.

Diskusi Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Diskusi Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad

Postby chrystal » Mon May 17, 2010 12:57 pm

Pejwan kaga ya hehe
Ya begitulah asiknya jd nabi islam
Makanya sekarang banyak yg ngaku2 jd nabi islam, kali aja pada geregetan pengen dapet ntu hak ngesex yang asoy geboy dah
Putri indonesia halal tuh di goyang
chrystal
 
Posts: 16
Joined: Fri Apr 23, 2010 4:08 pm
Location: Moscow, Rusia

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby ice » Wed May 19, 2010 10:35 pm

Saudaraku, kawanku, Mudah-mudahan Allah mengampuni apa yang kita perbuat saat ini.
Sesungguhnya kita sedang mempertanyakan Ke Esaan, Keberadaan, Kebesaran, dan Kemaha Kuasaan Allah. Tahukah bahwa kita sedang berjalan ke arah yang jalan yang terjal, ke tempat di mana kita akan mendapatkan sesuatu yang merugikan diri kita sendiri. Kita tertawa ketika sesorang menjadi lemah imannya, kita pun senag ketika di antara kita ada yang menghujat Tuhannya. Apa yang didapat dari perbincangan kita ? apakah dengan hanya membaca kemudian menafsirkan Al Qur'an, Hadits, dan tulisan-tulisan para cendekiawan kita harus mengambil kesimpulan bahwa Allah itu bohong, tidak ada, dan hanya rekaan belaka ? percayalah jika itu adlah kesimpulan, maka kesimpulan itu salah. Sesungguhnya kita semua sedang menfasirkan. Qur'an itu turun menjadi pelita bagi umat manusia, kita tidak bisa membacanya satu per satu ayat. Ada banyak pertalian antara satu ayat dengan ayat lainnya, ada pertalian antara satu surat dengan surat lainnya, ada asabun nuzul, baru kita membacanya secara utuh. itu pun kita sedang menafsirkan. Maksud yang sebenarnya hanya Allah yang tahu. Apakah kita yakin ketika kita mempertanyakan, menganggap bohong suatu ayat, apakah pertanyaan dan pernyataan kita itu sudah benar? Belum tentu. Karena kita kembali lagi sedang menafsirkan. Hanya Allah yang tahu maksud dan arti sebenarnya. Mengapa kita harus mempertanyakan kebenaran Al Quran, apakah kita bisa menjamin pertanyaan itu benar ? Apakah kita yakin bahwa kita tidak sedang mempertanyakan, dan melecehkan Firman-firman Allah?
Hadits itu adalah kumpulan perkataan dan perbuatan/perilaku nabi yang disusun berdasarkan cerita, dialog, dan riwayat orang-orang yang layak dipercaya, penysusnannya setelah beberapa ratus tahun setelah Nabi wafat. Karena sifat penyusunannya yang telah mengalami waktu yang demikian panjang, maka muncul perbedaan penafsiran, dan keprcayaan terhadap hadits. Di sana pun akan timbul banyak penafsiran. Lantas, ketika kita mempertanyakan, kemudian meyakini bahwa banyak hadits itu bohong, apakah kita juga meykini apa yang kita yakini itu benar? Apakah kita langsung bisa mengambil kesimpulan bahwa Nabi Muhammad Saw. itu pembohong, pengarang, dan orang yang jahat? bagaimana kalau kita salah, apakah kita bisa mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah kelak ?
Ketika kita membaca buku-buku dan tulisan para ahli dan cendekiawan, sesungguhnya kita diajak berdialog dan menyerap pendapat dari para penulis itu. Mereka adalah manusia, dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Di antaranya bahkan mungkin adalah pembenci islam, para liberalis, dan kaum munafik. Dengan membaca buku-buku mereka lantas kita akhirnya berpendapat bahwa Allah SWT, Nabi Muhammad Saw, dan Al Quran itu salah, pembohong, khayalan, tipuan, tiruan, dan syair biasa. Menyimpulkan bahwa Ilam adalah agama yang biadab, teroris, kejam, haus darah, suka perang, wanita, dan ****. Apakah kita sudah berjalan di jalan yang benar ? apakah kesimpulan itu kita yakin benar ? Bagaimana kalau tidak ? Apakah kita mampu mempertanggungjawabkan apa yang kita lakukan ini di hadapan Allah dalam hari penghisaban?
Apakah kita yakin apa yang sedang kita lakukan ini benar ? Bagaimana kalau tidak ? Apakah kita tidak takut kepada Allah ?
Saudaraku, sesungguhnya kita sedang berjalan dan menari-nari di atas kebodohan kita sendiri. Kita mempertanyakan Allah, menghujatnya, dan menginjak-injak firman-Nya, siapa yang akan rugi ? Allah atau kita ? Allah tidak akan rugi walau tidak satu orang pun yang menyembahnya, karena semuanya tidak akan berarti apa-apa bagi-Nya. Kitalah sesungguhnya yang rugi, mari renungkan itu.
Marilah kita fikirkan, bahwa sesungguhnya setiap Firman Allah adalah untuk kebaikan dan keselarasan hidup manusia. Perintah-perintah-Nya adalah untuk kebaikan kita semua. Tidak ada hukum yang lebih adil kecuali Hukum Allah, karena Dia Maha Tahu dan Maha mengetahui segala akibat yang di lakukan manusia. Hanya saja manusia cenderung menilai sesuatu hanya dengan logika manusia yang pendek, dan mengabaikan hakikat dari hukum-hukum itu. Tidak ada satu urusan pun yang tidak diadili dengan adil oleh hukum Allah.
Agama, tidak hanya seslalu dapat diukur oleh logika. Karena yakinlah bahwa logika manusia itu tidak dapat mencapai kebesaran Allah. Dalam keseharian kita, kita dapat mencontohkan, mobil bagus melaju di jalan lurus dengan aspal yang sangat rata dengan sopir yang segar dan sehat, secara logika mobil itu tidak akan mengalami kecelakaan, tetapi kenyataannya, kita sering menyaksikan keadaan sempurna seperti itu pun bisa saja terjadi kecelakaan. Siapa yang tahu yang akan terjadi walau waktu sedetik yang akan datang. Kita tidak bisa selalu bermain dengan logika. Tetapi kita dituntut untuk merenungkan, berfikir, dan mensyukuri apa yang ada dalam hidup kita. Kita dituntut tidak hanya merenungkan sariat, tetapi juga hakikat. Itulah agama.
Saudaraku, yakinlah bahwa kita saat ini sedang memperolok-olok kebodohan kita sendiri, menari-nari di atas kekerdilan kita, dan berlari menuju kerugian.
Ketahuilah, Allah itu tidak butuh sanjungan, tidak butuh sesembahan, kekuasaan-Nya tidak akan terpengaruh oleh banyaknya orang yang memperolok-olok-Nya.
ice
 
