.

BUKU : SURAT "DAKWAH" RASULULAH SAW

Pembahasan tentang buku² Islam yang tersedia di berbagai toko buku di Indonesia. Isi buku² ini membenarkan penjelasan FFIndonesia tentang wajah Islam dan ajaran Muhammad yang sebenarnya.

Postby mamatmaniak » Wed Oct 08, 2008 1:57 pm

Sekedar Ramalan Aja Mas, Paling paling nanti kesimpulan akhirnya antara lain :
1. Muhammad Hammidullah bukan muslim yang benar (emang ada muslim yang benar ?)
2. Ah kafirun sih biasa cari2 kesalahan muslim dan terus memojokkan muslim.
3. ISLAM khan agama DAMAI (Dengan Ajaran Mohamad Ancurkan Indonesia) :D
4. Kafirun selalu menghujat ISLAM dengan memelintir penafsiran penafsirannya.
5. dlsb, dlsb, dlsb

Anyhow salut buat MSAW, terusin mas, mari kita bantai ISLAM melalui FFI ... hehehehe ...
User avatar
mamatmaniak
 
Posts: 253
Joined: Mon Sep 01, 2008 9:21 pm

Postby Andhika Muslim » Wed Oct 08, 2008 3:55 pm

bismillahirrahmanirrahim,

terima kasih atas undangan saudara MUHAMMAD SAW..

sebelum saya menjawab, okelah sekiranya saya berikan pendahuluan, mungkin beberapa orang yang hadir di thread ini belum tau apa itu Nasrani Najran, belum tau sistem khilafah dalam fiqh Islam..

Nasrani Najran adalah orang-orang Nasrani di Yaman, tepatnya daerah Ma'rib sampai 'Adn.. di Hadramaut ada yang disebut orang-orang badui 'Arab yang menerima jalinan hidup berdampingan dengan orang-orang Yaman..

seperti diketahui sebelumnya, daerah Yaman adalah wilayah kekuasaan Negus, tapi semenjak Abrahah gagal menghancurkan Ka'bah, kebanyakan anggota pemerintahan gubernur di Yaman ditarik mundur..

sebelum Yaman beragama Nasrani, disana orang-orang Yaman memeluk agama Yahudi, yang tidak mau akan dibantai oleh penguasa Yahudi, Dzu Nuwas.. sampai akhirnya Habasyah mengirim pasukan untuk menghabisi Dzu Nuwas dan antek-antek Yahudi lainnya yang bekerjasama dengan Dzu Nuwas...

setelah wilayah Yaman sudah netral dalam artian kekosongan pemerintahan, Kaum Muslimin mengembangkan sayapnya ke Yaman..

kejadian ini adalah berkisar berlakunya Perjanjian Hudaibiyah antara Islam dengan Kaum Kafir Quraisy...

untuk di daerah Yaman, Nabi mengutus Ja'far.ra bin Abu Thalib untuk berda'wah di daerah Yaman DENGAN DAMAI..

masyarakat Yaman berbondong-bondong masuk Islam dan daerah Yaman menjadi salah satu daerah Islam selain Madinah, Khaybar, dan wilayah-wilayah sebagian kecil di Jazirah 'Arab...

nah, kemudian dalam sistem khilafah, ada yang dikenal ilmu siyasah syar'iyyah, ilmu kepemimpinan yang bertujuan untuk kemaslahatan Ummat...

sebelum saya jelaskan siyasah syar'iyyah dalam fiqh, saya jelaskan aturan agama yang dijadikan tumpuan (Ushul Fiqh):

1. Al-Qur'an
Kitab Suci yang berisi firman Allah, biasanya hanya menerangkan secara garis besar, seperti perintah shalat, dll.. ini dasar mutlak.. penjelasannya ada di Al-Hadits..

2. Al-Hadits
Kumpulan perkataan dan perbuatan Rasulullah dan para sahabat serta kejadian atau peristiwa di zaman Nabi, terdiri atas sanad, matan, dan perawi, matan (isi)-nya dijelaskan gamblang, seperti rukun shalat, syarat-syarat shalat, syarat-syarat sah shalat, hukum shalat, dll.. ini dasar relatif (tergantung pada qath'i -alasan-alasan-).. jika tidak terdapat dalam Hadits, maka lihat pertimbangan ijtihad..

3. Ijtihad (istihshan, ijma', dan istihlash)
Ijtihad yaitu pendapat para 'alim 'ulama, siapakah ulama yang dipercayai sebagai pimpinan dalam berijtihad? mereka yang telah memenuhi syarat-syarat Tasawuf.. Ijtihad dibagi atas pembagian sifat atau kepentingan, contoh, untuk Fiqh, ada Imam Asy-Syafi'i, Imam Malik, Imam Abu Hanifah, dan Imam Abu Hambal.. pendapat masing-masing berbeda tetapi satu, tidak mengurangi tujuan.. nilainya juga relatif..

4. Qiyas
Qiyas yaitu menyamakan sesuatu dengan yang ada, dulu (zaman tabi'in-tabi'in dan tabi'it-tabi'in), Qiyas termasuk bagian Ijtihad, sebab 'ulama ikut turut andil dalam Qiyas, tapi sekarang Qiyas adalah urusan masing-masing individu.. contoh, bolehkah kita memukul orang tua? sedangkan dalam Al-Qur'an tidak ada larangan memukul orang tua? mari kita qiyas-kan dengan ayat "Janganlah kamu berkata ah pada mereka (orang tua)..", jadi jika berkata ah saja tidak boleh apalagi memukuli mereka.. contoh lain, narkoba halal atau haram? sedangkan di Al-Qur'an tidak ada larangannya? mari kita qiyas-kan "Jangan kamu dekati judi dan khamr.." kita golongkan sifat-sifat narkoba dengan khamr yang memabukkan, jadi narkoba itu haram, dll...

siyasah syar'iyyah membahas sistem politik, termasuk di dalamnya jizyah..

apa itu jizyah?

Jizyah adalah hak yang diberikan Allah kepada Kaum Muslimin dalam sistem khilafah (pemerintahan) dari orang-orang kafir, karena adanya KETUNDUKAN MEREKA KEPADA PEMERINTAHAN ISLAM...

Yaman saat itu di bawah Pemerintahan Madinah, azasnya Islam.. jikalau sekiranya Madinah bukan berazas Islam, misalnya Madinah seperti Indonesia sekarang, jangankan Jizyah, HUKUM POTONG TANGAN saja TIDAK BOLEH DIJALANKAN (karena negara tersebut bukan negara Islam)..

Ketundukan, maksudnya bukan berarti tunduk menyembah Islam, tapi kaum kafir itu berada di negara Islam dimana hukum yang berlaku itu hukum Islam, dan ada kaum kafir dan dzimmi di negara Islam, maka perlakuan mereka tidak dipotong tangan, potong kaki, cungkil mata, tapi cukup JIZYAH, maka perlindungan kewarganegaraan mereka di negara Islam terjamin oleh Pemerintah..

perlindungan apa? perlindungan apa saja, mulai dari perlindungan hak azasi, hak hidup, hak bekerja, dll...

Jizyah tersebut merupakan harta umum yang akan dibagikan untuk KEMASLAHATAN SELURUH RAKYAT, dan wajib diambil setelah melewati satu tahun, serta tidak wajib sebelum satu tahun...

Kemaslahatan apa? kemaslahatan perekonomian, pendidikan, dll...

sebagian 'ulama meng-qiyas-kan jizyah dengan pajak.. tapi sebagian lain berbeda pendapat, sebab yang diqiyaskan bersifat waqi'i, yaitu berada dalam Al-Qur'an, sedangkan pajak tidak berada dalam Al-Qur'an.. itu sih sekedar pendapat saja...

Jizyah ini WAJIB DI NEGARA ISLAM berdasarkan nash Al Qur'an... Allah berfirman:
"Sampai mereka membayar jizyah dengan patuh, sedang mereka dalam keadaan tunduk" (QS At-Taubah: 29)

tentang surat Nabi kepada uskup di Yaman, saat itu YAMAN BERADA DI WILAYAH ISLAM, jadi Pemerintahan Islam WAJIB MEMUNGUT JIZYAH bagi mereka..

Nabi memang menuliskan "MENGUMANDANGKAN PERANG".. lantas apakah artinya berarti Nabi membunuhi mereka jika tidak membayar jizyah?

pertimbangkan dengan surat Nabi kepada orang Majusi Hajar (Majusi yang berada di wilayah Tabuk).. isinya:
"Siapa saja yang memeluk Islam sebelum ini, serta siapa saja yang tidak diambil jizyah atas dirinya: Hendaknya sembelihannya tidak dimakan, dan kaum wanitanya tidak dinikahi!"

apakah berarti larangan memakan sembelihan orang-orang Majusi? ataukah larangan untuk menikahi wanita Majusi?

jawabannya simple,
maksud megumandangkan perang, itu adalah HUKUMAN BUAT WARGA NEGARA YANG MELANGGAR ATURAN DALAM PEMERINTAHAN ISLAM...

maksud larangan memakan sembelihan mereka, itu adalah HUKUMAN BUAT WARGA NEGARA YANG MELANGGAR ATURAN DALAM PEMERINTAHAN ISLAM...

apa itu hukumannya? kita pindah dari fiqh khilafah ke figh hudud (hukuman-hukuman)..

dilihat dari pengaruhnya, dimulai dari Hukuman Pengasingan selama 1-3 tahun (maksudnya diusir dari wilayah negara), Embargo Ekonomi, dan Hukuman Mati (dibunuh, jika mereka memberikan pengaruh besar dalam perlawanan, sebab menolak jizyah itu disebut memberontak, sedangkan pemberontakan dalam suatu negara adalah menangkap biang keladinya lalu dijatuhi hukuman seperti di atas, semakin kuat pemberontakannya, jadilah perang, semakin lemah pemberontakannya -dalam hal ini per individu- bisa dijatuhi hukuman pengasingan)...

INGAT! HUKUM DI ATAS HANYA BERLAKU BAGI NEGARA YANG BERAZASKAN ISLAM...
lagipula jizyah itu tidak bersifat memberatkan setiap warga negara kok..

pada masa Dinasti Umayyah, pernah penduduk Syam yang beragama Yahudi dan Nasrani dikenai jizyah sebanyak 4 dinar, sedangkan penduduk Yaman yang beragama Nasrani itu 1 dinar.. mengapa berbeda?

sebab, taraf ekonomi di Yaman terbilang rendah, sedangkan Syam, terdapat pasar dagang internasional, dari setiap daerah mulai dari 'Arab, Persia, Roma, dll mengadu nasib di Syam... taraf ekonomi mereka terbilang menengah dan ke atas... jadi simple aja, setiap individu membayar sesuai kemampuan...

apakah jaminan mereka berkurang dengan pembayaran sedikit?
ngga, jaminan bagi mereka SAMA... jika ada pemerintah Islam menomorduakan warga negara non-Islam, mereka berarti melanggar ATURAN fiqh khilafah.....

apakah ga membayar jizyah berarti tidak dilindungi keselamatannya?
oh ngga, itu hanya tamsil 'ibarah (perumpamaan), jikalau sekiranya kita di Indonesia tidak membayar pajak, pendapatan fiskal Indonesia akan berpengaruh pada menurunnya APBN, maka bagi mereka yang tidak membayar pajak APAKAH DIBIARKAN BEGITU SAJA?

ngga kan? mereka dipenjara, membayar denda, atau bahkan kalu ada yang memberontak lantaran pajak saja (jika berpengaruh global), Pemerintah RI ga segan-segan menjatuhi HUKUMAN MATI...
itu yang dimaksud JAMINAN KESELAMATAN dalam membayar jizyah...


mengenai peperangan Byzantium dengan Islam, di masa Nabi Muhammad.SAW, itu benar...

ada peperangan antara Islam dengan Byzantium.. Perang Tabuk... tapi diantara para ahli tarikh, tidak ada peperangan di Tabuk tapi hanya ekspedisi (niat semula berperang karena ada kabar Byzantium mengirimkan pasukan ke Tabuk)...






Hiraklus hanya ingin menguasai Jazirah 'Arab, sekalian memperlemah daya kuat Islam yang saat itu juga mendapat ancaman dari Makkah....

sekutu mereka adalah orang Gosyen (Ghassaniyyah)...





tapi sayang, dengan 30.000 mujahid datang ke Tabuk, di sana tidak dijumpai tentara Byzantium satu pun.. hal ini dimanfaatkan Nabi Muhammad.SAW dalam berda'wah..

Nabi mengunjungi kabilah-kabilah 'Arab yang masih badui dan minoritas di situ DENGAN DAMAI dan mengisahkan duduk persoalan pada pemuka setempat serta ajakan masuk Islam... para penduduk yang sering dipersulit ketika berada di Mesir dan Syam oleh Byzantium lantas masuk Islam dan bergabung sebagai warga negara di bawah Bendera Islam...






ketika hendak pulang dari Tabuk, rombongan Islam bertemu para pendeta Kristen di Lembah Sinai... mereka berdiskusi dengan Nabi dan mengadakan perjanjian damai dengan Islam....

jadi memang tidak terbukti orang Kristen dan orang Islam bermusuhan...

peperangan Islam vs Kristen terjadi karena berbagai alasan... bisa jadi orang Kristen menyerang duluan (berarti BUKAN PENGIKUT KRISTUS SEJATI) atau orang Islam menyerang duluan (berarti BUKAN UMMAT RASULULLAH YANG SEJATI)....

jika Islam dituduh teroris seperti global report sekarang, saya balik tanya, SIAPA YANG MEMBANTAI 300.000 UMMAT ISLAM DI BOSNIA? jawabannya, SERBIA.. apa agamanya Serbia, KRISTEN...

SIAPA YANG MEMBUAT RUSUH WARGA ITALIA? jawabannya, MAFIA.. apa agamanya mafia-mafia itu? KRISTEN (sekuler).. apa agamanya warga Italia saat itu? KRISTEN JUGA.. jadi ORANG KRISTEN MENEROR SESAMA KRISTEN? jawabannya IYA...

SIAPA YANG MENYERANG TURKI LEBIH DULU DALAM PERANG SALIB? jawabannya GEREJA ROMA di bawah pimpinan PAUS URBANUS II.. apa agamanya? KRISTEN... apa alasannya? KARENA ORANG KRISTEN DILARANG ZIARAH KE YERUSALEM OLEH TURKI... lantas berdosakah orang Kristen jika menyerbu Turki dengan NIAT MEMBEBASKAN YERUSALEM DARI TURKI? jawabannya, BERDOSA.. kenapa? SEBAB MEREKA TIDAK MEMATUHI ATURAN KRISTUS, "KASIHILAH MUSUH-MUSUHMU!" hayo...

SIAPA YANG MENJAJAH ASIA dan AFRIKA? Belanda, Inggris, Perancis, Spanyol, Portugis, dll... apa agamanya mereka? KRISTEN... kenapa mereka bisa menjajah begitu lama di ASIA dan AFRIKA? sebab mereka menjalankan Devide et Empera yang ada Gold, Glory, dan GOSPEL.. apa maksudnya GOSPEL? menyebarkan agama Kristen.. kenapa Gospel dijadikan alasan lamanya mereka menjajah Asia dan Afrika? KARENA MEREKA MENANAMKAN AJARAN YESUS KEPADA RAKYAT ASIA DAN AFRIKA "KASIHILAH MUSUHMU"... bukankah ini menguntungkan bagi para penjajah? hayo....


TAPI SAYA TIDAK BERPENDAPAT DEMIKIAN, menurut saya, SETIAP AGAMA TIDAK MENGAJARKAN TERORISME.. mau dia Islam, Kristen, Hindu, Buddha, KALAU MELAKUKAN AKSI TERORISME, berarti MEREKA TIDAK DIPANDANG BERAGAMA!!!!!!!!!!

kalau sekiranya ada Teroris beragama Kristen, apakah SAYA LANGSUNG MEMVONIS KRISTEN=TERORIS? jawabannya, TIDAK!!!!!!

kurang lebihnya saya mohon maaf,

salam damai,
User avatar
Andhika Muslim
 
Posts: 502
Joined: Mon Sep 22, 2008 1:11 pm
Location: Dari Jakarta Hingga ke Makkah

Postby M-SAW » Wed Oct 08, 2008 7:17 pm

thx atas komentar panjang lebarnya.

sebelum nabi memberi surat tsb.dimana ada dalil bukti bahwa kaum najran sudah berada di bawah kekuasaan pemerintahan muslim.

dr yg sy pelajari.surat tsb justru awal dari ultimatum nabi agar najran tunduk di bawah pemerintahan muslim.


satu lagi.sy tdk mengatakan nasrani musuhan dgn islam.
dan sy jt tdk berkata klau islam akur/harmonis dgn nasrani spt klaim anda.
yang saya mau katakan ialah: kaum nasrani kena 'air susu dibalas air tuba.
maksudnya
wkt muh lemah.nasrani yg bantu.giliran muh kuat militer.eh kaum nasrani malah dikasih surat ultimatum.
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby Andhika Muslim » Wed Oct 08, 2008 10:07 pm

bismillahirrahmanirrahim,

bung MUHAMMAD SAW
coba anda berpikir logis.. anda beragama kristen.. jikalau anda ditolong oleh seseorang.. orang itu beragama islam, sebut saja si A..
lalu suatu ketika, anda mendapat sebuah peristiwa misalnya ada orang namanya si B beragama islam juga, si B menyerang anda..
apakah dengan begitu anda langsung memvonis orang islam itu jahat?

bendera Islam sebelum berkibar di Yaman, Nabi mengutus sahabat bernama Ja'far.ra bin Abu Thalib untuk berda'wah di Yaman.. beliau berda'wah di Yaman dengan cara lembut dan halus.. masyarakat Yaman yang beragama Nasrani kebanyakan masuk Islam..

sementara itu, mereka mendaulatkan wilayah Yaman sebagai basis pertahanan Islam.. jadi ga heran kalau daerah itu berada "secara de jure" di bawah pemerintahan Islam (sebab saat itu SATU-SATUNYA NEGARA yang BERAZASKAN ISLAM SAAT ITU adalah MADINAH yang dipimpin Nabi MUHAMMAD)..

jadi masuk akal dong kalo penduduk Yaman menyerahkan daerah mereka menjadi kedaulatan Islam, sementara mereka juga baru masuk Islam..

nah, yang ga masuk Islam dikenai jizyah, yang masuk Islam dikenai zakat..

untuk siapa uang atau harta benda jizyah dan zakat? ya untuk kemaslahatan masyarakat juga, ga dipotong buat membuat istana, dsbnya... (dalam pemerintahan Islam mula-mula, Nabi saja ga punya istana, rumah beliau hanya ditutupi jerami di atas dan tembok pembatas antara Masjid Nabawi dan rumah beliau...)

itulah sebabnya wilayah Yaman menjadi wilayah Islam di bagian selatan..

mengenai para uskup di Yaman, sebenarnya, itu hanya semata-mata menjalankan kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam..

bukan berarti memerangi mereka..

anda sudah baca Al-Qur'an SEMUANYA belum? kan ada di Al-Qur'an sendiri diterangkan:

"Allah TIDAK MELARANG kamu BERBUAT BAIK dan ADIL terhadap ORANG-ORANG YANG TIDAK MEMERANGI KAMU dalam agama dan TIDAK MENGUSIR KAMU dari kampung-kampungmu sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya MELARANG KAMU BERSAHABAT dengan ORANG-ORANG YANG MEMERANGI KAMU dalam agama dan MENGUSIR KAMU dari kampung-kampungmu dan SALING BANTU-MEMBANTU untuk MENGUSIR KAMU; barangsiapa BERSAHABAT DENGAN MEREKA, maka mereka itu adalah ORANG-ORANG ZHALIM" (QS Al-Mumtahanah: 8-9)

ayat yang simple tapi jelas..
perhatikan akhir ayatnya:
"barangsiapa BERSAHABAT DENGAN MEREKA, maka mereka itu adalah ORANG-ORANG ZHALIM"

jadi, hukuman yang berlaku untuk orang-orang zhalim adalah di neraka nanti bukan disiksa atau dibunuh disini..

NB: Zhalim artinya Aniaya..
User avatar
Andhika Muslim
 
Posts: 502
Joined: Mon Sep 22, 2008 1:11 pm
Location: Dari Jakarta Hingga ke Makkah

Postby ahmad_doni » Wed Oct 08, 2008 10:50 pm

Jawaban andhika muslim justru mengukuhkan bahwa islam memang adalah agama yang tidak toleran. Jadi, jika kita berada di negara islam, tidak masuk islam dan tidak membayar jizyah adalah sebuah tindakan yang layak mendapat hukuman.

maksud megumandangkan perang, itu adalah HUKUMAN BUAT WARGA NEGARA YANG MELANGGAR ATURAN DALAM PEMERINTAHAN ISLAM...


Apa yg dimaksud dengan "melanggar aturan dalam pemerintahan islam" ? Itu kan artinya, jika orang tidak masuk islam, maka ia dianggap melanggar aturan dalam pemerintahan islam, yang diharuskan membayar jizyah dan dikumandangkan perang/mendapat hukuman?

Satu hal lagi. Menurut islam, membunuh kafir dalam keadaan perang adalah halal. Jika jika tidak masuk islam dan tidak membayar jizyah, maka akan dikumandangkan perang, jadi halal itu dibunuh.

INGAT! HUKUM DI ATAS HANYA BERLAKU BAGI NEGARA YANG BERAZASKAN ISLAM...


Ya jelas saja. Mana bisa dinegara non islam, islam khan memang tidak punya kuasa untuk menghukum orang. Tapi begitu dikuasai islam, maka "bayarlah jizyah dan masuklah islam. Jika tidak, perang!!" :lol:

Makanya, jgn sampe deh indonesia jadi negara islam. Darah kafir bakalan halal semua tuh :lol:
User avatar
ahmad_doni
 
Posts: 1090
Joined: Fri Apr 20, 2007 10:57 am

Postby M-SAW » Wed Oct 08, 2008 11:18 pm

Andhika Muslim wrote:bismillahirrahmanirrahim,
bung MUHAMMAD SAW
coba anda berpikir logis.. anda beragama kristen.. jikalau anda ditolong oleh seseorang.. orang itu beragama islam, sebut saja si A..

lalu suatu ketika, anda mendapat sebuah peristiwa misalnya ada orang namanya si B beragama islam juga, si B menyerang anda..

apakah dengan begitu anda langsung memvonis orang islam itu jahat?

tentu saja tidak kawan ku :) ,yg jahar bukan orang islam,tapi si OKNUM B :):)


sekarang sy ajak anda berfikir logis

anda beragama ISLAM,lalu anda saya tolong,di kemudian hari saat anda mempunyai kekuatan militer,maka anda malah memberi saya ULTIMATUM,masuk islam,bayar jizyah atau anda akan memerangi saya.

apakah saya harus mengganggap anda sebagai orang BAIK?
inikah balasan yang anda berikan setelah dulu sewaktu anda "SUSAH",saya lah yg menolong anda,
Tega anda MEMERANGI saya apabila saya menolak membayar jizyah?lupakah anda dgn jasa2 saya disaat anda MENDERITA(LEMAH) ?
bukankah ini sama aja dgn "AIR SUSU DIBALAS AIR TUBA" ?


PERTANYAAN :
apakah saya harus mengganggap anda sebagai orang BAIK?

silahkan anda jawab dulu,sy mau lihat gimana sih KELOGISAN anda berfikir
:)


bendera Islam sebelum berkibar di Yaman, Nabi mengutus sahabat bernama Ja'far.ra bin Abu Thalib untuk berda'wah di Yaman.. beliau berda'wah di Yaman dengan cara lembut dan halus.. masyarakat Yaman yang beragama Nasrani kebanyakan masuk Islam..

hmm gitu ya :)
bener nih si JAFAR yg diutus?
perasaan si jafar itu kan udah koit SETAHUN sbelum peristiwa ini terjadi

btw.. mari kita baca KISAH "PENAKLUKAN" YAMAN :)


seperti yang kita liat,dari DOKUMEN tsb berkata :

Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanay MASUK islam pada hari yang sama

Image

gimana udah dibaca yg digaris bawaHI merah?
Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama
dgn mengikuti teori ente bahwa NAJRAN = YAMAN maka berarti termasuk lah didalamnya kaum NASRANI NAJRAN masuk islam semuanya :):)


lantas..kenapa sang NABI masih ngirim surat kepada kaum NASRANI NAJRAN???????
KENAPA DITUJUKAN KEPADA "uskup" ?
USKUP MANA PULA??? WONG UDAH MUALAF SEMUA :p :p :p
bukankah kaum najaran/yaman tsb sudah MUALAF semua ( sesuai dgn teori ente bahwsanya NAJRAN = YAMAN )

?????????????????
baca lagi surat nabi ente kepada USKUP NAJRAN :)

Image


:):)

RIBET atau GAK sinkron?????

ini yang B3go sang NABI yang tidak tau bedanya NAJRAN dengan YAMAN
A
T
A
U
ada pihak tertentu yg berusaha MENGABURKAN inti permaslahan . yang menyamakan YAMAN dg NAJRAN ,
:)


hanya ada 2 kemungkinan :

saya mengambil 2 BUAH kesimpulan,
1. kalau dikatakan YAMAN,pastilah maksudnya kota SANA`a
sedangkan daerah NAJRAN itu letaknya 240km dari kota Sana`a

ATAU

2. NAJRAN pada masa tsb sesunguhnya sebuah daerah MERDEKA yang tidak tunduk dibawah daerah YAMAN(baca kota Sana`a)


JADI KONTEKS PENAKLUKAN YAMAN .BUKAN BERARTI DAERAH NAJRAN JUGA DITAKLUKKAN :).
setelah NABI mengutus utusannya ke YAMAN, dan PENDUDUK YAMAN semuanya mualaf,dan daerah YAMAN sudah terintegrasi dgn wilayah negara ISLAM madinah..........
maka setelah itu sang NABI mengirimkan surat kepada penduduk NAJRAN.

SEHINGGA DGN DIBERIKANNYA SURAT PERTAMA PERIHAL ULTIMATUM,ITULAH FASE DIMANA NABI HENDAK MENJADIKAN DAERAH NAJRAN SEBAGAI WILAYAH NEGARA ISLAM .
dalam artian, saat surat dikirm,daerah najran SAMASEKALI TIDAK berada dibawah kekuasan negara islam.
BOHONG besar kalau anda katakan najran sudah dibawah kendali negara islam saat surat dikirim :)



bagi pembaca MUSLIM sekalian,silahkan membayangkan :

Negara anda INDONESIA di kirim surat oleh negara KAFIR katakan saja negara SINGAPURA. yg isinya masuk AGAMA KAFIR,bayar jizyah atau perang.
kalau masuk agama kafir,maka OTOMATIS negara anda akan TERINTEGRASI dgn negara KAFIR(singapura)

nah rekan muslim sekalian.....
apa kah SURAT tsb = surat yang HARMONIS?
apakah si pengirim surat mencerminkan SIKAP MENGHARGAI negara anda?????????????????????
apakah adna tidak merasa ada ANCAMAN dari isi surat tsb?


    Sesuai dgn KLAIM andhika bahwasanya ISLAM dan NASRANI bersahabat ,saling menghargai,tolong menolong bla bla bla
    DARI BUKTI yang saya lihat justru tidak seperi itu.

    yang saya lihat adalah kaum NASRANI MEMANG menolong muslim
    T
    A
    P
    I
    dikemudian hari,malah kaum MUSLIM yang menekan kaum nasrani.
    KASUS najran ini lah salah satunya
[/color]

TRAGISSSSSSSSSSSs

sebuah daerah yang KAUMNYA dulu pernah MENOLONG sang rasul saat sang rasul LEMAH,ternyata di kemudian hari daerah tsb hendak DI AKUISISI oleh sang nabi
Sang penolong di akuisisi oleh yang ditolong :)





NOTE :
NAJRAN bukan berarti YAMAN

liat :
Last edited by M-SAW on Thu Oct 09, 2008 10:36 am, edited 1 time in total.
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby Andhika Muslim » Thu Oct 09, 2008 10:01 am

bismillahirrahmanirrahim,

pertama, buat bung ahmad doni..
jika anda berada di Indonesia, konstitusi yang berlaku adalah UUD 1945..
anda sebagai WNI DIWAJIBKAN membayar pajak bukan?
dgn ketentuan penghasilan sekian dan sekian, termasuk bangunan-bangunan kecuali BTKP..
jika anda tidak membayar, anda dihukum kan?
bisa dipenjara atau didenda...
bisa juga DIHUKUM MATI kalo ANDA MENGAJAK RAKYAT UNTUK TIDAK MEMBAYAR PAJAK SAMPAI MENDEMO AKHIRNYA TERJADI KERUSUHAN DI SEMANGGI, dibalik itu, ANDA-LAH DALANG KERUSUHAN ITU..
logika paling simple, memang kewajiban warga negara demikian bukan?

cukup sekian, buat bung muhammad saw...
inspeksi ke Yaman itu sudah berkali-kali.. SAYA GA BILANG PARA USKUP ITU MU'ALAF kan?
saya hanya bilang, rakyat Yaman KEBANYAKAN masuk Islam.. masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab...

kemudian ketika para sahabat menjadi da'i untuk berda'wah ke wilayah Yaman... sebenarnya, di antara mereka itu membutuhkan perlindungan dari suatu pemerintahan... karena mereka Islam, maka wilayah Islam di sebagian Yaman jadi milik Madinah.. para Uskup yang mendiami wilayah tersebut dikenai jizyah...

okelah, saya sebutkan 4 macam ciri orang-orang kafir (apapun itu, baik itu Yahudi, Nasrani, Pagan, Majusi, Hindu, Buddha, Sikh, Atheis, dll) dalam Pemerintahan Islam (khilafah) dan cara pandang pemimpin dan rakyat Islam terhadap mereka.. untuk semua yang ada di thread ini sekedar meluruskan pemahaman, lihat Fiqh Khilafah, ada 4 macam orang kafir:

1. Ahludz Dzimmah (Dzimmi), yaitu mereka yang non-muslim mendiami wilayah kekuasaan negara Islam... di sana, mereka dikenai kewajiban jizyah setiap setahun sekali sebagai kewajiban warga negara... mereka yang Dzimmi TIDAK DIPERBOLEHKAN SEORANG KHALIFAH membakar/merusak/menghancurkan synagoga, gereja, biara, kuil, pura, wihara, dsbnya.. TIDAK DIPERBOLEHKAN SEORANG KHALIFAH mengganggu/mengacau/menghentikan aktifitas ibadah mereka.. TIDAK DIPERBOLEHKAN SEORANG KHALIFAH mengambil/merebut/menyita/ aset-aset mereka, baik perseorangan maupun badan perekonomian.. TIDAK DIPERBOLEHKAN SESAMA WARGA NEGARA BAGI YANG MUSLIM mengacau, menghancurkan, merusak, membakar, mengganggu, mengebom, menghina, dan perbuatan keji lainnya yang berkaitan dengan mereka....

2. Mutanna'im, yaitu mereka yang non-muslim dari negara lain meminta perlindungan ke negara Islam dengan sebab yang syar'i (misalnya, mereka diganggu hak-hak mereka di negara mereka oleh pejabat atau raja atau rakyat setempat -biasanya orang-orang Yahudi-).. kewajiban jizyah mereka hanya sekali tergantung pada kepentingan (misalnya hendak menetap di negara Islam selama 2 tahun, setelah itu mereka harus mengurus kepindahan dari negara Islam) KECUALI jika mereka mendaftarkan diri sebagai warga negara di negara Islam, maka mereka digolongkan Ahludz Dzimmah.. HUKUM YANG BERLAKU DISAMAKAN DENGAN DZIMMI (jadi seorang KHALIFAH DILARANG merusak, menghancurkan, merebut, mengganggu, mengacau, dan yang berhubungan dengan mereka)...

3. Mutaqarribah, yaitu mereka yang non-muslim di wilayah Islam melakukan perjanjian damai dengan pemimpin Islam (dalam hal ini, mereka sebelumnya selalu memberontak kepada pemimpin Islam).. mereka dikenai jizyah yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut dan berlaku seterusnya sampai seandainya perjanjian itu dicabut, kemudian mereka memerangi Islam, hukum yang dijalankan sama dengan Harbi... HUKUM YANG BERLAKU JUGA DISAMAKAN DENGAN DZIMMI...

4. Harbi, yaitu mereka yang non-muslim di wilayah Islam memerangi/memberontak/menghancurkan masjid, gereja, biara, dll/merusak aset negara/menimbulkan fitnah dan huru-hara/membuat kedamaian dan keamanan jadi kacau-balau/mengganggu keamanan warga negara/berusaha menghancurkan Islam/mengusir orang-orang Islam dan non-Islam yang dilindungi pemerintah/berusaha menggulingkan pemerintah/dll, kepada mereka DIWAJIBKAN SEORANG KHALIFAH MENGHENTIKAN SITUASI BURUK INI dengan menjalankan perdata/pidana dan jikalau perlu memakai KEKUATAN MILITER (FISIK) dalam menghentikan pemberontakan (bersifat darurat)... dari keempat jenis ini, hanya kafir Harbi YANG DIPERBOLEHKAN (malah WAJIB) DIPERANGI... selebihnya WAJIB DILINDUNGI....

kurang lebihnya saya memohon maaf,

salam
User avatar
Andhika Muslim
 
Posts: 502
Joined: Mon Sep 22, 2008 1:11 pm
Location: Dari Jakarta Hingga ke Makkah

Postby M-SAW » Thu Oct 09, 2008 10:31 am

Andhika Muslim wrote: buat bung muhammad saw...

inspeksi ke Yaman itu sudah berkali-kali.. SAYA GA BILANG PARA USKUP ITU MU'ALAF kan?

betul anda tidak berkata seperti itu
T
A
P
I
DOkumen yang lebih dipercayai berkata spt dibawah ini :
Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanay MASUK islam pada hari yang sama

Image

gimana udah dibaca yg digaris bawaHI merah?

Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama
dgn mengikuti teori ente bahwa NAJRAN = YAMAN maka berarti termasuk lah didalamnya kaum NASRANI NAJRAN masuk islam semuanya :):)


siapa yang lebih DIPERCAYAI ???
kata2 anda TANPA bukti otentik
A
T
A
U
DOkumen surat islam tsb?


saya hanya bilang, rakyat Yaman KEBANYAKAN masuk Islam.. masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab...

ok
mana BUKTI kalau Rakyat YAMAN kebanyakan masuk ISLAM masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab

bukti dari saya justru SEMUA RAKYAT YAMAN masuk islam
baca lagi bukti diatas tsb ]
"Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama"



kita bahas dulu yang ini biar lebih enak :)

pertanyaan :
mana yang lebih valid
KLAIM ANDHIKA :

    inspeksi ke Yaman itu sudah berkali-kali.. SAYA GA BILANG PARA USKUP ITU MU'ALAF kan?..

    saya hanya bilang, rakyat Yaman KEBANYAKAN masuk Islam.. masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab...

a
t
a
u

Klaim saya berdasrakan literarut MUSLIM sendiri :
    "Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama"


nb : andhika,, TOLONG ente sertakan dokumen islami yang mendukung argumen anda,saya takut argumen anda cuyman cuap2 tanpa dukungan refrensi islami

mari kita liat bagaimana si andhika akan ngaloir ngidul karena NGOTO menyakmakan kalau NAJRAN = YAMAN
:)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby elfwarrior » Thu Oct 09, 2008 11:05 am

Maaf mengganggu perdebatan saudara muhammad saw dgn saudara andhika :lol: :lol: :lol:

topik ini bagus sebab saudara muhammad saw membuatnya dgn dilibat data dan fakta yang jelas dan detail sehingga terlihat lebih intelektual, yang ingin saya pertanyakan buat saudara andhika bisakah saudara memaparkan argumen saudara dgn data dan fakta yang dapat kita ketahui baik itu berupa link situs atau buku dari beberapa kelompok ( bisa dari muslim atau lebih bagus dari pihak luar muslim sehingga tidak dibilang berat sebelah :wink: ).

Sebab saya heran saudara andhika ini kalo menjelaskan panjang lebar seakan mirip dgn guru sejarah ( emang kita ini org yang dapat lu bodoh2in :twisted: )

Bicara tanpa bukti lebih mirip tong kosong nyaring bunyinya dan lebih buruknya nanti otak saudara andhika bisa disamakan dgn kentut abis bunyi dan ngeluarin bau semuanya berlalu tanpa ada peduli.

:lol: :lol: :lol:
elfwarrior
 
Posts: 85
Joined: Sat May 31, 2008 11:39 am

Postby gaston31 » Thu Oct 09, 2008 11:31 am

guys lbh baik yg diskuis SAW ama andhika aja, biar fokus.
@andhika
ladenin SAW aj, yg lain ga usah direply.

btw, gw nontn aja.
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Postby randysoros » Thu Oct 09, 2008 2:55 pm

ikut nonton jg lah
User avatar
randysoros
 
Posts: 232
Joined: Fri Dec 21, 2007 1:20 pm
Location: soya uro

Postby gilito » Thu Oct 09, 2008 3:30 pm

selimutkentut wrote:sama spt keberadaan yesus di surga juga gk ada bukti
pantes bau kentut


ah kamu lagi...
santai sajalah :lol:
gilito
 

Postby Al_Hadi17 » Thu Oct 09, 2008 3:42 pm

eh, maaf
mengganggu perdebatan ini.
saya mau nanya arti dari OOT itu apaan sih???

Sorry
User avatar
Al_Hadi17
 
Posts: 7
Joined: Wed Oct 08, 2008 9:32 am
Location: INDO ARAB

Postby Onami_Octara » Thu Oct 09, 2008 4:02 pm

Out Of Topic
Onami_Octara
 
Posts: 206
Joined: Mon Oct 06, 2008 6:47 pm

Postby M-SAW » Thu Oct 09, 2008 10:25 pm

hmmmm
kenapa si ANDHIKA tidak meresponse kemari?
padahal di topik lain dia masih meresponse sampai pukul 4:47 ?
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... ly&t=29178

Posted: Thu Oct 09, 2008 4:47 pm Post subject:
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby Umar bin Khatab » Fri Oct 10, 2008 1:08 am

MUHAMMAD SAW wrote:
Andhika Muslim wrote: buat bung muhammad saw...

inspeksi ke Yaman itu sudah berkali-kali.. SAYA GA BILANG PARA USKUP ITU MU'ALAF kan?

betul anda tidak berkata seperti itu
T
A
P
I
DOkumen yang lebih dipercayai berkata spt dibawah ini :
Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanay MASUK islam pada hari yang sama

Image

gimana udah dibaca yg digaris bawaHI merah?

Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama
dgn mengikuti teori ente bahwa NAJRAN = YAMAN maka berarti termasuk lah didalamnya kaum NASRANI NAJRAN masuk islam semuanya :):)


siapa yang lebih DIPERCAYAI ???
kata2 anda TANPA bukti otentik
A
T
A
U
DOkumen surat islam tsb?


saya hanya bilang, rakyat Yaman KEBANYAKAN masuk Islam.. masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab...

ok
mana BUKTI kalau Rakyat YAMAN kebanyakan masuk ISLAM masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab

bukti dari saya justru SEMUA RAKYAT YAMAN masuk islam
baca lagi bukti diatas tsb ]
"Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama"



kita bahas dulu yang ini biar lebih enak :)

pertanyaan :
mana yang lebih valid
KLAIM ANDHIKA :

    inspeksi ke Yaman itu sudah berkali-kali.. SAYA GA BILANG PARA USKUP ITU MU'ALAF kan?..

    saya hanya bilang, rakyat Yaman KEBANYAKAN masuk Islam.. masuknya mereka ke agama Islam juga bertahap, mulai dari musim haji dimana mereka mendengar agama baru di tanah 'Arab...

a
t
a
u

Klaim saya berdasrakan literarut MUSLIM sendiri :
    "Ali membacakan surat rasul kepada penduduk YAMAN,dan semuanya MASUK islam pada hari yang sama"

nb : andhika,, TOLONG ente sertakan dokumen islami yang mendukung argumen anda,saya takut argumen anda cuyman cuap2 tanpa dukungan refrensi islami

mari kita liat bagaimana si andhika akan ngaloir ngidul karena NGOTO menyakmakan kalau NAJRAN = YAMAN
:)


PAK ANDHIKA
APES BANGET ANDA KAYAKNYA
:lol: :lol:
Umar bin Khatab
 
Posts: 244
Joined: Thu Nov 30, 2006 11:19 am

Postby M-SAW » Fri Oct 10, 2008 9:56 am

Ehemmmmmm...
andhika....andhikaaaa
dimana anda?
kenapa tidak dilanjutkan KULIAH sejarah islamnya?

kalau sudah tidak mau ngejalnjutkan,,mohon konfirm..biar saya TERUSKAN topik ini ,karena masih banyak lagi nih yang mau saya posting terkait KEDAMAIAN dakwah rasul anda :)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby gilito » Fri Oct 10, 2008 10:40 am

kasih tempo 3 x 24 jam

kalo sdr andhika belum muncul juga, lanjut saja pak muh :)
gilito
 

Postby ahmad_doni » Fri Oct 10, 2008 11:27 am

Andhika Muslim wrote:bismillahirrahmanirrahim,

pertama, buat bung ahmad doni..
jika anda berada di Indonesia, konstitusi yang berlaku adalah UUD 1945..
anda sebagai WNI DIWAJIBKAN membayar pajak bukan?
dgn ketentuan penghasilan sekian dan sekian, termasuk bangunan-bangunan kecuali BTKP..
jika anda tidak membayar, anda dihukum kan?


Benar, jika ane melanggar, ane akan dihukum. Tapi disini masalahnya khan bukan disitu, tapi apakah islam itu main paksa atau tidak dalam menyebarkan agama. Jelas, masalah pajak, beda dengan masalah agama. Dalam hal ini, jelas bahwa muhammad menggunakan kekuasan militer dan politiknya, untuk memaksakan agamanya kepada orang lain. Singkatnya, sistem pemerintahan islam itu memang tidak toleran terhadap keberadaan agama lain. Sebuah tirani. Lihat saja, para tiran2 terkenal sepanjang sejarah. Mereka juga membuat hukum2 yang tiran juga sbg usaha melanggengkan kekuasaan. Hukum2 tiran seperti itu memang menjadi pembenaran atas nama hukum. Tapi hukum2 tiran seperti itu harus kita musnahkan, demikian jg dengan hukum islam yg juga tiran itu.



Andhika Muslim wrote:bisa dipenjara atau didenda...
bisa juga DIHUKUM MATI kalo ANDA MENGAJAK RAKYAT UNTUK TIDAK MEMBAYAR PAJAK SAMPAI MENDEMO AKHIRNYA TERJADI KERUSUHAN DI SEMANGGI, dibalik itu, ANDA-LAH DALANG KERUSUHAN ITU..
logika paling simple, memang kewajiban warga negara demikian bukan?


hehehe...ente memberikan analogi menggelikan, yang jauh dari fakta ttg surat muhammad kepada uskup itu. Uskup itu sama sekali tidak bersikap aktif, tapi pasif. Jadi analogi ente ttg demo sampe terjadi kerusuhan itu terlalu berlebihan, tidak proporsional dan mengaburkan masalah, seakan-akan sang uskup memiliki niat jahat. muhammadlah yang agresif. Jadi, lebih tepat klo dikatakan muhammad memerintah dengan tangan besi, suka memaksakan.
User avatar
ahmad_doni
 
Posts: 1090
Joined: Fri Apr 20, 2007 10:57 am

Postby M-SAW » Fri Oct 10, 2008 7:52 pm

ahmad_doni wrote:
Andhika Muslim wrote:bisa dipenjara atau didenda...
bisa juga DIHUKUM MATI kalo ANDA MENGAJAK RAKYAT UNTUK TIDAK MEMBAYAR PAJAK SAMPAI MENDEMO AKHIRNYA TERJADI KERUSUHAN DI SEMANGGI, dibalik itu, ANDA-LAH DALANG KERUSUHAN ITU..
logika paling simple, memang kewajiban warga negara demikian bukan?


hehehe...ente memberikan analogi menggelikan, yang jauh dari fakta ttg surat muhammad kepada uskup itu. Uskup itu sama sekali tidak bersikap aktif, tapi pasif. Jadi analogi ente ttg demo sampe terjadi kerusuhan itu terlalu berlebihan, tidak proporsional dan mengaburkan masalah, seakan-akan sang uskup memiliki niat jahat. muhammadlah yang agresif. Jadi, lebih tepat klo dikatakan muhammad memerintah dengan tangan besi, suka memaksakan.

Tepat sekali bro ahmad
emang muslim ini paling PINTAR untuk menyalah2kan korbannya
USKUP yg jelas2 PASIF begitu malah di gamabrkan sebagai USKUP yang JAHAT .
muslim emang paling demen membuat ANALOGI yang sengaja dirancang untuk membuat PENGABURAN inti masalah


Om Senang wrote:kasih tempo 3 x 24 jam

kalo sdr andhika belum muncul juga, lanjut saja pak muh :)


wahhh kelamaan
1 x 24 jam aja lah
:P
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

PreviousNext

Return to Buku² Islam Indonesia oleh Penulis² Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users