Page 1 of 5

MALANGNYA nasiB ISTRI RASUL :(

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:09 pm
by M-SAW
sumber :
Image

hlm : 68

BERHARAP RIDA RASULULLAH
(Saudah binti Zam'ah memberikan gilirannya untuk Aisyah)
Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)

Setelah permintaan saudah itu,Aisyah mendapatkan bagian giliran selama dua hari,sedangkan istri yang lain satu hari.


==================

- prend..pegimana negh..kemaren katanya rasul nikahin janda2 yang tua secara iklas,kok bisanya si saudah KETAR ketir bakalan diceraikan karna dia dah tua?
- Terus kok rasul MENG iya kan pula?? kapan rasul jadi FIGUR suami yang baik yah?? kalau gak pernah ber duaan dgn saudah dalam sebuah rumah tangga?

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:22 pm
by themesiah
halo mad,

gak usah urusin bini rasul, urusin dulu lah bini loe (kalo loe udah married sih).

atau loe belum laku alias jomblo sejati ??? jangan2 loe homo !!

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:28 pm
by M-SAW
themesiah wrote:halo mad,

gak usah urusin bini rasul, urusin dulu lah bini loe (kalo loe udah married sih).

atau loe belum laku alias jomblo sejati ??? jangan2 loe homo !!



:oops: :oops: :oops: :P

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:36 pm
by ndramus
@ Muh, karna kurang seret kali
saudah kan gemuk, tua, keriput
sdgkan aisyah kenceng, muda, tendangannya mirip kuda
hahahhaha

bayangin aja deh, kmu bakal milih saudah atau aisyah ???!!!

Muh, request dong
cerita aisyah setelah muhamad mati
apakah dia bener jadi janda seumur hidup atau menikah lagi ? :D
serius loh ini

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:43 pm
by MONTIR KEPALA
heh justru yang menariknya adalah ...kenapa hidup jadi istri Nabi yg tdk mudah itu tdk menjadikannya malah gembira kalo mo diceraikan .. he he

kenapa Sauda takut berpisah dgn Nabi ???..... mana tahaan ditinggal lelaki yg berakhlaq mulia dan lembut itu

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:43 pm
by M-SAW
ndramus wrote:@ Muh, karna kurang seret kali
saudah kan gemuk, tua, keriput
sdgkan aisyah kenceng, muda, tendangannya mirip kuda
hahahhaha

bayangin aja deh, kmu bakal milih saudah atau aisyah ???!!!

sebagai nabi yang baik,aku harus konsekuensi dong dgn janjiku.kan aku dari dulu dah bilang,aku ngawinin janda itu untuk membantu sekaligus jadi figur SUAMI yang baik.:P

Muh, request dong
cerita aisyah setelah muhamad mati
apakah dia bener jadi janda seumur hidup atau menikah lagi ? :D
serius loh ini


kamu pm aku ya
;p
kkekekekekek.
brw..pm ku kok dicuekin yah :(

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:48 pm
by M-SAW
MONTIR KEPALA wrote:heh justru yang menariknya adalah ...kenapa hidup jadi istri Nabi yg tdk mudah itu tdk menjadikannya malah gembira kalo mo diceraikan .. he he

yeee abang ini kok pura2 ga tau ajaran islam.
semua istri nabi kan kemungkinan masuk surganya besar,makanya biarin lah di dunia rada2 di cuekin,di nomer sepuluhin kek,(padahal katanya NABI adil)..asla JANGAN DICERAIKAN. yang penting masuk surga..:)


kenapa Sauda takut berpisah dgn Nabi ???..... mana tahaan ditinggal lelaki yg berakhlaq mulia dan lembut itu

bang,,,emang saudah gak cerai,TAPi dia dah PISAH abis mas,,bayangin aja,,jatah berkumpul berdua2an dgn rasul aja sudah tidak ada ;p
mana FUNGSI muhamamd sebagai figur suami yang baiknya??
figur ayah yang baik ke anak2 nya??
wong bapaknya gak pernah PULANG ke kerumah :(

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:49 pm
by shoeslover
ndramus wrote:@ Muh, karna kurang seret kali
saudah kan gemuk, tua, keriput
sdgkan aisyah kenceng, muda, tendangannya mirip kuda
hahahhaha

bayangin aja deh, kmu bakal milih saudah atau aisyah ???!!!

Muh, request dong
cerita aisyah setelah muhamad mati
apakah dia bener jadi janda seumur hidup atau menikah lagi ? :D
serius loh ini



"Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas", sebagaimana yang tertulis dalam kalimat pembuka dari Manifesto Komunis.

PostPosted: Wed May 23, 2007 12:58 pm
by themesiah
eh si mad ini ditanya homo apa gak kok senyum2 aja? ini yg tanya the mesiah loh..

come to me my baby.. eh my child

PostPosted: Wed May 23, 2007 1:01 pm
by M-SAW
muslim..muslimm...makanya ingar iqro..BACA..BACA

jadi baca dulu apa pertanyaan gue,baru lu jawab,,jangan ngasih pertanyaan ke gue sebelum lu bisa jawab.,
nih aku ulangin :
- prend..pegimana negh..kemaren katanya rasul nikahin janda2 yang tua secara iklas,kok bisanya si saudah KETAR ketir bakalan diceraikan karna dia dah tua?
- Terus kok rasul MENG iya kan pula?? kapan rasul jadi FIGUR suami yang baik yah?? kalau gak pernah ber duaan dgn saudah dalam sebuah rumah tangga?

PostPosted: Wed May 23, 2007 1:09 pm
by ndramus
kamu pm aku ya
;p
kkekekekekek.
brw..pm ku kok dicuekin yah :(


ehh Baginda nabi me PM aku, muslim2 sini bakal ngiri nich
nabi muhamad SAW gitu loh !
Badewei kpn dikau me PM aku ya ? :shock:

PostPosted: Wed May 23, 2007 1:34 pm
by MONTIR KEPALA
MUHAMMAD SAW wrote:yeee abang ini kok pura2 ga tau ajaran islam.
semua istri nabi kan kemungkinan masuk surganya besar,makanya biarin lah di dunia rada2 di cuekin,di nomer sepuluhin kek,(padahal katanya NABI adil)..asla JANGAN DICERAIKAN. yang penting masuk surga..:)

Nabi maksa gak sama Sauda ??.... kalo menurut Sauda sikap memberikan jatah harinya sbg cara menghormati dan menyayangi suaminya ...siapa yg mau dipersalahkan ??
lagi2 lo mau fitnah Nabi gue ...preeet .... kagak bakalan bisa ampe kiamat juga !!

BUKHARI, Volume 3, Book 47, Number 766:
Narrated Aisha:
Whenever Allah's Apostle wanted to go on a journey, he would draw lots as to which of his wives would accompany him. He would take her whose name came out. He used to fix for each of them a day and a night. But Sauda bint Zam'a gave up her (turn) day and night to 'Aisha, the wife of the Prophet in order to seek the pleasure of Allah's Apostle (by that action).



kenapa Sauda takut berpisah dgn Nabi ???..... mana tahaan ditinggal lelaki yg berakhlaq mulia dan lembut itu

bang,,,emang saudah gak cerai,TAPi dia dah PISAH abis mas,,bayangin aja,,jatah berkumpul berdua2an dgn rasul aja sudah tidak ada ;p
mana FUNGSI muhamamd sebagai figur suami yang baiknya??
figur ayah yang baik ke anak2 nya??
wong bapaknya gak pernah PULANG ke kerumah :(

sudah tidak ada maksud lo apa ??... maksud lo jatah sauda begono ??...ampuuun baca buku kok sambil merem

PostPosted: Wed May 23, 2007 1:48 pm
by M-SAW
Montir memanipulasi makna kisah dibawah ini = SEDEKAH.

jadi..

Takut di cerai = memeberi sedekah


Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)


MONTIR KEPALA wrote:he he ...kesalahan analisa lagi ala saw ....
g
kesalahan pertama :
sedekah Sauda pada Aisya yg penuh kerelaan dianggap paksaan yg dilakukan Nabi"....FITNAH !!


lanjutt aja baca di :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 762#172762

PostPosted: Wed May 23, 2007 2:00 pm
by MONTIR KEPALA
he he ...kesalahan analisa lagi ala saw ....

kesalahan pertama :
sedekah Sauda pada Aisya yg penuh kerelaan dianggap paksaan yg dilakukan Nabi"....FITNAH !!

kesalahan ke dua :
menganggap seluruh jatah saudah diberikan pada Aisya ...padahal mah cuma jatah satu hari.

baca nih hadits :

Sahih Muslim, Book 008, Number 3451:
'A'isha (Allah be pleased with her) reported: Never did I find any woman more loving to me than Sauda bint Zam'a. I wished I could be exactly like her who was passionate. As she became old, she had made over her day (which she had to spend) with Allah's Messenger (may peace be upon him) to 'A'isha. She said: I have made over my day with you to 'A'isha. So Allah's Messenger (may peace be upon him) allotted two days to 'A'isha, her own day (when it was her turn) and that of Sauda.


"Bahkan di masa tuanya pun, beliau (sauda), memberikan harinya (yg seharusnya dia habiskan) bersama Nabi SAW kepada Aisya. Ia berkata : "Saya serahkan hari ku pada mu bagi Aisya. lalu Nabi SAW memberikan 2 hari untuk Aisya, harinya (yg jadi gilirannya) dan hari milik Sauda."

sauda 2 kali memberikan gilirannya pada Aisya cuma 1 hari dude ....
dan yg terakhir ini (dimasa tua sauda) karena Nabi sakit mau wafat supaya gak pindah2 tempat.

PostPosted: Wed May 23, 2007 2:09 pm
by M-SAW
MONTIR KEPALA wrote:he he ...kesalahan analisa lagi ala saw ....
g
kesalahan pertama :
sedekah Sauda pada Aisya yg penuh kerelaan dianggap paksaan yg dilakukan Nabi"....FITNAH !!


buset dah FITNAHNYA?
-MANA nya bukti SEDEKAH???
- KAPAN saya menuduh NABI MEMAKSA?

baca baik :
[i]Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)

APAKAH Takut dicerai = SEDEKAH sukarela??

kesalahan ke dua :[b/]
menganggap seluruh jatah saudah diberikan pada Aisya ...padahal mah cuma jatah satu hari.

baca nih hadits :

[b]Sahih Muslim, Book 008, Number 3451:
'A'isha (Allah be pleased with her) reported: Never did I find any woman more loving to me than Sauda bint Zam'a. I wished I could be exactly like her who was passionate. As she became old, she had made over her day (which she had to spend) with Allah's Messenger (may peace be upon him) to 'A'isha. She said: I have made over my day with you to 'A'isha. So Allah's Messenger (may peace be upon him) allotted two days to 'A'isha, her own day (when it was her turn) and that of Sauda.


"Bahkan di masa tuanya pun, beliau (sauda), memberikan harinya (yg seharusnya dia habiskan) bersama Nabi SAW kepada Aisya. Ia berkata : "Saya serahkan hari ku pada mu Aisya. lalu Nabi SAW memberikan 2 hari untuk Aisya, harinya (yg jadi gilirannya) dan hari milik Sauda."

sauda 2 kali memberikan gilirannya pada Aisya cuma 1 hari dude ....
dan yg terakhir ini (dimasa tua sauda) karena Nabi sakit mau wafat supaya gak pindah2 tempat.


mau nipu ya...ngatain..karane nabi mau wafat...kkeke..
kekekekek...
mana bukti saudah 2 kali memberi giliran..hadits itu kan sama dgn hadis saya .CUMAN beda REDAKSI saja :)
hadirs yang pertama emang cuman hari itu doang,tapi hadits yang ini kan beda :).dia memberikan semuanya dan selamanya karan takut dicerai.

Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)


jatah saudah emang gak ada lagi kok :P..mau nipu ya:P,dan jatah ini di beri bukan karena nabi MAU wafat,tapi takut dicerai oleh NABI

PostPosted: Wed May 23, 2007 2:22 pm
by Rebecca
Mon, elo bukan hanya menterjemahkan tp kau mencoba untuk SMOOTHING atau polishing, lihat ini:

As she became old menjadi Bahkan di masa tuanya pun

darimana kata 'Bahkan' dan 'Pun' itu muncul mon? apakah maksudmu si sauda waktu muda juga mengorbankan waktu tidurnya dengan si kakek? :D ...those of the most matching meanings of AS are:

1. At the same time that; while

2. For the reason that; because

jadi arti As she became old seharusnya diartikan menjadi:

1. Pada saat atau ketika sauda tua

2. Karena sauda tua

PostPosted: Wed May 23, 2007 2:34 pm
by shoeslover
Rebeca wrote:Mon, elo bukan hanya menterjemahkan tp kau mencoba untuk SMOOTHING atau polishing, lihat ini:

As she became old menjadi Bahkan di masa tuanya pun

darimana kata 'Bahkan' dan 'Pun' itu muncul mon? apakah maksudmu si sauda waktu muda juga mengorbankan waktu tidurnya dengan si kakek? :D ...those of the most matching meanings of AS are:

1. At the same time that; while

2. For the reason that; because

jadi arti As she became old seharusnya diartikan menjadi:

1. Pada saat atau ketika sauda tua

2. Karena sauda tua




Kata2 yang tulus dan bisa dipercaya, biasanya tidak dibumbui dengan bunga2 yang cantik dan manis, karena itu kedengarannya di telinga ini, selalu kurang menarik / tidak merdu.
Kata2 yang manis penuh bunga2, meskipun kedengarannya merdu dan enak ditelinga, namun biasanya bukan berasal dari lubuk hati yang terdalam, karena itu kata2 demikian itu umumnya tidak tulus, dan kurang dapat dipercayai.
Suatu hal yang baik dan benar, sebuah kalimat yang tulus dan penuh kasih, biasanya sudah tidak perlu dibantah lagi, karena ya memang sudah nggak bisa dibantah lagi.
Sebaliknya suatu hal yang menyebabkan pembantahan, biasanya bukanlah hal yang baik, karena pastilah telah menggunakan kata2 yang menyesatkan (Tidak baik).
Itulah sebabnya saya bersifat tegas/tajam/ secara hakiki hanya menguntungkan tanpa merugikan siapapun.
(Orang berbudi luhur) bersifat selalu berbuat tapi tidak pernah berebut

PostPosted: Wed May 23, 2007 2:53 pm
by MONTIR KEPALA
Volumn 005, Book 059, Hadith Number 731.
-----------------------------------------
Narated By Urwa : 'Aisha said, "Allah's Apostle in his fatal illness, used to ask, 'Where will I be tomorrow? Where will I be tomorrow?", seeking 'Aisha's turn. His wives allowed him to stay wherever he wished. So he stayed at 'Aisha's house till he expired while he was with her." 'Aisha added, "The Prophet expired on the day of my turn in my house and he was taken unto Allah while his head was against my chest and his saliva mixed with my saliva." 'Aisha added, "Abdur-Rahman bin Abu Bakr came in, carrying a Siwak he was cleaning his teeth with. Allah's Apostle looked at it and I said to him, 'O 'AbdurRahman! Give me this Siwak.' So he gave it to me and I cut it, chewed it (it's end) and gave it to Allah's Apostle who cleaned his teeth with it while he was resting against my chest."


2 kali kan ?

PostPosted: Wed May 23, 2007 2:58 pm
by M-SAW
hahahaha
taktik busuk banget.....mau red herring yah :P

bang..pada kejadian ini emang benar,SEMUA istri nabi membri giliran itu ke asiyah..,tapi bukan untuk selamanya,dan juga karena KASIHAN sama rasul,bukan karna TAKUT DICERAI .

TAPI yang kira bahas yang ini bang :
kita membahas PERIHAL SAUDAH yang TAKUT dicerai,lalu memberikan gilirannya ke asiah,supaya RASUL senang,bisa berlama2 ber inehoi dgn asiayh :)

Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir [size=18]diceraikan [/size]oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)


apakah saudah memberikan "SEDEKAH" ini karna nabi mau WAFAT?? atau karena TAKUT DICERAI???

==========================

yang ini juga dijawab dong ,jangan FITNAH doang :P

"]
MONTIR KEPALA wrote:he he ...kesalahan analisa lagi ala saw ....

kesalahan pertama :
sedekah Sauda pada Aisya yg penuh kerelaan dianggap paksaan yg dilakukan Nabi"....FITNAH !!


buset dah FITNAHNYA?
-MANA nya bukti SEDEKAH???
- KAPAN saya menuduh NABI MEMAKSA?

baca baik :
[i]Dari Aisyah :
"Bahwa Saudah binti Zam'ah ketika usianya sudah lanjut ,dirinya khawatir diceraikan oleh rasulullah,maka dia berkata :"wahai rasulullah ,berikanlah giliranku untuk Aisyah,maka Rasulullah pun menerima permintaanya,"(Riwayat Abu Dawud dan di sahihkan oleh Al-Albani)

APAKAH Takut dicerai = SEDEKAH sukarela??

PostPosted: Wed May 23, 2007 3:00 pm
by Fiver
themesiah wrote:halo mad,

gak usah urusin bini rasul, urusin dulu lah bini loe (kalo loe udah married sih).

atau loe belum laku alias jomblo sejati ??? jangan2 loe homo !!


ketahuan loe juga suka ngurusi bini orang.....
loe juga suka ngurusi status orang....
kalo kagak bisa ngasih pendapat, mending jadi penonton saja yach!!!
ato loe sebangsa cheerleader kaya montir dodor...???
:lol: :lol: :lol: