.

2 Objek Sasaran Islam

Download Tulisan2 Penting tentang Islam; Website, referensi buku, artikel, latar belakang dll yang menyangkut Islam (Sunni) & Syariah.

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby Dewa Bulan » Wed Sep 29, 2010 4:18 pm

@ SINGO EDAN

Buat apa kaw sibuk mengundang Kafir dalam debat terbuka sementara di forum ini saja kaw tidak bisa menurunkan tulisan yang sanggup membela sang nabi Bajingan dari tulisan Duladi yang menguliti perilaku Dholimnya, konon lagi kalo kaw berhadapan HEAD to HEAD dengan beliau. Padahal di forum ini kaw punya banyak kesempatan untuk mengumpulkan bahan dari mana saja sebelum memoles tulisanmu. Bandingkan dengan kalau berhadapan langsung, kaw pasti bakal kelabakan dibawah sorot tajam mata lawan dan kawanmu. Aku jamin kaw bakal terbata-bata dan malu besar kalau debat semacam yang kaw inginkan itu terjadi.

Lagi pula hanya orang **** saja yang mau melayani kalian yang sekelas dengan binatang yang paling buas. Sebab kita tahu bahwa Muslim yang taat itu kalau menyangkut urusan nyawa orang kafir paling demen. Muslim itu ibarat VAMPIR penghisap darah dan Zombie pemakan mayat.
Dewa Bulan
 
Posts: 49
Joined: Sun Nov 01, 2009 5:14 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby bigkong » Wed Sep 29, 2010 4:53 pm

Dewa Bulan wrote:@ SINGO EDAN

Buat apa kaw sibuk mengundang Kafir dalam debat terbuka sementara di forum ini saja kaw tidak bisa menurunkan tulisan yang sanggup membela sang nabi Bajingan dari tulisan Duladi yang menguliti perilaku Dholimnya, konon lagi kalo kaw berhadapan HEAD to HEAD dengan beliau. Padahal di forum ini kaw punya banyak kesempatan untuk mengumpulkan bahan dari mana saja sebelum memoles tulisanmu. Bandingkan dengan kalau berhadapan langsung, kaw pasti bakal kelabakan dibawah sorot tajam mata lawan dan kawanmu. Aku jamin kaw bakal terbata-bata dan malu besar kalau debat semacam yang kaw inginkan itu terjadi.

Lagi pula hanya orang **** saja yang mau melayani kalian yang sekelas dengan binatang yang paling buas. Sebab kita tahu bahwa Muslim yang taat itu kalau menyangkut urusan nyawa orang kafir paling demen. Muslim itu ibarat VAMPIR penghisap darah dan Zombie pemakan mayat.


maklum bro...
singo edan lagi laper ga mampu beli daging buat makan dia, makanya ngajak ketemuan sama kafir buat di santap.... :green:

buat bayar warnet aja ga mampu apalagi beli daging
User avatar
bigkong
 
Posts: 555
Joined: Wed Jun 30, 2010 2:49 am

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby tacnol » Wed Sep 29, 2010 5:55 pm

yang seperti ini dah yang bikin demen berjam2 duduk di depan komputer. :prayer: sangat ingin ngopi bareng sambil denger bapak Duladi ngomong langsung
User avatar
tacnol
 
Posts: 66
Joined: Sat Jun 12, 2010 3:55 pm
Location: rose alley

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby F-22x » Wed Sep 29, 2010 6:52 pm

Thread bagus dr duladi. :heart:

Thread lain karangan duladi:
daftar-thread-karangan-duladi-t39546/
F-22x
 
Posts: 783
Joined: Tue Sep 09, 2008 9:07 am

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby Raven_13 » Wed Sep 29, 2010 7:21 pm

Singo Edan wrote:Bagaimana kalau diadakan DEBAT TERBUKA di tempat yang netral, kalian bawa ahli agama kalian dan kita juga bawa ahli agama kita.. disitu nanti pasti kliatan mana yang benar dan mana yang salah.. kalau di forum ini capek mau nulis panjang2..... kalau memang kalian berani dan bukan PECUNDANG.. ayo buktikan... ntar diundang media2 nasional baik cetak maupun media tv nasional biar ngeliput dan mengabadikan bahwa yang kalian sangkakan terhadap Islam itu salah.... bawa kitab2 kalian dan kita bawa kitab2 kita.... Masalah biaya kita yang nyariin donatur.... oke... kapan kira2 bisa dilaksanakan..?? Pasti kalian berani karena kalian orang2 yang cerdas dan bukannya pecundang... mari bertanding secara fair dan tanpa kecurangan2.....


Singo Edan wrote:Gue sibuk banget g ada waktu nulis banyak2... kalo langsung DEBAT TERBUKA gue dengan mudah bawa kitab2 gue... kalo di forum sini mah RIBET BET BETTT.... kalau kalian ndak BERANI... benar2 kalian KUMPULAN PECUNDANG...... NGUMPET AJA DI KETEK MAMA... udah dikasi fasilitas GRATIS TEMPAT DAN AKOMODASI... dapet SNACK & MAKAN SIANG... masih g berani...??? hahaa....


Mau tahu alasan Kafirun malas debat terbuka dengan para slimmers?

Sudah pernah dijalankan:

PERDEBATAN TERBUKA: KRISTEN VS ISLAM

TOPIK:
1. APAKAH YESUS ADALAH TUHAN ATAU MANUSIA BIASA?
2. KESELAMATAN: KARENA IMAN ATAU KARENA PERBUATAN BAIK (AMAL)?

