.

SIRAT NABAWIYAH Ibn Ishaq/Ibn Hisyam Jilid 1 (txt lengkap)

Pembahasan tentang buku² Islam yang tersedia di berbagai toko buku di Indonesia. Isi buku² ini membenarkan penjelasan FFIndonesia tentang wajah Islam dan ajaran Muhammad yang sebenarnya.

Re: SIRAT NABAWIYAH Ibn Ishaq/Ibn Hisyam Jilid 1 (txt lengkap)

Postby JANGAN GITU AH » Mon Sep 27, 2010 9:43 pm

Halaman 658
BAB 123
KAUM MUHAJIRIN DARI QURAISY DAN ORANG-ORANG YANG IKUT DI PERANG BADAR

Ibnu Ishaq berkata, “Inilah nama-nama kaum Muhajirin yang hadir di Perang Badar dari Quraisy; dari Bani Hasyim bin Abdu Manaf, dan Bani Al-Muththalib bin Abdu Manaf bin Qushai bn Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhr bin Kinanah.”

Kaum Muhajirin dari Bani Hasyim, Bani Al-Muththalib, dan Mantan-mantan Budahknya

Ibnu Ishaq berkata, “Kaum Muhajirin dari Bani Hasyim, Bani Abdul Muththalib, dan mantan-mantan budak mereka yang hadir di Perang Badar adalah sebagai berikut:

1. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, pemimpin para Rasul bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim.
2. Hamzah bin Abdul Muththalib bin Hasyim, singa Allah, singa Rasul-Nya, dan paman Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
3. Ali bin Abu Thalib bin Abdul Muththalib bin Hasyim.
4. Zaid bin Haritsah bin Syurahbil bin Ka’ab bin Abdul Uzza bin Umru’ul Qais Al-Kalbi. Allah dan Rasul-Nya memberi karunia kepadanya. (Ibnu Hisyam berkata, “Zaid ialah anak Haritsah bin Syurahbil bin Ka’ab bin Abdul Uzza bin Umru’ul Qais bin Amir bin An-Nu’man bin Amir bin Abdu Wudd bin Auf bin Kinanah bin Bakr bin Auf bin Udzrah bin Zaidullah bin Rufaidah bin Tsaur bin Kalb bin Wabrah.”).
5. Anasah, mantan budak Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
6. Abu Kabsyah, mantan budak Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. (Ibnu Hisyam berkata, “Anasah berasal dari Habasyah, sedang Abu Kabsyah berasal dari Persia.”).
7. Abu Martsad Kannaz bin Hishn bin Yarbu’ bin Amr bin Yarbu’ bin Kharsyah bin Sa’ad bin Tharif bin Hillan bin Ghanm bin Ghani bin Ya’shur bin Sa’ad bin Qais bin Ailan. (Ibnu Hisyam berkata, “Kannaz adalah anak Hushain.”)
8. Anak Kannaz yang bernama Martsad bin Abu Martsad, sekutu Hamzah bin Abdul Muththalib.
=========================================================================================================
Halaman 659

9. Ubaidah bin Al-Harits bin Al-Muththalib.
10. Saudara Ubaidah bin Al-Harits yang bernama Ath-Thufail bin Al-Harits.
11. Saudara Ubaidah bin Al-Harits yang lain yang bernama Al-Hushain bin Al-Harits.
12. Misthah. Nama lengkapnya Auf bin Utsatsah bin Abbad bin Al-Muththalib.

Total kaum Muhajirin dari Bani Hasyim dan Bani Al-Muththalib yang hadir di Perang Badar sebanyak dua belas orang.

