Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.
Post Reply
User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

Code: Select all

"Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu."  (Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713)
Yah, jelaslah kalau memang racun yang termakan, bisa kesakitan, sudah kubilang Nabi secara fisik manusia biasa, kenapa Allah tidak menolongnya? Meneketehe.. itu hak prerogatif Allah, Islam tak perlu menunjukkan kebenaran dengan kekebalan Muhammad terhadap racun, Islam sudah banyak kali menunjukkan keajaiban-keajaiban Mukjizat para Nabi, kalau hati tetap kafir, yah kafirlah seperti dirimu, gak usah banyak tanya kenapa, sudah jelas kok mana yang haq dan mana yang batil !, kalau memang waktunya sudah meninggal, yah meninggalah apapun penyebabnya, manusia itu tidaklah kekal, nabi Zakaria juga tewas digergaji pasukan musuh... jadi jangan tanya-tanya yang aneh-aneh, yang masuk nalar saja, pertanyaan "Kenapa Allah tidak menolong", itu pertanyaan konyol, "Kenapa mukamu jelek?" , emang gue pikirin...
Ngaku kena racun kok jadi patokan kepalsuan nabi....... coba bikin tesis seperti itu, pasti para profesor penguji ngakak, dan terjatuh dari duduknya, lihat kedunguanmu...

Duladi
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by Duladi »

muslim_netral wrote:Ngaku kena racun kok jadi patokan kepalsuan nabi.......
Tentu saja itu menjadi PATOKAN, karena, TUJUAN DARI PERACUNAN itu adalah untuk MENGUJI MUHAMMAD nabi asli atau nabi palsu.

Tapi kalau tujuan dari peracunan itu hanya untuk melampiaskan dendam pribadi belaka, maka tentu saja kita tidak akan menghubungkannya dengan status kenabiannya.

TUJUAN dari PERACUNAN itu CUKUP JELAS disampaikan oleh WANITA yang MERACUNI, maka ini tidak bisa dianggap sebagai main-main.

Biarpun yang meracuni Muhammad itu seorang anak kecil, atau seorang gembel rendah yang tidak penting, tapi kalau dia menyatakan dengan lantang "APA YANG MENJADI TUJUANNYA", maka hal itu tidak bisa dibuat main-main.

Awloh kalau benar "tuhan" dan telah mengutus nabinya bernama Muhammad, tentu saja dia tidak boleh membiarkan hal itu terjadi pada nabinya, sehingga apa yang dikatakan oleh SI PENGUJI itu menjadi kenyataan. Awloh akan mencegah Muhammad mengucapkan kata-kata "Aku menderita akibat racun Kaybar". Tetapi terbukti, awloh dan Muhammad adalah sama-sama palsu.
  • Rasul Allah hidup sampai tiga tahun setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.” (Tabaqat Ibn Sa'd, halaman 252)

    "Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu." (Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713)
Pengakuan langsung dari bibir Muhammad itu sudah cukup bagi kita untuk membenarkan UCAPAN WANITA YAHUDI dan juga apa yang Muhammad sesumbarkan sendiri di Qs. 69:44-47.
Muhammad sendiri sudah mengakuinya, bahwa dia NABI PALSU & MENGARANG-NGARANG PERKATAAN TUHAN QURAISH.

botak85
Posts: 1145
Joined: Sat Jul 24, 2010 2:37 pm

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by botak85 »

hahahahaha...... pipis dulu ahhhh.....

ternyata pakar kafir munafik DULADI kehabisan modal untuk membantah.
yang saya lihat, untuk kesekian kalinya DULADI meng quote jawaban yang sama...

hei NDUL..... lepar handuk aja dah....

gicu aza kok repot..

:rolling: :rofl:

Duladi
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by Duladi »

Ringkas kata,

Pengakuan langsung dari bibir Muhammad itu sudah cukup bagi kita untuk membenarkan UCAPAN WANITA YAHUDI dan juga apa yang Muhammad sesumbarkan sendiri di Qs. 69:44-47.
Muhammad sendiri sudah mengakuinya, bahwa dia NABI PALSU & MENGARANG-NGARANG PERKATAAN TUHAN QURAISH.