Mewakili pihak Kristen:
1. Pdt. Budi Asali, M.Div (Surabaya)
2. Pdt. Esra Alfred Soru, STh (Kupang)

Mewakili pihak Islam:
1. Mashud SM (Surabaya)
2. Ustad Insan Mokoginta (Jakarta)

Moderator: Akbar Muzakki

TEMPAT:
Aula Universitas Muhammadiyah Sidoarjo: Jl. Mojopahit 6668 Sidoardjo, Jawa Timur

WAKTU:
Senin 17 Agustus 2009
Jam 09.00 WIB – 17.00 WIB

http://paijobudiwidayanto.freetzi.com/?p=48

dikutip dari link http://my.opera.com/Paijobwy/blog/re?startidx=50
Hal pertama yang saya akan bahas pada bagian ini adalah tentang topik perdebatan. Informasi tentang topik debat yang saya posting di internet kurang lengkap. Jadi saya minta maaf untuk itu. Topik yang lengkap adalah “Dalam Perspektif Alkitab Apakah Yesus adalah Tuhan atau Manusia Biasa?” Awalnya saya heran kenapa topiknya seperti ini. Mengapa dibatasi pada Alkitab? Mengapa kegiatannya bernama “Debat Kristen – Islam?“ tapi pembahasannya dibatasi pada pandangan Alkitab?

Dari beberapa koresponden baru menjadi jelas alasannya:
1. Para pendakwah muslim selalu mengutip Alkitab untuk membuktikan bahwa bahkan Alkitabpun mengajarkan apa yang diajarkan oleh Islam termasuk tentang Yesus Kristus
2. Kedua pendeta yang mewakili Kristen tidak terlalu paham tentang Kuran. (Raven_13 says: "coba yang diundang Oom HILLMAN, Oom Adadeh, Tante Mama Murtad serta Tante Fayhem plus kawan2 sekalian... bisa brp hari perdebatan ini?" :green: )

Hal Kedua, adalah tentang argumentasi dari kedua belah pihak dalam perdebatan ini. Saya menilai bahwa perdebatan ini dimenangkan dengan gemilang oleh pihak Kristen. Alasan-alasan saya untuk berpendapat demikian adalah:
1. Para pendebat Islam kebanyakan off topic alias ngalor ngidul membahas hal-hal yang tidak menjadi topik debat sedangkan para pendebat kristen tetapi pada topik walaupun pada saat tertentu terpaksa harus meladeni argumentasi ngalor ngidul pendebat muslim supaya tidak dikatakan menghindar pertanyaan. Dari kira-kira belasan argumentasi yang disodorkan oleh Islam, dari Mokoginta hanya sekitar tiga yang ada kait-mengait dengan topik diskusi. Sedangkan dari Mashud, dari sekitar empat atau lima argumennya tidak ada satupun yang terkait dengan topik diskusi. Argumen ngalor ngidul pihak muslim berkaitan dengan“Apakah Alkitab dapat dipercaya?“

2. Mokoginta menggunakan Kuran dalam argumentasinya padahal sudah ada persetujuan untuk tidak boleh menggunakan Kuran.

3. Menanggapi penggunaan istilah Tuhan dan Allah oleh pendeta Budi Asali, Mashud mengatakan bahwa pendeta Budi Asali dan Pendeta Esra harus belajar lebih banyak tentang penggunaan kedua kata itu. Lalu mengatakan bahwa dia pernah menantang seorang pendeta debat tetapi pendeta itu tidak mau berdebat. Tanpa penjelasan mengapa dia tidak setuju dengan pandangan pak penggunaan kedua kata oleh pak Budi Asali, dia berhenti. Ini jelas bukan argumen sama sekali. Hanya karena dia tidak setuju dengan pak Budi dalam hal penggunaan kata “Allah“ dan “Tuhan“ dan ada pendeta yang tidak berarti bahwa pemahamannya tentang kata itu benar.

Ketiga, hal lain yang mengakibatkan saya mengatakan bahwa tim muslim kalah telak adalah perilaku mereka:
1. Setidak-tidaknya dua kali Mashud menggunakan kata-kata yang sebenarnya lebih tepat dialamatkan kepada Mashud. Kata-kata dimaksud adalah “membual“. Dia menuduh pihak kristen membual karena argumen Kristen didasarkan pada Alkitab yang menurut Mashud tidak dapat dipercaya. Kalau mau jujur, kata-kata tersebut lebih pantas ditujukan kepada Mashud. Semua argumentasinya tidak ada hubungan sama sekali dengan topik debat. Argumentasinya terkait dengan topik lain.

2. Pada satu kesempatan si Mashud mengatakan bahwa dia heran kenapa kok pendapat Alkitab tentang Yesus diperdebatkan karena jelas-jelas Alkitab itu tidak dapat dipercaya. Ada beberapa kemungkinan sampai keluar ungkapan seperti ini. Kemungkinan pertama, Mashud tidak berkomunikasi dengan Mokoginta saat persiapan debat alias Mashud berpartisipasi dalam dalam perdebatan tanpa paham apa yang akan dibahas dalam perdebatan tersebut. Kemungkinan kedua, Mashud memang tidak punya argumentasi apa-apa sehingga supaya tidak kelihatan tanpa argumen dia berbicara apa saja yang muncul di benaknya. Kemungkinan ketiga, Mashud memang tidak pernah berdebat sebelumnya sehingga dia tidak bisa menyembunyikan kecanggungannya. Kemungkinan keempat, Mashud tidak paham sama sekali apa itu debat. Kemungkinan kelima, Mashud memang tidak mau berdebat.

Semoga ada pendebat yang lebih bermutu daripada Mokoginta dan Mashud di antara teman-teman muslim yang mempertahankan imannya dalam arena perdebatan.



Lalu dari sisi Pdt. Budi Asali Terhadap Perdebatan Islam v Kristen II di Sidoarjo (http://my.opera.com/Paijobwy/blog/2009/ ... i-sidoarjo)

Sebagai kata-kata terakhir dari tulisan / jawaban saya tentang pertanyaan Bp Mokoginta ini, saya menambahkan beberapa hal sebagai berikut:

1. Dalam debat tentang pertanyaan ini, sangat saya sayangkan adanya hal-hal yang memalukan, yaitu:

a. Waktu yang sengaja dipres, sehingga kami tak punya waktu banyak untuk menjelaskan, dan banyak dari tulisan saya di atas yang tidak sempat disampaikan. Mereka berjanji mulai pk 19.00, tetapi ternyata mereka datang pada pk 20.00, tanpa memberitahu kami. Itupun tidak langsung mulai, karena penonton terlalu banyak, ruangan tidak cukup, sehingga harus pindah ke masjid, dan acara baru mulai mendekati pk 21.00.

