.

Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 10:55 am

Image

Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD


Buku ini akan merubah pandangan anda secara radikal tentang agama Islam, bukan hanya karena pengarangnya dulu adalah seorang muslim taat untuk hampir seumur hidupnya, tapi karena ia juga imam terdidik dengan repultasi tanpa cela. Saya secara personal telah mewawancara pengarang dan memeriksa refrensinya, dan saya bisa menjamin kejujuran dari ceritanya.

-DR. Robert A. Morey, Executive Director Yayasan Riset dan Pendidikan

Buku ini, Islam dan Terorisme, harus di baca setiap orang. Sebagai lulusan dari Seminari Teologia Princeton dan dekan sebuah universitas dengan cabang seminari, saya tahu beberapa informasi dalam buku ini, tapi saya susah untuk mempercayai bahwa Islam begitu berkotmitmen untuk orang Kristen dan semua pemerintahan non-Islam. Pengarangnya, Dr. Mark Gabriel, dengan jelas mendokumentasi identifikasi antara terorisme modern dan teologi Islam. Dia juga menjelaskan perjalanannya ke iman Kristen yang menghasilkan aniaya oleh keluarga dan negaranya. Saya secara khusus kagum dari penjelasannya pada bagian “cinta untuk orang-orang Kristen” dalam Al Quran. Ia menjelaskan bahwa ayat-ayat itu berasal dari tahun-tahun awal di Mekah saat masih lemah, dan tahun-tahun berikutnya di Medina, saat nabi memiliki kendali penuh, retribusi di proklamirkan. Muslim mengenal perbedaan ini sebagai Naskh- yang nantinya ayat-ayat retribusi untuk kafir mengantikan ayat kasih sebelumnya. Buku ini harus di baca untuk siapa saya yang berjuang untuk memahami akar terorisme di dunia hari ini dan konflik dengan Islam.

-Rev. Bruce H Yurich, Ph.D.
Dekan Universitas Kristen Florida
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 11:01 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 10:56 am

User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 10:57 am

Introduksi

Nama yang anda baca pada sampul buku ini bukanlah nama muslim yang diberikan orang tua saya di Mesir kepada saya. Tetapi saya tidak ingin menipu muslim, orang Kristen, atau siapapun mengenai nama saya demi keuntungan saya sendiri. Mengapa saya memilih menganti nama saya adalah karena alasan berikut.

Alasan pertama :
Setelah saya meninggalkan Mesir, saya tiba di Afrika Selatan dan saya dimuridkan Kristus di sana. Saat saya mulai melayani muslim di Afrika Selatan, saya mulai terkenal dengan nama muslim saya. Selama empat tahun muslim radikal mengejar saya dengan rajin. Saya harus bersembunyi setiap saat dan pindah tempat dari suatu kota ke kota lain hamir setiap bulan. Saat saya menulis buku saya yang pertama di Afrika Selatan, pendeta saya dan saya berdiskusi apakah saya harus menaruh nama saya di buku itu. Kami memutuskan mengganti nama saya demi alasan keamanan.

Alasan kedua:
Saya tidak nyaman hidup dalam Kekristenan dengan nama muslim. Saya merasa nama muslim saya bagian dari manusia lama saya. Saat seorang memanggil saya dengan nama itu, itu mengingatkan saya akan kehidupan saya dulu. Saya ingin hidup dengan nama Kristen.

Alasan ketiga:
Saya memilih nama Mark (Markus, Ind) karena Markus adalah salah satu penulis kitab Injil. Markus juga adalah orang Kristen pertama yang datang ke Mesir membawa kabar baik. Saat Yesus memerintahkan ke tujuh puluh murid pergi dari Yerusalem membritakan Injil. Markus membaw Injil ke kota Alexandria di Mesir.

Saya memilih nama terakhir Gabriel karena Gabriel adalah nama malaikat yang membaw berita sukacita kedatangan Mesias kepada perawan Maria. Ini juga adalah nama orang Kristen pertama yang saya termui di Afrika Selatan yang membawa saya kerumahnya dan mengundang saya ke gerejanya.


Merujuk Kepada Al Quran

Al Quran, yang adalah kitab suci Islam, dibagi menjadi 114 pasal di sebut surah. Surah-surah itu kemudian dibagi menjadi ayat-ayat, seperti di Alkitab. Jika anda memiliki Al Quran, anda dapat mencari penggalan ayat mengunakan surah atau nomor ayat. Muslim biasanya menyebut pasal dengan nama pasalnya, tapi saya tidak mengikut sertakan ini pada setiap refrensi karena tidak terlalu signifikan bagi pembaca barat.

Saya menggunakan dua terjemahan Inggris dari Al Quran. Yang satu adalah terjemahan Abdullah Yusef Ali. Yang satunya saya akan sebut The Noble Quran. Di terbitkan dan di cetak oleh Raja Arab Saudi tahun 1998. Terjemahan ini mirip dengan The Amplified Bible dalam hal memperluas dan menjernihkan arti teks melalui tanda kurung.

Anda harus sadar, bagaimanapun terjemahan Inggris kadang tidak secara akurat merefleksikan bahasa Arab aslinya. Khususnya ayat yang menyerang barat. Ini adalah contoh untuk memberikan anda gambarandari apa yang saya sedang bicarakan.

Surah 8:39 adalah ayat kunci penting mengenai mereka yang menolak Al Quran, walaupun begitu, terjemahan berikut cukup samar:
Terjemahan Ali
Dan perangi mereka sampai tidak ada lagi keributan atau tekanan, dan berlakunya keadilan dan iman pada Allah bagi semua dimana saja.


The Noble Quran sedikit lebih terus terang:
Perangilah mereka sampai tidak ada lagi Fitnah (tidak beriman, politeis, cth: menyembah selain Allah) dan agama (sembah) hanya untuk Allah sendiri [di seluruh dunia].


Bantuan Untuk Membaca Buku Ini

Ada saat saya menyebut “Nabi Muhammad,” yang adalah pendiri Islam. Saya menggunakan kata nabi untuk membedakan dia dengan banyak Muhammad lainnya dalam dunia Islam.

Saya pernah diberitahu nama Arab sering sulit untuk pembaca barat. Ini adalah sedikit tips yang akan membantu anda sementara anda membaca:
Saat anda melihat sebuah q, itu di ucapkan seperti hurup k di kite.
Saat anda melihat dua konsonan bersebelahan, kata itu di ucapkan dengan sedikit vokal diantara konsonan itu: contohnya, ibn akan diucapkan “ib-in’. Qutb akan diucapkan “kutib” dalam satu suku kata
Kata-kata bin, ibn, dan bn artnya “anak dari”. Kata al artnya “the”.

Untuk membantu anda melacak nama-nama dan konsep kunci, saya telah memasukan daftar istilah di bagian belakang buku.
Banyak buku yang saya gunakan sebagai sumber didapatkan diluar Amerika Serikat dan ditulis dalam bahasa Arab. Sebagiannya hanya tersedia di pasar gelap, tapi saya telah telah memberikan informasi publikasi terlengkap sebisa saya.

Saya telah memasukan foto dari orang kunci yang mengembangkan filosofi terorisme yang kini sedang dipraktekan oleh fundamentalis hari ini. Foto ini dikumpulkan dari berbagai macam buku berbahasa Arab.

Selain itu, untuk memudahkan pembaca barat memvisualisasi tempat yang di sebut, penerbit juga memasukan peta dunia Islam (lihat halaman 165).

Fokus Pada Terorisme Keagamaan

Fokus pada buku ini adalah terorisme keagamaan, juga dikenal sebagai jihad, atau perang suci dalam Islam. Alasan saya memyebutnya terorisme keagamaan karena itu dilakukan atas nama Islam dan untuk menegakan agenda keagamaan.
Karena kita spesifik mencari terorisme, ada banyak detail mengenai sejarah dan iman Islam yang tidak saya sebutkan karena tidak berhubungan pada fokus ini.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 10:58 am

Bab 1 - Kecewa pada AL-Azhar

Lima belas tahun yang lalu saya adalah imam sebuah masjid di kota Giza, Mesir, dimana terdapat piramid terkenal. (imam sebuah masjid adalah posisi yang serupa pastur di gereja Kristen). Saya berkotbah stiap Jum’at dari jam 12 hingga 1 siang, dan juga menjalankan tugas-tugas lainnya.

Pada suatu Jum’at topik kotbah saya adalah jihad. Saya mengatakan pada duaratus limapuluh orang yang duduk di lantai di depan saya:
Jihad dalam islam adalah membela negara Islam dan Islam melawan musuh. Islam adalah agama damai dan hanya akan berperang melawan mereka yang memeranginya. Para kafir, penyembah berhala, murtadin, orang Kristen, musuh Allah, orang Yahudi, cemburu pada perdamaian Islam dan nabinya-mereka menyebarkan rumor bahwa Islam disebarkan dengan perang dan kekerasan. Para kafir ini, penuduh Islam, tidak tahu firman Allah.


Pada saat ini, saya mengutip dari Al Quran :
Surah 17:33, The Noble Quran wrote:Dan jangan membunuh siapapun , Allah melarang membunuh siapapun, kecuali karena sebab yang jelas.

Saat saya berbicara kata-kata ini, saya baru saja lulus dari Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir-Universitas Islam paling tua dan bergengsi di dunia. Itu berfungsi sebagai otoritas spritual bagi Islam sedunia. Saya mengajar di Universitas, dan saya adalah Imam pada akhir pekan di mesjid ini.
Saya mengajar khotbah saya tentang Jihad hari itu sesuai dengan pemerintahan Mesir. Universitas Al-Azhar memfokuskan kami pada Islam yang benar secara politis dan secara sengaja merupakan area pengajaran yang pertentangan dengan otoritas Mesir.
Saya mengajarkan apa yang mereka ajarkan pada saya, tetapi didalam saya bingung tentang kebenaran Islam. Jika saya ingin mempertahankan pekerjaan dan status saya di Al-Azhar, namun saya perlu untuk menyimpan pemikiran saya sendiri. Lagipula, saya tahu apa yang terjadi pada orang-orang yang berbeda dari agenda Al-Azhar. Mereka akan dipecat dan tidak akan diterima mengajar di kampus lain diseluruh negeri.
Saya tahu bahwa saya mengajar di mesjid dan di Al-Azhar bukan seperti yang saya lihat di Al-Quran, seperti yang saya ingat seluruhnya sejak usia 12 tahun. Apa yang paling membingungkan saya adalah saat saya diberitahu untuk mengajarkan tentang Islam yang penuh kasih.
Pada saat ini, pergerakan jihad sangat aktif di Mesir. Laporan pemboman dan penyerangan terhadap Kristen adalah biasa. Seperti bagian dari kehidupan sehari-hari pada suatu ketika saya mendengar bom meledak di sebuah Gereja saat saya naik bis. Saya melihat kepulan asap naik seperempat mil jauhnya.
Saya dibesarkan di keluarga yang sangat islami, dan saya mempelajari sejarah Islam. Saya tidak terlibat di grup radikal manapun, tetapi seorang teman muslim saya adalah anggota dari grup Islam yang aktif membantai orang Kristen. Ironisnya, dia adalah mahasiswa kimia dan hanya baru-baru saja serius mendalami agamanya. Meskipun demikian, dia aktif di jihad. Suatu hari saya tanya dia, “mengapa kamu membunuh tetangga dan saudara sebangsamu yang kita besar bersamanya?”
Dia marah dan terkejut pada pertanyaan saya. “Dari semua muslim, kamu sebaikanya tahu. Bahwa orang Kristen tidak menerima panggilan masuk Islam, mereka tidak bersedia membayar Jizyah (pajak) kepada kita untuk memiliki hak mempraktekan kepercayaan mereka. Karena itu, satu-satunya pilihan yang mereka punya adalah pedang dari hukum Islam.”

MENCARI KEBENARAN

Percakapan saya dengan dia membawa saya untuk menyelidiki Al-Quran dan buku-buku hukum Islam, berharap menemukan sesuatu untuk menyangkal apa yang dia katakan. Saya tidak dapat mengubah kenyataan dari yang saya baca.
Sebagai seorang Muslim, saya sadar saya mempunyai 2 pilihan :
Saya dapat terus untuk memeluk “IslamKristen” -Islam yang damai , penuh kasih, pemaaf dan belas kasih, Islam yang dibuat untuk sesuai dengan politik, budaya dan Pemerintahan Mesir-sehingga mempertahankan pekerjaan dan status saya.
Saya dapat menjadi anggota pergerakan Islam dan memeluk Islam sesuai dengan Al-Quran dan ajaran Muhammad. Muhammad berkata, “saya meninggalkan kamu dengan sesuatu (Al-Quran) jika kamu berpegang pada apa yang saya tinggalkan pada kamu, kamu tidak akan tersesat selamanya.”1
Seringkali saya mencoba untuk merasionalkan bentuk islam yang saya praktekan dengan mengatakan pada diri saya sendiri, setidaknya, kamu tidak terlalu jauh keluar. Lagipula ada ayat dalam Al-Quran mengenai kasih, damai, pengampunan dan belas kasih. Kamu hanya perlu mengabaikan bagian tentang jihad dan membunuh non Muslim.

Saya sampai pada setiap penafsiran Al-Quran mencoba untuk menghindari jihad dan membunuh non muslim namun saya tetap menemukan songkongan dari kegiatan itu. Akademisi setuju bahwa muslim harus menegakan jihad pada kafir (merka yang menolak Islam dan murtad (mereka yang meninggalkan Islam). Namun begitu jihad tidak selaras dengan ayat lain yang bicara hidup damai dengan orang lain.
Semua kontradiksi dalam Al Quran sangat menyebabkan masalah pada iman saya. Saya menghabiskan empat tahun untuk mendapatkan gelar sarjana, lulus ke dua terbaik dari enam ribu mahasiswa. Lalu ada empat tahun lainnya untuk gelar master saya dan tiga tahun lagi untuk gelar doktor saya-semuanya mempelajari Islam. Saya tau ajarannya dengan baik.
Disuatu ayat alkohol dilarang ; diayat lainnya itu diperbolehkan. (bandingkan Surah 5:90-91 dengan Surah 47:15). Di suatu ayat al-Quran berkata orang Kristen adalah orang yang sangat baik yang mengasihi dan menyembah satu Tuhan, jadi kamu dapat berteman dengan mereka (Surah 2:62,3:113-114). Dan kemudian kamu dapat menemukan ayat lain yang berkata orang Kristen harus masuk Islam, bayar pajak atau dibunuh oleh pedang (Surah 9:29).
Akademisi memiliki solusi teologis untuk masalah-masalah ini, tapi saya heran bagaimana Allah, Mahakuasa dan berdaulat, dapat entah kontradiktif dirinya sendiri begitu banyak atau mengubah pikirannya dengan sering.
Bahkan nabi Islam, Muhammad, menjalankan iman-Nya bertentangan dengan Quran. Al-Quran berkata Muhammad dikirim untuk menunjukkan kebaikan Tuhan pada dunia. Tapi ia menjadi diktator militer, menyerang, membunuh dan mengambil rampasan untuk membiayai kerajaannya. Dapatkah itu disebut menunjukkan kebaikan ?
Allah, Tuhan yang menyatakan diri di Al-Quran, bukanlah bapa yang penuh kasih. Dikatakan dia berhasrat untuk membuat orang tersesat (Surah 6:39, 126). Dia tidak menolong mereka yang tersesat olehnya (Surah 30:29). Dan ia berhasrat memakai mereka untuk memenuhi neraka (Surah 32:13).
Islam itu penuh dengan diskriminasi-terhadap wanita, terhadap non muslim, terhadap orang Kristen dan terutama terhadap orang Yahudi. Kebencian dibangun dalam agama.
Secara Islam, yang adalah area khusus ilmu saya, hanya dapat dikategorikan sebagai sungai darah.

PERTANYAAN BERBAHAYA

Akhirnya, saya sampai pada suatu titik dimana saya mempertanyakan iman dan Al-Quran dengan mahasiswa saya di kampus. Beberapa dari mereka adalah anggota gerakan teroris, dan mereka marah besar : “Kamu tidak dapat menuduh Islam. Apa yang terjadi padamu? Kamu harus mengajari kami. Kamu harus setuju pada Islam.”
Universitas mendengar hal itu dan saya dipanggil untuk sebuah pertemuan di bulan Desember 1991. Untuk meringkas pertemuan itu, saya memberitahu mereka apa yang ada dihati saya :”saya tidak dapat lagi berkata Al-Quran berasal langsung dari surga atau dari Allah. Ini tidak mungkin menjadi wahyu dari Tuhan yang benar.”
Ini adalah kata-kata sangat menghujat dalam opini mereka. Mereka kemudian cekcok dihadapan saya. Seorang mengutuk saya, “kamu penghujat! Kamu bajingan!” Kampus memecat saya dan memanggil polisi rahasia Mesir.

POLISI RAHASIA MENCULIK SAYA

Untuk mengerti apa yang terjadi selanjutnya anda perlu memiliki gambaran bagaimana keluarga saya hidup. Ayah saya memiliki rumah tiga lantai yang sangat besar. Seluruh keluarga besar tinggal bersama di rumah ini-orang tua saya, keempat kakak laki-laki saya bersama keluarga mereka, kakak lelaki saya yang belum menikah dan saya. Hanya adik perempuan saya yang tinggal di tempat lain karena ia telah menikah dan hidup bersama suaminya.
Rumah itu dibagi menjadi beberapa bagian, dan kami sangat nyaman. Ditingkat pertama adalah ruangan untuk orang tua kami dan ruangan untuk saya dan kakak saya. Lantai diatas kami adalah ruangan untuk kakak-kakak saya.
Jam tiga pagi dihari yang sama kampus memecat saya, ayah saya mendengar pintu rumah kami diketuk. Ketika ayah membuka pintu, 15-20 orang masuk ke dalam membawa senapan Kalashnikov Rusia. Mereka tidak memakai seragam, hanya baju biasa. Mereka berlari keatas dan seluruh bagian rumah, membangunkan setiap orang dan mencari saya. Saya berpikir begitu banyak orang masuk bersamaan jadi tidak mungkin saya kabur sebelum mereka menemukan saya.
Mereka ada disemua bagian rumah, sebelum salah seorang dari mereka menemukan saya tertidur di kasur. Orang tua saya, saudara, istri-istri mereka dan anak-anak mereka terbangun, menangis dan ketakutan, saat orang-orang itu menyeret saya keluar. Semua orang di daerah itu mendengar keributan ini.
Saya dibawa ke sebuah tempat seperti penjara dan ditempatkan di dalam sebuah sel. Pagi harinya orang tua saya dengan kalut mencoba mencari tau apa yang terjadi pada saya. Segera saja mereka sampai di kantor polisi dan menuntut, “Dimana anak kami?” tetapi tidak ada yang tau apa yang terjadi pada saya.
Saya ditangan polisi rahasia Mesir.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 10:58 am

BAB 2

Penjara Mesir

M
enghabiskan waktu dengan polisi rahasia Mesir sangat berbeda dari kunjungan ke penjara Amerika. Mereka menaruh saya di dalam sel dengan dua radikal muslim yang tertuduh melakukan aksi teroris. Seorang Palestina dan satu lagi orang Mesir.
Selama tiga hari saya tidak diberikan makanan dan minuman.
Setiap hari tahanan Mesir itu bertanya pada saya, “mengapa kamu disini?” . Saya menolak untuk menjawab karena saya takut dia akan membunuh saya jika dia tau saya mempertanyakan Islam. Pada hari yang ketiga, saya memberitahu dia saya adalah dosen di Universitas Al-Azhar dan saya imam di Giza. Segera dia memberikan saya sebotol air minum dan beberapa falafel dan pita yang dibawa ke dia oleh penjenguknya, tapi dia memberitahu saya bahwa polisi telah memperingatkan dia untuk tidak memberikan saya apapun.
Pada hari yang keempat, interogasi dimulai. Selama empat hari kedepan tujuan dari polisi rahasia itu untuk membuat saya mengaku bahwa saya telah meninggalkan Islam dan menjelaskan bagaimana itu terjadi.
Interogasi dimulai di sebuah ruangan dengan meja besar. Penyidik saya dudu dibelakang meja dan saya duduk disisi yang lain. Di belakang saya ada dua atau tiga orang polisi.
Mereka sangat yakin bahwa saya telah diinjili dan murtad ke Kristen, jadi penyidik terus mendesak saya, “Pastur mana yang berbicara pada kamu? Gereja mana yang telah kamu kunjungi? Mengapa kamu mengkhianati Islam?”
Dia menanyakan banyak pertanyan. Suatu waktu saya enggan panjang lebar saat saya menjawab. Dia mengganguk dengan orang di belakang saya. Mereka menarik tangan saya dan meletakkan diatas meja. Penyidik saya memilki korek api. Ia mengambilnya dan menyalakannya diatas tangan saya. Saya masih memiliki bekas luka ini. Saya juga memiliki bekas luka di bibir saya saat dia melakukan yang sama. Kadang dia menggunakan rokok saat dia marah; yang lain waktu petugas itu hanya memukul tepat di wajah saya.
Selama intrograsi saya berlanjut, tekanan menjadi semakin kuat. Suatu waktu mereka membawa batang besi yang biasa digunakan untuk mengatur kayu bakar, saya bertanya-tanya, untuk apa itu? Waktu selanjutnya penyidik ingin menunjukan maksudnya, saya manemukannya. Batang besi itu berwarna merah-panas, dan seorang petugas menekan itu ke kulit lengan kiri saya.
Mereka mau saya mengaku bahwa saya telah murtad, tetapi saya berkata, “ saya tidak menghianati Islam, saya hanya mengatakan apa yang saya percayai. Saya seorang akademisi. Saya seorang pemikir. Saya punya untuk mendiskusikan subjek apapun dari Islam. Ini adalah bagian dari pekerjaan dan kehidupan akademis saya. Saya bahkan tidak pernah bermimpi murtad dari Islam-itu ada di darah saya, budaya saya, bahasa saya, keluarga saya, hidup saya. Tapi jika kamu menuduh saya keluar dari Islam untuk apa yang saya katakan padamu, maka bawa saya keluar dari Islam. Saya tidak keberatan keluar dari Islam.”


CAMBUK

Jawaban saya bukanlah apa yang mereka ingin dengar. Saya kemudian di bawa ke ruangan dengan ranjang besi di dalamnya. Mereka mengikat kaki saya ke kaki ke kaki ranjang dan kemudian memasangkan kaus kaki yang berat, hampir seperti sarung panas di kedua kaki.
Seorang petugas memiliki cambuk hitam, sekitar satu setengah meter panjangnya, dan dia mulai mencambuki kaki saya. Petugas lainnya duduk dekat kepala saya dengan bantal di tangannya. Saat saya berteriak, dia menutupi wajah saya dengan bantal sampai saya diam. Saya tidak bisa berhenti berteriak, jadi petugas kedua datang membawa bantal lagi ke wajah saya.
Saat dipukuli saya menjadi pingsan, tapi saat saya bangun petugas masih terus mencambuki kaki saya. Lalu mereka berhenti, dan melepaskan saya, dan seorang petugas memerintahkan, “berdiri.” Saya tidak dapat awalnya, tapi ia mengambil cambuk dan memukul pungung saya sampai saya berdiri.
Lalu ia menunjukan jalan panjang dan berkata, “lari.” Kembali, saat saya tidak bisa melakukannya, dia mencambuk pungung saya sampai saya lari sepanjang jalan itu. Saat saya tiba di ujung, ada seorang petugas lain menunggu saya, dia mencambuki saya sampai saya berlalri kembali ke tempat saya sebelumnya. Mereka membuat saya bolak-balik.
Kemudian, saya tahu mengapa mereka melakukan iu. Berlari dilakukan agar kaki saya tidak bengkak. Kaos kaki di pakaikan agar tidak ada bekas cambukan di kaki saya. Saya menduga bantal agar tidak ada yang mendengar teriakan saya.
Selanjutnya saya di bawa ke suatu kolam kecil di atas tanah. Itu dipenuhi dengan air es. Petugas yang membawa cambuk berkata,”masuk,” lalu saya masuk. Itu sangat dingin sehingga saya mencoba keluar, tapi ia mencambuki saya setiap saya mencoba bergerak.
Saya punya gula darah rendah, dan tidak lama sampai akhirnya saya pingsan kedinginan. Saat saya bangun saya terbaring di ranjang tempat mereka mencambuki kaki saya, masih dengan pakaian basah.

Di KEGELAPAN MALAM

Suatu malam saya dibawa ke keluar di belakang bangunan. Saya melihat seperti ruangan beton kecil tanpa jendela atau pintu. Satu-satunya yang terbuka adalah di atap. Mereka membuat saya menaiki tangga hingga ke atas dan memerintahkan, “masuk ke dalam.” Saat saya duduk di pinggirnya, dan memasukan kaki ke dalam, saya merasakan air. Saya juga dapat melihat ada sesuatu yang berenang di atas permukaan air. Ini adalah kuburan saya, pikir saya. Mereka akan membunuh saya hari ini.
Saya meluncur ke dalam dan merasakan air mulai naik hingga ke atas tubuh saya, tapi kemudian saya terkejut, saya merasakan tanah padat di bawah kaki saya. Tinggi air hanya sebahu saya. Tikus-tikus yng saya lihat berenang di air sebelumnya, mulai berkeliaran di seluruh tubuh dan wajah saya. Tikus-tikus ini tidak diberi makan untuk waktu yang lama. penyidik saya mendapatkat ide. “Pria ini adalah seorang muslim pemikir,” mereka berkata, “jadi kami biarkan tikus-tikus memakan kepalanya.”
Saya sangat takut dari menit pertama mereka menutup atap. Mereka meninggalkan saya sepanjang malam dan kemudian kembali keesokan pagi untuk melihat apakah saya masih hidup. Saat atap terbuka dan saya melihat sinar matahari, itu adalah harapan bagi saya bahwa saya masih bertahan dan masih hidup.
Sepanjang malam tidak seekor tikuspun menggigit saya. Mereka menaiki seluruh bagian kepala saya dan di rambut saya, bermain dengan telinga saya. Seekor tikus berdiri diatas bahu saya. Saya merasakan mulut mereka di wajah saya, tapi itu hampir seperti ciuman. Saya tidak pernah merasakan gigitan. Tikus-tikus itu sangat percaya pada saya.
Bahkan hari ini ketika saya melihat seekotr tikus, saya memiliki rasa hormat. Saya tidak mengerti mengapa tikus-tikus ini bertindak seperti itu.

