Page 1 of 1

Bagian 15: Jihad vs Romania th 1350

PostPosted: Fri May 19, 2006 9:34 pm
by ali5196
http://www.historyofjihad.org/rumania.html

Pd abad 14, tentara Ottoman Turki memperluas kekuasaan mereka dari Anatolia (bagian Turki sekarang) ke wilayah Balkan. Mereka menyeberangi Selat Bosporus pd th 1352 dan pd thn 1389 mengalahkan Serbia di Polje, Kosovo.

Pangeran Walachia (nama Romania dulu), Mircea the Old/Mircea Yang Tua (1386-1418) mengirimkan pasukannya ke Kosovo utk berperang di pihak Serbia ; segera setelah perang, Sultan Bayezid maju ke Walachia dan memenjarakan Mircea sampai ia membayar tebusannya. Mircea berhasil lari ke Transylvania dan menggabungkan pasukannya dlm Perang Salib yg diserukan raja Hungaria, Sigismund. Tapi sayangya, kampanye ini gagal: thn 1396, tentara Turki menang di Nicopolis (Bulgaria sekarang) dan Mircea dan pengikutnya beruntung dapat lari keseberang Sungai Danube/Sungai Donau.

Serangan Mongol terhdp Ottoman menyelamatkan Romania dari Jihad

Th 1402, Walachia diringankan bebannya dari tekanan Ottoman saat pemimpin Mongol, Tamerlane, menyerang Ottoman dari timur, membunuh sang sultan, dan mengakibatan perang saudara. Tapi saat pulihnya kedamaian, Ottoman melanjutkan serangan mereka terhdp Balkan.

Th 1417, Mircea menyatakan kekalahan kpd Sultan Mehmed I dan setuju utk membayar pajak tahunan berikut dgn penyerahan wilayahnya.
Tapi gencatan senjata ini hanya tipuan Ottoman; mereka menggunakan kesempatan ini utk memulihkan kekuatan mereka bagi serangan berikutnya kedalam jantung Eropa dgn menyerang Polandia. Dlm serangan thn 1444 ini, Ottoman mengalahkan pasukan Eropa di Varna (Bulgaria sekarang). Dan ketika Konstantinopel jatuh th 1453, Ottoman memotong armada Genoa dan Venesia dari pelabuhan2 Laut Hitam mengakibatkannya berakhirnya perdagangan berakhir dan semakin terisolasinya daerah2 kekuasaan Romania. Pada saat putus asa ini, timbullah seroang Romania (keturunan Hungaria) dari kawasan Transylvania, János Hunyadi, yg juga regent Hungaria.

Hunyadi, seorang pahlawan dlm perang melawan Ottoman, memobilisasi Hungary melawan Turki, memperlengkapi tentara bayaran yg dibiayai oleh pajak yg pertama dipungut dari bangsawan Hungaria. Thn 1456, ia mencatat kemenangan besar melawan Turki. Sayangnya, setelah kemenangannnya ini ia menghembuskan nafas karena penyakit.

Image
Salah satu tindakan terakhirnya adalah menempatkan Vlad Tepes, pada tahta Walachia (1456-1462) (Catatan: Tokoh Vlad Tepes dikenal juga sbg count Dracula). Dari kecil, Vlad sudah menyaksikan kekejaman Turki terhdp bangsanya.

(Masa kecilnya juga cukup traumatis; guna menjaga agar ayahnya tidak bertingkah macam2, Turki menuntut agar kedua putera kecilnya dititipkan pada Turki. Vlad Tepes terpaksa setuju. Bayangkan kalau anda harus menitipkan anak2 anda pada Bin Laden !)

Kakaknya kemudian berpihak pada Turki tapi Vlad muda melarikan diri dan sejak saat itu menyimpan kebencian mendalam terhdp orang2 Turki.

Pengalaman masa kecilnya ini mempengaruhi karakternya semasa dewasa; ia mendapatkan kenikmatan tidak normal dari menonton penyiksaan terhdp orang2 Turki yg berteriak2 kesakitan. Ia juga membangkang sultan dgn menolak utk membayar pajak. Th 1461, Hamsa Pasha mencoba menyekap Vlad dlm perangkap, tetapi ketika sang pangeran mengetahui rencana bulus ini, ia menangkap Hamsa dan konco2nya dan MENUSUK TUBUH MEREKA PADA TOMBAKdan membiarkan mereka mati pelan2.

