.

Gambaran sesudah mati...

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.

Postby MadinaSyarif » Sun Apr 15, 2007 5:33 pm

gak sih...cuma pengen tau aja jawaban kamu apa..
gak jawab juga gak papa, kan cuma canda aja....obrolan santai
ya kan?
MadinaSyarif
 
Posts: 146
Joined: Thu Feb 08, 2007 8:14 pm

Re: Gambaran sesudah mati...

Postby MadinaSyarif » Sun Apr 15, 2007 5:42 pm

adheel wrote:Halo all..
aku sengaja bikin ini di Obrolan santai.. Mohon jangan ada satupun kata kotor yang keluar di Thread ini.. PLEASE banget ya....

Aku mau nanya kira2 menurut perkiraan Sodara2 semua., sesaat setelah mati itu apa yang bakal kita hadapi..?? Pendapatnya bebas : Jangan OOT dan hina-hina agama OK..??

Gue pertama :

Gambaran gue sesaat setelah napas gue putus, gue langsung ditanyain malaikat kubur beberapa pertanyaan pemanasan : Misal : siapa Tuhan mu.. Nabi mu, Kitab mu..
Abis itu di Hari pengadilan : Gue bakal ditanyain tentang apa yang telah gue Lakuin selama ini.. Kalo ternyata raport gue merah, amblas dah masuk neraka. Kalo Raportnya ijo, gue bakal dimasukin sorga (Eits,kalo ngebahas bidadarinya bukan disini.. :x )

OK..!! silakan... :wink:


YA.. AKU DIPERIKSA DOKTER DULU BENER MATI GAK YA...TRUS KALO UDAH YAKIN, DIMANDIIN, DIKAFANI, DISHOLATIN, TRUS DIKUBUR

DALEM KUBUR DITANYA MALAIKAT
MAN ROBBUKA?......GAK TAU BISA JAWAB GAK NTAR, APALIN AJA DULU KALI YE...JAWABANNYA
SHOLAT GAK? DITANYA LAGI TUH.---SHOLAT TAPI MASIH MALES-MALESAN, GIMANA YA?
TRUS SEMUA ANGGOTA TUBUH, INDERA, INTELEKTUAL, HARTA, HATI, WAKTU NGADU-NGADU DEH---SI MADINA BEGINI...BEGITU....SERING NGELAWAN MAMANYA.

SESUDAH ITU AKU SIH PASRAH, MASUK SURGA OR NERAKA---TERSERAH ALLAH AJA DEH. DIMASUKKIN KEMANA. AKU SHOLAT DAN BERIBADAH JUGA BUKAN NIAT MAU BELI SURGA
MadinaSyarif
 
Posts: 146
Joined: Thu Feb 08, 2007 8:14 pm

Postby stroberi » Sun Apr 15, 2007 6:34 pm

nyah...nyah...nyah...kriuk-kriuk...aem...enak krupuknya dhel, jangan mati dulu. aku g mau....
User avatar
stroberi
 
Posts: 722
Joined: Wed Dec 13, 2006 9:15 am

Postby Phoenix » Tue Apr 17, 2007 5:49 am

stroberi wrote:kalo sesudah mati ya? ane aja udah bisa ngebayangin sakratul maut sakitnya kayak apa, coz ane pernah hampir mati sesak napas, udah mau mati tuh! ga kepikiran dhel bakal ditanyain seperti itu malahan, coz waktu ane udah kayak hampir mau mati tuh, ngucapin Allah aja kagak bisa. gimana bisa bayangin seperti itu, biarpun memang nanti seperti itu.

dhel..jangan mikir seperti ini deh, ada lho orang muslim yg udah nyiapin dirinya bahwa besok kalo waktu skratul maut nanti pasti bisa bilang "kata-kata Allah" maaf aku takut salah tulis jadi. eh, tau2nya dhel..malah kagak bisa, mati tuh orang tanpa nyebut Allah.

jadi dhel mending beramal baik saja, dan tetap berada di jalan yang lurus agama Allah.

oh, ya...dhel ada beberapa pertanyaan buatmu nih:

1. Apakah kamu suka berzakat,sodaqoh?
2. Apakah kamu suka menyantuni anak yatim, dan mengasihinya?
3. Apakah kamu suka mengamalkan ayat-ayat Allah dengan sekaligus mengamalkannya?
4. Apakah kau berbakti kepada orangtuamu?
5. Siapakah yang lebih kau cintai? Allah atau istrimu?
6. Apakah kau percaya dengan cinta istrimu sampai mati kelak?
7. Apakah kau suka berpuasa?
8. Apakah kau sudah berjihad di jalan Allah?
9. Apakah kau merasa di forum ini termasuk Jihad?
10. Apakah kau orang baik?
11. Dimana kamu sumbangkan sebagian hartamu?
12. Apakah kau ikhlas dalam mengerjakan sesuatu apapun itu?
13. Apakah kau takut menghadapi sakaratul maut?
14. Apa yang kau takutkan selama hidup di dunia?
15. Apakah kau sudah menjalani perintah dan menjauhi larangan-Nya?
16. Apakah kau merasa menjadi orang pintar tentang agamamu?
17. Apakah cita-citamu?
18. Apakah kau mau menjadi miskin? apa yang kau lakukan saat kau miskin?
19. Apakah yang kau lakukan saat kau menjadi orang yang kaya raya?
20. maukah kau berpoligami? dengan wanita tua renta?
21. Apa dasar hidupmu ?
22. Pernah lalaikah kamu dalam shalat?
23. Pernahkah kau menangis saat berdoa?
24. Apakah kau mengetahui hukum Allah tentang orang yang suka membacakan ayat-ayat hanya untuk dipuji bahwa "kau pintar dalam agama?"
25. Apa tujuanmu datang ke forum ini untuk memualafkan mereka?

jawab ya dhel...daripada kamu mikir tentang yg masih Ghaib..


Ini mau UMPTN ato masuk surga?

Emang itu pertanyaan buat adhel bakal ditanyain malekat juga?
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby asbunawas » Tue Apr 17, 2007 12:54 pm

Untuk yang MUSLIM, sekedar buar renungan saja :, kalo Bung Adheel mungkin pernah ketemu barangkali sama orangnya...


KISAH NYATA MATI SURI

Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ
''Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia''


Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini.
Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan
Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs www.lifeafterlife. com dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life.

Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu.
Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya
dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri.

Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya.
Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun.
Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas
gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.

''Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,' ' jelas Rustam.
Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ''Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir, '' ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.

''Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni
kubur,'' begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ''Saya telah merasakan mati,'' ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu.

Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit
hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi.
''Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,'' tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ''Saat di ujung napas, saya berzikir,'' ujarnya. ''Sungguh sakitnya, Pak, Bu,'' ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.

Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina.
''Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,'' ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ''siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu. " Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ''Tak ada teman kecuali amal,'' tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau.

Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.



Aslina melanjutkan. ''Bapak, Ibu, ingatlah mati,'' sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput.

Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya.
Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ''Ayah''. ''Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,'' tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu.
Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ''Wahai ayah, janji saya telah sampai.'' Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ''Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu. '' ruh Aslina pun menjawab. ''Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai''.

Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada
hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada.
''Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah
kekal,'' ujarnya bak seorang pendakwah.

Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu.
''Siapa kamu?'' lalu perempuan itu menjawab.''Akulah (amal) kamu.''

Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan
menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa.
Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton,
tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya.
''Siapa manusia ini?'' Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang.

Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat bahkan tak bisa mengucapkan dunia kalimat syahadat ketika di dunia.



Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.

Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh.

Tampak pula orang berkepala babi dan berbadan babi. Orang tersebut adalah orang yang suka berguru pada babi. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.

Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar.
Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.

Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red).


Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ''Saya mau shalat.'' Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina.


''Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,'' ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ''husnul khatimah'' itu mengeluarkan cahaya terang.
Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ''Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.''

Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ''Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.'' Manusia-manusia itu juga memohon. ''Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.''

Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah.

Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat.

Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama.

''Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, '' ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata:
''Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.''




Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ''aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,'' Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu'muninun (23) ayat 99-100:

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:''Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).''(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. (100).

Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39:
''Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).''

Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan.
Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina.

Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan tersebut.

Aslina.***
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby Nurlela » Tue Apr 17, 2007 7:34 pm

Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.

Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh.


Seperti itulah nantinya nasibmu di-akherat wahai Asbunawas.
mulutmu yang celupar dan suka melaknat orang akan dijahit dengan jarum besi, tubuhmu akan ditusuk tombak dari dubur hingga tembus kepala dan terus dipanggang kayak sate.
User avatar
Nurlela
 
Posts: 994
Joined: Wed Feb 14, 2007 8:50 am
Location: Earth

Re: Gambaran sesudah mati...

