.

Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby Maher-Shalal » Sun Aug 05, 2012 9:50 am

Ceramah SARA, Rhoma Irama terancam 18 bulan bui

Ketua Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdansyah menjelaskan, kasus isu SARA yang dilontarkan pedangdut kondang, Rhoma Irama saat memberi ceramah di sebuah masjid di kawasan Jakarta Barat masih ditangani. Jika terbukti melakukan pelanggaran, Rhoma Irama bisa terkena ancaman pidana 18 bulan penjara.

"Jadi ini terkait dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 pasal 116 ayat 1 terkait kampanye di luar jadwal, pasal 116 ayat 3 terkait dengan penggunaan tempat ibadah dan ancaman pasal 116 ayat 2 terkait menghasut dan menghina seseorang berakitan dengan suku, agama, ras dan antar golongan," ujar Ramdansyah, kepada merdeka.com, saat ditemui di kantor KPU DKI Jakarta, Sabtu (4/8).

Dia mengatakan, ancaman pidana paling tinggi yang bisa mengancaman sang raja dangdut itu masuk kedalam buih, adalah pidana 18 bulan penjara.

"Jadi sanksi paling tinggi itu yang di pasal 116 ayat 2, di mana siapapun yang menghasut atau menghina seseorang berdasarkan suku, agama dan antar golongan dapat dikenai ancaman hukuman paling lama 18 bulan dan denda maksimal 6 juta rupiah," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rhoma Irama tidak memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jumat (3/7) kemarin. Rencananya, Rhoma Irama akan mendatangi Panwaslu DKI pada Senin (6/8).

"Jadi kami jadwalkan ulang. Nanti hari Senin depan (6 Agustus) akan dipanggil lagi," tutur Ramdansyah, Jumat (3/8) kemarin.
User avatar
Maher-Shalal
 
Posts: 1364
Joined: Mon Mar 17, 2008 4:49 pm
Location: Between heaven and hell

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby Maher-Shalal » Sun Aug 05, 2012 9:54 am

Ceramahnya dianggap SARA, Rhoma Irama : Saya hanya menyampaikan kebenaran

JAKARTA (Arrahmah.com) - Raja dangdut Rhoma Irama sedang diterpa isu kampanye SARA, akibat ceramahnya yang meminta masyarakat untuk memilih pemimpin yang seiman dan seaqidah. Panwaslu pun melakukan pemanggilan kepada Rhoma terkait rekonstruksi kasus dugaan ceramah SARA yang tak ia hadiri dan mengaku sudah tahu adanya jadwal tersebut.

Namun karena kesibukan yang sangat padat, Rhoma meminta pengunduran waktu pemanggilannya. Hari ini, menurut Rhoma, dirinya harus memenuhi undangan ceramah dan menjadi Khatib Salat Jumat, kemudian langsung ke Bogor.

Kepada wartawan Rhoma menegaskan, dirinya tidak takut menghadapi pemanggilan oleh Panwaslu DKI Jakarta tersebut. Sebab, kata dia, ceramahnya itu disiarkan dalam kapasitasnya sebagai ulama. Dan bukan, sambung Rhoma, sebagai bagian dari tim kampanye atau juru kampanye pasangan Foke-nara.

Terkait kedatangan Geofedi Rauf yang merupakan anggota tim sukses pasangan Foke-Nara, Rhoma mengaku, tidak tahu-menahu. "Mungkin inisiatif dari tim kampanye pasangan Foke-Nara. Memang benar mereka menghubungi saya untuk menawarkan bantuan hukum atau advokasi terhadap pemanggilan Panwaslu, tapi saya tolak karena saya tidak takut," tuturnya.

Rhoma juga merasa benar karena menyampaikan firman Allah di rumah Allah. Dia menuturkan, firman Allah yang dimaksud adalah salah satu ayat Al Quran yang berisikan larangan bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang beragama tidak Islam. Jika umat Islam memilih pemimpin yang kafir, Rhoma menegaskan, mereka justru akan menjadi musuh Allah.

