Page 1 of 1

Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Thu Aug 29, 2013 10:36 pm
by fayhem_1
Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

Image

TEMPO.CO, Jakarta - Abraham Lunggana pada usia sekolah dasar mengais sampah di Pasar Tanah Abang. Kini dia memiliki sejumlah perusahaan yang mengelola keamanan dan parkir di pusat perdagangan tekstil itu. Dengan bendera PT Putraja Perkasa, PT Tujuh Fajar Gemilang, PT Tirta Jaya Perkasa, Sakom, juga koperasi Kobita, ia mengklaim mempekerjakan 7.000 orang.

Populer dengan panggilan Haji Lulung, ia kini kaya-raya. Mobilnya 30-an. "Yang paling bagus Rubicon," katanya kepada Tempo, Kamis pekan lalu. Ia mengaku punya banyak properti, seperti rumah, tujuh vila, juga toko. Lewat Partai Persatuan Pembangunan, Lulung menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta pada 2009, kemudian terpilih sebagai wakil ketua. "Saya pembayar pajak terbesar nomor tiga di Jakarta Pusat," ujarnya.

Lulung menolak julukan preman untuk orang yang memungut uang dari pedagang kaki lima di Tanah Abang. Ia menyebut mereka "anak wilayah". Majalah Tempo edisi Senin 19 Agustus 2013 mewawancarai Lulung.

Kepolisian daerah menyebut ada preman di Tanah Abang memeras pedagang….

Saya kebingungan. Yang dibilang preman itu yang mana? Buktikan. Saya prihatin ada isu preman. Seolah-olah ada perbuatan melanggar hukum secara massal oleh sekelompok orang, memeras dan segala macam. Di Tanah Abang itu tidak ada orang lain. Yang ada asli anak Tanah Abang. Jangan yang mengelola pedagang kaki lima disebut preman.

Bukankah pungutan-pungutan kepada pedagang itu pemerasan?

Saya bilang itu mau sama mau. Para pedagang tidak merasa diperas. Pedagang datang dari luar. Emang bisa ente cari tempat sendiri? Nah, pasti ente cari orang di situ. Ketemulah. Lalu, misalnya, sepakat tiga bulan sewa: satu juta, dua juta, lima ratus ribu. Lalu ada keamanan, kebersihan.

Untuk apa pungutan-pungutan itu?

Judulnya begini, tetap mereka dibina supaya jangan bikin masalah besar. Kenapa? Karena Tanah Abang ini sentra ekonomi. Kalau kalian ribut, orang enggak datang berbelanja. Kalau saya enggak jadi apa-apa lagi, nongkrong saja di Tanah Abang. Meludah saja jadi duit. Tapi saya enggak mau monopoli. Nanti saya panggil rukun remaja untuk dikasih kerjaan.

Anda seperti godfather di Tanah Abang….
Iya, saya godfather yang tidak jahat, ha-ha-ha…..

Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit


FFI Alternative
Faithfreedompedia

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Thu Aug 29, 2013 10:42 pm
by fayhem_1
owwh jadi yang begitu itu bukan preman ckck..

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Sat Aug 31, 2013 2:45 am
by buncis hitam
Emangnya tuh tanah abangnya punyanya si lulung yaaa??? Kok seenak jidat aja minta2 duit ke pedagang2???

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Sat Aug 31, 2013 3:29 am
by LFH
Ada benarnya yg dibilang si Lulung, meski dia tetap salah.
Yang pasti salah besarrr adalah pemerintah yg sengaja lalai dan korup tsb.

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Sat Aug 31, 2013 9:42 am
by fayhem_1
LFH wrote:Ada benarnya yg dibilang si Lulung, meski dia tetap salah.
Yang pasti salah besarrr adalah pemerintah yg sengaja lalai dan korup tsb.

benarnya yang mana bro ?
tapi salut juga buat lulung, dari pemulung sampai wakil dprd, itu kalo ditempuh dengan cara jujur

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Sat Aug 31, 2013 5:31 pm
by buncis hitam
kalo misalkan si lulung bilang usaha jujur (baca:preman) nya dia karena pemerintah gak melakukan apapun terhadap usahanya tsb saya sih bisa paham kalo apa yang dikatakan oleh si lulung itu bener. Emang jelaskan keliatannya pemerintah malah membiarkan premanisme terjadi. Tapi mana kata2nya si lulung yang mengatakan hal tsb?? Apa yang ini:
Saya kebingungan. Yang dibilang preman itu yang mana? Buktikan. Saya prihatin ada isu preman. Seolah-olah ada perbuatan melanggar hukum secara massal oleh sekelompok orang, memeras dan segala macam. Di Tanah Abang itu tidak ada orang lain. Yang ada asli anak Tanah Abang. Jangan yang mengelola pedagang kaki lima disebut preman.

atau yang ini:
Saya bilang itu mau sama mau. Para pedagang tidak merasa diperas. Pedagang datang dari luar. Emang bisa ente cari tempat sendiri? Nah, pasti ente cari orang di situ. Ketemulah. Lalu, misalnya, sepakat tiga bulan sewa: satu juta, dua juta, lima ratus ribu. Lalu ada keamanan, kebersihan.


Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit
Mirror
Faithfreedom forum static

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Sun Sep 01, 2013 7:35 pm
by usmanabdullah
Meludah jadi duit? contohnya? ada yg mau nadah gitu ludahnya trus di perjual belikan? atau ludahnya si linglung jadi vaksin meningitis mungkin? otak kok di taruh di dengkul sih...

Re: Haji Lulung: Saya Meludah Saja Jadi Duit

PostPosted: Sun Sep 01, 2013 8:15 pm
by harahap
arogan
adigang
adigung
adiguna