.

Dunia Berharap AS Tidak Jadi Bangkrut

Dunia Berharap AS Tidak Jadi Bangkrut

Postby Captain Pancasila » Sat Oct 12, 2013 1:33 pm

http://jaringnews.com/ekonomi/umum/5005 ... ktober-ini

Eben Ezer Siadari

Image
Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim (Foto - Los Angeles Times)

Tanggal 17 Oktober penentuan apakah Pemerintah AS sanggup membayar utangnya yang jatuh tempo.

WASHINGTON, Jaringnews.com - Pertemuan tahunan lembaga moneter internasional, IMF dan Bank Dunia pekan ini diwarnai kecemasan atas permasalahan yang dihadapi Amerika Serikat. Sebagian aktivitas pemerintahan negeri Paman Sam itu berhenti akibat kebuntuan negosiasi Pemerintahan Obama dan Kongres mengenai anggaran.

Namun, itu bukan yang terparah. Pada 17 Oktober ini Presiden AS masih pula harus meminta persetujuan Kongres untuk menaikkan plafon utang (ceiling) Pemerintah. Persetujuan itu diperlukan agar Pemerintah dapat mengajukan utang baru. Itu diperlukan antara lain untuk membayar sejumlah utang yang akan jatuh tempo.

Banyak yang mengkhawatirkan kebuntuan akan muncul lagi. Dan itu dapat memicu krisis ekonomi global yang lebih buruk. Para ekonom dan pejabat pemerintah dalam pertemuan di Washington telah berulang kali mewanti-wanti bahwa krisis keuangan yang lebih buruk yang membawa kepada resesi yang lebih dalam bisa terjadi apabila terjadi deadlock mengenai plafon utang.

Apabila Presiden Obama gagal mendapat persetujuan Kongres untuk menaikkan plafon utang, itu berarti Pemerintah AS tidak akan mampu membayar utang yang jatuh tempo. Selanjutnya, itu akan mendorong lembaga pemeringkat menyatakan AS gagal bayar, alias bangkrut. Dampaknya akan sangat buruk bagi surat-surat berharga yang diterbitkan Pemerintah AS. Padahal, sebagian besar investor dunia mengalokasikan cadangan devisanya pada surat berharga negeri Paman Sam itu.

Menurut Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov, sekitar 45% cadangan devisa negaranya berbentuk surat utang Pemerintah AS. Dan, ini bukan khas Rusia. Negara lain juga banyak yang demikian. Jika Pemerintah AS dinyatakan gagal bayar, hampir dapat dipastikan harga-harga saham akan anjlok yang akan memicu terjadinya guncangan hebat terhadap sistem keuangan dunia yang banyak menyandarkan diri kepada surat utang Pemerintah AS.

“Kami mendiskusikan berbagai skenario yang akan berkembang, tetapi kami optimis akan bisa teratasi,” kata Siluanov, seperti dikutip oleh Los Angeles Times.

Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, dengan serius mengingatkan kemungkinan dampak buruk krisis politik di AS. Di hadapan para delegasi 188 negara, Kim menegaskan bahwa bila kebuntuan di AS terus terjadi, yang paling menderita adalah negara-negara sedang berkembang dan negara miskin, klien utama Bank Dunia. Dan itu akan membuat lembaga tak bisa mencapai targetnya mengurangi kemiskinan ekstrim pada 2030.

“Kami mendesak para pengambil kebijakan di Washington segera menemukan solusi secepat mungkin untuk menghindari malapetaka dari kemungkinan gagal bayar,” kata Kim

(Ben / Mys)
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Return to Budaya & Sospol



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron