.

Nonie Darwish: jangan tolerir yg intoleran

Download Tulisan2 Penting tentang Islam; Website, referensi buku, artikel, latar belakang dll yang menyangkut Islam (Sunni) & Syariah.

Nonie Darwish: jangan tolerir yg intoleran

Postby ali5196 » Thu Oct 15, 2009 3:57 am

http://www.catholicherald.co.uk/features/f0000478.shtml

‘Tolerating intolerance is not a virtue’
[Mentolerir Intoleransi TIdaklah Bijak]
Wawancara dgn murtadin dari Mesir yg sangat berani. Kali ini ia tampil memperingatkan benua Eropa agar tidak mencampakkan warisan Yudeo-Kristen mereka
9 October 2009

Image
Nonie Darwish: 'Dlm kesulitan, Arab akan percaya Yahudi. Mereka (Arab) bahkan tidak percaya kebencian yg mereka miliki (terhdp yahudi)'

Wanita mungil dgn busana elegan ini ternyata tidak main2. Wanita kelahiran Mesir ini adalah sebuah MESIN ANTI-JIHAD dan ANTI SYARIAH ! Ia murtadin Islam yg lalu masuk Kristen, kini tinggal di AS & mendirikan kelompok2 'Former Muslims United', 'Stop Islamification in America', Arabs for Israel dan penulis dua buku yg sangat kritis terhdp syariah, kebijakan Arab terhdp Israel dan ambisi Muslim utk menciptakan kalifat global.

Buku2nya adalah :
Now They Call Me Infidel: Why I Renounced Jihad for America,
Israel, and the War on Terror,
dan yg diterbitkan baru2 ini : Cruel and Usual Punishment: The Terrifying Global Implications of Sharia Law.

Darwish sering disamakan dgn Ayaan Hirsi Ali, pengritik Islam kelahiran Somalia yg kini juga berada di AS yg membela nilai2 budaya Barat terhdp Islam. Darwish percaya bahwa 'budaya Yudeo-Kristen menciptakan masyarakat2 yg lebih sehat, bahagia dan adil, sementara budaya Islam menelorkan rejim2 yg tiranis dan opresif.' Akibatnya, nyawanya berada dlm bahaya. "Yah, lumrah," katanya, "begitulah nasib siapapun yg berani bersuara ttg sifat Islam sebenarnya."

Setiap hari ia dicela dlm halaman2 muka surat kabar Mesir, dicap sbg pemfitnah. Ia berkampanye melawan syariah, mereka yg mengancam murtadin dan sering keliling dunia memberikan ceramah2 dimana ia mengritik kebijakan luar negeri Arab.

Dan yg paling menarik dari dirinya adlaah bahwa ia puteri seorang pemimpin gerakan Fedayin di Palestina yg membunuh sekitar 400 warga Israel di thn 50-an. Ia lahir di Kairo, dibesarkan di Gaza, dimana ayahnya, Lt General Mustafa Hafez, adalah kepala intel militer Mesir di Gaza yg tewas ditangan IDF.

Darwish tadinya membenci Israel karena membunuh ayahnya dan berjanji utk berjihad. TAPIIiii untungnya pendidikannya merubah sifat jihadinya.

Ia masuk sekolah Katolik di UK dan sebuah universitas AS dan menikmati hidup di Mesir yg kala itu sekuler dan kosmopolitan, sebelum Presiden Nasser menghancurkan dan mengusir komunitas2 yg sudah eksis sejak jaman pra-Islam di Mesir spt orang Yunani, Italia, Armenia dan Yahudi2 Mesir.

"Orang Inggris mampu memisahkan mesjid dari urusan negara. Ketika Inggris memerintah Mesir selama 70 tahun, kami menikmati reformasi luar biasa bagi hak azasi manusia, kaum minoritas dan gerakan2 feminis dilindungi. Th 1919, feminis Mesir, Hoda Shaarawi, mengunjungi Eropa dan ketika ia kembali ke Mesir dan sampai di stasiun kereta, ia MELEMPARKAN JILBABNYA, bersama dgn 20 wanita kelas atas lainnya. Itu merupakan sebuah peristiwa besar dan itulah alasannya nenek saya tidak pernah bertudung. Terima kasih INggris karena melindungi wanita2 itu dari penjara atau dari pembunuhan."

Ia beremigrasi ke AS thn 1978, menikah dgn lelaki AS dan menjadi murtadin. Tapi ia tetap benci pada Israel SAMPAI suatu peristiwa yg merubah sikapnya,s ebuah insiden yg terjadi 40 thn setleah tewasnya ayahnya.

"Thn 95, kakak laki2 saya kena stroke dan kehilangan kesadaran. Seorang rekan mengatakan: 'Kalau kau mau dia hidup, kirim dia ke Israel.' MEreka [Arab] memang lebih suka rumah sakit Israel. Bahkan Arab saja tidak percaya pada kebencian yg mereka miliki (pada Yahudi). Dlm keadaan kepepet, Arab percaya Yahudi. "Yahudi-lah yg menyelamatkan nyawa kakak saya, mereka sangat baik pada keluarganya. Itulah peristiwa yg meluluhkan kebencian saya pada Yahudi."

Kini ia menegaskan, "Orang2 Palestina adalah KORBAN DUNIA ARAB" dan "jika Israel menarik diri dari Tepi Barat, Palestina akan HANCUR !!!" Saya baru saja menulis sebuah artikel berjudul 'Kesengsaraan ciptaan Arab'. Liga Arab memiliki kebijakan utk TIDAK PERNAH MENERIMA orang2 Palestina, krn dgn demikian ini akan meringankan tekanan pada Israel." Ia juga menunjuk kpd pemerintahan Hamas yg gagal total.

"Bukannya mereka mengurus urusan internal, bikin pusat perdagangan dan menjadikan Palestina sbg Hong Kongnya TImur Tengah, ehhhhhh .. tahu nggak apa yg mereka lakukan ? Mereka justru main tembak missil dari sekolah2 (ke arah Israel) ! Mereka juga mengobarkan perang saudara diantara mereka sendiri."

Thn 2001 ia mengunjungi Mesir. "Saya melihat kemiskinan, pengangguran. Tidak ada perbaikan sedikitpun. Belum lagi tekanan pada Kristen. Orang2 Kristen diperlakukan dgn sangat biadab. Saya dengar cerita baru setiap hari. Seorang Muslimah bernama Sherine, tertangkap basah disebuah gereja, ditahan, diinterogasi, DISIKSA DAN DIBUNUH. Kenapa ? Hanya karena ia menginjak kaki disebuah gereja."

"Dulu jarang sekali Muslimah Mesir pake jilbab. Sekarang ... wahhhh... bahkan saudara2 saya sendiri berburka dan menolak berbicara pada saya karena saya tidak berbusana Muslimah. Padahal mereka itu wanita2 terdidik."

Darwish mulai menulis ttg syariah setelah serangan September 2001 di AS. Katanya, jika agama tidak dikengkang, maka agama akan berkembang jadi MAFIA, mengancam siapa saja yg berani mengritiknya ! Dan ingat, katanya, ISLAM INGIN MELUASKAN DIRI.

"Barat adalah budaya besar yg ingin dijajah Islam. Muslim tidak akan melepaskan mata mereka dari target mereka yg satu ini. Kenapa ? Karena SUPERIORITAS BARAT MEMALUKAN ISLAM.

Salah satu alasan mengapa Islam merasa kuat di Barat adalah karena barat tidak lagi percaya dirinya sendiri. Barat tidak lagi bangga akan budaya dan demokrasi Yudeo-Kristen. MEnterolansi sebuah intoleransi tidaklah bijak, tapi sebuah ketololan yg besar. Barat benci diri sendiri dan ini sangat menyedihkan."

Ia mengeleng2 kepala mendengar bahwa syariah diberlakukan (secara terbatas) di UK. "Kami, mantan Muslim, menganggap demokrasi2 Eropa sbg jalan keselamatan menuju kebebasan. Sbg mantan Muslim yg merasakan syariah, salah satu alasan
mengapa saya pindah ke AS adalah karena saya ingin melepaskan status warga kelas dua saya.

"Kalau kita melihat Barat memperlakkukan kelompok2 spt Hamas sbg sebuah pemerintahan sah dan mengijinkan praktek syariah, ini akan melemahkan posisi barat. Dan muslim2 radikal tahu bahwa KEKERASAN MEMANG EFEKTIF !"

Dan ini adalah sangat, sangat menyedihkan.

Image
Cruel and Usual Punishment: The Terrifying Global Implications of Sharia Law bisa dibeli di Amazon,
(Hukuman Keji dan Umum: Dampak Global Mengerikan Syariah)

Nonie Darwish menjelaskan bgm syariah dan hukum2 islam radikal sedang menghancurkan dunia Barat dari dalam. Sbg orang yg hidup dibawah syariah selama 30 thn, sbg budak syariah, Darwish tidak pernah mempertanyakan atau menuntut hak2nya
-- atau bahkan memikirkan validitas syariah. Setiap kali ia bertanya mengapa ia harus patuh, ia selalu dihardik dgn kata2 "INI HUKUM ALLAH. TITIK!" Dan ia tahu persis, apa yg akan terjadi dgn mereka yg menentang hukum Allah. BUku ini melihat bgm Muslim mengorbankan hak2 azasi mereka utk mematuhi hukum keji dan kuno yg diwariskan nabi mereka ribuan abad yg lalu. Ia memperingatkan dgn keras : syariah sedang menginfiltrasi budaya Barat dan menghancurkan demokrasi. :prayer:
Last edited by ali5196 on Thu Oct 15, 2009 6:00 am, edited 4 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm



Return to Resource Center: Hal2 PENTING ttg Islam (Sunni)



Who is online

Users browsing this forum: No registered users