.

Mungkinkah Nabi muhammad mengejek dirinya sendiri

Kehidupan, pengikut, kepercayaan, pikiran dan ucapan Muhammad.

Mungkinkah Nabi muhammad mengejek dirinya sendiri

Postby KELIHGO » Fri Jun 29, 2007 6:49 pm

hehehehehe saya mau nanya nih,adakah Manusia yang mengejek dirinya sendiri,mengancam dirinya sendiri atau lainnya,ini menyangkut ALQUR'AN yang dituduh sebagai karangan Nabi,berikut ayatnya

1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, (80:1) - Ejekan Nabi muhammad ketika kasus Ibn Ummi Maktum

2. Seandainya dia (Muhammad) mengada- adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami.Niscaya benar- benar kami pegang dia pada tangan kanannya.Kemudian benar- benar Kami potong urat tali jantungnya.(69:44-46)- Ancaman

3. Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri- istrimu Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(1)Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(2)Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri- istrinya ( Hafshah ) suatu peristiwa. Maka tatkala ( Hafshah ) menceritakan peristiwa itu ( kepada Aisyah ) dan Allah memberitahukan hal itu ( semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah ) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian ( yang diberitakan Allah kepadanya ) dan menyembunyikan sebagian yang lain ( kepada Hafshah ). Maka tatkala ( Muhammad ) memberitahukan pembicaraan ( antara Hafshah dan Aisyah ) lalu Hafshah bertanya:" Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu" Nabi menjawab:" Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".(3)Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong ( untuk menerima kebaikan ); dan jika kamu berdua bantu- membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan ( begitu pula ) Jibril dan orang- orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat- malaikat adalah penolongnya pula.(4) (66:1-4) - nabi Muhammad bersalah dengan mengharamkan Madu

hehehehe ada kagak Diary yang isinya menegur dirinya sendiri,bahkan kejelekannya sampai semua umat tahu. Mana bukti Quran buatan Nabi Muhammad S.A.W,sok atuh pikir sendiri :lol: :lol:
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Duladi » Fri Jun 29, 2007 8:24 pm

Sobatku Kelihgo yang lagi bingung,

1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, (80:1) - Ejekan Nabi muhammad ketika kasus Ibn Ummi Maktum.

Kata-kata "bermuka masam dan berpaling", bukan ejekan, tapi sebuah akting seolah Allah SWT menegur dia karena tidak memandang muka terhadap Abdullah bin Ummi Maktum yang matanya buta, padahal dia satu-satunya orang yang berpihak pada kenabiannya yg palsu sementara orang-orang Quraisy yg lain menolak dan mengejeknya

2. Seandainya dia (Muhammad) mengada- adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami.Niscaya benar- benar kami pegang dia pada tangan kanannya.Kemudian benar- benar Kami potong urat tali jantungnya.(69:44-46)- Ancaman

Apakah tidak terpikir sedikit pun oleh Anda, saya pun juga bisa mengarang wahyu dari Tuhan seolah Tuhan mengancam saya, akan melipat-lipat tubuh saya, atau mencekik leher saya di waktu saya sedang tidur di malam hari?

3. Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri- istrimu Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(1)Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(2)Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri- istrinya ( Hafshah ) suatu peristiwa. Maka tatkala ( Hafshah ) menceritakan peristiwa itu ( kepada Aisyah ) dan Allah memberitahukan hal itu ( semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah ) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian ( yang diberitakan Allah kepadanya ) dan menyembunyikan sebagian yang lain ( kepada Hafshah ). Maka tatkala ( Muhammad ) memberitahukan pembicaraan ( antara Hafshah dan Aisyah ) lalu Hafshah bertanya:" Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu" Nabi menjawab:" Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal".(3)Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong ( untuk menerima kebaikan ); dan jika kamu berdua bantu- membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan ( begitu pula ) Jibril dan orang- orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat- malaikat adalah penolongnya pula.(4) (66:1-4) - nabi Muhammad bersalah dengan mengharamkan Madu

Inilah hebatnya Muhammad. Dia seorang pemain peran yang lumayan (walau tidak terlalu pintar). Coba Anda pelajari baik-baik ayat-ayat tersebut, bukankah itu untuk kebaikan dan kepentingan Muhammad? Ketika dia ingin melanggar sumpah, dia bikin ayat yang seolah Allah SWT memperbolehkan dia mengingkari sumpah (membebaskan diri dari sumpah). Ketika dia ingin mengembat menantunya, dia bikin ayat seolah Allah SWT memerintahkan Zaid menceraikan istrinya agar Muhammad bisa bebas mengawininya.

Cobalah, Anda nalar dengan sebaik-baik nalar.

Jangan kau samakan Quran dengan Diary. Muhammad dalam hal ini bukan sedang menulis Diary, tetapi sebuah kitab suci palsu yang dimaksudkan untuk mengelabuhi orang banyak.

Muhammad sedang bermain rasul-rasulan, dan di waktu mengarang ayat-ayat firman, dia berperan sebagai Allah SWT. Ini tipu muslihat. Dia tergolong psikopat brengsek, walaupun tak terlalu pintar dalam menipu, sehingga beberapa ayat bikinannya masih bisa dikenali sebagai ucapan-ucapannya.

Sekali lagi, Anda mencoba membandingkan Quran dengan buku Diary, jelas hal ini tidaklah tepat. Justru ini terkesan bahwa Anda hendak membelokkan pikiran. Karena dengan Qurannya, Muhammad bukan sedang membuat catatan pribadi, melainkan sebuah KITAB SUCI PALSU.

Saya percaya, NALAR ANDA masih bisa bekerja dengan baik bila Anda mau lepas dari cuci otak nabi setan dari Arab ini.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Mon Jul 02, 2007 11:03 pm

SELF PROCLAIM

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنِّي رَسُوْلُ اللهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ: الثَّيِّبُ الزَّانِى، وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ، وَالتَّارِكُ لِدِيْنِهِ الْمُفاَرِقُ لِلْجَماَعَةِ
"Darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak untuk disembah selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah adalah tidak diperkenankan (untuk ditumpahkan darahnya) kecuali berdasarkan pada tiga hal, (1) balasan karena telah membunuh seseorang (qishash, red), (2) menghukum pezina (rajam, red), (3) seseorang yang meninggalkan agamanya (murtad, red), meninggalkan dari al Jama'ah" (Bukhari dan Muslim, dan ini adalah lafadznya Al Bukhari)

Yang terpenting dari ajaran Momed bukan Allah, karena penduduk Arab memang sudah menyembah Allah sebagai dewa tertinggi mereka turun-temurun.

Kemauan dia yang sesungguhnya adalah PENGAKUAN TERHADAP DIRINYA SEBAGAI RASUL (UTUSAN) ALLAH.

Mengapa Muslim belum juga bisa nyadar kalau dirinya telah menjadi pemuja NABI PALSU?
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Mon Jul 02, 2007 11:20 pm

Muhammad mengangkat dirinya sendiri sebagai NABI, kemudian dengan AROGANNYA dia berseru-seru: "AKU ADALAH RASUL ALLAH"

Seorang KEPARAT seperti ini, yang juga berprofesi sebagai KEPALA RAMPOK, menepuk dada sambil berkata kepada pengikut-pengikutnya: "Siapapun yang tidak mengakui diriku RASUL, darahnya halal untuk dibunuh."

Tidakkah orang yang otaknya waras sudah bisa menduga, kalau orang ini BAJINGAN?

Dia bukan nabi yang berjuang untuk misi Ketuhanan, tapi berjuang untuk dirinya sendiri.

Dia sangat mendambakan pengakuan, dan dia sangat marah bila dirinya ditolak/dikhianati.

