.

FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby usmanabdullah » Sun Jul 07, 2013 12:57 am

Murtadin harus berbangga karena punya calon menteri ESDM dan Dirut Pertamina dalam diri bro MB dan bro Angky... Yang seperti inilah yg hrs kita lakukan all bro and sis murtadin kafirun... Bangsa ini butuh kita, pemikiran2 kita. Mumpung bangsa ini blm seperti negeri tetangga yg kalo murtad kena pidana mari nyatakan dan tunjukkan eksistensi kita dan berbuat bagi kemaslahatan masyarakat... Tuhan sejati menolong kita semua... God bless u bro MB and bro Angky God bless kafirun and murtadin God bless FFI dan Forum Indonesia God bless Indonesia
User avatar
usmanabdullah
 
Posts: 1212
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sun Jul 07, 2013 7:55 am

@ bro usman

haha anda terlalu berlebihan ah bro, saya tuh cuma mengulang apa yg udah dikatakan para ahli kok hahaha...saya cuma bisa sepakat dgn arah pemikiran mereka dan kemudian menuangkannya kembali disini. semua yg saya tulis tuh ada banyak bertebaran kok di internet :green:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby prisca » Fri Aug 23, 2013 5:02 pm

refreshing dikit ttg BBM yeach... :yawinkle:
dapat dari salah satu rekan ffi,

parah niy... malah marak BBM campuran
User avatar
prisca
 
Posts: 791
Joined: Sat Mar 23, 2013 7:28 pm

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Fri Aug 23, 2013 9:17 pm

prisca wrote:refreshing dikit ttg BBM yeach... :yawinkle:
dapat dari salah satu rekan ffi,

parah niy... malah marak BBM campuran


makanya, isi bensin nya di SPBU resmi lah... :green:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby prisca » Thu Dec 05, 2013 1:05 pm

MaNuSiA_bLeGuG wrote:@ bro usman

haha anda terlalu berlebihan ah bro, saya tuh cuma mengulang apa yg udah dikatakan para ahli kok hahaha...saya cuma bisa sepakat dgn arah pemikiran mereka dan kemudian menuangkannya kembali disini. semua yg saya tulis tuh ada banyak bertebaran kok di internet :green:

bertebaran di internet, bukan berarti tertangkap mata untuk dibaca, so terimakasih berat niy, karena bro MB jadi tambah pengetahuan :yawinkle:


btw, soal BBG, baru2 ini saya membaca berita bahwa Jakarta akan mengoperasikan Bus BBG yea?
gimana niy tanggapannya?

baca dari: http://megapolitan.kompas.com/read/2013 ... di.Jakarta

[quote ="kompas.com"]JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yakin bahwa pasokan gas akan cukup untuk ratusan bus yang akan didatangkan ke Jakarta pada bulan ini. Oleh sebab itu, ia yakin ratusan bus berbahan bakar gas itu dapat beroperasi.

"Waktu kemarin kita komunikasi, Pertamina nyanggupin, (Perusahaan Gas Negara) PGN nyanggupin, Kementerian ESDM nyanggupin, saya tinggal nagih saja," ujar Jokowi di Jakarta, Rabu (4/12/2013) siang.

Dengan demikian, Jokowi optimistis ratusan bus yang hingga saat ini masih dalam tahap perakitan di China dan Malang, Jawa Timur, tersebut tidak bakal mangkrak, tetapi beroperasi dengan baik.

Secara terpisah, Kepala Dinas Industri dan Energi DKI Jakarta Andi Baso Mappapoleonro mengatakan keyakinan yang sama. Saat ini saja, telah ada 9 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), 4 mobile refueling unit atau MRU yang beroperasi di Monas, Jalan Merdeka Selatan, dan dan empat SPBG online. SPBG online merupakan unit pengisian gas di SPBU.

"Semua itu disediakan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas serta Pertamina. Ditambah lagi satu unit SPBG online yang disediakan oleh PT Jakarta Propertindo di Ancol," ujarnya.

Pemprov DKI akan mendatangkan 650 bus untuk mengoptimalkan jalur busway. Jumlah itu terdiri atas 310 bus transjakarta dan 340 bus sedang. Dari jumlah bus transjakarta itu, 20 di antaranya masih berbahan bakar solar. Bus tersebut akan dipasang converter kit sehingga dapat menggunakan bahan bakar gas.

Jokowi memperkirakan 650 bus tersebut akan datang pada pertengahan bulan Desember 2013 dan akan mulai beroperasi pada akhir bulan ini.





