.

Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby mikimos » Fri Feb 26, 2010 8:45 pm

Selama saya berada di FFI, saya sering membaca statement yang dibuat oleh muslim2 FFI bahwa
Muhammad adalah seseorang bagai pahlawan bagi peradaban,
Muhammad membawa perubahan yang mencerahkan bagi kehidupan dan peradaban manusia,
Muhammad meluruskan ajaran2 nabi yang telah dibengkokkan oleh manusia2, dan sebagainya.

Saya akan fokus pada salah satu statement sejenis ini.

Seperti yang sudah pasti sering kita jumpai di FFI, salah satunya adalah pada diskusi tentang dihapusnya tradisi adopsi oleh Muhammad, dimana hal ini berkaitan dengan diambilnya Zainab sebagai istri oleh Muhammad juga.

Mari kita coba perhatikan beberapa argumen & statement yang dibuat oleh rekan2 muslim FFI berkaitan dengan poin ini.

CRESCENT-STAR:
Sesungguhnya yang disembunyikan Nabi di dalam dirinya dan belakangan Allah tampakkan adalah berita yang Allah sampaikan padanya bahwa kelak Zaenab akan menjadi istrinya. Faktor yang membuat nabi menyembunyikan berita ini tidak lain disebabkan perasaan takut beliau terhadap perkataan orang bahwa Beliau tega menikahi istri anak angkatnya. Sebenarnya dengan kisah ini Allah ingin membatalkan tradisi jahiliyyah ini dalam hal adopsi , yaitu dengan menikahkan Rasulullah dengan istri anak angkatnya.Peristiwa yang terjadi dengan Rasulullah ini sebagai pemimpin manusia akan lebih diterima dan mengena di hati mereka..


JIHAD ZONE:
Nabi menikahi zainab setelah ayat syari'at itu turun, sebagai jawaban atas anggapan hukum adat kala itu yaitu bahwa anak angkat status hukumnya sama dengan anak sedarah.


LINDU-A:
Padahal, pernikahan Nabi Muhammad dengan Zaynab memiliki banyak hikmah, khususnya hikmah pembentukan hukum baru. Dimana hukum itu “nantinya” mengugurkan kebiasaan Jahiliyyah, dimana menikahi istri mantan anak angkat tidak dibenarkan. Dan yang terpenting, pernikahan beliau dengan Zaynab adalah untuk menghapuskan budaya adopsi anak
Budaya Jahiliyah adalah menjadikan anak angkat laiknya anak kandung, dimana mereka saling mewarisi. Ini adalah kebiasaan tercela. Ini tentu tidak adil, karena menyamakan haknya dengan hak anak kandung. Inilah yang digugurkan syariat ilahi dalam Al-Qur’an.
Perkawinan Rasulullah dengan Zaynab melahirkan kondisi baru. Penyamaan status dan hak antara anak angkat dan anak kandung menjadi gugur.


Dari beberapa posting yang saya kutip tersebut, kita dapat menarik satu kesimpulan:

    apa yang dilakukan oleh Muhammad melalui pernikahannya dengan Zainab adalah suatu bentuk "terobosan" baru bagi tradisi saat itu yang melarang seseorang menikahi menantu dari anak angkatnya (karena adanya tradisi adopsi ketika itu yang menjadikan anak angkat selayaknya anak kandung).


Meskipun Muhammad sempat "takut" karena apa yang akan diperbuat olehnya itu jelas bertentangan dengan tradisi yang saat itu berlaku, tapi kita sama-sama tau bahwa pada akhir cerita, Muhammad tetap melakukan "terobosan baru" tersebut.
Menikahi Zainab, mengganti tradisi adopsi yang berlaku saat itu dengan tradisi yang baru.

Itu mengenai "terobosan mencerahkan" yang dilakukan Muhammad berkaitan dengan tradisi adopsi.
________________________________________


Sekarang saya mencoba melihat kepada satu praktek Muhammad yang lain, yang juga sering dibahas di FFI, yaitu:
perbudakan dan perlakuan terhadap wanita2 tawanan perang.

Mari kita juga perhatikan beberapa argumen & statement yang dibuat oleh rekan2 muslim FFI berkaitan dengan poin ini.

CRESCENT-STAR:
Tatanan dunia saat itu menghalalkan siapa saja yg kuat meguasai wilayah yg lemah dan mengkontrol jajahannya. perbedaan penekanan yg dilakukan Islam adalah pada keadilan ketika memimpin sbg pemenang perang. Hukum budak dan tawanan tetap berlaku sesuai situasi saat itu, karena setiap sistem yg berlaku saat itu memiliki manfaat di masa mana sistem itu hidup.


ANDRE:
Coba dilihat kejadian sebelum turun surat yang menghalalkan menyetubuhi wanita tawanan perang, pada zaman dulu, bila wanita muslim menjadi tawanan dan rampasan perang, mereka akan diperkosa tanpa perikemanusiaan oleh kaum musyrik. Untuk membalas tindakan kejam musuh terhadap wanita muslim, maka Al Quran membuat perundangan terhadap wanita musyrik tawanan perang. Jika mereka memperkosa wanita muslim, maka tentara Islam juga dibenarkan menyetubuhi wanita tawanan perang musyrik (meskipun tanpa nikah). Tetapi tawanan tersebut tidak dibenarkan diperkosa tanpa batas sebagaimana tentara kafir, wanita tersebut boleh dijadikan hamba dan boleh disetubuhi tergantung jika Pemerintah Islam berpendapat ia setimpal dengan ancaman musuh. Wanita itu menjadi tanggungannya dan tidak boleh dipindahalihkan dengan orang lain, ia boleh dinikahi, ataupun dibebaskan jika dibayar tebusan oleh keluarganya.
Inilah perundangan Islam terhadap tawanan perang jika musuhnya bersikap kejam terhadap wanita Muslim. Ini lebih adil daripada sikap musuh Islam yang merampas dan memperkosa tanpa had.