Setelah mulai, Bp Mokoginta lalu membahas 10 pertanyaan pertama dari bukunya, yang masing-masing berhadiah Rp 10 juta, dan sesudah itu pertanyaan ke 11 yang berhadiah mobil BMW. Padahal jelas bahwa perdebatan ini bukan berkenaan dengan 10 pertanyaan pertama, tetapi HANYA dengan pertanyaan ke 11nya. Kelihatannya mereka memang mau menghabiskan waktu yang memang hanya sedikit itu. Di tengah-tengah perdebatan, moderator bertanya kepada saya: ‘Acara ini mau sampai pk berapa?’. Saya jawab: ‘Terserah. Sampai pagi juga boleh’. Tetapi ternyata Bp Mashud memutuskan untuk menghentikan acara debat pada pk 22.30.

b. Adanya kecurangan dari pihak panitia, yang membesarkan volume loud speaker pada waktu Bp Mashud dan Bp Mokoginta berbicara, tetapi sebaliknya, mengecilkan volume suara pada saat pihak Kristen (saya atau Esra) berbicara. Saya punya beberapa orang sebagai saksi tentang hal ini.

c. Adanya kecurangan dari moderator, yang jelas sudah diatur oleh pihak Bp Mashud dan Bp Mokoginta, yang selalu memberikan jauh lebih banyak kesempatan berbicara kepada pihak Islam, dan sangat kurang kesempatan bagi pihak Kr


Juga baca hal lainnya di http://my.opera.com/Paijobwy/blog/show.dml/4347156

Just a food for thought...

Salam kenal dari newbie di sini
User avatar
Raven_13
 
Posts: 718
Joined: Wed Sep 08, 2010 11:53 pm
Location: somewhere in South East Asia...

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby ingintau » Thu Sep 30, 2010 9:53 am

@atas:
Jadi kesimpulannya ...percuma menanggapi pihak muslim (islam) untuk berdebat secara terbuka (face to face), walaupun yang akan di bahas tentang isi Alkitab (kitab suci kristen ). Karena akan ada diskriminasi dari moderator dan hal-2 yang menyebabkan perdebatan.

Selain itu...andai dari perdebatan tanpa sengaja keluar kata-2 yang menyinggung dari ajaran islam ( sepert contoh di atas : dari pihak islam keluar kata-2 Alkitab itu tidak dapat di percaya ) yang ada sudah pasti di serbu oleh ormas islam.

Nggak kebayang : andai pastor tersebut terucap kata-2 "AlQuran itu nggak bisa di percaya isinya" apa jadinya ya?
ingintau
 
Posts: 109
Joined: Mon Sep 06, 2010 9:38 am

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby Raven_13 » Thu Sep 30, 2010 11:34 am

ingintau wrote:@atas:
Jadi kesimpulannya ...percuma menanggapi pihak muslim (islam) untuk berdebat secara terbuka (face to face), walaupun yang akan di bahas tentang isi Alkitab (kitab suci kristen ). Karena akan ada diskriminasi dari moderator dan hal-2 yang menyebabkan perdebatan.

Selain itu...andai dari perdebatan tanpa sengaja keluar kata-2 yang menyinggung dari ajaran islam ( sepert contoh di atas : dari pihak islam keluar kata-2 Alkitab itu tidak dapat di percaya ) yang ada sudah pasti di serbu oleh ormas islam.

Nggak kebayang : andai pastor tersebut terucap kata-2 "AlQuran itu nggak bisa di percaya isinya" apa jadinya ya?


Yup...
sayangnya (atau untungnya... krn gak berakhir dgn kerusuhan) pihak Kristen saat itu tdk menguasai soal qur'an & hadis spt yg kita dapati/pelajari dari FFI...

Makanya sy gak kebayang jk yg maju itu Oom Ali Sina didampingi rekan2 spt:
Oom HILLMAN, Oom Ali5196, Oom Adadeh, Tante Fayhem, Tante Mikimos dkk...

Yg ada mungkin berakhir dgn pertumpahan darah.... "Sesat!!! Sesat!!! Bunuh kafirun & murtadin itu!!! Alahu akbar!!!! Alahu akbar!!!!" :shock:

Salam kenal dari newbie di sini...
User avatar
Raven_13
 
Posts: 718
Joined: Wed Sep 08, 2010 11:53 pm
Location: somewhere in South East Asia...

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby AbangAisyah » Thu Sep 30, 2010 11:41 pm

hoeng wrote:ga cape nulis....? :butthead:


Justru seharusnya kita BERTERIMA KASIH banyak atas kesediaan dan kerelaan para netter disini, yang menulis panjang lebar untuk membuka mata kita atas ajaran sesatnya Nabi Mohmod, bukannya ngelantur seperti Anda dengan kata"ga cape nulis...?"... Tanpa sepak terjang FFI (buat saya), tidak mungkin saya bisa mengetahui "Racun" yang ada dalam ajaran Islam. Bahkan setiap penjelasan/terjemahan maupun sumber dari FFI sangat membantu pengetahuan saya lebih jauh lagi. You Understand Boy "Hoeng"??? :butthead:

Raven_13 wrote:.......................................................................

sayangnya (atau untungnya... krn gak berakhir dgn kerusuhan) pihak Kristen saat itu tdk menguasai soal qur'an & hadis spt yg kita dapati/pelajari dari FFI...

Makanya sy gak kebayang jk yg maju itu Oom Ali Sina didampingi rekan2 spt:
Oom HILLMAN, Oom Ali5196, Oom Adadeh, Tante Fayhem, Tante Mikimos dkk...

Yg ada mungkin berakhir dgn pertumpahan darah.... "Sesat!!! Sesat!!! Bunuh kafirun & murtadin itu!!! Alahu akbar!!!! Alahu akbar!!!!" :shock:

Salam kenal dari newbie di sini...


ISLAM sangat lucu.... gue langsung kebayang tampang Moeslim saat teriak2: "Sesat!!! Sesat!!! Bunuh kafirun & murtadin itu!!! Alahu akbar!!!! Alahu akbar!!!!", Edan..... :rofl: :rofl:
User avatar
AbangAisyah
 
Posts: 30
Joined: Sat Jul 31, 2010 10:46 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby rokushiki87 » Wed Oct 06, 2010 3:33 am

Halo, saudaraku. Saya seorang Muslim dan akan mencoba menjelaskan kesalahtafsiran Saudara Duladi terhadap ayat-ayat Alquran yang disebutkan. Kesalahtafsiran bisa disebabkan oleh Saudara Duladi tidak memahami Alquran secara mendalam dan membaca dengan memenggal-menggal di bebarapa bagian kalimat dari ayat2 yang disebutkan (Saya memakluminya karena mungkin Saudara Duladi bukanlah seorang Muslim). Alquran juga mengandung bahasa2 kiasan yang mungkin dalam proses penerjemahannya ke dalam bahasa Indonesia mengalami pergeseran makna. Selain itu, Alquran berisikan dalil-dalil dan hukum dan sanksi hukumnya, sedangkan penjelasan mendetail terdapat dalam Hadist Rosulullah.


1) Bersikap paranoid (selalu berprasangka buruk) terhadap orang lain

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.

(QS 3:118)


Dalam Islam kita dianjurkan (atau diwajibkan) untuk menjauhi hal-hal yang berhubungan dengan yang dilarang oleh Syariat Islam, termasuk menjauhi orang-orang yang mengajak / selalu melakukan hal-hal yang dilarang tersebut. Logic aja ya, Anda sebagai pemeluk agama lain, misalkan Kristen, pasti g mau dong melakukan hal-hal yang dilarang agama kalian. Kalau masalah bergaul dengan yang orang-orang yang melakukan dosa, mungkin dengan bergaul dengan mereka kita bisa tergoda dan ikut terjerumus. Perlu dicatat, dalam Islam juga mengajarkan kita untuk selalu Khusnuzdan (berprasangka baik). Ayat di atas hanya menyuruh kita untuk menghindari / membatasi bergaul dengan "orang-orang yang membenci Islam", baik dengan menjerumuskan umatnya kepada kemudharatan atau dengan menghina kitab sucinya.


2) Mengajari kepura-puraan (sikap tidak tulus dan kelicikan) (Muka senyum-senyum tapi hatinya jahat)

Janganlah orang-orang mu'min mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).

(QS 3:28)


Ada satu hal yang perlu saya tekankan, wali di sini berasal dari kata auliyaa (jamak) yang juga bisa berarti teman akrab atau pemimpin. Nah, bagaimana mungkin seorang Muslim harus mengikuti seseorang yang tidak memeluk agamanya. Hal ini dibatasi dalam konteks keagamaan. Kan tidak mungkin belajar agama Islam tetapi bukan kepada orang Islam lagi?
Poin kedua adalah mengenai siasat. Hal ini dimaksudkan pada zaman Rasulullah dulu, saat perbudakan masih terjadi, banyak budak Muslim yang menjadi hamba sahaya dari orang-orang Kafir. Banyak diantaranya yang dilarang oleh majikannya mendirikan sholat dan menjalankan syariat Rosulullah, bahkan ada yang disiksa dan dibunuh. Nah, pada saat demikian kaum Muslim boleh bersiasat dan berpura2 tidak memeluk Islam. Hal ini dilakukan apabila memang dengan memperlihatkan secara terang2an akan mengancam keselamatan, BUKAN BERARTI ISLAM MENGAJARKAN UNTUK BERPURA-PURA.


3) Secara terang-terangan membangkitkan permusuhan terhadap umat Yahudi dan Nasrani

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

(QS 5:51)


Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata

(QS 98:1)


Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.

(QS 98:6)


Sesungguhnya binatang yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

(QS 8:55)


Maksud dari ayat di atas adalah orang muslim tidak boleh mengangkat imam (pemimpin) dari kaum / pemeluk agama lain. Orang Yahudi hanya cocok untuk memimpin kaum Yahudi dan orang Nasrani hanya cocok untuk memimpin kaumnya. Kalimat selanjutnya tidak mengajarkan tentang permusuhan, tetapi menjelaskan bagaimana keuntungan menjadi seorang Muslim.


4) Terorisme

(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman." Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

(QS 8:12)


Pada masa Rosulullah, beliau melindungi orang-orang kafir yang tidak melakukan ancaman terhadap kaum Muslimin. Dan jika ada yang mengancam tegaknya agama Islam, maka kita diwajibkan untuk membela agama. Guys, jangan berpikiran sempit. Ayat2 dalam Alquran, termasuk ayat ini, kebanyakan conditional yang bisa berarti : Jika A maka B. Jadi jika tidak ada ancaman terhadap agama Islam, justru kita dilarang untuk membunuh, dhalim dan semacamnya, termasuk kepada kaum non-Muslim. Apa yang selama ini kita lihat sebagai bentuk terorisme adalah human error atau kesalahtafsiran seseorang dalam memahami Islam, bukan sistem dalam Islamnya. Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri? TIdak kan? Tetapi kesalahan pribadinya.
Bisa juga fitnah yang dilancarkan kepada kaum Muslimin agar dibenci oleh agama lain, yang jelas orang-orang yang melakukan itu sangat tidak menyukai kerukunan umat beragama. So, I just wanna clear your opinion about Islam O:)


5) Penyerangan terhadap mereka yang tak mau bersyahadat untuk Muhammad

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

(QS 2:193)


Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

(QS 8:39)


Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

(QS 9:29)


Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.

(QS 9:123)


Semua ayat di atas menuju pada satu pokok bahasan, bahwasanya kaum Muslimin hendaknya bersiap untuk angkat senjata kepada siapapun dan kaum apapun yang mengancam Islam. Jika suatu saat nanti mereka mau tunduk (berdamai), apalagi ingin memeluk islam, maka ampunilah karena sesungguhnya Allah swt. Maha Pengampun.


6) Premanisme (pemalakan)

Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

(QS 9:29)


Sudah jelas ya, dengan beberapa penjelasan di atas. Masa belum ngerti? [-(


7) Main hakim sendiri, menjadi "tuhan" bagi sesama, pelanggengan kekerasan dan balas dendam

Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.

(QS 9:14)


Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.

QS 9:123.


Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

(QS 2:191)


Beberapa ayat yang disebutkan, juga ayat sebelum dan setelahnya menyebutkan tentang sejarah pada zaman Islam terdahulu. Mengenai kata2 "perangi" tidak selalu dimaknai dengan senjata, adu jotos atau bunuh2an. Islam itu agama damai mas, mbak. Peace!
Perangi bisa berarti, menjadi Kaum Muslim yang lebih baik dari kaum lain, jika non-Muslim orangnya pintar2, kaum Muslim juga harus pintar, jika kaum kafir memerangi kita dengan ajakan kemaksiatan, kita bisa perangi dengan mempertebal keimanan. Cuma satu hal, jika sudah menyangkut mengenai ancaman terhadap tegaknya Islam, kita siap untuk membela agama kita.


8) Perampokan

Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

(QS 48:20)


Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS 8:69)


Oke, untuk hal yang satu ini berlaku saat kondisi perang zaman dulu. Harta rampasan perang itu layak untuk dimakan, namun bukan berarti kita diperbolehkan merampas, merampok atau malak. Tapi ingat syarat kondisi di atas ya.... baru hal ini boleh dilakukan.


Dalam lingkup RUMAH TANGGA

1) Wanita dianggap onderdil, bukan makhluk sederajat

Dan jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali dari padanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?

(QS 4:20)


Dalam Islam saat seseorang menikah, pengantin laki2 wajib memberikan mahar (maskawin) kepada pengantin wanita. Barang itu menjadi milik sang istri dan tidak boleh diambil kembali, kecuali dengan izin dan keridhoan sang istri.
Apakah dalam agama lain tidak mengenal perceraian? Tentu ada (ada juga sih yang melarang perceraian). Nah, kalimat dari penggalan ayat yang berbunyi "jika kamu ingin mengganti isterimu dengan isteri yang lain" itu tidak dimaknai secara literal, tetapi dimaknai bahwa jika kita ingin bercerai dengan istri kita (alasannya bisa bermacam-macam, misalnya perselingkuhan sang istri, istri tidak patuh, dll). Seperti yang disebutkan di awal, bahwa kendala memahami Alquran adalah proses translasi bahasa yang bisa mengubah makna yang sebenarnya.
FYI, dalam ayat yang berbeda disebutkan bahwa Allah swt. sangat memurkai perceraian.


2) Kekerasan rumah tangga

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

(QS 4:34)


Dan (terhadap) para wanita yang mengerjakan perbuatan keji, hendaklah ada empat orang saksi diantara kamu (yang menyaksikannya). Kemudian apabila mereka telah memberi persaksian, maka kurunglah mereka (wanita-wanita itu) dalam rumah sampai mereka menemui ajalnya, atau sampai Allah memberi jalan lain kepadanya.

(QS 4:15)


Dari ayat yang pertama saya bisa menjelaskan bahwa hukuman dari suami ke istri yang diragukan nusyuznya (kesetiaannya, pekertinya), terdapat tiga buah tahapan hukuman yang boleh dilakukan suami terhadap istri. Jika istri melakukan kesalahan yang pertama, kita harus menasehatinya. Jika hal itu masih dilakukan, maka kita hukum dengan tidak tidur/bercampur dengan mereka, dengan harapan mereka akan menyadari kesalahannya. Jika masih saja dilakukan, sang suami boleh memukulnya, (dengan catatatan : tidak keras, tidak menimbulkan bekas, tidak memukul di wajah, disarankan di punggung tangan) dengan tujuan untuk menyadarkannya. Jadi jelas kan? 3 tahapan, baru kita boleh memukulnya, tidak semata2 langsung dipukul. Kl ngelakuin kesalahan lagi? Lebih baik ceraikan saja.
Kalimat selanjutnya sudah jelas menjelaskan tentang bagaimana kita harus menghargai kaum wanita jika dia berahlak sholeh dan jangan sekali2 menyusahkannya.


Ayat kedua adalah mengenai perzinahan. Dalam hukum Islam, berzina termasuk dosa besar. Hukumannya adalah rajam atau yang disebutkan di atas. Perlu dicamkan bahwa hukuman ini mempunyai syarat bahwa negara tempat dilaksanakannya hukum tersebut memiliki ekonomi yang stabil dan kesejahteraan rakyatnya terjamin. Maka jika ada yang berzina, harus dihukum dengan cara tersebut dengan syarat terdapat empat orang saksi yang telah baligh (dewasa,berakal/waras) yang menyaksikan wanita tersebut bersenggama dengan pria yang bukan suaminya, dan keempat saksi itu harus benar2 melihat dengan jelas saat (maaf) koitus dilakukan (tidak boleh ada asumsi, atau hanya mendengar suaranya saja).
Coba Saudara pikirkan, suatu sistem dengan sanksi dibuat apakah untuk menyakiti rakyat/penganutnya? tentu tidak. Misalkan hukum mati untuk pembunuh, apakah kita bisa menyebut hukuman itu kejam dengan tidak melihat aspek kesalahan si manusianya? Intinya gini, kalau tidak ada yang berzina, tidak ada yang dihukum. Jelas kan?


3) Ketidaksetiaan

Dan orang-orang (pria) yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

(QS 23:5-6)


Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

(QS 4:3)


Ayat pertama sudah jelas lah ya, seorang Muslim hanya boleh melaksanakan hajatnya terhadap wanita2 yang halal baginya dan diharamkan untuknya menyentuh wanita2 lain.


Ayat kedua itu boleh saya katakan sebagai pengesahan, pembolehan suatu tindakan yang bersyarat. Disebutkan bahwa seorang Muslim boleh mengambil istri satu, dua, tiga sampai empat dengan syarat bahwa dia bisa berlaku adil, dengan persetujuan istri sebelumnya. Sebenarnya ada satu syarat lagi yang sebaiknya dipenuhi adalah, motivasi untuk mengambil istri lebih dari satu bukanlah karena alasan birahi, tetapi karena alasan sosial/menolong ekonomi wanita tsb (dalam ayat disebutkan "wanita yatim").
Namun jika kamu tidak sanggup untuk berlaku adil, maka ambilah satu saja demi keluarga yg bahagia. Bukankah Islam itu indah Bro? Melarang perzinahan, tetapi menghalalkan perkawinan, termasuk poligami. Memurkai perceraian, tetapi mempermudah pernikahan.

Oke Guys, That's all.
Itu dulu penjelasan dari sy, maaf kl emang penjelasan sy kurang jelas. Kalau ada yang ditanyakan, tanggapan, sy terima dengan senang hati karena Islam mengajari keterbukaan, fleksibilitas, dan perdamaian. Insya Allah, setiap tanggapan/pertanyaan akan sy coba jawab sebisanya.
Terima Kasih
rokushiki87
 
Posts: 1
Joined: Tue Oct 05, 2010 11:39 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby ingintau » Sat Oct 09, 2010 9:03 am

rokushiki87 wrote:Pada masa Rosulullah, beliau melindungi orang-orang kafir yang tidak melakukan ancaman terhadap kaum Muslimin.

Benarkah? Apakah bukan karena orang-2 kafir membayar upeti kepada beliau maka di lindungi, tapi jika tidak membayar apakah akan di lindungi? Jika membaca dari hadis, yang di lindungi hanya untuk orang-2 kafir yang mau mebayar pajak, jadi motivasainya bukan karena kemanusiaan tetapi karena uang/harta/pajak.

Dan jika ada yang mengancam tegaknya agama Islam, maka kita diwajibkan untuk membela agama. Guys, jangan berpikiran sempit. Ayat2 dalam Alquran, termasuk ayat ini, kebanyakan conditional yang bisa berarti : Jika A maka B. Jadi jika tidak ada ancaman terhadap agama Islam, justru kita dilarang untuk membunuh, dhalim dan semacamnya, termasuk kepada kaum non-Muslim. Apa yang selama ini kita lihat sebagai bentuk terorisme adalah human error atau kesalahtafsiran seseorang dalam memahami Islam, bukan sistem dalam Islamnya.
[/quote]

Untuk yang saya bold, apakah yang di maksud dengan ancaman terhadap agama islam?

Menghina nabi apakah ini ancaman? bagaimana dengan penghinaan umat islam terhadap kepercayaan tentang YESUS/ISA yg di anut oleh rekan-2 Kristen (tapi bagi umat Kristen hal itu tidak dianggap sebagai ancaman terhadap agama kristen, untuk jadi renungan siapa yang terlebih dahulu menghina ? ).?

Menghina AlQuran, apakah ini ancaman? bagaimana dengan umat islam yang menghina kitab suci agama Kristen dengan mengatakan kitab palsu? ( tapi bagi umat kristen hal itu tidak dianggap sebagai ancaman terhadap agama kristen, untuk jadi renungan siapa yang terlebih dahulu menghina, apakah Islam yg terlebih dahulu menghina kitab suci agama kristen ataukah umat kristen yang terlebih dahulu menghina AlQuran).

Menyerang "nabi" Muhammad secara fisik (Jaman "nabi" Muhammad) kalau ini saya bisa bilang merupakan ancaman, tetapi apakah benar "nabi" Muhammad diserang secara fisik ataukah hanya di usir dari kotanya?.

Tidak percayanya umat Yahudi (jaman "nabi" Muhammad) terhadapap kenabian yang diakui oleh "nabi" Muhammad, apakah ini ancaman terhadap agama Islam? Jika ini merupakan ancaman, mengapa tidak mengikuti sikap nabi-2 sebelumnya dengan cara tidak membunuh kepada meraka yang tidak mengakui nabi-2 sebelum "nabi" Muhammad.

Tidak mau mengakui "nabi" Muhammad sebagai seorang nabi, apakah ini ancaman bagi agama islam? jika anda mengatakan iya ini merupakan ancaman untuk berkembangnya agama islam di muka bumi, saya tidak heran jika anda dan rekan-2 yang memeluk agama Islam melakukan pembunuhan terhadap para kafir.

rokushiki87 wrote:Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri? TIdak kan? Tetapi kesalahan pribadinya.
Bisa juga fitnah yang dilancarkan kepada kaum Muslimin agar dibenci oleh agama lain, yang jelas orang-orang yang melakukan itu sangat tidak menyukai kerukunan umat beragama. So, I just wanna clear your opinion about Islam

Untuk contoh yang anda sampaikan jelas kami non-muslim akan mengatakan yang salah manusianya, karena didalam kitab suci yang rekan-2 non-muslim tidak ada tertulis perintah mencurilah.

Yang di bahas oleh rekan duladi tentang ayat
QS 2:193
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

Jadi contohnya seharunya :
Ada seorang non-Muslim membunuh, apakah agama non-muslim yang salah atau kah manusianya yang salah?

Jika seperti itu contohnya maka saya akan melihat apakah di kitab sucinya ada perintah membunuh?
Jika ada maka saya akan jawab yang salah adalah agamanya bukan manusianya, karena manusianya hanya menjalankan perintah agamanya,
Tetapi jika didalam kitab sucinya tidak ada perintah membunuh maka saya akan bilang yang salah adalah manusianya.

Salam Damai buat kita semua,

Mohon maaf jika ada kata2 saya yang salah, mohon koreksi dan penjelasannya
Last edited by ingintau on Wed Oct 20, 2010 9:49 am, edited 1 time in total.
ingintau
 
Posts: 109
Joined: Mon Sep 06, 2010 9:38 am

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby AbangAisyah » Sat Oct 09, 2010 9:34 pm

@ATAS untuk "ingintau"....
Sepertinya Anda salah quote deh...
ingintau wrote:AbangAisyah wrote:Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri? TIdak kan? Tetapi kesalahan pribadinya.
Bisa juga fitnah yang dilancarkan kepada kaum Muslimin agar
coba diperhatikan lebih telitih deh apa yang Anda quote tersebut
Terima kasih.
Salam kenal netter "ingintau".
AbangAisyah wrote:Pada masa Rosulullah, beliau melindungi orang-orang kafir yang tidak melakukan ancaman terhadap kaum Muslimin.