Kaum Muhajirin dari Bani Abdu Syams dan Mantan-mantan Budaknya

Ibnu Ishaq berkata, “Kaum Muhajirin dari Bani Abdu Syams bin Abdu Manaf yang hadir di Perang Badar adalah sebagai berikut:
1. Utsman bin Affan bin Abu Al-Ash bin Umaiyyah bin Abdu Syams. Utsman bin Affan sebenarnya tidak hadir di Perang Badar karena menjaga istrinya, Ruqaiyyah bin Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam memberinya satu bagian dari rampasan perang. Utsman bin Affan berkata, ‘Pahalaku, bagaimana Rasulullah?’ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Engkau juga mendapat pahala.’
2. Abu Hudzaifah bin Utbah bin Rabi’ah bin Abdu Syams. (Ibnu Hisyam berkata, “Nama Abu Hudzaifah ialah Mihsyam.”).
3. Salim, mantan budak Abu Hudzaifah. Ibnu Hisyam berkata, “Salim adalah saibah (budak yang dimerdekakan tuannya, dan tuannya tidak mempunyai hak perwalian terhadapnya) milik Tsubaitah binti Ya’ar bin Zaid bin Ubaid bin Malik bin Auf bin Amar bin Auf bin Malik bin Al-Aus. Tsubaitah menjadikan Salim sebagai saibah, kemudian ia berikan kepada Abu Hudzaifah, kemudian Abu Hudzaifah mengadopsinya. Ada yang mengatakan Tsubaitah binti Ya’ar adalah istri Abu Hudzaifah bin Utbah. Tsubaitah binti Ya’ar memerdekakan Salim secara saibah. Ada yang mengatakan Salim adalah mantan budak Abu Hudzaifah.”

Ibnu Ishaq berkata, “Para ulama berkata bahwa Shubaih, mantan budak Abu Al-Ash bin Umaiyyah bin Abdu Syams telah siap berangkat ke Badar bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kemudian ia jatuh sakit. Kemudian ia menaikkan Abu Salamah bin Abdul Asad bin Hilal bin Abdullah bin Umar bin Makhzum ke atas untanya. Setelah itu, Shubaih hadir di semua perang bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
=========================================================================================================
Halaman 660

Kaum Muhajirn dari Bani Asad bin Khuzaiman, Sekutu Bani Abdu Syams

Ibnu Ishaq berkata, “Kaum Muhajirin dari sekutu Bani Abdu Syams kemudian dari Bani Asad bin Khuzaimah yang hadir di Perang Badar adalah sebagai berikut:
1. Abdullah bin Jahsy bin Ri’ab bin Ya’mur bin Shabrah bin Murrah bin Kabir bin Ghanm bin Dudan bin Asad.
2. Ukkasyah bin Mihshan bin Hurtsan bin Qais bin Murrah bin Kabir bin Ghanm bin Dudan bin Asad.
3. Syuja’ bin Wahb bin Rabi’ah bin Asad bin Shuhaib bin Malik bin Kabir bin Ghanm bin Dudan bin Asad.
4. Saudara Syuja’ yang bernama Uqbah bin Wahb.
5. Yazid bin Ruqaisy bin Ri’ab bin Ya’mur bin Shabrah bin Murrah bin Kabir bin Ghanm bin Dudan bin Asad.
6. Abu Sinan bin Mihshan bin Hurtsan bin Qais. Ia saudara kandung Ukkasyah bin Mihshan.
7. Anak Sinan yang bernama Sinan bin Abu Sinan.
8. Muhriz bin Nadhlah bin Abdullah bin Murrah bin Kabir bin Ghanm bin Dudan bin Asad.
9. Rabi’ah bin Aktam bin Sakhbarrah bin Amr bin Lukaiz bin Amir bin Ghanm bin Dudan bin Asad.”

Kaum Muhajirin dari Sekutu Bani Kabir bin Ghanm

Ibnu Ishaq berkata, “Kaum Muhajirin dari sekutu Bani Kabir bin Ghanm yang hadir di Perang Badar ialah sebagai berikut:
1. Tsaqfu bin Amr
2. Saudara Tsaqfu yang bernama Malik bin Amr.
3. Saudara Tsaqfu yang lain, yaitu Mudlij bin Amr. (Ibnu Hisyam berkata, “Midlaj bin Amr.”).
4. Abu Makhsyi, sekutu mereka.

Jadi total kaum Muhajirin dari Bani Abdu Syams, Bani Asad bin Khuzaimah, sekutu mereka yang hadir di Perang Badar ialah enam belas orang.”

