.

SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby Captain Pancasila » Fri Oct 17, 2014 1:35 pm

rahimii wrote:Bukti akan reliabilitas peristiwa ayat-ayat setan secara keseluruhan dari internal islam sendiri, membuatnya terlalu nyata untuk diabaikan. Dengan pemikiran ini, mari kita perhatikan secara ringkas apa yang terjadi, berdasarkan Sejarah al-Tabari. Menurut al-Tabari, ketika muhammad melihat bagaimana sukunya berpaling dari dia dan sedih melihat mereka menghindari pesan yang dibawanya kepada mereka dari tuhan. muhammad sangat ingin mensejahteraan kaumnya dan ingin mengusahakan rekonsiliasi dengan mereka dengan cara apa pun yang dia bisa. Ia merindukan dalam jiwanya bahwa sesuatu akan datang kepadanya dari tuhan yang akan mendamaikan dia dengan sukunya. Dan ia berdebat dengan dirinya sendiri dan sungguh-sungguh menginginkankan hal tersebut dan berhasil. Kemudian Allah berfirman:
“Demi bintang telah menetapkan temanmu tidak keliru dan tidak tertipu, ia berbicara bukan dari keinginan sendiri. Dan ketika ia sampai pada firmannya : “pernahkah engkau berpikir akan al-Lat dan al-'Uzza dan Manat yang ketiga, dan yang lain? Ketika muhammad sedang berdebat dalam dirinya dan menginginkan untuk membawa rekonsiliasi kepada kaumnya, setan menempatkan pada lidahnya “ini adalah Gharaniq yang ditinggikan yang syafaatnya disetujui.”

Ketika kaum Quraish mendengar itu, mereka sangat dengan cara muhammad berbicara tentang dewa-dewa mereka dan bersujud, sehingga semua orang yang ada dalam mesjid baik kaum musyrik quraisy dan pengikut muhammad tidak ada yang tidak bersujud.

Hubungan persahabatan muhammad dengan kaum musyrik ternyata berumur pendek, dan muhammad segera menyadari bahwa ayat yang dikatakannya yang memuji berhala datangnya bukan dari tuhan, tapi dari setan.

QS. 17:73-75. Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentu|ah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia. Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka, kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun terhadap Kami.

kok nggak ada ketipu setan nya? gimana ada ayat setan nya kalau ketipu setan nya aja kagak ada?

rahimii wrote:Sedih mengakui pengkhianatannya terhadap tuhan, muhammad meratap : “aku telah mengadakan perbuatan melawan allah dan telah memperhitungkan kepadanya kata-kata yang dia tidak katakan.” Namun jibril datang menghibur muhammad, memberitahukan bahwa semua nabi juga jatuh kedalam godaan setan dari waktu ke waktu. Klaim mengejutkan dan luar biasa ini bahkan ditegaskan dalam quran: “Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”(quran 22:52)

QS. 22:51-54. Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat, dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Quran itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.

lha setannya setan manusia gitu kok! masak ya iya ketipunya sama setan yang berbentuk manusia? emang bisa/gampang ya, manusia nyamar jadi Tuhan?

:stun:
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby rahimii » Tue Oct 21, 2014 5:42 pm

rahimii wrote:Bukti akan reliabilitas peristiwa ayat-ayat setan secara keseluruhan dari internal islam sendiri, membuatnya terlalu nyata untuk diabaikan. Dengan pemikiran ini, mari kita perhatikan secara ringkas apa yang terjadi, berdasarkan Sejarah al-Tabari. Menurut al-Tabari, ketika muhammad melihat bagaimana sukunya berpaling dari dia dan sedih melihat mereka menghindari pesan yang dibawanya kepada mereka dari tuhan. muhammad sangat ingin mensejahteraan kaumnya dan ingin mengusahakan rekonsiliasi dengan mereka dengan cara apa pun yang dia bisa. Ia merindukan dalam jiwanya bahwa sesuatu akan datang kepadanya dari tuhan yang akan mendamaikan dia dengan sukunya. Dan ia berdebat dengan dirinya sendiri dan sungguh-sungguh menginginkankan hal tersebut dan berhasil. Kemudian Allah berfirman:
“Demi bintang telah menetapkan temanmu tidak keliru dan tidak tertipu, ia berbicara bukan dari keinginan sendiri. Dan ketika ia sampai pada firmannya : “pernahkah engkau berpikir akan al-Lat dan al-'Uzza dan Manat yang ketiga, dan yang lain? Ketika muhammad sedang berdebat dalam dirinya dan menginginkan untuk membawa rekonsiliasi kepada kaumnya, setan menempatkan pada lidahnya “ini adalah Gharaniq yang ditinggikan yang syafaatnya disetujui.”

