.

Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby tujuhsinar » Sun Aug 11, 2013 6:38 am

tujuhsinar wrote:Dalam contoh nilai2 koefisien (x) yang kamu berikan:
1/7 : 4/3 ---> bukan penyelesaian persamaan waris.

TIDAK ADA KETETAPAN HUKUM WARIS DALAM ALQUR'AN DENGAN BILANGAN PENYEBUT 7 (seperti ini 1/7)


BebasMungkin wrote:itu lah yang namanya Pecahan yang mustahil aja, apabila dilakukan permainan angka, maka bisa saja dihasilkan pembagian, ditambah lagi dengan bumbu2 kata2 Persamaan, variabel, sumbu x dan sumbu y

dan kelihatanlah intelek padahal hanya permainan angka sederhana menjurus pseudosains......


Nilai Warisan 30 Jt....
Pembagian Warisan 1/2 : 2/3
Pembagian sesungguhnya = 3/7 : 4/7


Nilai Warisan 10 Jt....
Pembagian Warisan 1/7 : 4/3
Pembagian sesungguhnya = 3/31 : 28/31


Nilai Warisan 5 Jt....
Pembagian Warisan 1/2 : 1/4 : 2/3 : 1/4
Pembagian sesungguhnya = 6/20 : 3/20 : 8/20 : 3/20


Nilai Warisan 50 Jt....
Pembagian Warisan 1/10 : 4/3 : 7/2
Pembagian sesungguhnya = 3/148 : 40/148 : 105/148




di Integralkan atau di Anti Turunan kan pecahan tsb, dan penggunaan bahasa2 mirip gangguan jiwa itu hanya pengelabuan, supaya kelihatan intelek, padahal itu hanya rumus2 pecahan sederhana, permainan angka.....

Hoax..... Hoax......

Dalam konteks agama tidak ada bermain2 angka, semua sesuai dengan ketetapan dalam Al Qur'an.
(Kalau kamu mau main2 angka 1/7 itu silahkan buka thread lainnya).

Dan lagi, untuk apa saya bermain2 angka dan persamaan? mosok saya mempermainkan agama saya sendiri. bo-dohnya kalian!!
--------------------------

Justru dengan adanya artikel saya tersebut, selain telah membuktikan kebenaran metode 'aul dan rad, integral hukum waris dapat dipergunakan secara independen (tanpa metode 'aul dan rad), bahkan menghasilkan nilai proporsional yang lebih tepat dan akurat. Dan yang lebih penting lagi, makin bertambah yakin dan mantap iman saya terhadap kebenaran Al Qur'an yang mengandung begitu banyak ilmu pengetahuan. Subhanallah. think! :-k
User avatar
tujuhsinar
 
Posts: 284
Joined: Sat May 21, 2011 8:35 am

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sun Aug 11, 2013 8:12 am

si 'ahli matematika' 7 sinar ternyata ga bisa menjawab pertanyaan simpel,

apakah 3/27 = 3/24 ?

mau teori integralmu belibet ampe 10 halaman juga tapi klo dikau tidak bisa menjawab pertanyaan simpel begini, mending buang aja tuh teori mu ke tong sampah. ilmu mu ga setinggi yg dikau kira, ilmu mu cuma sebatas dengkul.... + congor :lol:

niatnya si 7 sinar sih mau ngajak debat intelek kapir disini, tapi dia sendiri ternyata ga intelek. dasar teori nya aja masih salah kok udah mau ngomongin yg tinggi2....

tong kosong memang nyaring bunyinya :-"

Image
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby tujuhsinar » Sun Aug 11, 2013 12:48 pm

MaNuSiA_bLeGuG wrote:si 'ahli matematika' 7 sinar ternyata ga bisa menjawab pertanyaan simpel,

apakah 3/27 = 3/24 ?

mau teori integralmu belibet ampe 10 halaman juga tapi klo dikau tidak bisa menjawab pertanyaan simpel begini, mending buang aja tuh teori mu ke tong sampah. ilmu mu ga setinggi yg dikau kira, ilmu mu cuma sebatas dengkul.... + congor :lol:


Pertanyaannya yang jelas donk...angka perbandingan yang kamu tanyakan itu, masing2 diperoleh darimana?

Pertanyaannya saja tidak jelas, kayak gini mau diskusi aljabar...ke laut aja kamu!
=D>
User avatar
tujuhsinar
 
Posts: 284
Joined: Sat May 21, 2011 8:35 am

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby prisca » Sun Aug 11, 2013 3:38 pm

prisca wrote:@tujuhsinar

wuiih.... punya saya di'skip niyImage

JANGAN GITU AH wrote:mungkin kelemahan muslim 7sinar karena Anda wanita... :lol:

seperti baris sebuah lagu yang mengatakan:

"bertekuk lutut di kaki wanita" :finga:

Image tujuhsinar ini, mengira otak wanita setengah seperti ajaran nabinya apa yea? :-k

pertanyaan simple dari saya yg consider amat sangat mudah saja tidak dijawabImage




ayo sdr tujuhsinar, sebelum sy akan sibuk, mana jawabannya Image
User avatar
prisca
 
Posts: 791
Joined: Sat Mar 23, 2013 7:28 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sun Aug 11, 2013 6:02 pm

MaNuSiA_bLeGuG wrote:si 'ahli matematika' 7 sinar ternyata ga bisa menjawab pertanyaan simpel,

apakah 3/27 = 3/24 ?

mau teori integralmu belibet ampe 10 halaman juga tapi klo dikau tidak bisa menjawab pertanyaan simpel begini, mending buang aja tuh teori mu ke tong sampah. ilmu mu ga setinggi yg dikau kira, ilmu mu cuma sebatas dengkul.... + congor :lol:


tujuhsinar wrote:Pertanyaannya yang jelas donk...angka perbandingan yang kamu tanyakan itu, masing2 diperoleh darimana?