Pengakuan langsung dari Muhammad sudah cukup. Usaha kita membelanya akan sia-sia saja.

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

Tentu saja itu menjadi PATOKAN, karena, TUJUAN DARI PERACUNAN itu adalah untuk MENGUJI MUHAMMAD nabi asli atau nabi palsu.
Tapi kalau tujuan dari peracunan itu hanya untuk melampiaskan dendam pribadi belaka, maka tentu saja kita tidak akan menghubungkannya dengan status kenabiannya.
TUJUAN dari PERACUNAN itu CUKUP JELAS disampaikan oleh WANITA yang MERACUNI, maka ini tidak bisa dianggap sebagai main-main.
HOHOHOHO , ADA MALING JELAS-JELAS KETAHUAN TERUS DIA DISERET KE DEPAN MEJA HIJAU, MALING TIDAK MAU MENGAKUINYA, TERUS DIA BERSUMPAH "PAK HAKIM, SUMPAH SAYA GAK MALING, KALAU SAYA BENAR-BENAR MALING, SAYA BERANI DISAMBER GELEDEK SEKARANG JUGA, TOLONG TUHAN KIRIMKAN GELEDEK SEKARANG JUGA", geledek gak datang-datang..... APA ITU MEMBUKTIKAN BAHWA MALING ITU GAK BERSALAH? CUMA KARENA GELEDEK????

apa bedanya dengan ceritera wanita yahudi tadi?
kamu kayaknya faham animisme yah? kamu percaya sumpah pocong???
gini aja deh, kalau kamu yakin 100% Muhammad penipu, berani gak kamu sumpah dengan Allah dan siap mengorbankan nyawa demi keyakinanmu itu??? kalau sanggup, kamu naik gedung tinggi dan teriak "YA TUHAN AKU BERSUMPAH, AKU AKAN TERJUN DARI GEDUNG INI, BILA AKU TEWAS, MAKA MUHAMMAD ADALAH BENAR, TETAPI JIKA AKU BISA HIDUP, MAKA MUHAMMAD ADALAH PEMBOHONG !!", silahkan dicoba....

Duladi
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by Duladi »

muslim_netral wrote:HOHOHOHO , ADA MALING JELAS-JELAS KETAHUAN TERUS DIA DISERET KE DEPAN MEJA HIJAU, MALING TIDAK MAU MENGAKUINYA, TERUS DIA BERSUMPAH "PAK HAKIM, SUMPAH SAYA GAK MALING, KALAU SAYA BENAR-BENAR MALING, SAYA BERANI DISAMBER GELEDEK SEKARANG JUGA, TOLONG TUHAN KIRIMKAN GELEDEK SEKARANG JUGA", geledek gak datang-datang..... APA ITU MEMBUKTIKAN BAHWA MALING ITU GAK BERSALAH? CUMA KARENA GELEDEK????
Muhammad mengaku dirinya DEKAT dengan UNSUR ADIKODRATI, yaitu alloh yang diklaimnya sebagai TUHAN SANG PENCIPTA LANGIT & BUMI (TUHAN YG MAHA KUASA).

Ini berbeda dengan analogi maling yang kamu buat di atas, karena maling itu tidak mengaku "nabi" atau setidaknya orang yg mengaku dekat dengan "UNSUR ILAHI".

Muhammad, sedang diuji kenabiannya, asli atau palsu, oleh seorang wanita Yahudi yang tentu saja pasti pernah baca ayat dari Kitab Tanakh (Kitab Yahudi):

YEREMIA 23:15
TUHAN Yang Mahakuasa berkata, "Akan Kuberikan kepada para nabi di Yerusalem itu (=para nabi palsu) tanaman pahit untuk dimakan dan racun untuk diminum, karena mereka telah menyebabkan orang-orang di seluruh negeri tidak menghormati Aku."

Wanita Yahudi itu ingin menghukum Muhammad dengan RACUN, bila ternyata ia NABI PALSU.
Tapi kalau Muhammad tidak mempan oleh racunnya, berarti dia benar-benar seorang nabi yang dilindungi oleh Tuhannya.