"Apakah itu salah? Saya hanya menyampaikan kebenaran. Saya meyakini kebenaran ayat Al Quran. Saya wajib menyampaikan kebenaran kepada umat Islam," imbuhnya.

Rhoma bahkan mengaku siap menjalani konsekuensi apabila ceramahnya terbukti melanggar tindak pidana Pemilukada dan tindak pidana umum. Dan tetap tidak akan menggunakan jasa pengacara dalam menjalani proses pemeriksaan yang melibatkan Panwaslu, polisi, dan jaksa tersebut.

Anjuran seiman bukan hasutan

Sementara itu, ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Jimly Asshiddiqie, mengatakan publik tidak perlu bereaksi negatif melihat isu SARA (suku, agama, ras, dan golongan) yang makin marak menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua, 20 September 2012 depan.

"Yang dilarang itu menjelek-jelekkan, menghasut, dan menghina orang atau calon lain berdasarkan unsur SARA," kata Jimly, Rabu, (1/8).

Jika ada yang menganjurkan untuk memilih calon karena seiman, menurut Jimly, hal ini sulit dikontrol. "Ini tidak ada larangannya. Yang dilarang itu yang menghasut atau menghina karena suku, agama, ras, dan golongan."

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menambahkan bahwa publik tak perlu takut membuka informasi soal suku, agama, atau ras seseorang. Dengan begitu, pemilih bisa mengenal calonnya dari berbagai segi dan pribadinya. Para pemimpin bisa menganjurkan pemilih untuk memilih berdasarkan hati nurani.

"Tapi jangan memilih orang karena faktor SARA. Tapi memilihlah karena calon dianggap terbaik dan bisa memimpin pemerintahan. Jadi, karena mutu, bukan SARA," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Jimly membayangkan pada masa depan masyarakat Indonesia akan semakin rasional dalam memilih calon pemimpinnya. Dia mencontohkan di Amerika Serikat, Barack Obama yang merupakan warga kulit hitam bisa menjadi presiden di negara mayoritas kulit putih. Sebelumnya, John F. Kennedy yang beragama Kristen Katolik juga bisa menjadi Presiden AS, negara yang mayoritas beragama Kristen Protestan.
User avatar
Maher-Shalal
 
Posts: 1364
Joined: Mon Mar 17, 2008 4:49 pm
Location: Between heaven and hell

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby MyLovelyCarnation » Mon Aug 06, 2012 1:19 am

Rhoma Irama wrote:"Apakah itu salah? Saya hanya menyampaikan kebenaran. Saya meyakini kebenaran ayat Al Quran. Saya wajib menyampaikan kebenaran kepada umat Islam," imbuhnya.

Sekali2nya Bang Rhoma benar! :lol:
Dia benar bhw Al Quran mengajarkan kebencian dan rasis.

Hayooo, ada muslim yg berani bilang si Om Senang ini salah??
:stun:
User avatar
MyLovelyCarnation
 
Posts: 522
Joined: Mon Aug 06, 2012 12:30 am
Location: komunitas Ganyang Islam

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby sixpackguy » Fri Aug 10, 2012 4:33 pm

Kamis, 09 Agustus 2012 | 15:04 WIB
Anggota Panwaslu Yakin Rhoma Irama Bersalah

Image
Tim sukses pasangan calon gubernur Jokowi-Ahok, Denny Iskandar menyaksikan video ceramah Rhoma Irama di Kantor Panwaslu DKI Jakarta, Jumat (3/8). ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus dugaan pidana pemilu oleh artis pedangdut Rhoma Irama diyakini akan berlanjut ke ranah penyelidikan. Itu artinya Rhoma terbukti melanggar ketentuan kampanye karena menggunakan isu ras dan keagamaan untuk menyerang calon gubernur dan wakil gubernur Jokowi-Ahok.

