.

Masalah Gay

Re: Masalah Gay

Postby simplyguest » Tue Nov 26, 2013 1:43 pm

Ngukur bener enggaknya isi buku kok dari banyak2an readers review.
Berarti buku Mein Kampf tulisan Hitler itu LEBIH BENAR karena jumlah reviewnya lebih banyak?
Berarti Hitler nggak sakit jiwa, gitu?

Udah mulai kayak netter muslim insaoloh aja nih si nggakikutikut... hi hi hi... :green:
Pertama pake sumber HOAX, sekarang pake logika FALLACY.
Dah, jadi muslim aja gih... :lol:
User avatar
simplyguest
 
Posts: 1908
Joined: Mon Apr 02, 2012 1:40 pm

Re: Masalah Gay

Postby nggakikutikut » Tue Nov 26, 2013 6:52 pm

Adadeh wrote:Gak ada tulisan seperti itu di bukunya. Jika penulis ulasan buku bisa membuktikannya, tentu dia akan mencantumkan halaman bukunya. Fitnah aja lo. Freakin' sodomit!! Nulis gede² pake font raksasa, tapi isi tulisan lo sama kayak isi duburmu.


Kok sekarang Adadeh mengintip-intip dubur saya? Idiiiiih, jangan-jangan ini pastur mesum yang jorok ya ? :green: Jangan-jangan dia ketularan doi dia, si Joseph Piranha ya :green:

Saya kan hanya mengutip pendapat pembaca buku kacangan itu?
Last edited by nggakikutikut on Tue Nov 26, 2013 7:42 pm, edited 1 time in total.
User avatar
nggakikutikut
 
Posts: 57
Joined: Wed Oct 02, 2013 11:16 am

Sodomi Populer di Kalangan Heteroseksual

Postby nggakikutikut » Tue Nov 26, 2013 7:08 pm

Anda masih berfikir bahwa homoseksualitas itu amoral, sedangkan heteroseksualitas itu bermoral? Anda masih berfikir bahwa sodomi itu identik dengan homoseksualitas? Perlu anda ketahui, banyak orang homoseks yang tidak suka anal sex. Survey menunjukkan bahwa sodomi ternyata populer di kalangan kaum heteroseksual. Kaum laki-laki heteroseks banyak yang suka sodomi dengan perempuan-perempuan.
Silahkan pikirkan lagi, dan baca artikel ini:

http://thenewcivilrightsmovement.com/al ... 1/06/32836

Hampir Setengah Kaum Heteroseksual Yang Berumur di bawah 45 tahun Melakukan Seks Anal, Kata Laporan CDC (Pusat Pengontrolan dan Pencegahan Penyakit Amerika)

Oleh DAVID BADASH, 6 Januari 2012

Image

Pusat Pengontrolan dan Pencegahan Penyakit pemerintah Amerika Serikat (CDC) melaporkan bahwa sekitar 40 % dari kaum Heteroseksual Amerika yang berumur 25 s.d. 44 tahun melakukan atau telah melakukan seks anal dengan lawan jenis.

io9 merincikannya sebagai berikut:

Menurut Survei Nasional Pertumbuhan Keluarga, yang telah mensurvei ribuan orang yang berumur antara usia 25 dan 44 tahun pada tahun 2006-2008, anal seks adalah benar-benar populer di kalangan kaum heteroseksual. 44 persen dari pria heteroseks melaporkan melakukan seks anal setidaknya satu kali dalam hidup mereka, dan sama halnya dengan 36 persen dari wanita heteroseks. Meskipun lebih banyak pria heteroseks yang menikmati seks anal daripada wanita heteroseks, wanita heteroseks lebih menikmati gay seks. Jumlah wanita heteroseks yang melakukan hubungan seks homoseksual setidaknya satu kali di dalam hidupnya adalah dua kali lipat (12 %) dibandingkan dengan jumlah pria heteroseks yang melakukan hubungan seks homoseksual (5,8 %).

Mengingat bahwa penelitian ini dilakukan pada tahun 2006-2008, adalah mungkin untuk mengandaikan bahwa tingkat anal seks di kalangan kaum heteroseksual sekarang bisa jadi agak lebih tinggi.

=================================================================================================================================

Baca juga artikel berikut, tentang Pendeta Kristen yang menyodomi anak gadis berumur 12 tahun:

***OOT ke agama kafir dihapus. M *****
Jangan terus-terusan OOT ke agama kafir jika masih mau aktif di sini.
User avatar
nggakikutikut
 
Posts: 57
Joined: Wed Oct 02, 2013 11:16 am

Re: Masalah Gay

Postby Adadeh » Wed Nov 27, 2013 1:47 am

nggakikutikut wrote:Anda masih berfikir bahwa homoseksualitas itu amoral, sedangkan heteroseksualitas itu bermoral?

Tentu tidak, tapi perbedaan antara gay dan heterosexual adalah berapa banyak frekuensi sodomi sex-nya dan berapa jumlah pasangan sexnya. Kalo frekuensinya sangat tinggi, dengan berbagai ratusan/ribuan pasangan sex, tentu ada konsekuensi negatifnya yang sangat berbahaya, bahkan harus dibayar dengan nyawa.

Anda masih berfikir bahwa sodomi itu identik dengan homoseksualitas?

