.

MALANGNYA nasiB ISTRI RASUL :(

Pembahasan tentang buku² Islam yang tersedia di berbagai toko buku di Indonesia. Isi buku² ini membenarkan penjelasan FFIndonesia tentang wajah Islam dan ajaran Muhammad yang sebenarnya.

Re: MALANGNYA nasiB ISTRI RASUL :(

Postby M-SAW » Thu Jul 19, 2007 6:17 pm

aloo muslim yang cerdas2
ada yg bisa jelasin kisah dibawah ini?

berhubung si montir kepala dah ngacir?
saya cari mangsa baru ah :P

sumber :
Image

hlm : 68

BERHARAP RIDA RASULULLAH
(Saudah binti Zam'ah memberikan gilirannya untuk Aisyah)
Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)

Setelah permintaan saudah itu,Aisyah mendapatkan bagian giliran selama dua hari,sedangkan istri yang lain satu hari.


==================

- prend..pegimana negh..kemaren katanya rasul nikahin janda2 yang tua secara iklas,kok bisanya si saudah KETAR ketir bakalan diceraikan karna dia dah tua?
- Terus kok rasul MENG iya kan pula?? kapan rasul jadi FIGUR suami yang baik yah?? kalau gak pernah ber duaan dgn saudah dalam sebuah rumah tangga?
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

alasan Saudah r.a

Postby candide » Sun Jul 29, 2007 2:05 pm

dikutip dari Ibn Saad:

Saudah berkata, "Rasulullah, saya bersedia untuk memutuskan giliranku demi Aisyah. Sama sekali tidak ada keinginanku untuk berkeluarga (karena sudah tua), tetapi saya ingin dibangkitkan pada Hari Pembalasan nanti sebagai istrimu"
User avatar
candide
 
Posts: 56
Joined: Sat Jun 16, 2007 7:07 pm
Location: jkt

Postby M-SAW » Sun Jul 29, 2007 2:48 pm

bisa lebih detail info nya :)
di halaman berpa? dari buku apa?
btw : bagus juga isi riwayatnya :
si saudah makanya "BERSEDEKAH" krn ada udang dibalik batu,alias minta dimasukin ke surga.'
kapan lah pengikut islam ini TULUS tanpa PAMRIH yawong istri nabi aja gak tulus/tanpa pamrih
:)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

jangan samakan

Postby candide » Sun Jul 29, 2007 7:29 pm

Ibn Sa'd dalam "Thabaqat minar Rasul", diambil Buku karya Dr. Majid Ali Khan "MUHAMMAD SAW RASUL TERAKHIR" Bab 20 Hal.308. (Penerbit Pustaka).

Yah, kalo istri2 sekarang orientasinya kan masih dunia. Mana bisa dibandingin ama istri2 Rasulullah? Mereka itu disebut sebagai Umahatul Mukminin (Ibu bagi orang2 beriman).
User avatar
candide
 
Posts: 56
Joined: Sat Jun 16, 2007 7:07 pm
Location: jkt

Re: jangan samakan

Postby M-SAW » Mon Jul 30, 2007 10:41 am

ah kamu ini :)
maslaah begini aja kok jadi repot
yg kita bahas perihal IKLAS nya itu loh,benerkah sauda hIKLAS "bersedekah"
dalam hadits yg gue posting ,saudah "bersedekah" karena TAKUT dicerai :)
nah dlm versi ente,saudah "bersedekah " karena pengen masuk surga.
JADI INTINYA:
saudah melakukan itu semua karana ADA UDANG dibalik batu.tidak ada ke iklasan dalam dirinya :)
paham om :)
bukankah lebih baik :"saudah berkata: aku berikan jatahku utk aisah sajalah,TOH aku sudah tua ini.
bukankah kata2 itu LEBIH BIJAKSANA dan TULUS tanpa PAMRIH :)
gitu aja kok repot
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby ada_dan_tiada » Tue Aug 07, 2007 9:50 pm

Ikutan jawab dunk kakak.