Ketika kaum Quraish mendengar itu, mereka sangat dengan cara muhammad berbicara tentang dewa-dewa mereka dan bersujud, sehingga semua orang yang ada dalam mesjid baik kaum musyrik quraisy dan pengikut muhammad tidak ada yang tidak bersujud.

Hubungan persahabatan muhammad dengan kaum musyrik ternyata berumur pendek, dan muhammad segera menyadari bahwa ayat yang dikatakannya yang memuji berhala datangnya bukan dari tuhan, tapi dari setan.

captain pancasila wrote:QS. 17:73-75. Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentu|ah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia. Dan kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka, kalau terjadi demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu (siksaan) berlipat ganda di dunia ini dan begitu (pula siksaan) berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun terhadap Kami.

kok nggak ada ketipu setan nya? gimana ada ayat setan nya kalau ketipu setan nya aja kagak ada?


rahimii wrote:Sedih mengakui pengkhianatannya terhadap tuhan, muhammad meratap : “aku telah mengadakan perbuatan melawan allah dan telah memperhitungkan kepadanya kata-kata yang dia tidak katakan.” Namun jibril datang menghibur muhammad, memberitahukan bahwa semua nabi juga jatuh kedalam godaan setan dari waktu ke waktu. Klaim mengejutkan dan luar biasa ini bahkan ditegaskan dalam quran: “Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”(quran 22:52)

captain pancasila wrote:QS. 22:51-54. Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat, dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Quran itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.

lha setannya setan manusia gitu kok! masak ya iya ketipunya sama setan yang berbentuk manusia? emang bisa/gampang ya, manusia nyamar jadi Tuhan?

:stun:

Bro, cobalah fair dan jujur kepada diri anda sendiri dalam menyampaikan pemikiran. Biar logika anda nalar, saya kutip dulu quran 53(an najm):19-22 :

"Maka apakah patut kamu menganggap al Lata dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian? Apakah untuk kamu laki-laki dan untuk Allah perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil."

Silahkan anda hubungkan quran diatas dengan tulisan paling awal muslim tentang kejadian yang melatarbelakangi muhammad dapat mengambil hati para musrikun dimana disebutkan perihal dewa-dewi orang musrik itu, seperti disampaikan Ibn Ishaq, Wakidi, Ibn Sa’d, al-Tabari, Ibn Abi Hatim, Ibn al-Mundhir, Ibn Mardauyah, Musa ibn 'Uqba, Abu Ma'shar dalam tulisan-tulisan mereka tentang kisah hidup si muhammad. Lalu baca juga hadis bukhari yang dibawah :

"Nabi bersujud pada surat An Najm, demikian juga kaum muslimin, orang-orang musyrik, jin & seluruh manusia yg hadir. Hal ini diriwayatkan pula oleh Ibrahim bin Thahman dari Ayyub, namun Ibnu 'Ulayyah tak menyebutkan Ibnu Abbas." [HR. Bukhari No.4484]

Tidak ada penjelasan lain akan maksud yang hendak disampaikan oleh quran 53:19-22 selain bahwa muhammad memang pernah menyanjung dewa-dewi kafir untuk mengambil hati kafir untuk mengikutinya. Atau anda barangkali punya pendapat sendiri akan latar belakang turunnya quran 53:19-22? Maka sesuai dengan ulangan 18 itu sendiri, muhammad telah melanggar syarat utama kenabian seperti yang diamanatkan ulangan 18 yang justru sering dikutip muslim sebagai bukti bahwa muhammad adalah nabi yang diakui yahudi dan kristen karena tertulis dalam kitab mereka pula. Islam memanglah penuh dengan kontradiksi.
Mirror 1: kalau Kami tidak memperkuat (hati)mu, niscaya kamu hampir-hampir condong sedikit
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby Utbahbinabuwaqqash » Wed Oct 22, 2014 10:52 am

Slim..slim.. Kalo ayat di ulangan itu ditafsirkan ''nabi'' diluar bangsa Yahudi, kenapa kog langsung ujug2 ke muhammad, kenaoa kog bukan si mirza ghulam ahmad, ato lia eden, ato ahmad muzadek ato orang2 yg mengaku2 nabi lainnya, yg self proclaim dapat wahyu dari tuhan, yg terus ada sampe sekarang? Hi..hi..
Mirror 1: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Utbahbinabuwaqqash
 
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby Captain Pancasila » Thu Oct 23, 2014 8:31 pm

rahimii wrote:Tidak ada penjelasan lain akan maksud yang hendak disampaikan oleh quran 53:19-22 selain bahwa muhammad memang pernah menyanjung dewa-dewi kafir untuk mengambil hati kafir untuk mengikutinya. Atau anda barangkali punya pendapat sendiri akan latar belakang turunnya quran 53:19-22?

coba dibaca dulu ayatnya :

QS. 53:19-25. Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? (Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.

mana menyanjungnya? malah mengkritisi gitu kok! :goodman:
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby rahimii » Thu Oct 23, 2014 9:03 pm

rahimii wrote:Tidak ada penjelasan lain akan maksud yang hendak disampaikan oleh quran 53:19-22 selain bahwa muhammad memang pernah menyanjung dewa-dewi kafir untuk mengambil hati kafir untuk mengikutinya. Atau anda barangkali punya pendapat sendiri akan latar belakang turunnya quran 53:19-22?

captain pancasila wrote:coba dibaca dulu ayatnya :

QS. 53:19-25. Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? (Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.

mana menyanjungnya? malah mengkritisi gitu kok! :goodman:

Tanda kurung quranmu itu kebanyakan captain..akal-akalan quran memakai tanda kurung agar tidak kelihatan semprulnya. Coba kau tunjukkan quran asli bahasa arab yang menurutmu tidak pernah berubah sepanjang zaman itu, apakah memakai tanda kurung atau tidak..
Mirror 1: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby Captain Pancasila » Sat Oct 25, 2014 1:02 pm

ya coba/silahkan saja yang ada di dalam tanda kurung diskip! ada nggak menyanjungnya? :goodman:
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: SILOGISME MODUS PONENS - MUHAMMAD NABI PALSU

Postby rahimii » Sun Oct 26, 2014 4:38 pm

@Captain
Nah, sulit memang berharap muslim untuk jujur. Kita tidak usah dulu berbicara tentang ayat yang dihapus atau soal konsep nasikh dan mansukh dalam alquran yang mestinya kau juga mengetahuinya cp. Mari kita lihat saja ayat tersebut dari sisi semantiknya, apakah memang mengandung sanjungan atau tidak.

Bahasa indonesia :
"Maka apakah patut kamu menganggap al Lata dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian?"

Bahasa inggris :
"Have you, then, seen Al-Lat and Al-Uzza? And Manat, the third one, the other?"

Coba kau jawab yang jujur cp :
-Apakah kata yang saya besarkan itu berarti mengecilkan peran objek yang dibicarakan (al lata, al uzza dan al manah) dalam keseluruhan kalimat, atau objek yang dibicarakan tersebut harus dimaknai dan dianggap memiliki pengaruh atau peran yang lebih besar dalam konteks yang disampaikan kalimat itu?

-Apakah berdasarkan kata yang dibesarkan, maka objek yang dibicarakan (al lata, al uzza, dan al manah) harus dianggap kekecualian bagi si penyampai karena tidak menjadi bagian integral dan internal dari si penyampai kalimat, atau objek yang dibicarakan tersebut harus dimaknai sebagai bagian integral dan internal dari si penyampai kalimat?
Mirror 1: yang paling terkemudian
Follow Twitter: @ZwaraKafir
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Previous

Return to Muhammad



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]