Dan dari pernyataan Muhammad sendiri terungkap, ADA KEGELISAHAN dalam DIRI MUHAMMAD sejak peristiwa peracunan itu, yang terungkap dari pernyataannya ini: (Kalau dia bukan nabi palsu, tentu perasaan gelisah itu tidak perlu ada, karena Awloh menjaganya)
  • “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yang kumakan di Khaibar....."
Dan pengakuan langsung dari bibir Muhammad bahwa memang benar apa yang dikatakan oleh wanita Yahudi itu bahwa dirinya NABI PALSU YG MEMPAN OLEH RACUN:
  • "....dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu)...."
Dan lebih dahsyatnya lagi, dia menghubungkan kesakitannya itu dengan QS 69:44-47
'
  • "... sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.”
Apakah sumber dari IBN SA'D di atas masih kurang?

Ini dari Aisyah:

Dikisahkan oleh Aisha:
Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, "Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu." (Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713)


Ringkas kata,

Pengakuan langsung dari bibir Muhammad itu sudah cukup bagi kita untuk membenarkan UCAPAN WANITA YAHUDI dan juga apa yang Muhammad sesumbarkan sendiri di Qs. 69:44-47.
Muhammad sendiri sudah mengakuinya, bahwa dia NABI PALSU & MENGARANG-NGARANG PERKATAAN TUHAN QURAISH.

Pengakuan langsung dari Muhammad sudah cukup. Usaha kita membelanya akan sia-sia saja.

Mana yang lebih kuat: PENYANGKALAN MUSLIM, atau PENGAKUAN SENDIRI dari MUHAMMAD?

User avatar
Topsy KreeT
Posts: 2103
Joined: Tue Sep 22, 2009 8:32 pm
Location: Somewhere Far Away
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by Topsy KreeT »

Qs. 69:44-47
(44)Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
[45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya.
[46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
[47] Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami),dari pemotongan urat nadi itu.
slim, kan udah jelas kata-kata mamad balik ke dirinya sendiri akibat kegedean congor.

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

Dikisahkan oleh Aisha:
Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, "Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena daging yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu." (Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713)
Narrated 'Aisha: The Prophet in his ailment in which he died, used to say, "O 'Aisha! I still feel the pain caused by the food I ate at Khaibar, and at this time, I feel as if my aorta is being cut from that poison."
CIRI KHAS ORANG YANG TIDAK FAIR : MENGHILANGKAN KATA-KATA TERJEMAHAN YANG BISA MENYANGKAL TUDUHANNYA, KENAPA "AS IF" TIDAK DITERJEMAHKAN?
NABI BILANG KAN "as if my aorta is being cut ..." , SEOLAH-OLAH URAT NADIKU SEDANG DIPOTONG , "SEOLAH-OLAH BEDA ARTINYA DENGAN SAMA-DENGAN", DI SINI JELAS PIHAK DULADI KELIHATAN ADA ITIKAD TIDAK BAIK, DIA MELAKUKAN KORUPSI TERJEMAHAN.
JADI TIDAKLAH BETUL RASA SAKIT INI DIAKIBATKAN SESUMBAR NABI.
SEOLAH-OLAH DIPOTONG TIDAK SAMA DONG DENGAN "DI POTONG" BENAR-BENAR DIPOTONG,
DAN DI AYAT ITU DITULIS DENGAN JELAS :
[46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
NGERTI SODARAKU? APAKAH NABI MENINGGAL KARENA KEHABISAN DARAH KARENA NADINYA DIPOTONG?
(TERUS KENAPA FOOD DITERJEMAHKAN DAGING? PAKE KAMUS APA SODARA DULADI?, TERUS URUSAN JANTUNG BAGAIMANA? APA DISEBUT DALAM HADITS ITU?)

YA ALLAH, KAFIR MEMANG PICIK DAN LICIK, LINDUNGILAH HAMBAMU INI DARI PENGETAHUAN YANG MENYESATKAN

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by duren »

muslim_netral wrote: CIRI KHAS ORANG YANG TIDAK FAIR : MENGHILANGKAN KATA-KATA TERJEMAHAN YANG BISA MENYANGKAL TUDUHANNYA, KENAPA "AS IF" TIDAK DITERJEMAHKAN?
NABI BILANG KAN "as if my aorta is being cut ..." , SEOLAH-OLAH URAT NADIKU SEDANG DIPOTONG , "SEOLAH-OLAH BEDA ARTINYA DENGAN SAMA-DENGAN",

SI beliau MASIH hidup dan BISA ngemeng , maka timbullah kata SEOLAH OLAH

Di saat aorta_nya benar benar dah putus , ANE JAMIN ga bisa ngemeng lagi alias dah MATEK :lol:

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

SI beliau MASIH hidup dan BISA ngemeng , maka timbullah kata SEOLAH OLAH
Di saat aorta_nya benar benar dah putus , ANE JAMIN ga bisa ngemeng lagi alias dah MATEK
MAAF KURANG ARGUMENTATIF, BELUM BISA DITERIMA, ANDA BELUM BERUNTUNG, SILAHKAN COBA LAGI

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by duren »

muslim_netral wrote:MAAF KURANG ARGUMENTATIF, BELUM BISA DITERIMA, ANDA BELUM BERUNTUNG, SILAHKAN COBA LAGI
Duhh Tral .. Ane dikaseh quote yang bikin pusing kepala tuh sama eneng sebelah .
Pernyataan_nya gak berat berat amat sih
Tapi beda klo debat sama ente ane anggap seujung kuku aja , soalnya ane bebas mo pake meriam mortir atau nuklir
Lha sama beliau tuh manalah aku tega , terpaksa modal senapan angin ajahhh aku :lol:

Kalau masalah mu sih gamping :
_Kutipan mbah Dul : dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu
_Nina Lawang berkata : NABI BILANG KAN "as if my aorta is being cut ..." , SEOLAH-OLAH URAT NADIKU SEDANG DIPOTONG

Kenapa kau hilangkan kalimat " I feel "

_Aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu
_Aku merasa seolah olah urat nadiku dipotong oleh racun itu

Itu yang ngomong masih hidup

Kalau dah almarhum , MAKA arwah beliau akan berkata :
_Urat nadiku dipotong oleh racun itu
_Wahh ternyata emang benar urat nadiku dipotong oleh racun itu , TADINYA tak kira_in CUMA seolah olah doang ... :finga:

Lah lantas apa yang ente ributkan

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

Kenapa kau hilangkan kalimat " I feel "
lha kan yang kupotong tidak hanya "I feel" yang lainnya juga, saya lagi menekankan "AS IF" nya yang diliciki mas Gundul mu itu.
Kalau dah almarhum , MAKA arwah beliau akan berkata :
_Urat nadiku dipotong oleh racun itu
_Wahh ternyata emang benar urat nadiku dipotong oleh racun itu , TADINYA tak kira_in CUMA seolah olah doang ... :finga:
Iyah, tapi kenyataannya Rasulullah tidak meninggal dengan terpotong urat tali jantungnya, seperti yang Allah firmankan :

Qs. 69:44-47
(44)Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
[45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya.
[46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
[47] Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami),dari pemotongan urat nadi itu.

Sewaktu sakit Nabi tidak mengatakan ada yang memegang tangan kanannya [45] , kemudian urat nadi di tangan kanannya yang terhubung dengan jantung tidak terasa ada yang motong dengan pisau [46]...
Jadi kalau Nabi mengada-ada, maka kematiannya akan sesuai dengan ancaman Allah sebagai berikut : tangan kanannya ada yang memegang kuat, supaya tidak bergerak, sehingga pisau dengan mudah memutuskan urat nadinya...tapi kenyataannya tidak seperti itu, malah setelah Nabi diracun, beliau masih bisa bertahan sampai 3 tahun...baru meninggal...

mengerti babe???

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by duren »

muslim_netral wrote:Iyah, tapi kenyataannya Rasulullah tidak meninggal dengan terpotong urat tali jantungnya, seperti yang Allah firmankan :

Qs. 69:44-47
(44)Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
[45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya.
[46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
[47] Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami),dari pemotongan urat nadi itu.
Kok ente nekad ngomong : Tidak meninggal dengan terpotong urat tali jantungnya ???
Yang namanya mokad biasa dan wajar ajah tuh DI ISTILAHKAN terpotong urat tali jantungnya .