Posts: 14
Joined: Wed May 19, 2010 9:08 pm

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby walet » Wed May 19, 2010 11:26 pm

ice wrote:Saudaraku, kawanku, Mudah-mudahan Allah mengampuni apa yang kita perbuat saat ini.


Silakan bantah satu persatu postingan disini.
walet
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby Raitei » Wed Jun 02, 2010 9:25 am

@ICE :

Jangan bicara ngalor ngidul....itu smua bukti otentik dr cendikiawan slimmers...
Kalo mo Khotbah di kubah sono. jgn disini...

Modal dengkul kopong doank sok2an bicara agama n Auwloh swt...sudah banyak bukti kerancuan dan kerusakan kitab koran itu. Masih aja berkelit...lebih baik jadi agnostik daripada tau apa yg diyakini itu nyata2 salah dan ada bukti otentik yang memberatkan. Istilah hukumnya, "BUKTI yang memberatkan"...
Raitei
 
Posts: 17
Joined: Sun May 09, 2010 12:31 am

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby andjapoel » Tue Jun 08, 2010 4:33 pm

Modal dengkul kopong doank sok2an bicara agama n Auwloh swt...sudah banyak bukti kerancuan dan kerusakan kitab koran itu. Masih aja berkelit...lebih baik jadi agnostik daripada tau apa yg diyakini itu nyata2 salah dan ada bukti otentik yang memberatkan. Istilah hukumnya, "BUKTI yang memberatkan"...


agnostik... :-k .... [-(
andjapoel
 
Posts: 22
Joined: Thu Apr 15, 2010 4:24 pm

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby jaya lee » Thu Jun 10, 2010 4:17 pm

mas icu !!! specialist seks ya !!!
kalo bikin thread gak jauh dari seks !!! dan menggebu-gebu !!!
sorry mas ,becanda !!!
eh dah liat video luna ariel belum ???
jaya lee
 
Posts: 64
Joined: Wed Apr 21, 2010 4:23 pm

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby vhee » Thu Jun 10, 2010 4:27 pm

Wew...tampilan threadnya acak adut banget..males bacanya....Image
User avatar
vhee
 
Posts: 1885
Joined: Thu May 20, 2010 2:52 pm

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby kuta bali » Fri Jun 11, 2010 12:32 am

vhee wrote:Wew...tampilan threadnya acak adut banget..males bacanya....Image


Jadi AL Quran itu acak adut ya? Kan itu scan yang menerangkan Al Quran.
kuta bali
 
Posts: 2187
Joined: Tue Mar 02, 2010 3:55 am

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby ryanggun90 » Mon Jun 14, 2010 8:32 pm

Yang khotbah thu cara bicarannya Kristen bannget thu. . .
islam gak pernah tahu cara bicara seperti itu. . . =D> =D>
ryanggun90
 
Posts: 2
Joined: Mon May 31, 2010 8:16 pm

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby kuta bali » Tue Jun 15, 2010 12:37 am

ryanggun90 wrote:Yang khotbah thu cara bicarannya Kristen bannget thu. . .
islam gak pernah tahu cara bicara seperti itu. . . =D> =D>


Siapapun yang kotbah, selama yang diomongkan benar, apa salahnya?
Sumbernya dari Islam kok, itu kan hasil scan, bukan kotbah.

Biar pun yang posting orang gila pun saya percaya, soalnya itu hasil scanner, bukan klaim kosong.

So what gitchu loh.
kuta bali
 
Posts: 2187
Joined: Tue Mar 02, 2010 3:55 am

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby OhYeaH » Wed Jun 16, 2010 1:47 pm

vhee wrote:Wew...tampilan threadnya acak adut banget..males bacanya....Image


Kalo kapir nulis komentar tanpa disertai link dikatain asal cuap, sekarang disertai bukti berupa scan malah katanya acak adut. Tipikal muslim yg males gunain otak atau tipikal muslim yg enggan menerima kenyataan kebobrokan, keanehan akhlak si muhammad.

Shame on you
OhYeaH
 
Posts: 41
Joined: Wed Jun 09, 2010 6:40 pm
Location: SWT Inc. ~72 Virgin Agency~

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby Saif.Bahar » Fri Jul 30, 2010 11:01 pm

Hahahahahaha....kalian anak2 kecil lucu bgt cih...bicara c0al nabi n kenabian gk pkai sstem argumentasi ilmiah agamis..Wu44h4h4h4...Wu4h4h4h4....
Mahasiswa gw aja mw bicara n menyimpulkan najis n tdknya bekas cat di pakaian bwt sholat tuh melakukan riset berbulan2 sampai2 melibatkan teknik kimia..trus udah gciu bikin makalahnya sistematis sesuai standar n metode penyimpulan hgga bs diprtggjawabkan di dpn dewan penguji..bukan cuma da landasan teologis trus kaidah ushulul hukum dll...eh tahu teori,asumsi,postulasi...dll gk ceeee....?hahahahaha...lucuuu bgeeet..menyimpulkan status knabian n nabi Muhamad dlm "maaf" sex cuma segciu gciunya...cuma bk sejarah plg2 ibnu hisyam n ibnu katsir...ck ck ck ..
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: Q 33:50 Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad SAW

Postby abdulraharja » Sat Jul 31, 2010 3:24 am

Saif.Bahar wrote:Hahahahahaha....kalian anak2 kecil lucu bgt cih...bicara c0al nabi n kenabian gk pkai sstem argumentasi ilmiah agamis..Wu44h4h4h4...Wu4h4h4h4....
Mahasiswa gw aja mw bicara n menyimpulkan najis n tdknya bekas cat di pakaian bwt sholat tuh melakukan riset berbulan2 sampai2 melibatkan teknik kimia..trus udah gciu bikin makalahnya sistematis sesuai standar n metode penyimpulan hgga bs diprtggjawabkan di dpn dewan penguji..bukan cuma da landasan teologis trus kaidah ushulul hukum dll...eh tahu teori,asumsi,postulasi...dll gk ceeee....?hahahahaha...lucuuu bgeeet..menyimpulkan status knabian n nabi Muhamad dlm "maaf" sex cuma segciu gciunya...cuma bk sejarah plg2 ibnu hisyam n ibnu katsir...ck ck ck ..

iy nie padahal sumber2 nya dari sumber2 islam yah :P
abdulraharja
 
Posts: 528
Joined: Sat Mar 06, 2010 10:59 pm
Location: earth ??

Re: Diskusi Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad

Postby key » Wed Nov 17, 2010 3:39 am

NAbi menikah itu tak sembarangan, bukan karena nafsu seperti manusia biasa, tapi ada hikmahnya, ini salah satunya:

Hikmah pernikahan nabi Muhammad dengan ZAYNAB BINTI JAHSH

1. untuk menunjukkan bahwa Allah mengabulkan doa orang yang dengan tekun beribadah dan bersedekah.
Zaynab adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Wanita ini sangat terkenal akan keteladannya dalam ketekunannya dalam beribadah dan sangat bermurah hati, ringan tangan, membantu mengurangi penderitaan sesama, rajin dalam bersedekah dan beribadah. Bahkan nabi pernah menemukan Zaynab sedang mengikatkan dirinya pada salah satu tiang di masjid pada saat beri'tikaf di bulan Ramadhan, pada saat ditanya rasulullah, ia menjawab agar ia tak jatuh tertidur saat sedang membaca bacaan qur'an sepanjang malam di masjid, hingga akhirnya rasul menuntunkan tidak perlunya berlebihan dalam beribadah. Namun pada dasarnya hal ini menunjukkan bahwa Zaynab memiliki ketekunan dalam beribadah dan keinginan keras untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, sehingga Allah pun akhirnya mengabulkan doanya. Sejak masih gadis Zaynab sudah jatuh cinta dan sangat ingin menjadi istri nabi Muhammad. Namun Nabi Muhammad SAW menolaknya, mengingat perbedaan usia diantara mereka, kedekatan kekerabatan merekaju dan nabi juga sudah memiliki istri, bahkan nabi justru menjodohkannya dengan Zayed Ibn Hereathah Al Kalby, anak angkat nabi Muhammad. Tapi perkawinan ini kandas dalam waktu yang tak terlalu lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi harus mengawini Zaynab (surat 33:37). Hal ini disamping karena akibat perbedaan latar belakang diantara Zaynab yg berasal dari kalangan ningrat dgn Zaid yg berasal dari kalangan budak hingga diangkat menjadi anak tiri kesayangan nabi Muhammad yg tak memiliki anak laki-laki dewasa, juga terjadi karena doa Zaynab secara tekun dan tak kenal putus asa, memohon kepada Allah agar menjadi istri nabi Muhammad. Karena cintanya dan doanya kepada Allah itulah maka akhirnya Allah menundukkan hati nabi Muhammad agar bersedia menerima cinta tulus yg sangat besar dari Zaynab, dgn menimbulkan rasa tertarik, sehingga disebutkan Allah lah yg membolak balik hati manusia, bahkan akhirnya Allah sendiri yang mengawinkan Zaynab dengan nabi Muhammad.
2. untuk menunjukkan bahwa ajaran sesat nasrani yg mengharamkan perceraian dan menganggap zina duda/janda yang bercerai lalu menikah lagi secara sah adalah salah besar, keliru dan sesat, serta melawan kodrat manusia itu sendiri.
3. untuk menunjukkan bahwa bagaimanapun seorang anak angkat adalah bukan anak kandung, sehingga menikahi mantan istri anak tiri bukanlah hal yg haram atau aib, melainkan diperbolehkan.
4. ini jua untuk menyelamatkan silsilah kandung manusia, agar tidak terjadi tragedi kemanusiaan, terjadinya pernikahan incest (antara ayah/ibu kandung dgn anak kandung, dll) tanpa sengaja, akibat kaburnya identitas silsilah kandung si anak angkat. Karena dgn terjadinya peceraian antara Zaid, anak angkat nabi Muhammad, dgn Zaynab yg lalu dinikahi oleh nabi Muhammad, maka Zaid lantas mengganti nama belakangnya yg semula memakai nama ayah angkatnya, nabi Muhammad, menjadi memakai nama belakang ayah kandungnya sendiri. Sehingga hal ini lalu dicontoh, dilarang mengaburkan/menyembunyikan dan menggunakan nama belakang ayah angkat, harus sesuai dgn nama ayah kandungnya sendiri, sehingga terselamatkanlah dunia ini dari tragedi terjadinya pernikahan incest antara ayah/ibu kandung dengan anak kandungnya sendiri, atau cucu kandungnya sendiri dll tanpa sengaja akibat kaburnya identitas kandung manusia.
Hikmah pernikahan nabi dgn Aisyah
Ini nilai moralnya, makna disebalik pernikahan nabi dengan Aisya adalah untuk menyelamatkan para istri dari kebiasaan kafir yang keji, menganggap istri yang sedang haid sebagai najis, melarangny amasuk rumah, tapi tetap menyetubuhinya di halaman rumah. Usia Aisya masih cukup panjang setelah nabi wafat, sehingga sempat menyampaikan hadist-hadistnya tersebut kepada seluruh umat manusia.

imamat:
15:19. Apabila seorang perempuan mengeluarkan lelehan, dan lelehannya itu adalah darah dari auratnya, ia harus tujuh hari lamanya dalam cemar kainnya, dan setiap orang yang kena kepadanya, menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:20 Segala sesuatu yang ditidurinya selama ia cemar kain menjadi najis. Dan segala sesuatu yang didudukinya menjadi najis juga.

15:21 Setiap orang yang kena kepada tempat tidur perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:22 Setiap orang yang kena kepada sesuatu barang yang diduduki perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh diri dengan air dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:23 Juga pada waktu ia kena kepada sesuatu yang ada di tempat tidur atau di atas barang yang diduduki perempuan itu, ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:24 Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya menjadi najis juga.

15:25 Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni ia najis.

15:26 Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya.

15:27 Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:28 Tetapi jikalau perempuan itu sudah tahir dari lelehannya, ia harus menghitung tujuh hari lagi, sesudah itu barulah ia menjadi tahir.

15:29 Pada hari yang kedelapan ia harus mengambil dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati dan membawanya kepada imam ke pintu Kemah Pertemuan.

15:30 Imam harus mempersembahkan yang seekor sebagai korban penghapus dosa dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan TUHAN, karena lelehannya yang najis itu. (imamat 15:19-30)

Menurut ajaran kristen diatas, bahwa wanita haid adalah najis. Segala sesuatu yang dipegang, diduduki dan ditidurinya menjadi najis, dan harus segera dicuci. Dan setelah selesai haid harus mempersembahkan korban sebagai penghapus dosa. Ajaran diatas sangatlah melecehkan wanita. Ajaran diatas seharus harus tetap dijalankan oleh umat kristen. Kalau umat kristen menurut apa yang di ajarkan Yesus maka laksanakan hukum tentang wanita haid diatas. Sebab Yesus tidak akan menghilangkan satu huruf pun dair hukum Taurat.

Menurut Islam:
Menurut ajaran Islam, suami masih diperkenankan untuk mencintai dan bergandengan tangan dengan istrinya waktu datang bulan. Dan hal ini bukan merupakan suatu najis. Tidak seperti ajaran kristen yang mengajarkan bahwa segala sesuatu yang dipegang atau diduduki perempuan haid menjadi najis, ajaran Islam mengajarkan bahwa apapun yang dipegang wanita haid tidak akan menjadi najis. Rasulullah saw bersabda:

Dari Aisyah ra, katanya : "Bersabda Rasulullah saw; "Tolong ambilkan aku tikar sembahyang dari masjid!" Jawabku: "Aku sedang haid." Rasulullah saw bersabda; "Haidmu bukan ditanganmu." (Terjemah shahih Muslim, kitab Al Haid).

Diriwayatkan oleh Aisyah ra , katanya: "Pernah aku membasuh kepala Rasulullah saw diwaktu aku sedang haid". (Terjemah shahih Muslim , Kitab Haid).


dll
User avatar
key
 
Posts: 106
Joined: Wed Oct 06, 2010 1:13 pm

Re: Diskusi Hak NGESEX bagi Nabi Muhammad

Postby nusakambangan » Mon Apr 23, 2012 3:50 pm

Sekedar Anda tahu, bahwa apa yang ada Imamat itu ada pada zaman Taurat. Dimana orang Israel tunduk dibawah aturan2 taurat.
Tetapi sekarang, setelah masa Perjanjian Baru, hal2 seperti itu sudah dihapus oleh Iman didalam Tuhan Yesus...
nusakambangan
 
Posts: 5
Joined: Tue Apr 10, 2012 3:38 pm


Return to Muhammad



Who is online

Users browsing this forum: No registered users