Dia berkata, "darah para murtad itu halal"

"Darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak untuk disembah selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah adalah tidak diperkenankan (untuk ditumpahkan darahnya) kecuali berdasarkan pada tiga hal, (1) balasan karena telah membunuh seseorang (qishash, red), (2) menghukum pezina (rajam, red), (3) seseorang yang meninggalkan agamanya (murtad, red), meninggalkan dari al Jama'ah" (Bukhari dan Muslim, dan ini adalah lafadznya Al Bukhari)

Dia pinjam nama "ALLAH" untuk menipu orang.
Dia manfaatkan nama "ALLAH" sebagai alat untuk memuluskan ambisi dan cita-cita tak warasnya.

Dia gunakan teror dan kekerasan untuk menakut-nakuti lawannya, kemudian dengan tangan-tangan kejinya itu dia mengatakan: "Ini Azab Allah di dunia yang ditimpakan kepada orang-orang yang berani menentang Allah dan RasulNya".

Dengan sesumbar kalau itu adalah hukuman Awloh, padahal itu adalah perbuatan tangannya sendiri.

Ooooh, wong gendeng iki pancen nggemesno ati!!!!!
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Basman » Tue Jul 03, 2007 11:44 am

Kan udah gue bilang Muhamad itu bukan orang **** yang disangkakan oleh muslim umatnya sendiri, Muhamad itu Pemain watak, dia ahli peran, memahami karakter dan pikirannya orang arab, yahudi dan nasrani, juga penyembah patung-patung berhala, juga orang-orang **** dan pandai disekitarnya.

Untuk kalangan 'Penakut awloh' cukup mengeluarkan jurus ayat yang isinya azab dan laknat siksaan neraka jahanam, itu sudah cukup untuk membikin mereka takluk pada 'awloh dan rasulnya' he...he....

Untuk kalangan 'Perampok dan Pezina' cukup mengeluarkan jurus ayat yang isinya boleh berzina dan pesta pora dengan harta rampasan, plus bonus mati syahid dapat voucher belanja dapat kolam susu dan intan berlian, 'berfoya-foya dan bertelanjang ria dengan 72 bidadari di syurga', siapa yang gak kepincut, lha yang ada dipikirannya cuma harta dan kelamin saja, pokoknya gak takut miskin deh...

Untuk kalangan Ahli Kitab, yahudi dan nasrani, ini nih golongan yang susah ditundukkan, tahap pertama menundukkan mereka adalah dengan memberikan pujian pada mereka dengan pujian bahwa mereka adalah orang-orang ahli kitab yang berlaku lurus, harapannya adalah dengan pujian melalui jurus ayat ini membuat mereka berpaling tunduk mengikuti Muhamad.
Tahap kedua bagi mereka yang tidak mempan dipuji (karena mengetahui maksud tersembunyi muhamad yang melontarkan pujian melalui ayat2 itu) adalah dengan jurus ayat yang 'Agak Keras' yaitu dengan mengolok-oloknya dan mengutuk mereka menjadi babi dan anjing, namun sayang sekali kutukan muhamad yang menyembunyikan dirinya sebagai awloh tidak mempan alias mental karena si awloh ternyata kurang sakti, Ahli kit ab, yahudi dan nasroni masih tetap jadi manusia, tidak bisa berubah menjadi babi dan anjing.
Tahap ketiga atau yang terakhir inilah yang pada akhirnya dikeluarkan sebagai jurus terakhir menundukkan ahli-ahli kitab agar mau mengakui muhamad sebagai rasul, yaitu dengan jurus ayat bantai, gorok, pancung dan teman-temannya, dan ini disadari muhamad sendiri lebih efektif, karena sudah terlanjur banyak pengikutnya, untuk menyembunyikan rasa malu tidak dipatuhi golongan ahli kitab didepan khalayak pengikut yang sudah taat, dan juga untuk memberikan rasa 'Angker' nya quran dan muhamad sendiri. Tidak perlu bagi muhamad mengotori tangan dan bajunya dengan darah kafir, karena cukup dengan pandangan mata saja para pengikutnya yang haus darah sudah memahami maksud yang mulia baginda muhamad rasul awloh untuk melakukan serangan penjarahan, bakar-bakaran dan pancung-pancungan bahkan bayi dalam kandungan pun harus digorok agar tidak ada lagi balas dendam, taktik yang sangat hebat.

Muhamad menyadari bahwa dia sudah memiliki pengikut yang begitu banyak dari berbagai lapisan masyarakat yang juga harus hidup, karena mereka tidak ada yang bekerja sama sekali, darimana mereka dapat hidup?
Muhamad adalah seorang yang bijaksana, memahami kesulitan anak buahnya yang tidak lama lagi akan jatuh miskin, maka strategi mempertahankan hidupnya satu-satunya jalan adalah dengan strategi perampokan dan penjarahan, menjarah keluarga2 kaya untuk dibagi2kan pada pengikutnya (di tiru oleh si pitung kali ye..).
Begitu tanah arab sudah sebagian besar dikuasainya, muhamad mulai melirik tetangga sebelah yang makmur tapi masih kafir menurut muhamad karena belum mengakuinya sebagai rasul sehingga menelorkan ayat serbuan sampai tidak ada lagi di kolong bumi ini yang tidak mengakui muhamad sebagai rasul awloh.

Sungguh Muhamad adalah seorang yang luar biasa, belum ada seorang kaisar yang mampu menandingi kehebatan beliau, quran ciptaan muhamad menjadi momok yang menakutkan sekaligus menjadi azas penaklukan.
User avatar
Basman
 
Posts: 1032
Joined: Tue May 22, 2007 9:54 pm

Postby charles-mattel » Tue Jul 03, 2007 2:23 pm

mohamet sih nggak usah diejek...
kelakuan dia sendiri aja sudah ngejek diri sendiri...
mana ada nabi yang otaknya mesum/cabul, kriminal, licik + ngaco gitu?
kalo nabi aja kelakuannya kayak gitu, gimana kelakuan orang jahat?
cape' deh...
charles-mattel
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Postby KELIHGO » Wed Jul 04, 2007 8:36 pm

nah kan pertanyaan saya kenapa MUKA MASAMnya diceritakan 8)

Basman Posted: Tue Jul 03, 2007 11:44 am Post subject:

--------------------------------------------------------------------------------

Kan udah gue bilang Muhamad itu bukan orang **** yang disangkakan oleh muslim umatnya sendiri, Muhamad itu Pemain watak, dia ahli peran, memahami karakter dan pikirannya orang arab, yahudi dan nasrani, juga penyembah patung-patung berhala, juga orang-orang **** dan pandai disekitarnya.


Pemain Watak manakah yang mau terus terang menceritakan kejadian Bermuka MASAM :lol: ,adakah seorang pemipmpin yang mengatakan di Diarynya ; " bahwa saya bermuka masam ketika menjawab pertanyaan si ANU


charles-mattel Posted: Tue Jul 03, 2007 2:23 pm Post subject:

--------------------------------------------------------------------------------

mohamet sih nggak usah diejek...
kelakuan dia sendiri aja sudah ngejek diri sendiri...
mana ada nabi yang otaknya mesum/cabul, kriminal, licik + ngaco gitu?
kalo nabi aja kelakuannya kayak gitu, gimana kelakuan orang jahat?
cape' deh...


ente tau peribahasa BUAH tidak akan jauh dario Pohonnya,pertanyaan saya,apakah di Negara REPUBLIK INDONESIA yang mayoritas UMAT ISLAM setiap tahunnya ada pemerkosaan Massal,kemudian Kriminal dan kelakuan jahat lainnya :wink:
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Duladi » Wed Jul 04, 2007 11:06 pm

Ya ampun Dik Kelihgo, sudah aku ingatkan kamu, kok bisa-bisanya Quran dianalogikan dengan Buku Diary?