BERTEMU DENGAN SAHABAT BAIK

Interogasi belum berakhir. Stelah itu petugas membawa saya ke pintu ruangan kecil dan berkata, “ada seorang yang sangat mencintaimu dan ingin bertemu dengan kamu.”
Saya bertanya,”siapa dia?” saya berharap itu salah satu dari salah seorang anggota keluarga saya atau seorang teman yang mengunjungi saya atau mengeluarkan saya dari penjara.
Mereka berkata,”Kamu tidak kenal dia, tapi dia kenal kamu.” Mereka membuka pintu ruangan itu, dan di dalam saya melihat anjing besar. Tidak ada yang lain di ruangan itu. Dua orang tu membaa saya masuk dan kemudian meninggalkan sya dan menutup pintu.
Ini adalah pertama kali hati saya menangi. Di hati saya, saya menangis kepada Pencipta saya, Engkau Tuhan, bapak saya. Engkau yang menjaga aku. Bagaimana bisa Engkau menyerahkan ke tangan yang jata ini? Saya tidak tahu apa yang orang-orang ini coba lakukan terhadap saya., tapi saya tahu Engkau selalu beserta saya, dan suatu hari saya akan melihat Engkau dan bertemu dengan Engkau.
Saya berjalan ke tengah ruangan kosong dan duduk perlahan melipat kaki di lantai. Anjing itu datang dan duduk di depan saya. Menit demi menit berlalu anjing ini menatap atas saya. Saya melihat matanya bergerak dari atas ke bawah dan begitu seterusnya. Saya berdoa dalam hati kepada Tuhan yang belum saya kenal.
Anjing itu bangkit dan mulai berjalan mengelilingi saya. Seperti seekor binatang hendak memakan sesuatu. Kemudian ia datang ke sebelah kanan sata dan menjilati telinga saya dengan lidahnya. Ia duduk di sebelah kanan saya dan diam di sana. Saya sungguh keletihan. Segera setelah ia duduk di sana, saya tertidur.
Saat saya bangun, anjing itu berada di pojok ruangan. Ia berlari kearah saya, seperti hendak mengatakan selamat pagi. Kemudian ia menjilati telinga kanan saya lagi dan duduk di sebelah kanan saya.
Ketika petugas membuka pintu dan mereka melihat saya sholat dengan anjing duduk di sebelah saya. Saya dengar seorang berkata, “saya tidak percaya orang ini manusia biasa, orang ini adalah setan- dia iblis.”
Yang lainnya membalas,”saya tidak percaya itu. Ada kekutan yang tidak terlihat berdiri dibelakang pria ini dan melindunginya.”
“Kuasa siapa? Orang ini kafir. Itu pasti kuasa setan karena orang ini melawan Allah.”

SESEORANG MENJAGA SAYA

Mereka membawa saya kembali ke sel saya. Saat sayatidak di sana, orang Mesir teman sel saya telah bertanya ke polisi.”mengapa kamu menganiaya orang ini?”
Mereka berkata padanya,”Karena ia menyangkal Islam.” Itu membuat teman sel saya geram. Segera setelah saya kembali kedalam sel, ia siap untuk membunuh saya. Tapi saya hanya berada di sana lima belas atau duapuluh menit ketika seorang polisi datang dengan berkas pemindahan ke orang ini dan membawa ia pergi.
Saya lalu bertanya ke diri saya sendiri. Apa yang terjadi si ini? Kuasa apa yang melindungi saya? Saat itu saya tidak tahu jawabannya.
Saya tidak banyak menghabiskan watu memikirkan itu. Sesaat kemudian berkas pemindahan saya tida. Saya kemudian dibawa ke penjara permanen di Kairo selatan.
Pada titik ni saya tidak berfikir bahwa penyidik saya adalah seprang manusia. Saya telah ditahan hanya karena mempertayakan Islam belaka. Kini iman saya sangat terguncang. Dan saya dalam perjalanan ke penjara yang lain.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 10:59 am

Bab 3

Setahun Tanpa Iman

S
aya menghabiskan minggu berikutnya di sebuah penjara di Kairo selatan. Itu adalah waktu yang relatif santai. Tuhan mengirim saya penjaga penjara yang tidak setuju dengan Islam radikal.
Sepanjang waktu ini keluarga saya mencoba mencaritahu dimana saya. Mereka tidak berhasil sampai kakak ibu saya, seorang anggota parlemen Mesir terkemuka, kembali setelah dari perjalanan keluar negri. Ibu saya menelpon dia, terisak,” Selama dua minggu kami tidak tahu di mana anak kami. Ia menghilang.” Paman saya memiliki koneksi yang diperlukan. Lima belas hari setelah saya diculik, ia sendiri datang ke pencara dengan surat pembebasan dab nenvawa saya pulang.
Kemudian, polisi memberi ayah saya laporan ini:

Kami menerima sebuah fax dari universitas Al-Azhar menuduh anakmu meninggalkan Islam, tapi setelah interogasi selama lima belas hari, kami tidak menemukan bukti untuk mendukung itu.

Ayah saya sungguh lega mendengar itu. Dari semua kakak dan adik saya, saya sendirian yang belajar Islam di universitas, dan ia sangat bangga pada saya. Ia bahkan tidak dapat membayangkan saya akan meninggalkan Islam, jadi ia menghubungkan seluruh kejadian dengan perlakuan buruk sebagian orang di universitas atas beasiswa saya.
“kita tidak butuh mereka,” katanya, dan ia meminta saya untuk segera mulai bekerja sebagai diterktur penualan untuk pabriknya. Ia mempunyai sebuah bisnis sukses yang memproduksi jaket kulit dan pakaian pria dan wanita.

SETAHUN TANPA IMAN

Selama setahun saya hidup tanpa iman. Saya tidak punya Tuhan untuk berdoa, berbicara, atau untuk hidup bagiNya. Saya percaya pada eksistensi seorang Tuhan yang pemaaf dan adil., tapi saya tidak tahu siapa Dia. Apakah Dia Tuhan orang muslim, orang Kristen Atau Yahudi? Ataukah ia berupa hewan,-seperti sapi orang Hindu?saya tidak memiliki pengetahuan cara menemukanNya.
Anda harus mengerti bahwa jika seorang muslim sampai pada kesimpulan bahwa Islam bukanlah yang benar dan ia tidak punya agama untuk berpaling, itu adalah masa paling sulit dalam hidupnya. Agama ada di dalam kulit orang timur tengah. Ia tidak dapat membayangkan bagaimana untuk hidup tanpa mengenal Tuhannya.
Sepanjang tahun ini, tubuh fisik saya merasakan sakit seperti yang terjadi dalam roh saya. Walaupun saya memiliki semua materi yang saya perlukan, saya dihingapi dengan keletihan berat karena terus menerus menggunakan pikiran saya untuk menemukan identitas Tuhan yang sejati. Saya menderita sakit kepala kronis. Saya datang ke dokter yang masih famili. Ia melakukan scan di otak saya, tapi dia tidak menemukan sesuatu yang salah. Ia meresepkan beberapa tablet yang membantu.

KOTBAH DI BUKIT

Saya akhirnya mengunjugi apotek terdekat satu atau dua kali seminggu untuk membeli beberapa obat, mengambil sejumlah kecil tablet-tablet setiap waktu, berharap sakit kepala akan hilang selamanya. Setelah saya datang beberapa kali, apoteker itu bertanya pada saya,”apa yang terjadi dalam hidupmu?”
Saya berkata padanya,”tidak ada yang terjadi. Saya tidak punya keluhan kecuatu satu hal. Saya hidup tanpa Tuhan. Saya tidak tau siapa Tuhan saya atau siapa yang menciptakan saya dan membuat alam semesta.”
Ia berkata,”tapi kamu adalah profesor dari universitas islam paling bergensi di Mesir. Keluargamu sangat dihormati di masyarakat.”
“itu benar,” saya menjawab,”tapi saya telah menemukan dusta di pengajaran mereka. Saya tidak lagi percaya rumah dan keluarga saya dibangun atas dasar kebenaran. Saya dulu selalu berpakaian kebohongan Islam. Sekarang saya merasa telanjang. Bagaimana saya bisa mengisi kekosongan di dalam hati saya? Tolong saya.”
“Oke,” wanita itu berkata. “hari ini saya memberikan kamu obat ini, dan saya juga memberikan buku ini-Alkitab. Tapi berjanjilah untuk tidak meminum salah satu tablet ini sebelum kamu membaca sesuatu dari kitab ini.”
Saya membawa buku itu pulang dan membukanya secara acak. Mata saya tertuju pada Matius 5:38-39:
Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Seluru tubuh saya mulai gemetar, saya telah mempelajari Al Quran seumur hidup saya-tidak sekalipun saya menemukan kata-kata yang menginspirasi seperti ini. Saya telah bertemu muka dengan muka dengan Tuhan Yesus Kristus.
Saya hilang kesadaran waktu. Rasanya saya seperti sedang duduk di awan diatas bukit dan didepan saya adalah seorang guru agung di alam semestra memberitau saya rahasia surga dan hati Tuhan.
Saya dengan mudah membandingkan Alkitab dengan Al Quran yang tela saya pelajari bertahun-tahun, dan tidak ada keraguan di pikiran saya bahwa saya akhirnya menemukan Tuhan yang sejati. Saya masih membaca di dini hari keesokan harinya dan saat fajar merekah saya memberikan hati saya ke Yesus.

PENYERGAPAN

Saya hanya berbicara pada apoteker dan suaminya bahwa saya telah menerima Yesus, tapi di Mesirm jika seseoarng meninggalka Islam, itu kemudian otomatis diasumsikan bahwa ia telah menjadi Kristen dan karena itu harus di bunuh. Karena hal ini, fundamentalis mengirim dua orang untuk menyergap dan membunuh saya.
Itu tejadi saat saya berjalan pulang dari mengunjungi teman. Itu hanya lima belas atau dua pulu menit berjalan melalui Giza. Saya di jalan Tersae, dekat rumah saya, saat saya melihat dua orang berdiri di depan toko grosir. Mereka berpakaian tradisional dengan jubah putih panjang, jengot panjang dan turban. Saya pikir mereka hanya pelangan. Saya tidak pernah membayang mereka akan melakukan sesuatu pada saya.
Saat saya tiba di toko, mereka menhentikan sya, dan mereka dengan tiba-tiba mengeluarkan pisa dan mulai mencoba menusuk saya. Saya tidak memiliki senjata, dan karena hari itu panas, saya hanya memakai kaos dan celana panjang. Saya menangkat tangan saya untuk melindungi diri. Berkali-kali pisau itu mengenai dan mengiris pergelangan tangan saya.
Ada banyak orang di jalanan, tapi tidak ada yang menolong. Mereka hanya berkumpul menonton. Ini adalah biasa pada tahun-tahun itu. Orang akan ikut campur jika hanya berkelahi tangan kosong, tapi mereka tidak akan terlibat dengan pisau. Mereka juga tidak mau berada di tengah jalan jika seseorang menarik sebuah pistol.
Penyerang pertama mencoba menikam jantung saya, ia hampir berhasil, tapi saya bergerak. Ia meleset sekitar lima inchi dan malah menusuk bahu saya. Saat ia menarik pisau keluar, saya ingat melihat kebawah dan melihat darah bercucuran.
Saya jatuh ketanah meringkuk pada sebuah bola kecil, mencoba melindungi diri saya sendiri. Lalu penyerang yang lain menciba menikam perut saya, tapi pisaunya berbalik, dan ia malah menusuk betis saya.
Pada saat ini saya telah kehilangan banyak darah lalu saya pingsan. Tidak ada harapan bagi saya sampai dua polisi tiba dengan sepeda motor dan penyerang saya melarikan diri.
Saya dibawa kerumah sakit dan dirawat. Di rumah sakit, polisi bertanya apakah saya tahu kenapa saya di serang, saya jawab tidak.
Sekali lagi, ayah saya menolak setiap bukti bahwa saya meninggalkan Islam. Dia hanya tidak dapat memikirkan kata itu.

AYAH SAYA MENGETAHUI KEBENARAN

Saya terus bekerja untuk aya saya, saya tidak membicarakan agama baru saya. Sebaliknya, dia mengirim saya ke Afrika Selatan tahun 1994 untuk menyelidiki peluang bisnis baginya. Saat di sana, saya menghabiskan tiga hari dengan keluarga Krsiten dari India. Saat kami berpisah, mereka memberikan kalung salib kecil untuk di pakai. Salib kecil ini menandai titik balik dalam kehidupan saya.
Setelah lebih dari seminggu, ayah saya memperhatikan kalung di leher saya dan sangat kesal karena, menurut budaya Islam, hanya wanita yang diperbolehkan memakai perhiasan di sekeliling lehernya. “mengapa kamu memakai kalung itu?” dia bertanya.
Sepertinya lidah saya berbicara atas kehendaknya sendiri saat saya menjawab, “Bapak, ini bukan rantai. Ini salib. Ini mewakili Yesus yang mati di salib seperti ini untuk saya, untuk kamu dan setiap orang di seluruh dunia. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dan penyelamat, dan saya berdua untuk kamu dan keluarga saya lainnya agar juga menerima Yesus Kristus sebagai penyelamat mereka”.
Pertama-tama, ayah saya pingsan di tempat di jalan. Beberapa kakak saya bergegas menopangnya, dan ibu saya mulai menangis dalam ketakutan. Saya tinggal bersama mereka sementara mereka menciprati wajah ayah saya dengan air. Saat ia sadar, ia begitu marah, hingga sulit bicara, tapi ia menujuk ke saya. Dengan suara parau dalam murka ia berteriak, “adikmu murtad, aku harus membunuhnya hari ini!”
Kemana ia pergi, ayah saya membawa pistol di bawah lengannya dalam sarung kulit. (kebanyakan orang kaya di mesir membawa pistol). Ia mengeluarkan pistolnya dan mengarahkan itu ke saya. Saya mulai lari turun ke jalan, dan saya mulai masuk ke pojok, saya mendengar deru peluru-peluru dekat saya. Saya terus berlari untuk nyawa saya.

MENINGGALKAN RUMAH SAYA SELAMANYA

Saya lari ke rumah adik perempuan, sekitar delapan ratus meter jauhya. Saya memintanya untuk menolong mengambil pasport saya, pakaian dan surat-surat lainnya dari rumah ayah saya. Dia ingin tau apa yang salah, dan saya berkata padanya, “Ayah ingin membunuh saya.” Dia ingin tahu kenapa, dan saya berkata,”saya tidak tahu.kamu harus tanya ayah.”
Saat saya kabur, ayah saya tahu persis kemana saya pergi karena saudari saya dan saya sangat dekat, dan rumahnya juga dekat. Ayah saya telah menuju rumah saudari saya sementara kami berbicara. Dia mengedor pintu, berteriak dengan air mata membasahi wajahnya, “putriku, tolong buka pintunya.” Lalu ua berteriak,”kakakmu murtad! Dia telah meninggalkan iman Islam. Saya harus membunuhnya sekarang !”
Saudari saya membuka pintu dan mencoba menenangkan dia. “ayah, dia tidak di sini. Mungkin dia pergi ke tempat lain. Mengapa ayah tidak pulang dan menenangkan diri, dan kemudian kita bisa bciarakan ini sebagai keluarga.”
Adik perempuan saya sayang kepada saya dan mengumpulkan barang saya dari rumah orang tua saya. Dia dan ibu saya memberi saya sejumlah uang, dan saya mendapatkan mobil saya dan pergi pada malam hari tanggal 28 Agustus 1994.
Selama tiga bulan saya berjuang melintasi Mesir utara, Libya, Chad dan Kamerun. Saya akhirnya berhenti di Kongo. Pada saat itu saya terkena malaria. Mereka menemukan dokter berkebangsaan Mesir untuk memeriksa saya. Dia berkata saya akan menggal besok pagi, dan mereka mengatur untuk mendapatkan peti mati dari kedutaan Mesir di Kongo untuk mengirim saya pulang.
Tapi mereka kaget, saya bangun besok paginya. Saya meninggalkan rumah sakit setelah lima hari di rawat dan mulai menceritakan pada orang dimana saja tentang apa yang Yesus perbuat bagi saya.

HIDUP SEBAGIA PENGIKUT YESUS

Sepuluh telah berlalu sejak sama menerima Tuhan Yesus sebagai penyelamat saya. Dia memanggil saya dan memberikan saya hubungan pribadi dengan Dia-sesuatu yang Islam tidak pernah tawarkan.
Saya tidak pernah berhenti menangis untuk umat muslim saya, mereka yang saya tinggalkan, berdoa Tuhan melepaskan mereka dari kegelapan Islam.
Saat anda membaca halaman demi halaman di buku ini. Anda akan mengerti betapa hebat kegelapan ini. Adalah pengajaran Islam yang telah menghasilkan teroris yang kelihatannya mampu melakukan hal jahat apapun dalam nama Allah.
Sekarang seluruh dunia ingin memahami apa yang Islam ajarkan. Banyak sekali misinformasi telah dibagikan di media dan internet. Tujuan saya adalah untuk membantu anda melihat secara terus terang mengapa orang-orang itu melakukannya.
Saya tidak ingin membuat anda menjadi marah. Namun, saya mau anda pecaya-percaya pada kejatuhan Islam dan pembebasan tawanannya, dalam nama Yesus.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:00 am

Bab 4

Inti Kepercayaan Islam

Pola Pikir Kekerasan

S
aat saya baru masuk dari Universitas Al Azhar tahun 1980, saya mengikuti kelas bernama penafsiran Quran. Dua kali dalam setahun kami berkumpul untuk mendengarkan pengajaran dari sheikh buta yang cintanya pada Islam membuatnya populer dikalangan mahasiswa.
Walau begitu sisi radikalnya sangat jelas. Setiap saat dia menemukan refrensi di Al Quran tentang orang Kristen atau Yahudi, dia dengan senang menyebut orang Kristen sebagai ‘kafir’ dan Yahudi sebagai ‘ keturunan babi’. Sangat jelas dia ingin membawa kembali hari-hari kejayaan imperium Islam melalui jihad.
Suatu hari dia memberikan kami mahasiswanya kesempatan untuk bertanya. Saya berdiri dan bertanya kepadanya sesuatu yang telah saya pertanyakan seja lama: “Mengapa kamu mengajarkan kami setiap waktu mengenai jihad? Bagaimana dengan ayat lain di Al Quran yang berbicara mengenai damai, kasih dan pengampunan?”
Segera saja wajahnya menjadi merah. Saya bisa melihat amarahnya, tapi saya juga bisa melihat ia memilih untuk mengendalikannya. Alih-alih berteriak kepada saya, ia mengambil kesempatan untuk memperbaiki posisinya di hadapan lima ratus mahasiswa yang mendengarkan, “saudaraku” kayanya “Ada seluruh surah berjudul ‘Harta Rampasan Perang’. Tidak ada surah berjudul ‘Damai’. Jihad dan pembunuhan adalah kepala dari Islam. Jiak kamu mengambilnya, kamu memotong kepala dari Islam.”
Hari ini orang itu di penjara di Amerika. Namanya Omar Abdel Rahma, dan dia adalah terdakwa sebagai otak dari pemboman World Trade Center pertama, yang terjadi tahun 1993.
Sebelum dia sampai di Amerika, dia adalah pemimpin spiritual dari grup radikal Mesir al-Jihad, yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan presiden Mesir Anwar Sadat. Di bagian selanjutnya dari buku ini saya akan membagikan kisah menakjubkan bagaimana Sheikh Abdul Rahman berbicara di Pengadilan Tinggi Mesir yang kemudian membebaskannya, yang memampukan dia pergi ke Amerika dan mempraktekan jihad di sana.

DASAR AGAMA ISLAM

Sepertianda dapat lihat dari cerita ini dan dari kesaksian saya, saya telah tinggal dekat dengan terorisme hampir seumur hidup saya. Orang-orang di Barat sangat sulit memahami teroris. Mereka bertanya, apakah mereka semua gila?
Saya bisa yakinkan anda, orang-orang itu tidak sinting. Bukan juga psikopat yang menemukan kesenangan dalam melukai orang lain. Tidak, mereka mengikuti sebuah filosofi, dan sekali anda memahami filosofi ini, tidak ada satupun tindakan mereka mengejutkan anda.
Di bab ini saya akan memberitahu anda dasar Islam, tapi kita akan bergerak ke depan dengan cepat untuk menjelaskan doktrin religius khusus yang memotivasi seorang teroris Islam. Saya juga akan menjelaskan bagaimana fundamentalis menyingkirkan ayat di Al Quran yang berbicara tentang hidup dalam damai dan harmoni.

TUNDUK PADA ALLAH
Kata Islam berarti “tunduk”; kata muslim berarti “seorang yang tunduk pada Allah”. Al Quran berkata anda tidak dapat menjadi muslim sejati kecuali anda tunduk.
Hai orang beriman! Taatilah Allah dan taatilah rasul (Muhammad) dan pemimpin (muslim) diantara kamu.
-Surah 4:59, The Noble Quran

Sekarang, pertanyaan yang harus anda jawab saat tunduk pada Allah adalah, apa yang Allah kehendaki? Jawabannya ada di kitab suci Islam- Al Quran dan hadist.
Al Quran mulai ditulis tahun 610 M saat Muhammad, nabi dari Islam, berkata malaikat Jibril berbicara padanya sementara ia bersemedi di sebuah goa dekat Mekah. Muhammad menyatakan bahwa ini adalah firman dari satu tuhan sejati- Allah. Muhammad menulis kata-kata ini ketika ia menerima dalam periode sekitar dua puluh dua tahun. Secara singkat, Al Quran bukanlah pengajaran Muhammad; itu adalah kata-kata Allah. adalah penting bahwa wahyu tidak semua datang pada waktu yang sama, ketika kita lihat nantinya.
Kitab-kitab hadist adalah kumpulan tulisan suci lainnya. Ini adalah buku yang mencatat laporan teruji tentang apa yang nabi Muhammad katakan dan lakukan selama hidupnya. Dengan kata lain, buku-buku hadist memberikaan pengajaran Muhammad dalam perkataan dan perbuatan.
Inilah cara bagaimana hadist dikumpulkan. Orang-orang yang dekat dengan Muhammad, seperti temannya atau istrinya, mengamati dan mencatat aktivitasnya. Para sarjana mengumpulkan tulisan-tulisan ini dan memuat mereka dalam enam buku seperti yang sekarang kita miliki. mereka mengacu pada editornya, contoh Hadist Sahih Al Bukhari.
Mayoritas dunia muslim menganggap hadist memiliki otoritas. (untuk lebih spesifik, muslim Sunni menerima itu semua, muslim Syiah menerima sebagian besar. Sebagai contoh, Syiah menolah dua ribu hadist yang di catat oleh istri kedua Muhammad .)
Selain itu, anda harus tahu hadist karena hidup dan pengajaran Muhammad dijalankan untuk menetapkan prinsip-prinsip peperangan dan pemaksaan seperti yang dipraktekan saat ini. Saya akan gambarkan fakta-fakta ini lebih terperinci.
Akhirnya, anda harus megerti Syariah, yang adalah hukum Islam mengenai kewajiban muslim terhadap Tuhan Islam. Kitab Al Fiqh adalah istilah yang digunakan untuk buku yang mengambarkan hukum Islam. Buku-buku ini bukan buku spesifik, seperti kitab hadist. Ini adalah buku yang seluruhnya literatur, beberapa kuno dan beberapa modern.

AGAMA BERDASARKAN KARYA

Jadi, apa yang Al Quran dan hadist katakan pada kita apa yang Allah kehendaki? Ada lima kunci persyaratan yang harus dipenuhi agar dapat menjadi seorang muslim. Persyaratan ini terkenal sebagai “lima rukun Islam.”
1. Mengucapkan dua kalimat syahadat. Harus mengucapkan pernyataan iman muslim: “tiada tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah.”
2. Sholat. Muslim harus sembahyang lima kali sehari dengan menghadap Mekah. Kota kelahirah Muhammad. Sholat saat subuh, zuhur, Ashar, Magrib, dan Isya. Sholat khusus pada hari Jum’at.
3. Membayar Zakat. Mirip dengan pajak. Dibayarkan pada akhir tahun dan dibagikan bagi yang membutuhkan.
4. Berpuasa. Puasa dilaksanakan selama bulan Islam Ramadan, di mulai pada penampakan visual pertama dari bulan sabit yang kesembilan menurut kalender Islam. Selama berpuasa, muslim tidak makan atau minum selama matahari bersinar. Makanan ringan dan banyak air di konsumsi sebelum matahari bersinar. Setelah matahari terbenam, makanan yang “lebih berat” di makan dan banyak minum air.
5. Naik haji. Muslim dianjurkan untuk pergi haji setidaknya satu kali seumur hidupnya ke Mekah dimana ritual- lima hari di ikuti.1
Mengapa sangat penting muslim melakukan apa yang Allah mau? Itu karena Islam adalah agama kerja. Masuk surga harus diupayakan. Bagian yang menyedihkan adalah muslim tidak pernah mendapatkan jaminan keselamatan. Saat mereka tiada, mereka percaya bahwa mereka akan pergi ke alam baka, dimana mereka menantikan pengadilan mereka pada hari kiamat.
Pada hari kiamat, Allah meninbang perbuatan baik dan perbuatan jahat dan menentukan nasib mereka.

Kemudian bagi mereka yang timbangan (perbuatan baik) lebih berat, dia akan akan hidup yang menyenangkan (di surga). Tapi siapa yang timbangan (perbuatan baik) lebih ringan. Dia akan memiliki rumahnya di Hawiyah ( lubang, neraka).
-Surah 101:6-9, The Noble Quran

Tidak ada jaminan surga meskipun anda melakukan perbuatan baik seumur hidup anda. Semuanya tergantung apa yang Allah putuskan.

JAMINAN MASUK SURGA

Hanya ada satu jalan yang menjamin masuk ke surga dan inilah yang menjadi motivasi sempurna bagi pelaku bom bunuh diri dan pejuang jihad. Satu jalan yang pasti membuat anda masuk kesurga adalah wafat di jihad- mati saat melawan musuh Islam.
Jihad artinya sederhana yaitu muslim harus memerangi musuh Allah sampai musuh mati atau muslim mati. Arti sebenarnya kata jihad adalah “bergumul”. Jihad bahkan telah didefinisikan secara sah oleh fiqh Islam sebagai berikut :

[Jihad] adalah melawan siapa siaja yang berdiri di jalan penyebaran Islam. Atau memerangi siapa saya yang menolak masuk Islam (berdasarkan Surah 8:39)

Jika anda wafat di jihad, anda bahkan tidak pergi ke alam baka dan menunggu penghakimana; anda langsung pergi ke surga.
Jihad sebenarnya adalah kontrak antara Allah dan muslim. Jika muslim berjuang, Allah menghadiahinya di akhirat.
Biarlah mereka (orang beriman) yang menjual hidup di dunia ini untuk berperang saat ini di jalan Allah, dan siapa saja berperang di jalan Allah, dan terbunuh atau mendapat kemanangan, Kami akan menganugrahinya hadiah besar.
-Surah 4:74, The Noble Quran

Sebagai refrensi bagi mereka yang berjuang jihad, Al Quran juga berkata:
Bagi mereka Allah telah menyiapkan taman (surga) di dalamnya sungai mengalir, untuk hidup di dalamnya selamanya. Itu adalah kesuksesan besar.
-Surah 9:89, The Nobel Quran

Ketika seorang meninggal di jihad, prosedur penguburan yang berbeda dijalankan. Setelah seorang biasa meninggal, tubuhnya dimandikan dan dikafani dengan baik, sebelum pergi ke masjid. Ketika seorang meninggal di jihad, tubuhnya tidak dimandikan atau diberi kain baru. Orang itu masuk ke peti mati seperti cara ia mati. Darah akan menjadi saksi baginya di depan Allah – tanda kehormatan. Muslim percaya para malaikat akan memperlakukan ia sebgai orang istimewa dihadapan Allah.
Media barat telah membuat lelucon pada pengertian muslim tentang surga-bidadari bagi pria untuk nikmati dan seterusnya- tapi adalah lebih penting untuk mengenali bahwa meninggal di jihad adalah satu-satunya jalan muslim dapat yakin sepenuhnya masuk surga. Inilah sebabnya anda melihat muslim-muslim meninggalkan negara mereka untuk berjihad di negara lain. Motivasi mereka adalah agama, yang adalah lebih bahaya dari mmotivasi politis.
Jihad adalah perintah pasti untuk semua muslim di Al Quran, tapi kini mari jawab sebuah pertanyaan penting yang ditanyakan setiap orang : bagaimana tentang semua ayat-ayat ‘manis’ di Al Quran ?

“TAPI BAGAIMANA DENGAN...”

Anda mungkin dengar di televisi atau membaca di media cetak tentang ayat di Al Quran yang berbicara positif mengenai orang Kristen atau ayat yang mendukung berbuat baik. Anda mungkin berfikir, “apakah ayat-ayat itu benar ada?”
Ini adalah solusi bagi misteri itu: Al Quran penuh dengan kontradiksi. Anda dapat menemukan orang Kristen di puji dan juga dapat menemukan ayat-ayat dimana orang Kristen dihukum ke neraka.
Ada kontradiksi untuk subjek lainnya juga. Contohnya, ada banyak minum alkohol di komunitas Arab pada masa Muhammad. Suatu wahtu mengayaka orang Arab untuk stop minum alkohol saat hendak ke masjid untuk sembahyang, tapi saat sembahyang selesai mereka dapat lanjut meminumnya. Kemudian ayat lain datang dan melarang alkohol setiap saat. (bandingkan Surah 2:219 dan surah 5:9).
Contoh lain adalah hubungan antara muslim dan orang Kristen. Beberapa ayat berkata bahwa muslim dapat berhubungan baik dengan orang orang Kristen, tapi di ayat lain berkata muslim harus mewajibkan orang Kristen untuk masuk Islam.
Pada permulaan masa Islam, wanita tidak diwajibkan untuk memakai jilbab, tapi pada ayat berikutnya, wanita diperintahkan diam didalam rumah dan memakai kerudung.
Akademisi Islam harus memutuskan, mana ayat yang harus di ikuti pada kasus sebuah kontradiksi. Ini diselesaikan dengan prinsip naskh.
Naskh didasarkan pada fakta bahwa Al Quran dinyatakan pada Muhammad pada waktu yang berbeda selama periode sekitar dua puluh dua tahun. Beberapa bagian dari Al Quran datang kemudian, dan beberapa bagian lainnya datang sebelumnya. Untuk memecahkan kontradiksi, mereka memutuskan bahwa wahyu yang lebih baru akan membatalkan ( Nasikh ) pewahyuan sebelumnya.
Ada setidaknya 114 ayat dalam Al Quran yang berbicara tentang kasih, perdamaian dan pengampunan, khususnya di surah yang berjudul “ Al Baqarah – Sapi Betina “ ( surah 2:62 , 109 ).
Tapi ketika surah 9:5 dinyatakan kemudian, itu membatalkan ayat – ayat sebelumnya. Ayat ini berkata: Perangi dan bunuhlah pnyembah berhala diamanapun kamu menemukan mereka, tangkaplah mereka kepung mereka, dan tunggu mereka dalam setiap tipu daya ( dalam perang ); jika mereka bertobat, dan melakukan sholat wajib dan menunaikan Zakat, maka bukalah jalan untuk mereka: karena Allah maha pengasih lagi maha pengampun. – TA
Ini terkenal sebagai ayat pedang, dan itu menjelaskan bahwa muslim harus memerangi siapa saja yang memilih untuk tidak masuk Islam, apakah mereka didalam atau diluar tanah Arab. Itu dianggap untuk membawa perkembangan terakhir dari jihad di Islam. 2
Prinsip naskh sangat kuat. Jika suatu ayat di nasikh atau digantikan, itu seperti ayat itu tidak pernah ada.
Anda mungkin bertanya, “ Mengapa kontradiksi ini di Al Quran di tempat pertama? Mengapa pewahyuan berubah seiring waktu?” pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat hidup l pertanyaan ini dapat dijawab dengan melihat hidup Muhammad , nabi dari Islam.
Pada pesan – pesan pertama yang disampaikan ke Muhammad adalah damai dan baik untuk menarik orang. Tapi keadaan berubah.
Muhammad menghadapi banyak perlawanan di Mekah, kota pertama ia mengkhotbahkan ajarannya, jadi ia meninggalkan kota itu tahun 622. Dia datang ke Yathrib, kota yang sekarang dikenal sebagai Madinah,dan membangun kekuatan militer dan jumlah pengikut yang besar. ( Baik Mekah dan Madinah saat berlokasi di Arab Saudi. ) Saat Muhammad ada diposisi yang kuat dia dapat kembali dan menaklukan Mekah dan area sekitarnya. Gerakan ini merubah Islam dari agama spiritual menjadi revolusi politis.
Kehidupan nabi Muhammad di Mekah adalah segala tentang doa dan meditasi. Jadi pewahyuan Al Quran di Mekah berbicara tentang perdamaian dan bekerjasama dengan orang lain.
Tapi saat di Madinah, Muhammad menjadi pemimpin militer dan penyerbu, jadi pewahyuan di Madinah berbicara tentang kekuatan militer dan infasi dalam nama Islam ( Jihad ).
Enam puluh persen ayat Al Quran berbicara tentang jihad, yang adalah masuk akal karena Muhammad menerima Al Quran sebagian besar setelah ia meningalkan Mekah. Jihad menjadi tenaga dasar dan tenaga penggerak dari Islam.
Adalah sungguh baik jika surah di Al Quran disusun berdasaran dimana mereka disampaikan, tapi mereka tidak. Beberapa versi dari Al Quran akan menunjukan setiap apakah itu disampaikan di Mekah atau Madinah; namun, anda harus mencari referensi akademisi lebih untuk mengetahui susunan pasti dari pewahyuan.


RINGKASAN
• Dalam bab ini anda telah belajar beberapa konsep - konsep yang sangat penting yang akan membantu anda untuk mengetahui pola pikir seorang teroris Islam. Dalam ringkasnya:
• Islam mewajibkan tunduk ke Allah yang perkataan nya tertulis di Al Quran.
• Pada hari kiamat, Allah menimbang perbuatan baik dan jahat anda dan memutuskan anda pergi ke surga atau neraka.
• Allah nyatakan di Al Quran jika anda meninggal di jihad dan anda melompati pengadilan dan otomatis pergi ke surga
• Ayat di Al Quran yang bebicara tentang jihad mengkesampingkan ( nasikh ) ayat yang bebrbicara tentang kasih dan kebaikan.
• Jihad adalah motivasi dibelakang hampir semua tindakan terorisme yang dilakukan atas nama Islam.

Al Quran memberikan porsi besar dari pengajaran praktis dalam hal jihad karena itu adalah bagian besar dari hidup Muhammad di Madinah. Di bab selanjutnya akan diberikan ayat – ayat Al Quran mengenai melakukan jihad dan pertanyaan dialamat kan apakah semua muslim percaya ini hal ini.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:00 am

Bab 5

Perang Suci Didalam Al Quran

Perangi Kafir Sampai Mereka Tunduk

K
ita telah menemukan jihad sebagai perintah bagi semua muslim menjalankan Al Quran fokus dari jihad adalah untuk mengatasi orang yang tda menerima Al Quran. Pada masa Muhammad , oleh karena itu jihad dilakukan untuk memerangi orang kristen dan yahudi sehari – hari. Dan juga para penyembah berhala – siapa saja yang tidak mau masuk Islam. ( Lihat surah 2:217; 4:71 - 104; 8:24 – 36, 39 – 65).
Mari izinkan Al Quran berbicara sendiri.

Mereka yang menolak Islam harus dibunuh. Jika mereka berbalik ( dari Islam ), pegang ( tahan ) mereka dan bunuh mereka dimanapun kamu menemukan mereka...
- Surah 4:89, The Nobel Quran

Jadi, saat kamu bertemu ( dalam peperangan – Jihad di jalan Allah )mereka yang tidak percaya, penggal leher ( mereka ) sampai saat kamu telah membunuh dan melukai banyak dari mereka, dan ikat sebuah ikatan yang kauat ( pada mereka, seperti menagkap mereka sebagai tawanan ).
-Surah 47:4, The Noble Quran

Hai orang beriman! Perangi semua kafir yang dekat denganmu, dan biar mereka merasakan kekerasan padamu; dan ketahuilah bahwa Allah bersama dengan mereka yang Al Muttaqun (yang saleh).
-Surah 9:123, The Noble Quran

Allah memerintahkan nabi Muhammad untuk melakukan pembuuhan daripada menngambil tawanan.

Adalah bukan untuk nabi bahwa ia harus mengambil tawanan perang (untuk dibebaskan dengan tebusan) sampai ia membuat pembantaian besar (diantara musuh-musuhnya) di atas negri.
-Surah 8:67, The Noble Quran

Muslim diajarkan untuk mempersiapkan diri mereka untuk berperang melawan kafir.

Jangan biarkan kafir berfikir bahwa mereka yang lebih baik (dari kehidupan saleh): mereka tidak akan pernah mencegahnya.terhadap mereka persiapkan kekuatanmu sepenuh tenaga, termasuk kuda-kuda perang, untuk menyebarkan teror pada (dalam hati) musuh, Allah dan musuhmu, dan yang lain di samping itu, yang kamu tidak tahu, tapi yang Allah ketahui.
-Surah 8:59-60, The Noble Quran

ORANG KRISTEN DAN YAHUDI ADALAH MUSUH ISLAM

Dalam Al Quran, orang Kristen dan Yahudi di sebut “ahli kitab” merujuk pada kitab suci yang mereka ikuti. Pada mulanya, wahyu Quran mendorong muslim untuk hidup damai dengan orang Kristen. (pewahyuan mengenai orang Yahudi tidak pernah positif) tapi setelah Muhammad pindah ke Madinah, pewahyuan mengenai “ahli kitab’ menjadi penuh permusuhan.
Ayat berikut dianggap wahyu final dari Allah mengenai orang Kristen dan Yahudi; karenanya, itu dipahami untuk mengesampingkan semua pewahyuan lainnya, itu menyatakan :

Perangilah mereka sampai tidak ada lagi Fitnah (tidak beriman, politeis, cth: menyembah selain Allah) dan agama (sembah) hanya untuk Allah sendiri [di seluruh dunia]. Tapi jika mereka berhenti (menyembah selain Allah), maka tentunya, Allah adalah maha melihat apa yang mereka lakukan.
-Surah 8:39, The Noble Quran

Dengan kata lain, ayat ini berkata, “Perangi mereka yang menolak Islam sampai semua penyembahan hanya untuk Allah saja.” Al Quran juga berkata muslim tidak boleh berteman dengan orang Kristen dan Yahudi.

Jangan mengambil orang Kristen dan Yahudi sebagai Auliya (teman, pelindung, penolong), mereka hanya Auliya bagi sesamanya. Dan jika ada diantara kamu menerima mereka ( sebagai Auliya), maka sesengguhnya dia adalah salah satu dari mereka.
-Surah 5:51

Fakta ini juga ditekankan di Surah 5:52-57 dan surah 4:89. Saat memerangi orang Kristen, Al Quran berkata untuk menghukum mereka dengan berat sehingga maereka akan meninggalkan rumah mereka dan terserak (surah 8:57).
Al Quran juga memerintahkan muslim untuk memaksa orang Kristen dan Yahudi untuk masuk Islam dengan perintah yang kuat dan langsung. Berikut ini dari The Noble Quran, yang termasuk komentari dalam tanda kurung.

Hai kamu yang telah diberikan kitab (orang Kristen dan Yahudi)! Berimanlah pada apa yang Kami nyatakan (pada Muhammad ) memperkuat apa (yang sudah ada) pada mu, sebelum Kami hilangkan wajah (dengan membuat mereka seperti belakang leher, tanpa hidung, mulut dan mata) dan membuat mereka terbelakang, atau mengutuk mereka seperti Kami mengutuk perusak Sabat. Dan perintah Allah selalu terlaksana.
-Surah 4:47

Jika artinya kurang jelas, terjemahan ini memiliki catatan kaki di bawah halaman, yang tertulis, “ ayat ini adalah peringatan keras untuk orang Kristen dan Yahudi, dan sebuat kewajiban absolut bahwa mereka harus percaya pada Muhammad pesuruh Allah dan pesannyasatu Tuhan Islam dan dalam Al Quran ini.”

MEYAKINKAN MUSLIM UNTUK PERGI BERPERANG

Saat anda membaca ayat-ayat Al Quran ini, adalah cukup membantu dengan memikirkannya pada konteks historis ayat tersebut. Allah berkata pada Muhammad untuk pergi dan menaklukan dunia, jadi banyak ayat-ayat Al Quran mendorong orang untuk pergi jihad. Ini adalah beberapa contoh:

Allah menambahkan nilai mereka yang berjuang keras dan berusaha dengan harta dan hidup mereka diatas mereka yang duduk (di rumah). Bagi setiap mereka, Allah telah menjanjikan yang baik (surga), tapi Allah telah menambahkan bagi mereka yang yang berjuang keras dan berusaha dengan harta dan hidup mereka diatas mereka yang duduk (di rumah) dengan hadiah besar.
-Surah 4:95, The Noble Quran

Mereka yang tidak ikut serta di jihad akan menerima api neraka.

“... mereka benci untuk berjuang dan berusaha, dengan harta mereka dan raga mereka, di jallan Allah: mereka berkata “jangan pergi ke tempat panas.” Katakanlah,”Api Neraka adalah lebih panas.” Hanya jika mereka dapat mengerti!
-Surah 9:81, Terjemahan Ali

Mereka yang mundur akan mendatangkan murka Allah.

Jika ada yang berpaling pada suatu hari-kecuali karena muslihat perang, atau mundur ke pasukan (dari dirinya sendiri)- dia menarik dirinya sendiri ke murka Allah, dan kediamannya adalah Neraka – penampungan iblis (sesungguhnya)!
-Surah 8:16, Terjemahan Ali

Jelaslah, anda bisa lihat pembunuhan,atau jihad, adalah bukan sebuah pilihan. Itu adalah sebuah kewajban karena itu adalah perintah Allah (surah 9:29). Setiap muslim harus melakukan itu untuk memenuhi imannya. Satu-satunya pengecualian adalah mereka yang cacat, buta dan lumpuh (surah 4:95)

TUJUAN AKHIR ISLAM
Jihad di jalankan untuk meraih tujuan akhir dari Islam-untuk menegakan otoritas Islam atas seluruh dunia. Islam bukan hanya sebuah agama; itu adalah pemerintahan juga. Ini adalah kenpa itu selalu menuju ke politik. Islam mengajarkan bahwa Allah adalah satu-satunya otoritas; karenanya sistem politik harus berdasarkan pengajaran Allah dan bukan yang lain.
Al Quran menyatakan:
Jika seorang lalai menilai dengan (terang dari) apa yang telah Allah sampaikan, mereka (tidak lebih baik dari ) kafir.... jika mereka lalai menimbang dengan (terang dari) apa yang telah Allah sampaikan, mereka (tidak lebih baik) mereka yang memberontak.
-Surah 5:44,47, Terjemahan Ali

Orang yang melakukan jihad menganggap mereka telah berhasil saat sebuah negara menyatakan Islam sebagai baik agama mereka dan bentuk negara mereka. Negara-negara dimana ini telah telah terwujud termasuk Afganistan (melalui Taliban), Iran (melalui revolusi Ayatollah Khomeini) dan Sudan (dibawah Hasan al-Turabi). Fundamentalis Islam secara aktif bekerja untuk mencapatkan kendali dari negara muslim “sekuler” Algeria, Suriah, Turki, Palestina, Irak, Libanon, Arab Saudi, Libya, Malaysia dan lainnya.
Sistem politik buatan manusia-mulai dari demokrasi hingga diktatur dianggap tidak sah. Namun Muslim moderat , tidak selalu setuju dengan ini. Contoh baik adalah mantan presiden Mesir Anwar Sadat. Dia mengataka bahwa akan ‘ tidak ada politik di Islam dan tidak ada Islam di politik.”
Pernyataan ini tidak dapat diterima oleh mantan profesor di universitas saya Sheikh Omar abdel Rahman, yang menjadi pemimpin spiritual organisasi teroris Al-Jihad. Setelah presiden Anwar Sadat mengatakan itu, Sheikh Abdel Rahman menyatakan persiden adalah kafir murtad yang harus di bunuh. Mengikuti hukum Islam, Al-Jihad membawa deklarasi pemimpinnya dan menembak presiden hingga mati. Presiden Sadat membayar harga tertinggi-nyawanya-dalam upaya menghentikan Islam menjadi otoritas pemerintahan di Mesir pada tahun 1980an.
Pada tahun 1980an grup Islam radikal memfokuskan serangan pada pemerintahan mereka sendiri. Sekarang organisasi-organisasi ini mengalihkan serangan langsung ke barat. Saya akan jelaskan mengapa pada bagian berikut buku ini.

APAKAH SEMUA MUSLIM PERCAYA INI ?

Ini adalah pertanyaan yang sangat bagus. Pada titik ini, orang barat dapat membayangkan apakah tetangga muslim mereka adalah bagian dari plot untuk menggulingkan negara mereka. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus mengenali ada beberapa tipe muslim, sama seperti beberapa tipe orang Kristen.

Muslim Sekuler
Ini adalah deskripsi tepat bagi muslim di seluruh dunia. Mereka percaya pada bagian manis dari Islam tapi mereka menolak panggilan jihad. Mereka menerima hiasan budaya dari pesannya, tapi mereka tidak tinggal di dalamnya sepenuhnya. Muslim- muslim ini mungkin sangat berdedikasi pada sistem pemahaman mereka, walau begitu itu tidak mewakili Islam sejati. Mayoritas muslim di seluruh dunia- baik di timur maupun barat- masuk dalam kategori ini.

Muslim tradisional
Ada dua tipe muslim tradisional.
Tipe pertama termasuk orang yang memperlajari dari Islam, mengetahui dan mempraktekannya, tapi mereka mereka memiliki pergumulan dengan konsep jihad. Beberapa menganggap jihad sebagai perang spiritual, seperti kegerakan muslim sufi.
Tipe kedua termasuk orang yang tau itu jihad memerangi non – muslim, tapi tidak mengambil tindakan karena 1) mereka tidak punya kemampuan melakukannya sendiri, 2) mereka memikirkan apa yang akan terjadi pada hidup mereka, keluarga dan anak mereka jika bergabung dengan grup fundamentalis, 3) mereka ingin hidup bahagia di bumi daripada sengsara.

Muslim Fundamentalis
Ini adalah muslim yang melakukan terorisme. Mereka terkadang memiliki jangut panjang dan turban. Tujuan mereka untuk mempraktekan Islam seperti Muhammad . walau kita menyebut mereka radikal, mereka mempraktekan Islam sesungguhnya.

SEKARANG ANDA MENGETAHUI DASAR-DASARNYA
Sekarang anda tahu fakta-fakta kunci dari Islam. Kontras, mari kita lihat apa yang media katakan pada kita.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:01 am

Bab 6
Disalah Artikan Oleh Media

Membuat Islam terlihat baik pada barat

S
alah satu hasil tidak langsung dari kejadian 11 september 2011, adalah perhatian besar media terhadap Islam. Islam hampir selalui disajikan sebagai agama damai. Itu dibuat agar enak didengar bagi telinga orang barat.
Para ahli yang di wawancara mencoba memisahkan sisi agama Islam dari segi politisnya, yang tidak mungkin dilakukan. Saat anda melihat muslim di TV atau media cetak berkata Islam adalah agama damai, itu dapat dijelaskan salah satu dari dua jalan :
1. Harapan pikiran. Walaupun ini bukan yang Islam ajarkan di Al Quran, orang ini sungguh berharap itu di sana. Dia tulus percaya dia dapat menjelaskan jauh bagian yang tidak enak didengar.
2. Tipuan dengan tujuan menarik mualaf. Ini adalah praktek jihad dengan jalan lain. Daripada membunuh musuh, kamu memualafkan mereka dengan kebohongan.

HARAPAN PIKIRAN

Contoh sempurna dari Harapan pikiran tentang Islam adalah tayangan udara oleh talkshow populer dengan pembawa acara Oprah Winfrey “Islam 101” ditayangkan pada 5 Oktober 2001-setelah serangan terhadap Amerika tapi sebelum USA mengambil tindakan di Afganistan.
Oprah mendapatkan beberapa tamu muslim di acara untuk mengedukasi hadirin mengenai dasar Islam. Salah satu tamu di acar tersebut adalah ratu Rania, berusia tiga satu puluh tahun, modern, kebarat-baratan, ratu Yordania. Oprah meminta komentarnya apakah wanita dalam Islam setara dengan pria.
Pertama-tama, bertanya pada ratu Rania segala sesuatu tentang Islam sama seperti bertanya pada Michael Jackson mengenai kekristenannya dan apa yang yang sebenaarnya Alkitab ajarkan. Meskipun demikian, ratu dan muslimah lainnya di acara berlagak seperti mereka adalah otoritas tertinggi dalam Islam. Dengan keyakinan besar, ratu menyatakan,” Islam memandang perempuan sebagai pasangan setara dan lengkap pada pria, jadi hak (wanita) dijamin oleh Islam.”1
Jawabannya membuat pemirsa barat merasa nyaman. Tapi itu tidak secara akurat mengambarkan ajaran Al Quran mengenai wanita. Jika wanita setara dengan pria, mengapa Al Quran berkata :
1. Pria muslim dapat menikah dengan empat wanita pada saat yang sama, tapi muslimah hanya dapat menikah pada satu pria. “kawinlah wanita (lain) dari pilihanmu, dua atau tiga, atau empat (Surah 4:3, The Noble Quran).
2. Pria memiliki hak untuk meminta bercerai, tapi wanita tidak (Surah 2:229).
3. Wanita hanya mewarisi setengah dari apa yang pria dapatkan (Surah 4:11)
4. Wanita tidak boleh menjadi imam, dan mereka tidak diperbolehkan untuk memimpin sembahyang jika ada pria. (Pria harus selalu ada di atas wanita menurut Surah 4:34.)
5. Wanita tidak boleh membuka pintu rumah jika suaminya tidak ada di sana, bahkan jika saudara lelaki atau kerabatnya ada di depan pintu. ( ini berasal dari Surah 33::53, ketika Muhammad memberikan intruksi pada orang-orang yang datang ke rumahnya. Ia berkata jika ia tidak di rumah, mereka harus berbicara pada istrinya melalui tabir.
6. Wanita harus tinggal di rumahnya (surah 33:33). Banyak muslimah tidak dapat berpergian tanpa izin dari ayah atau suami mereka.
7. Jika seorang istri menolak hubungan badan dengan suami mereka, adalah diperbolehkan bagi suami untuk memukulnya sampai mereka tunduk (Surah 4:34)
8. Dalam jihad, saat seorang muslim meninggal, dia pergi ke surga dan Allah mengadiahinya dengan tenaga dasyat untuk menikmati seks dengan tujuh puluh perawan pada malam pertama. Apa yang terjadi jika seorang wanita meninggal di jihad? Apa yang ia dapatkan? Apakah menjadi satu dari tujuhpuluh perawan?
Saya tidak tahu siapa yang ratu coba yakinkan-dirinya atau dunia. Nabi Muhammad pernah berkata,” jika ada pertanda buruk pada apa saja, itu ada di rumah, perempuan, dan kuda.”2
Oprah juga menanyai ratu Rania mengenai kerudung (jilbab) yang beberapa muslimah pakai. Ratu berkata,”itu adalah pilihan pribadi. Beberapa orang lebih konservatif dari yang lain.” Dia mencontoh dirinya sendiri untuk tidak memakainya.3
Mengenai persoalan jilbab dalam Islam, berikut adalah ayat-ayat Al Quran yang memerintahkan wanita untuk menutupi dirinya.

Hai nabi! Beritahu istrimu, anak-anak perempuanmu dan perempuan-perempuan pengikutmu untuk mengambil jubah (kerudung) mereka atas seluruh tubuh mereka (yaitu menutupi diri mereka sendiri sepenuhnya kecuali mata untuk melihat jalan).
-Surah 33:59, The Noble Quran

Dan tinggalah di rumahmu, dan jangan mempertunjukan dirimu seperti pada waktu kebodohan...
-Surah 33:33, The Noble Quran

Orang yang boleh melihat wajah perempuan adalah suaminya, anak, saudara kandung dan orang tua :

Tidaklah berdosa pada mereka (istri nabi jika mereka tampil tanpa kerudung) dihadapan ayahnya, atau anak mereka, saudara lelaki mereka, anak saudara lelaki mereka, anak saudara perempuan mereka, pada wanita (yang dipercayai) mereka, atau budak (perempuan) mereka.
-Surah 33:55, The Noble Quran

Hukum Islam telah menyamaratakan semua instruksi pada istri Muhammad untuk diterapkan pada semua perempuan (lihat Surah 24:31). Ratu Rania dan semua pemikir harapan seperti dirinya tidak sadar bahwa mereka tidak dapat mengartikan Al Quran untuk dapat sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Oprah Winfrey show hanya salah satu kesempatan bagi wanita-wanita muslim ini untuk menyajikan islamKristen yang sekuler, kebarat-baratan, kompromi yang tidak didukung oleh Al Quran dan pengajaran Islami. Saya berharap Oprah akan menemukan kebenaran tentang Islam dan menyajikan informasi yang benar pada pemirsanya mengenai hal ini.

KEBOHONGAN

Dalam salah satu kunjungan saya ke Amerika Serikat pada Agustus 1998, saya tinggal dengan keluarga teman dekat Los Angeles. Saat kami memilih saluran TV, program Islami menarik perhatian saya. Saya kaget. Saya mendengar penyiar berkata.”sebentar lagi kita akan menikmati perjalanan spiritual melalui kehidupan Muhammad bersama saudara (brother) Paul.”
Saya tidak beranjak dari depan televisi sampai saya lihat brother Paul. Saya hampir terjatuh saat saya melihat dia. Dia adalah pria berkult gelap, dengan rambut hitam tebal, jangut hitam panjang, memakai jubah putih panjang dengan turban kecil. Paul mungkin lulusan dari salah satu insitut Islam di timur tengah dan datang sebagai ulama ke Amerika Serikat untuk menyebarkan Islam ke barat.
Saya berfikir, Paul? Paul nama muslim sekarang? Pria ini 100% pria timur tengah yang tumbuh sama seperti saya. Tidak mungkin itu nama aslinya. Sangat mengherankan saya bagaimana brother Paul menggunakan istilah Kristen umum seperti, Tuhan memberkati kamu, Kemurahan Tuhan kita besertamu,Tuhan memberkatimu.” Dia berbicara tentang Tuhan pencipta dan bagaimana umat manusia dapat memiliki hubungan dengan Dia, bagaimana kita dapat mendengar suara-Nya dan Dia mendegar doa-doa kita, dan bahwa kita sebaiknya mempersilahkan Roh Tuhan bekerja dalam kita.
Otak saya berputar mendengarkan program ini yang disiarkan dari California. Saya berfikir, sekarang saya mengerti bagaimana mereka menyebarkan Islam di Amerika dan Eropa. Saya loncat dari kursi saya dan menjerit, “ya Tuhan, kasihanilah Ameriak! Tuhan, lindungi Amerika dan umatMu di neraga besar ini. Singkapkan kebohongan besar ini! Lindungi negara ini dari kebohongan besar ini !”
Teman saya dan keluarganya mencoba menghibur saya dengan berkata, “ perlindungan tangan Tuhan telah ada atas Amerika sejak pertama, dan akan selalu ada.”
Saya bertanya pada teman saya,”mengapa pria ini membohongi orang Amerika tentang namanya? Mengapa iya menampilakn Islam baru yang sangat berbeda dari yang saya alami sepanjang hidup saya ? mengapa ia menampilkan Islam yang lebih dekat dengan Kekristenan dari Islam yang benar yang saya pelajari bertahun-tahun? Saya berkata pada teman saya, pria ini harus memberitahu Amerika nama aslinya. Kemungkinan besar seperti Muhammad, Ahmed, Mahmoud, Mustaffa, Omar atau Osama- bukan Paul.”
Ini adalah pertama kali saya menyaksikan muslim menampilkan Islam yang 100% baru pada barat. Rata-rata muslim dari timur tengah tidak akan mengenali itu sebagai Islam yang mereka praktekan.
Sekarang jelas bahwa bayak pemimpin melakukan bagian mereka bagi jihad degan mempengaruhi media barat. Ya, mereka memainkan bagian mereka dengan membohongi orang banyak dengan membuat ereka percaya bahwa Islam bukan untuk membunuh, itu hanyalah agama, buka sistem politis; dan itu untuk kedamaian, cinta dan pengampunan dan seterusnya. Yang akan membuat Islam agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Itu hanyalah pelaksanaan berbeda dari prinsip jihad yang sama.
Ingatlah, muslim mendeklarasikan jihad di seluruh dunia, tapi setiap muslim memainkan peran yang berbeda. Seorang mengunakan pistol dan bom, yang lain mengunakan perkataan dan dusta untuk meningkatkan jumlah muslim di seluruh dunia. Metodanya tidak berbeda; keduanya muslim yang sungguh-sungguh dan itu adalah satu jihad menurut Al Quran –jihad melawan musuh Allah yang menentang penyebaran Islam di seluruh dunia.
Yang mengherankan saya adalah keberanian orang-orang ini. Mereka memasang bendera Amerika di tempat pertemuan mereka, sekolah, masjid, dan institut Islam. Mereka memasang poster yang bertuliskan, “Tuhan Memberkati Amerika” atau “Bersatu Kita Teguh”. Pada saat yang sama, saudara muslim mereka di timur tengah membakar bendera Amerka dan memasang poster mendukung Bin Laden dan tindakannya terorisnya di Amerika.
Dengan segala kejujuran, beberapa muslim “harapan pikiran” sungguh mendukung Amerika saat ini. Tapi muslim lainnya melakukan apa yang cukup bijaksana saat ini. Mereka adalah teladan dari politik Islami di tanah non-Islam. Muslim-muslim ini akan berbohong dan berkata hal-hal yang tidak mereka percayai kapan saja selama melakukan itu dapat menolong Islam. Kesetiaan mereka adalah pada Islam, bukan pada negara dimana mereka tinggal.

NASIONALISME

Saya tahu beberapa orang akan tidak setuju dengan berkata, “ada banyak muslim Amerika dan Eropa yang setia dan tulus pada negara mereka. Selain itu, negara itu telah menjadi rumah mereka selama bertahun-tahun.” Saya berbicara pada komentar ini dengan menunjukan bahwa Islam tidak percaya pada organisasi negara dari masyarakat non- Islam atau setiap negara yang tidak mengikuti hukum Islam.
Dalam hukum Islam hanya ada dua tipe negara-sebuah negara yang adalah rumah Islam atau menjadi rumah perang. Kita semua tahu Amerika dan sebagian besar negara bukanlah “rumah Islam”, yang artinya mereka tidak hidup oleh hukum Islam; oleh karenanya mereka adalah ‘rumah perang.’
Setiap muslim yang baik yang hidup sesuai dengan hukum Allah dan Al Quran tidak akan memilih kesetiaan pada kewarganegaraannya diatas kesetiaan pada Islam. Ini bukan pendapat pribadi; ini 100 persen hukum Islam.
Sontoh terbaik dari ini bahwa orang Mesir, Algeria, Sudan, Arab Saudi dan banyak lainnya menolak kewarganegaraan dan kesetiaan pada negara mereka ketika mereka menjadi anggota salah satu pergerakan fundamentalis. Pergerakan ini mengajarkan anggotanya, “Islam adalah darah dan dagingmu.”
Semua pergerakan fundamentalis di negara-negara Arab melarang anggota mereka untuk bertugas di militer atau bela negara. Mereka yakin mereka tidak seharusnya mendukung pengkhianat dan negara kafir di seluruh negri.
Shokri Moustafa, orang yang akan anda pelajari lebih banyak di bagian selanjutnya di buku ini, membawa prinsip ini bahkan ke tingkat yang lebih tinggi. Pergerakannya melarang anggotanya untuk menjadi pegawai negri.
Muslim yang memiliki rasa kesetiaan pada Islam akan memiliki masa sulit membenarkan kesetiaan pada bangsa mereka jika bangsa tersebut tidak Islami. Muslim sejati percaya bahwa seluruh dunia adalah rumahnya dan dia di perintahkan untuk menundukan dunia ke otoritas Islam. Muslim yang sungguh-sungguh tidak akan mau mati untuk sebidang lumpur bernama tanah air. Tapi dia rela mati untuk Islam dan tempat sucinya.
Saat anda melihat orang Palestina berjuang dan sekarat, mengertilah bahwa non-muslim atau muslim cetek Palestina berjuang untuk daratan, tapi muslim Palestina sejati (Hamas) begitu bergairah karena mereka memerangi musuh Allah dan melindungi situs suci Islam yaitu masjid Kubah Batu di Yerusalem.
Muslim percaya masjid Kubah Batu adalah tempat suci ke tiga dalam Islam.4 nabi Muhammad mengatakan pada pengikutnya bahwa Allah secara ajaib membawanya dari gurun Arab ke tempat ini di Yerusalem dan mengurapinya sebagai imam untuk memimpin sembahyang bagi semua rasul dan nabi Allah yang datang dari surga waktu itu. Setelah sembahyang, nabi Muhammad berkata ia sampai ke surga untuk bertemu dengan Allah. ( ini di kenal dengan perjalanan malam ajaib [Isra Mi’raj])
Kelompok-kelompok orang palestina memerangi musuh yang sama untuk alasan berbeda. Satu grup berjuang untuk sebidang daratan yang dapat mereka sebut rumah dan mendirikan pemerintahan-mungkin pemerintahan komunis, menurut pimpinan Geroge Habash. Habash memiliki nama Kristen, tapi dia bukan orang Kristen; itu hanya sebuah nama. Grup yang lain menginginkan daratan sehingga itu dapat mendirikan pemerintahan sosialis menurut pemikiran mantan teknik renovasi dan usahawan, Yasser Arafat.
Grup terakhir adalah muslim berani mati Palestina yang memabdang kedua grup sebagai pengkhiat yang menyalahgunakan nama Palestia untuk mendapatkan kuasa. Grup ini adalah pergerakan Hamas, dan pemimpinnya adalah Sheikh Ahmed Yassin.

MENGATAKAN KEBENARAN DARI KEPALSUAN

Pada saat ini, saya rasa anda akan mampu untuk melakukan tugas yang jauh lebih baik untuk memberitahu kebenaran dari dusta saat anda melihat sejumlah propaganda Islami di media.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:01 am

Bab 7

Hak Azasi Manusia Di Bawah islam

Kebebasan bicara dan kekebasan beragama/ budak Allah memberikan haknya

Dalam kunjungan ke Washington DC baru-baru ini, di musim dingin tahun 2000, saya mendengar perkumpulan islam di Universitas Georgetown mengadakan pertemuan untuk pelajar Amerika. Pembicara pertemuan tersebut adalah mantan pastor gereja babtis yang murtad dari Kristen ke iperkumpulan islam di Universitas Georgetown mengadakan pertemuan untuk pelajar Amerika. Pembicara pertemuan tersebut adalah mantan pendeta gereja babtis yang murtad dari Kristen ke Islam. Saya belum pernah dengar seperti ini sebelumnya.
Saya segera mulai berfikir, apa dapat terjadi pada pendeta babtis Amerika yang menyebabkan ia memutuskan seperti itu? Bagaimana seorang pria yang tumbuh sebagai manusia bebas memilih perbudakan? Bagaimana ia bisa melayani sebagai pendeta bertahun-tahun di sebuah gereja di Texas dan kemudian pindah ke Islam? Saya tidak mengerti. Semua pertanyaan ini membuat saya penasaran untuk mendegar dia berbicara.
Saya mengajak seorang teman, dan kami tiba ke seminar. Kami duduk di tengah ruangan, yang terisi sekitar tiga ratus mahasiswa. Setengahnya atau kurang adalah muslim taat dari luar negri. Pria muda nya memiliki jenggot panjang, para perempuannya memakai jilbab.
Ketika saya melihat pria ini memasuki ruangan, saya tidak percaya apa yang saya lihat. Dia kelihatan seperti berasal dari bagian dalam timur tengah. Dia memakai pakaian tradisional yang di pakai fanatik Islam di Mesir. Dia memakai jubah putih panjang, jengot tebal panjang. Saya tidak percaya pria ini memakai pakai tradisional grup teroris. Akhirnya mereka memperkenalkan dia sebagai mantan pendeta Kristen. Mereka memanggilnya sheikh Yusef. Langsung hati saya merasakan kesedihan yang dalam, dan saya membayangkan tentang keluarga dan anaknya. Apa yang terjadi pada mereka?
Saya mendengarkan pria ini hampir satu jam sementara ia membakikan pesan yang sangat kering yang menunjukan kedunguan dia dalam Islam dan sejarah Islam. Anda dapat melihat di wajahnya bahwa ia sangat tersesat. Dia berupaya keras meyakinkan kerumunan pemuda yang bersemangat bahwa Islam adalah jawaban untuk masalah dunia hari ini. Dia menyampaikan gambar yang sepenuhnya asing, jauh dari kebenaran Islam. Gambar yang sama yang grup Islam tipu dia dengannya, gambar yang sama yang organisasi Islam coba mengumpan orang barat. Semakin lama saya mendengar dia berbicara, semakin saya berdoa pada Tuhan untuk menyingkapkan kebohongan ini entah bagaimana.
Setelah dia berbicara, dia memberikankesempatan untuk komentar dan pertanyaan. Tangan saya adalah yang pertama terangkat. Setelah dia mempersilahkan saya berbicara, saya berdiri dan mulai memuji ceramahnya. Dia berfikir saya adalah muslim dari timur tengah, jadi dia tersenyum dan meminta saya maju ke depan dan mengunakan microphone. Itu adalah kesalahan terbesar dia, tapi saya sadar itu adalah tangan Tuhan. Saya memegang microphone dan mulai mengajukan dia pertanyaan.
“berapa lama anda telah masuk Islam?”
Dia menjawab, “delapan tahun.”
“bagus,” kata saya.”pernahkan kamu menghadapi macam-macam penganiayaan di sini di Amerika Serikat sejak anda membuat keputusan itu?”
“tidak sama sekali,” katanya.
“apakah gereja anda atau gereja lainnya menyuruh jemaatnya untuk mencari anda dan tidak pernah berhenti sampai mereka membunuh anda karena anda mengkhianati Kekristenan?”
“Tidak satupun itu terjadi.” Dia berkata.
“ adakah ayat di Alkitab yang berkata Kristen murtad harus dibunuh?”
“tidak, tidak ada ayat Alkitab berbicara tentang itu.”
Sekarang anda dapat melihat ketertarikan terbangun diantara para mahasiswa, tapi anda dapat melihat ketakutan di wajah mantan pendeta ini. Pada saat itu saya memperkenalkan diri saya dengan berkata,” saya adalah mantan profesor Universitas Al Azhar, saya mengajarkan sejarah dan literatur Islam/ delapan tahun yang lalu saya meninggalkan Islam dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi saya. Apakah anda tahu akibat yang saya terima ? Saya langsung kehilangan pekerjaan saya di universitas, saya dipenjaraka oleh polisi rahasia yang menyiksa saya hingga hampir mati. Grup Islam di Mesir bahkan keluarga saya sendiri mengejar saya dan mencoba membunuh saya.
“ Sekarang setelah delapan tahun tepatnya, sama seperti anda, tapi beda antara anda dan saya adalah bahwa saya kehilangan segalanya yang saya pernah miliki atau hidup untuknya. Saya kehilangan keluarga, pekerjaan, negara, dan hak saya untuk hidup. Sekarang saya terus-menerus dalam pelarian. Saya tidak lagi punya tanah air, dan pedang Islam ada di leher saya setiap saat karena Al Quran dan nabi Muhammad membuatnya seperti itu. Sering kali saya bertanya pada diri saya sendiri, mengapa semua ini terjadihanya karena saya melakukan hak saya sebagai manusia? Saya memilih apa yang ingin saya imani. Lihat harga yang saya telah dan akan terus bayar.
“pertanyaan saya untuk anda pak pendeta, adalah, harga apa yang telah anda bayar?? Apa akibat dari keputusan anda? Saat anda membuat keputusan itu, tidak ada yang mencoba untuk mebunuh anda atau memasukan anda ke penjara. FBI tidak menangkap anda seperti anda telah melakukan kejahatan melawan negara dan masyarakat anda. Tidak ada gereja memvonis anda mati atau mengutus seseorang untuk membunuh anda dengan pedang karena anda mengkhiati Tuhan, gereja dan masyarakat anda.
“anda, Sheikh Yusef, tetap hidup di negara anda, aman dan dilindungi leh hukum yang hebat. Anda bebas berpergian darikota ke kota untuk membagikan apa yang anda percayai, tapi saya berdiri di hadapan anda malam ini tanpa rumah dan tanpa keluarga. Saya kehilangan kenangan hidup saya. Saya tidak lagi dapat minum air nikmat dari sungai Nil atau menjejakan kaki di tanah negri saya. Saya menjadi korban hukum Islam; cepat atau lambat saya akan mati, dan itu akan memuaskan sebagian orang dan mengabulkan Islam.
“ Di agama saya sebeumnya, saya pengkhianat. Tapi bagaimana dengan anda, mantan pendeta? Saya beritahu anda, anda diberkati untuk lahir di negara bebas, di kelurga Kristen. Anda tumbuh bebas untuk membuat setiap keputusan sampai anda membuat keputusan ini, untuk menjadi muslim. Sedihnya, anda menyerahkan kebebasan anda, untuk apa? Saya harap anda sadar bahwa anda tidak lagi bebas, karena hari anda berfikir untuk meninggalkan Islam dan menjalankan Kekristenan dan hak anda untuk memilih lagi, anda akan di bunuh oleh pedang Islam dan tidak dapat melarikan diri. Pedang Islam tidak mengizinkan anda untuk melaksanakan kebebasan anda lagi. Walaupun anda tinggal di Ameriak Serikat. Tidak ada negara yang dapat menghentikanseorang muslim untuk menghukum anda dan meraih surga. Sekarang, selamat datang, mantan pendeta, sheikh Yusef, kepada kerajaan AL Kaka dan Al Hajjaj.”
Sheikh Yusef tidak tahu apa yang harus dikatakan setelah itu. Saya juga yakin dia tidak tahu apa yang saya katakan tentang “kerajaan Al Kaka dan Al Hajjaj.” Saya berkata itu untuk kepentingan mahasiswa muslim di ruangan, karena mereka semua tahu apa yang saya bicarakan. Al kaka dulu adalah panglima militer kejam selama periode kalifah kedua, dan Al Hajjaj adalah gubernur haus darah Irak pada masa Yazid. Orang –orang ini bertanggung jawab atas kematian ribuan orang.

HAK AZASI MANUSIA

Sheikh Yusef baru saja mengetahui kebenaran sulit tentang Islam: ketika anda menjadi budak Allah, anda menyerahkan hak anda. Sama seperti demokrasi tidak dapat diterima sebagai bentuk pemerintahan karena itu buatan manusia, Islam berkata hak azasi manusia adalah tidak penting karena itu juga ide buatan manusia yang tidak ditemukan dalam Al Quran.
Islam tidak mengakui atau menghormati hak azasi manusia. Semua ini adalah ide kafir dari barat; karenanya, muslim tidak mengakuinya. Ini adalah persis apa yang Sayyid Qutb, bapak pendiri modern jihad katakan dalam bukunya Social Justice in Islam (Keadilan Sosial dalam Islam)1.
Ada prinsip dasar dalam hukum Islam disebut “ Al-Qaeda Al-Faquhia.” Yang menyatakan, “ siapa saya yang menolak kebenaran Islam adalah seorang kafir.” Penerapan prinsip ini berarti siapa saja yang tidak menuruti prinsip-prinsip Islam secara lengkap harus dibunuh. Ini dapat di terapkan pada :
• Murtad muslim- mereka yang meninggalkan iman muslim (tidak ada kebebasan beragama)
• Mereka yang menyatakan opini melawan Islam (tidak ada kebebasan berpendapat).

KEBEBASAN BERBICARA

Islam dalam perang terus-menerus dengan penulis, pengarang, atau tokoh media yang mengekspresikan opini mereka secara terbuka di dunia bebas. Banyak orang mengorbankan hidupnya karena memiliki opini berbeda dengan fundamentalis muslim.
Contoh terbaik hal ini adalahDr Naguib Mahfouz, yang pada tahun 1988 memenangkan nobel kesusasteraan. Dr. Naguib Mahfouz adalah seorang muslim Mesir, tetap saja radikal muslim mencoba membunuhnya pada tahun 1994. Dia dalan perjalanan pulang ke rumah dari universitas ketika beberapa orang menyerang dia, menusuknya dengan pisau. Mereka meninggalkan dia seorang diri bersimbah darah di jalanan Kairo. Dr Mahfouz berusia delapan puluh tiga tahun ketika itu terjadi; namun ia selamat.2
Korban lain dari pergerakan Islam ini adalah DR Faraq Foda. Ahli pertanian Mesir. Dr. Foda adalah muslim moderat yang peduli pada keselamatan politik Mesir. Dia memutuskan untuk melawan kegerakan Islam melalui tulisannya. Ia memperingatkan Mesir, negara-negara Arab dan dunia tentang bahaya fundamental Islam. Dia menulis :
Waktu seperti apa di sejarah kita seperti ini? Ini adalah waktu ketika seseorang menanyakan pertanyaan dan pihak lain menyawabnya dengan peluru. Sering kali saya bertanya pada diri saya, apa ini bahwa kita melalui sejarah Mesir kita? Apakah kita pernah memikirkan itu? Ini adalah waktu jika anda punya pendapat, atau sesuatu untuk dikatakan, anda sebaiknya tahu dulu cara menggunakan senapan mesin atau sabuk hitam bela diri? Jika mereka fikir ini dapat membuat kita mundur atau berhenti, mereka salah besar. Jika mereka fikir aksi mereka menakuti kita, mereka keliru. Jika mereka berfikir bahwa kita akan mengistirahatkan pena kita dari menulis atau mulut kita dari menyuarakan pendapat, mereka mengharapkan kemustahilan. Ini bukan tentang keberanian; ini tentang logika. Menderita membela demokrasi dan persatuan negara kita adalah lebih baik daripada hidup dengan pemikiran kuat ini. Menderita untuk apa yang benar adalah lebih baik daripada hidup di bawah kebodohan mereka dan kekuasaan diktatorial. Saya lebih baik memberikan sisa hidup saya dan berbaring di kubur daripada memberikannya pada mereka. 3

(atas kebaikan Sinai Publishing, Kairo, Mesir)
Dr. Faraq Foda, ditembak mati tahun 1992 oleh fundamentalis Islam karena menulis buku menelanjangi aktivitas mereka.

Dr. Foda mengatakan fundamentalis adalah kanker dalam badan yang perlu dikeluarkan sebelum terlambat. Namun, Dr. Foda membayar harga tertinggi untuk opininya. Dia di tembak mati oleh grup yang dia peringatkan sebelumnya. Dia dibunuh karena dia tidak takut menyampaikan pendapatnya. Dr. Foda adalah inspirasi hebat bagi banyak penulis Mesir.

SALMAN RUSHDIE

Intoleransi kebebasan bicara ini bahkan dapat melintasi negara non-muslim. Satu dekade lebih yang lalu negara bebas terkejut ketika Ayatollah Khomeini, pemimpin baru Iran setelah revolusi, membuat fatwa mati sebagai respon terhadap novel yang diterbitkan di Inggris. Buku berjudul The Satanic Verses (ayat-ayat setan), di tulis oleh pengarang Inggris keturunan India bernama Salman Rushdie. Di bukunya, Rushdie mengkritik Islam dengan cara sarkastik/kasar. Khomeini menjanjikan tiga juta dolar bagi mereka yang membunuh Rushdie. Sebagai respon fatwa khomeini, polisi Inggris membawa Rushdie dalam perlindungannya. Pengarang ini harus hidup dalam ketakutan besar dari pedang Islam selama sisa hidupnya. Bahkan setelag permohohan maafnya pada publik muslim dan Islam, dia harus hidup dalam persembunyian.

KEBEBASAN BERAGAMA

Jika anda membaca jauh dalam buku ini, anda tidak perlu saya beritahu bahwa tidak ada kebebasan beragama dalam Islam. Faktanya, aniaya agama diperintahkan dalam Al Quran. Apa yang saya dapat tambahkan pada poin ini agar dapat dipahami adalah contoh dari Belanda. Dalam kasus ini, penulis muslim mengutuk pemerintahan asing karena menawarkan kebebasan beragama pada mantan-mantan muslim.
Parlemen Belanda meloloskan hukum yang memberikan suaka politik pada seorang yang meninggalkan Islam dan pindah ke agama lain seperti Kristen. Protes yang berapi-api di terbitkan di Muslim World League Journal, majalah yang diterbitkan di Mekah, Arab Saudi. Di artikel berjudul “ Hak suaka politik bagi pengkhiatan muslim di Belanda,” majalah itu mengeluhkan bahwa keputusan ini dibuat oleh dua partai politik Kristen di Belanda yang “seakan-akan jika masuk Krsiten adalah sebab penganiayaan.”4 Suatu hal yang aneh untuk diungkapkan karena hukum Islam menyatakan bahwa murtad dari Islam harus dihukum mati.
Artikel itu mengklaim bahwa partai politik Kristen di belanda mencoba memikat muslim meninggalkan imannya agar dapat kewarganegaraan di Belanda.

Keputusan jahat ini dirancang untuk mengambil keuntungan dari situasi muslim-muslim yang hidup di Belanda. Ini tentang menipu ribuan muslim yang berjuang untuk tinggal secara sah di belanda. Mereka memaksa muslim-muslim ini untuk merubah agama mereka sehingga mereka dapat status tinggal sah.

Artikel itu lalu menghina dan menuduh gereja dengan berkata :

Hukum ini hanya melegalisasi agenda dari orang –orang Krsiten dan gereja yang tidak sukses di masa lalu memikat muslim dengan segala hadiah materi dan keuangan agar mereka mengubah agama mereka. Sekarang mereka menggunakan metode yang lebih kuat (kewarganegaraan).

Setelah menyerang pemerintah Belanda dengan berkata, “ legalisasi ini melanggar hukum kebebasan beragama dari kesepakatan hak azasi manusia bagian 19,” artikel itu berakhir dengan, “ kami tidak terkejut melihat parlemen memberikan hak legal untuk agenda rahasia jahat dari Kekristenan di belanda.”
Pertama-tama, saya ingin berkata, “Tuhan memberkati Belanda, dan negara lainnya yang memberikan kesempatan dan perlindungan bagi orang untuk mengamalkan kepercayaan mereka.” Terimakasih Tuhan untuk seseorang yang berbaik hati bagi orang-orang yang dpaksa keluar dari negara Islam dan rumah mereka ketika mereka menerima kasih Tuhan Yesus Kristus. Dunia membutuhkan lebih banyak negara-negara yang memberikan muslim-muslim hak untuk meninggalkan Islam atau mencari untuk dirinya sendiri agar menemukan Tuhan pencipta sejati yang mengasihi umat manusia
Ketika saya membaca artikel seperti ini, hati saya hancur untuk dunia muslim dan tragedi dasyat dari hak azasi manusia di negara-negara ini. Hal paling berbahaya yang muslim dapat lakukan adalah meninggalkan Islam- apapun alasannya. Saya bersimpati untuk orang-orang yang berani melangkah keluar dari Islam. Orang –orang ini menjalani sisa hidupnya dengan pedang Islam di lehernya. Adalah sebuah tragedi bahwa banyak orang harus pergi untuk kebebasannya. Mun, Tuhan adalah setia untuk melindungi mereka dari kejahatan.

KHADDAFI MENDAPATKAN MASALAH DENGAN HUKUM ISLAM

Bahkan diktator harus hidup dalam batas-batas hukum Islam. Sebagai contoh, pemimpin Libya Muamar khaddafi pernah menyatakan bahwa ia tidak lagi percaya selain dari Al Quran dan dia mengabaikan semua pengajaran nabi Muhammad (Hadist).
Dunia Islam terkejut. Akademisi Islam di Universitas Al Azhar di Mesir dan otoritas Islam lainnya di Arab Saudi sangat terganggu. Dunia Islam membentuk komite ahli untuk pergi dan bertemu dengan presiden Libya sehingga mereka dapat mendiskusikan masalah ini dengannya secara personal.
Sheikh Mohammed Al-Gazoly, akademisi dari Universitas Al Azhar, memimpin koite ke Libya. Komite tersebut memperingatkkan pemimpin Libya tersebut tentang akibat dari keputusannya. Mereka mengatakan padanya jika dia tidak bertobat dan menarik pernyataanya, dia akan masuk dalam hukum pengkhiatan dan kafir. Mereka berkata menurut Al-Qaeda Al Faquhia dia menolak banyak kebenaran Islam, yang memaksa muslim sejati untuk membunuhnya. Dari infromasi ini, pemimpin Libya bertobat dan menarik pernyataannya. Komite kembali dari Libya ke Kairo dan mengumumkan keputusan Khaddafi untuk bertobat pada seluruh dunia muslim.
Bahkan manusia berkuasa seperti muammar Khaddafi tidak bebas untuk percaya apa yang ia inginkan. Tak seorangpun dapat lari dari hukum teroris Islam. Karena tidak ada negara atau parlemen akan dapat melindungi murtad muslim dari pedang Islam, tida ada yang dapat menghentikan pedang Islam mengambil nyawa eks-muslim kecuali negara bebas mengikuti jejak belanda dan menawarkan perlindungan bagi orang-orang itu.
Bagian yang mengherankan adalah bahwa Muslim World League Journal mengklaim bahwa Belanda yang melanggar Hak Azasi Manusia! Sebenarnya, Belanda memberikan muslim hak untuk melaksanakan kepercayaannya, tapi juga mengizinkan mereka kebebasan meninggalkan Islam jika mereka memilihnya- kemewahan yang tidak akan mereka miliki di negara mereka. Fakta sebenarnya adalah negara Islam seperti Arab Saudi (darimana majalah ini terbit), melakukan pelanggaran HAM serius karena mereka tidak akan mengizinkan Kekristenan diamalkan di negara mereka, dan jika muslim memikirkan saja mengenai mengubah agamanya, dia akan dibunuh- tidak ada yang salah tentang itu.
Jadi, apa yang menganggu penulis dari majalah ini? Saya percaya bahwa satu-satunya ancaman bagi Islam dari hukum ini adalah menyampaikan pada dunia adalah hebatnya siksaan yang dihadapi muslim yang masuk Kristen atau agama lainnya. Sebagaia dunia bebas yang percaya pada HAM kta harus menyediakan tempat perteduhan bagi orang-orang teraniaya ini.
Banyak eks-muslim yang memilih Kekristenan telah menderita penganiayaan hebat dari negara dan keluarga mereka. Beberapa dari mereka telah menuliskan tentang pengalaman mereka, termasuk :
• Profesor Mesir Nahad Mohammed Ali, yang menulis My Encounter With Christ.
• Sultan Mohammed (Paul) yang menulis Why I Became a Christian
• Blkis Al-Sheik, perempuan Pakistan yang bukunya berjudul When I Got the Courage to call God My father
• Masso’ud Ahmad Khan, yang menulis Captive in Christ, di terbitkan oleh Litterature of Life, sebuah organisasi misi Kristen.
Tidak lama setelah saya menjadi Kristen, saya juga menulis buku tentang pengalaman saya, yang saya beri judul Against the Tides in the Middle East, dan itu diterbitkan di Afrika Selatan tahun 1997. Buku ini menyingung muslim di Afrika Selatan yang menyerang saya beberapa kali.
Akhirnya, saya berharap saya dapat berkata pada Muslim World League Journal : jangan biarkan jalanmu yang korup dan jahat membuat kamu berfikir semua orang seperti kamu. Gereja di Belanda tidak punya agenda untuk memaksa muslim masuk Kristen karena satu fakta sederhana: tidak ada seorang yang dapat memaksa seorang muslim untuk mengubah apa yang ada di hatinya. Hanya karena muslim memaksa orang lain untuk merubah kepercayaannya, tidak semua orang seperti itu. Hanya karena Belanda dan barat memperlakukan muslim dengan hormat dan memberikan mereka hak istimewa tidak berarti mereka berupaya memikat muslim untuk mengubah agamanya. Saya tahu ini pandangan asing bagimu, tapi ini yang sebenarnya. Mereka hanya memperlakukan orang-orang dengan baik hanya karena mereka itu manusia.

RINGKASAN

Sekarang anda telah memiliki pengertian yang baik tentang inti kepercayaan Islam dan bagaimana karakteristik Islam di media adalah palsu. Di bagian berikutnya saya ingin membuat anda orang yang cukup tahu tentang kehidupan Muhammad. Saya ingin anda bagaimana pria ini hidup dan teladan yang dia buat untuk muslim ikuti.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:02 am

Bab 8

Kebudayaan Arab

Mengambil keuntungan dari Pola Pikir Kekerasan

S
aat anda mempelajari tokoh historis, adalah penting untuk memahami keadaan dan kebudayaan dimana dia hidup. Contohnya, Yesus hidup di komunitas Yahudi yang berada di bawah kendali Bangsa Romawi. Tindakan dan pengajarannya dipengaruhi oleh keadaan pada masaNya; contohnya, Dia mengajarkan mengenai membayar pajak pada Roma: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" (Markus 12:17)
jadi untuk mengerti Muhammad dan Islam, kita perlu melihat kebudayaan dari tempat dimana Islam itu lahir. Kita akan menemukan akar terorisme di sepanjang jalan kembali ke abat ke tujuh tanah Arab. (Tanah Arab dianggap jazirah di mana dimasa modern adalah negara Yaman, Oman, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Kuwait dan Yordania berada). Karakteristik dari suku-suku selama masa periode sejarah sebelum-islam ini dapat digambarkan dalam tiga kategori besar.

MENTALITAS KESUKUAN

Sebelum Islam, barat daya Asia, juga dikenal sebagai gurun Arab, berkembang sampai saat itu tanpa negara atau bangsa yang nyata. Masyarakatnya tidak berada di bawah otoritas hukum atau bentuk pemerintahan. Satu-satunya otoritas adalah kepala suku atas anggotanya. Suku-suku ini dikenal karena kesetiannya pada budaya suku mereka sendiri. Dalam sejarah Islam modern, apa yang orang luar anggap sebagai kesetiaan yang tak lazim sebenarnya berasal dari akar budaya Arab sebelum Islam.

EKSTRIMIS

Salah satu karakteristik yang kuat dari orang Arab pada masa Muhammad adalah mereka di kenal karena ekstrimis dalam segala hal-cinta yang esktrim, benci yang ekstrim dan tidak ada toleransi dengan yang lain yang berbeda dari mereka. Mereka bukan tipe yang dapat menerima keragaman atau kepercayaan orang lain.
Selama masa ini dalam sejarah dan budaya, banyak orang Arab hebat dalam puisi. Salah satu pujangga tertua mengambarkan karakteristik ektrimis ini berkata, “kami orang tanpa tengah, toleransi bukanlah jalan kami, kami dapatkan jalan kami, atau kami mati hari itu mencoba.” Mereka merasa hebat menjadi ekstrim dan menulis puisi tentang itu.
Mentalitas ekstrimis ini tidak berubah sama sekali setelah Islam. Malah faktanya, Islam menyerap banyak karakteristik inti dari kebudayaan Arab ini. Tidak ada modernisasi, tidak ada rekonsiliasi dengan sesama. Jika dua orang berkelahi, tidak akan ada yang berjalan menjauh. Mereka tidak punya mentalitas untuk duduk dan berdiskusi dan memecahkan masalah. Kelakuan mereka adalah, “berikan saya jalan saya, atau berikan saya kematian!” sebagai hasilnya adalah, sejarah Islam penuh dengan pertumpahan darah.
Banyak muslim non-Arab, seperti orang Iran, Afganistan, Pakistan, India dan lainnya, harus mengadopsi tingkah laku ini sebagai cara agama baru mereka.

PERGUMULAN KEKUASAAN DAN PEPERANGAN KONSTAN

Menjadi berani dan bengis adalah tanda kedewasaan pria di abad ke tujuh tanah Arab. Masyarakat dari kebudayaan ini dianggap cepat untuk berperang sebagai keperluan untuk bertahan hidup. Hanya yang kuat yang bertahan.; karenanya, suku-suku ini berperang terus-menerus sebagai cara untuk eksistensi. Mentalitas ini di nayakan dalam gaya hidup sehari-hari.
• Pertahankan suku kamu sendiri dan wilayahnya
• Jarah barang-barang mereka yang kamu kalahkan. Banyak individu dan kelompok-kelompok akan menyerang yang lain untuk posisi dan kekayaan

Islam tidak merubah ciri khas apapun atau mempengaruhi perilaku orang-orang Arab. Sebaliknya, Islam memeluk mentalitas Arab dan menggunakannya untuk mencapai agendanya. Jihad (perangi musuh Allah hingga mati) sebagai inti kepercayaan Islam datang ke mentalitas Arab bukan sebagai perilaku baru tapi seperti suatu yang mereka telah akrab sebelumnya. Islam memanggil bangsa Arab untuk bertindak dengan keberanian dan cara garang.
Mayoritas orang Arab masuk Islam supaya mereka dapat dihadiahi dengan harta orang-orang yang tidak mau tunduk ke Islam. Sejarah Islam memberitahu kita sering kali di masa awal Islam berdiri, cara yang adil untuk membagi rampasan perang adalah wilayah kontroversi dinatara muslim Arab.
Jadi kita lihat Muhammad lahir di kebudayaan dimana penaklukan dan pertumpahan darah menjadi norma. Sekarang mari lihat bagaimana norma-norma itu digabungkan dalam Islam melalui konsep jihad.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:03 am

Bab 9

Muhammad Menyatakan Jihad

Jihad Berkembang Penuh Dikehidupan Muhammad

H
ijrah Muhammad dari Mekah ke Madinah adalah saat menentukan dalam sejarah Islam. Segala sesuatu di pola pikir nabi Islam berubah-khususnya perlakuannya terhadap masyarakat non-Islam di sekitarnya.
Di Mekah, Muhammad tidak pernah berbicara jihad,. Tidak pernah ada pembicaraan perang suci karena dia tidak punya kekuatan militer, dan pergerakannya kecil dan lemah di masyarakat. Tapi di Madinah, dimana dia membangun pasukan, topik utama pewahyuan Al Quran adalah jihad dan memerangi musuh. Pewahyuan disajikan meningkat untuk memotivasi muslim untuk berperang.
Mari bandingkan perbedaan antara kehidupan Muhammad di Mekah dan kehidupannya di Madinah:
1. Mekah : dia mengundang orang menjadi bagian Islam dengan mengajar.
Madinah : dia meyakinkan orang untuk masuk Islam dengan pedang
2. Mekah : dia bertindak sebagai imam, menjalani hidup berdoa, berpuasa dan menyembah
Madinah : dia berlaku seperti panglima militer, memimpin sendiri duapuluh tujuh penyerangan
3. Mekah : hanya memiliki satu istri, Khadijah, selama duabelas tahun
Madinah : dia menikahi lebih dari dua belas wanita selama sepuluh tahun
4. Mekah : dia berperang melawan penyembah berhala
Madinah : dia berperang melawan ahli kitab (orang Kristen dan Yahudi)

Perpindahan Muhammad dari Mekah ke Madinah merubah Islam menjadi pergerakan politik. Dr. Omar Farouk menulis dalam bukunya The Arabs and Islam :

Hijrah nabi Islam dari Mekah ke Madinah adalah sangat penting dalam sejarah Islam. Itu menandai revolusi besar dalam sifat dasar Islam. Islam datang dari pewahyuan spiritual dan rohani ke agenda politik.

Saya sekarang akan memebrikan anda sejarah jihad seperti yang dikembangkan dan didefinisikan dalam kehidupan Muhammad. Ingatlah, selama sekitar dua puluh dua tahun Muhammad menerima ayat-ayat Al Quran dari malaikat Jibril. Filosofi jihad berkembang progresif, seperti posisi politis Muhammad berkembang progresif. Ketika posisi Muhammad dalam masyarakat bertambah kuat, pewahyuan mengenai jihad menjadi meluas dan membesar.

MASALAH MUHAMMAD DI MEKAH

Seseorang harus bertanya, “mengapa Muhammad meninggalkan Mekah ?” Muhammad menghabiskan waktu sepuluh sampai duabelas tahun di Mekah, membujuk orang-orang untuk mengikuti Islam tanpa membunuh mereka atau meminta pajak dari mereka. Pesannya satu yaitu pertobatan, kesabaran dan pengampunan. Namun, ada tekanan besar antara dirinya dan suku dimana dia berasal. Quraish adalah suku terbesar di daerah itu. Banyak orang meninggalkan berhala dan mengikuti Islam, yang membuat kepala suku tidak suka.
Pada mulanya mereka mencoba membuat kesepakatan dengan Muhammad, “kami akan angkat kamu jadi raja,” kepala suku berkata padanya “tapi jangan bicara tentang Islam lagi. Atau jika kamu mau kekayaan, kami akan berikan kamu uang dan kamu akan menjadi pria terkaya di tanah Arab.”
Muhammad kebetulan berdiri di samping pamannya ketika mereka mengatakan ini, dan ia menjawab, “hai , pamanku, jika mereka membawa matahari dan menaruhnya di tangan kananku dan membawa bulan dan menaruhnya di tangan kiriku, saya tidak akan menyerahkan pewahyuan saya.”
Negosiasi Muhammad dengan pemimpin-peminpin itu berlangsung dari 620-622 M, tapi mereka tidak pernah mencapai kesepakatan.1
Suku Quraish mulai menganiaya dia. Mereka melempari kepalanya dengan kotoran saat dia sholat, dan mereka meludahinya. Mereka mencoba membunuhnya beberapa kali. Sekali waktu seorang wanita mengundang dia untuk makan dan menaruh racun dalam kambing yang dia sajikan padanya. Al Quran membuat tulisan pada masalah Muhammad waktu itu :
Dan (ingatlah) saat orang-orang kafir bersekongkol terhadap engkau (hai Muhammad ) untuk memenjarakan kamu, atau membunuh kamu, atau mengeluarkan kamu (dari rumahmu yaitu Mekah); mereka membuat tipu daya dan Allah juga sedang membuat tipu daya. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.
-Surah 8:30, The Noble Quran

Muhammad meninggalkan Mekah tanpa berfikir, namun, dia memiliki rencana apa yang ia akan lakukan setelah dia pergi.

PEWAHYUAN JIHAD PERTAMA;
MEMBALAS MEREKA YANG MENGANIAYA KAMU

Muhammad menghabiskan tahun pertamanya di Madinah membangung kekuatan militernya. Target dari jihad, atau perang suci pertamanya, adalah untuk membalas Quraish, suku yang telah menganiaya dia. Perilaku ini tidak mengherankan karena Muhammad masih terpengaruhi mentalitas Arab yang telah saya gambarkan sebelumnya. (“kamu membawa saya satu masalah, saya akan berikan kamu dua masalah.”)
Suku Quraish mendapatkan kekayaan dengan berdagang. Setiap tahun mereka melaksanakan satu perjalanan ke Yaman dan satu perjalanan ke Suriah. Mereka mengambil satu gerobak besar penuh dengan barang yang akan mereka jual di tujuan mereka, dan membawa pulang muatan berisi barang-barang untuk dijual di rumah. Mereka membawa banyak uang dan barang berharga.
Muhammad berencana menyerang salah satu kafilah dalam perjalanan pulang ke Mekah. Dia dan tentaranya bersembunyi menunggu di lembah Badar. Namun, pemimpin rombongan mendengar tentang jebakan itu dan sukses tiba di rumah melalui jalan lain.
Kepala suku senang bukan kepalang rombongan dagang dapat pulang, tapi mereka sangat marah pada Muhammad. Mereka memutuskan untuk memberikan pelajaran padanya agar setiap orang di tanah Arab melihat bahwa tidak ada yang dapat bermain-main dengan suku Quraish. Mekah mengirim tentara mereka untuk memerangi Muhammad di Badar. Mengkagetkan bagi mereka, Muhammad menang besar dan mebunuh hampir semua tentara musuh.
Semua orang di tanah Arab mendengar peperangan ini- dan mereka mengenali bahwa Muhammad kini adalah orang paling berkuasa di tanah Arab karena dia telah mengalahkan suku yang paling kuat.

PEWAHYUAN JIHAD KEDUA:
TAKLUKAN DAERAHMU

Setelah kemenangan ini, Muhammad berkata malaikat Jibril membawa padanya pesan baru : bahwa ia harus memerangi setiap suku di tanah Arab dan membuat mereka semua tunduk pada Islam. Muhammad menyatakan, “Tidak akan ada dua agama di tanah Arab, bangsa Arab akan tunduk hanya pada Islam.”2 sebagai hasilnya, Muhammad tidak lagi fokus untuk mengubah kafir atau penyembah berhala. Sekarang orang Yahudi dan Kristen menjadi target bujukan.
Perkembangan jihad ini datang melalui wahyu ayat Al Quran :

Perangilah orang-orang yang (1) tidak beriman kepada Allah, (2)maupun di Hari Terakhir, (3) atau melarang apa yang telahdilarang oleh Allah dan Rasul-Nya (4) dan mereka yang mengakui bukan agama kebenaran (yaitu Islam) diantara ahli kitab (Yahudi dan Kristen), sampai mereka membayar Jizyah dengan ketaatan, dan merasa ditundukkan.
-Surah 9:39, The Noble Quran

Jika dilihat sekilas, ayat ini sulit di pahami, tapi akan sangat jelas setelah saya jelaskannya. Ayat ini berkata muslim harus memerangi empat macam oarng :

1. Mereka yang tidak percaya pada Allah.
2. Mereka yang tidak percaya hari kiamat.
3. Mereka yang melakukan hal-hal yang dilarang Allah dan Muhammad.
4. Mereka yang tidak menerima Islam sebagai kebenaran, yaitu, “ahli kitab”, yang adalah orang Yahudi dan Kristen.

Muhammad memberikan orang-orang tiga pilihan :
1. Mereka dapat menerima warta Islam
2. Mereka dapat tetap Yahudi atau Kristen tapi membayar pajak khusus (Jiyah), yang biasanya di tarik sekali setahun.
3. Mereka dapat mati. (ungkapan “dan merasa ditundukan” lebih kuat dalam bahasa Arab daripada terjemahan Inggris. Kata tersebut dalam bahasa Arab berarti sesuatu seperti “ subjek penghinaan”.itu memuat Ide bahwa seseorang gemetar ketakutan dihadapan kekuasaan yang lebih kuat. Jika subjek penghinaan tidak dapat dicapai, maka kematian berikutnya.)

Hasil dari opsi Muhammad adalah mayoritas menerima warta Islam, kafir kaya membayar pajak tinggi, sisanya dipaksa pergi perang.

MEMAJAKI ORANG KRISTEN SAAT INI

Pajak terhadap orang Kristen tidak hanya dilakukan jaman dulu. Grup fanatik di Mesir masih datang ke orang Kristen dan memungut pajak. Mereka akan menemui orang Kristen dan menjelaskan, “ kamu orang Kristen. Kami muslim. Ini negara muslim. Tugas kami untuk mengamalkan hukum Islam. Hukum mengatakan kamu memiliki dua pilihan-masuk Islam atau tetap pada agamamu. Tidak masalah dengan kami jika kamu memilih untuk tetap pada agamamu tapi kamu harus bayar pajak setiap tahun pada otoritas Islam.”
Pemerintah Mesir bukan yang mengumpulkan jenis pajak ini. Tapi grup-grup independen yang mengambil itu sendiri karena pemerintah tidak melakukannya.
Jadi Kekristenan ditawarkan dengan pajak, yang jumlahnya biasanya cukup besar berdasarkan pendapatannya. Orang Kristen dapat berkata,” saya tidak punya uang saat ini, berikan saya waktu beberapa hari untuk menggumpulkannya.” Jadi kelompok radikal akan pergi dan akan kembali beberaa hari kemudian.
Orang Kristen dapat berkata lagi,”tolong, beri saya seminggu lagi.” Jadi mereka akan pergi dan kembali dalam seminggu. Tapi jika orang Kristen masih tidak punya uang, tidak ada kesempatan lagi. Anda dapat yakin mereka akan kembali dan membunuhnya- kemungkinan menembaknya hingga mati.
Saya mempunyai seorang teman dari Mesir yang kini adalah professor universitas di Amerika Serikat. Dia punya dua saudara, seorang dokter dan apoteker, yang tinggal di Mesir, dan grup radikal datang menagih pajak. Orang-orang Kristen ini menolak, dan keduanya dibunuh. Ini baru terjadi dua-tiga tahun lalu.

MEMBIAYAI JIHAD

Pajak pada kafir adalah salah satu cara Muhammad mengumpulkan uang. Tapi sumber pendapatan utamanya adalah harta rampasan setelah peperangan. Ini adalah ekonomi sungai darahnya, sama seperti minyak adalah kehidupan ekonomi negara-negara teluk kini. Mereka tidak bercocok tanam, berdagang atau melakukan bisnis, mereka berperang.
Bagian dari keuntungan mereka datang dari perdagangan budak. Ketika mennyerang negara musuh, mereka membunuh semua pria dan mengambil wanita dan anak-anak sebagai budak. Pada masa itu gurun Arab terkenal karena perdagangan budak.
Dari rampasan perangnya, Muhammad berkata :

Semua pemasukan yang berasal dari tenaga kuda dan dari ujung pedang adalah hadiah dari Allah. Allah menyediakannya bagi merek yang berperang. Tapi jika mereka kembali ke kebiasaan dagang mereka yang lama, mereka hanya mendapatkan kehidupan dengan cara normal. 3

Muhammad telah memiliki perjanjian dengan tentaranya mengenai rampasan yang diambil dari musuh yang kalah. Muhammad mengambil 20%, dan tentara dapat membagi sisa 80% diantara mereka. Ini kedengarannya cukup baik, kecuali tentaranya dapat berjumlah hingga sepuluh ribu orang. Jadi setiap orang dalam pasukan mendapatkan 0,008 % dibandingkan Muhammad mendapat 20%.
Tentara Muhammad mulai memberontak dan mengeluh melawannya karena mereka tidak mendapat cukup bagian dari rampasan. Situasi ini menjadi akan tidak terkendali sampai Muhammad menerima wahyu baru.

Dan ketahuilah bahwa dari semua rampasan yang kamu memperoleh (dalam perang), seperlima diberikan kepada Allah, - dan kepada Rasul, dan kerabat dekat, anak yatim, orang miskin,dan musafir itu...

- Surah 8:41, Terjemahan Ali
Seluruh bagian Surah (bab) berjudul “Rampasan Perang”. Hal ini khusus membahas Perang Badar.Jika km ingin mendapatkan pandangan lengkap dari pola pikir militer Muhammad, baca bab berikut.


Penyerbuan ke Uhud

Ini adalah perang kedua yang nabi Muhammad dan mualaf baru perang melawan bangsa Arab yang menolak panggilan Islam. Setelah perang panglima militer dan pengawal pribadi menghadapi konflik besar. Ketidaksepakatan terhadap rampasan yang dimiliki musuh. Panglima perang berkata kepada pengawal pribadi Muhammad bahwa mereka harus mendapatkan bagian dari rampasan. “Jika kamu tidak berperang, maka tidak ada kemenangan,” debat mereka. Muhammad harus memecahkan masalah dengan memerintahkan panglima militer dan pengawal pribadinya untuk membagikan barang rampasan sama rata setelah perang ini. 4

Penyerbuan ke Hunayn

Sejarahwan Ibnu Hisham menulis keterangan-keterangan tentang penyerbuan ke Hunayn. Tentara muslim kalah karena mereka tergesa-gesa untuk menguasai harta musuh sebelum perang selesai. Ketika muslim mengejar barang rampasan, musuh menyergap dan mengalahkan mereka. Nabi Muhammad memotivasi tentaranya dengan berkata kepada mereka,”Siapa saja yang membunuh seseorang berhak untuk menguasai hartanya.” 5

Menyewa Bantuan Untuk Perang

Dr Solomon Basheer menyebutkan bahwa Muhammad bahkan menyewa suku lain untuk membantunya perang, memotivasi mereka dengan bagian dari harta rampasan :
Kadang-kadang suku-suku di tanah Arab setuju untuk terlibat dengan Muhammad dan mendukungnya dalam peperangan. Suku-suku ini membuat perjanjian dengan pemimpin muslim mengenai persentase rampasan yang mereka dapat ambil. 6

Metode penggalangan dana ini berlanjut setelah Muhammad mati. Pemimpin kedua Islam (Umar ibn Al-Khattab) adalah biang dari banyak penaklukan untuk Islam. Pemimpin ini juga membuat persetujuan dengan suku-suku lain untuk berperang bagi Islam.

Jarir Bin Abdullah datang dan menanyai pemimpin kedua muslim setelah kematian Muhammad (Umar ibn Al-Khattab), “Jika saya pergi ke Irak dengan orang-orang saya untuk berperang bagi Islam, dapatkah kami menyimpan 25% dari barang rampasan ?” Umar setuju. 7

Umar menjanjikan muslim bahwa mereka akan mendapatkan keuntungan dari orang yang mereka taklukan.

Allah membawa muslim ke dunia untuk menaklukan dan menguasai dan memenuhi dunia. Jika ada suatu negara melawan kehendak Allah dan menolak menjadi muslim, mereka akan menjadi budak muslim dan membayar pajak ke pemerintahan Islam. Negara-negara ini akan bekerja keras dan kamu akan menikmati keuntungan. 8


WAHYU TERAKHIR JIHAD :
TAKLUKAN DUNIA

Tahap terakhir dari perkembangan jihad adalah saat jihad tidak hanya bersifat regional tapi dunia luas. Perubahan ini berdasarkan ayat Al Quran baru yang diterima Muhammad :

Dan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah (kekafiran dan kemusyrikan: yaitu menyembah yang lain selain Allah) dan agama (ibadah) semua akan bagi Allah Sendiri [di seluruh dunia].
-Surah 8:39, The Noble Quran

Sebagai hasilnya, Muhammad berkata pada pengikutnya :
Saya mendengar nabi Allah berkata, saya diperintahkan oleh Allah memerangi semua orang sampai mereka berkata tiada tuhan selain Allah dan akulah nabinya. Dan siapapun yang mengatakan itu akan menyelamatkan dirinya dan uangnya.

Muslim segera saja membuat wahyu ini kedalam tindakan. Mereka membawa jihad keluar tanah Arab, menyerang banyak negara di Asia, Afrika dan Eropa. Ini adalah seluruh dunia saat itu.
Secara keseluruhan Muhammad memimpin pribadi dua puluh tujuh peperangan. Sebagai tambahan, dia mengirim tentaranya empat puluh tujuh kali tanpa dirinya (ini sekitar tujuh kali setahun).10 Kekuasaan Muhammad berakhir di 632 M saat kematiannya. Meskipun dengan kegiatan militernya, dia tidak meninggal karena peperangan. Sejarah mencatat bahwa ia sebenarnya meninggal karena demam berkepanjangan.

RINGKASAN

Setelah melihat budaya dan sebagian karakteristik orang-orang Arab sebelumnya ke Muhammad, kita telah memiliki pengertian mendalam terhadap sejarah berdarah dari Islam. Ketidaksepakatan dan ketidakpahaman selalu memimpin teroris
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:03 am

Bab 10



Tujuan Utama Islam


Seluruh dunia tunduk pada Islam



Sama seperti pada masa Muhammad, pengikut fundamentalis Islam hari ini bekerja untuk menaklukan dunia. Cara terbaik saya dapat menjelaskan pola pikir ini adalah untuk mengizinkan salah seorang pemimpinnya berkata dalam perkataannya sendiri.

Seorang dari penulis dan pemikir paling jelas dari jihad modern adalah Mawlana Abul Ala Mawdudi, pendiri dari gerakan fundamentalis Pakistan. Dia telah menulis banyak buku dan salah satu akademisi Islam yang terkenal. Seluruh dunia Islam menganggap dia sebagai pemimpin yang akan diingat sepanjang sejarah. Ini adalah kata-katanya : 1
Islam bukanlah agama normal seperti agama-agama lain di dunia, yang negara muslim bukanlah seperti negara-negara normal. Negara-negara muslim adalah sangat spesial karena mereka memiliki perintah dari Allah untuk menguasai seluruh dunia dan untuk diatas setiap bangsa di dunia.

Dia menunjukkan tujuan adalah bukan untuk membuat orang tertentu dalam kekuasaan atau untuk menetukan negara mana yang lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Islam adalah iman revolusioner yang datang untuk menghancurkan setiap pemerintahan yang dibuat manusia. Islam tidak mencari negara agar lebih baik dari negara lainnya. Islam tidak peduli tentang tanah atau siapa yang menguasai daratan. Tujuan Islam adalah untuk menguasai dunia dan menaklukan seluruh umat manusia pada iman Islam. Setiap negara atau kekuasaaan di dunia ini yang mencoba untuk menghalangi jalan itu, Islam akan perangi dan hancurkan.

Agar Islam dapat mencapai tujuannya, Islam dapat mengunakan setiap tenaga yang tersedia dengan cara apapun yang dapat digunakan untuk revolusi keseluruh dunia. Ini adalah jihad.

Mawdudi juga menjelaskan faham bahwa Islam adalah sistem politik dan cara hidup yang akan mengganti semua cara hidup lainnya.

Islam bukan hanya agama spritual; Islam adalah cara hidup. Itu adalah sistem surgawi yang dinyatakan pada dunia kita melalui malaikat Jibril, dan adalah kewajiban semua muslim untuk menghancurkan segala sistem lain di dunia dan menggantikannya dengan sistem Islami.
Semua yang percaya dalam Islam dalam hal ini dapat menjadi anggota Jamaah Islamiyah (gerakan fundamentalis Pakistan yang didirikan oleh pengarang). Saya tidak mau setiap orang berfikir bahwa muslim yang bergabung partai Allah adalah mubaleq muslim yang normal atau khatib/ustad normal di mesjid atau orang yang menulis artikel-artikel. Partai Allah adalah kelompok yang didirikan oleh Allah sendiri untuk membawa kebenaran Islam disuatu tangan dan memegang pedang ditangan yang lain untuk menghancurkan kerajaan-kerajaan iblis dan kerajaan-kerajaan manusia dan menggantikannya dengan sistem Islami. Kelompok ini akan menghancurkan tuhan-tuhan palsu dan membuat Allah satu-satunya Tuhan.

Dengan mengatakan “tuhan-tuhan palsu”, pengarang merujuk pada pemimpin politis yang bukan dibawah otoritas Islam, seperti presiden atau perdana menteri dari negara-negara barat.

Seperti yang anda lihat, Islam adalah agama pergumulan, revolusi dan perang. Islam tidak menghendaki sebagian kecil dari dunia-dia mau semuanya.

ORANG KRISTEN SEBAGAI TARGET

Orang-orang Kristen adalah target dalam tujuan untuk menaklukan dunia karena mereka menolak pindah agama. Perspektif ini tidak hanya menyatakan secara tidak langsung. Tetapi dinyatakan secara jelas.

Pada tahun 1980 ada sebuah pertemuan komunitas dunia muslim internasional di Lehore, Pakistan. Le Vigaro, harian Prancis terkemuka, melaporkan bahwa konferensi mendiskusikan cara-cara bahwa negara Islam dapat mengakhiri eksistensi minoritas kristen di dunia Islam atau memaksa mereka menjadi muslim. Jadwal mereka untuk mencapai ini adalah sebelum milenium ke dua.
Pimpinan dari komunitas ini menuntut koran Prancis pada tahun 1984, menyatakan bahwa laporan ini adalah salah. Tapi saya percaya bahwa koran ini menyatakan hal yang sebenarnya, karena hal ini adalah agenda Islam sebenarnya.
Contoh lain dari pola pikir memualafkan orang Kristen ke Islam terjadi selama perang sipil Lebanon. Ini adalah perang antara orang Kristen dan muslim berlangsung selama dua puluh tahun, dan tidak ada yang dapat memikirkan bagaimana mereka dapat berhenti- tidak PBB atau bahkan negara-negara Arab lainnya.
Pemimpin Libya, Muammar Khaddafi, menganggap dirinya sendiri pemikir hebat, dan satu hari dia menyatakan dia memiliki solusi dari masalah ini. Solusinya adalah agar orang Kristen memeluk Islam dan mereka akan menjadi saudara dan saudari dengan muslim dan peperangan akan berhenti. Khaddafi berkata :

Saya harap ada suatu generasi orang Kristen Libanon yang akan bangkit suatu hari dan menyadari tanah Arab tidak dapat menjadi Kristen dan Kristen tidak dapat menjadi Arab, jadi mereka akan memeluk Islam dan menjadi Arab sejati.2

METODE JIHAD
Kita telah melihat jihad ditegakan dalam Al Quran dan melibatkan mendominasi dunia. Jihad sekarang adalah panggilan setiap muslim. Sekarang mari kita lihat jihad di praktekan dalam tiga tingkat di masa modern.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:26 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:04 am

Bab 11


Tiga Tingkatan Jihad

Bagaimana Minoritas Muslim Lemah Mengambil Kendali

Jika anda melihat negara-negara muslim di seluruh dunia, anda akan melihat bahwa mereka bersatu dalam mengikuti tiga tingkatan jihad. (sumber saya dari tiga tingkatan adalah teologia Islami berdasarkan Al Quran).

TAHAP LEMAH

Tahap ini dterapkan pada muslim-muslim saat mereka lemh, minoritas kecil yang tinggal di masyrakat non-muslim. Pada kasus ini jihad nyata bukan panggilan saat ini. Muslim tunduk pada hukum wilayah, tapi mereka bekerja untuk meningkatkan massa mereka.

Pada tahap ini, muslim mengikuti sabda yang diberikan ke Muhammad di Mekah: ”Tidak ada paksaan dalam agama” (Surah 2:256, The Noble Quran). Anda mungkin pernah mendengar orang-orang di media mengutip ayat ini untuk membuktikan bahwa Islam tidak mendorong, atau memaksa, siapa saja untuk pindah agama.
Ayat kunci lain Muhammad terima pada saat ini adalah Surah 5:105:
Hai orang yang beriman! Jaga milikmu sendiri, Jika kamu mengikuti bimbingan yang (benar) [mengerjakan amal saleh (Tauhid Islam dan semua yang Islam perintahkan seseorang untuk melakukan), melarang apa yang salah (politeisme, ketidakpercayaan dan semua yang Islam telah dilarang)] tidak ada kerugian yang dapat datang madamu dari mereka yang keliru. Kamu semua kembali ke Allah, lalu Dia akan memberitahu kamu tentang (semua) yang kamu terlah lakukan.
-The Noble Quran

Ayat ini adalah respon bagi muslim di Mekah yang bertanya-tanya apa yang harus dilakukan tentang semua non-muslim di sekitar mereka. Pada dasarnya berkata pada mereka, “ bertanggungjawab untuk dirimu sendiri. Jangan kawatir mengenai kafir di sekitarmu. Kamu dan mereka semua akan menghadap Allah suatu hari dan akan dihakimi oleh tindakan kalian.”
Ayat-ayat ini bicara tentang hidup sunyi dan damai dengan non-muslim; namun, kita harus ingat Muhammad menerima perkataan ini ketika muslim sedikit, kumpulan kecil di Mekah. Setelah pergerakannya mereka mendapatkan kekuatan, Muhammad menerima sabda baru yang memyampingkan (nasikh) ayat-ayat ini.

TAHAP PERSIAPAN

Tahap ini adalah ketika muslim minoritas agak berpengaruh. Karena tujuan masa depan mereka adalah konfrontasi langsung dengan musuh, mereka membuat persiapan di setiap wilayah yang memungkinkan- finansial, fisik, militer, mental dan wilayah lainnya.

Janganlah orang-orang kafir mengira bahwa mereka bisa mendapatkan yang lebih baik (yang saleh): mereka tidak pernah akan melemahkan (mereka). Menghadapi mereka siapkan kekuatan kamu pada segala daya kamu, termasuk tunggangan perang, untuk menyerang ketakutan ke dalam (hati) musuh-musuh, Allah dan musuh Anda, dan lain-lain selain, yang kamu mungkin tidak tahu, tapi yang Allah Mahatahu.
-Surah 8:59-60. Terjemahan Ali, penekanan ditambahkan
The Noble Quran menyertakan beberapa komentar menarik, perhatikan kata-kata dalam tanda kurung:
Dan bersiap terhadap mereka semua segenap kekuatan kamu, termasuk tunggangan perang (tank, pesawat,rudal, artileri, dll) untuk mengancam musuh Allah....
-Surah 8:60, Penekanan ditambahkan
Komentar ini seharusnya mengkonfirmasi pembaca bahwa muslim mempraktekan ayat ini di jaman modern.

TAHAP JIHAD

Tahap ini kekita muslim adalah minoritas dengan kekuatan, pengaruh dan daya. Pada tingkatan ini tugas setiap muslim untuk aktif memerangi musuh, mengulingkan sistem dari negara non-muslim dan mendirikan otoritas Islami.
Tahap ini berdasarkan wahyu final yang Muhammad terima mengenai jihad, yang adalah surah 9:5. Yang lebih dulu saya kutip ayat ini sebelumnya, yang sangat penting dalam pemikiran Islam yang membawa pengulangan:

perangi dan membunuh orang musyrik di mana saja kamu menemukan mereka, dan tangkaplah mereka, kepung mereka, dan intai mereka di setiap siasat(perang)
-Terjemahan Ali

Muslim diperintahkan untuk membunuh siapa saja yang memilih untuk tidak memeluk Islam. Ayat ini berkata “dimana saja kamu menemukan merek.” Tidak ada batas geografi.


CONTOH MUHAMMAD

Ketiga tahapan ini adalah apa yang nabi Muhammad lakukan. Pada mulanya dia tidak menunjukan kebencian pada musuhnya (fase 1). Setelah dia meninggalkan Mekah dia menghabiskan tahun pertamanya di Madinah mempersiapkan tentaranya (fase 2). Lalu dia mendeklarasikan jihad, kemnadi untuk memerangi musuhnya, menaklukan Mekah sepenuhnya dan membuatnya dibawah otoritasnya (fase 3).

LIBANON

Sejarah terbaru dari negara modern Libanon dapat memberikan kita contoh terbaik dari tiga tahap ini dalam praktek.

Tahap 1: muslim bekerja sama dengan Kristen mayoritas
Jika anda pernah mengunjungi Libanon sebelum perang sipil merak anda akan melihat Hawaii timur tengah. Ibukota, Beirut, disebut Paris timur tengah. Libanon dulunya memiliki keadaan alam yang indah di sekelilingnya.
Minoritas muslim hidup damai dengan Kristen mayoritas. Ini karena muslim minoritas lemah tanpa daya. Tidak ada pembicaraan jihad, atau perang suci pada hari-hari itu di Libanon.

Tahap 2: Muslim mendapat bantuan luar untuk melancarkan serangan
Perlahan tapi pasti, di tahun 1970an Islam minoritas mulai tahap persiapan dengan mendapatkan dukungan dari Lybya di satu sisi dan Iran di sisi lainnya. Tidak terlalu lama sampai perang sipil Libanon dimulai.

Tahap 3: Muslim berperang melawan kafir
Dunia menyaksikan negara indah Libanon terbagi beberapa bagian. Muslim menolak setia pada saudara-saudari Kristen mereka. Mereka memulai kelompok militran dengan satu tujuan-mengulingkan pemerintahan dan mendirikan negara Islam.
Satu kelompok bernama Amal dipimpin oleh Nnabih Bary, ada kelompok syiah bernama Hisbullah, dipimpin oleh Sheikh Hassan Nasrallah.
Dua puluh tahun perang dijalani, tapi muslim tidak berhasil dalam misinya.

Kompromi (kembali ke tahap 1)
Sekarang Libanon memiliki pemerintahan sekuler dengan presiden Kristen dan perdana mentri muslim. Ada damai saat ini karna mereka mendirikan pemerintahan melibatkan semua partai yang bermusuhan.
Mereka malah membuat pendiri Amal menjadi ketua parlemen. Mereka mengizinkan Hizbullah untuk eksis di Libanon utara karena, mereka berkata,”kami harus punya mereka untuk bertahan terhadap Israel.”

MEMBENARKAN PENIPUAN

Ketiga tahap jihad menunjukan bagaimana keadan digunakan untuk menentukan perilaku yang tepat. Contoh lain dari pola pikir islami ini adalah penggunaan penipuan. Islam membenarkan berbohong dalam keadaan tertentu. Dalam bab berikut anda akan belajar bagaimana keadan-keadaan tersebut dan bagaimana itu digunakan pada jihad.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:28 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:04 am

Bab 12

Ketika Kebohongan Dibenarkan

Penipuan sebagai bagian perang dan untuk menghindari masalah


Muslim percaya perang berarti penipuan, jadi kebohongan adalah elemen penting dalam perang di Islam. Dalam bab ini kita akan melihat keadaan khusus dimana muslim diizinkan untuk berbohong.

Berbohong Pada Non Muslim Ketika Hidup di Negara Non-Muslim
Filusuf Ibn Taymiyah (1263-1328) menulis buku berjudul The Sword on the Neck of the Accuser Muhammad ( Pedang pada leher penuduh Muhammad). Di dalamnya dia mengambarkan bagaimana muslim harus hidup di tahap lemah.

Orang-orang beriman ketika dalam tahap lemah di negara non-muslim harus mengampuni dan sabar terhadap ahli kitab (yaitu orang Yahudi dan kristen) ketika mereka menghina Allah dan nabiNya dengan niat apapun. Orang-orang beriman harus berbohong pada ahli kitab untuk melindungi hidup dan agama mereka.1

Dengan kata lain, adalah OKE untuk berbohong pada non-muslim untuk melindungi diri anda sendiri ketika anda minoritas di negara mereka.
Ada pepadah sederhana Islami yang berkata, “jika kamu tidak bisa memotong tangan musuhmu, cium itu.”2 ini jelas dalam hidup nabi Muhammad dan pengajarannya di Mekah dan setelahnya. Domba damai dari Mekah, setalah berimigrasi ke Madinah, menjadi singa mengaum yang mengancam seluruh gurun Arab.
Saya tidak pernah mengalami hidup dalam tahap lemah karena muslim adalah mayoritas kuat di Mesir saat saya tumbuh. Kami, muslim mempraktekan kepercayaan kami dengan cara yang kami suka. Orang Kristen yang adalah minoritas lemah. Saya tidak pernah punya alasan untuk berbohong pada orang Kristen, tapi saya menyaksikan setiap hari bagaimana orang-orang Kristen ini hidup dibawah penganiayaan kuat sebagai minoritas di negara Islam.
Di sisi lainnya, mereka yang mempraktekan Islam di Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Australia dan Afrika Selatan berada dalam tahap lemah. Muslim-muslim ini sangat baik dalam menunjukan diri mereka sebagai orang yang penuh kasih, peduli dan pemaaf. Mereka berkompromi pada setiap konflik antara apa yang mereka tampilkan dengan apa yang mereka sungguh percayai.
Mereka hidup damai dengan orang Kristen dan Yahudi seperti saudara. Mereka menyajikan Islam pada negara-negara ini sebagai jawaban pada semua masalah kemanusiaan. Para muslim barat ini menyajikan agama mereka sebagai pembela pengampunan, kebebasan, kesetaraan dan rekonsiliasi. Mereka mengambarkan Islam sebagai agama yang tidak menunjukan prasangka pada setiap ras atau budaya.

Berbohong Tentang Perjanjian Damai

Kelompok muslim akan mengunakan negosiasi damai atau perjanjian damai untuk mendapatkan waktu sehingga mereka dapat membuat rencana baru, bersiap dan memposisikan mereka untuk kemenangan. Pemimpin militer muslim akan mengatakan apa saja yang ingin didengar pihak lain untuk mengulur waktu, tapi ketika tiba waktu untuk menyampaikan apa yang disepakati, anda akan melihat cerita yang lain.
Sejarah modern kita menyaksikan banyak perjanjian damai ini tidak menghasilkan apa-apa. Contoh yang terlintas di benak saya adalah semua kesepakatan antara kelompok muslim di Libanon Selatan, Hizbullah dan organisasi Amal. Contoh tepat lainnya adalah pembicaraan damai selama sembilan tahun antara Iran dan Irak, yang hasilnya hanya perang hebat.
Saya ingat jelas apa yang terjadi di Mesir selama perang antara pemerintah dan kelompok Islam (al-Gamma’a al Islamiyya). Pemimpin dari kelompok Islam menyatakan mereka telah menghentikan sikap bermusuhan dan siap untuk bertemu di meja perundingan. Itu tak lain adalah untuk mengulur waktu untuk menyusun kembali dan menyerang pemerintah lebih dari sebelumnya. Kelompok Islam menggunakan kebohongan dan trik dari apa yang mereka pahami dari Al Quran dan sejarah dan pengajaran kehidupan nabi Muhammad .
Banyak orang mungkin tidak setuju bagaimana saya menggambarkan Islam ; namun, fakta – fakta ini sangat jelas dalam hukum Islam. Mari lihat bagaimana Muhammad melakukan kebohongan, sejak tindakannya adalah bagian dari hukum Islam.

Menyangkal Iman Islam

Pertama kali nabi Muhammad mengizinkan menyangkal Islam atau dirinya sebagai nabi adalah dengan amar ben yasser. 3 Yasser, adalah salah satu sahabat Muhammad, ditangkap dan disandera oleh suk Quraish. Suku itu menyiksa Yasser, jadi ia menyangkal Muhammad dan Islam untuk mendapatkan kebebasan.
Segera setelah mereka membebaskannya, dia kembali ke Muhammad dan mengakui apa yang telah terjadi nabi Muhammad mengatakan pada Yasser bahwa jika itu terjadi lagi padanya ia harus melakukan hal yang persis sama tanpa malu.
Pada waktu yang lain nabi Muhammad mendengar salah satu musuhnya ( Sha’ban Bin Khalid Al- Hindi )menyiapkan pasukannya untuk memerangi muslim. Muhammad mengirim Abdullah Bin Anis Aljohani untuk membunuh musuh ini. Aljohani bertanya pada nabi Muhammad untuk menggambarkan pria yang harus dia bunuh. Muhammad berkata padanya untuk pergi dan bergabung pada pasukan musuh, mengutuki Islam dan Muhammad, dan dia akan menemukan Al-Hindi dengan cara itu.
Pesuruh nabi Muhammad tiba di perkemahan musuh. Saat dia mengetahui pimpinannya, dia memulai percakapan dan mengutuki Muhammad dan orang – orangnya. Singkat cerita, Aljohani mampu membangun cukup dekat dengan korbannya untuk memmotong kepalanya saat dia tidur. Dia membawa kepala itu ke nabi.
Kita lihat disini pesuruh nabi Muhammad menggunakan kebohongan – penyangkalan iman dan mengutuki nabi Muhammad - untuk mencapi misinya.4

Muslim Membohongi Muslim Lainnya

Pada saat perang, muslim akan berbohong pada muslim jika diperlukan. Ini menjelaskan kejadian antara presiden Irak Saddam Hussein dan presiden Mesir Hosni Mubarak. Mubarak mengunjungi Hussein di Baghdad pada hari sebelum Irak menginfasi Kuwait. Hussein menjanjikan Mubarak bahwa dia tidak akan menyerang Kuwait, Sebelum Mubarak tiba dirumah di Cairo dia mendengar infasi telah berlangsung.
Hussein berbohong pada rekan muslim, dan dia bahkan tiak memeggang kata – katanya selama 24 jam. Yang membuat presiden Mesir sangat marah. 5



Kepercayaan Umum Mengenai Kebohongan

Seperti yang anda dapat lihat, Islam membenarkan dan mempraktekan kebohongan di dalam keadaan perang. Perilaku umum mengenai kebohongan dapat diilustrasikan dalam sebuah cerita mengenai salah satu istri favorit Muhammad, Aisyah.

Berbohong Itu Baik Jika itu Dapat Menjauhkan Kejahatan

Abi Hamid Al Gahazali (pendiri Sufisme) menyatakan bahwa
Ketahuilah bahwa berbohong itu tidak berdosa dengan sendirinya, tetapi jika itu membawa kerugian padamu itu dapat menjadi buruk. Namun kamu dapat berbohong jika itu akan menjauhkan kamu dari kejahatan atau itu menghasilkan kesejahteraan. 7

Kita tahu dari sejarah Islam dan autobiografi nabi Muhammad bahwa kecemburuan besar terjadi antara kedua istri Muhammad, Aisyah dan Zaenab. Saudari Zaenab memulai rumor yang menyatakan Aisyah memiliki perselingkuhan dengan pria lain. 6 Motivasinya adalah untuk menolong saudarinya karena hukuman untuk perzinahan di Islam adalah dilempari batu (Surah 24:2).
Aisyah menyangkal memiliki hubungan gelap, walau masyarakat yang tau situasi itu, termasuk sahabat dekat Muhammad, yakin dia telah melakukannya. Kebohongan dapat diterima karena itu dapat menjauhkan dari kejahatan pelemparan batu.


RINGKASAN


Seperti yang anda lihat, kebohongan dan penipuan adalah bagian dari pola pikir Islami. Fakta ini sulit diterima oleh pikiran barat. Konsep lain yang sulit diterima oleh pikiran barat adalah fakta bahwa mesjid adalah tidak hanya untuk aktifitas religius. Mesjid digunakan untuk mendukung jihad, yang bahkan menjadi bukti selama pengeboman Amerika Serikat di Afganistan.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:30 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:05 am

Bab 13

Cara Muhammad Menggunakan Masjid

Rumah Ibadah / Rumah Perang



Selama pengeboman Amerika di Afganistan, militer Amerika membom sebuah mesjid tanggal 23 Oktober 2001. Pusat berita Lebanon mengeluh, “Masyarakat yang berdoa di dalam terluka dan terbunuh.”1 Di pihak lain, The Washington Post berkata bahwa, menurut para pengungsi baru-baru ini, Taliban telah mulai memindahkan peralatan dan personel militer ke masjid-masjid, sekolah dan tempat sipil lainnya untuk menghindari serangan.2
Peristiwa ini mengilustrasikan 2 hal : penggunaan tipu daya selama perang dan penggunaan masjid untuk keperluan perang.

MESJID BUKANLAH GEREJA

Kebanyakan umat Muslim yang diwawancara oleh media barat menyajikan Islam hanya sebagai agama. Mereka menekankan itu sebagai pusat pengajaran Islam dan masjid sebagai tempat ibadat umat muslim, sama seperti sebuah gereja atau sinagoga.
Namun, mesjid selama masa nabi Muhammad bukan hanya tempat ibadah. Itu juga tempat untuk menaruh senjata dan membuat rencana militer. Ketika Muhammad berada di Madinah, dia menggunakan masjid sebagai kantor pusat untuk segala perang-perangnya. Bahkan setelah kematiannya, penerusnya menggunakan masjid-masjid untuk tujuan yang sama.
Masjid di Islam adalah pusat ibadah, keadilan, strategi perang dan pemerintahan. Ini karena Islam adalah baik agama dan pemerintahan. Islam adalah pena dan pedang.
Nabi Muhammad menjelaskan pada muslim bahwa masjid tidak seperti sinagoga atau gereja. Pada mesjid nya di Madinah (situs suci kedua umat Islam hari ini) , ia merencanakan strategi perangnya, menyelenggarakan pengadilan dan menerima kunjungan kepala-kepala suku. Itu seperti Pentagon, gedung putih, dan pengadilan tinggi di satu tempat. Dunia Islam dipimpin dari masjid.
Ketika ada perintah untuk berperang, pemberitahuan berasal dari masjid. Penguasa setelah Muhammad melanjutkan praktek ini. Selama sejarah Islam anda dapat melihat semua pergerakan jihad berasal dari masjid.

PENGGUNAAN MASJID OLEH MILITAN MESIR


Di masa modern, masjid-masjid masih digunakan sebagai pusat perang. Kelompok Islam Mesir adalah contoh yang baik. Pada tahun 1986 polisi Mesir menerima perintah dari Zaki Bedr, perdana menteri keamanan nasional, untuk menyerang masjid-masjid di selatan Mesir karena kelompok militan Islam menggunakannya.
Penyerangan terhadap masjid-masjid menyebabkan banyak kemarahan diantara muslim-muslim moderat. Dialog berikut terjadi di parlemen Mesir antara Bedr, yang memerintahkan penyerangan, dan perwakilan partai oposisi, Mohammed Mahfoz Helmy. Helmy menjelaskan mengapa ia mempertanyakan tindakan Bedr :
motivasi dari pertanyaan saya adalah bukan untuk menuduh kamu melakukan kesalahan, tetapi sebagai perwakilan dari masyarakat, kami menuntut penjelasan dari tindakan pihak berwajib di selatan Mesir. Cara petugasmu mengejutkan muslim yang sedang beribadah di dalam masjid dan menahan mereka adalah sebuah penghinaan ke Islam.

Bedr menjawab dengan berkata :
Kami memiliki informasi akurat bahwa kelompok radikal Islam ini menggunakan masjid untuk merencanakan dan mengoperasikan sebuah serangan pada masyarakat dan polisi. Untuk lebih spesifik, pada hari Jumat, 31 Oktober 1986, kami memonitor anggota dari kelompok ini membawa senjata dan orang-orang ke masjid untuk menyiapkan serangan besar pada penduduk Assout dan kepolisian. Sebagai akibat serangan-serangan ini, enam perwira tinggi dan tujuh belas prajurit terluka. Namun, kami menyita dari masjid banyak pistol ilegal dan kami menemukan mayat penduduk. Kami menahan lima puluh tujuh anggota kelompok ini setelah investigasi singkat kami melepaskan dua orang dan menahan lima puluh lima lainnya.

Perdana Menteri Keamanan nasional berkata pada parlemen Mesir bahwa ini bukanlah sekalinya masjid digunakan sebagai pangkalan militer. Lima hari sebelum penyerbuan, serangan lain telah dilakukan.

26 Oktober 1986, kami menerima informasi akurat mengenai rencana besar radikal Islam untuk menghancurkan dan menyerang polisi dan masyarakat setelah sholat jumat. Informasi ini cukup untuk kami untuk mengirim sebagian dari tentara terbaik kami untuk menghentikan rencana ini dan membuat keamanan nasional terkendali. Saat setelah kedatangan tentara, mereka menemukan dari 120 anggota kelompok Islam di dalam masjid. Mereka tidak mengijinkan masyarakat umum untuk masuk ke masjid untuk sholat hari itu. Kami memonitor mereka secara hati-hati dan terkejut melihat bagaimana mereka akan bertindak. Segera setelah mereka melakukan langkah pertama keluar dari masjid dan menjalankan rencana mereka. Kami langsung menyerang masjid dan menahan 121 orang.

Perdana menteri keamanan nasional melanjutkan bicara pada parlemen dengan berkata :

Apa arti dua kejadian ini pada saya dan pemerintahan saya adalah masjid-masjid adalah tempat berkumpul dan pusat untuk para muslim radikal ini. Selama saya berada dalam posisi saya, saya tidak akan mentorelir itu. Kita harus berdiri bersama dan bersatu dalam pendapat untuk memerangi ancaman terorisme di negara kita walau mereka menaikkan panji Islam. Saya tidak mencoba untuk menyangkal tanggung jawab saya dalam penyerangan-penyerangan ini seperti yang partai oposisi nyatakan, tapi sebagai warga negara dari negara besar Mesir saya memanggil partai oposisi untuk bersatu dengan pemerintahan kami dan berdiri teguh dihadapan ancaman terorisme untuk menjaga keamanan negeri kami.3

Apa yang kita lihat dalam berkas sejarah modern ini adalah bahwa pergerakan kelompok Islam (al-Gama’a al Islamiyya) menggunakan masjid sebagai tempat untuk merencanakan serangan dan menyembunyikan senjata-mengikuti contoh dari nabi Muhammad.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:32 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:05 am

Bab 14

Para Pendahulu Terorisme

[i]600 sampai 1800an M[/i]


Anda akan mulai pada tur panduan melintasi seratus dua puluh tahun sejarah Islam. Sepanjang jalan anda akan menemukan peristiwa dan pergerakan yang menghasilkan prinsip-prinsip jihad yang dipraktekan hari ini.
Di bab ini, yang melingkupi masa Muhammad sampai tahun 1800an, akan menjelaskan :
• Logika dibelakang penyerangan penguasa-penguasa dan pemerintahan-pemerintahan yang menolak Islam, Muhammad atau Al Quran.
• Pembenaran untuk membunuh wanita dan anak-anak.
• Kepercayaan yang mengharuskan anda berperang walau anda tahu anda akan kalah.
• Prinsip bunuh diri cucu Muhammad.
• Terorisme abad ke 11 yang mabuk marijuana sebelum menyerang musuh mereka.