Tidak.
Heterosexual ada yang kadang² atau sekali² melakukan sodomi, tapi mengapa yaaaaa mereka tidak terinfeksi STD (sexual transmitted deseases / penyakit sex menular) SEBANYAK kaum gay? Kaum gay itu hanya 1 sampai 2% dari seluruh populasi, tapi mereka mencakup sekitar 65% dari seluruh penderita HIV/AIDS yang so pasti akhirnya mati. Kenapa dengan jumlah sekecil itu kaum gay bisa menyedot/memborong penyakit sexual mematikan dalam skala yang sangat besar?
Jawabnya adalah:
(1) kaum gay gonta-ganti pasangan sex seperti gonta-ganti tisue kleenex. SELINGKUH MELULU!!
(2) kaum gay cenderung melakukan sodomi + fellatio dengan frekuensi tinggi dan ratusan bahkan ribuan pasangan dalam seumur hidupnya


Wanita waras mana yang mau disodomi melulu sama pacar/suami prianya? Jaraaang buanget, kecuali pelacur kalee...
Wanita waras mana yang mau menghisap penis yang baru saja masuk duburnya? Jaraaang buanget, kecuali pelacur kalee...
Wanita waras mana yang mau berhubungan serius dengan pria yang doyan pacaran sama ratusan/ribuan wanita? Gak ada wanita terhormat yang mau di-bispak, abis itu buank.

Penolakan karena jijik dan tuntutan sikap setia mutlak dari kaum wanita terhadap pria inilah yang mencegah / mengontrol pasangan prianya untuk tidak melampiaskan nafsu sex sesukanya dan berusaha keras utk bersikap setia dalam menjaga hubungan selama mungkin, bahkan seumur hidup.

Kontrol serupa tak ada pada kaum gay, sebab mereka bukan wanita. Kebalikan dari wanita, umumnya pria gay rela disodomi terus²an sama pasangan prianya, apalagi kalau setelah itu dia boleh menyodominya juga. Juga tidak seperti kaum wanita yang umumnya cenderung setia dan menuntut kesetiaan mutlak dari pasangan prianya, kaum gay pria tampaknya mengalami kesukaran serius untuk bisa bersikap setia (ngesex dengan 'suaminnya' saja) dalam jangka waktu seumur hidup. Sikap selingkuh ini merupakan 85% sumber percekcokan/perpecahan antara pasangan gay. Syafa yang gak sakit hati dikhianati?

Jika seorang pria gay dalam waktu sebulan gonta-ganti pacar sebanyak dua kali saja, maka dalam jangka setahun dia sudah ngesex dengan sekitar 25 pria. Dalam dua tahun: 50 pria, tiga tahun 75, dst. Makanya tak heran jika seorang gay bisa punya pacar dalam jumlah ratusan dan bahkan ribuan dalam seluruh hidupnya, bahkan yang punya pasangan/suami tetap sekalipun. Ini tentu jumlah yang sangat fenomenal bagi orang heterosexual, yang umumnya pria straight cuman punya 7 pasangan wanita dalam seluruh hidupnya; dan wanita straight cuman 4 pasangan pria dalam seluruh hidupnya.

Sodomi dengan frekuensi sangat tinggi dengan ratusan pasangan sex diantara masyarakat gay tentu mendatangkan resiko kesehatan yang sangat besar. Terlebih lagi, pria gay itu juga tidak mungkin bisa tahu dengan pasti sejarah/kebiasaan sex pasangannya karena jumlahnya banyak sekali dalam waktu sangat singkat, dan so pasti dari ratusan/ribuan gays tersebut ada yang sudah tertular STD tapi gak ngaku. Akibatnya yah terinfeski STD seperti yang udah gw cantumin dulu:
----------------
http://www.frc.org/get.cfm?i=Is01B1
Sindrum Usus Gay (SUG): Jurnal American Medical Association menjelaskan masalah SUG seperti proctitis, proctocolitis, and enteritis sebagai "masalah usus dan pencernaan yang terjadi lewat hubungan sexual." Banyak bakteri dan protozoa patogen yang menyebabkan SUG ditemukan dalam tinja dan ditularkan pada sistem pencernaan: Menurut laporan tertulis pro-homosexual berjudul Kenikmatan dan Kesehatan Dubur, "kegiatan² sexual memungkinkan sejumlah kecil tinja yang mengandung bakteri dan protozoa masuk ke dalam mulut partner sexnya ... Cara yang paling mudah adalah melalui kontak/jalur dubur - mulut."
Proctitis dan Proctocolitis adalah pembengkakan dalam dubur dan usus besar yang mengakibatkan rasa sakit, dubur mengeluarkan darah dan kejang² bagian dubur. Proctitis berhubungan dengan penyakit sex seperti gonorrhea, chlamydia, herpes, dan syphilis yang tersebar luas di kalangan homoseksual. [35] Pusat Keterangan Penyakit Sex Menular yang ditulis di Journal of the American Medical Association melaporkan bahwa "[p]roctitis paling sering muncul diantara orang² yang berhubungan sex lewat dubur."

----------------

Tentu saja ada perkecualian sejumlah kecil kasus di mana pasangan gay bisa monogamis atau hanya ngesex dengan 'suami' saja, tapi jumlahnya sangat sedikit dibandingkan jumlah keseluruhan. Itulah sebabnya mengapa angka penularan STD, terutama AIDS/HIV mematikan sangat tinggi di antara kaum gay yang sedikit ituh. Netter nggaikutikut berusaha meyakinkan orang² di forum ini bahwa pasangan gay itu sama normalnya dengan pasangan heterosexual, akan tetapi data medis menunjukkan hal yang berbeda. Dia marah pada saya karena saya mengungkapkannya, dan dia ingin mengalihkan pembicaraan dengan OOT ke agama kafir, sikap kepepet biasa yang sudah sangat kita kenal di forum ini.

Saya tidak menganggap kaum gay sebagai kaum hina atau bermoral lebih rendah dibandingkan kaum heterosexual. Kaum gay yang saya kenal dalam hidup saya tidak pernah melakukan tindakan kriminal dan kami bisa hidup rukun dan kerjasama di kantor, tetangga, atau kegiatan sosial. Akan tetapi, setelah saya melihat sendiri hasil riset medis dan statistik gay yang ada, saya tidak bisa mendukung kehidupan sex mereka karena rentan kesehatan, membahayakan diri mereka sendiri dan juga lingkungan sekitar mereka.

Netter nggaikutikut juga menghina Joseph Sciambra karena mengungkapkan kehidupan gay apa adanya. Baginya, keterangan Joseph adalah sampah, tapi pembaca obyektif bisa melihat jelas bahwa J Sciambar mengasihi teman² gaynya dan sangat sedih melihat mereka mati satu persatu karena STD. Dia sampai bikin video untuk mengenang teman² gay almarhum tersebut:



Video di atas, bagi saya, sangat menyedihkan. Nyawa manusia terbuang sia² seperti itu demi mengejar kepuasan sex yang tak ada batasnya. Buat apa mereka itu mati? Jika J Sciambra tidak membahas sebab musabab kematian mereka dalam bukunya, maka kematian yang sama akan terulang terus dalam masyarakat gay. Bahkan dari statistik CDC dinyatakan bahwa telah terjadi epidemik HIV di kalangan kaum gay, dan bahwa separuh pria gay usia 20-an di masa sekarang, akan cenderung mengidap HIV virus di usia 50 tahun → MATI. Itu berarti jutaan pria gay akan cepat mati karena cara hidup mereka. Netter nggaikutikut menganggap semua informasi ini sebagai OMONG KOSONG, karena yang diutamakannya adalah menang debat sehingga kita mendukung kehidupan kaum gay tanpa mengindahkan fakta kematian yang terjadi. Ini jauh panggang dari api.
Last edited by Adadeh on Wed Nov 27, 2013 3:33 pm, edited 1 time in total.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Masalah Gay

Postby FHLI » Wed Nov 27, 2013 10:43 am

Patah Salero wrote:Bukannya gw ngebelain si Homo, tapi argumen ini yang sering bikin malu theist di forum-forum.

Saya hanya menyatakan adanya benda-benda yang begitu rumit designnya sudah menunjukkan keberadaan penciptanya, mustahil terjadi dengan sendirinya. Apakah hal ini dipercaya oleh kaum atheist atau tidak itu terserah mereka, itu hak mereka untuk percaya atau tidak, saya tidak memaksa pendapat saya untuk dipercayai oleh orang lain. Kalau tidak percaya silakan saja buktikan benda-benda tersebut bisa terjadi dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakan. Mengapa harus malu ? Apakah pernyataan saya tersebut merugikan orang lain ? Apakah pernyataan saya tersebut merupakan suatu kebohongan ? Apakah saya memakai nama Tuhan untuk membenarkan kelakuan saya yang salah ? Saya tunjukkan pada anda tindakan apa yang memalukan : Ada seorang yang mengaku sebagai nabi membohongi isterinya supaya dapat berselingkuh dengan budaknya di ranjang isterinya. Saat tertangkap basah orang yang mengaku nabi tersebut bersumpah tidak akan melakukannya lagi. Ternyata beberapa waktu kemudian orang tersebut melanggar sumpahnya dengan mengatakan allah swt mewajibkannya membebaskan diri dari sumpahnya. Orang tersebut mengaku allah swt adalah Tuhannya Abraham, Musa dan nabi-nabi dari Israel, sedangkan Tuhannya Nabi-nabi tersebut sangat membenci sumpah palsu dan tidak pernah memerintahkan nabi-nabi tersebut membatalkan sumpahnya walaupun mereka bersumpah tanpa persetujuan Tuhan-nya.

Patah Salero wrote:Loe bilang alam semesta ini diciptakan Tuhan, ya gak ??
Pasti loe bingung kalo atheist minta loe nunjukin SATU AJA benda yang diciptakan Tuhan.

Atheist pasti bisa:
1. nunjukkan bahwa benda yang loe maksud adalah fiktif ( roh, adam, sorga dan neraka, dst).
2. Atau nunjukkan bahwa enggak ada campur tangan Tuhan dalam terciptanya benda yang loe sebutkan.

Mengapa harus bingung ? Saya sudah mengatakan bahwa alam sekitarnya (tentu termasuk hewan, tumbuhan dan lainnya) atau tubuhnya sendiri yang begitu rumit designnya tidak mungkin terjadi dengan sendirinya, pasti ada yang menciptakannya. Itulah buktinya kalau ada penciptanya. Apakah mereka mau mengakui atau menyangkalnya sebagai bukti, itu hak mereka. Masalah atheist tidak percaya adanya roh, sorga, neraka dll, karena tidak dapat melihat atau merasakannya, itu urusannya sendiri. Bagi saya pribadi hal-hal yang tidak dapat kita lihat atau rasakan belum tentu tidak eksis. Sebagai contoh gelombang radio, sinyal HP, TV, dll tidak dapat kita lihat dan rasakan, tetapi eksis. Hanya diperlukan peralatan yang tepat untuk dapat mengetahui itu eksis. Demikian juga keberadaan Pencipta alam semesta tidak dapat kita lihat, tetapi dapat saya rasakan kehadiran-NYA, janji-janjiNYA yang terdapat dalam "Manual Book-NYA" benar-benar saya alami, bukan cuma tulisan kosong tanpa bukti. Saya juga melihat dan mendengar orang-orang di sekitar saya yang mengalami kuasa Tuhan. Itu sudah cukup bagi saya sebagai bukti adanya Pencipta kita. Masalah orang-orang atheist belum dapat merasakan atau mengalaminya, saya rasa mungkin mereka belum menemukan cara yang tepat saja.
FHLI
 
Posts: 92
Joined: Tue Jul 24, 2012 7:15 pm

Re: Masalah Gay

Postby CrimsonJack » Wed Nov 27, 2013 11:58 am

nggakikutikut wrote:Manusia yang lahir dengan kepala satu buah, tidak bisa menjadi manusia yang punya kepala dua.
Hewan yang lahir dengan kulit albino, tidak bisa berubah kulitnya jadi coklat atau hitam.

Yang berkapal 2 sih belum bisa, saya tekankan pada belum, selain belum memiliki manfaat, teknologi kita juga belum mampu melakukan transplantasi kepala.
Yang Kulit sudah banyak, dengan bedah plastik, contohnya Michael Jackson.

nggakikutikut wrote:Ahahahah, sekali lagi, kok logikanya dirubah? Manusia sama persis dengan hewan? Terus anda nanti bilang Kupu-Kupu sama persis dengan Kura-Kura? hahahah. Permainan kata anda hanyalah permainan belaka.

Anggap saja begitu :)
Yang penting kamu sudah tidak berpikir lagi kalau manusia harus berperilaku seperti hewan dan dapat berubah, itu sudah cukup.
Temanku menyarankan agar saya berhenti di sini.

Adadeh wrote:folatia

fellatio bro
User avatar
CrimsonJack
 
Posts: 2189
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Masalah Gay

Postby Moderator 7 » Wed Nov 27, 2013 12:59 pm

Peringatan pada semua aktivis FFI: Jangan OOT ke agama kafir. Jika netter Muslim mau memancing kafir untuk OOT ke Kristen, maka kafir Kristen tak usah menanggapi. Laporkan saja pada Moderator 1, 2, 3, 5, 7.

Semua tulisan OOT ke agama kafir akan dihapus agar fokus ke masalah gay saja. Kalau mau ngotot membahas agama kresten, keluar saja dari sini dan cari forum kresten. Yang masih ngotot, tanggung resiko sendiri: tulisan lo bakal gw edit abis.
Moderator 7
 

Re: Masalah Gay

Postby rahimii » Wed Nov 27, 2013 1:03 pm

rahimii wrote:Sama halnya dengan homoseksualitas. Tujuan design seksual seorang laki-laki tidaklah untuk berhubungan seksual dengan laki-laki lain. Kita dapat melihat begitulah adanya organ seks laki-laki harusnya dimaksudkan secara fungsional, untuk berhubungan seks dengan perempuan. Oleh karena seorang laki-laki tidaklah dimaksudkan secara design untuk berhubungan seks dengan laki-laki lain, dan para homoseks ini tetap melakukannya, maka boleh kita katakan mereka melanggar aturan alami secara teleologi , melanggar fungsi alaminya. Apa yang terlihat dalam design, merujuk kepada design semula jadi. Karenanya, secara teleologi, eksistensi Tuhan dapat dilihat melalui argument design.



nggakikutikut wrote:Jadi anda setuju dengan Tuhan yang mendesain burungnya Laki-Laki kristen ortodox serbia yang sesuai dengan aturan alami sehingga mereka dapat memperkosa anak-anak gadis dan ibu-ibu hamil muslim bosnia dan juga bisa untuk selingkuh dengan istri-istri orang lain? Tuhan khayalan anda itu ternyata salah karena dia mendesain burungnya laki laki untuk memperkosa anak-anak gadis dan untuk selingkuh dengan istri-istri orang lain.