AbangAisyah wrote:Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri? TIdak kan? Tetapi kesalahan pribadinya.
Bisa juga fitnah yang dilancarkan kepada kaum Muslimin agar dibenci oleh agama lain, yang jelas orang-orang yang melakukan itu sangat tidak menyukai kerukunan umat beragama. So, I just wanna clear your opinion about Islam


Udah saya quote ulang tersebut, artinya saya sendiri tidak komentar seperti yang Anda quote-kan, itu seharusnya adalah pernyataan dari netter "rokushiki87"
Thanks.. [-X
User avatar
AbangAisyah
 
Posts: 30
Joined: Sat Jul 31, 2010 10:46 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby ingintau » Mon Oct 11, 2010 11:00 am

Saudaraku AbangAisyah
yang saya quote adalah contoh kecil anda
AbangAisyah wrote:Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri? TIdak kan? Tetapi kesalahan pribadinya.
Bisa juga fitnah yang dilancarkan kepada kaum Muslimin agar dibenci oleh agama lain, yang jelas orang-orang yang melakukan itu sangat tidak menyukai kerukunan umat beragama. So, I just wanna clear your opinion about Islam

saya jawab :
ingintau wrote:Untuk contoh yang anda sampaikan jelas kami non-muslim akan mengatakan yang salah manusianya, karena didalam kitab suci yang rekan-2 non-muslim tidak ada tertulis perintah mencurilah.

Yang di bahas oleh rekan duladi tentang ayat
QS 2:193
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

Jadi contohnya seharunya :
Ada seorang non-Muslim membunuh, apakah agama non-muslim yang salah atau kah manusianya yang salah?

Jika seperti itu contohnya maka saya akan melihat apakah di kitab sucinya ada perintah membunuh?
Jika ada maka saya akan jawab yang salah adalah agamanya bukan manusianya, karena manusianya hanya menjalankan perintah agamanya,
Tetapi jika didalam kitab sucinya tidak ada perintah membunuh maka saya akan bilang yang salah adalah manusianya.

Jadi mana yang salah menurut saudarku Abang?

Saudaraku Abang menulis tentang ancaman
AbangAisyah wrote:Dan jika ada yang mengancam tegaknya agama Islam, maka kita diwajibkan untuk membela agama. Guys, jangan berpikiran sempit. Ayat2 dalam Alquran, termasuk ayat ini, kebanyakan conditional yang bisa berarti : Jika A maka B. Jadi jika tidak ada ancaman terhadap agama Islam, justru kita dilarang untuk membunuh, dhalim dan semacamnya, termasuk kepada kaum non-Muslim. Apa yang selama ini kita lihat sebagai bentuk terorisme adalah human error atau kesalahtafsiran seseorang dalam memahami Islam, bukan sistem dalam Islamnya.

saya menulis
ingintau wrote:Untuk yang saya bold, apakah yang di maksud dengan ancaman terhadap agama islam?

Menghina nabi apakah ini ancaman? bagaimana dengan penghinaan umat islam terhadap kepercayaan tentang YESUS/ISA yg di anut oleh rekan-2 Kristen (tapi bagi umat Kristen hal itu tidak dianggap sebagai ancaman terhadap agama kristen, untuk jadi renungan siapa yang terlebih dahulu menghina ? ).?

Menghina AlQuran, apakah ini ancaman? bagaimana dengan umat islam yang menghina kitab suci agama Kristen dengan mengatakan kitab palsu? ( tapi bagi umat kristen hal itu tidak dianggap sebagai ancaman terhadap agama kristen, untuk jadi renungan siapa yang terlebih dahulu menghina, apakah Islam yg terlebih dahulu menghina kitab suci agama kristen ataukah umat kristen yang terlebih dahulu menghina AlQuran).

Menyerang "nabi" Muhammad secara fisik (Jaman "nabi" Muhammad) kalau ini saya bisa bilang merupakan ancaman, tetapi apakah benar "nabi" Muhammad diserang secara fisik ataukah hanya di usir dari kotanya?.

Tidak percayanya umat Yahudi (jaman "nabi" Muhammad) terhadapap kenabian yang diakui oleh "nabi" Muhammad, apakah ini ancaman terhadap agama Islam? Jika ini merupakan ancaman, mengapa tidak mengikuti sikap nabi-2 sebelumnya dengan cara tidak membunuh kepada meraka yang tidak mengakui nabi-2 sebelum "nabi" Muhammad.

Tidak mau mengakui "nabi" Muhammad sebagai seorang nabi, apakah ini ancaman bagi agama islam? jika anda mengatakan iya ini merupakan ancaman untuk berkembangnya agama islam di muka bumi, saya tidak heran jika anda dan rekan-2 yang memeluk agama Islam melakukan pembunuhan terhadap para kafir.


Semua agama memerintahkan agar ajaran agama nya di sebarkan kepada seluruh umat manusia, dan jika mereka menolak ajaran agama tersebut ( sehingga agam tersebut tidak berkembang ) ya sudah jangan di paksa dan biarkan saja orang tersebut. Tetapi dalam Islam jika orang tersebut menolak ( dengan tidak mau mengakui Muhammad sebagai nabi dan Alquran sebagai firman Allah, sehingga ajaran islam tidak berkembang ) maka di perintahkan (ada ayatnya dalam Alquran ) bunuhlah ( mereka yang tidak taat kepada Allah dan Rasulnya - Muhammad -).

Jadi jelas sasaran agam Islam adalah.
1. Orang yang tidak mau mengakui AlQuran sebagai firman ALLAH ( krn merupakan ancaman untuk tegak dan berkembangnya ajaran ISLAM).
2. Orang yang tidak mau mengakui Muhammad adalah seorang utusan TUHAN ( krn ini juga merupakan ancaman untuk tegak dan berkembangnya ajaran ISLAM)

Mohon koreksinya dan penjelasannya.

Salam damai untuk semua.
ingintau
 
Posts: 109
Joined: Mon Sep 06, 2010 9:38 am

Postby yvptgxj » Mon Oct 11, 2010 3:08 pm

AbangAisyah wrote:Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri? Tidak kan? Tetapi kesalahan pribadinya.

Bisa juga fitnah yang dilancarkan kepada kaum Muslimin agar dibenci oleh agama lain, yang jelas orang-orang yang melakukan itu sangat tidak menyukai kerukunan umat beragama. So, I just wanna clear your opinion about Islam


AbangAisyah wrote:Udah saya quote ulang tersebut, artinya saya sendiri tidak komentar seperti yang Anda quote-kan, itu seharusnya adalah pernyataan dari netter "rokushiki87".

Thanks..


Mungkin cara yang terbaik adalah menggantinya dgn nama pemilik yang asli, menjadi...

rokushiki87 wrote:Contoh kecilnya seperti ini : Ada seorang non-Muslim mencuri. Apakah itu berarti dalam agamanya diajarkan mencuri?

bla...bla...bla...


*
*
*

ingintau wrote:Mohon koreksinya...

...

Salam damai untuk semua.


Ada yang mesti dikoreksi yaitu soal nama pemilik posting yang sebenarnya.

Biar semuanya sama2 enak.
yvptgxj
 
Posts: 1851
Joined: Fri Mar 06, 2009 8:58 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby ingintau » Mon Oct 11, 2010 4:27 pm

@atas
Terimakasih, mohon maaf kepada AbangAisyah kalau saya salah quote.
Kiranya AbangAisyah mau memberi maaf.
ingintau
 
Posts: 109
Joined: Mon Sep 06, 2010 9:38 am

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby AbangAisyah » Sat Oct 16, 2010 8:54 pm

Haloo saudaraku juga "Ingintau"... sori baru sempat online...sibuk dan sibuk banget...jd lupa online...hehe... O:)
It's ok bro... ga apa2 koq...kadang2 gue juga sering salah quote tapi ga sampai di post...hehehe...
anyway...salam kenal yah... ga ada yang perlu dimaafkan karena hal sepele... tidak seperti pengikut Mohmod yang dikit2 jadi ancaman dan DDUUAARRRR.....hehehe....
Peace... :heart: :heart:

Thanks buat saudaraku juga "yvptgxj" atas bantuannya... Makasihh... :supz: :supz: :supz: Ternyata penjelasan dari Anda bisa lebih memperjelas... hehe.
User avatar
AbangAisyah
 
Posts: 30
Joined: Sat Jul 31, 2010 10:46 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby Jems366 » Sat Oct 16, 2010 9:13 pm

Hai abang Aisyah..

Kamu cew or cow?

Hehehe
User avatar
Jems366
 
Posts: 774
Joined: Thu Jul 15, 2010 4:57 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby AbangAisyah » Sat Oct 16, 2010 9:39 pm

Jems366 wrote:Hai abang Aisyah..

Kamu cew or cow?

Hehehe


Helo juga Jems366.. gue cow...
User avatar
AbangAisyah
 
Posts: 30
Joined: Sat Jul 31, 2010 10:46 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby Jems366 » Sat Oct 16, 2010 9:48 pm

Owh..Sory bro,

kirain cewek..Hehehe
User avatar
Jems366
 
Posts: 774
Joined: Thu Jul 15, 2010 4:57 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby clouye » Thu Nov 25, 2010 9:48 am

ingintau wrote:Yang di bahas oleh rekan duladi tentang ayat
QS 2:193
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

Jadi contohnya seharunya :
Ada seorang non-Muslim membunuh, apakah agama non-muslim yang salah atau kah manusianya yang salah?


iya nih sepertinya sudah ada yang ngikutin ajarannya.

cloye wrote:
1 Maret 1944
Amin Al-Husseini membuat pidato dari Berlin menangani tentara Muslim SS Nazi: "Bunuh Yahudi di mana saja kamu jumpai mereka. Ini menyenangkan Tuhan, Sejarah dan Agama. Hal ini sebagai tabungan/sumbangan kehormatan kalian(maksudnya membunuh Yahudi sebagai tiket penghotmatan pada allah swt gila ini). Allah selalu bersama kalian. " Amin Al Husseini Merekrut Muslim Untuk Melayani Rezim Nazi.


1948-1949
Husseini: "Aku mengumumkan Perang Suci!"

Dengan pengakuan UN, Israel menyatakan kenegaraan. Liga Arab segera menyatakan Jihad (Perang Suci) melawan Israel. Mesir, Irak, Suriah, Arab Saudi dan Yordania segera menyatakan perang terhadap negara Yahudi yang baru, dan menyerang Israel. Amin Al-Husseini : "Saya menyatakan Perang Suci, Saudara-saudara Muslim-ku! Bunuh orang Yahudi! Bunuh mereka semua! "


tokoh-yang-menyebarkan-islam-jihad-selamatkanlah-indonesia-t41855/
clouye
 
Posts: 299
Joined: Fri Nov 12, 2010 3:49 pm

Re: 2 Objek Sasaran Islam

Postby clouye » Thu Nov 25, 2010 1:29 pm

rosesi4 wrote:cape deh,kafir salah tafsir melulu,ayat2 aturan saat perang yg dicuplik2,dlm Islam itu perang pun ada aturannya,tdk biadab spt kafir,contoh israel pake bom phosfor yg cuma menyiksa dan bikin cacat tp tdk lgs mematikan...dll. perang dibolehkan U/ membela diri,dilarang aniaya diri sendiri,perang itu jg u/ ambil kembali kekayaan para sahabat yg dijarah saat mreka hijrah ke madinah,jd itu ambil kembali kekayaannya,bukan menjarah/merampok/mencuri,kebalik...piiir.


Yang salah tafsir siapa yah, sampe2 buat laporan palsu kaya gini
http://quranandscience.com/human/135-dr ... quran.html
Dr Keith Moore C.V from Wikipedia? :---)

answer from wikipedia
http://en.wikipedia.org/wiki/Keith_L._Moore
This article's factual accuracy is disputed. Please see the relevant discussion on the talk page. (September 2010)
palsu tuh yang link atas, dasar ga tau malu [-(


Website palsu gak usah di rate, ga ada gunanya. Hasil rate apapun pasti bintang 5.
Justru wa malah kasian sama muslim2. Gara2 website2 kayak ginilah yang membodohin muslim.
clouye
 
Posts: 299
Joined: Fri Nov 12, 2010 3:49 pm

PreviousNext

Return to Resource Center: Hal2 PENTING ttg Islam (Sunni)



Who is online

Users browsing this forum: No registered users