Page 2 of 2

PostPosted: Mon Oct 16, 2006 6:15 pm
by ganteng_maut
dear all,

tergantung motivasi dibelakangnya. Kalau otaknya tidak jernih, hatinya tidak lapang, ya persis seperti di signature saya ini.

Tapi kalau motivasinya benar, saya rasa banyak sekali gunanya. Manusia tidak akan maju kalau dia tidak tahu untuk apa dia maju. Pada jaman Yunani kuno bukankah banyak filosof yang sekaligus ilmuwan, atau paling tidak negarawan?

Menurut saya, mereka berhasil menelurkan hasil karya yang hebat-hebat karena mereka berhasil memecahkan (well, paling tidak menemukan solusi) 3 pertanyaan tadi itu.

1. Darimana manusia datang
2. Untuk apa manusia hidup di bumi
3. Kemana manusia pergi setelah dia mati

Sangat mungkin Indonesia akan menjadi negara maju kalau semua orangnya sudah mengerti maksud dari pertanyaan ini.

Dan seperti saya saksikan sendiri, negara Eropa sedang turun menuju kehancuran karena mereka melupakan hal ini.

PostPosted: Mon Oct 16, 2006 8:51 pm
by betsyII
Eropa menuju kehancuran? Bisakah pernyataan anda disertai argumentasi yang logis?
Apakah bukan Indonesia yang religius ini yang lebih mengalami kehancuran?

Lalu, apakah hubungannya antara ketiga pertanyaan tadi dengan masalah kehancuran eropa? Bisakah dijelaskan secara sistematis dan rinci?

Sebelum terjadi diskusi lebih lanjut, saya ingin jelas dulu sejauh mana pengertian2 anda.

Salam,
Betsy

PostPosted: Tue Oct 17, 2006 2:41 pm
by ganteng_maut
dear all,

saya juga mengakui kalau saat ini eropa maju dalam bidang materi, tapi dalam hal spiritual, bobrok.

orang-orang di sini memang terkenal serius. Apalagi dalam bekerja, pikiran fokus kedepan, ngga peduli kanan kiri yang penting maju terus. (sebagian besar, temen2 saya juga ada yang madesu kok ) :wink:

tapi ya itu. Kalo dibilang kasarnya, senin-jumat kerja keras, sabtu-minggu hura hura biar seninnya segar lagi, trus kerja keras lagi sampe jumat, sabtu-minggu pergi ke bar, minum-minum, ketemu pacar. Gitu doang, jadi hidupnya terasa monoton.

Di sini angka kelahiran rendah. Habis ngapain juga nikah, ngapain juga punya anak. Yang penting mah gw bisa kerja, dapet duit, hidup enak. Tapi yang susah pemerintahnya, karena pensiunan jauh lebih banyak dari yang produktif. Kalo udah gitu terpaksa ngambil imigran dari luar negeri, tapi begitu nyampe udah dikejar-kejar sama ekstrimis kanan. Pusing deh..

Pergaulan bebas banget, anak remaja belasan tahun udah banyak yang udah melakukan "itu", pas gedenya udah bosen sama cewe. Jadi larinya ke sesama jenis, atau ke binatang.

Riset membuktikan, rumah disini hanya berisi 2, yang punya rumah dan anjingnya (sumber: acara lawak di tv) Ngapain juga punya pasangan kalo ngga setia, mending sama anjing aja, anjing setia banget sama yang ngasi makan, betul?

Yah banyak lah, ko jadi ngelebar gini ya?

Saya sendiri optimis Indonesia akan menjadi lebih baik (mungkin 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, atau entah kapan). Pemimpin yang bobrok toh nggak akan berkuasa selamanya. Akan datang saatnya generasi yang baik maju memimpin Indonesia.. Generasi yang ganteng-ganteng :wink:

PostPosted: Fri Nov 03, 2006 8:52 am
by Fajar K
Jawa Pos: Separo Warga AS Tak Percaya Tuhan

Bagaimanakah eksistensi Tuhan di mata warga Amerika Serikat? Hampir separo warga negeri yang merasa dirinya sebagai polisi dunia itu, tidak percaya akan keberadaan Tuhan. Bahkan hanya sepertiga warga AS yang percaya Tuhanlah yang mengatur semua kejadian di bumi.

Dari jajak pendapat itu diketahui sebanyak 42 persen warga AS mengaku tidak yakin kalau Tuhan benar-benar ada. Angka ini naik pesat saat pertanyaan yang sama diajukan tiga tahun yang lalu.

Saat itu, hanya 34 persen yang mengaku tidak yakin dengan eksistensi Tuhan. Padahal sebelumnya warga AS dianggap lebih percaya Tuhan, dibandingkan negara-negara maju lainnya, terutama di Eropa.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan Harris Poll terhadap 2010 orang dewasa di seluruh wilayah AS itu, juga menyatakan hanya 29 persen yang yakin Tuhan mengatur semua kejadian di bumi. Sementara sebanyak 44 persen lainnya mengatakan Tuhan mengamati semua kejadian di bumi tapi tidak mengontrolnya.

Saat ditanya jenis kelamin Tuhan, 36 persen responden mengatakan Tuhan berjenis kelamin laki-laki, 37 persen mengatakan Tuhan tidak punya jenis kelamin. Dan 10 persen mengatakan Tuhan androgini alias berjenis kelamin laki-laki sekaligus perempuan. Hanya satu persen yang menganggap Tuhan berjenis kelamin perempuan.

Dikutip dari : Jawa Pos 2 November 2006

Re: AKAN ADA PERTANYAAN UNTUK PARA ATHEIS...

PostPosted: Sun Nov 22, 2009 3:35 pm
by iluvboy.blogspot
ganteng_maut wrote:dear all,



tergantung motivasi dibelakangnya. Kalau otaknya tidak jernih, hatinya tidak lapang, ya persis seperti di signature saya ini.



Tapi kalau motivasinya benar, saya rasa banyak sekali gunanya. Manusia tidak akan maju kalau dia tidak tahu untuk apa dia maju. Pada jaman Yunani kuno bukankah banyak filosof yang sekaligus ilmuwan, atau paling tidak negarawan?



Menurut saya, mereka berhasil menelurkan hasil karya yang hebat-hebat karena mereka berhasil memecahkan (well, paling tidak menemukan solusi) 3 pertanyaan tadi itu.



1. Darimana manusia datang

2. Untuk apa manusia hidup di bumi

3. Kemana manusia pergi setelah dia mati



Sangat mungkin Indonesia akan menjadi negara maju kalau semua orangnya sudah mengerti maksud dari pertanyaan ini.



Dan seperti saya saksikan sendiri, negara Eropa sedang turun menuju kehancuran karena mereka melupakan hal ini.

Jawaban saya:
1. Belum tau
2. Banyak jawaban
3. Tidak kemana mana, mati maka selesai
Pertanyaan saya:
1. Jika anda mengatakan dari tuhan, buktikan
2. Jika anda mengatakan untuk melaksanakan perintah tuhan, apakah tuhan butuh sesuatu dari makhluknya? kl jawabannya tidak apapun yg dilakukan makhluknya tidaklah menjadi penting bagi nya
3. Apa gunanya itu bagi tuhan?

Re: AKAN ADA PERTANYAAN UNTUK PARA ATHEIS...

PostPosted: Sun Nov 22, 2009 5:52 pm
by up1234go
arto wrote:By the way... ada klub atheis di Indonesia?
Gitu saja.
Salam!


Coba tanyaken ke netter ondel2 seperti gaston31. Banyak teman2nya yang atheis palsu.

Fajar K wrote:Jawa Pos: Separo Warga AS Tak Percaya Tuhan
Bagaimanakah eksistensi Tuhan di mata warga Amerika Serikat? Hampir separo warga negeri yang merasa dirinya sebagai polisi dunia itu, tidak percaya akan keberadaan Tuhan. Bahkan hanya sepertiga warga AS yang percaya Tuhanlah yang mengatur semua kejadian di bumi.


Inilah salah satu yang dijadikan alasan bagi kaum muslimin untuk menunjukkan kelemahan agama lain seperti hindu/kristen/buddha dll

Re:

PostPosted: Mon Sep 13, 2010 4:18 pm
by berpikirbebas
ganteng_maut wrote:dear all,

wah menarik.. menarik.. boleh nanya nggak bwat yang atheis?

saya percaya, semua ideologi atau agama itu mencoba menawarkan jawaban untuk 3 pertanyaan dasar tentang manusia, yaitu:

1. Darimana manusia datang
2. Untuk apa manusia hidup di bumi
3. Kemana manusia pergi setelah dia mati

well, saya sudah punya gambaran kasar tentang agama-agama (khususnya di indonesia), tapi saya sama sekali nggak tahu apa pandangan seorang atheis tentang 3 pertanyaan tadi.

ada yang bisa memberi pencerahan? Mulai dari yang nomor satu deh..


1. Darimana Manusia datang ? ? ?
Dari Manusia, sebab hanya Manusialah yang bisa melahirkan Manusia.

2. Untuk apa Manusia Hidup di Bumi ? ? ?
Untuk Mati,sebab apapun yang Manusia lakukan,usahakan,kumpulkan akan berakhir dengan kematian.

3. Kemana Manusia setelah pergi ? ? ?
Ada yang ke Kuburan, ada yang Dibakar, jaman dahulu ada yang di bikin Mumy.


Jika Saya boleh bertanya kepada Sdr:
Sewaktu Ibu Sdr masih gadis, dan Bapak Sdr masih bujangan, Sdr ada dimana ? ? ?.
Jangan katakan Sdr pada waktu itu belum ada. Sebab mustahil Sdr bisa mengada dari ketiadaan.

Saya tidak percaya Kitab yang dikatakan suci oleh Agama apapun,Saya tidak percaya ada Manusia yang ditunjuk khusus oleh Tuhan sebagai Nabi/Rasul. Sebab bagi Saya, Tuhan,Allah,Awlloh,Yahweh,Sejatining Mulyo,God,adalah nama2 karangan Manusia belaka.

Namun perlu dicatat:
"AKU PERCAYA BAHWA ADA SESUATU YANG MERUPAKAN CIKAL BAKAL KEBERADAAN JAGAT RAYA BESERTA ISI KEHIDUPANNYA".

Namun Aku tahu bahwa Manusia2 di muka Bumi ini, tidak ada yang tahu, apa ,siapa,seperti apa cikal bakal keberadaan semua ini.
Semua hanya berdasar kepada PERCAYA, sama seperti juga Aku.
Bedanya hanya disini:
Aku percaya berdasarkan hukum sebab akibat.
Tidak mungkin keberadaan berasal dari ketiadaan.
Para Theis percaya kepada Manusia yang mengaku utusan Tuhan,Dan ada yang percaya bahwa apa yang tertulis didalam Kitab Sucinya, adalah Kata kata dari Tuhan,apa yang tertulis disana, wajib hukumnya untuk dilaksanakan,meskipun itu adalah perintah membunuh.

Re: AKAN ADA PERTANYAAN UNTUK PARA ATHEIS...

PostPosted: Wed Dec 08, 2010 7:06 pm
by agis
Selama kita masih dalam konsep2 isme isme, atheisme,islamisme,kristenisme,satanisme atau isme yang lain, kita akan masih terkotak dalam ruang sempit,,,

Spiritual sangatlah luas ,UNIVERSAL,melebihi segala isme isme yang ada...so, get the Freedom...real freedom, jangan lagi terjebak isme isme yang lain, just Free. Free yang tidak merugikan siapapun. :rock:

Re: Tes Tes Tes

PostPosted: Tue Dec 27, 2011 11:11 pm
by rahimii
arto wrote:Sedikit tentang Atheis (maklum saya sudah 8 tahun jadi Atheis) :

1. ATHEIS ITU BUKAN PERCAYA BAHWA TUHAN TIDAK ADA
Atheis itu TIDAK PERCAYA bahwa Tuhan ada. Sama seperti kalau anda diberi tahu : "Saya punya anjing di rumah yang bisa terbang".
Nah anda bilang "Saya tidak percaya", bukan "Saya percaya anda tidak punya."
Bedanya apa?

Tidak percaya X ada = tidak butuh IMAN
Percaya X tidak ada = butuh IMAN

Karena setiap kepercayaan yang berhubungan dengan supranatural butuh iman. Saya Atheis sama seperti anda tidak percaya Santa Claus, gitu aja.


Sejalan dengan judul thread, izinkan saya bertanya. Mengapa anda tidak percaya bahwa tuhan ada?

Re: AKAN ADA PERTANYAAN UNTUK PARA ATHEIS...

PostPosted: Sat Dec 31, 2011 8:46 am
by Kibou
Mau sekedar koreksi, Theisme bukan berarti kepercayaan pada agama. Theisme percaya adanya The Supreme Being. Seorang Theist tidak mutlak harus memeluk agama.

Kalau definisi atheisme menurut saya adalah:

A BELIEF THAT THE PROPOSITION "GOD EXISTS" IS FALSE.

Re: Tes Tes Tes

PostPosted: Mon Jan 02, 2012 2:16 pm
by Kibou
arto wrote:Sedikit tentang Atheis (maklum saya sudah 8 tahun jadi Atheis) :

1. ATHEIS ITU BUKAN PERCAYA BAHWA TUHAN TIDAK ADA
Atheis itu TIDAK PERCAYA bahwa Tuhan ada. Sama seperti kalau anda diberi tahu : "Saya punya anjing di rumah yang bisa terbang".
Nah anda bilang "Saya tidak percaya", bukan "Saya percaya anda tidak punya."
Bedanya apa?


Halo Bro arto.

Tampaknya kamu hanya melakukan akrobatik dengan kata-kata.
Pada kenyataannya orang bisa memiliki belief dalam dua pengertian:

(a) belief that something is true.
(b) belief that something is false.

Manusia manapun memiliki belief. Tidak ada manusia yang bisa hidup normal jika ia tidak memiliki belief sama sekali.

Sekarang saya tanya Bro arto:

(c) It is false that God exists.
(d) It is true that God exists.

dari (c) dan (d), mana yang kamu pilih?

Untuk mempermudah Bro arto dalam memilih, saya akan beri definisi God sebagai berikut:

God is something that exists necessarily without which nothing else could exist.

Saya tunggu pilihannya. :)