Saya tidak menyangka seorang yang katanya tinggal diluar negeri, yang konon memiliki standard berpikir sangat tinggi menghasilkan argument sampah seperti ini. Tuhan khayalan? Saya secara rasional dan kritis dapat membuktikan bahwa keberadaan tuhan itu bisa divalidasi. Meski percaya atau tidaknya, kembali ke masing-masing orang. Setidaknya bantahlah dengan rasional pula. Berbeda dengan anda yang tidak mampu membuktikan sebaliknya, bukti anda bahwa tuhan tidak ada hanyalah bahwa anda seorang homoseks, yang memang membutuhkan ketiadaan tuhan sebagai justifikasi moral atas perilaku seks menyimpang anda.
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Re: Masalah Gay

Postby Jarum_Kudus » Wed Nov 27, 2013 1:31 pm

Moderator 7,
maafkan saya yang merasa harus meluruskan penipuan yang dinyatakan The New York Times yang dikutip nggakikutikut di sini:
nggakikutikut wrote:Penelitian tentang pedofilia pada umumnya menunjukkan mayoritas pemerkosa mengidentifikasikan diri mereka sebagai[/color] heteroseksual. Studi Penyebab dan Konteks John Jay Institute tidak menemukan adanya dukungan statistik untuk menghubungkan identitas homoseksual dengan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Selain itu The New York Times melaporkan "tingkat pelecehan seksual menurun setelah semakin banyak pendeta-pendeta yang gay mulai bertugas di gereja."[/b]

Ini sumber dari koran liberal yang sangat amat pro-gay New York Times.
Pria dewasa yang terangsang melihat anak laki tentu adalah gay/homo, mau diplintir kayak apapun juga tetap saja hanya orang2 homo saja yang terangsang dengan sesama jenis.

sumber dari artikel ini:
http://www.nytimes.com/2011/05/18/us/18 ... html?_r=2&
If anything, the report says, the abuse decreased as more gay priests began serving the church.
Many more boys than girls were victimized, the report says, not because the perpetrators were gay, but simply because the priests had more access to boys than to girls, in parishes, schools and extracurricular activities.

Apakah ini mungkin? Bagaimana bisa pria heterosexual terangsang melihat anak laki kecil dan lalu memperkosanya? Pendeta itu tidak berada di penjara sehingga terpaksa harus ngesek dengan sesama pria. Kalau memang benar2 heterosexual yang juga sex predator, pendeta itu bisa keluar masuk ke mana saja sesukanya cari mangsa perempuan, dan bukan anak2 laki. Ngakunya ajah heterosexual, tp perilakunya homo 100%. Ada yang gak klop, bukan?

Sudah jelas bahwa pendeta itu awalnya sudah punya kecenderungan terangsang pada anak laki kecil. Dia lalu melamar kerjaan jadi pendeta, dengan tujuan untuk memuaskan hawa nafsunya pada anak2 laki kecil. Sungguh sayang pihak negara tidak membunuh mati semua pastor2 pemerkosa anak2 ini sejak dulu, baik yang homo maupun yang hetero. I hate phedos. Para ketua agama Katolik, bahkan sampai Paus, yang ketahuan membela dan menutupi perbuatan para pastor biadab ini seharusnya juga dijebloskan ke penjara seumur hidup. Masyarakat yang beradab harus melindungi anak2 mereka dari para pemerkosa, dan juga melindungi/mendidik anak2 laki mereka agar tidak jadi gay/homo.
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Masalah Gay

Postby rahimii » Wed Nov 27, 2013 1:35 pm

nggakikutikut wrote:Yang betul kalimatnya: Manusia itu hewan. Atau, manusia itu anggota kerajaan hewan. Silakan baca lagi buku buku ilmu biologi.


Ini contoh orang yang tidak pernah update perkembangan sains terkini. Evolusi dan darwinisme yang dijejalkan dalam buku-buku biologi itu hanyalah Pseudo Science. Evolusionisme yang mengklasifikasikan manusia sebagai spesies hewan tidak akan dapat bertahan terhadap pengujian yang komprehensif ditingkatan sel dan mikro. Gak usah bicara sains. Saya tanya anda satu hal saja dulu sebagai keberatan saya akan teori sampah manusia adalah hewan anda.

Kemampuan untuk melakukan penilaian moral, adalah karakteristik yang hanya dapat ditemui pada manusia. Bahkan kera paling pintar sekalipun tidak dapat melakukan penilaian moral terhadap perilaku binatang lain. Tidak ada kera paling jenius sekalipun dapat dikondisikan memiliki perasaan bersalah bila melihat seekor hewan mencuri dari hewan lain. Tidak ada hewan yang memiliki rasa kebanggaan, malu dan rasa bersalah dalam dirinya. Tidak ada hewan yang dapat mengenali perasaan berdosa dalam dirinya. Ini yang dinamakan kemampuan melakukan keputusan moral. Nah, bisakah anda buktikan jika hewan memiliki kemampuan ini?
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Re: Masalah Gay

Postby rahimii » Wed Nov 27, 2013 2:01 pm

sorry double..
Last edited by rahimii on Wed Nov 27, 2013 2:09 pm, edited 1 time in total.
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Re: Masalah Gay

Postby rahimii » Wed Nov 27, 2013 2:03 pm

nggakikutikut wrote:Baca lagi:
Dia lebih lanjut menyatakan bahwa "Gagasan identitas seksual harus dipisahkan dari masalah pelecehan seksual ... Sampai saat ini, kita tidak menemukan hubungan antara identitas homoseksual dengan kemungkinan peningkatan pelecehan seksual selanjutnya dari data yang kita miliki sekarang.
Penelitian tentang pedofilia pada umumnya menunjukkan mayoritas pemerkosa mengidentifikasikan diri mereka sebagai heteroseksual.
Selain itu The New York Times melaporkan "tingkat pelecehan seksual menurun setelah semakin banyak pendeta-pendeta yang gay mulai bertugas di gereja."

Riset diatas sama sekali tidak berbicara masalah lingkungan menyebabkan orang jadi homo. Riset diatas bilang bahwa heteroseksual itu banyak yang pedofil. Pendeta yang homoseksual malah menolong mengurangi kasus pedofil. Faham?

Pastor katolik heteroseksual itu tidak menjadi homoseks. Mereka tetaplah mengidentifikasikan mereka sendiri sebagai heteroseksual. Kalau ternyata mereka menikmati anak laki2 gereja, berarti mereka biseksual. Tidak homoseksual.

Lagipula, pelecehan seksual di sini tidak memfokuskan ke masalah aksi homoseksual, tetapi ke aksi pedofilia.

Riset diatas menunjukkan, pastor heteroseksual lebih cenderung melakukan pedofilia. Sampai2 gereja kristennya Yesus yang bilang homoseksualitas itu amoral, membutuhkan pertolongan pendeta-pendeta homoseksual supaya kasus pedofilia menjadi berkurang. Jadi, pastor heteroseksual itu orangnya banyak yang horny dan kebelet kawin yah? Sampai memperkosa anak kecil segala? Sampai2 harus mengimpor pendeta2 homoseksual supaya jumlah kasus pedofilia menurun.

Hahahah agama anda sungguh plin plan dan berkontradiksi. Tuhan bilang homoseks amoral. Kok, heteroseksnya pada tukang pedofil? Kok minta bantuan pastor homoseks untuk mengurangi aksi pedofilia di gereja? :rolling: :rolling: Homoseks yang tuhan bilang amoral kok menjadi pasukan moral di gereja anda dan tidak dihukum mati?

Saya mengutip dari sumber-sumber katolik? Emangnya katolik itu bukan Kristen? Emangnya katolik itu tuhannya bukan Yesus? Katolik kek, protestan kek, ortodoks kek, mereka semua percaya Christ, dan mereka semua Kristen.

Ada sub pembahasan mengenai male culture in the curch, juga purported declining standards in prevailing culture yang adalah faktor2 lingkungan yang dapat menggiring / mempengaruhi orientasi seks dalam link anda diatas. Anda hanya mencomot poin2 pembahasan yang mendukung penyimpangan anda saja. Kebiasaan yang tidak baik itu namanya. Kalau anda mencermati statement anda, sebenarnya secara tidak langsung anda kembali membuktikan bahwa faktor lingkungan bisa mempengaruhi orientasi seks. Penggiat kerohanian yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai heteroseks, namun terikat dalam sumpah selibat sehingga tidak dapat menyalurkan hasrat seksualnya ke lawan jenis, bisa terlibat dalam praktek pedofil dan sodomi yang notabene sesama jenis (homoseks) karena lingkungan hanya mendukung bagi terjadinya interaksi sosial yang sejenis secara terus-menerus. Betul? Yang lainnya tidak akan saya tanggapi karena OOT sesuai peringatan admin..
rahimii
 
Posts: 311
Joined: Sun Mar 06, 2011 6:33 pm

Re: Masalah Gay

Postby kotak pandora » Wed Nov 27, 2013 11:52 pm

Moderator 7 wrote:Peringatan pada semua aktivis FFI: Jangan OOT ke agama kafir. Jika netter Muslim mau memancing kafir untuk OOT ke Kristen, maka kafir Kristen tak usah menanggapi. Laporkan saja pada Moderator 1, 2, 3, 5, 7.

Semua tulisan OOT ke agama kafir akan dihapus agar fokus ke masalah gay saja. Kalau mau ngotot membahas agama kresten, keluar saja dari sini dan cari forum kresten. Yang masih ngotot, tanggung resiko sendiri: tulisan lo bakal gw edit abis.

saluran utama sampingan dimampet.
mudah mudahan si pseudo_atheist ini tidak ngambek akibat azab modi ini.
kotak pandora
 
Posts: 313
Joined: Sat Jun 11, 2011 2:08 pm

Re: Masalah Gay

Postby Adadeh » Thu Nov 28, 2013 1:16 am

Sudah kukatakan bahwa cara hidup kaum gay yang promiscuous (sex bebas dengan siapa saja) dan didominasi dengan anal oral sex sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup mereka. Para gay atau orang² hetero pro-gay yang menutup-nutupi semua ini sebenarnya malah mendorong terjadinya kematian itu. Semua manusia berderajat sama, baik homo atau hetero, tapi hubungan homo terbukti bukanlah hal yang natural. Jika nature/alam menolaknya, maka akibatnya adalah penyakit, kerusakan, dan kematian.
---------------------

Epidemik HIV diantara Kaum Gay Meningkat di Semua Negara
November 26, 2013

Meningkatnya jumlah infeksi HIV diantara kaum gay seluruh dunia menunjukkan masa depan mengerikan bagi kelompok ini, meskipun tingkat penderita HIV di kalangan populasi umum di seluruh dunia menurun, begitu dilaporkan. (→ tingkat infeksi HVI di kalangan gay terus menaik, sedangkan diantara non-gay justru terus menurun di seluruh dunia. KENAPA TUH?? Ini gak ada hubungannya dengan siapa yang lebih bermoral, homo atau hetero, tapi berhubungan langsung dengan cara hidup dan cara ngesex!!)
Kevin Fenton, MD, PhD, direktur nasional bagi kesehatan dan kesejahteraan di Public Health England, menunjukkan laporan epidemi diantara pria² gay pada British HIV Association di konferensi musim gugur.

Meskipun sudah dilakukan berbagai cara penanggulangan yang efektif, perkembangan virus diantara pria yang ngesex dengan sesama pria (PSP = Pria Sama Pria) terus meningkat di semua negara, dengan tingkat insiden yang tidak berubah. (Penyebaran virus dihitung dari total jumlah orang yang terinfeksi virus dan kejadian yang behubungan dengan infeksi HIV baru setiap tahun.). Menurut Fenton, untuk mengontrol epidemi diantara PSP diperlukan program pemeriksaan khusus untuk kaum gay, meskipun tampaknya usaha ini sukar dilakukan.

Di negara² miskin, penyebaran infeksi HIV diantara PSP diperkirakan delapan kali lebih tinggi dibandingkan populasi masyarakat keseluruhan, dan PSP di negara² kaya mengalami infeksi HIV sebanyak dua puluh tiga kali lebih tinggi dibandingkan populasi masyarakat keseluruhan. Tak ada negara di dunia ini di mana tingkat penyebaran HIV pada PSP lebih rendah daripada keseluruhan populasi.

Sebagian penjelasan atas hal ini bersifat biologis. Sex anal diperkirakan 18 kali lebih efisien untuk menularkan virus HIV daripada sex melalui vagina.

Tingginya penyebaran HIV di "network sexual" juga berperan atas tingginya tingkat penyebaran diantara PSP. Dengan jumlah partner sex yang tinggi dan network sex yang saling bertumpuk dan melibatkan satu sama lain, maka koneksi² sex yang terjadi juga semakin besar untuk menyebarkan virus.

Masalah² kejiwaan juga berperan dalam terjadinya tingkat infeski yang tinggi, termasuk depresi, gelisah, penggunaan obat² terlarang, rasisme, perkosaan saat masih anak², penolakan dari keluarga, benci pada kaum gay, dan kekerasan yang dilakukan oleh partner sex.

---------------------

Tujuan saya menunjukkan artikel ini adalah untuk menjelaskan mengapa saya tidak mendukung hubungan Pria Ngesex Sama Pria. Saya tidak menganggap kaum gay sebagai kaum yang hina atau amoral, tapi saya melihat fakta statistik dan biologis menunjukkan bahwa cara hidup mereka sangat rentan penyakit, berbahaya bagi kelangsungan hidup mereka, dan juga HAMPA karena tak ada kelanggengan hubungan asmara / monogami dalam jangka waktu sebentara atau lama.

Di negara² maju terjadi (1) epidemi infeksi HIV di kalangan gay, (2) meningkatnya dukungan kaum gay, (3) tertutupnya dialog pro dan anti gay, dan kaum gay dengan cepat menuduh semua pihak yang tak setuju sebagai homofobik, pembenci gay, dll. Saya pikir ketiga hal ini justru akan semakin cepat menjerumuskan kaum gay masuk liang kubur.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Masalah Gay

Postby CrimsonJack » Fri Nov 29, 2013 12:11 pm

rahimii wrote:Ada sub pembahasan mengenai male culture in the curch, juga purported declining standards in prevailing culture yang adalah faktor2 lingkungan yang dapat menggiring / mempengaruhi orientasi seks dalam link anda diatas. Anda hanya mencomot poin2 pembahasan yang mendukung penyimpangan anda saja. Kebiasaan yang tidak baik itu namanya. Kalau anda mencermati statement anda, sebenarnya secara tidak langsung anda kembali membuktikan bahwa faktor lingkungan bisa mempengaruhi orientasi seks. Penggiat kerohanian yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai heteroseks, namun terikat dalam sumpah selibat sehingga tidak dapat menyalurkan hasrat seksualnya ke lawan jenis, bisa terlibat dalam praktek pedofil dan sodomi yang notabene sesama jenis (homoseks) karena lingkungan hanya mendukung bagi terjadinya interaksi sosial yang sejenis secara terus-menerus. Betul? Yang lainnya tidak akan saya tanggapi karena OOT sesuai peringatan admin..

Saya setuju sama rahimii pada kalimat yang digaris bawahi.
Pada saat membela sifata alamiah manusia tidak bisa diubah, dia mendukung homoseksualitas tapi tidak mendukung pedofilia dan orang-orang yang menolak sesuatu/eseorang yang berbeda dengan mereka(orang-orang yang tidak membenarkan homoseksualitas).

Ngomong-ngomong ada post punyaku pada tanggal 27 Nov 2013 yang terhapus ya?
Atau ge klik submit kali ya.
User avatar
CrimsonJack
 
Posts: 2189
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Masalah Gay

Postby Jarum_Kudus » Sun Dec 01, 2013 2:00 am

nggakikutikut wrote:Giovanni di Giovanni (1350 - 1365), seorang anak laki-laki Italia berumur 15 tahun, yang dihukum mati itu terjadi setelah pecahnya Black Death di Florence.

Jacopo Bonfadio (c1508 - 1550), humanis dan sejarawan Italia.

