Page 1 of 1

RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Wed Mar 03, 2010 9:32 am
by CRESCENT-STAR
apakah-sang-nabi-wafat-saat-sedang-ngesex-dengan-aisyah-t32528/
Apakah sang Nabi Wafat Saat sedang Bersenggama dengan Aisyah?
Oleh Ayesha Ahmed
25 Apr, 2008
Note: Artikel ini bisa tergolong satir.

Rupanya Allâh memberi Nabi kita, sang juara ngeseks dengan libido 70 pria, kematian terbaik yang bisa dialami seorang pria. Dia ternyata mati saat ngeseks dengan istri yang paling dikasihinya …

Bukti bahwa dia mati saat ngeseks bisa dilihat di sini:
Ibn Hisham, Sirat, hal. 682:
… lalu dia mendengar Aisyah berkata; “Sang Rasul mati di dadaku saat giliranku (ngeseks dengan sang Rasul). Adalah karena kebodohan dan usia mudaku maka sang Rasul mati di dalam pelukan tanganku.

Sahih Bukhari, Volume 7, Book 62, Number 144:
Dikisahkan oleh Aisyah:
… sewaktu mengalami sakit parah, Rasul Allâh bertanya pada istri²nya, “Besok aku harus menggiliri siapa ya? Di mana tempat yang harus kudatangi besok?” Dia sedang menunggu-nunggu giliran mengunjungi Aisyah. Maka semua istrinya mengijinkan dia tinggal di tempat mana yang dia inginkan, dan dia pun tinggal di rumah Aisyah sampai dia mati di sana. Dia mati di hari giliran biasaku (untuk ngeseks) di rumahku. Allâh mengambil nyawanya pada saat kepalanya berada diantara dada dan leherku dan ludahnya bercampur dengan ludahku.

Aisyah menyalahkan usia mudanya dan kebodohannya yang mengakibatkan sang Nabi wafat. Hasrat besar Aisyah ingin menyenangkan sang Nabi mengakibatkan terjadinya foreplay/pemanasan seks yang liar dan lidah² keduanya saling berbelit sambil melakukan hubungan seks yang sangat hot. Karena Aisyah belum banyak pengalaman, dia tidak tahu bahaya yang bisa dihadapi orang tua yang lagi sakit keras kala melakukan seks panas dengan wanita muda. Jika saja ngeseks-nya agak pelan, maka mungkin sang Nabi masih hidup. Sang Nabi mencapai klimaks dengan penuh ledakan tapi hal ini tidak dapat ditanggung oleh jantungnya yang telah tua dan lemah. Aisyah melihat sang Nabi mati dan terkulai di dadanya saat mengalami ejakulasi yang tak terbayang nikmatnya (kasus seperti ini sebenarnya sering terjadi). Inilah sebabnya Aisyah merasa bersalah karena dia secara tidak langsung mengakibatkan kematian sang Nabi.


Sang Nabi Mati tanpa Melafalkan Kalimat Syahadah

Hadis² menunjukkan bahwa pada saat kematiannya, mulut sang Nabi tidak mengucapkan kalimat Syahadah sebagaimana yang harus dilakukan Muslim sewaktu menjelang ajal. Sebaliknya, mulut dan lidah sang Nabi malahan sibuk ber-french-kissing dengan istri mudanya.


Bukti² Nyata

Tubuhnya tentu jadi kaku setelah mati dalam kondisi ejakulasi. Kenyataan bahwa para sahabatnya mencoba membungkusnya dengan tiga lapis kain menunjukkan adanya tonjolan yang memalukan di selangkangan sang Nabi. Para sahabatnya berusaha menutupi tonjolan ini dengan lapisan² kain ekstra. Mereka tidak mau orang² tahu apa yang sedang dilakukan sang Nabi saat mengalami kematian.

Hadis Sahih Abu Daud, Buku 20, nomer 3147:
Dikisahkan oleh Abdullah ibn Abbas:
Rasul Allâh diselubungi tiga buah kain buatan Najran: dua kain dan satu pakaian yang dikenakannya saat mati.


Rupanya ketiga buah kain ini berhasil menenangkan keadaan dan dia pun dikubur di tempatnya bercinta.


sangat sedih saya membaca kesesatan yang teramat sangat jauh ini ...
bukankah ludah nabi dan Aisya bersatu ini maksudnya ludah aisya yg berada di siwak kemudian siwak yg ada ludah Aisha iu dipakai nabi saw ...?
dan bukankah ada orang lain selain Aisha yang masuk ke ruangan ?

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengabarkan:

دَخَلَ عَبْدُ الرَّحْمنِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيْقِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مُسْنِدَتُهُ إِلَى صَدْرِي، وَمَعَ عَبْدِ الرَّحْمنِ سِوَاكٌ رَطْبٌ يَسْتَنُّ بِهِ، فَأَبَدَّهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَصَرَهُ، فَأَخَذْتُ السِّوَاكَ فَقَضَمْتُهُ وَطَيَّبْتُهُ، ثُمَّ دَفَعْتُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَنَّ بِهِ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَنَّ اسْتِنَانًا قَطُّ أَحْسَنَ مِنْهُ، فَمَا عَدَا أَنْ فَرَغَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَ يَدَهُ أَوْ إِصْبَعَهُ ثُمَّ قَالَ: فِي الرَّفِيْقِ اْلأَعْلَى -ثَلاَثًا- ثُمَّ قَضَى

Telah menyampaikan kepada saya Syaikhuna As-Syaikh Al Muhaddits Al Hafizh Al Faqih Mufti Kerajaan Saudi Arabia Bagian Selatan, Ahmad bin Yahya bin Muhammad Syabir An-Najmi Alu Syabir Al Atsari “Hafizhahullah- dengan sanad yang bersambung sampai kepada Al Imam Al Hafizh Abu Muhammad Abdul Ghani bin Abdul Wahid Al Maqdisi “Rahimahullah-, beliau berkata dalam kitabnya Umdatul Ahkam :

Dari 'Aisyah Radhiyallahu 'anha, dia berkata :
"Abdurrahman bin Abu Bakar Radhiyallahu 'anhuma menjenguk Rasulullah saw, ketika itu aku sedang menyandarkan beliau ke dadaku. Saat itu Abdurrahman membawa siwak basah untuk bersiwak. Kemudian Rasulullah saw menatapnya dengan serius, maka aku mengambil siwak itu lalu aku menggigitnya dengan ujung gigiku dan melumurinya dengan wewangian. Kemudian aku memberikannya kepada Nabi saw, lalu beliau bersiwak dengannya. Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw bersiwak sebaik itu sebelumnya. Setelah selesai, beliau mengangkat tangannya atau jarinya, kemudian berkata : "Bersama Rafiqul A'la (yaitu para Rasul)" tiga kali, lalu beliau wafat".

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Wed Mar 03, 2010 10:28 am
by saksang
@atas,

tulis bos nomor Hadithnya biar tau nih..

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Wed Mar 03, 2010 11:39 am
by CRESCENT-STAR
hadits ini juga diriwayatkan Tirmidzi, berikut dari sahih bukhari,

Volumn 002, Book 013, Hadith Number 015.
Narated By 'Aisha : AbdurRahman bin Abi Bakr came holding a Siwak with which he was cleaning his teeth. Allah's Apostle looked at him. I requested Abdur-Rahman to give the Siwak to me and after he gave it to me I divided it, chewed it and gave it to Allah's Apostle. Then he cleaned his teeth with it and (at that time) he was resting against my chest.
terjemah :
Dari 'Aisyah R.A., dia berkata,
"Abdurrahman bin Abu Bakar masuk ke rumah Rasulullah SAW sambil membawa siwak untuk membersihkan gigi. Rasulullah SAW melihatnya, aku meminta Abdurrahman untuk memberkan siwaknya padaku'. setelah dia memberikannya kepadaku. Aku patahkan ujungnya dengan gigiku, lalu aku kunyah. Setelah itu aku berikan kepada Rasulullah SAW, dan beliau membersihkan giginya dengan siwak itu sambil bersandar di dadaku."

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Wed Mar 03, 2010 11:49 am
by duren
CRESCENT-STAR wrote:Dari 'Aisyah R.A., dia berkata,
"Abdurrahman bin Abu Bakar masuk ke rumah Rasulullah SAW sambil membawa siwak untuk membersihkan gigi. Rasulullah SAW melihatnya, aku meminta Abdurrahman untuk memberkan siwaknya padaku'. setelah dia memberikannya kepadaku. Aku patahkan ujungnya dengan gigiku, lalu aku kunyah. Setelah itu aku berikan kepada Rasulullah SAW, dan beliau membersihkan giginya dengan siwak itu sambil bersandar di dadaku."

Gak ada cerita mau mati , yang ada kelon_nan sambil sikat gigi bos :shock: :shock:
Image
Tolong lebih diperjelas ...yang ini ngarang ngarang atao ada hadis nya bos
Setelah selesai, beliau mengangkat tangannya atau jarinya, kemudian berkata : "Bersama Rafiqul A'la (yaitu para Rasul)" tiga kali, lalu beliau wafat".