Pertanyaannya saja tidak jelas, kayak gini mau diskusi aljabar...ke laut aja kamu!
=D>


yaaaaa amplooooooooooop.... emang dari kemaren kemana aja ? udah gw ksh itungan waris segala macam tapi msh ga tau darimana asal 3/24 dan 3/27 ? ](*,)

3/24 atau 1/8 itu adalah jatah waris YANG SEHARUSNYA DITERIMA ISTRI berdasarkan quran, sedangkan 3/27 adalah JATAH ISTRI YG DITERIMA JIKA MENGGUNAKAN METODE AUL....

ini cuma belaga b0d0 ato b0d0 beneran ? :stun:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby JANGAN GITU AH » Sun Aug 11, 2013 8:45 pm

tujuhsinar wrote:Baca lagi dengan benar, nanti kamu menyadari kalau pertanyaanmu salah (tidak sesuai dg penjelasan saya)

1. bahwa x dan y pada LEVEL 1, dengan x dan y pada LEVEL 2 adalah berbeda dimensi.

oleh karena itu, jika var (y) pada LEVEL 1 diberi nilai yang sama dengan var (y) di LEVEL 2, akan menghasilkan perbandingan yang sama, TETAPI masing2 LEVEL memiliki nilai satuan unit harta (x) yang berbeda.

Yang berbeda adalah: NILAI SATUAN UNIT HARTA (x), dan DIMENSINYA.

KELIHATAN KAN BO-DOH NYA KALIAN!!
-------------------------------------------


ya sudah, anggaplah kami ini b0doh, maka sudah wajar bila kami ingin belajar dan bertanya pada anda sang manusia pintar sejagad ffi... #-o

pertanyaan saya sih entenglah bagimu (karena kau kan paling finter...di dunia gaib ), pasti kau dapat jawab dengan nalar yang baik, ilmiah...kan kau pakar matematika, bukan?

Pertanyaan saya ini berasal dari tulisanmu di atas, gak perlu meliku ke teori dimensi segala seperti teori string #-o

Kau katakan begini dan ini menarik bagi saya untuk saya cermati:

tujuhsinar wrote:1. bahwa x dan y pada LEVEL 1, dengan x dan y pada LEVEL 2 adalah berbeda dimensi.


Misalkan saya punya fungsi V(t) = 2t + 3 (m/s); di mana V(t) adalah fungsi kecepatan bergantung waktu t. Jadi ada dua besaran dengan dua dimensi yang berbeda, satu berdimensi kecepatan dan yang lain berdimensi waktu. Sebutlah ini sebagai level 1

Sekarang saya ingin mencari fungsi jarak S(t) dengan melakukan pengintegralan dan saya peroleh sbb:

S(t) = ∫(2t + 3)dt = tˆ2 + 3t + C; ini menurutmu adalah level 2

Sekarang kita cek kira-kira apa dimensi dari besaran-besaran yang muncul...
S(t) adalah dimensi jarak dengan satuan meter...
t tetap saja berdimensi yang sama seperti sebelumnya yaitu dimensi waktu dengan satuan sekon! Sementara dari pernyataan anda, apabila level 1 diintegralkan, pastilah dimensi di level dua berubah. Kenapa sekarang hanya sisi kiri saja yang mengalami perubahan dimensi sementara var t di sisi kanan sama sekali tidak mengalami perubahan dimensi? #-o

itu adalah contoh kecil...

Sekarang saya kembali ke pers. integral hukum warismu dengan mengambil tulisanmu ini:

tujuhsinar wrote:LEVEL 1:
Persamaannya dalam hukum waris Islam menjadi
y = 1/0 ---> AGAR AWAM MEMAHAMI, MEMANG SEHARUSNYA SAYA TULIS DG Y (y besar)
∫ dy/dx = ∫ F(x)
∫ 1 dy = ∫ F(x) dx
Dimana dalam contoh: F(x) = 1/2 x + 2/3 x + 1/6 x


LEVEL 2:
dari hasil integrasi (antidiferensial) di atas diperoleh:
y + C = F'(x) + C123
Dimana F'(x) + C123 = (1/4 x² + C1) + (1/3 x² + C2) + (1/12 x² + C3)
(ini menunjukkan suatu nilai waris yang dapat diperhitungkan oleh manusia)
-------------------------------------------

Jadi y atau (Y) pada level 1 adalah PUSAKA, sedangkan y + C pada level 2 adalah var. y setelah di derivatif (yang dapat di isi dg nilai 30jt tsb).

Lain kali, hal2 sederhana....jangan langsung ditanya. pahami dulu aja. buang2 waktu saya aja....hahaha.... =D>


di level 1 terdapat var Y (y dalam huruf besar seperti katamu) dan var x dengan dimensi yang tentunya berbeda. Dan pada level 2, masih katamu, var Y dan var x telah mengalami perubahan dimensi.

Dalam hal var Y menjadi var y, dua simbol case sensitive berbeda untuk melambangkan dua besaran yang beda, tentu benar telah mengalami perubahan dimensi. Tetapi coba amati var x pada level 1 dan var x pada level 2 dengan seksama. Ternyata jika ditelisik, var x tidak pernah mengalami perubahan dimensi sama sekali. Mengapa? Jika pada level 1 dimisalkan nilai x = Rp 30 juta (di dalam contohmu ada nilai ini lho), maka setelah muncul level 2, anda tetap saja memasukkan x = Rp 30 juta. Itu artinya secara esensial tidak ada perubahan dimensi sama sekali terhadap var x mengingat var x adalah independet dari pengaruh y. Entahlah apa ente tidak menyadarinya hingga statemenmu yang saya kutib paling atas terasa aneh, ganjil dan menggelikan :shock:
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby JANGAN GITU AH » Sun Aug 11, 2013 9:29 pm

ini adalah pertanyaan ke-2 dari seorang yang b0doh menurut pandangan Islam... :finga:

dari halaman pertama tulisanmu saya kutibkan berikut ini, yang saya anggap tidak penting saya hilangkan...

tujuhsinar wrote:Y = 1/0

y = ∫ dy/dx (usaha meng-integrasi-kan keseluruhan dari pusaka yang diturunkan atas harta kepada manusia)

1/0 = ∫ F(x) (usaha untuk meng-integrasikan keseluruhan pusaka dari bagian-bagian/differensiasi harta yang diturunkan kepada manusia)

keduanya berkolerasi terhadap HARTA, dalam kaidah ANTI DERIFATIF.


menarik mencermati simbol dan frasa kalimat yang saya bold merah. pada dasarnya yang lain saya kira sudah mempertanyakan kondisi di atas. Dan tentang ini lah pertama kali saya pertanyakan padamu. Sayangnya hingga detik ini satu penjelasan ilmiah yang logis dan memuaskan tidak satupun kau tuliskan. Siapa tahu kau lupa baca, atau mungkin untuk tulisan yang bertendensi spesial, kau mendadak sontak mengalami gagal baca.

Sebagai seorang yang mengaku paling finter sejagad bermatematika dengan Indeks kecerdasan mencapai 200 pangkat 1000, bahkan mungkin jauh melebihi kefinteran Owo swt (die kagak ngarti differensial dan integral, yang tahu hanyalah pecahan \:D/ ), sudah selayaknya kau menjelaskan secara ilmiah, logis dan wajar menggunakan berbagai teorema, atau lemma, atau kau ingin membuat postulat baru dan menjelaskan proses kalimat yang saya bold merah dalam tafsiran geometris dengan bantuan grafik fungsi y = 1/0. Kemudian menunjukkan letak kemungkinan-kemungkinan munculnya ide dy/dt di sana.

Sebuah pembuktian ilmiah yang logis selalu menarik untuk dipelajari. Thus, siapa tahu nanti saya boleh mengembangkan teori hukum waris Islam ini untuk memperoleh gelar PhD dari UIGIN (Universitas Ilmu Ghoib Islam Negeri). :green: ok?

Ini hanya mengingatkanmu adanya satu pertanyaan yang entah sengaja "terlupakan" atau bagaimana?
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby FHLI » Mon Aug 12, 2013 8:13 pm

@tujuhsinar
Saya bukanlah ahli matematika dan hanya bisa matematika dasar. Yang ingin saya tanyakan kepada anda :
1. Mengapa allah swt memberikan cara penghitungan pembagian warisan yang begitu ruwet seperti yang anda paparkan (dengan asumsi jika penghitungan anda benar), sedangkan mayoritas masyarakat muslim tidak menguasai cara penghitungan yang anda paparkan ? Bukankah lebih baik memberikan cara perhitungan yang sederhana dan mudah dimengerti oleh umat muslim, agar tidak menimbulkan kebingungan bagi umat muslim ?
2. Kita sekarang hidup dalam dimensi yang mana ? Dengan cara penghitungan anda yang multi dimensi tersebut (sampai 9 dimensi), apakah menurut anda kita sekarang berada dalam semua dimensi (sampai 9 dimensi) ?
3. Dengan penjelasan anda tersebut apakah anda ingin menunjukkan betapa ruwetnya allah swt ? Saya jadi teringat ada sindiran di negeri kita : "Jika bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah ? ". Saya jadi curiga jangan-jangan keruwetan urusan di negeri ini terjadi karena umat muslim mencontoh allah swt yang suka mempersulit segala urusan. Atau mungkin anda ingin menegaskan gelar allah swt sebagai penyesat/penipu daya terbesar ? :---) :---) :---)

Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA
Mirror
Faithfreedom forum static
FHLI
 
Posts: 92
Joined: Tue Jul 24, 2012 7:15 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby Penilai » Mon Aug 12, 2013 10:12 pm

Saya juga nggak terlalu ngerti matematika, namun dari halaman 1 sampai halaman ini saya amati belum dijelaskan secara jelas tentang PUSAKA. Mengapa pusaka harus dimasukkan untuk membuat persamaan hitungan pembagian harta warisan ini? Sedangkan yang dikatakan alloh swt hanyalah harta warisan dan porsi masing-masing hak waris. Darimana tiba-tiba muncul pusaka? Lalu mengapa perlu diintegralkan? alloh swt tidak menyertakan integral secara eksplisit dalam perkataannya tersebut. Menurut saya terlalu rumit bagi masyarakat pada jaman itu untuk menghitung 1/0 (meaningless / undefined = doesn't exist) menggunakan integral, sedangkan baru di sekitar tahun 820M aljabar diklaim ditemukan oleh islam melalui Al-Khawarizmi. Jadi dimohon penjelasannya bagaimana harta seluruh dunia menjadi PUSAKA dan boleh diterapkan dalam konsep perhitungan anda? Terima kasih.
User avatar
Penilai
 
Posts: 71
Joined: Fri Aug 09, 2013 9:55 am
Location: Kotak Hitam Pembodohan

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby keeamad » Tue Aug 13, 2013 2:04 pm

@tujuhsinar.
Uiiiihhhh ....., beda dimensi euy .....
Gimana caranya level 1 dimensi 9 - 8,
lompat ke level 2 jadi dimensi 4 .... ???

Otak kalo Udah kecampur sama "Produk sisa akhir hasil dari proses pencernaan" .... (maaf ....., saudara2x pahamkan .... ?),
YA BEGITULAH JADINYA .....
User avatar
keeamad
 
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Wed Aug 14, 2013 7:25 pm

7 sinar wrote:
kesalahan cara pandang mu adalah sederhana:
yang kamu anggap harus 1 adalah penjumlahan koefisiennya (perbandingan proporsional).
1 = 1/8 + 2/3 + 1/6 + 1/6 tentu analisa yang seperti ini salah

sedangkan yang benar seperti yang telah diuraikan dalam artikel hukum waris yang telah saya sampaikan sebelumnya, bahwa, total harta adalah fungsi dari x:

Persamaannya dalam hukum waris Islam menjadi

LEVEL 1:

y = 1/0
∫ dy/dx = ∫ F(x)
∫ 1 dy = ∫ F(x) dx

dimana:
y = Pusaka
x = Satuan unit “harta yang ditinggalkan”

y = Pusaka = Integral dari Harta (lihat Reff. dalam artikel, definisi integral di atas), jadi :........................

bla......bla......bla........

bla......bla......bla........

bla......bla......bla........


sehingga seperti kesimpulan yang kau sebutkan, bahwa jatah masing2 ahli waris menjadi,
istri = 3/27
2 anak cewe = 16/27
ibu = 4/27
ayah = 4/27



quran wrote:
Q 4: 12
............. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan.........................


masih menunggu jawaban atas pertanyaan ini,

apakah 1/8 = 3/27 ?

ga usah sok pinter bikin rumus ampe 100 lv deh klo pertanyaan simpel bgini ga bisa jawab, emang lu pikir ini mario bros pake level2 an :rolling:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby BebasMungkin » Thu Aug 15, 2013 8:41 pm

tujuhsinar wrote:Dalam konteks agama tidak ada bermain2 angka, semua sesuai dengan ketetapan dalam Al Qur'an.
(Kalau kamu mau main2 angka 1/7 itu silahkan buka thread lainnya).

Dan lagi, untuk apa saya bermain2 angka dan persamaan? mosok saya mempermainkan agama saya sendiri. bo-dohnya kalian!!
--------------------------

Justru dengan adanya artikel saya tersebut, selain telah membuktikan kebenaran metode 'aul dan rad, integral hukum waris dapat dipergunakan secara independen (tanpa metode 'aul dan rad), bahkan menghasilkan nilai proporsional yang lebih tepat dan akurat. Dan yang lebih penting lagi, makin bertambah yakin dan mantap iman saya terhadap kebenaran Al Qur'an yang mengandung begitu banyak ilmu pengetahuan. Subhanallah. think! :-k


Pertanyaannya adalah dimana sih.... sebenarnya Letak KEAJAIBAN Perhitungan Integral Hukum Waris ini ????

Apakah Disini ========>
tujuhsinar wrote:dy/dx = F(x)
∫ dy/dx = ∫ F(x)
∫ 1 dy = ∫ F(x) dx Reff: ∫ xn dx = x(n+1) / (n+1) + C >>> n = 0
y + C = F'(x) + C123

Subtitusikan:
Karena F(x) = 1/8 x + 2/3 x + 1/6 x + 1/6 x, maka:

∫ dy/dx = ∫ (1/8 x + 2/3 x + 1/6 x + 1/6 x)

∫ 1 dy = ∫ (1/8 x + 2/3 x + 1/6 x + 1/6 x) dx

∫ 1 dy = ( ∫ 1/8 x dx ) + ( ∫ 2/3 x dx ) + ( ∫ 1/6 x dx ) + ( ∫ 1/6 x dx )

y + C = (1/16 x² + C1) + (1/3 x² + C2) + (1/12 x² + C3) + (1/12 x² + C4)

y + C = (3/48 x² + C1) + (16/48 x² + C2) + (4/48 x² + C3) + (4/48 x² + C4)

>>> perhatikan perbandingan pembilang 3: 16: 4: 4
sama persis dengan perbandingan dalam perhitungan meode 'aul dan rad.
dan perhatikan total dari perbandingan tsb (27), sama persis dengan bilangan penyebut dalam perhitungan metoda 'aul dan rad.


Apakah Karena Perbandingan Pembilang..... 3 : 16 : 4 : 4

Perhatikan lah Perbandingan Asalnya sebelum di Anti Turunan kan (Integral)
1/8 : 2/3 : 1/6 : 1/6

Untuk Dapat di Jumlahkan maka Pecahan harus di samakan Pembaginya, maka menjadi :
3/24 : 16/24 : 4/24 : 4/24

Perhatikan !!!! TANPA di INTEGRALKAN maka perbandingan pembilang adalah juga 3 : 16 : 4 : 4
Total dari perbandingan tsb juga 27
Jadi Dimana Letak Keajaibannya ?????????????????


Penggunaan Integral Tidak mengubah Proporsi Perbandingan Pembilang,




Contoh Lain :
1/2 : 2/3

Proporsi Perbandingan setelah Di INTEGRAL KAN
∫ dy/dx = ∫ (1/2 x + 2/3 x)
∫ 1 dy = ∫ (1/2 x + 2/3 x) dx
∫ 1 dy = ( ∫ 1/2 x dx ) + ( ∫ 2/3 x dx )
y + C = (1/4 x² + C1) + (1/3 x² + C2)
y + C = (3/12 x² + C1) + (4/12 x² + C2)
>>> perhatikan perbandingan pembilang 3 : 4

Proporsi Perbandingan TANPA Di INTEGRAL KAN
1/2 : 2/3 ====>
3/6 : 4/6
Perhatikan !!!! TANPA di INTEGRALKAN maka perbandingan pembilang adalah juga 3 : 4
Total dari perbandingan tsb juga 7
Jadi Dimana Letak Keajaibannya ?????????????????




Apakah Karena RUMUS ini :
tujuhsinar wrote:y = (3/48 x²) + (16/48 x²) + (4/48 x²) + (4/48 x²)

y = 27/48 x² (fungsi non linier)
perhatikan total dari pembilang, sama persis dengan bilangan penyebut dalam perhitungan metoda 'aul dan rad.


Subtitusi y dengan nilai warisan dari contoh di atas:
y = 27/48 x² dimana y = 1 M
1 M = 27/48 x²

x² = 48/27 M
x = ²√ 48/27 M = 4/3 M (pembulatan untuk memudahkan pemahaman)
≈ adalah satuan unit harta yang ditinggalkan

Subtitusikan nilai x² ke dalam masing-masing persamaan
y + C = (3/48 x² + C1) + (16/48 x² + C2) + (4/48 x² + C3) + (4/48 x² + C4)

>>> perhatikan 3:16:4:4
atau
y + C = (3/48 (4/3 M)² + C1) + (16/48 (4/3 M)² + C2) + (4/48 (4/3 M)² + C3) + (4/48 (4/3 M)² + C4)

Apabila C = C1 = C2 = C3 = C4 = 0
y = 3/48 (48/27 M) + 16/48 (48/27 M) + 4/48 (48/27 M) + 4/48 (48/27 M)

y = 3/27 M + 16/27 M + 4/27 M + 4/27 M = 1 M

RUMUS Seperti ini JELAS membuat semua Pecahan akan Berjumlah Satu....
Coba aja Utak-Atik sendiri.......

Kalau Jumlah seluruh Pecahan adalah y = 27/48 x²
dengan menggunakan Rumus ini maka x² = 48/27 (KEBALIKANNYA)

Jelas semua Pecahan akan Berjumlah Satu, dan apabila dijumlahkan maka Jumlahnya adalah Penjumlahan Proporsi Perbandingan Pembilang.......
Jadi Dimana Letak Keajaibannya ?????????????????




Kalau untuk menyamakan dengan Metode perhitungan meode 'aul dan rad, RUMUS saya tidak perlu Integral-Integral segala.....
Langsung saja :
y = 1/8 x + 2/3 x + 1/6 x + 1/6 x
y = 27/24 x

Apabila y = 1 M,
maka x = 24/27 M

y = 3/24x + 16/24 + 4/24 + 4/24
y = 3/24(24/27 M) + 16/24(24/27M) + 4/24(24/27M) + 4/24(24/27M)
y = 3/27 M + 16/27 M + 4/27 M + 4/27 M

Tanpa di Integralkan maka Jatah masing2 ahli waris Juga menjadi :
istri = 3/27
2 anak cewe = 16/27
ibu = 4/27
ayah = 4/27
<=========== INILAH YANG NAMANYA PERMAINAN ANGKA




Masakan Perhitungan Matematika Sederhana ini mempertebal Keimanan anda.....
Betapa Kurang Normalnya Iman anda......

User avatar
BebasMungkin
 
Posts: 536
Joined: Thu Jun 23, 2011 1:50 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby keeamad » Fri Aug 16, 2013 12:09 am

@bebasmungkin
Makanya saya juga sudah berkali-kali memposting,
mau diintegralkan sampe trilyunan kali,
gak masalah,
HASILNYA TETAP SAMA AJA ...


:supz:
User avatar
keeamad
 
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby tujuhsinar » Fri Aug 16, 2013 4:01 am

tahukah kalian (hai kafir FFI)...

dengan pertanyaan2 konyol kalian itu (yang hanya muter2 ditempat), malah membuat kalian semakin dungu dan membuat muslim dan pembaca semakin cerdas.

Secara umum semua pertanyaan di atas dapat saya jelaskan sbb:

1. Bedakan apa yang dimaksud dengan: perbandingan (proporsional) dan persamaan, antara LEVEL 1 dan LEVEL 2 karena memang berbeda dimensi (alam).

2. Bahwa yang dicari adalah nilai dari var (x) DI LEVEL 2, dengan nilai (y) pada LEVEL 2 yang telah diketahui, berdasarkan perbandingan (proporsional) yang diketahui di LEVEL 1.

Dengan metode Integral hukum waris maupun 'aul dan rad, barulah dapat diperoleh nilai harta secara proporsional di LEVEL 2, yakni nilai proporsional harta yang ada di mata manusia (alam fana), yang sesungguhnya diturunkan dari alam kekal (LEVEL 1).

Pelajari tentang manusia pertama (Adam as) yang diturunkan dari alam kekal menuju alam fana (bumi), begitu juga dengan harta yang dimilikinya bersama keturunan2nya di bumi, adalah juga berasal dari alam kekal sebagai pusaka yang menjadi waris di bumi. Adam lah ahli waris pertama surga.

hehe... =D> :turban:

note:
Integral hukum waris ini memang cukup berat untuk dipelajari dan dipahami, dan belum pantas bagi kalian (kafir2 di FFI ini) untuk mempelajarinya. Terlihat dari pertanyaan2 konyol kalian yang menggelikan itu.

Nabi SAW. bersabda, "Pelajarilah ilmu faraid serta ajarkanlah kepada orang lain, karena sesungguhnya, ilmu faraid setengahnya ilmu; ia akan dilupakan, dan ia ilmu pertama yang akan diangkat dari umatku." (HR Ibnu Majah dan ad-Darquthni: Abu Hurairah r.a.)

sedangkan kalian (kafir2 FFI di room ini), membedakan antara alam kekal dan alam fana saja belum mampu...! =D>

Allah Subhanahu wa Ta’ala secara langsung (tidak melalui Nabi & Rasul) menjelaskan ilmu Faraidh secara rinci kepada umat manusia (dalam Al-Qur`an). Ini seperti tercatat dalam salah satu sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
“Sesungguhnya Allah Subhanhu wa Ta’ala tidak mewakilkan pembagian harta waris kalian kepada seorang Nabi atau Rasul-Nya maupun raja yang luhur, tetapi Dia menguasakan penjelasannya sehingga membaginya dengan sejelas-jelasnya” Allah Subhanhu wa Ta’ala juga menjelaskan ilmu Faraidh sedemikian rinci, lengkap dengan rumus pembagian warisan, syarat-syarat ahli waris, dan sekurang-kurangnya ada 9 ayat yang menjelaskan masalah faraidh secara panjang lebar dan rinci dalam Al-Qur`an.

Sekarang pembaca menjadi lebih faham bukan, dengan apa yang dimaksud persamaan pada LEVEL 1 dan LEVEL2 dalam artikel Integral Hukum Waris yang saya uraikan tersebut (Sedangkan kekonyolan kafir FFI di room ini abaikan saja, mudah2an lambat laun mereka semakin faham atas kedunguan mereka). :turban:
User avatar
tujuhsinar
 
Posts: 284
Joined: Sat May 21, 2011 8:35 am

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby BebasMungkin » Fri Aug 16, 2013 7:43 am

tujuhsinar wrote:Secara umum semua pertanyaan di atas dapat saya jelaskan sbb:

1. Bedakan apa yang dimaksud dengan: perbandingan (proporsional) dan persamaan, antara LEVEL 1 dan LEVEL 2 karena memang berbeda dimensi (alam).

2. Bahwa yang dicari adalah nilai dari var (x) DI LEVEL 2, dengan nilai (y) pada LEVEL 2 yang telah diketahui, berdasarkan perbandingan (proporsional) yang diketahui di LEVEL 1.

Dengan metode Integral hukum waris maupun 'aul dan rad, barulah dapat diperoleh nilai harta secara proporsional di LEVEL 2, yakni nilai proporsional harta yang ada di mata manusia (alam fana), yang sesungguhnya diturunkan dari alam kekal (LEVEL 1).


Apakah Rumus saya dibawah ini Memenuhi Kaidah-Kaidah seperti yang jabarkan @tujuhsinar diatas ??
Ini Rumus Saya :

Warisan = 1 M
Pembagian Warisan = 1/8 : 2/3 : 1/6 :1/6
<==== ini adalah proporsional harta yang diturunkan dari alam kekal (LEVEL 1)

y = 1/8 x + 2/3 x + 1/6 x + 1/6 x
y = 27/24 x

Apabila y = 1 M,
maka x = 24/27 M

y = 3/24x + 16/24x + 4/24x + 4/24x
y = 3/24(24/27 M) + 16/24(24/27M) + 4/24(24/27M) + 4/24(24/27M)
y = 3/27 M + 16/27 M + 4/27 M + 4/27 M


Menurut Rumus saya yg sederhana Tanpa Integral maka :

1/8 : 2/3 : 1/6 : 1/6
F(x) = 1/8 x + 2/3 x + 1/6 x + 1/6 x
<===== Perbandingan dan Persamaan di LEVEL 1

3/27 : 16/27 : 4/27 : 4/27
F(x) = 3/27x + 16/27x + 4/27x + 4/27x
y = 3/27x + 16/27x + 4/27x + 4/27x
<===== Perbandingan dan Persamaan di LEVEL 2

nilai dari var (x) DI LEVEL 2 yang dicari = 24/27 M
nilai (y) pada LEVEL 2 = 1 M, yang telah diketahui, berdasarkan perbandingan (proporsional) yang diketahui di LEVEL 1.

nilai harta secara proporsional di LEVEL 2, yakni nilai proporsional harta yang ada di mata manusia (alam fana) adalah :
istri = 3/27
2 anak cewe = 16/27
ibu = 4/27
ayah = 4/27



Ternyata Rumus saya yg sederhana TANPA INTEGRAL memenuhi Kaidah2 seperti yg disebutkan diatas.....
HORE.... HORE..... saya sudah menemukan Keajaiban

Dengan ini saya menyatakan Maaf bahwa Iman @tujuhsinar adalah Iman Sampah....

User avatar
BebasMungkin
 
Posts: 536
Joined: Thu Jun 23, 2011 1:50 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby Penilai » Fri Aug 16, 2013 7:47 am

tujuhsinar wrote:tahukah kalian (hai kafir FFI)...

dengan pertanyaan2 konyol kalian itu (yang hanya muter2 ditempat), malah membuat kalian semakin dungu dan membuat muslim dan pembaca semakin cerdas.


Bukannya para muslim tambah pusing membaca penjelasan anda, lompat kesana kemari nggak jelas juntrungannya. Saya sarankan anda membuat penjelasan secara sistematis, mulai dari awal mula dan alasannya mengapa muncul konsep perhitungan anda, lalu apa yang dimaksud dengan pusaka, selanjutnya mengapa perhitungan pembagian tersebut perlu diintegralkan dan terakhir adalah pembuktian konsep.
Dari halaman 1 sampai halaman ini saya tidak melihat anda secara terstruktur menjelaskan konsep perhitungan anda sehingga terkesan anda sengaja menonjolkan proses perhitungan matematis (inipun perhitungannya belum tentu benar) dan berusaha mengaburkan alasan yang mendasari perhitungan itu muncul.

Dengan metode Integral hukum waris maupun 'aul dan rad, barulah dapat diperoleh nilai harta secara proporsional di LEVEL 2, yakni nilai proporsional harta yang ada di mata manusia (alam fana), yang sesungguhnya diturunkan dari alam kekal (LEVEL 1).

Pelajari tentang manusia pertama (Adam as) yang diturunkan dari alam kekal menuju alam fana (bumi), begitu juga dengan harta yang dimilikinya bersama keturunan2nya di bumi, adalah juga berasal dari alam kekal sebagai pusaka yang menjadi waris di bumi. Adam lah ahli waris pertama surga.


Mohon dijelaskan mengapa menggunakan metode integral? Mengapa digunakan oleh anda dan tidak digunakan oleh allah swt dan muhammad?
Apakah adam masuk surga? Jika adam masuk surga maka baru boleh dikatakan adam sebagai ahli waris karena surga adalah kekal.

note:
Integral hukum waris ini memang cukup berat untuk dipelajari dan dipahami, dan belum pantas bagi kalian (kafir2 di FFI ini) untuk mempelajarinya. Terlihat dari pertanyaan2 konyol kalian yang menggelikan itu.


Sesuatu keilmuan baru terasa berat setelah dipelajari materi pelajarannya, dalam hal ini anda belum menyampaikan materi tentang integral hukum waris secara panjang lebar dan mendetail, jadi bagaimana anda mengklaim hal tersebut berat untuk dipelajari.

Nabi SAW. bersabda, "Pelajarilah ilmu faraid serta ajarkanlah kepada orang lain, karena sesungguhnya, ilmu faraid setengahnya ilmu; ia akan dilupakan, dan ia ilmu pertama yang akan diangkat dari umatku." (HR Ibnu Majah dan ad-Darquthni: Abu Hurairah r.a.)


Mari ajarkan kami gan, anda telah diperintahkan oleh junjungan anda untuk mengajarkan kepada orang lain.

sedangkan kalian (kafir2 FFI di room ini), membedakan antara alam kekal dan alam fana saja belum mampu...! =D>


apa perbedaannya alam kekal dan alam fana menurut anda?

Allah Subhanahu wa Ta’ala secara langsung (tidak melalui Nabi & Rasul) menjelaskan ilmu Faraidh secara rinci kepada umat manusia (dalam Al-Qur`an). Ini seperti tercatat dalam salah satu sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
“Sesungguhnya Allah Subhanhu wa Ta’ala tidak mewakilkan pembagian harta waris kalian kepada seorang Nabi atau Rasul-Nya maupun raja yang luhur, tetapi Dia menguasakan penjelasannya sehingga membaginya dengan sejelas-jelasnya” Allah Subhanhu wa Ta’ala juga menjelaskan ilmu Faraidh sedemikian rinci, lengkap dengan rumus pembagian warisan, syarat-syarat ahli waris, dan sekurang-kurangnya ada 9 ayat yang menjelaskan masalah faraidh secara panjang lebar dan rinci dalam Al-Qur`an.


Apa saja 9 ayat tersebut kira-kira ya biar kami bisa memperoleh gambaran detail tentang ilmu Faraidh ini dan apa hubungannya dengan metode integral waris anda?

Sekarang pembaca menjadi lebih faham bukan, dengan apa yang dimaksud persamaan pada LEVEL 1 dan LEVEL2 dalam artikel Integral Hukum Waris yang saya uraikan tersebut (Sedangkan kekonyolan kafir FFI di room ini abaikan saja, mudah2an lambat laun mereka semakin faham atas kedunguan mereka). :turban:


Bukan. Kami belum paham sama sekali. Penjelasan anda sangat sedikit, melompat-lompat dan tidak jelas. Berkesan anda tidak menguasai materi pembahasan secara menyeluruh. Kembali kepada saran saya paling atas, buatlah tulisan yang sistematis, kapan perlu dibuat chapter-chapternya. Ayolah jangan malas, andakan sedang berjihad dan akan memperoleh pahala yang sangat besar dari auloh swt jika anda dapat mempertahankan islam dari serangan para kafir. Good luck.
User avatar
Penilai
 
Posts: 71
Joined: Fri Aug 09, 2013 9:55 am
Location: Kotak Hitam Pembodohan

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby keeamad » Fri Aug 16, 2013 2:50 pm

Cara dan jawaban tujuhsinar itu model lawakan basi ala babah holiang jaman tvri dulu ....

Seperti waktu si babah ribut kehilangan tali,
ketika ditanya sama si kabayan, "Kehilangan tali aja segitu ributnya ...., emang gak bisa pake tali laen apa ... ?"
Dijawab, "Di ujung talinya itu ada anjing herder saya .... !"
Kabayan: "Itu mah kehilangan anjing namanya ngkoh ... !"
Babah: "Bukan, owe kehilangan tali tolollllll ... !"

=====

Atau saat si babah minta air teh tawar tapi harus dikasih gula .....

Kira2x seperti itulah jawaban basi dan konyol si tujuhsinar ttg integral waris,
pake level2xan lah, pake beda dimensi lah, klaim udah di luar sb X Y lah ....

Intinya mah sama aja ....
mau f4ec3$ di jamban atau pupi di piring makannya yang diambil dari MCK umum,
sama2x LIMBAH ....
Tapi menurut si tujuhsinar LAIN ....

Itulah otak kalo hasil:

](*,) :prayer: ](*,) :butthead: :toimonster:

Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
keeamad
 
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby JANGAN GITU AH » Sat Aug 17, 2013 1:45 am

tujuhsinar wrote:tahukah kalian (hai kafir FFI)...

dengan pertanyaan2 konyol kalian itu (yang hanya muter2 ditempat), malah membuat kalian semakin dungu dan membuat muslim dan pembaca semakin cerdas.

pertanyaan konyol atau ente gak mampu memberi pertanggungjawaban? #-o
buktinya, pertanyaan saya tentang apa yang ente sebut perubahan dimensi var x hanya omong kosong! Faktanya kau sendiri tetap memasukkan nilai yang sama di level 1 dan level 2.

mana tuh pertanggung jawabanmu tentang perubahan dimensi?
bungkam seribu bahasa!

tujuhsinar wrote:Secara umum semua pertanyaan di atas dapat saya jelaskan sbb:

1. Bedakan apa yang dimaksud dengan: perbandingan (proporsional) dan persamaan, antara LEVEL 1 dan LEVEL 2 karena memang berbeda dimensi (alam).

lagi-lagi ente hanya ngemeng doang dengan besar mulut! Tiba-tiba makna dimensi melompat secara berjumpalitan dari sisi satuan menuju sisi alam. Sangat tidak konsisten. Sisi alam yang mana?

ente sudah mensubstitusi dalam salah satu contohmu x = Rp 30 juta di level 1 dan ternyata juga subtitusi yang sama ente lakukan di level 2. Inikah perubahan dimensi dari var x yang ente maksud?

apakah benar terjadi perbedaan alam dari Rp 30 juta dengan Rp 30 juta? kog rasanya sama ya?

tujuhsinar wrote:2. Bahwa yang dicari adalah nilai dari var (x) DI LEVEL 2, dengan nilai (y) pada LEVEL 2 yang telah diketahui, berdasarkan perbandingan (proporsional) yang diketahui di LEVEL 1.

Dengan metode Integral hukum waris maupun 'aul dan rad, barulah dapat diperoleh nilai harta secara proporsional di LEVEL 2, yakni nilai proporsional harta yang ada di mata manusia (alam fana), yang sesungguhnya diturunkan dari alam kekal (LEVEL 1).

Pelajari tentang manusia pertama (Adam as) yang diturunkan dari alam kekal menuju alam fana (bumi), begitu juga dengan harta yang dimilikinya bersama keturunan2nya di bumi, adalah juga berasal dari alam kekal sebagai pusaka yang menjadi waris di bumi. Adam lah ahli waris pertama surga.

wah semakin runyam saja penjelasanmu...
apa yang kau jelaskan ini berbenturan dengan fakta Alquran yang mengatakan Adam dan bininya turun dalam setengah telanjang (pake daun kata quran sebagai cawat). Artinya Adam tidak membawa apa-apa ketika hijrah dari surga menuju bumi. Hanya cawat daun-daun sebagai pusaka yang berasal dari alam kekal (surga).

kalau hanya untuk menghitung pembagian cawat daun dikau sengaja mengarang hikayat integral, gaya pekerjaanmu ini dapat diibaratkan pekerjaan seorang paranormal yang terbiasa membuat asumsi berdasarkan perasaannya saja, bukan bersandar pada logika matematika yang valid. Dan ingat...hasil pekerjaanmu ini telah dihadiahi Alloh swt berupa cibiran yang disampaikan lewat kafir! :green:

tujuhsinar wrote:note:
Integral hukum waris ini memang cukup berat untuk dipelajari dan dipahami, dan belum pantas bagi kalian (kafir2 di FFI ini) untuk mempelajarinya. Terlihat dari pertanyaan2 konyol kalian yang menggelikan itu.

memang benar, siapapun muslim yang tahu tidak mudah menipu kafir di sini akan mengatakan pertanyaan kafir konyol. Padahal sesungguhnya muslim pun sedang menipu dirinya dengan segala akrobat simsalabim yang dikarang untuk menutupi "keluguan Alloh swt"

tujuhsinar wrote:Nabi SAW. bersabda, "Pelajarilah ilmu faraid serta ajarkanlah kepada orang lain, karena sesungguhnya, ilmu faraid setengahnya ilmu; ia akan dilupakan, dan ia ilmu pertama yang akan diangkat dari umatku." (HR Ibnu Majah dan ad-Darquthni: Abu Hurairah r.a.)


ya, betul itu, muslim perlu mengembangkan segala tipu-tipu untuk coba menolong Alloh swt yang lemah otak!

tujuhsinar wrote:sedangkan kalian (kafir2 FFI di room ini), membedakan antara alam kekal dan alam fana saja belum mampu...! =D>

betul itu, kesanggupan kafir hanya dapat membedakan pusaka Adam dan bininya hanyalah sebatas cawat daun yang berusaha dibagi kepada cucu-cucunya dengan perhitungan integral yang tidak jelas asal usulnya. ](*,) sementara dikau sangat dan sangat mampu mengembangkan imajinasimu mengubah daun tak bernilai menjadi nilai tak hingga memenuhi seluruh alam. Orang muslim bilang alam tidak selebar daun cawat adam!