Kaum Muhajirin dari Bani Naufal bin Abdu Manaf

Ibnu Ishaq berkata, “Kaum Muhajirin dari Bani Naufal bin Abdu Manaf yang hadir di Perang Badar ialah sebagai berikut:
1. Utbah bin Ghazwan bin Jabir bin Wahb bin Nusaib bin Malik bin Malik bin Al-Harits bin Mazin bin Manshur bin Ikrimah bin Khashafah bin Qais bin Ailan.
=========================================================================================================
Halaman 661

2. Khabbab, mantan budak Utbah bin Ghazwan.
Total kaum Muhajirin dari Bani Naufal bin Abdu Manaf yang hadir di Perang Badar adalah dua orang.

Kaum Muhajirin dari Bani Asad bin Abdul Uzza

Ibnu Ishaq berkata, "Kaum Muhajirin dari Bani Asad bin Abdul Uzza yang hadir di Perang Badar adalah sebagai berikut:
1. Az-Zabir bin Al-Awwam bin Khuwailid bin Asad.
2. Hathib bin Abu Balta'ah.
3. Sa'ad, mantan budak Hathib bin Abu Balta'ah.

Total kaum Muhajirin dari Bani Asad bin Abdul Uzza yang hadir di Perang Badar adalah tiga orang."

Ibnu Hisyam berkata, "Hathib ialah anak Abu Balta'ah. Nama asli Abu Balta'ah ialah Amr. Hathib berasal dari Lakhm, sedang mantan budak Hathib berasal dari Kalb."

Kaum Muhajirin dari Bani Abduddaar

Ibnu Ishaq berkata, "Kaum Muhajirin dari Bani Abduddaar yang hadir di Perang Badar ialah sebagai berikut:
1. Mush'ab bin Umair bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Abdudaar bin Qushai.
2. Shuwaibith bin Sa'ad bin Huraimalah bin Malik bin Umailah bin As-Sabbaq bin Abduddaar bin Qushai.

Total kaum Muhajirin dari Bani Abduddaar yang hadir di Perang Badar adalah dua orang."

Kaum Muhajirin dari Bani Zuhrah bin Kilab, dan Sekutu-sekutunya

Ibnu Ishaq berkata, "Kaum Muhajirin dari Bani Zuhrah bin Kilab yang hadir di Perang Badar ialah sebagai berikut:
1. Abdurrahman bin Auf bin Abdu Manaf bin Abdul Harits bin Zuhrah.
2. Sa'ad bin Abu Waqqash. Abu Waqqash ialah Malik bin Uhaib bin Abdu Manaf bin Zuhrah.
3. Saudara Sa'ad bin Abu Waqqash yang bernama Umair bin Abu Waqqash.

Kaum Muhajirin dari sekutu-sekutu Bani Zuhrah bin Kilab yang hadir di Perang Badar ialah sebagai berikut:
1. Al-Miqdad bin Amr bin Tsa'labah bin Malik bin Rabi'ah bin Tsumamah bin Mathrud bin Amr bin Sa'ad bin Zuhair bin Tsaur bin Tsa'labah bin Malik bin Asy-Syarid bin Hazl bin Qaisy bin Duraim bin Al-Qain bin Ahwad bin Bahra' bin Amr bin Ilhaf bin Qudha'ah. (Ibnu Hisyam berkata,...
===========================================================================================================
Halaman 622

Maaf bagi pembaca budiman..jika kenyamanan pembacaan pada bab ini dan selanjutnya terganggu karena mengingat tidak ada yang terlalu penting hingga terpaksa saya akhiri di halaman ini saja. Apa yang tidak terlalu penting itu ialah berita tentang jumlah korban di pihak Quraisy dan Muslim serta bab tentang syair-syair terkait perang badar. Hanya itulah sisa dari buku Jilid 1 ini.
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Postby Moderator 3 » Sat Jan 21, 2012 12:40 am

Moderator 3
 
Posts: 572
Images: 1
Joined: Tue Sep 13, 2005 8:53 pm

Previous

Return to Buku² Islam Indonesia oleh Penulis² Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users