Lha emangnya SAAT INI beliau maseh bisa nongkrong nongkrong di warkop ?? :finga:

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

Kok ente nekad ngomong : Tidak meninggal dengan terpotong urat tali jantungnya ???
Yang namanya mokad biasa dan wajar ajah tuh DI ISTILAHKAN terpotong urat tali jantungnya .
Lha emangnya SAAT INI beliau maseh bisa nongkrong nongkrong di warkop ??
Lihat dong ayat sebelumnya :
[45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya.

Buat apa pegang tangannya kalo kematiannya akan wajar-wajar saja???? kalau kematian seseorang akan wajar-wajar saja, gak perlu ada kata-kata "Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya",... tentu setelah kalimat ini ada kalimat penegas klimaks dan tragis, yakni ayat berikutnya : [46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya, <-- ini bukan ungkapan, ini adalah kematian tragis bagi seorang pendusta.
Nabi tidak meninggal seperti ancaman Allah.... ARTINYA NABI TIDAK MENGADA-ADA, BUKAN SEORANG PENDUSTA, JADI DONGENG IMPOR DARI SI AHLI ZINA BAHWA NABI MENINGGAL KARENA SESUMBARNYA SENDIRI ADALAH ......... B O H O N G B E S A R ...........

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by duren »

Aku pernah lihat Ayam yang mati dalam posisi mirip bobo .
Apa salah kalau aku berkata : Nih ayam dah terpotong urat tali jantungnya . :-s

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

Aku pernah lihat Ayam yang mati dalam posisi mirip bobo .
Apa salah kalau aku berkata : Nih ayam dah terpotong urat tali jantungnya .
Saya kira tidak pernah ada orang yang mengatakan kematian ayam seperti itu,
sudahlah mas Duren, sedikit gentle lebih baik daripada memaksakan diri...
---lanjut----

User avatar
muslim_netral
Posts: 1702
Joined: Mon Jul 12, 2010 12:58 am

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by muslim_netral »

fayhem wrote:Ya bedalah,
Pertama, dijaman muhammad awloh masih memperhatikan manusia disitu, khususnya muhammad, buktinya kalo ada apa-apa, awloh langsung mengeluarkan ayat.
Kalo dijaman sekarang, awloh tidak memperhatikan manusia secara khusus
Paham kan maksudku.
Kedua, peringatan tentang racun itu ada di kitab sucimu, sedangkan ayat tentang penurunan geledek tidak ada di kitab sucimu. Apa kitab sucimu gak ampuh ?
- Ya, tapi tidak semua begitu, kadang pertolongan Allah itu langsung, kadang ada yang ditunda, begitu juga wahyu.
- Tidak ada satupun kata racun dalam kitab suci saya, silahkan cek http://www.indoquran.com/index.php?quer ... =com_quran

Hahaha ...
yang seharusnya bersumpah itu kamu, begini
"YA AWLOH ENGKAU MAHA PELINDUNG. AKU MENYAKINI ITU. SAAT INI AKU BERSUMPAH AKAN TERJUN DARI GEDUNG TINGKAT 50, JIKA ENGKAU MAHA PELINDUNG TENTUNYA AKU AKAN HIDUP SETELAH TERJUN. TAPI JIKA AQ TEWAS, TOLONGLAH HIDUPKANLAH AKU KEMBALI KARENA ENGKAU MAHA MENGHIDUPKAN"
Saya kira mending Om Fayhem dicoba duluan, nanti kasih tau saya hasilnya.

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Pengakuan Muhammad bahwa dirinya nabi palsu

Post by duren »

muslim_netral wrote: Saya kira tidak pernah ada orang yang mengatakan kematian ayam seperti itu,
sudahlah mas Duren, sedikit gentle lebih baik daripada memaksakan diri...
---lanjut----
Ini trit Duladi ... Ane ga boleh bikin huru hara disini say
Ke trit Nuklir yok ... Q 33.36 gue dah menunggu dikau seorang .
Aku ingin malam ini kita bermesraan sampai urat jantung mu pada putus loh :lol:

Post Reply