Mau membelokkan cara berpikir ya? Ketahuan lho....
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Basman » Wed Jul 04, 2007 11:37 pm

KELIHGO wrote:nah kan pertanyaan saya kenapa MUKA MASAMnya diceritakan 8)

Basman Posted: Tue Jul 03, 2007 11:44 am Post subject:

--------------------------------------------------------------------------------

Kan udah gue bilang Muhamad itu bukan orang **** yang disangkakan oleh muslim umatnya sendiri, Muhamad itu Pemain watak, dia ahli peran, memahami karakter dan pikirannya orang arab, yahudi dan nasrani, juga penyembah patung-patung berhala, juga orang-orang **** dan pandai disekitarnya.


Pemain Watak manakah yang mau terus terang menceritakan kejadian Bermuka MASAM :lol: ,adakah seorang pemipmpin yang mengatakan di Diarynya ; " bahwa saya bermuka masam ketika menjawab pertanyaan si ANU



Untuk kasus diatas muhamad 'jujur' dengan dirinya sendiri, naluri sebagai manusianya muncul. Muhamad sepertinya menuliskan rasa penyesalan dirinya telah merendahkan fisik si ANU.

Tapi jangan lupa, pada saat yang sama, muhamad bisa bersikap sebaliknya, berbohong sepertinya sudah menjadi tradisinya, walaupun kadang sering terlihat tarik menarik dengan rasa penyesalan, tetapi dengan hal itu tidak secara otomatis menghentikan kebohongannya.

Mas Keligho ini kayak gak tau aja pribadi muhamad, pribadinya aneh sekali, seperti memiliki kepribadian ganda gitu lho, suatu saat bersikap manis, tapi pada saat bersamaan bisa langsung menjadi super sadis. Ini penilaian gue atas dasar apa yang ada di alquran dan hadits lho.
Bisa enggak mas Keligho ini mencoba kritis terhadap alquran, kalau berani sih (gak perlu kasih tau kafir2 disini), posisikan Alquran itu sebagai Surat saktinya muhamad, ntar mas Keligho akan tahu persiiiis siapa dan bagaimana muhamad yang sebenarnya seperti yang dilihat kafir2 disini.
User avatar
Basman
 
Posts: 1032
Joined: Tue May 22, 2007 9:54 pm

Postby Duladi » Thu Jul 05, 2007 12:11 am

Si Anu = Abdullah bin Umi Maktum

Seorang yang matanya buta, sebagai satu-satunya orang yang mau beriman kepada Momed sementara para pemimpin Quraisy yang mengajak berdiskusi menolaknya (alias lebih CERDAS karena MENGERTI dengan NALAR-nya kalau Muhammad PENIPU KONYOL).
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Jul 05, 2007 12:15 am

Analogi yang tepat buat Quran adalah SURAT SAKTI.

Bukannya malah disamakan dengan Diary, payah!
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby ryu » Thu Jul 05, 2007 1:00 am

duladi wrote:Analogi yang tepat buat Quran adalah SURAT SAKTI.

Bukannya malah disamakan dengan Diary, payah!


ente emang sakti.....

sampai bisa menganalogikan Qur'an dengan surat sakti......

saking saktinya....

sampai ga bisa mikir........

dan orang yg ga bisa mikir adalah........

orang ****..........!!!!!!!!
User avatar
ryu
 
Posts: 119
Joined: Sun Oct 08, 2006 1:56 am

Postby osho » Thu Jul 05, 2007 9:25 am

Mau Buku apapun, ayat apapun, Kitab apapun.... semua hanyalah karangan manusia....
Tidak pernah Tuhan yang menulis atau mengarang buku atau Kitab apapun, dimasa manapun......

wassaaaaalaaaam

:lol:
User avatar
osho
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho

Postby KELIHGO » Sat Jul 07, 2007 12:44 pm

Untuk kasus diatas muhamad 'jujur' dengan dirinya sendiri, naluri sebagai manusianya muncul. Muhamad sepertinya menuliskan rasa penyesalan dirinya telah merendahkan fisik si ANU.
Tapi jangan lupa, pada saat yang sama, muhamad bisa bersikap sebaliknya, berbohong sepertinya sudah menjadi tradisinya, walaupun kadang sering terlihat tarik menarik dengan rasa penyesalan, tetapi dengan hal itu tidak secara otomatis menghentikan kebohongannya.

Tuh saya Bold,kalau begitu kenapa diceritakan sifat Muka masam,rahasia Aisyah heheheheheh.emang dia Jujur.Tetapi kalau Jujur kenapa di Quran tidak dituliskan sejarah Hidupnya dia dari kecil sampai Meninggal hayoooo dong jawab

Mau Buku apapun, ayat apapun, Kitab apapun.... semua hanyalah karangan manusia....
Tidak pernah Tuhan yang menulis atau mengarang buku atau Kitab apapun, dimasa manapun......


Nah meski buatan Nabi Muhammad,apakah bisa tebakan angka 19 sesuai (lihat di Topik Lain) :lol:
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby poluz » Sat Jul 07, 2007 1:04 pm

charles-mattel wrote:mohamet sih nggak usah diejek...
kelakuan dia sendiri aja sudah ngejek diri sendiri...
mana ada nabi yang otaknya mesum/cabul, kriminal, licik + ngaco gitu?
kalo nabi aja kelakuannya kayak gitu, gimana kelakuan orang jahat?
cape' deh...



emangnya kamu punya nabi?????
tunjukkin ke aku nabi kamu?????
:lol: :lol:

atau kamu si penghina nabi + memfitnah nabi....
aku cuman nangkap yang kamu bilang tapi kamu bicaranya kemana sih....
poluz
 
Posts: 57
Joined: Wed Jun 27, 2007 11:00 pm

Postby poluz » Sat Jul 07, 2007 1:08 pm

pinginkaya wrote:Mau Buku apapun, ayat apapun, Kitab apapun.... semua hanyalah karangan manusia....
Tidak pernah Tuhan yang menulis atau mengarang buku atau Kitab apapun, dimasa manapun......

wassaaaaalaaaam

:lol:



untuk kami(muslim)
Tuhan tidak menulis secara langsung tetapi mewahyukan dan kemudian dihafalkan dan dibukukan tanpa adanya perubahan sedikit pun
poluz
 
Posts: 57
Joined: Wed Jun 27, 2007 11:00 pm

Postby Duladi » Sat Jul 07, 2007 2:23 pm

Nah meski buatan Nabi Muhammad,apakah bisa tebakan angka 19 sesuai (lihat di Topik Lain)


Halllaaaa..... itu khan cuma kebetulan yang dicari-cari........

Gak ada yang hebat tuh.....

Ayolah Sobat Kelihgo, jangan pura-pura gak merasa..... Muhammad memang telah membuat Anda seperti orang "****". Muhammad kejam. Dia telah menipu semua orang.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Sat Jul 07, 2007 2:29 pm

Poluz wrote:untuk kami(muslim)
Tuhan tidak menulis secara langsung tetapi mewahyukan dan kemudian dihafalkan dan dibukukan tanpa adanya perubahan sedikit pun

Kamu masih saja hidup dalam dunia mimpi.
Itu bukan realita. Kamu telah terjebak dalam bualan Muhammad. Sadarlah, mari kita hidup dalam dunia nyata.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Basman » Sat Jul 07, 2007 3:49 pm

KELIHGO wrote:
Untuk kasus diatas muhamad 'jujur' dengan dirinya sendiri, naluri sebagai manusianya muncul. Muhamad sepertinya menuliskan rasa penyesalan dirinya telah merendahkan fisik si ANU.
Tapi jangan lupa, pada saat yang sama, muhamad bisa bersikap sebaliknya, berbohong sepertinya sudah menjadi tradisinya, walaupun kadang sering terlihat tarik menarik dengan rasa penyesalan, tetapi dengan hal itu tidak secara otomatis menghentikan kebohongannya.

Tuh saya Bold,kalau begitu kenapa diceritakan sifat Muka masam,rahasia Aisyah heheheheheh.emang dia Jujur.Tetapi kalau Jujur kenapa di Quran tidak dituliskan sejarah Hidupnya dia dari kecil sampai Meninggal hayoooo dong jawab

Mau Buku apapun, ayat apapun, Kitab apapun.... semua hanyalah karangan manusia....
Tidak pernah Tuhan yang menulis atau mengarang buku atau Kitab apapun, dimasa manapun......


Nah meski buatan Nabi Muhammad,apakah bisa tebakan angka 19 sesuai (lihat di Topik Lain) :lol:


Disitulah letak keunikan muhamad, dia jujur menceritakan apa adanya, sebaliknya muhamad menganggap semua kejadian itu adalah dari allah swt, maka diceritakanlah kejadian sepele itu seolah-olah ada hikmah tersembunyi dibaliknya, tapi sah-sah saja, letak kebohongannya adalah bahwa dia merasa bahwa setiap kisah itu adalah garis allah swt yang sudah ditentukan terjadi pada dirinya, dia menilai diri sendiri bahwa setiap detail perjalanan hidup yang dialaminya dipantau oleh allah swt, baru kali ini saya memahami sifat ke maha kuasaan allah swt yang mengurusi setiap detail kehidupan satu orang saja sampai kepada hal-hal yang sangat sepele, masuk dan ikut campur dalam mengatur kehidupan muhammad seorang, justru hal inilah yang menimbulkan pertanyaan besar seolah-olah 'muhamad adalah anaknya allah swt' bahkan kesan akhir yang timbul justru seolah muhamad ingin menyaingi kedekatan sifat 'kasih allah terhadap isa' -nya kaum nasrani.
Tetapi dari semuanya, letak kisah kebohongannya tidak dapat dicampur adukkan antara kisah yang satu dengan yang lain karena masing-masing kisah memiliki tujuan sendiri-sendiri.

Kalau anda mau jujur, menanggapi kritik dari luar terhadap alquran tanpa takut terjerumus dalam posisi 'murtad' akan lebih baik, dengan mengeluarkan statement 'total wahyu allah', anda tidak akan terjebak dalam kesulitan meng'counter' kafir-kafir ffi, dan saya yakin anda akan tetap muslim seperti kawan-kawan anda yang orientalis.
Soal angka 19, terus terang saya masih belum menemukan jawaban, anda bisa coba hitung sendiri dari suku kata namanya sendiri ataupun hal-hal yang dianggap muhamad sebagai hal-hal yang khusus, tapi dari situ tergambar jelas bahwa muhamad bukanlah seorang 'ummi' sekaligus '****' yang digambarkan muslim, wawasannya lumayan, dari situ juga dapat kita baca tingkat kemampuan matematik muhamad menurut ukuran jaman hidupnya, setiap kejadian dia hubungkan dengan angka2, anda bisa cek sendiri dari hadits, angka berapa saja yang dipakainya.
User avatar
Basman
 
Posts: 1032
Joined: Tue May 22, 2007 9:54 pm

Re: Mungkinkah Nabi muhammad mengejek dirinya sendiri

Postby Kadal_Arab » Wed Aug 01, 2012 9:34 pm

Skill akting momed sebenarnya pas2an tp krn yg mengikutinya kumpulan manusia dungu, maka sulit menangkap kejanggalan dlm setiap aktingnya. Dia berakting guna meraih simpati dgn cara seolah-olah dia di rundung duka krn di tegur oleh alloh swt atas apa yg diperbuatnya, langkah demikian lazim dipakai oleh mereka2 (terutama pemimpin2 busuk) yg sudah mulai kehilangan kredibilitas di depan orang lain, apalagi ini statusnya "nabi"..... ](*,) ](*,) ](*,)
User avatar
Kadal_Arab
 
Posts: 223
Joined: Sun Mar 11, 2012 10:59 pm
Location: dalam otak rasulluloh saw


Return to Muhammad



Who is online

Users browsing this forum: No registered users