Image
(Sampai sekarang Vlad Tepes, atau juga sering disebut dgn Count Dracula, masih merupakan pahlawan terbesar Romania. Menurut legenda, Vlad Tepes ini begitu ditakuti Turki karena kebiasaannya menusuk tubuh2 lawan2 politiknya pada tombak yg kemudian dipasang dipinggir2 jalan sbg peringatan terhdp Turki. Pernah suatu delegasi Turki menghadap Vlad. Ketika Vlad meminta mereka melepaskan turban mereka, delegasi Turki menolak dan Vlad memerintahkan agar turban2 mereka DIPAKU pada kepala mereka.)

Sultan Mohamad kemudian menginvasi Walachia dan memaksa Vlad mencari perlindungan di Hungaria. Vlad akhirnya tewas dan perlawanan terhdp Ottoman melunak.

Sementara itu di Romania Timur, di Moldavia, dan pangerannya, Stephen the Great (1457-1504) (atau Stefan Cel Mare), merupakan harapan terakhir Romania utk mengusir ancaman Ottoman. Stephen membentuk tentara sebanyak 55.000 orang dan menginvasi Walachia pd th 1471 dan mengalahkan Turki saat mereka membalas pada tahunn 1473 dan 1474. Setelah kemenangan2 ini, Stephen meminta Paus Sixtus IV utk membentuk aliansi Kristen melawan Turki. Paus menjawab dgn sebuah surat dan menamakan "Atlit Kristus," tetapi ia tidak mengacuhkan seruan Stephen bagi kesatuan Kristen. Selama dasawarsa terakhirnya, Turki meningkatkan tekanan terhdp Moldavia. Mereka merebut pelabuhan2 di Laut Hitam th 1484 dan membakar ibukota Moldavia, Suceava, th 1485. Tapi th 1486 adalah giliran kemenangan Stephen yg kemudian menjamin kemerdekaan Moldavia.

Saat menjelang kematiannya Stephen mengatakan kpd puteranya agar meneruskan perlawanan melawan Turki dan mengusir mereka dari Eropa. Sayangnya setelah kematiannya, timbul cekcok ttg warisan tahta yg hanya melemahkan Moldavia.

Thn 1514, bangsawan2 rakus mengakibatkan kerusuhan petani di Hungaria dan Transylvania. Memanfaatkan kesempatan ini, Ottoman menyerang Beograd th 1521, dan merebut Buda (sekarang bagian dari ibukota Hungaria, Budapes) th 1541. Mereka menempatkan seorang pasha utk menguasai pusat Hungaria; Transylvania menjadi prinsipalitas otonomi dibawah Ottoman; dan kerajaan Habsburg (Austria) mendapatkan control terhdp sisa2 utara dan barat Hungaria.

Begitu Ottoman menaklukkan Buda, Walachia dan Moldavia kehilangan kemerdekaannya dan Ottoman membalas dgn pajak yg sangat tinggi. Turki memilih para pangeran Walachia dan Moldavian dari para putera bangsawan utk dibawah ke Konstantinopel utk dimasukkan dlm pasukan Janissaries Ottoman (tentara bunuh diri). Beberapa memilih mati ketimbang tunduk pada Turki.

Pahlawan Romania terakhir adalahMichael the Brave (1593-1601). Begitu ia naik tahta ia mengumpulkan para lintah darat Turki, mengunci mereka didalam sebuah gedung dan membakar gedung itu sampai rata dgn tanah. Pasukannya kemudian menghancurkan sejumlah benteng kuat Turki. Tujuan utama Michael adalah kemerdekaan total. Thn 1600, Michael merebut Moldavia. Utk pertama kaminya, orang Romania memerintah bangsanya dan utk pertama kalinya orang Romania merasakan indentitas nasional mereka.

Unifikasi Romania dibawah Michael the Brave menginspirasi bukan hanya Romania, tetapi juga bangsa2 Balkan utk mencapai kebebasan dari Turki. Kesemua negara ini mengalami penderitaan pahit – dan menanggung bekas2 luka Ottoman. Dlm kasus Albania khususnya, luka2 ini paling nampak: seluruh penduduk Kristen dipaksa masuk Islam.

Legenda Dracula dan Pelajaran Perjuangan Romania melawan Jihad

Jarang dlm sejarah Jihad Islam, brutalitas Muslim tersaingi oleh musuh2 mereka kecuali oleh kaum Nubia di Sudan Selatan, kaum Franks di Perancis, Crusaders, Romania (jaman Dracula) dan kaum Maratha di India. Semua bangsa ini memiliki satu hal yang mirip: mereka mengalahkan Jihadis. Dari mereka semua, hanya Romania dan Crusaders yg mampu menyaingi kebiadaban Jihadi. Sementara Crusaders dikenal membakar dan memakan bagian2 tubuh Jihadis di Anatolia, bangsa Romania memberlakukan praktek menusuk tubuh ribuan Jihadi yg tertangkap yg tergabung dlm tentara Ottoman. Raja Romania yg khusus terkenal karena kekejiannya adalah Vlad Tepes, yg juga disebut dgn Vlad ‘the Impaler’ (sang penusuk tubuh) yg juga dikenal sbg Dracula (circa 1420-1476).

Turki tidak pernah memaafkan Vlad dan dgn tipu daya khas mereka akhirnya berhasil membunuhnya dan kabarnya, kepalanya dipersembahkan kpd Sultan di Turki pada sebuah piring sbg bukti bahwa musuh terbesar mereka mati sudah. Tetapi semasa hidupnya, Vlad Dracula, berhasil menteror Turki selama bertahun2 dan lewat terornya ini, ia berhasil mengakibatkan kekalahan2 paling besar Ottoman selama kekuasaan lama mereka di Balkan. Tetapi tidak banyak yg tahu bahwa kebiasaan menusuk orang dgn tombak ini didapatkan Vlad dari TURKI sendiri.



Kebangkitan Kekaisaran Russia dibawah Tsarina Catherine the Great juga menjadi juru selamat Romania. Russia dinyatakan sbg pelindung semua Kristen Orthodox. Ini berpuncak pd th 1829 ketika Moldavia dan Walachia digabungkan kpd Russia sbg protektorat walau tetap harus membayar pajak pada Ottoman – semacam tindak pemerasan Turki agar kedua wilayah itu tidak mau di-intervensi secara militer oleh Turki.

Kemerdekaan Romania dari Ottoman

Th 1857, kawasan Moldavia dan Walachia sudah siap menyatakan diri merdeka. Kedua badan legislatif memilih kemerdekaan dan persatuan politik, membentuk negara dgn nama Romania. Ottoman akhirnya didepak dari Romania – setelah penjajahan selama 500 thn – akibat kemenangan Russia-Romania melawan Ottoman dalam perang Russo-Turki th 1877-78.
:wink:

PostPosted: Thu May 05, 2011 9:20 pm
by ali5196
Image
http://www.markdurie.com/The_Third_Choice.html

Gambar sampul atas: Lukisan tentang jejeran anak2 Kristen --- yang oleh kaum imperialis Ottoman Muslim dikenal sebagai devshirme--- siap diserahkan kepada sultan/kepala kalifat di Istanbul, untuk dijadikan Muslim atau budak/bala tentara janissari Ottoman. Anak2 itu 'diserahkan' sebagai suatu bentuk 'pajak' agar tentara Ottoman tidak menyerang negara mereka. Di Romania ini juga terjadi. Anak2 kulit putih Turki sekarang biasanya keturunan bangsa Eropa Timur ini yang diperbudak/dijadikan tentara Ottoman.

Dalam adegan diatas yang mengambil tempat di sebuah negara Balkan, bocah2 lelaki Kristen mengenakan seragam Ottoman baru mereka dan siap dikirim ke medan. Seorang opsir mencatat uang pajak yang masuk dan nama2 mereka. Disebelah mereka ada seorang ibu dan seorang pendeta yang memohon ampun agar anak sang ibu dibebaskan. (Dari sejarah ilustrasi abad 16, Süleymanname, tentang Süleyman the Magnificent, yang disimpan di Museum Istana Topkapi, Istanbul.)