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Wed Mar 03, 2010 11:09 pm
by duren
@ Saksang
Sambil menunggu no hadis nya ..aku pinjem avatarmu ya

Image
Enak goyang goyangnya .. supaya ga ngantuk menunggu :green:

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Fri Mar 05, 2010 10:23 am
by duren
Dah dapat ?
Image

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Mon May 14, 2012 11:38 pm
by kufirandproud
sungguh (maaf) menjijikan org yg sukanya buat kebohongan aja.
tp susah kalo agamanya menghalalkan tuk membohong
yah kaga CS \:D/

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Tue May 15, 2012 2:03 am
by fanaticus
2 tahun CS pura2 lupa dgn thread yg dibuat sendiri? :stun:

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Tue May 15, 2012 6:27 am
by Captain Pancasila
CRESCENT-STAR wrote:‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengabarkan:

دَخَلَ عَبْدُ الرَّحْمنِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيْقِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مُسْنِدَتُهُ إِلَى صَدْرِي، وَمَعَ عَبْدِ الرَّحْمنِ سِوَاكٌ رَطْبٌ يَسْتَنُّ بِهِ، فَأَبَدَّهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَصَرَهُ، فَأَخَذْتُ السِّوَاكَ فَقَضَمْتُهُ وَطَيَّبْتُهُ، ثُمَّ دَفَعْتُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَنَّ بِهِ، فَمَا رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَنَّ اسْتِنَانًا قَطُّ أَحْسَنَ مِنْهُ، فَمَا عَدَا أَنْ فَرَغَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَ يَدَهُ أَوْ إِصْبَعَهُ ثُمَّ قَالَ: فِي الرَّفِيْقِ اْلأَعْلَى -ثَلاَثًا- ثُمَّ قَضَى

Telah menyampaikan kepada saya Syaikhuna As-Syaikh Al Muhaddits Al Hafizh Al Faqih Mufti Kerajaan Saudi Arabia Bagian Selatan, Ahmad bin Yahya bin Muhammad Syabir An-Najmi Alu Syabir Al Atsari “Hafizhahullah- dengan sanad yang bersambung sampai kepada Al Imam Al Hafizh Abu Muhammad Abdul Ghani bin Abdul Wahid Al Maqdisi “Rahimahullah-, beliau berkata dalam kitabnya Umdatul Ahkam :

Dari 'Aisyah Radhiyallahu 'anha, dia berkata :
"Abdurrahman bin Abu Bakar Radhiyallahu 'anhuma menjenguk Rasulullah saw, ketika itu aku sedang menyandarkan beliau ke dadaku. Saat itu Abdurrahman membawa siwak basah untuk bersiwak. Kemudian Rasulullah saw menatapnya dengan serius, maka aku mengambil siwak itu lalu aku menggigitnya dengan ujung gigiku dan melumurinya dengan wewangian. Kemudian aku memberikannya kepada Nabi saw, lalu beliau bersiwak dengannya. Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw bersiwak sebaik itu sebelumnya. Setelah selesai, beliau mengangkat tangannya atau jarinya, kemudian berkata : "Bersama Rafiqul A'la (yaitu para Rasul)" tiga kali, lalu beliau wafat".

CRESCENT-STAR wrote:hadits ini juga diriwayatkan Tirmidzi, berikut dari sahih bukhari,

Volumn 002, Book 013, Hadith Number 015.
Narated By 'Aisha : AbdurRahman bin Abi Bakr came holding a Siwak with which he was cleaning his teeth. Allah's Apostle looked at him. I requested Abdur-Rahman to give the Siwak to me and after he gave it to me I divided it, chewed it and gave it to Allah's Apostle. Then he cleaned his teeth with it and (at that time) he was resting against my chest.
terjemah :
Dari 'Aisyah R.A., dia berkata,
"Abdurrahman bin Abu Bakar masuk ke rumah Rasulullah SAW sambil membawa siwak untuk membersihkan gigi. Rasulullah SAW melihatnya, aku meminta Abdurrahman untuk memberkan siwaknya padaku'. setelah dia memberikannya kepadaku. Aku patahkan ujungnya dengan gigiku, lalu aku kunyah. Setelah itu aku berikan kepada Rasulullah SAW, dan beliau membersihkan giginya dengan siwak itu sambil bersandar di dadaku."

referensi bagus! :supz:

Re: RC : wafat dalam keadaan bersenggama (fitnah)

PostPosted: Mon May 21, 2012 9:06 pm
by keeamad
Hadis copas di atas ko gak ada cerita:
1. Nabi yg gk tahu kemana besok giliran istri berikutnya
2. Nabi yg pingin ketemu teman maha tinggi ....

Jadi kalo dikumpulkan, semua ada 4 hadis ttg kematian nabi:
3. Nabi sikatan pake siwak
4. Nabi ngeseks ....

Dipilih dipilih ....., hadisnya penglaris ....., dipilih dipilih ..... (Pasar Mode ON )