ALASAN TEPAT UNTUK MEMBUNUH


Mari mulai tur kita dengan mengambil beberapa potret dari hidup Muhammad. Ketika anda memvisualisasikan adegan-adegan ini dari hidup Muhammad , anda mungkin menemukannya menarik untuk dibayangkan apa yang mungkin seperti Yesus bertindak dengan cara yang sama.
Ketika Muhammad pindah ke Madinah tahun 622 M, dia menemukan banyak kaum Yahudi kuat disana yang menolak dia. Pemimpin suku bernama Beni Nadir menolak kata-katanya. Dia hebat dalam sajak dan menggunakan itu untuk mengutuk Muhammad dan pengajarannya.
Sajak ini membuat dia dalam masalah dengan kaum Yahudi yang berkuasa dan bersaing di daerah tersebut (al-Aus), yang telah masuk Islam. (ya, itu benar; mereka pindah agama). Ketika mereka mendengar sajak, mereka berencana untuk membunuh pengarangnya (Ka’b ibn al-Ashraf) agar menyenangkan hati Muhammad. Mereka membujuk saudara pengarang tersebut untuk membunuhnya. (Ibu mereka adalah Yahudi, tapi ayah mereka orang Arab).
Karena suku-suku berkompetisi untuk mendapatkan kebaikan Muhammad, suku Yahudi pesaing yang juga telah masuk Islam (al-Khazraj) mencari orang lain yang juga Muhammad tidak suka untuk dibunuh juga. Abbah Rafah Salam adalah korban kedua yang dibunuh untuk menyenangkan hati Muhammad.
Pada suatu kali, nabi Muhammad menyuruh pria lain untuk pergi dan membunuh wanita bernama Osama (putri Marawan), karena dia juga menggunakan puisi untuk mengutuk Muhammad dan pengajarannya. 1
Pembunuhan penyair Yahudi terasa negatif diantara orang-orang Arab. Sepupu pertama Muhammad, Ali ibn Abi Talib, adalah pengikut mula-mula Muhammad, mengambil tanggung jawab untuk membela perintah Muhammad untuk membunuh. Dia mengatakan kepada orang-orang bahwa Tuhan mengirimkan malaikat Jibril pada Muhammad dan memerintahkan kematian orang itu. Lalu ia menulis puisi untuk mengkonfirmasi bahwa pembunuhan ini adalah perintah Tuhan.
Ketiga pembunuhan ini membentuk prinsip-prisip dasar perilaku.


PRINSIP : siapa saja yang bertentangan dengan, tidak setuju dengan atau tidak mendukung Muhammad dan pengajarannya harus dibunuh.


MUHAMMAD MENGIZINKAN UNTUK MEMBUNUH WANITA DAN ANAK-ANAK


Mari kita lihat apa yang nabi Islam katakan mengenai pembunuhan wanita dan anak-anak musuh.
Nabi Muhammad satu kali ditanyai apakah OK untuk membunuh wanita dan anak-anak dari mereka yang penyembah berhala (percaya banyak tuhan) atau kafir. Dia berkata, “saya menggangap mereka seperti orang tua mereka. “dengan kata lain, jika orang tua mereka kafir, maka adalah diijinkan untuk membunuh anak-anak mereka. 2 Karena nabi Muhammad percaya ini, inilah mengapa Osama bin Laden dan Al-Qaeda percaya tentang pembunuhan wanita dan anak-anak.

MEMBUNUH PEMIMPIN YANG MELANGGAR HUKUM ISLAM

Muhammad meninggal tahun 632 M setelah demam panjang, menurut catatan sejarah pemimpin ketiga untuk menggantikannya, Uthman ibn Affan, mengalami banyak protes terhadap kepemimpinannya dan pemerintahannya atas orang-orang. Dia dituduh menyalahgunakan uang, kebejatan moral dan pelanggaran hukum lainnya. Kelompok-kelompok muslim dari banyak negara berkumpul di rumahnya dan meminta pengunduran dirinya. Dia bersumpah demi Allah bahwa dia tidak akan menanggapi ancaman ini dan menolak untuk menyerahkan kepemimpinannya.
Hanya beberapa hari mereka kembali ke rumah itu dan menemukan dia bermeditasi dan membaca Al Quran. Mereka membunuh dia disana.

PRINSIP : Adalah benar untuk membunuh gubernur atau pemimpin yang tidak sesuai dengan hukum Islam.


Setelah kematiannya, negara Islam tidak lagi sama. Ini adalah percabangan jalan dimana Iman Islam terbagi selamanya.

PERJANJIAN PALSU YANG MENYEBABKAN PERPECAHAN DIANTARA MUSLIM


Setelah pembunuhan pemimpin ketiga Islam, sepupu pertama Muhammad, Ali ibn Abi Talib, dipilih menjadi pemimpin Islam. Ali yang disukai banyak orang karena dia dulu adalah asisten terdekat Muhammad, seperti tangan kanannya.
Gubernur El-Sham (Syria) menentang penunjukkan ini. Dia berasal dari keluarga yang sama seperti pemimpin sebelumnya yang terbunuh (Uthman). Jadi Gubernur El-Sham meminta Ali untuk menahan orang-orang yang membunuh Uthman dan mengadili mereka. Ali menjawab, “ada ribuan ; siapa yang akan tahan ? Siapa yang akan saya adili?”
Ini memulai perang. Gubernur, Muawiya ibn Abi Sufyan, mengadakan beberapa perang dengan Ali.
Kelompok Ali menjadi terpecah. Sebagian dari mereka menentang peperangan dan meminta Ali untuk menghentikan perang. Mereka ingin membahas untuk solusi, memilih perwakilan dari kedua sisi yang paham Al Quran.
Singkat cerita, perwakilan Muawiya menyajikan perwakilan Ali dengan kesepakatan untuk mengakhiri masalah. Perjanjiannya adalah pengikut Ali memecat Ali dari kepemimpinan, dan yang lain akan memecat Muawiya dari kepemimpinannya. Muslim – muslim lalu dapat memilih siapa yang mereka anggap tepat menurut Al Quran.
Pengikut Ali memegang janji mereka dan mencopot Ali dari kepemimpinan, tapi perwakilan Muawiya tidak memegang janji mereka. Malah, dia mendeklarasikan Muawiya sebagai satu-satunya pemimpin bagi umat muslim.


PRINSIP : penipuan dapat diterima jika itu dapat membantu anda menggapai tujuan Islam.

PEMBUNUHAN ALI OLEH EL-KHARIJ

Pada tahun 660 dunia Islam terbagi menjadi dua bagian, mereka yang mengikuti Ali dan mereka yang mengikuti Muawiya. Pengikut Ali adalah Syiah, dan pengikut Muawiya adalah Sunni.
Kelompok baru memisahkan diri dari Syiah. Dikenal sebagai El-Kharij. Sama seperti kelompok jihad hari ini, El-Kharij menyuarakan reformasi. Mereka ingin mempraktekan Islam sama seperti yang Muhammad lakukan.
El-Kharij memutuskan rencana terbaik adalah dengan cara membunuh mereka semua-Ali, Muawiya dan perwakilan Muawiya. Dengan membunuh ketiga pemimpin ini mereka menyangka umat muslim akan kembali pada satu pemimpin, sama seperti pada masa Muhammad.
Seorang pria mampu membunuh Ali walau Ali sangat dihargai diantara umat muslim. Pemimpin spritual El-Kharij menyatakan ayat Al Quran untuk membenarkan apa yang mereka lakukan (Surah 2 :204,207).
Pembunuhan Ali adalah contoh utama dari apa yang banyak kelompok radikal percayai.

PRINSIP : Ketika pemerintah atau pemimpin diketahui bertindak tidak sesuai dengan Al Quran, muslim berhak untuk menyatakan mereka murtad dan kafir. Cara Islam menangani kafir atau murtad adalah dibunuh.

Ini adalah salah satu akar terorisme dalam sejarah Islam.
Prinsip dan kepercayaan El-Kharij telah menjadi ancaman terorisme bagi setiap kerajaan, dinasti, masyarakat atau negara sejak saat itu. Kelompok militer Islam yang kita lihat hari ini di seluruh dunia adalah kelanjutan dari EL-Kharij. Karena kelompok kuno ini begitu berpengaruh, mari lihat apa yang mereka percayai.

KEPERCAYAAN EL-KHARIJ

El-Kharij dalam bahasa Arab berarti “sesorang yang keluar”. Dalam bagian sejarah Islam, EL-kharij keluar dari bawah seorang pemimpin atau pemerintah yang mereka percayai tidak bertindak sesuai hukum Tuhan dan Al Quran.
Ini adalah sebagian dari inti kepercayaan mereka :
• Mereka percaya tidak ada hukum kecuali hukum Tuhan. Mereka menyatakan banyak Imam (pemimpin ibadah atau pengajar muslim). Sebagai kafir, menurut beberapa teman Muhammad.
• Mereka mengharapkan semua muslim untuk mengikuti panggilan jihad melawan penguasa (muslim atau non muslim) yang tidak sesuai dengan Al Quran. Siapa saja yg tidak berpartisipasi dalam jihad disebut kafir.
• Mereka percaya dalam hak untuk membunuh anak-anak dan wanita kafir.
• Mereka percaya muslim memiliki hak dan kendali atas wanita, anak-anak, dan segala barang kepunyaan kafir.
• Mereka melakukan pembunuhan, kebohongan, curiga dan ketidaksetiaan sebagai bagian utama dari iman Islam.

Kepercayaan mereka telah ditunjukan sepanjang sejarah Islam. 2

MISI BUNUH DIRI CUCU MUHAMMAD

Setelah kematian Muawiya pada tahun 680 M, anaknya Yazid dianggap sebagai pemimpin kekaisaran Islam. Seperti yang diduga, dia tidak diterima oleh anaknya Ali, Al-Husayn, yang adalah pemimpin Syiah waktu itu.
Al-Husayn merasa bahwa dialah yang harusnya menjadi pemimpin selanjutnya dari kerajaan Islam. Tida hanya karena ayah mereka sepupu pertama Muhammad dan tangan kanannya, tapi ibunya adalah puteri Muhammad. Al-Husayn tahu bahwa dia tidak memiliki cukup orang atau senjata untuk mengalahkan Yazid. Namun bagaimanapun dia pergi ke Irak untuk memeranginya. Al-Husayn terbunuh di kota bernama Kabala dalam tahun yang sama kematian ayahnya.
Kaum Syiah belajar prinsip baru dari kematian pemimpinnya.


PRINSIP : perangi kejahatan adalah kewajiban; tidak menjadi masalah apakah kamu menang ataukah kamu mati. Jika kamu menang, kamu akan dihargai dengan kemasyuran, jika kamu mati akan dihargai oleh Tuhan. Memerangi kejahatan adalah kehormatan apapun jalannya.


Berdasarkan kepercayaan ini, Al-Husayn adalah martir Islam. Sampai hari ini dia sangat dihargai dan teladan besar dalam pengorbanan diri, khususnya diantara muslim syiah.
Kepercayaan ini memberi kita pengertian yang lebih dalam mengapa muslim bersedia menjadi relawan untuk misi bunuh diri. Mereka mungkin tidak mengubah banyak keadaan, tapi mereka mendapatkan kesempatan untuk mati sebagai martir dan pahlawan islam.

PEJUANG MARIJUANA

Nama dari kelompok abad kesebelas ini adalah gambaran Arab untuk orang yang merokok atau makan hashish (turunan dari marijuana). El-Hashashen adalah kelompok muslim Syiah yang sangat religius yang percaya membunuh musuh adalah perintah Islam untuk menjadi martir. Kelompok ini didirikan diabad kesebelas oleh seorang pria bernama Hassan El-Sabaah.
Prajurit dari kelompok ini menggunakan narkoba hashish untuk mabuk sebelum mereka pergi pada misi bunuh diri. Ketika mereka berada dalam pengaruh obat, mereka membayangkan mereka ada di taman dengan banyak wanita cantik. Dalam pengaruh obat, mereka mendapatkan sedikit kenikmatan dari surga nantinya, jadi mereka segera melakukan tugas mereka dan mendapatkan yang sesungguhnya.
Pergerakan ini tumbuh besar dan menyelesaikan sejumlah besar pembunuhan diseluruh Persia dan Irak. Anggota dari kelompok ini membunuh banyak pemimpin militer dan penjabat pemerintah dari muslim Sunni. Pada awal abad keduabelas pergerakan El-Hashashen hampir menyebar seluruh wilayah Timur Tengah. Tidak ada penguasa atau gubernur dari kekerasan mereka.

IBN TAYMIYAH DAN TIDAK ADA TOLERANSI

Pada awal abad keempat belas pemimpin Sunni berkuasa muncul ke permukaan-ibn Taymiyah. Lahir di kota Syriah bernama Haran pada tahun 1263 M, dia memerangi invasi Mongolia ke Syriah (1299-1303). Ibn Taymiyah mengajarkan bahwa umat muslim Mongolia bukanlah muslim sejati dan saudara sebangsanya seharusnya tidak tunduk pada otoritas mereka. Dia juga mendeklarasikan bahwa siapa saja yang tunduk pada mereka, membantu mereka atau berurusan dengan mereka adalah sama seperti mereka-kafir. Dari saat ini Ibn Taymiyah bertindak seperti dia adalah pemimpin militer, menyatakan banyak muslim sebagai kafir dan menyerang mereka.
Ibn Taymiyah menyusun pola pikir tidak toleran. Dia memperkuat prinsip yang juga dilaksanakan abad sebelumnya.

PRINSIP : muslim harus melawan, memerangi, dan menggulingkan setiap pemerintahan Islam yang tidak memerintah negeri sesuai dengan hukum Islam saja.

PRINSIP : muslim harus menegakan jihad pada siapa saja yang kepercayaannya berbeda dari Islam khusunya Yahudi dan Kristen.

Kita telah lihat sejumlah besar pengaruh Ibn Taymiyah selama dua abad terakhir pada sebagian besar pergerakan Islam. Terorisme hari ini adalah hasil dari pola pikir ini.

PERGERAKAN WAHHABI

Berdasarkan fondasi yang sama yang Ibn Taymiyah dirikan, Muhammad Ibn Abd al-Wahhab (1703-1792) memimpin pergerakan Wahhabi. Pergerakan ini menolak memerangi dan menggulingkan pemerintahan Turki. Abd al-Wahhab membentuk 100% negara Islam, yang pada akhirnya menjadi Arab Saudi.
Keluarga kerajaan Arab Saudi berkuasa hari ini adalah keturunan dari Abdul Aziz Bin Saud, pemimpin politik yang bekerja sama dengan Wahhab untuk mendirikan negara Arab Saudi. Pada saat yang sama, pemerintah Arab Saudi juga menghadapi pergerakan El-Kharij, mereka yang ingin kembali ke prinsip-prinsip asli. Osama bin Laden adalah contoh dari grup ini.
Pola pikir Ibn Taymiyah telah mempengaruhi dunia kita hari ini dengan cara yang hebat. Banyak pergerakan sekarang mencoba untuk menggulingkan pemerintahan mereka dan kembali ke pengajaran Muhammad tanpa toleransi atau kompromi. Mereka mengejar misi mereka dengan kekuatan militer. Sejarah pasti terulang dengan sendirinya.



RINGKASAN
Sekarang anda telah lihat akar sejarah dari terorisme mulai dari Muhammad dan terus hingga tahun 1800an, kita kembali ke orang yang saya sebut sebagai bapak pendiri jihad modern. Dia dihukum mati oleh pemerintah Mesir karena pengajarannya dan banyak bukunya dilarang di Mesir dan negara lain termasuk Libya dan Irak. Namun pengaruhnya tetap hidup. Namanya adalah Sayyid Qutb.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:34 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:06 am

Bab 15

Pendiri Modern Jihad

Sayyid Qutb:
Dari desa ke Tiang Gantung



Tahun 1920an adalah saat menyenangkan dalam sejarah di banyak negara timur tengah. Banyak yang akhirnya merdeka dari kekuasaan negara-negara Eropa-beberapa dari Inggris, beberapa dari Prancis, beberapa dari Italia dan beberapa dari Turki- atau mereka dalam jalan mereka menuju kemerdekaan. Salah satu negara ini adalah Mesir.
Untuk pertama kali dalam sejarah Mesir memiliki presiden. Masyarakat Mesir akhirnya mulai melihat cahaya kebebasan lagi, banyak diantaranya untuk pertama kalinya.
Kejadian di Turkin akan segera mendorong Mesir menuju fundamentalis Islam. Tahun 1924 pemimpin militer Turki Mustafa Kemal Ataturk membentuk secara cermat negara sekuler di Turki. Dalam melakukannya, dia menggulingkan sistem kepemimpinan Islami yang telah memimpin dunia Islam selama enam ratus tahun. Efeknya, dia mengeluarkan sistem muslim dan mengantinya dengan sistem militer barat.
Muslim beraksi negatif akan hal ini, termasuk muslim di Mesir. Hasilnya, pemimpin spiritual bernama Sheikh Hassan al Banna memulai pergerakaan persaudaraan muslim (Ikhwanul Muslimin) di Mesir. Ini yang apa kita hubungkan selalu sebagai El-Kharij lagi. Kepercayaannya adalah campuran El-Kharij mula-mula, El Hashashes dan pola pikir Ibn Taymiyah. Tujuannya untuk mesir adalah untuk menerapkan kembali hukum Islam untuk membentuk kembali sistem kepemimpinan Islam.
Ikhwanul Muslimin sangat militan, agresif dan penuh kebencian terhadap pemimpin bangsa atau siapa saja yang tidak sesuai dengan hukum Islam. Mereka menggunakan metoda terorisme untuk menguncang masyarakat dan mengejar agenda mereka membawa kembali kehebatan asli Islam.
Setelah Israel mendirikan negara tahun 1948, kelompok fundamental radikal tumbuh lebih lagi. Pembentukan Israel menantai permulaan banyak perang antara Yahudi dan Arab.
Kelompok fundamentalis menciptakan banyak jaringan pemberontakan, muslim-muslim penuh kebencian yang bersedia manti untuk kepentingan mereka. Kebencian mereka tidak tertuju pada Yahudi saja. Mereka mengajarkan pengikutnya bahwa pemimpin Mesir dan dunia Arab lainnya bukanlah muslim sejati.
Mereka giat mengajarkan hukum Islam harus diterapkan tanpa toleransi bagi campur tangan pemerintah atau bagi orang ama lain. Kelompok teroris militan dan ekstrim ini memfokuskan aktivitas mereka pada pembunuhan. Dalam pikiran mereka, pembunuhan adalah satu-satunya jalan untuk membuat negara-negara Islam tunduk kembali pada Al Quran dan hukum Islam.
Tahun 1948 Ikhwanul Muslimin membunuh perdana menteri Mesir Mahmoud Norkrashy Pasha. Tahun 1949 mereka mencoba membunuh perdana menteri Mesir yang baru, Ibrahim Abdel Hadi, tapi mereka malah membunuh hakim pengadilan tinggi Moustashar Ahmad El-Kazendari.
Dalam suasana ini pemuda brilian Mesir menyelesaikan sarjananya dan memulai karir menjanjikan di bidang pendidikan. Sayyid Qutb, lahir tahun 1906 di Mesir Selatan, terpilih oleh pemerintah untuk pergi Amerika Serikat tahun 1948 untuk belajar metoda khusus pendidikan. Setelah dia pulang ke Mesir dari perjalanannya ke Amerika Serikat dia bergabung dengan pergerakan Ikhwanul Muslimin.

Sayyid Qutb seorang “Martin Luther” pergerakan jihad modern, dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah Mesir karena bukunya Tanda-tanda Sepanjang Jalan

MENGUNJUNGI AMERIKA- DAN MEMBENCINYA

Ini adalah pertama kali Qutb keluar dari Mesir. Dia kembali dari Amerika penuh dengan kecemburuan dan kebencian terhadap Amerika Serikat. Berikut adalah kutipan dari surat yang dia kirim ke seorang teman saat di Amerika.

Tidak ada tempat di dunia yang saya temui orangnya begitu unggul di pendidikan, pengetahuan, teknologi, bisnis dan peradaban seperti Amerika. Namun, nilai-nilai Amerika, etika, dan kepercayaannya di bawaj standar umat manusia.

Ketika Qutb ada di Amerika, dia menghabiskan waktu di Washington D.C., California dan Colorado. Dia sangat terkesan dengan keindahan alami Amerika, kebesaran, institusi pendidikan dan kemajemukan populasinya. Tapi dia juga merasa sumber daya Amerika boros dalam materialisme.

Kelihatan bagi saya tidak ada hubungan antara kehebatan budaya dan kehebatan masyarkat yang membuat budaya ini. Jelas bahwa orang Amerika telah memfokuskan kepandaian mereka pada produksi materialisme, tapi mereka tidak punya banyak untuk di tawarkan seperti apa untuk membuat umat manusia masyur.

Dia muak dengan apa yang dia lihat kurangnya keyakinan beragama.

Tidak ada tempat lain di dunia yang membangun lebih banyak gereja selain Amerika..... kamu akan menemukan orang-orang Amerika di gereja hari Minggu, Natal, Paskah dan hari khusus keagamaan lainnya, namun mereka begitu kosong dan tidak punya kehidupan spiritual. Hal terakhir yang akan orang Amrika pikirkan sehari-hari adalah agama mereka.

Qutb juga sangat marah karena pengaruh Amerika telah memimpin dunia muslim tersesat dari jalan Islam.

Tidak hanya dunia non-muslim yang menyembah berhala dan kafir tapi juga dunia muslim yang ada begitu terpengaruh oleh dunia lainnya.1

KUNCI KEPERCAYAAN QUTB

Sayyid Qutb, bapak pendiri jihad modern, menulis lebih dari tujuh buku. Namun, buku yang menyebabkan dia dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah Mesir pada usia lima puluh sembilan hanya dapat ditemukan di pasar gelap. Nama buku ini adalah Signs Along the Road (tanda-tanda sepanjang jalan / Ma’alim fi el-Tareek). Pemerintah Mesir menahan Qutb dan mengantungnya tahun 1965 pada masa presiden Gamal Abdel Nasser. Pemerintah Mesir menyangka bahwa dengan membunuh Qutb mereka akan menghentikan filosofi pengotor-pikiran yang dia ajarkan.
Pemerintah Mesir memerintahkan polisi untuk menyita dan membakar semua salinan bukunya; namun salinan-salinan tersebut selamat. Saya membaca buku ini di Mesir sebelm saya pergi. Isi buku ini terus menganggu pikiran radika muslim di Mesir dan seluruh dunia Islam.2





Tanda-Tanda Sepanjang Jalan, buku yang menyebabkan Qutb dihukum mati tapi terus menuntun pergerakan jihad hari ini.

Sayyid Qutb dan Tanda-Tanda Sepanjang Jalan telah menjadi denyut nadi pergerakan radikal Islam hari ini. Beberapa kelompok terkenal di Mesir yang mengikuti pengajarannya adalah Al-Jihad, El Takfir wal-Hijra (bertobat dan Perang Suci) El Najune Min El-Narr (diselamatkan dari neraka) dan banyak kelompok teroris lainnya. Qutb adalah filsuf dan pemimpin spiritual kelompok teroris Islam hari ini.
Mari lihat lebih dekat pada kepercayaan Qutb.
Qutb merasa dunia mundur kembali ke jalan sebelum ajaran Muhammad – musryk dan menyebah berhala.

Hari ini kita hidup seperti penyembah berhala- sama seperti hari-hari sebelum Islam dalam cara orang bertindak, budaya dunia, dan apa yang mereka pikir dan percayai. Semua adalah polyteisme. Bahkan di dunia Islam, pendidikan muslim, filosofi mereka, budaya mereka, pikiran mereka dan hukum-hukum mereka semua jauh dari Islam sebenarnya.3

Qutb percaya bahwa Allah adalah satu-satunya penguasa di bumi dan tidak ada seorang manusia yang memerintah atau berkuasa di bumi, karenanya dia menolak semua sistem pemerintahan buatan manusia, termasuk demokrasi, sosialis, diktator dan komunis. Dia menulis :

Cara hidup hari ini adalah penistaan pada Allah dan otoritasNya di bumi. Itu bertentangan dengan prinsip ketuhanan. Dunia musryk memberikan otoritas Allah pada manusia seakan-akan mereka Tuhan. Kita telah menjadi tuhan kita sendiri. Penyembah berhala ini tidak seperti sebelum Islam, tapi jauh lebih buruk. Saat ini, penyembah berhala memuja dan menghormati konstitusi buatan manusia, hukum, prinsip-prinsip, sistem, dan metoda humanisme. Mereka mengacuhkan hukum Allah dan kontistusiNya untuk hidup.4
Qutb percaya umat muslim harus memberontak dan melawan semua kuasa manusia di bumi sampai mereka menggulingkan semua pemerintahan buatan manusia. Ini adalah panggilan utama untuk semua muslim, dan itu tidak bisa dikompromikan, dibiaskan atau di hentikan.

Kita harus segera menghilangkan pengaruh pagan ini dan tekanan penyembah berhala di dunia kita. Kita harus menggantikan masyarakat saat ini dengan budayanya dan kepemimpinan kafir. Ini adalah prioritas pertama kitaL untuk menguncangkan dan menganti fondasi kafir. Kita harus menghancurkan konflik apapun dengan Islam sejati. Kita harus bebas dari ikatan yang membuat kita jauh dari jalan yang Allah ingin kita hidupi.5

Logikannya adalah : kebaikan dan kejahatan tidak dapat hidup bedampingan, kebenaran dan kebohongan tidaklah sama, dan orang-orang tidak dapat hidup dibawah hukum manusia dan Tuhan. Dan untuk menyenangkan Tuhan mereka harus menghancurkan cara manusia. Dia menulis:

Bongkar semua pemerintahan dan organisasi yang didirikan oleh manusia. Lenyapkan rasisme manusia tang meninggikan seorang dari yang lain. Kembalinya kerajaan Allah hanya dapat didirikan oleh pedang dan kekuatan pergerakan.

Qutb, mengikuti ajaran Ibn Taymiyah, sampai sejauh menyatakan beberapa pemimpin Islam sebagai murtad kafir. Dia merasa deklarasi ini memberi dia dukungan dari muslim lain dan dari Allah.
Qutb tidak hanya menerapkan metoda-metoda ini pada negaranya, yapi dia juga memanggil pergerakan untuk menerapkan kepercayaannya di seluruh dunia.

PROFIL KELOMPOK JIHAD

Qutb membawa pembaca pada pertanyaan penting: bagaimana bisa revolusi ini dicapai? Dia tidak secara spesifik jelas apa yang harus dilakukan untuk mencapai ini. Mungkin dia takut pemerintah Mesir akan melihat buku sebagai rencana untuk sebuah revolusi Islam baru untuk menggulingkan pemerintahan mereka.
Atau mungkin dia takut pemerintah akan murka padanya karena pemikirannya mirip dengan Sheikh Mawlana Abul Ala Mawdudi, pemimpin pergerakan Islam di Pakistan. ( ini adalah pengarang yang perkataannya saya gunakan sebelumnya untuk mendefinisikan jihad).
Namun, pembaca rata-rata yang dapat membaca di antara setiap baris akan menyimpulkan bahwa Qutb memimpikan kelompok radikal berikut untuk mengemban panggilan Islam.
• Kelompok ini akan dimurnikan dari segala dan semua ketergantungan terhadap dunia pagan. Mereka akan menyingkirkan semua sumber atau kepercayaan spiritual yang menyaingi Allah dan Al Quran. Ini termasuk menghancurkan buku-buku dan komentari Islam buatan manusia.
• Mereka tidak menerima otoritas selain Allah untuk kepercayaan, ibadah, sistem, hukum-hukum dan konstitusional.
• Mereka akan mengalami perlawanan hebat dari seluruh dunia. Pemerintah berkuasa dan otoritas-otoritas yang akan menyulitkan mereka secara keuangan. Keluarga dan masyarakat mereka akan menolak mereka.
• Mereka akan menyatakan bahwa dunia Islam baru akan ada jika kelompok mereka mendapatkan kekuatan dan kekuasaan yang cukup untuk mendapatkan rasa hormat dan kepatuhan dunia pagan. Mereka akan menggunakan angkatan bersenjata untuk menggulingkan pemerintah, sama seperti yang Muhammad lakukan.
• Mereka akan tanpa belas kasih atau kompromi dalam perang ini
• Kelompok muslim ini mungkin sulit dimulai, tapi secepat orang beriman sejati mendengar panggilan, jumlahkan akan berlipat hingga ratusan, ribuan, puluhan ribu dan kemudian ke seluruh dunia.

MUSLIM “YANG KALAH”


Qutb sangat frustrasi dengan muslim-muslim yang mempertanyakan panggilan jihad sebagai perintah untuk diikuti muslim sepanjang waktu. Qutb menegaskan:

Perintah yang Allah berikan Islam ke Muhammad adalah setahap demi setahap dan progresif pada hasil positif maksimal kepada Islam. Banyak umat muslim mengambil ayat-ayat awal dari pengajaran progresif ini seperti mereka wahyu final Allah dan intruksi lengkap. Muslim-muslim ini melucuti Islam dan kekuatannya dan membangun teori mereka sendiri pada ayat-ayat ini.
Hasil dari interpretasi Islam ini adalah umat muslim yang hidup dalam kekalahan kehidupan mental dan spiritual. Mereka hidup dalam tekanan tanpa harapan dan mereka tidak dapat menyebarkan Islam lagi.
Orang ini hanya namanya saja muslim. Mereka hanya memiliki nama Islam tapi tidak berdaya. Mereka hanya berperang membela kepercayaannya.
Mereka adalah muslim yang sama yang membawa nama Islam tanpa kewajiban untuk menggulingkan seluruh dunia dengan seluruh pemerintahan politis dan keduniaan. Muslim-muslim ini memilih untuk berkompromi pesan Islam dengan tidak memaksa pajak tinggi pada orang-orang yang menolak pesan Islam.6

Qutb mengekpsresikan frustasi yang dalam mengenai orang-orang yang dia gambarkan sebagai “muslim-muslim yang kalah, mental dan spiritual.” Dia mengeluhkan karena mereka mengubah makna jihad. “muslim-muslim ini menulis mengenai jihad dalam Islam hanyalah jihad spiritual melawan kejahatan.” Dia berkata kebenarannya adalah:

Islam tidak lain selain Allah menyatakan pembebasannNya pada umat manusia di bumi dari perbudakan. Allah menyatakan ketuhanannya atas seluruh dunia. Ini artinya bahwa Allah menentang hebat semuya pemerintahan dan otoritas buatan manusia.pemberontakan absolut adalah sebuah kewajiban melawan semua hal di bumi yang bertentangan dengan Islam. Kita harus menyingkirkan dan menghancurkan dengan kekuatan besar apa saja yang menghentikan revolusi Allah.7

PERKATAAN DIDUKUNG TINDAKAN

Mengikuti flosofi Qutb, Ikhwanul Muslimin mencoba membunuh presiden Mesir Gamal Abdel Nasser dua kali-pertama tahun 1954 dan sekali lagi 1965. Teroris-teroris ini menaruh bom di banyak tempat pertemuan. Bom di taruh di pengadilan Mesir Bab El-Kalk dan banyak kantor polisi. Mereka membunuh banyak polisi Mesir.
Untuk membela diri, pemerintah Mesir menempatkan banyak pemimpin kelompok ini di penjara. Banyak dari mereka meninggalkan penjara dalam peti mati tanpa di sidang. Presiden Nasser memerintahkan penjaga untuk menembak saja mereka.
Eksekusi Sayyid Qutb oleh pemerintah Mesir hanya meningkatkan tulisannya pada level otoritas tinggi di dunia Islam. Dia dihormati dan dikenal oleh radikal muslim di seluruh dunia. Dia memiliki pengaruh bagi umat muslim sama seperti John Calvin atau Martin Luther dihargai oleh orang-orang Kristen. Memiliki pengaruh jangka panjang tidak hanya di Mesir, tapi juga di seluruh dunia.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:36 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:06 am

Bab 16


Ahli-Ahli Filsafat Jihad

Lebih Banyak Buku Penuntun Jihad Hari ini

Ada sebuah pola diantara para filsuf jihad. Seorang pengarang akan menulis buku mengambarkan idenya tentang jihad dan bagaimana itu dijalankan. Dia akan mengumpulkan pengikut. Lalu pengarang akan dihukum mati oleh pemerintah negara mereka. Kematian mereka sebagai pahlawan, dan bukunya akan meraih banyak kekuasaan.
Lalu penulis berikutya datang dan membangun ide yang sama, hanya membuatnya lebih radikal. Setelah tiga atau empat kali siklus ini, kita memiliki filosofi jihat hari ini yang menghasilkan Al-Qaeda dan penyerangan pada Amerika Serikat 11 September 2001.

DR. SALAH SEREA: GERAKAN PEMBEBASAN ISLAM MESIR

Ajaran dan filosofi Qutb menawan sejumlah besar umat muslim, walaupun banyak pengikutnya di penjara saat dia digantung. Dalam waktu itu, seorang pria bernama Dr. Salah Serea memimpin gerakan radikal baru bernama gerakan pembebasan Islam (Hizbut Tahrir), dia mendasarkan pergerakannya dari pola pikir ajaran Qutb. Tujuannya adalah menggulingkan pemerintahan Mesir dan mendeklarasikan negara Islam baru. Mari lihat apa yang pernah Dr. Serea katakan:
• Muslim-muslim hanya omong doang. Mereka membuat komitmen tapi tidak terus mengikutinya. Selama beberapa abad terakhir, Islam berubah dari agama tindakan menjadi agama omong doang.
• Prioritas negara Islam harus membawa pesan Islam dan penerapannya luar dalam dengan secara cara.
• Jihad harus ditegakan. Itu adalah cara membayar harga untuk apa yang kamu bela dan menjaga pesan tetap hidup. Itu harus dilaksanakan di dalam negri dan di bawa keluar ke dunia.
• Tujuan kami adalah menemukan cara paling efektif untu menggulingkan dan menhancurkan setiap pemerintahan yang tidak sepenuhnya menjalankan hukum Islam, termasuk negara-negara muslim saat ini.
• Kami akan mendirikan negara Islam besar yang terentang seluruh dunia. Satu-satunya sistem politik hanya hukum Islam saja.1

Serea merasa pemimpin-pemimpin dunia muslim telah rusak karena mereka menegakan puasa dan sholat tapi tidak jihad:

Banyak penguasa dunia Islam hari ini adalah para pendoa. Mereka telah mendirikan masjid-masjid. Mereka telah melaksanakan kembali sholat dan puasa, dan mereka melakukan apa saja yang perlu untuk menampilkan muslim-muslim yang baik. Motivasi tersembunyi mereka adalah untuk mendapatkan popularitas menggunakan ketulusan agama umat muslim. Sementara mereka hati-hati menjaga Islam sejati jauh dari hati orang-orang. Mereka menganiaya siapa saja yang berdiri bagi Islam sejadi dengan siksaan fisik. Penguasa-penguasa ini adalah kafirm dan siapa saja yang berdiri dibelakang mereka atau mendukung mereka adalah kafir.2

Dr. Serea melanjutkan dengan mengeluh tentang apa yang dia lihat sebagai korupsi dari pemerintahan Islam sekarang dengan mengatakan bahwa Islam adalah satu satu hukum yang mereka gunakan untuk memerintah negri saat seharusnya menjadi satu-satunya hukum untuk memerintah. Dr. Serea menyatakan:

Mereka membangun masjid-masjid, tapi mereka juga membangun tempat pertunjukan sekuler. Mereka menyiarkan Al Quran tapi juga musik dan tarian. Mereka memberi sedekah tapi juga berjudi. Apa yang populer diantara muslim-muslim ini hanya bagian ibadah Islam, dan mereka meninggalkan jihad, denyut nadi Islam. Muslim-muslim ini dengan seksama membaca Al Quran , dan banyak mereka menangis dalam doa mereka, tapi mereka tidak pergi keluar dan mengemban misi Islam melalui jihad. Mereka adalah kafir munafik. Mereka memalukan Islam.3

Dr. Serea mempraktekan apa yang dia kotbahkan. Pada 19 April 1974, Dr. Serea dan gerakannya meluncurkan serangan mereka melawan pemerintah Mesir. Mereka menginvasi institut pelatihan militer di Kairo, berharap mendirikan pangkalan untuk menggulingkan pemerintahan.
Otoritas Mesir meresponnya dengan kekuatan besar dan menahan dia dan semua anggota gerakannya. Pada Oktober 1975 pemerintah federal Mesir menjatuhi Dr. Serea dan banyak pengikutnya hukuman mati; dua puluh pengikut gerakan itu tetap di penjara.
Mesir dan dunia Islam baru saja memasuki babak baru terorisme dan kelompok radikal Islam. Bahkan sebelum Dr. Serea dijatuhi hukuman, sebuah kelompok radikal baru lahir di Mesir.

SHOKRI MOUSTAFA

Al-Takfir wal-Hijra (Bertobat dan Perang Suci) adalah kelompok militan selanjutnya yang membawa cita-cita Dr. Serea. Pendirinya adalah Shokri Ahmad Moustafa, yang berasal dari wilayah yang sama di Mesir dengan Sayyid Qutb. Lahir tahun 1942, Shokri Moustafa baru berusia dua puluh empat tahun ketika Qutb, bapak jihad modern di gantung. Dia berusia tiga puluh tiga tahun ketika Dr. Serea di jatuhi hukuman mati.
Shokri Mpustafa di hukum mati oleh pemerintah Mesir karena aktivitas jihad.

Shokri Moustafa sangat jelas pada cita-cita dan prioritasnya. Dibawah adalah apa yang dia kemukakan di hadapan pengadilan federal Mesir di sebuah sesi 7 November 1977:

Prioritas utama saya, yang untuknya saya bersedia bayar berapapun harga yang dibutuhkan untuk mencapai itu, untuk melihat gerakan Islam sejati lepas landas. Saya harus menemukan tanah subur untuk menanam negara besar Islam di seluruh dunia. Aku akan menghidupkan kembali Islam dan membawanya dalam keadaan semula.

Bahaya yang pengadilan Mesir hadapi dengan Moustafa adalah dia memiliki sejumlah besar anggota di organisasinya yang akan segera mentaati perintahnya. Moustafa berkata:

Setiap anggota dari gerakan kami akan bersedia untuk mengkorbankan hidupnya untuk memenuhi tanggung jawab yang Allah telah taruh dalam bahu kami. Kewajiban itu adalah untuk menyebarkan pesan Islam diseluruh dunia dan menegakan itu dengan pedang. Kelompok ku adalah orang-orang yang bersedia berjuang dengan saya hingga akhir untuk mencapai misi terbesar.

Shokri Moustafa menyimpan jurnal puisi-puisi tulisan tangannya yang digunakan pengadilan untuk tuduhannya. (puisi sangat mendarah daging dalam budaya Islam). Dalam journal Moustafa paling terkenal Peperangan (El-Maalhamma) kami menemukan puisi berjudul “sebelum hujan”, yang ditulis tahun 1967. Di dalamnya, Moustafa mengekspresikan frustrasi dan dukanya yang dalam dengan keadaan muslim sekarang. Dia berkata pada dirinya sendiri bahwa dia harus bersiap untuk misi dan panggilan hidupnya, dan dalam melakukannya dia haru bersiap bertemu Allah.
Dalam puisi lain berjudul “Imigrasi” (El-Hejhera) kami melihat kepercayaannya bahwa semua hl dalam dunia ini adalah kesia-sian dan bahwa dia hanya ingin untuk mencapai misinya dan meninggalkan dunia ini.
Dalam jurnal lain berjudul Ekspektasi (El-Tawaseemat), dia bertanya, “ dimanakah bunda dari desa-desa?”ini adalah nama Mekah selama masa Islam. Mekah adalah kota dimana Muhammad di aniaya, jadi dianggap kejahatan melakukan itu. Moustafa bahwa Mesir adalah Mekah modern. Penganiaya Islam modern. Dia menyebut Mesir sebagai tempat yang mendatangkan kejahatan, penghujatan dan kekeliruan. “itu adalah negara para kafir”, dia menulis.
Moustafa menghibur dirinya dengan berkata, “ sama seperti Muhammad meninggalkan Mekah dan pergi ke Madinah untuk mendirikan negara Islam pertama, saya juga akan secara mental akan pergi dari Mekah ke Madinah saya untk memulai kembali.”
Dari Mesir Moustafa berencana untuk memulai sebuah negara Islam yang akan pergi ke seluruh dunia. Pertama-tama dia berencana memenangkan banyak orang dari negara asalnya, yang akan menjadi fondasi dari bangunan negara Islam sedunia. Dari fondasi baru ini dia akan mengirim Islam ke dunia.
Salah satu kepercayaan Moustafa yang paling menganggu ialah bahwa petualangan dia untuk menyebarkan Islam akan melibatkan tekanan besar antara timur dan barat, yang akan menuju pada perang dunia nuklir.4 Dia percaya bahwa hampir seluruh dunia akan dihancurkan selama perang ini, tapi pengikutnya tidak akan terbunuh karena mereka akan bersembunyi di gua-gua yang jauh., pegunungan terisolasi. Setelah penghancuran, pengikutnya akan muncul dari gua-gua dan mewarisi bumi dan memerintahnya dengan pedang.
Dia percaya bahwa penggunan pedang sebagai senjata utama, seperti jaman Muhammad , akan kembali sebagai hasil dari semua teknologi moderen dan senjata yang ada dihancurkan di perang nuklir.

PEMBELAAN MOUSTAFA

Gerakan Shokri Moustafa ingin membuat filosofi Qutb menjadi nyata. Anggota-anggota organisasi ini berencana untuk hidup sepenuhnya terisolasi dari masyarakat musryk. Mereka merencanakan untuk bekerja keras untuk meningkatkan jumlah mereka dan bersiap untuk titik daya yang akan memampukan mereka untuk menggulingkan pemerintah dan mendirikan negara Islam. Mereka percaya missi mereka akan dapat dicapai dalam dua fase:
• Fase 1- Penghancuran total dari dunia kafir
• Fase 2- Umat muslim akan mewarisi bumi dan segala isinya

Selama pemeriksaaan Moustafa, pengadilan Mesir menanyakannya dari sumber apa dia mendapat filosofinya. Moustafa menjawab,” itu berasal dari bagian jelas Al Quran dan firman Allah. Ita tidak tahu apa-apa, tapi Allah maha mengetahui. Kita harus belajar hanya dari Allah, dan Allah hanya bicara dari Al Quran .” dasar perkataannya adalah ayat Al Quran :

Allah maha Mengetahui tapi kamu tidak tahu.
-Surah 2:216, The Noble Quran

Buku lain selain Al Quran tidak dapat diterima.
Moustafa menjelaskan bahwa ini adalah apa yang Allah sampaikan, dan dia bertanya pada otoritas Islam Mesir apakah mereka akan menolah apa yang Al Quran katakan.
Shokri Moustafa dan organisasinya diadili karena penculikan dan pembunuhan profesor Universitas Al Azhar –Dr. Husein El-Thehaby, seorang ikon universitas. Dia dijadikan target karena dia memimpin tim profesor untuk menyalahkan dan menghentikan gerakan Moustafa. Moustafa menganggap dia sebagai musuh Allah dan salah seorang kafir yang berada di sisi pemerintah.
Kepada pengadilan Mesir, Moustafa berkata karena Dr. El – Thehaby memberi tekanan pada pemerintah Mesir dan mengkompromikan perintah Allah untuk menyenangkan manusia mereka membawapenghakiman Allah terhadap kafir murtad ini.
Gerakan Shokri Moustofa mendapat lebih banyak perhatian setelah pertmuan antara media Mesir dan tim baru dari Universitas Al Azhar. Dr. Sayed El-Tawhel, Profesor Studi Islam di Al – Azhar, pemimpin tim baru ini memberikan saran, “ Jangan hakimi kelompok ini. Mereka adalah muslim tulus yang hanya ingin membawa kembali kejayaan Islam. Kita hanya perlu duduk dan bicara dengan mereka.” Pernyataan ini adalah untuk menjernihkan suasana di Mesir dan untuk menghentikan kebingungan dari penyiaran media yang berkata organisasi Moustifa mencoba untuk menyebarkan Islam baru yang tidak berdasar pada Al Quran.
Surat kabar utama mMesir menerbitkan pernyataan dari Dr. Tawhel, memperingatkan otoritas Universitas Al Azhar untuk tidak membuat pernyataan atau penghakima apapun dalam nama Islam terhadap Moustofa. Dia memanggil mereka untuk kembali ke Islam dan membacanya dengan pandangan baru; mereka akan melihat kelompok Moustofa terdiri dari umat muslim tulus yang setia pada panggilan Islam. Komentar Dr. El-Tawhel pada Moustofa dan kelompoknya, berkata bahwa keinginan hatinya adalah untuk melihat lebih dan lebih banyak anak muda seperti mereka. Dia berkata bahwa dunia Islam hari ini membutuhkan orang – orang seperti mereka untuk memimpin kembali ke Islam sejati. 5

EKSEKUSI DAN BUKU

Sokhri Moustafa dihukum mati dia mewariskan kelompok radikal yang tidak percaya pada penundukan apapun, pemerintahan atau hormat bagi pemerintahan sekarang di Mesir atau dunia lainnya.
Kematiannya adalah sebuah konfirasi bagi mereka bahwa pemerintahan ini adalah musrik. Mereka percaya setiap kata ketika dia berkata bahwa pemerintah ini adalah kafir dan siapa saja yang tunduk pada mereka akan mnjadi seperti mereka.
Moustafa mewariskan sebuah buku dengan semua kepercayan dan filosofinya. Buku ini berjudul Pemimpin ( Al – Kalafa ). Pemerintah Mesir menyita setiap buku yang mereka temukan dan membubakarnya. Tindakan pemerintah meningkatkan nilai buku ini diantara pengikut kelompok radikal muslim yang sampai hari ini terus membagikan kepercayaan dia.

Pelintiran Baru Moustofa
Buku ini penuh dengan pola pikir dengan ajaran Qutb. Hal yang membuat Moustafa lebih berbahaya dari Qtub adalah ia ingin untuk mulai dengan menyerang institusi agam, polisi dan fasilitas militer. Moustafa menjelaskan bahwa mereka harus menyerang institusi agama karena mereka telah tunduk pada otoritas pemerintahan musrik, yang bertentangan dengan hukum Islam. Dia berkata untuk menyerang polisi dan fasilitas militer karena mereka melindungi pemerintahan kafir dan menegakkan hukum – hukum mereka. Polisi dan institusi militer adalah kekuasan yang menganiaya, memenjarakan dan membunuh muslim sejati.

Sokhri Moustafa tampil sebelum pengadilan Mesir.

Buku Moustofa menyatakan tidak ada banyak perbedaan antara pemerintahan Israel saat ini, Amerika Serikat dan negara – negara Eropa. Mereka semua adalah kafir dan musuh Allah menurut Moustofa, dan mereka harus diperangi melalui jihad sampai mereka tunduk pada Islam sepenuhnya.6

Pada tahun 1977 ketika pemerintah Mesir mengeluarkan hukuman mati pada Moustofa dan beberapa anggotanya, mereka berfikir bahwa itu akan mengakhiri pergerakan. Bukan itulah yang terjadi. Kelompok radikal tumbuh sibur di Mesir tahun 1970an dan 1980an karena berbagai alasan. Itu bermuara pada pencobaan lain untuk menggulingkan pemerintah.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:38 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Islam dan TERORISME oleh: Mark Gabriel. PhD

Postby kimi07 » Tue Oct 04, 2011 11:07 am

Bab 17

Merekrut Untuk Perang Suci

Kelompok Teroris Menguasai Kampus-Kampus di Mesir

Pada awal 1970an pemerintah Mesir melepaskan banyak anggota gerakan Ikhwanul Muslimin dari penjara. Presiden Sadat menyangka aktivitas mereka akan menetralkan pengaruh Uni Sovyet dan komunisme di Mesir, yang terbukti benar. Tapi pada saat yang bersamaan, gerakan meluas, mendapatkan kekuatan dan menjadi berbahaya bagi pemerintah Mesir juga.
Kelompok baru bernama Jamaah Islamiyah [JI (al-Gama’a al-Isyamiyaa)], dikenal sebagai gerakan kelompok Islam di bentuk. Strateginya adalah untuk merekrut dan mendisiplin orang muda dari SMA dan kampus.
Banyak dari generasi tua yang dilepaskan dari penjara bekerja sebagai pembimbing bagi negerasi baru. Para pembimbing ini adalah mantan profesor dari Universitas Al Azhar.

REKRUTMEN DI KAMPUS SAYA

Saat kelompok baru gerakan Islam dimulai, para pemimpinnya mengikuti langkah pertama dari dua langkah rencana Qutb. Mereka memulai kamp di mana-mana untuk menyiapkan anggota mereka secara mental dan spiritual. Mereka memenuhi kamp-kamp mereka dengan hasil rekrut dari kampus-kampus di Mesir. Kelompok-kelompok ini memiliki kendali penuh dari kampus-kampus besar di Mesir.
Rutinitas dari kamp untuk anggota baru masuk adalah sembahyang selama tiga sampai tujuh hari, berpuasa dan mempelajari Al Quran dan sejarah Islam. Mereka memfokuskan pelajaran mereka pada kehidupan Muhammad dan bagaimana dia memimpin jihad dan menerapkan hukum Islam. Para pemimpin dari kelompok ini mencuci otak para pelajar bahwa untuk percaya bahwa merekalah satu-satunya harapan untuk Islam dan adalah saatnya untuk membawa Islam ke jalur yang benar untuk mendirikan negara Islam sedunia.
Saat itu saya tinggal di asrama Al-Azhar di kota Nasser di Kairo. Asrama ini memiliki tiga puluh lima mahasiswa dari seluruh penjuru negri.
Anggota-anggota kelompok gerakan Islam memanfaatkan masjid kampus untuk sholat mereka sehari-hari, dan diantara waktu sholat mereka bekerja keras merekrut dan menertibkan mahasiswa baru ke dalam gerakan. Suatu hari kami semua ada di masjid untuk sembahyang ketika pemimpin JI berdiri dan berkata “ ada kelompok Kristen rahasia yang menyewa apartemen dekat asrama. Mereka melawan Islam, dan mereka memaksa mahasiswi-mahasiswi untuk berhubungan badan dengan pria Kristen.“ Lalu dia memberikan nomor apartemen itu. Para mahasiswa terkejut dan merasa panas.
Dia melanjutkan,” ada juga toko kecil dekat jalan masuk asrama putri. Menjual pena, kertas dan kudapan. Toko ini membagkan majalah porno secara gratis pada gadis muslim. Kelompok Kristen ini mencoba mengeluarkan gadis-gadis ini dari Islam.”
Api menyala dalam hati setiap mahasiswa.”Orang Kristen! Mekakukan ini pada gadis-gadis kami? Kami akan pergi dan menghancurkan mereka!”
Ratusan mahasiswa menyerbu ke toko. Mereka menyiramnya dengan minyak tanah dan membakarnya sampai rata dengan tanah. Lalu mereka ke apartemen dan menghancurkannya juga.
Kerumunan mahasiswa ini kembali ke asrama saat makan siang dan menolak makan. Mereka merusak tiga ratus limapuluh makanan dan menendang keluar para pekerja dari bangunan. Lalu mereka mengunci pintu dan berbuat huru hara, berlari disekitar gedung berteriak “Allahu Akbar!” (Allah maha besar!)
Selama tiga hari asrama terkunci. Tidak makan dan masuk kelas. Tapi beberapa mahasiswa tidak mendukung gerakan ini. Untuk kabur, mereka harus memanjat tembok di sekitar asrama dan berlari pulang ke rumah mereka. Saya salah seorang mahasiswa itu. Mogok tidak berhenti sampai rektor universitas dan sekretaris negara bertemu dengan pemimpin JI di universitas.
Lalu, menteri keamanan nasional datang ke kampus daan menyatakan tidak ada kelompok Kristen yang mengoda pelajar wanita. Ini membantu banyak mahasiswa untuk mengenali kelompok seperti JI hanay orang-orang jahat yang hanya mencoba menciptakan musuh untuk di perangi. Mereka hanya iningin menunjukan kekuatan mereka pada masyarakat.

KEPEMIMPINAN SPIRITUAL

Sekali setahun gerakan menyelengarakan musyawarah nasional. Banyak kampus bersatu untuk mendengar orang seperti Sheikh Abed Al-Hamid Kishk, Sheikh Omar Abdel Rahman atau pemimpin lainnya dan ikon Islam untuk menginspirasi gerakan. Tahun demi tahun gerakan ini melebarkan sayap ke Sudan, Tunisia, Algeria, Yaman, Suriah, Irak, Libanon dan banyak negara lainnya.
Sheikh Kishk dan Sheikh Abdel Rahman membuat dampak luar biasa pada pemikiran anak muda masa itu.

Sheikh Abed Al-Hamid Kishk
Sheikh Abed Al-Hamid Kishkadalah salah seorang pemimpin Islam yang fasih bicara di Mesir dan dunia Arab. Sheikh Kishk memliki suara yang sangat lantang dan bakat khusus menggunakan bahasa Arab kuno untuk membius pendengarnya. Dia menggunakan bakatnya untuk menyampaikan banyak pesan politik pada ribuan pemuda haus ilmu. Dia mengendalikan pikiran hadirin hampir seperti sihir; dia membuat mereka menanggis dan tertawa bersamaan.
Kishk terkenal lancang bicara, dan dia menyerang pemerintah dan pejabat tinggi sering kali. Sehikh Kishk menggunakan kaset untuk menginvasi dunia Arab, mematahkan semua batasan geografis dengan pesan-pesan radikal.

Sheikh Omar Abdel Rahman
Sheik Abdel Rahman adalah profesor untuk “ilmu Al Quran dasar” di Al-Azhar. Dia kini menjalani hukuman seumur hidup di Amerika untuk pemboman WTC tahun 1993. Tapi anda harus tahu bahwa sebelum dia datang ke Amerika, dia bahkan telah memiliki dampak yang lebih besar di timur tengah.
Lulusan dan profesor Universitas Al Azhar , dia memiliki gelar Ph.D (doktor filsafat) di interpretasi Al Quran dan hukum Islam. Sheikh Abdel Rahman menjadi otoritas spiritual dan pemimpin kelompok radikal hari ini.
Kepemimpinannya adalah contoh sempurna bagi kelompok radika ini sebagaimana terlihat dalam karakteristik berikut:
• Dia tidak mengompromikan Al Quran.
• Dia tidak memiliki hubungan apapun dengan pemerintahan dan tidak tunduk pada hukum dan otoritasnya.
• Dia adalah dosen Al Quran dan hukum Islam, yang membuat banyak pemuda muslim mempercayainya dan menuruti perintahnya, walau untuk membunuh.
• Dia memimpin jihad menurut Al Quran dan percaya untuk membangun negara Islam sesuai hukum Islam. Dia rela memberikan hidupnya untuk hal ini

Sementara kedua orang ini merekrut dan membangun dukungan untuk mengulingkan Mesir, negara lain di timur tengah akhirnya berhasil. Itu akan menyediakan ispirasi dan dukungan banyak radikalisme. Negara ini adalah Iran.
Last edited by kimi07 on Wed Oct 05, 2011 10:40 am, edited 1 time in total.
User avatar
kimi07
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Next

Return to Buku2 bhs Inggris yg Diterjemahkan kedlm bhs Indonesia



Who is online

Users browsing this forum: No registered users