tujuhsinar wrote:Allah Subhanahu wa Ta’ala secara langsung (tidak melalui Nabi & Rasul) menjelaskan ilmu Faraidh secara rinci kepada umat manusia (dalam Al-Qur`an). Ini seperti tercatat dalam salah satu sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
“Sesungguhnya Allah Subhanhu wa Ta’ala tidak mewakilkan pembagian harta waris kalian kepada seorang Nabi atau Rasul-Nya maupun raja yang luhur, tetapi Dia menguasakan penjelasannya sehingga membaginya dengan sejelas-jelasnya” Allah Subhanhu wa Ta’ala juga menjelaskan ilmu Faraidh sedemikian rinci, lengkap dengan rumus pembagian warisan, syarat-syarat ahli waris, dan sekurang-kurangnya ada 9 ayat yang menjelaskan masalah faraidh secara panjang lebar dan rinci dalam Al-Qur`an.

wah anda hebat sekali...lebih hebat dari Owo swt mengingat rumus-rumus integral warisan tidak ada di dalam quran, tetapi dengan gagah perkasa berani menambahkan imajinasi baru yang Owo tidak pernah sebutkan!

jangan-jangan anda sedang berusaha menasakkah sebuah ayat dengan ayat manshuk hasil olah utak atik gathuk. Mimpi apa anda kemarin? atau jangan-jangan anda telah ditemui jibril di sebuah goa hantu agar menyisipkan satu tafsir baru berupa ketentuan integral ajaib tanpa persetujuan Muhammad di alam ghoib? SOY!

tujuhsinar wrote:Sekarang pembaca menjadi lebih faham bukan, dengan apa yang dimaksud persamaan pada LEVEL 1 dan LEVEL2 dalam artikel Integral Hukum Waris yang saya uraikan tersebut (Sedangkan kekonyolan kafir FFI di room ini abaikan saja, mudah2an lambat laun mereka semakin faham atas kedunguan mereka).

benar lagi, pembaca muslim tentu akan diperkuat imannya setelah melemah akibat mengetahui betapa kacaunya aritmatika Owo dengan uraianmu ini. Dengan begitu, sesungguhnya pembaca muslim telah beriman padamu. Mudah-mudahan ada muslim yang mengangkatmu menjadi pendamping Owo =D>
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sat Aug 17, 2013 9:22 pm

tujuhsinar wrote:tahukah kalian (hai kafir FFI)...

dengan pertanyaan2 konyol kalian itu (yang hanya muter2 ditempat), malah membuat kalian semakin dungu dan membuat muslim dan pembaca semakin cerdas.




ooooooooooo.... 1/8 = 3/27 itu pemikiran cerdas ya ? :stun:



quran : hey kamuh 7 sinar...jatah istri itu 1/8 dari harta warisan tau ga seh loe ?!?!?!

7 sinar : eh beg0.... , yang bener itu 3/27 tau biar hasilnya sama dgn 1 !!!

kapir : jdi yg bener tuh yang mana ? 1/8 ato 3/27 ?

7 sinar : ................( diam seribu bahasa ) ...................
:-"



kesimpulan sementara , 7 sinar lebih pintar matematika daripada allah swt :lol:

subonolooooooooooh... allah swt kalah jago ngitung ama manusia!!! benar2 mujijat !!! :prayer:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA

Postby keeamad » Tue Aug 20, 2013 11:31 am

Merefresh sebagian dari kesalahan2x 7sinar atas konsep integral warisnya yg CUMA TIFU2X ...

1. KONSEP AWAL 1/0 = Tak Terdefinisi.
Tak Hingga Bukanlah Bilangan Real, lalu diralat,
Tak Hingga Adalah Bilangan Real.

2. Contoh integralnya sama persis dengan integral persamaan dari fungsi kec. (terhadap waktu),
menjadi fungai Jarak terhadap waktu.
Tapi dia ngeles kalo Analogi integral dia adalah dari fungsi Kec. terhadap waktu menjadi fungsi Jarak terhadap Kecepatan.
Udah angka2xnya gak sama, dia juga - berhubungan dengan poin berikutnya, gak bisa memberikan satuan yg jelas dari tiap variable sb XY pd tiap levelnya.

3. Saat dikejar apa satuan2x dari semua variable yg ada di sb XY,
dia ngeles dengan mengatakan kafir masih mentok di konsep sb XY ... (?!!)

4. Fakta bahwa integral dari fungsi kec terhadap waktu menjadi fungsi jarak terhadap waktu - dengan konsekuensi logis, maka hasil satuan awal (kecepatan) adalah turunan dari jarak (integralnya).
Tapi anehnya dalam integral warisnya, PUSAKA alloh swt adalah turunan dari (integralnya) yg 30 juta - atau kalau dia mau konsekuen dengan 30 juta adalah turunan dari PUSAKA milik alloh swt,
maka apakah JARAK ADALAH TURUNAN DARI KECEPATAN,
dia OOT : "Kita Bicara Kecepatan Sinar ... " .... ?!!

5. Terakhir setelah dia tidak bisa menjawab apakah satuan2x dari semua variable yg ada,
dan apakah Jarak Adalah Turunan Dari Kecepatan,
dia NGELES dan OOT dengan Nyemplung Ke Jamban dengan menjawab:
"Persamaan waris beda Dimensi, LEVEL 1 Dimensi 9-8, Level 2 DImensi 4 .." ... ?!!

====

Moral :
Untuk muslim, saksikanlah kibulan akhwat anda ini - yg harus saya akui, adalah orang yg pintar matematika,
tapi ibarat Pengrajin emas yg Canggih,
kemampuannya dan ilmunya "Cuma" Dipakai untuk MENYEPUH t4hi dengan lapisan EMAS ...

Walau "Tampak" Seperti Emas jadinya, tapi tetap saja esensinya adalah T4hi bukan ... ?!

Atau anda sebagai akhwat muslimnya,
mau saja menerima SEGALA "Kebohongannya" itu dan tetap bersedia menganggap t4hi Sepuhan produk dia itu adalah Memang EMAS ... ???

Silakan anda kaum muslim menempatkan diri anda pada salah satu level berikut:
1. Naive
2. Penipu


===

Next:
Bagaimana 7sinar melakukan TIPUAN ayat ttg Pusaka dan Waris ...
Ternyata dlm ayat quran, tidak ada ISTILAH PUSAKA, semua adalah WARIS ...
Nanti saya copy pastekan postingannya.

Salam
:turban:

Membedah kebodohan beberapa teman kafir/islam dalam MIPA
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
keeamad
 
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

PreviousNext

Return to Obrolan Santai



Who is online

Users browsing this forum: No registered users