Postby osho » Wed Apr 18, 2007 7:45 am

adheel wrote:Gambaran gue sesaat setelah napas gue putus, gue langsung ditanyain malaikat kubur beberapa pertanyaan pemanasan : Misal : siapa Tuhan mu.. Nabi mu, Kitab mu..
Abis itu di Hari pengadilan : Gue bakal ditanyain tentang apa yang telah gue Lakuin selama ini.. Kalo ternyata raport gue merah, amblas dah masuk neraka.
selanjutnya....adheel bercakap-cakap dengan malaikat kubur
mabur : Adheel siapa nabi junjunganmu..?
adheel : Nabi Muhammad..makub (malaikat kubur)
makub : bagus....apakah semua tindakan perbuatannya telah kamu contoh dalam hidupmu..?
adheel : sudah makbur...dengan senang hati saya ikuti tauladan nabi dengan baik.
makub : bagus....kalau begitu berapa istrimu Adheel...?
adheel : satu makbur..
makub : mmmm....tadi katanya udah mengikuti anjuran dan tauladan nabi...mau bohong ya...?
adheel : katanya nabi punya istri 11 tidak boleh diikuti....hanya berlaku untuk nabi aja...!!!
makub : adheel.....rapormu merah.....belum sampe 10% kamu bisa ikuti teladan nabimu....sana masuk neraka...
adheel : #-o amblas dah masuk neraka...sambil mengerutu....dasar...katanya boleh empat....dan tak boleh ikut nabi punya sebelas.....punya satu ajapun kena amblas ke neraka :Hangman:
User avatar
osho
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho

Postby mohamedbincamel » Sun Apr 22, 2007 11:09 am

INI KABAR BAIKNYA.
kalo gw mati, roh gw terpisah dari jasmani gw trus uda dijemput ama beberapa malaikat surga, di kawal masuk ke Firdaus untuk diadili oleh Tuhan Yesus Kristus.
Karena nama gw uda tercatat di Buku KehidupanNya,( waktu gw terima Dia sebagai Juru Selamat, dibaptis) maka gw langsung masuk ke surga yang banyak orang kudusnye, ketemu ama Allah Bapa sang Pencipta, sorga jalannya terbuat dari emas, kerikilnya dari permata berlian.
Yesus bilang , dosa gw uda dia TEBUS pake darahnya yg tercurah waktu disalib.
(Pengkotbah 7:20 : Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yg saleh, yg berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa)
Di surga kerja gw cuma muji Allah Bapa, karena cuma DIA yg sebagai Pencipta gw yg bisa bikin gw senang, happy ever after in eternal life.
Sapa mo ikut gw ? kesempatan masih ada....

Roma 10:9 " Sebab jika kamu mengaku dgn mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan"

..yang nolak Yesus Kristus, paling gak sekarang lo pernah denger sekali tentang keselamatan di akhirat.
mohamedbincamel
 
Posts: 804
Joined: Sat Jan 20, 2007 9:34 am
Location: The land of milk and honey

Postby adheel » Sun Apr 22, 2007 11:34 am

Kenapa..???
apa kalian tidak memikirkan akan kemana setelah ini..??
saya hanya bertanya gambaran yang ada di benak kalian setelah mati..
to asbunawas, saya memang pernah dengar kesaksian itu.. entah benar atau tidak.. mungkin itu juga bisa jadi gambaran apa yang bakal dihadapi setelah ini



http://www.imankatolik.or.id/hidup_sete ... _mati.html
User avatar
adheel
 
Posts: 831
Joined: Sat Jan 06, 2007 6:29 pm
Location: Mungkin Disebelahmu :D

Postby MadinaSyarif » Sun Apr 22, 2007 5:44 pm

cerita mati suri diatas
zereeeeem....... beneran deh!
agak oot nih, tapi dari kecil aku bingung sama akhir hari mati ini. aku gak pernah tertarik masuk surga (cuma ada pohon sama sungai susu..gak seru) tapi juga takut masuk neraka....
intermezo :D :D :D
MadinaSyarif
 
Posts: 146
Joined: Thu Feb 08, 2007 8:14 pm

Postby zeba0th » Tue Apr 24, 2007 3:26 am

bagi gue cerita diatas persis acara 4 mata..... kembali laptop! saking lucu nya...
User avatar
zeba0th
 
Posts: 1402
Joined: Sat Sep 24, 2005 3:57 am

Postby adheel » Tue Apr 24, 2007 4:47 pm

Hmmm kira2 siapa ya yang bakalan tertawa paling akhir...
User avatar
adheel
 
Posts: 831
Joined: Sat Jan 06, 2007 6:29 pm
Location: Mungkin Disebelahmu :D

Previous

Return to Obrolan Santai



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron