternyata BERBEDA dengan kisah aslinya dari Taurat, Talmud, Targum dan Midrash. Jika memang sumber cerita berasal dari tuhan yang sama, bagaimana mungkin kisahnya jadi BERBEDA?

Ah ente mah pinter2 gk bisa berpikir bener.
Al-Quran turun karena kitab2 sblmnya itu udah gk otentik lagi.
Ya..jelas jadi beda dong. Kalo sama ngapain juga di turunin Al-Quran?
Mengapa Muhammad menyebut Nuh berusia 950 tahun ketika bencana air bah datang, sedangkan Taurat jelas menyatakan SELURUH usia Nuh adalah 950 tahun?

Berdebat umur gk bakalan ada selesenya, krn jaman dulu belom ada akte kelahiran :D
Mengapa tuhan dalam Qur'an tidak menyampaikan pesan penting tentang darah Habil yang menjerit minta keadilan padahal hal itu tertulis jelas dalam Taurat dan Mishna Sanhedrin?

Emang, kenapa elo nyuruh kami ngambil standar Taurat? gak penting banget...
Kami hanya mengimani bahwa taurat dan kitab sebelumnya emang pernah ada bukan utuk mempercayai ajarannya.
Bagaimana mungkin tuhan yang sama bisa tertukar nama Saul (Thalut) dengan Gideon dalam kisah masyarakat Yahudi yang disuruh minum air di sungai sebelum maju berperang?

Bagaimana mungkin tuhan yang sama bisa melalukan kesalahan sejarah yang luar biasa dalam Qur'an dengan mencantumkan tokoh Nimrod dan Ibrahim (Abraham) hidup di jaman yang sama padahal dalam Taurat keduanya hidup di masa yang berbeda beberapa abad? Lebih gila lagi, ternyata tuhan dalam Qur'an mengikuti kesalahan terjemahan penulis Yahudi Jonathan ben Uzziel dalam menerjemahkan kata "Ur" (kota) dengan kata "Or".

Masih banyak banget neeeh yang dijungkirbalikkan oleh si Mamat nabi jejadian. Bagi yang mau percaya buta sama tulisannya, silakan sajaa. Tapi bagi yang masih mau menggunakan otaknya, silakan gunakan.


Sama kaya jawaban di atas...
Taurat, Injil emang ane pikirin?
User avatar
aljazeera
 
Posts: 858
Joined: Sat Jul 29, 2006 2:18 pm

Postby Trully_78 » Sat Nov 11, 2006 10:48 pm

Ckk...ck...ck....
Muslim...muslim..... dengan HEBOH dan YAKIN menuduh INJIL PALSU, padahal gak bisa MEMBUKTIKAN.

Padahal di Qur'an kan Muhammad bilang:
" Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka...." ( QS 5:66 )

trus,

" ...Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu......" ( QS 5:68 )



TOLONG JAWAB PERTANYAAN INI:
1. Kalo Muhammad bilang INJIL PALSU, kenapa dia gak melarang mereka tetap menegakkan Ajaran Taurat dan Injil?? Malah menganjurkan.
2. INJIL dan TAURAT yang ASLI menurut dia yang Bagaimana??
3. Trus, kenapa orang2 yang sudah menjalankan HUKUM2 TAURAT dan INJIL lalu dianggap KAFIR??
Padahal dia sendiri yang bilang yang masuk kategori BERAGAMA adalah yang menegakkan Ajaran Taurat, Injil dan Qur'an ( QS 5:68 ).

Ditunggu JAWABANNYA.....