Editor : Laksono Hari Wiwoho[/quote]
waah tinggal menghitung hari untuk melihat keefektifan Bus BBG sebagai solusi kemacetan dan BBM yg melambung
User avatar
prisca
 
Posts: 791
Joined: Sat Mar 23, 2013 7:28 pm

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby gema » Thu Dec 05, 2013 5:58 pm

Yang jelas Ane alamin banyak derita Dilemanya daripada menikmati Fenomenanya BBM. :green:
User avatar
gema
 
Posts: 1097
Joined: Sun Sep 08, 2013 10:27 pm

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby angky » Wed Mar 05, 2014 9:50 am

NERACA

Jakarta – Pembangunan kilang minyak dinilai penting dalam rangka penyediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang seiring waktu kebutuhannya selalu meningkat. Untuk merealisasikan kilang minyak tersebut, pemerintah akan membangun kilang lewat mekanisme kerjasama antara pemerintah dan swasta. Akan tetapi, dalam hal ini pemerintah berperan hanya menyediakan lahannya saja sementara investasi masih mengandalkan pihak swasta.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan pembangunan kilang minyak direncanakan terletak di Bontang, Kalimantan Timur dengan menelan investasi sebesar US$10-12 miliar. Pemerintah, kata dia, hanya menyiapkan lahan sebesar 1.000 hektar. “Kebutuhannya sekitar US$10 miliar sampai US$12 miliar,” ujar Susilo di Jakarta, Selasa (25/2).

Susilo mengklaim, pemerintah telah menggelar pertemuan dengan pihak swasta di Singapura terkait pembiayaan kilang baru. Langkah ini dilakukan untuk menguji seberapa besar minat investor dalam kerja sama pembangunan kilang. “Yang diundang sekitar 30 sampai 40 investor. Yang berminat banyak sekali. Ini belum lelang. Ini tahap basic design,” tambahnya.

Anggota Komisi VII DPR, Dito Ganinduto meminta pemerintah membangun kilang minyak namun dananya tidak mengambil dari APBN. Menurutnya kilang minyak yang ada di Indonesia ada di Dumai, Cilacap, dan Balongan. “Itu pun tidak bertambah. Kami meminta pemerintah membangun kilang. Tapi kilang tersebut seharusnya tidak dibangun dengan dana APBN, namun kerjasama dengan pihak swasta,” kata


Sudah terlambat 30 tahun, masih juga tahap nya wacana ..... :lol:
Perikiraan ane sih, 5 tahun lagi harga bensin akan meroket menyentuh 20 ribu untuk non subsidi. :shock:

FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Mirror 1: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Faithfreedompedia static
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby 12345678901 » Wed Mar 05, 2014 2:17 pm

hebatnya indonesia ...... pas cadangan minyak masih banyak, ga mau bangun kilang ... minyaknya di ekspor secara mentah lalu ngimpor bahan jadi dari luar

pas sekarang cadangan minyak menipis, langsung berkoak mau buat kilang

nanti pas minyak habis, baru kilangnya jadi ..... jadi orang pertamina bisa korupsi lagi dengan impor minyak mentah
12345678901
 
Posts: 986
Joined: Thu Oct 31, 2013 12:06 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Wed Mar 05, 2014 3:30 pm

12345678901 wrote:hebatnya indonesia ...... pas cadangan minyak masih banyak, ga mau bangun kilang ... minyaknya di ekspor secara mentah lalu ngimpor bahan jadi dari luar

pas sekarang cadangan minyak menipis, langsung berkoak mau buat kilang

nanti pas minyak habis, baru kilangnya jadi ..... jadi orang pertamina bisa korupsi lagi dengan impor minyak mentah


sekarang pertamina lagi getol berburu ladang minyak di luar negeri loh... klo ga salah skrg punya blok2 di venezuela ama aljazair

kayaknya kita dah jdi mirip perusahaan luar negeri, ngisapin minyak orang lain ampe abis...
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby 12345678901 » Wed Mar 05, 2014 3:58 pm

kalo emang bisa gitu, itu bagus ... jangan mau kaya juragan arafnya muslim .... minyaknya disedotin kapir samfe abis
12345678901
 
Posts: 986
Joined: Thu Oct 31, 2013 12:06 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby gema » Thu Mar 06, 2014 3:48 am

kalau minyaknya negara timteng habis disedot, apa lagi nyang bisa di objekin, makin kere lah negaranya. Kecuali araf masi mengandalkan kuota haji ditambah 3x lifat.
User avatar
gema
 
Posts: 1097
Joined: Sun Sep 08, 2013 10:27 pm

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Fri Mar 07, 2014 12:52 am

Menanggapi artikel dari prisca dan oot dikit, bis nya udah datang dari cina tapi pada berkarat. Pejabat yg bertanggung jawab waktu ditanya bilang kalo hal tsb terlewat karena ngga keliatan.

