.

DEBAT Islam & Pluralisme

Download Tulisan2 Penting tentang Islam; Website, referensi buku, artikel, latar belakang dll yang menyangkut Islam (Sunni) & Syariah.

DEBAT Islam & Pluralisme

Postby pod-rock » Fri Jun 29, 2007 6:18 pm

DEBAT Islam & Pluralisme

http://islam-watch.org/SyedKamranMirza/ ... faith_dial ogue_debate2.htm

Sanggahan oleh Syed Kamran Mirza (murtadin)
“Kepercayaan seseorang adalah delusi bagi orang lain”
— By Dr. Anthony Storr (1920-2001).

Ini adalah jawaban saya kepada seorang Muslim, Mr. AH. Halim, Bangladesh, utk jawabannya yang diterbitkan di NFB 12 February 2007. Trims atas jawaban anda terhadap kritik saya mengenai artikel anda tentang Pluralisme Islam. Saya harus menghargai pencarian ‘mati-matian’ anda dalam rangka meyakinkan saya bahwa Quran bukanlah sebuah kitab yang penuh kontradiksi dan ketidak-konsistenan! Dengan hormat saya 100% tidak sependapat dengan anda, tapi pada kesempatan ini saya tidak akan menegaskan ketidaksetujuan saya tentang kontradiksi Quran; ini saya biarkan utk dibahas dikemudian hari. Dalam jawaban ini, saya akan menyanggah beberapa komen anda. Saya namai poin anda sebagai ‘isu’ yang diikuti oleh jawaban saya.

Isu:
“Quran bilang siapapun yang tidak percaya akan islam (Yahudi, Kristen, Hindu, Pagan dan kafir) secara spiritual tidak bersih dan juga secara fisik tidak bersih.”!!!

Jawaban saya:
Menurut anda – Quran atau Allah tidak bicara mengenai ketidakbersihan tubuh, tapi tentang ketidakbersihan secara spiritual. Jadi, siapapun yang tidak percaya Islam adalah "tidak bersih" dan menjadi makhluk paling hina, ditakdirkan masuk neraka !! Ini benar2 menunjukkan toleransi dan pluralisme islam yang luar biasa !! Siapapun yang tidak percaya teori Allah dan teori agama versi Islam adalah “makhluk kotor dan paling hina”! Ini, tentu saja, penafsiran para akademisi islam terkenal yang anda pilih!

Mari kita nilai dgn memakai logika biasa. Saya harap anda orang yang cerdas, berpendidikan, pengasih dan toleran. Saya harap anda akhirnya akan setuju dengan perumpamaan saya disini.

Kita semua tahu dan setuju 100% bahwa agama pada umumnya adalah satu set sistem kepercayaan (iman pembuta) yg diikuti oleh sejumlah manusia. Ada ratusan jenis agama dan cult. Setidaknya kita bisa ambil beberapa agama besar yang terorganisasi (Hinduisme, Yudaisme, Kristen, Buddhisme dan Islam) utk diskusi kita ini. Kita juga tahu bahwa, pengikut satu agama tidak percaya tema dari agama lain. Kalau hal itu salah mungkin hanya akan ada satu agama saja didunia ini. Kebenaran paling akhir adalah – “kepercayaan seseorang adalah delusi orang lain” seperti yang dikatakan oleh Dr. Anthony Storr.

Anda juga setuju bahwa Muslim yang saleh tidak percaya akan apa yang dipercaya oleh Kristen saleh, dan juga sebaliknya. Sama juga kasusnya dengan Budha, Hindu, Yudaisme tentunya. Menurut teori anda yang menggelikan ini, Muslim yang tidak percaya kristen itu “kotor”; seorang Kristen yang tidak percaya pada Islam itu “kotor”; Yahudi yang tidak percaya pada Hinduisme itu “kotor” dan tentu saja seorang Hindu yang tidak percaya Islam itu adalah makhluk “kotor dan paling hina”, setidaknya secara spiritual, seperti yang diklaim para ulama anda ! Senangkah anda jika seorang Hindu yang saleh menyebut anda “makhluk kotor dan paling hina” karena alasan yang sama?

Bukti apa yg anda punya bahwa agama anda yang paling benar? Seperti agama lain juga, sistem kepercayaan anda berdasarkan kepercayaan buta belaka, bergantung pada takhyul dan logika mustahil, itu saja! Bahkan, yang anda sebut “kafir” juga adalah orang percaya dalam pengertian mereka percaya bahwa semua agama2 yang dibentuk itu palsu karena semua kepercayaan itu didasarkan pada Tuhan khayal yang 100% tidak terbukti. Ini adalah juga jenis kepercayaan yg dikenal dan dihormati oleh dunia beradab. Jadi, siapa yang boleh bilang kotor atau bersih ? Anda bisa beritahu saya Mr. Halim?

Isu:
“Qur’an harus dibaca dengan pertolongan beberapa tafsir Quran yang dibuat oleh para ulama Islam terkenal. Dan saya telah mengutip sebagian besar ayat2 Quran yang bisa lebih membuat masalah ini tambah membingungkan.”

Jawaban saya:
Jadi menurut anda Qur’an tidak dapat dibaca dan dimengerti oleh orang2 Muslim awam kecuali dia bisa menghapal tafsir Quran yang dibuat oleh ulama2 Islam terkenal ! Bukankah Allah bilang dalam Quran bahwa,

“Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur'an itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran” (44.58, 54.22, 54.32, 54.40) Jadi bahwa para muslim (Orang arab tentu saja) bisa mengerti dengan mudah?”

Tolong dengar apa yang Allah Maha Pengampun anda katakan dalam Quran: “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran ?”
(54.22); dan “Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memahami (nya).” (43.3)


Allah dengan tegas menyatakan bahwa Dia membuat Quran menjadi sangat mudah agar muslim bisa dengan mudah pula mengertinya. Tidak ada dalam Quran Allah bilang bahwa perkataanKu harus dibaca dengan pertolongan tafsir dan komentar Quran ! Tafsir2 itu diciptakan oleh para Mullah kreatif hanya utk menyembunyikan kontradiksi dan kemustahilan Quran. Malah, ayat2 Quran sebenarnya paling sederhana dan mudah dimengerti, pelajar SD manapun bisa dengan mudah mencerna kalimat2nya.

Sekali lagi, bisakah anda tunjukkan dalam Quran dimana Allah menginstruksikan para Muslim utk membaca Quran dengan pertolongan tafsir ? Malah, Allah meminta Muslim utk percaya pada arti harafiah dari Quran dan dengan jelas melarang tafsir apapun dari perkataan2Nya. Ayat 3:7 jelas melarang utk menerima tafsir siapapun akan perkataan abadi Allah. Lihat nih:

Quran 3:7 “Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.”

Sekarang, apa komentar anda tentang ayat ini, Mr. Halim?

Disamping itu, jika Quran (petunjuk mutakhir bagi para muslim) begitu sulit dimengerti, lalu apa tujuannya Allah memberikan buku sesulit itu ? Tentu saja muslim non-Arab tidak dapat mengerti arti Quran, karena mereka tidak bisa bahasa Arab dan mereka hanya membeo Quran tanpa mengerti isinya sepatahpun. Dari satu sisi, sebenarnya bagus jika para muslim tidak mengerti apa yang mereka baca, karena dengan begitu akan lebih sedikitlah teroris islam, selain bangsa Arab.

Pembacaan ayat2 Quran dari saya sudah lengkap, bisa memberikan pesan2 yang terkandung didalamnya, dan tidak membingungkan pembaca. Pembaca2 Quran yang waras akan setuju dengan saya bahwa, setiap ayat Quran itu masing2 bebas (berdiri sendiri) dan berisi pesan yang cukup, dan biasanya tidak punya hubungan dengan ayat berikutnya, dengan beberapa pengecualian yang jarang terjadi.

Kebanyakan ayat2 berikutnya mengurus masalah yang sama sekali berbeda. Ayat yang saya baca cukup utk memberikan pesan penting dari ayat itu dan ayat berikutnya tidak mengubah arti dari pesan “bunuh kafir” menjadi “cium kafir”, benar tidak Mr. Halim ? Jadi, alasan anda sangat lemah!

Isu: Quran punya “Ayat2 masa damai” dan “Ayat2 masa Perang”!!!

Jawaban saya:
Setiap Muslim, baik yg saleh maupun yg awam, benar2 percaya Quran sebagai “Perkataan Allah yg Abadi dan Mutlak” yang berlaku sampai hari kiamat. Dimana dalam Quran dikatakan bahwa Allah bilang bahwa ayat2 berikut adalah “utk masa damai dan masa perang”? Bisa anda tunjukkan? Saya tidak akan menerima tafsir apapun utk ini. Anda harus menunjukkan ayat dari Allah.

Dimana dalam Quran, Allah berkata – jangan pakai ayat2 ini karena Kuturunkan saat nabi favoritKu sedang sibuk membunuhi orang dan merampok kafir ? Atau, ayat2 berikut ini sekarang sudah “diluar konteks” ? Gimana bisa, yang anda sebut tafsir itu, bisa merubah perkataan Quran “membunuh” menjadi, misalnya “mencium”, bisakah anda tunjukan mekanisme ini Mr. Halim ?

Terakhir, tolong beri petunjuk kenapa para Muslim jihadi, maksud saya
al-Qaedanya Osama bin Laden, harus mengikuti tafsir pencegah kekerasan versi anda ? Jika Allah jelas dan tegas mengatakan, “Perkataan Quran mudah dimengerti oleh muslim mana saja dan jangan mentafsirkan utk menyesatkan (Q 3.7)”

Atas otoritas siapa para ulama ‘terpelajar’ yg anda katakan berani menyatakan, “Quran itu sulit dan harus dibaca dengan pertolongan tafsir?”

Misal, saya terima logika aneh anda tentang ayat masa damai dan masa perang dalam Quran. Sekarang, bisa tidak anda katakan kenapa para Muslim membeo (membaca ketika sholat dll) ayat2 perang itu, setidaknya lima kali sehari, diseluruh dunia? Tujuannya apa yang hendak dicapai oleh ayat2 kejam ini sekarang dan kenapa anak2 tak tahu apa2 di madrasah secara rutin diracuni ajaran sakit ini ? Kenapa ayat2 beracun itu tidak dibuang saja dari Quran ? Kita telah meliwati masa 1400 tahun
dan Quran masih saja tidak dapat dimengerti. Hanya Allah saja yang tahu kapan para Muslim akan mengerti kitab ini dengan jelas!

Isu:
“Akademisi non-Muslim setuju bahwa Islam ‘menolak paksaan masuk islam’.”

Jawaban saya:
Ini benar2 klaim nonsens. Menurut sejarah, dari mulai lahirnya, Islam dibesarkan oleh peperangan, intimidasi dan pemaksaan. Pemaksaan seluruh umat manusia kedalam Islam sudah menjadi slogan dari Islam, titik. Satu hal yang perlu saya tekankan adalah bahwa saya dapat dengan mudah membuktikan bahwa anda benar2 salah tentang ini. Kenyataannya, Islam tidak pernah menolak pemaksaan; bahkan Islam sangat suka akan pemaksaan ini.

Tahukah anda apa tujuan utama Tablig-e-Jamat? Tanya muslim Tabligi dimana saja. Dalam Quran 3:85 Allah memerintahkan pada umat manusia, yang akan membenarkan, motif Islam sebenarnya : “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”

Mr. Halim tolong tunjukkan apa hal sebenarnya tentang islam? Bisa tidak anda beri tafsir ‘yang benar’ dari ayat diatas?

Isu:
“Jika populasi non-muslim dibeberapa negara berkurang karena migrasi atau masuk Islam, kok Islam disalahkan?”

Jawaban saya:
Kutipan anda diatas bukan saja tidak benar tapi juga sangat sadis dan menambah nyeri pada luka2 non-muslim yg sudah menganga. Mr. Halim, tak disangkal lagi bahwa kampung halaman adalah tanah yang paling disukai oleh tiap manusia didunia. Tidak ada manusia yang ingin meninggalkan kampungnya tanpa alasan yang “kokoh” atau “terpaksa”. “Alasan” ini bisa faktor ekonomi karena utk mencapai masa depan lebih baik, tapi tetap saja dia akan merindukan kampung halaman sampai kapanpun. “Pemaksaan” adalah kekuatan utk mengusir, para penghuni kampung itu tidak punya pilihan kecuali keluar dari kampungnya oleh keadaan yang diciptakan mayoritas penduduk disana. Anda tidak bisa mengklaim dan membenarkan bahwa orang2 Hindu dari Pakistan dan Bangladesh pindah ke India utk ekonomi yang lebih baik! Kalau mereka pindahnya ke Amerika atau Eropa, itu mungkin.

Secara singkat saya bisa yakinkan anda bahwa, orang2 Hindu atau penduduk minoritas dari sebuah negara mayoritas Muslim meninggalkan kampung halaman mereka karena mereka mengalami penindasan Muslim secara mengerikan. Di kampung saya saja ada 20% Hindu dan dikampung sekitar ada 30-40% hindu. Mereka menjalankan pasar2 dan sekolah2 setempat. Saya menyaksikan bagaimana orang2 Hindu ini dipaksa keluar dari kampungnya karena tidak tahan penindasan2 dan intimidasi2 Muslim.

Ditahun 2001 setelah dibentuk pemerintahan koalisi 4 partai Islam, dunia menyaksikan penindasan mengerikan terhadap orang2 hindu, yang bisa kita baca ratusan artikelnya di internet. Para muslim bukan saja tidak mentolerir minoritas dari agama lain; tapi juga mereka tidak bisa hidup damai dengan minoritas Muslim itu sendiri (Shia dan Qadyani) !

Bukti2 jelas dapat anda di Pakistan dan Irak sekarang. Omong2, bukan dinegara2 ini saja, malah, gambaran yang sama bisa kita lihat dinegara2 mayoritas Muslim. Sebaliknya, dinegara2 mayoritas non-Muslim, lihat saja India dimana populasi minoritas Muslim bisa berkembang. Tapi tetap saja Muslim tidak bisa menyatu dengan negara yang menjadi tuan rumahnya juga.

Islam tidak pernah menjadi agama yang menerima pluralisme dan Qur’an mengatakan itu dengan sangat jelas.

Mr. Halim saya beri anda ayat2 kebencian dalam kritik pertama saya, tapi anda tidak mau menyinggung2nya lagi. Ayat2 ini (9.73, 8.39, 9.29, 47.4, 4.89, 9.111, 2.216, 8.12, 9.5, 9.39) sudah jelas2 dan gamblang berlawanan dengan ayat2 yang Allah ‘turunkan’ ketika Muhamad hanya punya 75 pengikut di Mekah, masih lemah. Dan yang disebut ayat2 ‘damai’ yang anda coba cekokkan kpd orang2 (utk menghapus beribu2 ayat2 benci lain), juga anda sebutkan diluar konteks.

Semua ayat kebencian ‘turun’ di Medinah ketika Muhamad sudah kuat dengan banyak pejihad yang siap utk menjarah dan merampok Kafir yang sebenarnya juga percaya pada tuhan mereka sendiri. Tapi Islam tidak menghargai atau mentolerir agama2 lain. Tolong baca semua itu lagi dan katakan – apa anda masih percaya Islam adalah agama toleran dan pluralis ?

Q 3.85 “Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”

Q 5.51 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi teman dan pelindung(mu); “


Juga baca ayat berikut 9.73; 8.39; 9.29; 47.4; 4.89; 9.111; 2.216; 8.12; 9.5; dan 9.39, lalu tolong katakan apa Islam itu agama toleran dan pluralis ?

Ijinkan saya sampaikan tiga pertanyaan: Apa Osama bin Laden anda anggap muslim yang ‘benar’ ? jika tidak, tolong tunjukkan mengapa. Tolong jelaskan kenapa Allah meminta manusia utk membunuh sesama manusia lain ?

Kesimpulan saya tetap sama bahwa Quran itu penuh dengan kontradiksi dan hal2 mustahil yang saya ingin sekali perdebatkan dengan anda nanti. Ketika Allah sendiri yang mengajarkan para muslim ‘saleh’ bahwa kafir itu 'kotor' (9.2); kafir itu ‘makhluk paling hina” (98.6); dan penghuni neraka – kok bisa Mr. Halim mengklaim “Islam adalah agama pluralis”?

Bisakah anda tunjukkan satu ayat saja dari Quran yang mengatakan “Anda harus menghargai agama lain dan juga kafir dan hidup bersama dengan mereka secara damai ?” Mr. Halim, saya terpaksa harus bilang bahwa, orang cerdas dan berpendidikan seperti anda telah menyerahkan kecerdasan dan norma2 demi kepercayaan buta anda terhadap Allah dan Muhamad. Itu sebabnya anda tidak bisa melihat Islam dan Quran yang sebenarnya. Yang benar adalah : Islam bukan saja agama tidak toleran; malah Islam adalah agama isolasi.

Hampir 100% negara Islam dan negara mayoritas Muslim sekarang, jumlah populasi minoritasnya dengan cepat berkurang atau bahkan musnah. Bukan itu saja – para muslim tidak mampu membaur di negara manapun yg mereka datangi didunia ini. Ini menandakan bahwa Muslim secara alami tidak percaya pada pluralisme. :wink:
User avatar
pod-rock
 
Posts: 845
Joined: Tue Nov 28, 2006 1:25 pm

Return to Resource Center: Hal2 PENTING ttg Islam (Sunni)



Who is online

Users browsing this forum: No registered users