User avatar
Trully_78
 
Posts: 411
Joined: Thu Oct 19, 2006 9:59 pm
Location: Black Forest

Postby Adadeh » Sun Nov 12, 2006 2:25 am

aljazeera wrote:Bisa aja lain bahasa lain penyebutan.
Gk percaya,
France bisa jadi Perancis
Japan bisa jadi Jepang
bagi lidah orang Indonesia

Iya itu karena kamu hidup di tempat yang jauuuuh dari Perancis atau Jepang. Tapi si Muhammad kan hidup deket banget sama tempat hidup para Yahudi di sekitar Medinah: ada suku Yahudi Nadir, Yahudi Qurayza, Yahudi Quaynuqa. Kaum Yahudi ini sudah hidup di daerah Timur Tengah selama ratusan tahun. Mereka berbicara bahasa Arab dengan tetangga2 Arab mereka dan hidup berdampingan tanpa saling bunuh karena masalah agama (sebelum Muhammad menciptakan Islam). Kaum Yahudi itu tidak pernah mengganti nama2 tokoh2 Yahudi dalam Taurat, Talmud atau Mishnah mereka. Lalu tiba2 ada orang Arab yang ngaku sebagai nabi lanjutan dari nabi2 Yahudi dan lalu mencatut kisah2 Yahudi, mengganti nama2 tokohnya, dan sekaligus memelintir kisahnya sekalian.
Bayangkan bagaimana reaksi kaum Yahudi saat itu ketika mengetahui perbuatan Muhammad?
Bayangkan bagaimana reaksi kaum Yahudi ketika mendengar bahwa Muhammad mengatakan nabi2 Yahudi mereka beragama Islam?


Al-Quran turun karena kitab2 sblmnya itu udah gk otentik lagi.

Sejak kapan udah gk otentik lagi? Apakah masih autentik pada saat si Mamat nyerocos tentang ayat ini:
Q 10:94
"Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu".

atau yang ini:
Q 26:192-196
Kami membaca di dalam Al-Qur'an yang menyatakan sebagai berikut:
"Dan sesungguhnya wahyu ini benar-benar diturunkan oleh Allah, diturunkan oleh roh suci ke dalam hatimu agar kamu menjadi salah seorang dari antara orang-orang yang memberi peringatan dengan bahasa Arab yang jelas dan sesungguhnya ayat-ayat itu benar-benar dalam kitab-kitab orang yang terdahulu"


APAKAH SAAT MUHAMMAD MASIH HIDUP TAURAT DAN INJIL UDAH GK OTENTIK LAGI????
Kalau iya, kenapa dong Awloh menyuruh Muhammad untuk bertanya pada para Ahli Kitab????
Q 16:43
"Dan kami tidak mengutus sebelum kamu kecuali orang-orang lelaki yang kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui"
Al-Jallalain menguraikan bahwasanya, "Orang yang mempunyai pengetahuan" itu adalah ahli-ahli Taurat dan Injil. Kalau ada yang tidak mengerti sesuatu, mereka pasti akan mengetahuinya (Al-Jallalain hal. 357).

Berdebat umur gk bakalan ada selesenya, krn jaman dulu belom ada akte kelahiran

Perbedaan umur Nuh dalam Qur'an dan Taurat itu terjadi karena Muhammad salah dengar dari orang Yahudi. Masakan tuhan yang salah?

Sama kaya jawaban di atas... Taurat, Injil emang ane pikirin?

Elo memang tidak memikirkannya, tapi Muhammad nabi palsumu jelas mikirin Taurat dan Injil bolak balik dan malah menyamakannya dengan Qur'an segala:
Q 5:68
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu".
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby taksanggup » Mon Nov 13, 2006 7:43 am

Adadeh wrote:
taksanggupmikir wrote:Tapi kenyataan Zaid lah yang mengumpulkan, bukan yang lain. kalo sudah gitu mau apa?? apa kita harus menolaknya?? tidak meyakini kalo itu kehendak Tuhan??

Ya memang sudah kehendak tuhan bahwa Zaid yang bukan ahli Qur'an mengumpulkan ayat2 Qur'an sebisanya dan tidak jelas kesahihannya, sedangkan Qur'an versi para ahli Qur'an justru dibakar dan dihancurkan. Sudah jadi kehendak tuhan memang kaum Muslim harus percaya, pokoknya harus, tanpa peduli kesahihan Qur'an versi Zaid. Jadi siapa bilang Qur'an tidak pernah berubah? Perubahanannya banyak, versinya pun banyak, tapi semua kebanyakan dibakar si Usman. Bakar Qur'an atas kehendak tuhan ni yee?

apa bener begitu ceritanya??? yakin bener.. lihat lagi bakarnya ya?? emang situ kenal ama yang ngebakarnya?

Adadeh wrote:
anda menulis ini itu di forum ini pun karena kehendak tuhan yang menyertai anda

Memang betul, tuhan sendiri ingin saya mengungkapkan kebohongan Muhammad yang seenaknya saja mengganti kisah2 Yahudi dengan versinya dia sendiri.

Muhammad yang mana yanng anda maksud?

Adadeh wrote:
nah yang anda ungkapkan itu, sudah netral belum??

Buat apa bersikap netral?

supaya dalam berpikir tidak hanya terpikir sisi 'baik' nya saja, ada pula 'sisi buruk' nya (boleh di balik deh supaya netral : supaya dalam berpikir tidak hanya terpikir sisi 'buruk' nya saja, ada pula 'sisi baik' nya )

Adadeh wrote:
Nabi adam tidak mengganti kitab mana pun karena ia adalah kakek moyang para nabi (apa gak dapat tulisannya tentang itu, gak ada untuk di Copy Paste ya?) , sedangkan kitab-kitab Tuhan turun pada keturunannya.

Copy paste dari mana? Saya mengumpulkan sendiri data2 ini dari berbagai sumber. Kau mungkin tidak mampu melakukan riset seperti ini, tapi banyak orang lain yang mampu.

'saya mengumpulkan sendiri' atau 'saya dibantu mengumpulkan'??(coba pikir-pikir lagi), apa ada yang ketinggalan?
Tuh 'tangan' yang anda pake tuk 'ngetik','klik sana klik sini',
'mata' yang anda pake buat 'baca ini itu',
'penglihatan' yang menyertai 'mata',
'badan' yang anda pake apa saja mau,
'gerak' yang menggerakan 'tangan' 'badan' 'kaki' dll,
'otak' yang anda pake buat 'mikir',
'pemikiran' yang menyertai anda,
'pintar' yang menyertai anda, (supaya netral: '****' yg menyertai anda)
'komputer','keyboard','mouse', 'listrik' buat posting di internet,
'harddisk' yang anda pake nyimpen 'berbagai sumber',
'bibir/mulut' yang anda pake tuk 'ngomong', masih banyak yg lainnya lagi, itu semua mahluk milik Tuhan, bagaimana mungkin yang 'sudah banyak melakukan riset' tentang agama tauhid bisa melupakan mahluk milik Tuhan yang telah membantunya?? apa terlewat dalam riset??
tapi kalo emang 'saya mengumpulkan sendiri', hebat deh. tp coba anda pejamkan mata trus sebutkan yang anda lihat, apakah anda menikmati penglihatan seperti layaknya mata terbuka??
anda dapat menikmati 'penglihatan' karena 'penglihatan' milik Tuhan lah yang membantu anda, bukan 'anda sendiri' yang melihat, karena jika anda tidak disertai/dibantu 'penglihatan', bagaimana mungkin anda (supaya netral) dan saya dapat menikmati 'penglihatan'??

Adadeh wrote:Inti dari seluruh perbandingan kisah, dongeng, kejadian dalam Qur'an dengan isi Talmud, Midrash, Taurat adalah untuk menunjukkan bahwa Qur'an tidak lebih daripada karangan Muhammad belaka. Kesalahan2 fatal dalam kisah2 Qur'an menunjukkan bahwa Muhammad salah dengar, salah tangkap, salah contek, salah njiplak dalam menyampaikan kisah2nya pada para Muslim. Para Muslim Bedouin saat itu kebanyakan adalah orang2 tak terpelajar, doyan takhayul, percaya buta bahwa Muhammad itu nabi, sehingga mereka bahkan tidak merasa perlu memeriksa kebenaran dongeng dari Muhammad. Telan saja semuanya, dan anggap itu semua sudah jadi kehendak tuhan. Betapa naifnya.

lebih baik riset lagi aja dulu, kalo udah 'bisa sendiri' boleh deh di sebarin, kayaknya gitu deh
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

Postby Sashimi » Mon Nov 13, 2006 7:46 am

adadeh dahsyaat........., si gajah sama si ngga sanggup smpe kejengkang ngga bisa jawab
Sashimi
 
Posts: 3813
Joined: Sun Jul 09, 2006 8:19 am

Postby taksanggup » Mon Nov 13, 2006 8:09 am

Trully_78 wrote:Ckk...ck...ck....
Muslim...muslim..... dengan HEBOH dan YAKIN menuduh INJIL PALSU, padahal gak bisa MEMBUKTIKAN.Padahal di Qur'an kan Muhammad bilang:
" Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka...." ( QS 5:66 )
trus,
" ...Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu......" ( QS 5:68 )

yang palsu bukan tauratnya, injilnya, atau qur'annya tp yang membohongkan taurat, yang membohongkan injil, yang membohongkan qur'an yang memalsukan nya.

Trully_78 wrote:TOLONG JAWAB PERTANYAAN INI:
1. Kalo Muhammad bilang INJIL PALSU, kenapa dia gak melarang mereka tetap menegakkan Ajaran Taurat dan Injil?? Malah menganjurkan.

Muhammad mana yang bilang injil palsu?
pelajaran yang saya terima gak ada yang bilang kalo injil palsu

Trully_78 wrote:2. INJIL dan TAURAT yang ASLI menurut dia yang Bagaimana??

dia ?? siapa?

Trully_78 wrote:
Trully_78 wrote:3. Trus, kenapa orang2 yang sudah menjalankan HUKUM2 TAURAT dan INJIL lalu dianggap KAFIR??
Padahal dia sendiri yang bilang yang masuk kategori BERAGAMA adalah yang menegakkan Ajaran Taurat, Injil dan Qur'an ( QS 5:68 ).

Ditunggu JAWABANNYA.....



Justru itu, dalam AlQur'an, (dari pengetahuan yang saya terima) atas nama "kafir", tidak menunjukan pada "orang" tapi lebih mengacu pada suatu "sifat", yaitu sifat "keingkaran", dimana pada waktunya seseorang melakukan "keingkaran", ya oleh "hukum"(bukan oleh "orang") disebut "kafir", karena adakalanya seseorang itu tidak melakukan keingkaran, contohnya ketika ia sedang tidur. Jadi yang disebut/dijuluki "Kafir" dalam Qur'an itu "siapapun" yang melakukan "keingkaran", tidak memandang agama apa yang dianut (karena semua yang menganut agama/yang tidak menganut agama adalah mahluk milik tuhan).

Jadi dalam AlQur'an tidak ada satu pun "perkataan orang"(maksudnya orang menjuluki seseorang/orang lain), tp semuannya hanya "perkataan milik Tuhan"(atas nama hukum)
taksanggup
 
Posts: 233
Joined: Wed Nov 01, 2006 11:46 am

MUSLIM SEPERTI ANDA MEMANG OTAKNYA *****

Postby nabicabul » Mon Nov 13, 2006 9:35 pm

taksanggup wrote:
Trully_78 wrote:Ckk...ck...ck....
Muslim...muslim..... dengan HEBOH dan YAKIN menuduh INJIL PALSU, padahal gak bisa MEMBUKTIKAN.Padahal di Qur'an kan Muhammad bilang:
" Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka...." ( QS 5:66 )
trus,
" ...Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu......" ( QS 5:68 )

yang palsu bukan tauratnya, injilnya, atau qur'annya tp yang membohongkan taurat, yang membohongkan injil, yang membohongkan qur'an yang memalsukan nya.

Trully_78 wrote:TOLONG JAWAB PERTANYAAN INI:
1. Kalo Muhammad bilang INJIL PALSU, kenapa dia gak melarang mereka tetap menegakkan Ajaran Taurat dan Injil?? Malah menganjurkan.

Muhammad mana yang bilang injil palsu?
pelajaran yang saya terima gak ada yang bilang kalo injil palsu

Trully_78 wrote:2. INJIL dan TAURAT yang ASLI menurut dia yang Bagaimana??

dia ?? siapa?

Trully_78 wrote:
Trully_78 wrote:3. Trus, kenapa orang2 yang sudah menjalankan HUKUM2 TAURAT dan INJIL lalu dianggap KAFIR??
Padahal dia sendiri yang bilang yang masuk kategori BERAGAMA adalah yang menegakkan Ajaran Taurat, Injil dan Qur'an ( QS 5:68 ).

Ditunggu JAWABANNYA.....



Justru itu, dalam AlQur'an, (dari pengetahuan yang saya terima) atas nama "kafir", tidak menunjukan pada "orang" tapi lebih mengacu pada suatu "sifat", yaitu sifat "keingkaran", dimana pada waktunya seseorang melakukan "keingkaran", ya oleh "hukum"(bukan oleh "orang") disebut "kafir", karena adakalanya seseorang itu tidak melakukan keingkaran, contohnya ketika ia sedang tidur. Jadi yang disebut/dijuluki "Kafir" dalam Qur'an itu "siapapun" yang melakukan "keingkaran", tidak memandang agama apa yang dianut (karena semua yang menganut agama/yang tidak menganut agama adalah mahluk milik tuhan).

Jadi dalam AlQur'an tidak ada satu pun "perkataan orang"(maksudnya orang menjuluki seseorang/orang lain), tp semuannya hanya "perkataan milik Tuhan"(atas nama hukum)


MAKSUD SI ADADEH bukan kesalahan qur'an menyebut nimrod dg namrud
tapi nimrod atau namrud itU hidup 200 tahun setelah Abraham meninggalkan Ur Kasdim

jadi kalau anda bilang anda pernah dimintai pendapat karena sby
orang boleh percaya atau tidak .?????
KARENA SEJAMAN.

Tapi kalau anda bilang anda pernah minum teh bersama dg Daendels
HANYA ORANG ***** DAN ORANG ITU PASTI MUSLIM .


DEMIKIAN JUGA DG KISAH NABI NUH.
DIA ITU MENINGGAL USIA 950 TAHUN BUKAN PADA WAKTU USIA 950 TAHUN TERKENA MUSIBAH AIR BAH.

SUDAH JELAS MUHAMMAD HANYA MENCONTEK
MASA GITU AJA OTKAKLU ENGGA NANGKEP - NAGKEP JUGA.

KEBANYAKAN DIJEDOTIN KE TANAH 5 KALI SEHARI SIH
MAKANYA JADI GUOBLOK.
nabicabul
 
Posts: 160
Joined: Wed Oct 04, 2006 10:09 pm
Location: malaysia

Postby nabicabul » Mon Nov 13, 2006 9:42 pm

MAAF ADA KOREKSI

HANYA ORG MUSLIM MUNGKIN YG PERCAYA
ANDA ( MR. TAK SANGGUP ) ANDA PERNAH MINUM TEH
BERSAMA dAENDLES ( GUBERNUR JENDRAL PERANCIS )di indonesia.

anda pasti complain deh, kok perancis bukan belanda.

Jawab : otak anda memang kurang .
dan tidak secerdas otak saya.


tapi akan saya jawab
nabicabul
 
Posts: 160
Joined: Wed Oct 04, 2006 10:09 pm
Location: malaysia

Postby Trully_78 » Mon Nov 13, 2006 9:44 pm

to tak_sanggup

Kamu kayaknya harus baca dulu ARTIKEL2 en DEBAT2 di FFI, SEMUANYA.
Dari jawaban kamu, nampaknya dikau masih sangat hijau di FFI, jadi semuanya kamu jawab dengan sangkalan.

HANYA KAMU SATU2NYA MUSLIM yang bertanya, " SIAPA BILANG INJIL PALSU??

Pleaseee...deh.... Aku males menjawabnya.
Demikian juga pasti dgn Netter2 Senior yang lain, DAH BOSEN.
Mending kamu belajar aja dulu ya dek....
Trus diskusi dengan teman2 muslimmu.

Selamat belajar....
User avatar
Trully_78
 
Posts: 411
Joined: Thu Oct 19, 2006 9:59 pm
Location: Black Forest

PreviousNext

Return to Muhammad



Who is online

Users browsing this forum: No registered users