Ahok ngamuk, 'karat segede gajah kok ga keliatan? Gila!!!'

Yah...inilah negri kita, yg liat cm bisa tepok jidat hahaha
Curiga lama2 semua indonesia jdi muslim....jidatnya pada item
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby Adadeh » Fri Mar 07, 2014 5:01 am

MaNuSiA_bLeGuG wrote:sekarang pertamina lagi getol berburu ladang minyak di luar negeri loh... klo ga salah skrg punya blok2 di venezuela ama aljazair
kayaknya kita dah jdi mirip perusahaan luar negeri, ngisapin minyak orang lain ampe abis...

Mulai pakai mobil hibrid saja agar jangan terlalu tergantung pada bensin. Gw pikir harusnya pemerintah kasih subsidi pada pembeli mobil hibrid agar beban untuk menyediakan bensin juga terkurangi.

Bensin komersil bukan satu²nya bahan bakar yang bisa dipakai. Di luar negeri, banyak orang yang bikin biodisel dengan minyak sayur yang bekas dipake menggoreng di restoran², lalu dikumpulin lagi (minta ijin dulu tapinya sama yang punya restoran), untuk diolah lagi di garasi pribadi, dan setelah itu bisa dipakai jadi bensin mobil.

Ada tuh banyak instruksinya di internet.
http://chemistry.about.com/od/chemistry ... diesel.htm
http://www.popularmechanics.com/cars/al ... ls/4332200

Ati² ya agar mobil tidak mbledug. :rofl:

FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Mirror 1: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Faithfreedompedia static
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby angky » Fri Mar 07, 2014 10:42 am

Adadeh wrote:Mulai pakai mobil hibrid saja agar jangan terlalu tergantung pada bensin. Gw pikir harusnya pemerintah kasih subsidi pada pembeli mobil hibrid agar beban untuk menyediakan bensin juga terkurangi.


Ini yang bikin ane bingung dinegara ini, mobil hybrid seperti prius malah kena pajak barang mewah yang minta ampun tingginya. Mobil ini aslinya hanya 200 Jutaan tapi masuk indonesia harganya jadi 500 jutaan. :shock: Sementara pemerintah membebaskan pajak untuk mobil murah yg kataaanya green. Bahlul pisan. Ane pikir, ada permainan dalam kebijaksanaan mobil hybrid yang dapat mengurangi konsumsi bensin, oli , service dan spart part. Pengusaha pengusaha di bid ini tentunya tidak ingin kehilangan pangsa pasar yang sudah terbentuk.

Adadeh wrote: Di luar negeri, banyak orang yang bikin biodisel dengan minyak sayur yang bekas dipake menggoreng di restoran², lalu dikumpulin lagi (minta ijin dulu tapinya sama yang punya restoran), untuk diolah lagi di garasi pribadi, dan setelah itu bisa dipakai jadi bensin mobil


Bangkrut bang biodiesel di kita, sudah banyak pengusaha yang kecil kecilan mendirikan kilang skala kecil tapi ga ada yang mau beli, bahkan pemerintah yang dulunya janji untuk menyerap produk ini pun, ingkar janji. Kalau dilakukan skala pribadi sih kayaknya rada rada sulit bagi sebagian besar masyarakat kita.

Mudah mudahan pengganti SBY jauh jauh jauh lebih baik dari sby yang acak kadut kagak jelas kebijaksanaannya. :green:
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby buncis hitam » Fri Mar 07, 2014 11:59 am

Mobil hybridnya seperti apa dulu??? Mungkin boleh deh kalo pake bahan bakar minyak sayur entuh. Tapi kalo misalkan hybridnya pake bensin dan tenaga listrik, dan tenaga listriknya masih harus dicharge di rumah ya samimawon. Pake bensin juga. Masih mending kalo misalkan hybridnya pake bensin dan listrik tapi listriknya rechargeable secara langsung. Jadi menggunakan tenaga sisa dari mobil untuk mengisi tenaga pada motor listrik ya seperti teknologinya KERS atau ERS-nya formula 1. Jadi walaupun tetep pake bensin tapi masih lebih ngirit. Nah kalo toyota prius yang dipajekin mahal tuh yang kayak gimana hybridnya?? Sori nih gw tau teknologi tapi buta merk.
User avatar
buncis hitam
 
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sat Mar 08, 2014 1:06 am

@om adadeh

Memang seharusnya kita harus sudah memukirkan atau beralih dari bb fosil, cm keliatannya pemerintah kita ga ada niatan utk itu. Terlihat dari pertamina yg malah membangun kilang baru dan berburu ladang minyak di luar negeri. Pemerintah kita msh berorientasi minyak utk jangka panjang.

Saya jg agak sepakat dgn bung angky soal program mobil murah ini bhw ada permainan, krn gw juga bingung dgn maksud langkah ini. Contoh kcilnya di jakarta aja, pemerintah pusat memaksa gubernur utk mengatasi kemacetan tapi malah mencanangkan mobil murah.... Ini jelas2 bukan langkah pintar dan tidak masuk akal.

Lalu jargon mobil green, tapi bahan bakarnya jg tetep aja bbm meski harus pertamax. Tetep aja tidak mengurangi emisi yg ada karena meski per satuan lbh kecil tapi klo yg ngeluarinnya lebih banyak ta sma aja bodong.
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby Adadeh » Sat Mar 08, 2014 1:53 am

angky wrote:Pengusaha pengusaha di bid ini tentunya tidak ingin kehilangan pangsa pasar yang sudah terbentuk.

Saya juga setuju dengan perkiraan Anda, bung angky. Ini serupa seperti duluu di AS di tahun 1990-an di mana beberapa perusahaan mulai membuat mobil hybrid dan juga mobil listrik, tapi lalu GM (General Motor) dan perusahaan raksasa perminyakan AS membeli perusahaan² kecil tersebut dan menghancurkan semua mobil² hybrid dan listrik tersebut, agar orang tetap beli mobil² GM yang sangat boros bensin dan ukurannya besar, dan tetap beli bensin. Tapi di tahun 2005 itu ekonomi AS mulai merosot jatuh sehingga orang² tidak lagi bisa beli banyak bensin dan beralih beli mobil² Jepang yang irit bensin, terutama Toyota Prius. Setelah gak laku dan hampir bangkrut, barulah perusahaan² mobil AS TERPAKSA membuat mobil² hybrid, elektrik, yang ukurannya sangat imut². Baru setelah mereka melakukan hal ini, mereka sekarang bisa bersaing dengan perusahaan² mobil Jepang dan Korea.

ManusiaBlegug wrote:Memang seharusnya kita harus sudah memukirkan atau beralih dari bb fosil, cm keliatannya pemerintah kita ga ada niatan utk itu. Terlihat dari pertamina yg malah membangun kilang baru dan berburu ladang minyak di luar negeri. Pemerintah kita msh berorientasi minyak utk jangka panjang.

Mungkin ini karena Pemerintah disogok sama perusahaan² perminyakan agar tidak berpaling ke teknologi lain. Payah nih. Jika Indonesia sudah mencapai titik terendah di mana tak ada jalan lain lagi, maka mungkin saat itulah Pemerintah akan mulai mendukung ide pemasaran mobil hybrid, elektrik, biodisel, dll.

buncis item wrote:Mobil hybridnya seperti apa dulu??? Mungkin boleh deh kalo pake bahan bakar minyak sayur entuh.

Toyota Prius (pelopor nih) itu banyak banget ditiru hampir semua perusahaan penghasil mobil hybrid. Prius itu ada yang hybrid (bensin + baterei) dan ada yang total listrik saja. Yang pake baterei, ukuran batereinya mana tahan gedenya, dan batereinya gak perlu dicharge sama pemilik mobil, sebab mobilnya sendiri sudah dengan otomatis charge baterei saat mobil dijalankan. Hebat yah? Sekarang Ford memproduksi C-Max, mobil hybrid dengan baterei yang sama kuatnya dengan baterei Prius, tapi ukurannya lebih kecil dan lebih ringan. Kalo banyak pembeli, maka produser akan berlomba-lomba menawarkan produk yang semakin baik. Tapi sebenarnya Toyota juga disubsidi pemerintah Jepang untuk menghasilkan mobil² Prius, lho. Apalagi setelah terjadi tsunami yang merusak pabrik mobil Prius di Jepang. Ini karena membuat mobil hybrid itu ternyata mahal sekali, sehingga kalo dijual harganya bakal setinggi langit dan orang awam gak bisa beli. Pemerintah Jepang membantu Toyota karena percaya bahwa ide hybrid ini baik sekali bagi masa depan dunia. Di AS juga begitu, Pemerintah memberi subsidi terhadap orang² yang mau beli mobil listrik doank, apalagi produk AS, seperti misalnya Chevy Volt, Chevy Spark EV, Tesla, dll.

Tapi kalo misalkan hybridnya pake bensin dan tenaga listrik, dan tenaga listriknya masih harus dicharge di rumah ya samimawon.

Mobil hybrid itu gak perlu dicharge. Yang perlu dicharge adalah mobil listrik 100%. Bensin semakin langka dan ada kemungkinan habis. Kalau listrik akan terus ada, dan bisa diadakan dengan cara yang jauh lebih mudah daripada bikin bensin. Sekarang semua perusahaan mobil terkemuka dunia udah bikin mobil hybrid dan juga listrik saja:
https://www.fueleconomy.gov/feg/evnews.shtml

Gak bisa bersaing di pasar mobil dunia kalo gak gitu. Berapa sih iritnya mobil hybrid? Mobil Toyota Prius, Toyota Camry, atau Ford C-Max itu irit banget: 1 galon (3,78 liter) bisa dipakai nyetir sejauh 55 mil (87 km). Dengan keiritan seperti itu, umumnya duit utk beli bensin bisa dikurangi lebih dari 50%. Gak usah bolak-balik ke pom bensin teruuus...

FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Mirror 1: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Faithfreedompedia static
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby angky » Thu Aug 28, 2014 1:01 pm

@Prisca, numpang lapak ya supaya tidak perlu trit baru.

Apakah BBM harus dinaikkan ??

Dari dulu ane menganut paham pemerintah tidak perlu subsidi untuk BBM. Karena subsidi BBM hanya membuat masyarakat menjadi manja dan b0d0h. Bayangkan, ada orang yang mampu membeli kendaraan seharga ratusan juta tetapi merasa terlalu mahal untuk membeli bensin non subsidi. Rasanya juga tidak pantas orang melalukan kegiatan usaha dan menghasilkan keuntungan yang lumayan tapi masih mengandalkan bbm subsidi dalam kegiatan operasional nya. Aneh sekali bukan??

Bagaimana dengan rakyat kecil kalau bbm dinaikkan?? Ada uang subsidi sebesar 300 T yang bisa digunakan untuk menggerakkan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil. Selama ini kita dibuai oleh bantuan langsung tunai yang tidak seberapa, paling banter 1 minggu uang bantuan tersebut sudah habis terpakai. Inflasi dan kenaikan harga yang dibarengi oleh kenaikan bbm memang terjadi tapi kalau mau jujur apakah kenaikan barang tersebut sejalan dengan tingkat kenaikan bbm?? seringkali tidak, banyak pedagang dan pengusaha (besar) justru memanfaatkan momentum ini untuk menaikkan harga seenak perutnya. Inilah yang harus diregulasi oleh pemerintah (JKW).

Monggo ane undang kembali bung MB dan bung Duren, kafirun dan muslimer untuk meributkan kembali kasus BBM yg tidak pernah selesai selesai.. :green:
Mirror 1: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM

Postby Joe Andmie » Thu Aug 28, 2014 2:02 pm

angky wrote:
Dari dulu ane menganut paham pemerintah tidak perlu subsidi untuk BBM. Karena subsidi BBM hanya membuat masyarakat menjadi manja dan b0d0h. Bayangkan, ada orang yang mampu membeli kendaraan seharga ratusan juta tetapi merasa terlalu mahal untuk membeli bensin non subsidi. Rasanya juga tidak pantas orang melalukan kegiatan usaha dan menghasilkan keuntungan yang lumayan tapi masih mengandalkan bbm subsidi dalam kegiatan operasional nya. Aneh sekali bukan??



Sepaham , kapan mau majunya kalau mau disuapin terus.Mudik,mudik,mudik, subsidi ,subsidi,subsidi....ini budaya yang bikin otak tetap tertinggal.
Mirror 1: FeNoMeNa dan DiLeMa BBM
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
Joe Andmie
 
Posts: 1761
Images: 1
Joined: Mon Jul 04, 2011 6:48 pm
Location: DIBAWAH POHON KELAPA SAWIT

Previous

Return to Obrolan Santai



Who is online

Users browsing this forum: No registered users