Dominique Phinot (c1510 - c1556), komposer Perancis Renaissance,

Francesco Calcagno (1528 - 1550) adalah seorang biarawan Fransiskan muda

John Atherton (1598 - 1640) dan John Childe.

Lisbetha Olsdotter (meninggal tahun 1679). Olsdotter adalah seorang wanita cross-dressing Swedia.

Di kebanyakan negara, catatan belum disimpan, atau jika disimpan,

Gimana dengan negara tempat kamu tinggal saat ini? Apakah negara itu mengijinkan kamu sodomi pasangan gaymu?

Masalah Gay
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Masalah Gay

Postby nggakikutikut » Sat Dec 14, 2013 7:30 pm

rahimii wrote:Anda mengutip dari sumber-sumber katolik. Bukan menguatkan argument anda bahwa perilaku homoseks terjadi sejak dalam kandungan, ini malah menguatkan argument saya bahwa kecenderungan homoseksual erat kaitannya dengan lingkungan. Para pastor katolik yang berada dalam lingkungan sejenis secara terus-menerus, saat bergairah secara seksual yang tak tertahankan, pada akhirnya melampiaskannya lewat sodomi. Dan praktek ini perlahan tapi pasti akan menggiring mereka menjadi homoseks. Betul tidak?


Sangat tidak betul, pendapat anda itu. Protestan dan Katolik banyak pendetanya yang heteroseks dan pedofil. Silakan baca:

*** OOT ke agama kafir dihapus. Karena sudah diperingatkan tapi tetap ngotot maka netter di-banned dari forum ini. Silakan OOT ke forum kresten saja. ****
Last edited by nggakikutikut on Sat Dec 14, 2013 7:54 pm, edited 1 time in total.
User avatar
nggakikutikut
 
Posts: 57
Joined: Wed Oct 02, 2013 11:16 am

Re: Sodomi Populer di Kalangan Heteroseksual

Postby nggakikutikut » Sat Dec 14, 2013 7:37 pm

Moderator wrote:
Baca juga artikel berikut, tentang Pendeta Kristen yang menyodomi anak gadis berumur 12 tahun:

***OOT ke agama kafir dihapus. M *****
Jangan terus-terusan OOT ke agama kafir jika masih mau aktif di sini.



:rolling: :rolling: :rolling:

Wajar banget deh orang beragama itu sangat takut dengan fakta yang memburukkan agama mereka. Ayo, kalian semua orang delapan, sepuluh, dua puluh, melawan orang satu di topik ini. Kalau kalian memang jantan, aduh malunya deh sampai sampai menghapus postingan seorang pembaca Faith Freedom ( Kebebasan Kepercayaan). Jadi forum ini bukan forum kebebasan kepercayaan ya? Forum hypocrites kali.

Jawaban dari Moderator:
Sudah ratusan ribu posting yang dihapus di sini, karena OOT ke agama kafir. Kalau kamu mau aktif di sini, hormati aturan forum ini. Ini bukan forum kebebasan beragama untuk para atheis yang agresif menyerang agama² kafir. Faithfreedom didirikan oleh Ali Sina yang percaya sama tuhan, tapi tak beragama. Dia tidak mendirikan forum ini untuk menyerang kepercayaan kafir, tapi hanya menyerang Islam dan Islam saja.
Last edited by nggakikutikut on Sat Dec 14, 2013 8:05 pm, edited 1 time in total.
User avatar
nggakikutikut
 
Posts: 57
Joined: Wed Oct 02, 2013 11:16 am

Re: Masalah Gay

Postby nggakikutikut » Sat Dec 14, 2013 7:48 pm

CrimsonJack wrote:
Yang penting kamu sudah tidak berpikir lagi kalau manusia harus berperilaku seperti hewan dan dapat berubah, itu sudah cukup.
Temanku menyarankan agar saya berhenti di sini.




Siapa yang bilang kalau manusia itu harus berperilaku seperti hewan? Saya bilang bahwa manusia itu termasuk di dalam kerajaan hewan. Manusia itu dapat digolongkan ke dalam dunia hewan.

Siapa yang bilang kalau manusia itu pasti dapat berubah? Sekali lagi tergantung apa maksud anda. Manusia tidak bisa berubah menjadi cumi-cumi. Cumi-cumi tidak bisa berubah menjadi Singa.
User avatar
nggakikutikut
 
Posts: 57
Joined: Wed Oct 02, 2013 11:16 am

Re: Sodomi Populer di Kalangan Heteroseksual

Postby walet » Sat Dec 14, 2013 8:09 pm

nggakikutikut wrote: :rolling: :rolling: :rolling:

Wajar banget deh orang beragama itu sangat takut dengan fakta yang memburukkan agama mereka. Ayo, kalian semua orang delapan, sepuluh, dua puluh, melawan orang satu di topik ini. Kalau kalian memang jantan, aduh malunya deh sampai sampai menghapus postingan seorang pembaca Faith Freedom ( Kebebasan Kepercayaan). Jadi forum ini bukan forum kebebasan kepercayaan ya? Forum hypocrites kali.


Ini forum Islam, bukan forum Kristen, sudah diberitahu sejak awal.
walet
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

PreviousNext

Return to Lain-Lain



Who is online

Users browsing this forum: No registered users