KOMPAS:
Sudah menjadi hukum perang waktu itu, mereka yang kalah, hartanya menjadi harta rampasan yang menang perang, dan mereka yang masih hidup menjadi tawanan perang.


JIHAD ZONE:
Dan hukum international saat itu membenarkan menyetubuhi budak milik sendiri. Bahkan semua tawanan perang secara otomatis menjadi budak pihak yang menang meski budak itu adalah keluarga kerajaan dan puteri-puteri pembesar. Ini semua terjadi bukan di Arab, tapi di peradaban-peradaban besar dunia saat itu. Arab hanya mendapat imbasnya saja.


JIHAD ZONE:
Perbudakan adalah sesuatu yang wajar dilakukan pada masa itu. Maka Islam yang saat itu sedang menjalani perang dengan negara-negara tersebut tentu tidak bisa menghapuskan sistem tersebut secara sepihak. Akan sangat tidak menguntungkan apabila kaum muslimin yang tertawan menjadi budak di tangan musuh-musuh Islam sedangkan tawanan perang dari musuh dibebaskan begitu saja. Karenanya Islam berusaha menutup dan mengeringkan segala sumber perbudakan, kecuali perbudakan tawanan perang, hingga tiba saatnya diletakkannya sistem universal yang melarang perbudakan.


Dari beberapa posting yang saya kutip tersebut, kita dapat menarik satu kesimpulan:

    apa yang dilakukan oleh Muhammad terhadap para tawanan perangnya adalah merupakan perbuatan yang memang lazim dilakukan pada zaman tersebut dimana ia hidup.

Mengambil tawanan perang sebagai budak dan menyetubuhi tawanan perang adalah sesuai dengan tradisi ketika itu.
________________________________________


Saya yang membandingkan argumen2 muslim untuk masing2 poin itu merasa heran.
Pertanyaan yang timbul dalam pikiran saya adalah:

Jika Muhammad memang merupakan sosok yang begitu heroik dalam konteks membawa terobosan2 baru bagi peradaban manusia,

1. Mengapa Muhammad tidak mau mengadakan terobosan baru untuk meniadakan tradisi perbudakan & tawanan perang sebagaimana Muhammad mau mengadakan terobosan baru untuk meniadakan tradisi adopsi?
Kenapa Muhammad "memilih-milih"? Apa motivasinya?

2. Tercetus dari statement Jihad Zone yang saya garis bawahi di atas,
Ada faktor keuntungan bagi Muhammad & muslim dalam praktek perbudakan dan tawanan perang tersebut, sehingga Muhammad tidak membawa suatu terobosan yang baru bagi praktek perbudakan dan tawanan perang.
Jika demikian, salahkah jika saya menyimpulkan adanya faktor kerugian dalam praktek adopsi bagi Muhammad & muslim, sehingga Muhammad membawa suatu terobosan yang baru bagi praktek adopsi


Tidakkah ini seperti standar ganda?

Jika muslim ditanya mengenai pernikahan Muhammad dan Zainab, muslim akan sigap menjawab hal tersebut untuk membawa perubahan bagi tradisi masa itu,

namun.....

Jika muslim ditanya mengenai perlakuan Muhammad yang meniduri tawanan perang/budak, muslim akan sigap menjawab hal tersebut memang lazim dilakukan pada masa itu.


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Fri Feb 26, 2010 9:19 pm

bung jeli sekali,
ini pertanyaan bagus,

jawabannya sederhana, yakni perbedaan jenis perbuatan hukumnya. dimana kasus adopsi adalah kasus private yang mudah diselesaikan dlm waktu yg singkat dgn pendekatan konstitusi.
sedangkan masalah perbudakan adalah multi dimensional. sehingga pendekatan konstitusional malah akan memperburuk keadaan. toh ini pun secara pelan dihapuskan.
Last edited by CRESCENT-STAR on Fri Feb 26, 2010 9:43 pm, edited 1 time in total.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby wongjowo » Fri Feb 26, 2010 9:39 pm

CRESCENT-STAR wrote:bung jeli sekali,
ini pertanyaan bagus,

jawabannya sederhana, yakni perbedaan jenis perbuatan hukumnya. dimana kasus adopsi adalah kasus private yang mudah diselesaikan dlm waktu yg singkat dgn pendekatan konstitusi.
sedangkan masalah perbudakan adalah multi dimensional.


Dengan kata lain muhammad bisanya cuma masalah yang ecek2. :finga:
User avatar
wongjowo
 
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Fri Feb 26, 2010 10:07 pm

memaksakan diri akan sesuatu yang di luar kemampuan pun bukanlah sikap yang pintar dan bijaksana. lakukanlah apa yang kamu sanggup, rubahlah dunia dengan memulai merubah apa yg bisa kamu rubah, yakni diri kamu sendiri.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby mikimos » Sat Feb 27, 2010 1:23 am

CRESCENT-STAR wrote:bung jeli sekali,
ini pertanyaan bagus,


terima kasih mas CS sudah mampir dan menanggapi pertanyaan saya..
Image

CRESCENT-STAR wrote:jawabannya sederhana, yakni perbedaan jenis perbuatan hukumnya. dimana kasus adopsi adalah kasus private yang mudah diselesaikan dlm waktu yg singkat dgn pendekatan konstitusi.


tolong mas CS menjelaskan lebih lagi tentang yang saya bold itu...

CRESCENT-STAR wrote:sedangkan masalah perbudakan adalah multi dimensional. sehingga pendekatan konstitusional malah akan memperburuk keadaan. toh ini pun secara pelan dihapuskan.


sama seperti di atas, tolong mas CS menjelaskan tentang yang saya bold itu...


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Sat Feb 27, 2010 1:53 pm

mikimos wrote:CRESCENT-STAR :
jawabannya sederhana, yakni perbedaan jenis perbuatan hukumnya. dimana kasus adopsi adalah kasus private yang mudah diselesaikan dlm waktu yg singkat dgn pendekatan konstitusi.

tolong mas CS menjelaskan lebih lagi tentang yang saya bold itu...

lingkup dari perbuatan hukum tersebut tidak terlalu berefek pada stabilitas sosial. tidak menimbulkan kerugian sosial yang besar. tidak menyebabkan keguncangan sosial. coba bung perhatikan efek negatif apa dari pernikahan zainab dan Nabi saw thd sosial ? apa kemudian menimbulkan huru hara, kekacauan, atau menimbulkan ekses lain spt suburnya perzinahan dan sebagainya ?
aturan yang rasional yang bisa dilakukan semua orang tanpa ada yang terdzalimi dan mengalami kerugian.

CRESCENT-STAR :
sedangkan masalah perbudakan adalah multi dimensional. sehingga pendekatan konstitusional malah akan memperburuk keadaan. toh ini pun secara pelan dihapuskan.

sama seperti di atas, tolong mas CS menjelaskan tentang yang saya bold itu...

lain halnya dgn perbudakan. pada dasarnya perbudakan itu selalu ada di setiap zaman, hanya saja corak dan teknisnya berbeda-beda. di zaman nabi saw hidup perbudakan masih bagian dari cara bertahan hidup kelompok orang2 yang lemah secara ekonomi dan militer. perbudakan menjadi hal yang urgen di belahan bumi yang kala itu hidup tanpa peradaban, tanpa pemerintahan, tanpa ada penguasa. bahkan tanpa institusi hukum, seperti di jazirah Arab.
ketika sekelompok manusia yang lemah untuk bertahan hidup dia memerlukan perlindungan dari yang kuat. maka sang lemah akan memperbudak dirinya pada yang kuat. bentuknya bisa upeti jika itu sebuah kaum. jika bentuknya perorangan dia akan menjadi budak bagi yang kuat. karena dgn menjadi budak, maka dia otomatis akan mendapat perlindungan baik berupa keamanan maupun subsidi makanan dan tempat tinggal. maka wajar jika budak seorang wanita itu nilainya seperti isteri bagi sang tuan.
orang2 lemah ini ada beberapa sebab :
1. lemah bawaan (miskin dan tidak memiliki kelompok sedarah yg bisa melindungi)
2. lemah karena kalah perang, penaklukan, penculikan dsb

jika demikian keadaannya, ratusan budak yang hidup di madina biasanya adalah kelompok yang tdk memiliki kaum, hasil dari perdangan budak, peperangan dan hadiah. mereka efektif mendapat subsidi keamanan dan makanan serta rumah tinggal dari tuannya, sementara sang tuan mendapat tenaga gratis dr si budak untuk bekerja padanya. atau sebagai asset yang suatu saat bisa dijual. jika pendekatan konsitusi yang dilakukan. maka tidak bisa dibayangkan ratusan manusia akan dibebaskan dan lepas dari perlindungan tuannya, sedangkan sang budak yg dimerdekakan tidak memiliki apa2 untuk memulai hidup. demikian halnya dengan kaum yang kalah perang. karena biasanya yg tersisa hanya anak2 dan wanita. jika mereka tdk diperbudak maka siapa yang menhidupi dan melindungi mereka, sedangkan laki2 mereka sudah tewas semua dalam peperangan ? akan terjadi tragedi sosial yang lebih besar.

sebab saat itu juga belum ada pemerintahan dan penegakan hukum di jazirah Arab, jika terjadi konflik sosial dimana manta2 budak terlibat, siapa yang mau menjadi pengacara mereka ? sedangkan semua hidup dalam kesukuan yg hanya membela anggota sukunya dan budak yg dimiliki.
wah rumit !
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby mikimos » Sat Feb 27, 2010 4:37 pm

CS,

dari apa yang anda tuliskan tersebut, maka yang saya simpulkan justru bahwa Muhammad bukanlah seorang pembawa perubahan bagi peradaban, sebagaimana yang selama ini sering diklaim demikian oleh rekan2 muslim.

MUHAMMAD MEMILIH MENGADAKAN TEROBOSAN DALAM TRADISI ADOPSI DAN MUHAMMAD MEMILIH MENGIKUTI TRADISI PERBUDAKAN YANG BERLAKU

anda mengatakan bahwa
CS wrote:kasus adopsi adalah kasus private.

kemudian anda sambung dengan
CS wrote:lingkup dari perbuatan hukum tersebut tidak terlalu berefek pada stabilitas sosial.


1. berarti secara langsung anda mengakui bahwa kasus pernikahan antara Muhammad dan Zainab tersebut adalah kasus pribadi bagi Muhammad.

jika demikian, kenapa selama ini muslim selalu mengatakan kepada kafir bahwa kasus pernikahan Muhammad dengan Zainab itu seolah bukan merupakan kasus pribadi Muhammad dan kepentingan Muhammad, melainkan perintah dari Allah SWT untuk mengubah tradisi adopsi yang berlaku saat itu?

coba anda perhatikan tulisan anda sendiri yang saya kutip di awal thread ini:
CS wrote:Sesungguhnya yang disembunyikan Nabi di dalam dirinya dan belakangan Allah tampakkan adalah berita yang Allah sampaikan padanya bahwa kelak Zaenab akan menjadi istrinya. Faktor yang membuat nabi menyembunyikan berita ini tidak lain disebabkan perasaan takut beliau terhadap perkataan orang bahwa Beliau tega menikahi istri anak angkatnya. Sebenarnya dengan kisah ini Allah ingin membatalkan tradisi jahiliyyah ini dalam hal adopsi , yaitu dengan menikahkan Rasulullah dengan istri anak angkatnya.Peristiwa yang terjadi dengan Rasulullah ini sebagai pemimpin manusia akan lebih diterima dan mengena di hati mereka..


ini tentu akan jadi bertentangan dengan argumen muslim selama ini, dan ini berarti membenarkan kesimpulan kafir bahwa pernikahan Muhammad dan Zainab merupakan kepentingan pribadi Muhammad.

anda lihat? dalam kutipan anda itu saja sudah bertentangan dengan argumen anda bahwa terobosan Muhammad dalam adopsi ini adalah kepentingan pribadi/kasus private.

saya jadi bingung, lalu basic dari perbuatan Muhammad itu adalah:
perintah Allah untuk menghapus tradisi adopsi yang kemudian dimanifestasikan dalam pernikahan Muhammad dan Zainab
atau
kepentingan pribadi Muhammad untuk menikahi Zainab yang kemudian dimanifestasikan dengan turunnya perintah Allah untuk menghapus tradisi adopsi?

2. perhatikan tulisan anda yang saya kutip tersebut, dimana anda mengatakan Muhammad berkapasitas sebagai pemimpin manusia saat itu.

jika memang benar Muhammad berkapasitas sebagai seorang pemimpin manusia, tentunya justru Muhammad tidak hanya fokus pada masalah yang lingkupnya tidak terlalu berefek pada stabilitas dan kehidupan sosial yang luas.

dimana letak kepemimpinan Muhammad jika Muhammad malah takut untuk melakukan perubahan2 nyata yang berefek pada lingkup stabilitas dan kehidupan sosial yang luas?
apa beda seorang pemimpin dengan yang dipimpin? pemimpin tentunya adalah seorang pribadi yang revolusioner, membawa transformasi, perubahan.

saya jadi bingung,
di satu sisi Muhammad dibilang pemimpin manusia
tapi
di satu sisi yang lain Muhammad memilih tidak melakukan perubahan yang efeknya akan berada pada stabilitas dan kehidupan sosial yang luas.

3. pada kenyataannya, Muhammad tetap memilih untuk melakukan terobosan meniadakan tradisi adopsi, dan Muhammad tetap memilih mengikuti tradisi perbudakan

berarti, bisa saya simpulkan... demi kasus pribadinya, Muhammad sanggup mengadakan terobosan baru terhadap tradisi adopsi, meniadakan tradisi adopsi dimana hal ini berkaitan dengan kasus dan kepentingan pribadi Muhammad.
benar?
dan justru demi kepentingan umat manusia yang diperbudak, Muhammad tidak sanggup mengadakan terobosan baru.

Islam mengijinkan untuk mengambil budah sebagai “jarahan perang” atau upah berperang. Ini mengakibatkan terjadinya banyak perang2 “jihad” yang dilakukan negara2 dan suku2 Islam untuk menyerang kelompok2 non-Muslim dan menjadikan mereka budak2.

pada kenyataannya perbudakan terutama dihapuskan oleh usaha2 Kristiani di Inggris (Wilberforce, Clarkson) dan Amerika (kaum Abolitionists, terutama Protestant).
William Wilberforce memimpin kampanye menentang perbudakan selama 59 tahun. Saat reforman Kristen ini sibuk memelopori gerakan anti perbudakan di Eropa dan Amerika Utara, dan sementara Inggris memobilisasi angkatan lautnya selama hampir abad 19 utk menangkap kapal2 budak dan membebaskan tawanan2nya, tidak ada satupun gerakan penentang perbudakan yang serupa terjadi didunia muslim.

bagi para penentang perbudakan, semua tentunya menghadapi situasi yang sama dimana yang namanya perbudakan itu telah menjadi budaya. anggaplah seperti yang anda uraikan, seolah ada ketergantungan antara yang diperbudak dengan yang memperbudak. tapi, ternyata ada juga orang2 yang berani mengambil langkah revolusioner untuk menentang dan menghapus tradisi perbudakan tersebut bukan?
dan inilah yang tidak dilakukan oleh Muhammad sebagaimana Muhammad berani revolusioner ketika menikahi Zainab yang merupakan menantunya sendiri.

tidak adakah yang dapat melihat bahwa seharusnya jika memang Muhammad adalah seorang nabi ataupun bahkan disebut pemimpin manusia, Muhammad lebih revolusioner untuk menentang perbudakan daripada menentang adopsi?

sekali lagi saya melihat standar ganda yang dipakai oleh rekan muslim ketika berdiskusi tentang dua poin ini.

Jika muslim ditanya mengenai pernikahan Muhammad dan Zainab, muslim akan sigap menjawab hal tersebut untuk membawa perubahan bagi tradisi masa itu,

namun.....

Jika muslim ditanya mengenai perlakuan Muhammad yang meniduri tawanan perang/budak, muslim akan sigap menjawab hal tersebut memang lazim dilakukan pada masa itu.


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby AIR » Sat Feb 27, 2010 9:48 pm

Salam,

Saya ingin menanda thread sambil menunggu jawaban netter CS. Saya akan join kemudian di saat yang tepat. Bagaimana CS, anda tidak keberatan bukan? :green:



AIR
User avatar
AIR
 
Posts: 774
Joined: Sat Jan 23, 2010 9:57 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby duren » Sat Feb 27, 2010 10:08 pm

CRESCENT-STAR wrote:1. dimana kasus adopsi adalah kasus private yang mudah diselesaikan dlm waktu yg singkat dgn pendekatan konstitusi.
2. sedangkan masalah perbudakan adalah multi dimensional. sehingga pendekatan konstitusional malah akan memperburuk keadaan. toh ini pun secara pelan dihapuskan.

Dulu kita pernah membahas dan berdebat masalah ini ... ente ngacir waktu itu :vom:
Baiklah anak angkatku , sekarang ente dah dewasa

TENTU masih ingat dengan dengan analogi si MANUSIA kapir presiden amrik yang meja kerjanya penuh dengan urusan penting SALAH SATUNYA mengkonstitusi masalah perbudakan .
TUHAN adalah presiden segala mahluk yang memang punya power dengan level MAHA.
Saya bertanya ketika itu ... Kenapa meja kerja awlloh mu penuh dengan urusan yang tidak penting .
Meja kerja awlloh swt penuh dengan urusan vagina .. awlloh super sibuk MENGKONSTITUSI selangkangan

DAN KAU MERASA NYAMAN !!

Mengkonstitusi urusan HAM terutama perbudakan MEMANG HARUS menjadi urusan level president ..Terserah mo president bumi atao president sorga
Kalau level penggembala onta WAJARLAH ngurus urusan remeh remeh seperti MENGKONSTITUSI CARA mengawini monyet

TAPI kalau ada manusia yang percaya bahwa TUHAN memang cuma berkemampuan :
Mengkonstitusi kasus private kawin sama monyet
Maka yang mengucapkan itu PASTI manusia penyembah batu si awlloh swt
.... Musyrik kamu.. naudzu billahi minzalik !
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby mikimos » Sat Feb 27, 2010 10:35 pm

duren, apa sebelum di thread ini anda dengan CS pernah mendiskusikan poin yang sama persis dengan di thread ini?


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby duren » Sat Feb 27, 2010 10:40 pm

mikimos wrote:duren, apa sebelum di thread ini anda dengan CS pernah mendiskusikan poin yang sama persis dengan di thread ini?


miki

Dulu .... FIRST BLOOD kami :rolling:
Aku lupa tritnya .. nanti kucari ..... ok
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Sun Feb 28, 2010 12:18 am

bung miki, saya harap bung tdk ejakulasi dini. tahanlah dulu jangan terburu mengambil kesimpulan dalam waktu yg singkat.
saya sudah katakan bahwa Nabi pun melakukan upaya peniadaan perbudakan. hanya saja tdk melalui jalan konstitusional. karena ini menyangkut hal kompleks.
tidak bisa dilakukan sendiri.
supaya bung pun turut merasakan peliknya masalah ini. kira2 apa yg akan bung lakukan dalam situasi yg dihadapi nabi saw. misal :
1. ketika bung menang perang atas suku A, semua laki2 dari suku A itu mati dalam pertempuran kecuali jompo dan anak2 serta wanita. apa yg akan bung lakukan pada mereka ?
2. Jika bung melakukan pendekatan konsitusional dgn melarang perbudakan di madina lah minimal. apa yg akan bung lakukan pada budak2 yang ratusan itu ? bagaimana jika ada yang tidak taat untuk membebaskan budak ? dan siapa yang akan melindungi para budak itu jika mereka diserang ? siapa pula yg akan memberi mereka modal untuk memulai hidup ?

itu saja dulu supaya ringan.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Sun Feb 28, 2010 12:26 am

duren wrote:Mengkonstitusi urusan HAM terutama perbudakan MEMANG HARUS menjadi urusan level president ..Terserah mo president bumi atao president sorga
Kalau level penggembala onta WAJARLAH ngurus urusan remeh remeh seperti MENGKONSTITUSI CARA mengawini monyet

bung tidak sadar yang UU perkawinan itu siapa yg ngatur ? atau PP ttg perkawinan ? bukankah itu presiden yang mengatur. ternyata dalam dunia modern pun urusan seperti itu presiden pun ikut mengatur.

berapa ongkos konflik yang terjadi pasca presiden amerika menggunakan pendekatan konstitusional dalam melarang budak ? perang Sipil yang panjang tuh.
nabi sudah memprediksi hal ini. shg hal2 yang bisa menuai konflik yg tdk perlu nabi kesampingkan dulu. dan melakukan pendekatan yang lebih persuasif dan ramah lingkungan. dan itu bukan tanpa hasil, ribuan budak berhasil di merdekakan pasca Islam menjadi agama bangsa Arab kala itu. perkara di kemudian hari orang menganggap perbudakan biasa-biasa saja, ya itu karena pemahaman mereka ttg Islam yang salah.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby endfinal » Sun Feb 28, 2010 2:25 am

belajar islam dari muslim crescent :
1. terobosan adopsi yg menyangkut kepentingan sex muhamad dan mantan istri anak angkat dan yg memperbolehkan anak angkat menikahi ibu adopsinya = bukan terobosan tapi kemerosotan moral
2. terobosan perubahan bagi perbudakan = tidak ada terobosan.

apa gunanya islam?
endfinal
 
Posts: 4000
Joined: Tue May 16, 2006 4:50 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby AIR » Sun Feb 28, 2010 9:05 am

Salam,

CRESCENT-STAR wrote:bung miki, saya harap bung tdk ejakulasi dini. tahanlah dulu jangan terburu mengambil kesimpulan dalam waktu yg singkat.
saya sudah katakan bahwa Nabi pun melakukan upaya peniadaan perbudakan. hanya saja tdk melalui jalan konstitusional. karena ini menyangkut hal kompleks.
tidak bisa dilakukan sendiri.


CRESCENT-STAR yang hobi memakai kata-kata onani:
1. Apa upaya yang dilakukan Nabi menghapus perbudakan? Sertakan referensinya. Bagaimana realisasinya?
2. Apakah budak dan pembantu rumah tangga itu sama?



AIR
Last edited by AIR on Sun Feb 28, 2010 11:27 am, edited 1 time in total.
User avatar
AIR
 
Posts: 774
Joined: Sat Jan 23, 2010 9:57 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby JANGAN GITU AH » Sun Feb 28, 2010 9:17 am

CS wrote:nabi sudah memprediksi hal ini. shg hal2 yang bisa menuai konflik yg tdk perlu nabi kesampingkan dulu. dan melakukan pendekatan yang lebih persuasif dan ramah lingkungan.

Bisa anda tunjukkan kapan muhammad memprediksikan hal itu? semacam ramalankah atau nubuat??

CS wrote:dan itu bukan tanpa hasil, ribuan budak berhasil di merdekakan pasca Islam menjadi agama bangsa Arab kala itu. perkara di kemudian hari orang menganggap perbudakan biasa-biasa saja, ya itu karena pemahaman mereka ttg Islam yang salah.

Ah...bisa buktikan??
Lalu kenapa dalam hadith Bukhari malah yang tercatat adalah masalah transaksi diseputar budak?? Sekiranya muhammad mau menghapus perbudakan, bentuk transaksi budak tidak akan kita temukan disana.

So, bagaimana??
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby duren » Sun Feb 28, 2010 12:57 pm

CRESCENT-STAR wrote:berapa ongkos konflik yang terjadi pasca presiden amerika menggunakan pendekatan konstitusional dalam melarang budak ? perang Sipil yang panjang tuh.
nabi sudah memprediksi hal ini. shg hal2 yang bisa menuai konflik yg tdk perlu nabi kesampingkan dulu.

Apa maksudmu presiden amrik itu gak boleh berperang DEMI penegakan konstitusi ??
Apa maksudmu presiden amrik HARUSNYA berguru kepada muhammad ??

dan melakukan pendekatan yang lebih persuasif dan ramah lingkungan. dan itu bukan tanpa hasil, ribuan budak berhasil di merdekakan pasca Islam menjadi agama bangsa Arab kala itu. perkara di kemudian hari orang menganggap perbudakan biasa-biasa saja, ya itu karena pemahaman mereka ttg Islam yang salah.

Aku pernah menuduh bahwa ente pasti bukan orang Indonesia .
Ente pasti orang arab yang selalu memperlakukan TKI seperti budak
Paling tidak ente PASTI nyaman nyaman aja tuh
Celik kan matamu nak..

Ok.. silahkan lanjut sis MIKI ... ane dah hapal jawaban si beliau ini :lol:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby mikimos » Sun Feb 28, 2010 1:58 pm

CS wrote:bung miki, saya harap bung tdk ejakulasi dini. tahanlah dulu jangan terburu mengambil kesimpulan dalam waktu yg singkat.


saya bukan laki2, jadi saya nggak akan tau gimana itu namanya ejakulasi dini, mas CS...

jika saya mengambil kesimpulan berdasar statement yang dibuat rekan2 muslim, saya rasa itu memang yang seharusnya.
buat apa saya membaca argumen anda dan rekan2 yang lain jika tidak menghasilkan kesimpulan apa2 atau penerimaan apa2?
sebagaimana saya bisa menyimpulkan adanya standar ganda yang dipakai muslim dalam membenarkan kelakuan Muhammad, itu juga berdasar argumen rekan2 muslim sendiri kan?

CS wrote:saya sudah katakan bahwa Nabi pun melakukan upaya peniadaan perbudakan. hanya saja tdk melalui jalan konstitusional. karena ini menyangkut hal kompleks.
tidak bisa dilakukan sendiri.
supaya bung pun turut merasakan peliknya masalah ini. kira2 apa yg akan bung lakukan dalam situasi yg dihadapi nabi saw. misal :
1. ketika bung menang perang atas suku A, semua laki2 dari suku A itu mati dalam pertempuran kecuali jompo dan anak2 serta wanita. apa yg akan bung lakukan pada mereka ?
2. Jika bung melakukan pendekatan konsitusional dgn melarang perbudakan di madina lah minimal. apa yg akan bung lakukan pada budak2 yang ratusan itu ? bagaimana jika ada yang tidak taat untuk membebaskan budak ? dan siapa yang akan melindungi para budak itu jika mereka diserang ? siapa pula yg akan memberi mereka modal untuk memulai hidup ?


1. saya sudah tuliskan untuk anda sebelumnya, bagi para penentang perbudakan, semua juga menghadapi situasi yang sama dimana yang namanya perbudakan itu telah menjadi budaya. anggaplah seperti yang anda uraikan, seolah ada ketergantungan antara yang diperbudak dengan yang memperbudak, nasib para budak yang kehilangan kepala keluarga, tidak punya modal untuk memulai hidup baru, dll tersebut. tapi, ternyata ada juga orang2 yang berani mengambil langkah revolusioner untuk menentang dan menghapus tradisi perbudakan tersebut bukan?
dan inilah yang tidak dilakukan oleh Muhammad sebagaimana Muhammad berani revolusioner ketika menikahi Zainab yang merupakan menantunya sendiri.

2. anda bilang sendiri bahwa Muhammad itu berkapasitas sebagai pemimpin manusia kala itu.
sebagai pemimpin, seyogyanya Muhammad memiliki kuasa, akses, dan kemampuan untuk melakukan terobosan yang begitu penting bagi kehidupan manusia, terutama manusia yang diperbudak.
tapi pada kenyataannya, Muhammad tetap mempertahankan tradisi perbudakan.

3. jika sekarang kita memandang dari sudut pandang Muhammad sebagai nabi, perhatikan disini bahwa ternyata untuk memuluskan langkah Muhammad demi kepentingan pribadinya menikahi Zainab, Allah sampai menurunkan ayat.
jika untuk urusan pribadi Muhammad saja Allah sanggup membukakan jalan bagi Muhammad sehingga Muhammad menemukan kemudahan dalam perealisasiannya, kenapa hal ini tidak juga terjadi pada Muhammad demi nasib budak2 yang seharusnya menjadi prioritas lebih penting?

4. Tercetus dari statement Jihad Zone yang saya garis bawahi di atas,
Ada faktor keuntungan bagi Muhammad & muslim dalam praktek perbudakan dan tawanan perang tersebut, sehingga Muhammad tidak membawa suatu terobosan yang baru bagi praktek perbudakan dan tawanan perang.
Jika demikian, salahkah jika saya menyimpulkan adanya faktor kerugian dalam praktek adopsi bagi Muhammad & muslim, sehingga Muhammad membawa suatu terobosan yang baru bagi praktek adopsi.

anda melewatkan semua tulisan saya...

anda mengatakan bahwa
CS wrote:kasus adopsi adalah kasus private.

kemudian anda sambung dengan
CS wrote:lingkup dari perbuatan hukum tersebut tidak terlalu berefek pada stabilitas sosial.


1. berarti secara langsung anda mengakui bahwa kasus pernikahan antara Muhammad dan Zainab tersebut adalah kasus pribadi bagi Muhammad.

jika demikian, kenapa selama ini muslim selalu mengatakan kepada kafir bahwa kasus pernikahan Muhammad dengan Zainab itu seolah bukan merupakan kasus pribadi Muhammad dan kepentingan Muhammad, melainkan perintah dari Allah SWT untuk mengubah tradisi adopsi yang berlaku saat itu?

coba anda perhatikan tulisan anda sendiri yang saya kutip di awal thread ini:
CS wrote:Sesungguhnya yang disembunyikan Nabi di dalam dirinya dan belakangan Allah tampakkan adalah berita yang Allah sampaikan padanya bahwa kelak Zaenab akan menjadi istrinya. Faktor yang membuat nabi menyembunyikan berita ini tidak lain disebabkan perasaan takut beliau terhadap perkataan orang bahwa Beliau tega menikahi istri anak angkatnya. Sebenarnya dengan kisah ini Allah ingin membatalkan tradisi jahiliyyah ini dalam hal adopsi , yaitu dengan menikahkan Rasulullah dengan istri anak angkatnya.Peristiwa yang terjadi dengan Rasulullah ini sebagai pemimpin manusia akan lebih diterima dan mengena di hati mereka..


ini tentu akan jadi bertentangan dengan argumen muslim selama ini, dan ini berarti membenarkan kesimpulan kafir bahwa pernikahan Muhammad dan Zainab merupakan kepentingan pribadi Muhammad.

anda lihat? dalam kutipan anda itu saja sudah bertentangan dengan argumen anda bahwa terobosan Muhammad dalam adopsi ini adalah kepentingan pribadi/kasus private.

saya jadi bingung, lalu basic dari perbuatan Muhammad itu adalah:
perintah Allah untuk menghapus tradisi adopsi yang kemudian dimanifestasikan dalam pernikahan Muhammad dan Zainab
atau
kepentingan pribadi Muhammad untuk menikahi Zainab yang kemudian dimanifestasikan dengan turunnya perintah Allah untuk menghapus tradisi adopsi?

ini blunder muslim yang pertama.

2. perhatikan tulisan anda yang saya kutip tersebut, dimana anda mengatakan Muhammad berkapasitas sebagai pemimpin manusia saat itu.

jika memang benar Muhammad berkapasitas sebagai seorang pemimpin manusia, tentunya justru Muhammad tidak hanya fokus pada masalah yang lingkupnya tidak terlalu berefek pada stabilitas dan kehidupan sosial yang luas.

dimana letak kepemimpinan Muhammad jika Muhammad malah takut untuk melakukan perubahan2 nyata yang berefek pada lingkup stabilitas dan kehidupan sosial yang luas?
apa beda seorang pemimpin dengan yang dipimpin? pemimpin tentunya adalah seorang pribadi yang revolusioner, membawa transformasi, perubahan.

saya jadi bingung,
di satu sisi Muhammad dibilang pemimpin manusia
tapi
di satu sisi yang lain Muhammad memilih tidak melakukan perubahan yang efeknya akan berada pada stabilitas dan kehidupan sosial yang luas.

ini blunder muslim yang kedua.

3. pada kenyataannya, Muhammad tetap memilih untuk melakukan terobosan meniadakan tradisi adopsi, dan Muhammad tetap memilih mengikuti tradisi perbudakan

berarti, bisa saya simpulkan... demi kasus pribadinya, Muhammad sanggup mengadakan terobosan baru terhadap tradisi adopsi, meniadakan tradisi adopsi dimana hal ini berkaitan dengan kasus dan kepentingan pribadi Muhammad.
benar?
dan justru demi kepentingan umat manusia yang diperbudak, Muhammad tidak sanggup mengadakan terobosan baru.

Islam mengijinkan untuk mengambil budah sebagai “jarahan perang” atau upah berperang. Ini mengakibatkan terjadinya banyak perang2 “jihad” yang dilakukan negara2 dan suku2 Islam untuk menyerang kelompok2 non-Muslim dan menjadikan mereka budak2.

pada kenyataannya perbudakan terutama dihapuskan oleh usaha2 Kristiani di Inggris (Wilberforce, Clarkson) dan Amerika (kaum Abolitionists, terutama Protestant).
William Wilberforce memimpin kampanye menentang perbudakan selama 59 tahun. Saat reforman Kristen ini sibuk memelopori gerakan anti perbudakan di Eropa dan Amerika Utara, dan sementara Inggris memobilisasi angkatan lautnya selama hampir abad 19 utk menangkap kapal2 budak dan membebaskan tawanan2nya, tidak ada satupun gerakan penentang perbudakan yang serupa terjadi didunia muslim.

bagi para penentang perbudakan, semua menghadapi situasi yang sama dimana yang namanya perbudakan itu telah menjadi budaya. anggaplah seperti yang anda uraikan, seolah ada ketergantungan antara yang diperbudak dengan yang memperbudak. tapi, ternyata ada juga orang2 yang berani mengambil langkah revolusioner untuk menentang dan menghapus tradisi perbudakan tersebut bukan?
dan inilah yang tidak dilakukan oleh Muhammad sebagaimana Muhammad berani revolusioner ketika menikahi Zainab yang merupakan menantunya sendiri.

tidak adakah yang dapat melihat bahwa seharusnya jika memang Muhammad adalah seorang nabi ataupun bahkan disebut pemimpin manusia, Muhammad lebih revolusioner untuk menentang perbudakan daripada menentang adopsi?

sekali lagi saya melihat standar ganda yang dipakai oleh rekan muslim ketika berdiskusi tentang dua poin ini.

Jika muslim ditanya mengenai pernikahan Muhammad dan Zainab, muslim akan sigap menjawab hal tersebut untuk membawa perubahan bagi tradisi masa itu,

namun.....

Jika muslim ditanya mengenai perlakuan Muhammad yang meniduri tawanan perang/budak, muslim akan sigap menjawab hal tersebut memang lazim dilakukan pada masa itu.


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Sun Feb 28, 2010 2:35 pm

AIR wrote:1. Apa upaya yang dilakukan Nabi menghapus perbudakan? Sertakan referensinya. Bagaimana realisasinya?

seperti yang saya utarakan di atas jalan yang ditempuh nabi adalah menggunakan resiko paling kecil. nabi saw menggunakan konstitusi2 lain untuk meniadakan budak. jadi semacam penyisipan.
1. semisal jika ada pelanggaran2 agama, maka dikenakan denda dgn memerdekakan budak.
2. memberikan stimulus2 mengenai pahala memerdekakan budak.
(poin 1 dan 2 tersebar di ayat2 Quran dan di hadits)
3. melarang menjadikan orang merdeka sebagai budak.
(HR. Ibnu Majah)
Ada tiga golongan orang yang kelak pada hari kiamat akan menjadi musuhku. Barangsiapa menjadi musuhku maka aku memusuhinya. Pertama, seorang yang berjanji setia kepadaku lalu dia ingkar (berkhianat). Kedua, seorang yang menjual orang yang merdeka (bukan budak) lalu memakan uang harga penjualannya. Ketiga, seorang yang mengkaryakan (memperkerjakan) seorang buruh tapi setelah menyelesaikan pekerjaannya orang tersebut tidak memberinya upah.

2. Apakah budak dan pembantu rumah tangga itu sama?

sama sekali berbeda. nabi pun memiliki pembantu yang statusnya bukan budak.
pembantu tidak bisa diperjualbelikan.
pembantu jiwanya tidak dimiliki oleh sang tuan.
dalam interaksi ini maka mereka biasanya mendapat upah sesuai kesepakatan.
(HR. Bukhari)
Pelayan-pelayanmu adalah saudara-saudaramu. Allah menjadikan mereka bernaung di bawah kekuasaanmu. Barangsiapa saudaranya yang berada di bawah naungan kekuasaannya hendaklah mereka diberi makan serupa dengan yang dia makan dan diberi pakaian serupa dengan yang dia pakai. Janganlah membebani mereka dengan pekerjaan yang tidak dapat mereka tunaikan. Jika kamu memaksakan suatu pekerjaan hendaklah kamu ikut membantu mereka.
(HR. Al-Baihaqi)
Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah Saw, "Pelayan (pembantu rumah tangga) saya berbuat keburukan dan kezaliman." Nabi Saw menjawab, "Kamu harus memaafkannya setiap hari tujuh puluh kali."
(HR. An-Nasaa'i)
Nabi Saw melarang memperkerjakan seorang buruh sebelum jelas upah yang akan diterimanya.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Re: Muhammad: Terobosan Bagi Adopsi & Bagi Perbudakan

Postby CRESCENT-STAR » Sun Feb 28, 2010 2:47 pm

duren wrote:Apa maksudmu presiden amrik itu gak boleh berperang DEMI penegakan konstitusi ??
Apa maksudmu presiden amrik HARUSNYA berguru kepada muhammad ??

dengan menyamakan presiden amerika dan nabi muhammad saw saja sudha terlihat bahwa bung tidak sanggup untuk membuat perbandingan.
Apakah nabi saw memiliki anggaran negara sebesar presiden amerika ?
apakah nabi saw memiliki menteri-menteri dan pasukan yang besar sebesar presiden amerika ?
apakah nabi saw memiliki lembaga pemerintahan sehebat amerika saat memberlakukan pelarangan budak.
bagaimana jika posisinya ditukar ? presiden amerika hidup di zaman nabi, kira2 apa yang bisa dia lakukan ?

Ente pasti orang arab yang selalu memperlakukan TKI seperti budak
Paling tidak ente PASTI nyaman nyaman aja tuh
Celik kan matamu nak..

saya sudah berikan hadits mengenai ketidaknyamanan nabi saw ... silakan baca.
User avatar
CRESCENT-STAR
 
Posts: 8235
Joined: Wed Nov 04, 2009 10:48 pm

Next

Return to Muhammad



Who is online

Users browsing this forum: No registered users