Kan Saudah memberikan jatah waktunya kepada Aisyah dengan keinginannya sendiri. Ga ada yang maksa to?. Latar belakangnya adalah krn takut diceraikan oleh Muhammad berarti dia tetep ingin menjadi istri Muhammad krn menurut dia hal itu lebih baik. Kemungkinan karena dapat perlindungan dan nafkah dari Muhammad atau ga ingin jauh dari Muhammad atau alasan yang lain tetapi kalo menurut saya ini karena cinta. Tugas suami memang melindungi dan memberi nafkah pada sang istri.

Karena itu keinginan Saudah sendiri jadi bukan salah Muhammad lagi pula kan cuma 1 kali siapa tahu Saudah lagi pingin merenung sendiri kan.

Dan biasanya nih istri yang tiba-tiba berbuat baik untuk suaminya itu pasti dia tahu diri dengan kesalahan atau kekurangannya.
ada_dan_tiada
 
Posts: 12
Joined: Mon Aug 06, 2007 8:03 pm

Postby M-SAW » Thu Aug 09, 2007 11:10 am

ada_dan_tiada wrote:Ikutan jawab dunk kakak.

Latar belakangnya adalah krn takut diceraikan oleh Muhammad berarti dia tetep ingin menjadi istri Muhammad krn menurut dia hal itu lebih baik. Kemungkinan karena dapat perlindungan dan nafkah dari Muhammad atau ga ingin jauh dari Muhammad atau alasan yang lain tetapi kalo menurut saya ini karena cinta.

nah ini dia yang MENGHERANKAN??
kenapa sang istri TAKUT utk DICERAIKAN??
bukankah muhamamd itu katanya ORANG YANG LEMAH LEMBUT? penyanyang dan sebagainya????
bukankah MUH dulu MENIKAHIN saudah karena UNTUK "MENYELAMATKAN" si saudah??

APAKAH ini bukti2 KELUARGA SAKINAH?? dimana sang SITRI KETAKUTAN utk DICERAI?????

Karena itu keinginan Saudah sendiri jadi bukan salah Muhammad lagi pula kan cuma 1 kali siapa tahu Saudah lagi pingin merenung sendiri kan.

hiaeihiheaeih
aduh adik ini lucu sekali
kalau mau IKUT NIMBRUNG mbok baca2 dulu lah SEMUA poastingan dari halaman pertama.
Bukan cuman 1 kali adikkku :).
T
A
P
I
SELAMANYA
paham kan bedanya satu kali dgn SELAMANYA,

BAYANGKANLAH selama SISA hidupnya,si saudah yg TUA itu SELALU sendirian,tidak ada lagi WAKTU BERDUA2an(bukan utk nge sek loh,hanya utk ngobrol2 berdua di USIA yg tua).
kasihan sekali wanita itu
sedangkan si SUAMI alias nabi muhamamd malah BER INDEHOI dgn ISTRI MUDANYA.

Dan biasanya nih istri yang tiba-tiba berbuat baik untuk suaminya itu pasti dia tahu diri dengan kesalahan atau kekurangannya.

makdus kamu "takut dicerai" = tiba2 BERBUAT BAIK??

Thanks :)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby nongkon » Thu Aug 16, 2007 11:17 pm

Kecemburuan Istri Rasulullah

Cemburu merupakan tanda adanya cinta, mustahil orang yang mengakui mencintai kekasihnya (suaminya/istrinya) tidak memiliki rasa cemburu. Cemburu merupakan tanda kesempurnaan cinta, akan tetapi cemburu bisa tercela apabila terlalu berlebihan dan melampui batas. Aisyah RA adalah seorang wanita pencemburu. Hal ini terjadi karena begitu besar rasa cintanya kepada kekasihnya, yaitu Rasulullah SAW.

Dari Aisyah, bahwa Rasulullah SAW keluar dari rumahnya pada suatu malam. Aisyah menuturkan : Maka aku pun menjadi cemburu kepada beliau sekiranya beliau mendatangi istri yang lain. Kemudian beliau kembali lagi dan melihat apa yang terjadi pada diriku. "Apakah engkau sedang cemburu?" tanya beliau. "Apakah orang semacam aku ini tidak layak cemburu terhadap orang seperti engkau?" tanyaku. "Rupanya syetan telah datang kepadamu," sabda beliau. "Apakah ada syetan besertaku?" tanyaku. "Tak seorang pun melainkan bersamanya ada syetan." jawab beliau. "Besertamu pula?" tanyaku. "Ya, hanya saja Allah menolongku untuk mengalahkannya sehingga aku selamat," jawab beliau. (HR. Muslim dan Nasa'i).

Dari Aisyah, dia berkata : Aku tidak pernah melihat orang yang pandai masak seperti halnya Shafiyah. Suatu hari dia membuatkan makanan bagi Rasulullah SAW yang ketika itu beliau di rumahku. Seketika itu badanku gemetar karena rasa cemburu yang menggelegak. Lalu aku memecahkan bejana Shafiyah. Aku pun menjadi menyesal sendiri. Aku berkata, "Wahai Rasulullah, apa tebusan atas yang aku lakukan ini?" Beliau menjawab, "Bejana harus diganti dengan bejana yang sama, makanan harus diganti dengan makanan yang sama." (HR. Abu Daud dan An-Nasa'i).

Begitu pula kecemburuan Aisyah terhadap Shafiyah. Tatkala Rasulullah tiba di Madinah bersama Shafiyah yang telah dinikahinya, dan beliau berbulan madu bersamanya di tengah jalan, maka Aisyah berkata : Aku menyamar lalu keluar untuk melihat. Namun beliau mengenaliku. Beliau hendak menghampiriku, namun aku berbalik dan mempercepat langkah kaki. Namun beliau dapat menyusul lalu merengkuhku, seraya bertanya, "Bagaimana pendapatmu tentang dia?" Aku menjawab, "Dia adalah wanita Yahudi di tengah para wanita yang menjadi tawanan." (HR. Ibnu Majah).

Aisyah RA pernah berkata : Aku tidak pernah cemburu terhadap wanita seperti kecemburuanku terhadap Khadijah, karena Nabi SAW seringkali menyebut namanya. Suatu hari beliau juga menyebut namanya, lalu aku berkata, "Apa yang engkau lakukan terhadap wanita tua yang merah kedua sudut mulutnya? Padahal Allah telah memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadamu." Beliau bersabda, "Demi Allah, Allah tidak memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadaku." (Diriwayatkan Bukhari).

Aduhai, kecemburuan yang sangat mendalam hanya karena kekasihnya menyebut wanita lain padahal wanita yang disebutnya telah kembali kepada Zat Yang Mulia tetap membuatnya cemburu. Akan tetapi bisa engkau lihat, betapa mulianya akhlak Rasulullah terhadap istrinya yang cemburu. Tidaklah beliau mengeluarkan perkataan yang kasar melainkan kata-kata yang haq. Semoga para suami kita bisa meneladani sikap dan akhlak beliau, Nabi SAW. Karena hanya beliaulah sebaik-baik sosok teladan yang patut untuk ditiru dan dicontoh oleh semua umatnya. Sebagaimana dalam firmanNya, "Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab : 21).

Rujukan
1. Al-Qur'anul Karim dan terjemah dalam bahasa Indonesia, Departemen Agama.
2. Fiqh Wanita, Syaikh Kamil Uwaidah, Pustaka Al-Kautsar.
3. Taman Orang-Orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, Darul Falah/
4. Al-Qur'an dan As-Sunnah bicara Tentang Wanita, Muhammad Shiddiq Khan. Darul Falah.
User avatar
nongkon
 
Posts: 545
Joined: Sun Aug 05, 2007 3:40 pm
Location: Dunia akhir zaman

Postby M-SAW » Mon Aug 20, 2007 12:50 pm

alooo netter adadan tiada
kemana kamu??
ada_dan_tiada wrote:Ikutan jawab dunk kakak.

Latar belakangnya adalah krn takut diceraikan oleh Muhammad berarti dia tetep ingin menjadi istri Muhammad krn menurut dia hal itu lebih baik. Kemungkinan karena dapat perlindungan dan nafkah dari Muhammad atau ga ingin jauh dari Muhammad atau alasan yang lain tetapi kalo menurut saya ini karena cinta.

nah ini dia yang MENGHERANKAN??
kenapa sang istri TAKUT utk DICERAIKAN??
bukankah muhamamd itu katanya ORANG YANG LEMAH LEMBUT? penyanyang dan sebagainya????
bukankah MUH dulu MENIKAHIN saudah karena UNTUK "MENYELAMATKAN" si saudah??

APAKAH ini bukti2 KELUARGA SAKINAH?? dimana sang SITRI KETAKUTAN utk DICERAI?????

Karena itu keinginan Saudah sendiri jadi bukan salah Muhammad lagi pula kan cuma 1 kali siapa tahu Saudah lagi pingin merenung sendiri kan.

hiaeihiheaeih
aduh adik ini lucu sekali
kalau mau IKUT NIMBRUNG mbok baca2 dulu lah SEMUA poastingan dari halaman pertama.
Bukan cuman 1 kali adikkku :).
T
A
P
I
SELAMANYA
paham kan bedanya satu kali dgn SELAMANYA,

BAYANGKANLAH selama SISA hidupnya,si saudah yg TUA itu SELALU sendirian,tidak ada lagi WAKTU BERDUA2an(bukan utk nge sek loh,hanya utk ngobrol2 berdua di USIA yg tua).
kasihan sekali wanita itu
sedangkan si SUAMI alias nabi muhamamd malah BER INDEHOI dgn ISTRI MUDANYA.

Dan biasanya nih istri yang tiba-tiba berbuat baik untuk suaminya itu pasti dia tahu diri dengan kesalahan atau kekurangannya.

makdus kamu "takut dicerai" = tiba2 BERBUAT BAIK??

Thanks :)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby M-SAW » Tue Oct 30, 2007 3:33 pm

mana yah netter nya ..masa ngacir lama banget?
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby M-SAW » Sun Aug 10, 2008 12:58 pm

ada yg bisa bantu muslim dibawah ini?

MUHAMMAD SAW wrote:alooo netter adadan tiada
kemana kamu??
ada_dan_tiada wrote:Ikutan jawab dunk kakak.

Latar belakangnya adalah krn takut diceraikan oleh Muhammad berarti dia tetep ingin menjadi istri Muhammad krn menurut dia hal itu lebih baik. Kemungkinan karena dapat perlindungan dan nafkah dari Muhammad atau ga ingin jauh dari Muhammad atau alasan yang lain tetapi kalo menurut saya ini karena cinta.

nah ini dia yang MENGHERANKAN??
kenapa sang istri TAKUT utk DICERAIKAN??
bukankah muhamamd itu katanya ORANG YANG LEMAH LEMBUT? penyanyang dan sebagainya????
bukankah MUH dulu MENIKAHIN saudah karena UNTUK "MENYELAMATKAN" si saudah??

APAKAH ini bukti2 KELUARGA SAKINAH?? dimana sang SITRI KETAKUTAN utk DICERAI?????

Karena itu keinginan Saudah sendiri jadi bukan salah Muhammad lagi pula kan cuma 1 kali siapa tahu Saudah lagi pingin merenung sendiri kan.

hiaeihiheaeih
aduh adik ini lucu sekali
kalau mau IKUT NIMBRUNG mbok baca2 dulu lah SEMUA poastingan dari halaman pertama.
Bukan cuman 1 kali adikkku :).
T
A
P
I
SELAMANYA
paham kan bedanya satu kali dgn SELAMANYA,

BAYANGKANLAH selama SISA hidupnya,si saudah yg TUA itu SELALU sendirian,tidak ada lagi WAKTU BERDUA2an(bukan utk nge sek loh,hanya utk ngobrol2 berdua di USIA yg tua).
kasihan sekali wanita itu
sedangkan si SUAMI alias nabi muhamamd malah BER INDEHOI dgn ISTRI MUDANYA.

Dan biasanya nih istri yang tiba-tiba berbuat baik untuk suaminya itu pasti dia tahu diri dengan kesalahan atau kekurangannya.

makdus kamu "takut dicerai" = tiba2 BERBUAT BAIK??

Thanks :)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Re: MALANGNYA nasiB ISTRI RASUL :(

Postby M-SAW » Sat Oct 18, 2008 11:27 pm

naikin lagi ah

sumber :
Image

hlm : 68

BERHARAP RIDA RASULULLAH
(Saudah binti Zam'ah memberikan gilirannya untuk Aisyah)
Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)

Setelah permintaan saudah itu,Aisyah mendapatkan bagian giliran selama dua hari,sedangkan istri yang lain satu hari.


==================

- prend..pegimana negh..kemaren katanya rasul nikahin janda2 yang tua secara iklas,kok bisanya si saudah KETAR ketir bakalan diceraikan karna dia dah tua?

- Terus kok rasul MENG iya kan pula?? kapan rasul jadi FIGUR suami yang baik yah?? kalau gak pernah ber duaan dgn saudah dalam sebuah rumah tangga?
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Re: alasan Saudah r.a

Postby death_of_anger » Mon Nov 17, 2008 7:46 pm

candide wrote:dikutip dari Ibn Saad:

Saudah berkata, "Rasulullah, saya bersedia untuk memutuskan giliranku demi Aisyah. Sama sekali tidak ada keinginanku untuk berkeluarga (karena sudah tua), tetapi saya ingin dibangkitkan pada Hari Pembalasan nanti sebagai istrimu"
yah maklumin aja sob, tetangga sebelah emang suka melintir kata2
User avatar
death_of_anger
 
Posts: 141
Joined: Mon Oct 27, 2008 9:15 pm

Re: MALANGNYA nasiB ISTRI RASUL :(

Postby Umar bin Khatab » Fri Mar 13, 2009 9:42 am

M-SAW wrote:sumber :
Image

hlm : 68

BERHARAP RIDA RASULULLAH
(Saudah binti Zam'ah memberikan gilirannya untuk Aisyah)
    Dari Aisyah :
    "Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)
Setelah permintaan saudah itu,Aisyah mendapatkan bagian giliran selama dua hari,sedangkan istri yang lain satu hari.


==================

- prend..pegimana negh..kemaren katanya rasul nikahin janda2 yang tua secara iklas,kok bisanya si saudah KETAR ketir bakalan diceraikan karna dia dah tua?
- Terus kok rasul MENG iya kan pula?? kapan rasul jadi FIGUR suami yang baik yah?? kalau gak pernah ber duaan dgn saudah dalam sebuah rumah tangga?


LOH???
KATANYA NABI MENIKAHIN JANDA UNTUK MENOLONG,KENAPA SEKARANG DIANCAM CERAI?
Umar bin Khatab
 
Posts: 244
Joined: Thu Nov 30, 2006 11:19 am

Re:

Postby M-SAW » Fri Mar 20, 2009 12:36 pm

Bang f4 alias MONTIR KEPALA alias HEAD FIXER kok ngacir ya???
kekeke

ada 2 nih yang belum di jawab :

MONTIR KEPALA wrote:he he ...kesalahan analisa lagi ala saw ....

kesalahan pertama :
sedekah Sauda pada Aisya yg penuh kerelaan dianggap paksaan yg dilakukan Nabi"....FITNAH !!


buset dah FITNAHNYA?
-MANA nya bukti SEDEKAH???
- KAPAN saya menuduh NABI MEMAKSA?

baca baik :
[i]Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)

APAKAH Takut dicerai = SEDEKAH sukarela??

===========
baru yang ini
:)

MONTIR KEPALA wrote:memang Sauda dinikah ketika usianya sudah lanjut dan selama itu hidup beberapa bersama Nabi. dan menjelang usianya yg sangat renta dimana sudah tdk punya lagi hasrat ..


loh..emangnya pasutri itu cuman untuk BER esek2 ria aja..
bukannya tujuan berrumah tangga untuk sehidup semati,saling menyanyangi,mengasihi,menemani di saat tua
Bukankah pasutri yang dah tua yang dah gak berhasrat masih tetap BERSAMA2..walau gak pernah nge s3x lagi?
apakah kasih sayang itu harus selalu "BERHASRAT".

dan melihat Aisya dgn bijak sbg seorang pengantin muda. maka dgn ikhlas beliau memberikan harinya dlm beberapa kesempatan pada Aisya. kebersamaan dgn Nabi tdk putus sama sekali dibuktikan dgn hadits sahih peristiwa2 haji dan hadits sahih ttg hijab.

-emang harus begitu ya dalam BERPLOGAMI ?? istri tua harus iklas memberi hari2nya ke istri MUDA?
- kapan SAUDAH memberi dengan IKHLAS????
beberapa kesempatan?? hahahaha
selamanya bang...bukan cuman beberapa kesempatan :P

riwayat yg menyebutkan karena takut dicerai sebenarnya berderajat HASAN oleh tirmidzi dan abu dawud.

setau saya sudah di SAHIH kan oleh al-albani,dan saya mengutip dari BUKU islam,bukan buku misionaris.
bisakah abang menampilkan hadits yang berbunyi "saudah IKLAS bersedekah"?? gak perlu hadits sahih,,yang hasan aja :P

bgm mungkin Aisya bisa salut kalo ngasih jatah sama Aisya dilatarbelakangi takut dicerai ??? tentunya salut karena ada JIWA BIJAKSANA di dalam diri Bunda Sauda.


dimananya letak BIJAKSANA nya si saudah itu??
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Re:

Postby cintagendis » Fri Jul 08, 2011 1:58 am

MONTIR KEPALA wrote:heh justru yang menariknya adalah ...kenapa hidup jadi istri Nabi yg tdk mudah itu tdk menjadikannya malah gembira kalo mo diceraikan .. he he

kenapa Sauda takut berpisah dgn Nabi ???..... mana tahaan ditinggal lelaki yg berakhlaq mulia dan lembut itu



Setau saya ngga gitu. Jangan ngarang kalau ga ada referensi. Itu namanya mengkhayal/mencocokan dengan pikiran sendiri padahal belum tentu kenyataannya gitu.

Di budaya Arab sampe sekarang , wanita yang dicerai menjadi nista, apapun alasan perceraiannya. Hampir tidak akan ada lagi laki2 lain yang mau menikahinya. Sehingga, ketimbang menanggung nista dan dihujat/digunjingkan/dihina lingkungan, lebih baik mempertahankan pernikahan yang sekeji apapun.
>> Sumber: silakan baca buku trilogi princess yang berisi pemikiran princess Arab Saudi, keponakan raja Fahd sendiri dan berdasar pengalaman temen di Saudi. Peryataan saya di atas diungkap sendiri oleh si Princess dalam bukunya.

Saya males quote2. Cari aja sendiri bukunya. Ada noh di Gramedia. Lebih bagus cari Inggrisnya.

Oya tambahan info aja, si putri masih tinggal di istananya sampe sekarang. Keluarganya juga melindungi dia dengan alasan "takut malu" punya putri "sekeji" itu. Malu dan kehormatan adalah masalah besar di Arab sana. Lebih dari yang bisa kita bayangkan mungkin.

Fyi lagi, tidak ada bantahan/sanggahan dari pemerintahan arab mengenai kebenaran kisah2 si princess. Buku ini udah dilarang di Arab/negara2 Islam setau saya.
User avatar
cintagendis
 
Posts: 42
Joined: Thu Jul 07, 2011 7:40 pm

Previous

Return to Buku² Islam Indonesia oleh Penulis² Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users