.

Info buat yg kerja di luar negeri (bagi2 update dong)

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.

Info buat yg kerja di luar negeri (bagi2 update dong)

Postby Pop Eye » Fri Jul 01, 2011 2:17 pm

Bener2 keterlaluan pemerintah Indonesia, bukannya beresin kasus Ruyati, malah sekarang pake alasan melindungi TKI, harus punya KTKLN

argumen dan sanggahan dapat dibaca di
https://ipavoices.wordpress.com/2011/06 ... ipaksakan/

Si Arifin Purba bilang kalo untuk professional worker (expatriate) ga perlu
http://www.bnp2tki.go.id/berita-mainmen ... -siskot%5C

Tapi ternyata waktu dikonfirmasi ama salah satu kaskus-er, beliau bilang professional worker juga wajib punya, berdalih katanya wartawan salah kutip dan beliau sudah
minta kepada pengelola websitenya untuk merevisi pernyataanya tersebut.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9070346&page=7

Buat yg punya update lebih baru, tolong bagi2 ya.....moga2 kita yg kerja overseas as professional worker ga perlu diperes ama KTKLN ini.

Surat Edaran tentang Pelayanan Penerbitan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN)

Thursday, 09 June 2011 09:39
Jakarta, Mei 2011
Kepada Yth
1. Kepala Perwakilan RI di Luar Negeri;
2. Para Pimpinan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS);
3. Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
di Tempat
SURAT EDARAN
KEPALA BADAN NASIONAL
PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
NOMOR: SE. /KA/V/2011
TENTANG
PELAYANAN PENERBITAN KARTU TENAGA KERJA LUAR NEGERI (KTKLN)

Dalam rangka pengendalian penempatan TKI dan untuk memastikan bahwa TKI yang berangkat bekerja ke luar negeri
telah memenuhi persyaratan maka setiap TKI wajib memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) sebagaimana
diamanatkan dalam Undang Undang Nomor: 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Indonesia di Luar Negeri.

Selanjutnya, untuk melaksanakan undang-undang tersebut dan Permenakertrans Nomor: 14/MEN/X/2010 tentang
Pelaksanaan Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri serta memperhatikan Surat edaran Direktur Jenderal
Pajak Nomor: SE.141/PJ/2010 tentang Pembebasan Fiskal Luar Negeri, maka diminta kepada seluruh PPTKIS dan
TKI yang bekerja secara Perseorangan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

A. UMUM
KTKLN merupakan kartu identitas bagi TKI dan sekaligus sebagai bukti bahwa TKI yang bersangkutan telah
memenuhi prosedur untuk bekerja ke luar negeri dan berfungsi sebagai instrumen perlindungan baik pada
masa penempatan (selama bekerja di luar negeri) maupun pasca penempatan (setelah selesai kontrak dan
pulang ke tanah air).
1.
KTKLN berbentuk smartcard chip microprocessor contactless dan menyimpan data digital TKI yang dapat di
update dan dibaca card reader.

2.
B. TATA CARA MEMPEROLEH KTKLN:
I. KTKLN dapat diperoleh di Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) di
seluruh Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Bagi TKI yang ditempatkan oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) harus
melampirkan:
a. paspor
b. visa Kerja
c. kartu peserta asuransi TKI (KPA)
d. surat keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP)
e. bukti pembayaran DP3TKI (Dana Pembinaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia)

2. Bagi TKI yang ditempatkan oleh perusahaan untuk kepentingan sendiri, harus melampirkan:
a. paspor
b. visa Kerja
c. kartu peserta asuransi TKI (KPA)
d. surat keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP)
e. bukti pembayaran DP3TKI (Dana Pembinaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia)

3. Bagi TKI yang bekerja kembali ke majikan yang sama dalam rangka perpanjangan Kontrak Kerja (Re-Entry), harus
melampirkan:
a. paspor
b. visa Kerja
c. kartu peserta asuransi TKI (KPA)
d. Perjanjian Kerja

4. Bagi TKI yang bekerja secara perseorangan/mandiri pada perusahaan berbadan hukum (sektor formal) termasuk
yang bekerja di perusahaan penangkap ikan sebagai nelayan (fisherman), harus melampirkan:
a. paspor
b. visa kerja
c. Perjanjian Kerja

5. Bagi TKI perseorangan yang telah memiliki permanent residence di luar negeri atau TKI yang telah bekerja di luar
negeri dan belum memiliki KTKLN termasuk Pelaut, harus melampirkan:
a. paspor
b. visa kerja

II. Bagi TKI yang akan mengurus KTKLN sebagaimana dimaksud pada romawi I butir 3, 4 dan 5 yang telah berada di
Bandara dan tidak sempat lagi mengurus KTKLN di BP3TKI maka dapat mengurus KTKLN di Konter Pelayanan
Penerbitan KTKLN Terminal 2 D Keberangkatan Luar Negeri Bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Kedatangan
Internasional Ruang Pelayanan TKI Bandara Juanda Surabaya.

III. Untuk memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan penerbitan KTKLN bagi TKI sebagaimana dimaksud pada
romawi I butir 3, 4 dan 5 TKI dapat melakukan registrasi data diri secara on line baik ketika berada di luar negeri
maupun di dalam negeri melalui Aplikasi KTKLN di alamat http://ktkln.bnp2tki.go.id sehingga TKI dapat memperoleh
KTKLN di BP3TKI seluruh Indonesia ataupun di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Juanda.

IV. KTKLN wajib divalidasi di Konter Pelayanan Penerbitan KTKLN dengan teraan cap (rubber stamp) warna merah di
Passpor halaman 47 dan diparaf petugas validasi guna memastikan TKI yang bersangkutan akan berangkat ke luar
negeri. Hal ini dimaksudkan agar Perwakilan RI dapat mengetahui kedatangan TKI secara realtime di negara tujuan
penempatan.

V. KTKLN berlaku selama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan jangka waktu perpanjangan Perjanjian
Kerja.

VI. Untuk memperoleh KTKLN tidak dikenakan biaya apapun (cuma-cuma).

Demikian Surat Edaran ini dibuat untuk diperhatikan dan dilaksanakan.
Hormat kami,
Moh Jumhur Hidayat
Tembusan Yth:
1. Menakertrans RI;
2. Dirjen Protkon Kemlu RI;
3. Dirjen Imigrasi, Kemenkumham RI;
4. Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub RI;
5. Dirjen Binapenta Kemenakertrans RI;
6. Para Eselon I dan II di lingkungan BNP2TKI;
7. Dirut PT (Persero) Angkasa Pura I dan II;
8. Dirut PT (Persero) Pelindo;
9. Para Kepala Kantor Adpel dan Adband di seluruh Indonesia
10. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta;
11. Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta;
12. Kepala BP3TKI Seluruh Indonesia;
13. Kacab PT (Persero) Angkasa Pura I dan II;
14. Pimpinan Maskapai Penerbangan Internasional;
15. Kesatuan Pelaut Indonesia.
Pop Eye
 
Posts: 395
Joined: Thu Sep 09, 2010 1:53 pm

Return to Obrolan Santai



Who is online

Users browsing this forum: No registered users