"Bukti dan saksi sudah menguatkan. Saya pikir cukup untuk melanjutkan (ke polisi)," ujar anggota Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta, M. Jufri, Kamis, 9 Agustus 2012.


Saat ini Panwaslu DKI sedang merekonstruksi kasus ceramah tarawih Rhoma yang diduga sarat isu SARA tersebut. Paling lambat proses rekontruksi akan selesai pada Selasa depan. "Bisa lebih cepat jika saksi dan bukti cukup," ujar Jufri.

Hasil rekontruksi ini nantinya menentukan hasil kajian Panwaslu yang disimpulkan melalui sidang pleno internal. "Saya menyampaikan begini, belum tentu dengan ketua dan satu anggota yang lain," ujar Jufri.

Seperti diketahui, Rhoma menyampaikan ceramah tarawihnya itu di sebuah masjid di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada 29 Juli 2012. Saat itu hadir pula calon incumbent Fauzi Bowo.

Berdasarkan bukti video berdurasi tujuh menit yang dimiliki Panwaslu, Rhoma menyinggung-nyinggung identitas ras dan agama Ahok hingga orang tua Jokowi.


Atas ceramahnya itu, Rhoma terancam jerat UU 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam undang-undang itu disebutkan bahwa penggunaan isu SARA untuk menyerang calon kepala daerah atau partai politik adalah pelanggaran pidana. Hukumannya mencapai 18 bulan penjara.

M. ANDI PERDANA


http://www.tempo.co/read/news/2012/08/09/228422412/


-----------


Akhirnya video lengkap 7 menit ceramah SARA Rhoma Irama beredar di youtube...
Silahkan disimak:


http://www.youtube.com/watch?v=KiYEc2z30mo


"Memilih pemimpin bukan hanya soal politik, tapi sudah termasuk ibadah, (baca ayat) hai orang-orang yang beriman jangan sekali-sekali kau mengangkat pemimpin dari orang-orang kafir disamping orang-orang yang beriman, (ayat lagi) kalau memilih pemimpin yang nonmuslim maka sanksinya adalah mendapat azab dari Allah SWT.

Diperbolehkan menggunakan yang namanya SARA, diperbolehkan oleh yang namanya dewan pembina KPU Prof DR Jimly Ashiddiqie. Kenapa? karena ini zaman keterbukaan, karena ini zaman demokratisasi, tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Rakyat, umat harus dijelaskan siapa calon pemimpin mereka, maka SARA dibenarkan.

Dalam hal ini ada dua kandidat kita, buka siapa kandidat ini biar umat mengerti, biar umat tahu. Yang pertama, Fauzi Bowo dan Nachrowi. Fauzi Bowo Gubernur dan Nachrowi Wakil Gubernur, Fauzi Bowo Muslim, Nachrowi Muslim, Fauzi Bowo Betawi, Nachrowi Betawi. Harus jelas ini jaman keterbukaan. Calon kedua, Jokowi sama Ahok. Jokowi Muslim, tapi orangtuanya Kristen, suku bangsanya Jawa. Ahok suku bangsanya Cina, agamanya Kristen. Ini harus dijelaskan bahwa siapa pemimpin agar kita memilih pemimpin tidak seperti beli kucing dalam karung.

Waktu tahun 72 saya pergi ke Singapura untuk mengikuti ASEAN Pop Festival. Dan juara Pop Singer Asia Tenggara adalah Rhoma Irama. Di sana saya ngobrol-ngobrol, saya diminta tolong sampaikan hati-hati bahayanya salah Gubernur, saya khawatir Jakarta jadi Singapuranya Indonesia. Dulu Singapura ini wilayah Malaysia, tapi setelah dikepung secara ekonomi, dikuasai secara politik, maka Singapura memisahkan diri menjadi negara sendiri. Negara yang tadinya wilayah Melayu jadi negara Cina, dari negara Muslim menjadi negara Kristen, innalillahi.

Saya tahun 72 sudah diingatkan oleh Tengku Ghazali Ismail kasih tahu orang Islam hati-hati. Maka ketika sekarang terjadi, saya merinding. Jangan-jangan sinyalemen dari Ghazali Ismail sebentar lagi akan terjadi, kalau umat Islam tidak bersatu, kalau umat Islam tidak menyadari hal ini, bukan mustahil sinyalemen Ghazali Ismail akan terjadi.

Karena yang namanya Jokowi ini hanya batu loncatan saja. Oke dia menyelesaikan beberapa periode sebagai gubernur, tapi setelah beliau siapa yang jadi Gubernur? Ahok? Kalau sudah Ahok yang seorang nonpribumi menjadi Gubernur di Jakarta Ibu Kota Indonesia, maka martabat bangsa tergadaikan citra binasa tercabik-cabik.

Kalau sudah seorang Kristen memimpin Ibu Kota Jakarta, negara yang mayoritas Muslim ini maka umat Islam menanggung aib besar di mata dunia internasional, Inalillahi. Saya tahu banyak umat Muslim yang mengidolakan Jokowi, saya tahu betul, betul, karena memang beliau orangnya, menurut mereka dia sabar, santun, ini, itu, idola banget deh. Tapi inget Jokowi hanya batu loncatan nanti yang berkuasa adalah Ahok yang nonmuslim, Ahok yang cina, Ahok yang Kristen, inalillahi, naudzubillah min dzalik.


Sekedar ini yang bisa saya sampaikan, mohon nanti disampaikan pada semua umat Islam yang tidak hadir di sini, kepada saudara kita, teman-teman kita, tetangga kita, pengalaman saya di Singapura tolong disampaikan jangan sampai tragedi di Malaysia, Singapura menjadi negara sendiri, jadi negara Cina, yang negara kafir. Semoga Jakarta dilindungi Allah SWT dari cengkraman nonpribumi dari cengkraman kafir, Amin Ya Robbal Allamin".


:-& :vom:
User avatar
sixpackguy
 
Posts: 1943
Images: 21
Joined: Wed Jan 19, 2011 1:21 am

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby Bagol5 » Fri Aug 10, 2012 5:00 pm

menurut islam, pemimpin kafir akan mendatangkan azab dari alloh.

yaa selama jakarta dipimpin oleh muslim, jakarta sudah memperoleh azab dari alloh. berupa banjir, korupsi alquran, harga daging naek, dsb...
mungkin dengan pemimpin yang berasal dari kaum kafirun, bisa mengurangi azab dari alloh...

insya Allah, dengan tuntunan dan rahmat dari Tuhan YME, kafirun bisa memberikan cahaya Illahi Sejati bagi kota Jakarta. :green:





wabillahi taufik walhidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :turban:
User avatar
Bagol5
 
Posts: 755
Joined: Sat Feb 20, 2010 9:34 pm
Location: jakarta timur selatan pusat

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby MyLovelyCarnation » Fri Aug 10, 2012 7:29 pm

KH Roma Irama = Truly Moslem wrote:
Karena yang namanya Jokowi ini hanya batu loncatan saja. Oke dia menyelesaikan beberapa periode sebagai gubernur, tapi setelah beliau siapa yang jadi Gubernur? Ahok? Kalau sudah Ahok yang seorang nonpribumi menjadi Gubernur di Jakarta Ibu Kota Indonesia, maka martabat bangsa tergadaikan citra binasa tercabik-cabik.

Kalau sudah seorang Kristen memimpin Ibu Kota Jakarta, negara yang mayoritas Muslim ini maka umat Islam menanggung aib besar di mata dunia internasional, Inalillahi. Saya tahu banyak umat Muslim yang mengidolakan Jokowi, saya tahu betul, betul, karena memang beliau orangnya, menurut mereka dia sabar, santun, ini, itu, idola banget deh. Tapi inget Jokowi hanya batu loncatan nanti yang berkuasa adalah Ahok yang nonmuslim, Ahok yang cina, Ahok yang Kristen, inalillahi, naudzubillah min dzalik.


Sekalipun Ahok tadinya adlh seorg muslim..............{silahkan dilanjutkan sendiri kalimatnya oleh KH Rhoma "Muslin Tulen" Irama & sesama slim lainnya}.
User avatar
MyLovelyCarnation
 
Posts: 522
Joined: Mon Aug 06, 2012 12:30 am
Location: komunitas Ganyang Islam

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby sixpackguy » Sat Aug 11, 2012 12:21 pm

Sabtu, 11 Agustus 2012 | 07:32 WIB
Rhoma Irama Ancam Penyebar Ceramahnya

Image

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Rhoma Irama berencana menggugat penyebar video rekaman ceramah tarawihnya di Masjid Al-Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada 29 Juli lalu. “Acara (ceramah) itu hanya untuk kalangan terbatas,” katanya.

Rhoma menuding sebuah stasiun televisi swasta yang telah menyebarkan video itu bertanggung jawab atas situasi yang mengeruh saat ini. Gara-gara ceramah itu, ia dimintai keterangan oleh Panitia Pengawas Pemilu terkait isu SARA dan dianggap memfitnah oleh kubu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jokowi-Ahok.

Rhoma terancam dijerat pidana pemilu dengan ancaman hukuman hingga 18 bulan bui. Padahal, “Saya spontan saja dan tidak ada niat untuk memfitnah,” kata Rhoma.

Dihubungi terpisah, anggota Panwaslu DKI Jakarta, M. Jufri, mementahkan alasan Rhoma bahwa ceramah hanya untuk kalangan terbatas. Menurut dia, setiap muslim bisa masuk masjid. Menurut saksi dari pengurus Masjid Al-Isra, acara juga bersifat terbuka sebelum salat tarawih. “Tak ada larangan merekam video atau sterilisasi jemaah saat itu,” ujar Jufri.

Namun, Jufri mempersilakan apabila Rhoma ingin menempuh jalur hukum. Panwaslu sendiri akan menanggapinya dengan memberi perlindungan bagi pelapor. “Tujuannya agar tidak ada calon pelapor lain yang kapok untuk menyetor bukti pelanggaran pemilu pada Panwaslu DKI Jakarta.”

Head Corporate Secretary MNC TV, Wijaya Kusuma, menjelaskan bahwa pihaknya menjaga netralitas dengan membatalkan undangan kepada Rhoma Irama untuk mengisi program acara Lebaran nanti. “Kami tidak mau ada semacam pro-kontra, nanti kami pasti undang lagi kalau urusan Bang Rhoma (dengan Panwaslu) beres,” tuturnya.

Wijaya menanggapi Ketua Soneta Fans Club Indonesia Jawa Timur, Surya Aka, yang mempertanyakan pembatalan sepihak itu. Rekaman yang sudah dilakukan untuk acara musik religius “Kemuliaan Ramadhan” di RCTI, yang tayang pada Kamis malam lalu, juga minus penampilan si Raja Dangdut. “Masalah yang membelit Rhoma telah jauh dipolitisasi,” katanya.

ADITYA BUDIMAN | M ANDI PERDANA | ANANDA PUTRI | KUKUH S WIBOWO



http://www.tempo.co/read/news/2012/08/1 ... Ceramahnya


-------------


Bang haji sedang galau...


Rhoma Irama wrote:mohon nanti disampaikan pada semua umat Islam yang tidak hadir di sini, kepada saudara kita, teman-teman kita, tetangga kita

VS
Penyanyi dangdut Rhoma Irama berencana menggugat penyebar video rekaman ceramah tarawihnya di Masjid Al-Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada 29 Juli lalu. “Acara (ceramah) itu hanya untuk kalangan terbatas,” katanya


Aneh nih bang haji rhoma, awalnya nyuruh ceramahnya disampaikan ke semua yg tidak hadir, kok skrg malah mengancam si penyebar ceramah. :rofl:
Bukannya si penyebar video ceramah itu sudah berjasa besar membantu bang rhoma menyampaikan ceramahnya ke seluruh umat islam di penjuru tanah air?


Teman2 muslim FFI pada kemana nih? Kok blom ada yg buka suara membela temen seukuwahnya yg sdg galau ini.
Jadi pada membela atau mengutuk bang haji? :-k
User avatar
sixpackguy
 
Posts: 1943
Images: 21
Joined: Wed Jan 19, 2011 1:21 am

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby penebas_bulan » Sat Aug 11, 2012 1:11 pm

sixpackguy wrote:Bang haji sedang galau...



Rhoma Irama wrote:mohon nanti disampaikan pada semua umat Islam yang tidak hadir di sini, kepada saudara kita, teman-teman kita, tetangga kita

VS
Penyanyi dangdut Rhoma Irama berencana menggugat penyebar video rekaman ceramah tarawihnya di Masjid Al-Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada 29 Juli lalu. “Acara (ceramah) itu hanya untuk kalangan terbatas,” katanya


sixpackguy wrote:Aneh nih bang haji rhoma, awalnya nyuruh ceramahnya disampaikan ke semua yg tidak hadir, kok skrg malah mengancam si penyebar ceramah. :rofl:
Bukannya si penyebar video ceramah itu sudah berjasa besar membantu bang rhoma menyampaikan ceramahnya ke seluruh umat islam di penjuru tanah air?


Teman2 muslim FFI pada kemana nih? Kok blom ada yg buka suara membela temen seukuwahnya yg sdg galau ini.
Jadi pada membela atau mengutuk bang haji? :-k


kalangan terbatas? kalangan pedofil? kalangan munafik? kalangan korupsi? kalangan garong/rampok? yg jelas dong ngomongnya :rofl:

ceramah dlm mesjid siapa yg merekam biasanya yah?

islam mode on

yg nyebarin pasti antek2 yahudi , cia , mossad, kfc, Mc D dll

islam mode off
User avatar
penebas_bulan
 
Posts: 608
Joined: Fri May 04, 2012 10:06 am
Location: Depan CPU liat kedunguan moslem

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby sodrun » Sun Aug 12, 2012 7:52 am

rhoma irama wrote:Memilih pemimpin bukan hanya soal politik, tapi sudah termasuk ibadah, (baca ayat) hai orang-orang yang beriman jangan sekali-sekali kau mengangkat pemimpin dari orang-orang kafir disamping orang-orang yang beriman, (ayat lagi) kalau memilih pemimpin yang nonmuslim maka sanksinya adalah mendapat azab dari Allah SWT.

Rhoma irama tidak salah, karena itulah yang diperintahkan awlohnya.
Di sini makin terkuak bahwa islam tidak cocok untuk demokrasi, dan demokrasi tidak cocok untuk islam !
:supz: :supz: :supz:
sodrun
 
Posts: 1950
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sun Aug 12, 2012 11:20 am

kata si oma irama, orang tua jokowi itu kristen...bener tah ? :stun:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: Isu2 SARA Serang Jokowi-Ahok

Postby swatantre » Tue Nov 20, 2012 7:48 am

..dan setelah hingar-bingar itu, toh Jokowi-Ahok yang terkesan dikeroyok (terutama pada putaran 2) tetap menang... Bandingkan dengan jaman pilgub sebelumnya dimana hanya PKS yang mencalonkan Adang...eeeehhhh kalah pulak dengan si PKS berdalih: wajarlah kan kami sendirian... Nyatanya, pas pilgub 2012 putaran 2, banyak tuh suara yang nyeberang ke Jokowi-Ahok. Himbauan ulama dikencingi masyarakat Jakarta... Dan PKS berikut dukungan ulama2 tidak sesolid yang dibayangkan...
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Previous

Return to Politik Agama



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron