.

Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Sejarah pedang jihad di Timur Tengah, Afrika, Eropa & Asia.

Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby ali5196 » Wed May 17, 2006 5:24 pm

http://www.historyofjihad.org/italy.html

Pada pertengahan abad ke 7, setelah menggilas Afrika Utara, obyek jihad Arab Muslim berikutnya adalah pantai Mediteran Timur guna menyerang kerajaan Bizantin dari sebelah barat. Pada saat itu Arab, yg sudah menguasai Afrika Utara dan Spanyol menganggap Sicilia langkah strategis bagi ekspansi
mereka ke bagian utara Italia dan lalu memasuki Eropa. Th 830, Arab --yg ingin sekali memiliki kekuatan maritim-- mengirimkan armada ke Sicilia dan menaklukkan benteng Palermo di Sicilia yg tidak dijaga. Dgn Sicilia sbg markas, mereka mulai mengacaukan arus perdagangan di laut Mediterania, dan lebih penting lagi, berkali2 mencoba menginvasi Italia dari Sicilia.

Image
Peta Sicilia (warna hijau gambar atas)

Pertempuran Palermo

Image
Perlawanan Kristen segera dimulai utk merebut kembali pulau Sicilia. Kaum Frank mencoba merebut kembali pulau itu di abad 7 tapi gagal. Pd abad 11, perjuangan diteruskan oleh bangsa Normandia. Mereka mengirimkan ekspedisi serangan pd thn 1068 dgn hanya 60 ksatria, tetapi dgn taktik shock mereka, mereka memukul keras pasukan pemimpin Arab, Ayub ibn Temim di Pertempuran Misilmeri (ketika itu oleh Arab disebut Menzil el Emir), diluar Palermo. Ini diikuti dgn serangan utama Norman thn 1071, ketika mereka menyerang dan mengalahkan Arab di Palermo. Nama benteng ini berasal dari kata Arab ‘Balarm.’ Palermo, ketika masih merupakan bagian dari emirat Arab selama 500 tahun digambarkan sbg "kota 300 mesjid”, yg tidak lagi tersisa sekarang karena semuanya dirubah menjadi gereja.

Pertempuran Palermo merupakan perjuangan Norman di Italia yg paling penting, karena mengembalikan Sicilia kembali kedalam orbit Eropa, yg akhirnya membentuk kehadiran Italia di pusat Mediteran. Bisakah anda bayangkan kalau Italia menjadi negara Arab ? Bayangkan ! Di Palermo, Arab dipimpin oleh Ayub ibn Temim dan pihak Norman oleh pemimpin muda dan energetic, Robert Guiscard de Hauteville dan adiknya, Roger de Hauteville.

Th 1072 Palermo memiliki penduduk 100.000. Pd pagi hari, tgl 5 Januari, kavalri Robert menyerang distrik al Kasr (perbukitan yg sekarang menjadi katedral Piazza Vittoria dan Istana Norman). Beberapa Ksatria Perang Salib menyerang di al Khalesa, kawasan administrative di pantai, yg didirikan mengelilingi benteng sang emir. Pertempuran sangat sengit tapi singkat kata, mereka menang.


Pejalaran dari Pertempuran Palermo

Sicilia dijajah Muslim selama 300 tahun : dari 812 - 1071. Seluruh penduduk dipaksa masuk Islam dan tidak ada satupun gereja, entah dihancurkan atau diganti jadi mesjid. Setelah pembebasan Sicilia oleh Norman, kota itu seketika berubah sejarahnya sampai tidak ada satu Muslimpun ataupun mesjid yg tertinggal di Sicilia, Malta maupun Sardinia dan pulau2 lain di Itali yg dibawah jajahan Muslim. Kaum Norman ini spt meng-exorsis-kan pengaruh Islam secara total dan mengembalikan pulau2 itu ke tangan Paus.

Dan ingat, penduduk kota-kota Sicilia yang ditundukkan dibawah Islam menjadi dhimmi (warga negara kelas dua). Mereka yang menyerah diri tanpa ikut berperang diijinkan mempraktekkan agama mereka tapi :

- mereka harus berbusana seperti dhimmi. Bahkan rumah mereka harus ditandai sebagai rumah dhimmi;
- mereka harus membayar pajak tinggi dalam keadaan terhina (Jizyah);
- mereka tidak dapat menempati jabatan yang membawahi Muslim;
- mereka tidak boleh menikah dengan Muslim tapi Muslim boleh kawin dgn Kristen asal anak2nya jadi Muslim;
- mereka tidak boleh bangun gereja atau membunyikan lonceng gereja yang sudah ada;
- mereka tidak boleh berprosesi diluar gereja;
- mereka tidak boleh membaca Injil didekat Muslim;
- mereka tidak boleh minum anggur;
- mereka harus berdiri kalau seorang Muslim memasuki ruangan;
- mereka harus mendahulukan Muslim di jalan umum;
- mereka tidak boleh memiliki senjata;
- mereka tidak boleh menaiki kuda ataupun menempatkan sadel diatas keledai mereka;
- mereka tidak boleh mendirikan gedung yang lebih tinggi dari milik Muslim.
- wanita Kristen tidak boleh menghadiri tempat2 pemandian umum.


Pertempuran Lepanto

Image

Walaupun Sicilia tidak pernah lagi diancam secara langsung, thn 1500 Jihad Islam kembali menghantui ketika tentara Turki Ottoman mulai bergerak masuk ke Mediteran. Dng jatuhnya Konstantinopel th 1453, nafsu menjajah Eropa tetap tersimpan di benak Muslim. Prospek ini tandas di Poitiers, Palermo dan oleh Reconquista di Spain. Ottoman kini bergerak menuju Malta yg sampai saat itu merupakan pulau benteng Kristen yg damai selama 4 abad setelah dibebaskan oleh kaum Norman th 1127. Sementara itu, Malta menjadi markas para ksatria Perang Salib, atau ‘the Knights of Malta’ dan memainkan peran penting sbg titik transit bagi Salibi/Crusaders ke Tanah Suci.

Thn 1547, 1551, 1565, Turki bertubi2 melancarkan serangan sampai mereka dikalahkan secara total dlm perang maritim di Lepanto pd th 1571. Turki memiliki kebijakan membumi-hanguskan daerah pedalaman Malta, mereka membiarkan kota2 benteng dan berfokus kpd pulau Gozo dan menjual seluruh penduduk Kristen disana kedalam perbudakan, anak2 dibesarkan sbg Muslim dan dijadikan tentara bunuh diri yg dikenal dgn nama ‘Janissaries’ (‘Jan’ = hidup dan ‘Nisar’ = menyerahkan). Tahun itu pula, Turki mengusir Crusader dari Tripoli. Inilah yg semakin membulatkan tekad para Knights utk memperbaiki benteng2 pertahanan pulau Malta.

Tgl 18 Mei, 1565, tentara Ottoman Turki dan sekutu2 mereka memiliki 48,000 tentara mereka yg terbaik. Mereka menghadapi 8,000 tentara : 540 Knights; 4,000 tentara Malta; dan sisanya tentara bayaran Spanyol dan Italia. Mereka mendarat tanpa perlawanan, dan tujuan mereka pertama adalah St.Elmo. Setelah perlawanan sengit selama 31 hari, benteng itu jatuh ke tangan Turki. Karena menghadapi kampanye pemboman sengit dari pihak Turki, dibelakang tembok2 yg runtuh itu, tentara Kristen tetap bertahan sampai datangnya bala bantuan 8,000 tentara dari. Tentara Turki patah semangat karena penyakit dan semakin berkurangnya suplai kebutuhan mereka shg tidak lagi dapat bertempur secara efektif. Akhirnya mereka mundur dan tidak pernah lagi mencoba menginvasi
Bagian Mediteran tsb.

Tn 1571, Don John dari Austria memimpin armada ‘the Holy League’ (Liga negara2 Kristen), dan berpapasan dgn Ottoman Turki di perairan di mulut Teluk Patros. Don John memimpin 300 kapal. Paus sendiri yg melengkapi ke 12 ‘galley’, sebagian diberikan raja Spanyo, Filipus II.. Kontingen terbesar adalah dari Venesia.

Pasukan Turki dimpimin Ali Pasha dan diperkuat oleh pengkhianat dari Calabria, yg memeluk Islam. Namanya adalah Uluch Ali dan kini ia menjadi Bey Aljazair, sarang penyamun Muslim yg ditakuti kapal2 Kristen yg berdagang di Laut Mediteran. Don John berhenti di Lepanto; ia tahu disana Turki menunggunya dan malam tgl 6 Oktober,
Ali Pasha menggerakkan armadanya menuju mulut Teluk Patras dan armada the Holy League.

PErang yg terjadi kemudian merupakan bentrokan laut yg paling sengit dlm sejarah perang maritim. Turki, yg tadinya membentuk formasi bulan sabit, segera dipecah menjadi 3 bagian. Pusatnya, dibawah Ali Pasha, mendorong kedepan dan pecahlah bunyi meriam Don John terhdp kapal2 Ali Pasha. Lebih dari 7 galley Turki segera hancur. Tapi Turki tetap menembak dng peluru dan panah terhdp kapal2 Kristen.

Ali Pasha mencoba mendekati sisi kapal2 Kristen agar dapat menaiki kapal mereka dan disinilah terletak kegigihan legendaris tentara infantri Spanyol abad 16 & 17 dgn tembakan maupun dgn pertarungan pedang. Don John lalu memberi perintah utk menaiki kapal Ali Pasha. Dlm pertempuran berdarah yg penuh dgn jeritan dan bau mesiu ini, tentara Spanyol menembus ke galley Turki 3 kali. 2 kali mereka dihantam mundur tetapi akhirnya mereka berhasil mengalahkan Turki dan Ali Pasha yg terluka DIPENGGAL DITEMPAT. Dgn mencontoh cara Turki, tentara Kristen menancapkan kepalanya
keujung tombak agar orang Turki dapat melihatnya dan bendera Ottoman yg belum pernah kalah dalam perang diturunkan dari tiang. Muslim kemudian mengundurkan diri, merasakan pahitnya dendam tentara Kristented Spanyol.

Pelajaran Pertempuran Lepanto

Kristen mulai belajar dari kesalahan masa lalu. Jangan bernegosiasi dgn Muslim. Pilihannya adalah perang, lari atau mati. Kesalahan pertama yg dilakukan Rodrigo di Spanyol ketika menghadapi Muslim Jihad pertama thn 711 adalah, ia mencoba merundingkan keselamatannya, tapi ia kemudian dikhianati dan lehernya digergaji sampai putus kepalanya dan diasungkan kpd tentara Spanyol di pertempuran di sungai Guadalete. Kaum Kristen tidak pernah melupakan ataupun mengampuni pihak Muslim. Jadi, pengampunan juga tidak lagi dianggap sbg hal bijaksana kalau ini menyangkut perang antara salib dan bulan sabit.

Kristen juga memahami taktik licik Muslim dan memanfaatkan taktik yg sama ini terhdp musuh biadab mereka ini. Terlepas dari keberanian mereka, taktik yg mengunci kemenangan adalah tindakan PEMENGGALAN KEPALA LAWAN. Ini praktek2 nista, tidak beradab dan melawan ajaran Kristen, tapi Muslimlah yg memperkenalkannya ke Eropa dan Kristen, mau tidak mau, harus membalas musuh dgn taktik yg sama. (Hanya dgn cara itu, musuh mengerti.)

Akibat pertempuran ini juga, utk pertama kalinya selama beberapa abad, Turki tidak memiliki armada. INi juga memungkinkan kekuatan2 armada Eropa utk melebarkan sayapnya ke benua Amerikas, Australia, Afrika dan Asia.

Setelah Lepanto, Jihad terakhir dimulai lagi 100 tahun kemudian di Vienna th 1683, yg juga mengakhiri utk selama2nya upaya Turki utk menjajah Eropa. Kekuasaan Muslim oleh karena itu hanya terbatas pada kawasan Balkanm dimana akar2 Islam belum dicabut total saat tentara Kristen membebaskan kawasan itu antara thn 1850 - 1920. Liberalisme barat malas belajar dari sejarah shg efeknya terjadi di Mostar dan kota2 lain di Balkan yg menyaksikan pembantaian Muslim-Kristen. Liberalisme memang ideal tetapi tidak dapat diterapkan pada Muslim yg ajarannya memang haus darah.

Ini pelajaran yg diserap Serbia dan Kroasia pd th 1990an. Dimanapun Muslim datang, disitulah mereka cekcok dgn penduduk asli. Cekcok dan perselisihan menjadi ciri khasnya, bahkan kalau tidak ada non-Muslim, mereka cekcok antar sesama. Demikianlah warisan sifat perang Islam yg dihadiahkan kpd dunia modern.
Last edited by ali5196 on Sat Nov 20, 2010 3:55 am, edited 2 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby Abigail_Cohen » Wed Jan 14, 2009 2:38 pm

Yah, mau bagaimana lagi.... namanya juga bangsa yang kelakuannya seperti keledai liar #-o
Abigail_Cohen
 
Posts: 66
Joined: Thu Sep 25, 2008 7:28 pm

Re: Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby F-22x » Wed Jan 14, 2009 9:23 pm

Titip bookmark dulu ya. :rolleyes:
F-22x
 
Posts: 783
Joined: Tue Sep 09, 2008 9:07 am

Re: Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby wong_ageng » Wed Jan 14, 2009 9:47 pm

Di dalam artikel tsb. dikatakan pasukan Kristen mencontoh kebiadaban muslim, bahkan memenggal kepala pimpinan muslim. Saya heran, apa gunanya kampanye cinta kasih tetapi selalu dilanggar karena alasan mencontoh kebiadaban musuh. Kalau dalam keadaan damai mah normal berkampanye cinta kasih, tetapi ketika perang? Yah biadab-biadab juga. Saya khawatir "Yesus" tambah sengsara menanggung beban dosa hamba-hambanya yg sama beringas atau bahkan melebihi musuhnya. Menurut saya ajaran cinta kasih tidak operable, gagal total menghadapi realitas.

Kemudian, pertanyaan berikutnya, apa manfaat agama Kristen atas kemajuaan Sicilia? Apakah sebelum muslim "si penjajah" datang kota ini sangat makmur dan maju?

Untuk pertanyaan tsb. saya akan memajukan artikel dari sudut pandang lain, ternyata kedatangan kaum muslimin justru memberikan manfaat atas kemajuan kehidupan Sicilia.

Palermo (Balarm) Kota 300 Masjid
-----------------------------------------
''Kota dengan 300 masjid.'' Begitulah penjelajah Arab terkemuka, Ibnu Hawqal menggambarkan suasana Palermo, ibu kota Sicilia yang berada di wilayah Italia selatan pada tahun 972 M. Dalam catatan perjalanannya, Al-Masalik wal Mamlik, Ibnu Hawqal mengaku tak pernah menemukan sebuah kota dengan jumlah masjid sebanyak itu, sekalipun luasnya dua kali lebih besar dari Palermo.

Pada saat yang sama, pelancong Muslim kondang itu juga menyaksikan kehebatan University of Balerm - sebuah perguruan tinggi Islam terkemuka di kota Palermo, Sicilia. Hampir selama tiga abad lamanya, umat Muslim di era keemasan berhasil mengibarkan bendera kejayaan dengan peradabannya yang terbilang sangat tinggi di wilayah otonomi Sicilia.

Dari wilayah itulah, ilmu pengetahuan yang dikuasai umat Islam ditransfer ke peradaban Barat. Pengaruh Islam begitu besar dalam peradaban masyarakat Sicilia. Selama tiga abad berada dalam kekuasaan Islam, kawasan Sicilia pun berkembang menjadi pusat peradaban dan perniagaan. Sicilia pun sempat menjadi salah satu wilayah primadona di benua Eropa. Islam bersemi di Sicilia sejak 15 Juli 827 M. Ketika itu, pasukan tentara Dinasti Aghlabid di bawah kekuasaan Ziyadat Allah I berhasil menaklukan dari kekuasaan Bizantium. Dinasti Aghlabid merupakan sebuah kekhalifahan Muslim Arab yang menguasai Ifriqiyah meliputi Aljazair, Tunisia dan Tripoli.

Dinasti yang berkuasa dari tahun 800 M hingga 909 M itu berpusat di Tunisia. Diperkuat 10 ribu pasukan infanteri, 700 pasukan berkuda serta 100 armada kapal, pasukan Muslim di bawah komando Asad Ibnu Al-Furat (70 tahun) berhasil mengkandaskan kekuatan Bizantium dalam pertempuran di dekat Mazara. Serangkaian pertempuran demi pertempuran dilalui pasukan Dinasti Aghlabid hingga akhirnya satu per satu kota di Sicilia sepenuhnya berhasil dikuasai umat Islam.

Secara resmi, kota Palermo ditaklukan umat Islam pada tahun 831 M. Sedangkan, Messina dikuasai pasukan Muslim 12 tahun berikutnya. Sejak wilayah Enna berhasil direbut dari Bizantium pada 859 M, provinsi Sicilia sepenuhnya berada dalam genggaman umat Islam. Di bawah kekuasaan umat Islam, Sicilia menjadi provinsi yang multietnis.

Beragam suku dan etnis, seperti orang Sicilia, Arab, Yahudi, Barbar, Persia, Tartar, Negro berbaur dalam toleransi dan keharmonisan. Tak ada pembantaian terhadap penduduk yang beragama Nasrani. Penduduk Sicilia yang beragama Nasrani dilindungi dan dihormati kebebasannya dalam menjalankan aktivitas peribadatan.

Penguasa Muslim hanya membebankan pajak kepada penganut agama Nasrani. Hak milik dan usaha mereka dilindungi penguasa Muslim. Pun demikian terhadap warga Yahudi yang berada di kawasan kota pantai. Penguasa Muslim menghormati hak hidup dan melindungi kebebasan umat beragama lain dalam menjalankan ibadah.

Sejak berada dalam kekuasaan Islam, Sicilia menjelma menjadi salah satu pusat peradaban di Eropa, setelah Kordova. Bangunan masjid yang tersebar di seluruh kawasan Sicilia tak hanya menjadi tempat beribadah semata. Masjid-masjid itu juga berfungsi sebagai sekolah -- tempat bersemainya benih peradaban dan ilmu pengetahuan.

Di bawah kekuasaan Islam, Sicilia memiliki universitas Islam terkemuka. Sekolah-sekolah di wilayah itu dilengkapi dengan asrama siswa dan mahasiswa. Tak heran, bila begitu banyak remaja dan anak muda dari berbagai penjuru Eropa menimba ilmu di sekolah dan universitas Islam di Sicilia.

Penjelajah Muslim, Ibnu Jubair, memberi sebuah kesaksian tentang kemajuan yang berhasil dicapai penguasa Muslim di Sicilia. Dalam buku perjalanannya, Ibnu Jubair, melukiskan kemajuan pesat yang dicapai Palermo, ibu kota Sicilia. ''Palermo adalah sebuah kepulauan metropolis yang mengkombinasikan kekayaan dan kemuliaan. Sebuah kota kuno yang elegan,'' papar Ibnu Jubair.

Bahasa Arab pun menjadi bahasa pengantar masyarakat Sicilia. Ibnu Jubair menyaksikan wanita dan pria Kristen pun sehari-hari berbicara dengan bahasa Arab. Kehadiran Islam di Sicilia seakan menjadi berkah bagi masyarakatnya. Perekonomian Sicilia menggeliat setelah berada dalam kekuasaan umat Islam. Industri tekstil tumbuh pesat di era kejayaan Islam di salah satu wilayah otonomi negeri Spagheti itu.

Industri kerajinan pun tumbuh dan berkembang pada saat itu. Kehadiran Islam di tanah Sicilia juga memberi pengaruh yang besar terhadap bidang pertanian. Para petani dan sarjana Muslim memperkenalkan teknik-teknik baru pertanian serta benih tanaman yang unggul. Akibatnya, roda perekonomian ekonomi lokal bergerak begitu cepat.

Buah jeruk merupakan komoditas agrobisnis terkemuka yang dihasilkan para petani Sicilia. Penguasa Islam juga memperkenalkan dan mengembangkan saluran irigasi di wilayah itu. Teknologi pertanian yang diwariskan umat Islam itu tetap digunakan masyarakat Sicilia, sekalipun umat Islam tak lagi berkuasa di wilayah itu.

Periode kekuasaan Islam di Sicila merupakan tahap awal revolusi perdagangan di abad pertengahan. Pada era itulah masyarakat Sicila merasakan kemakmuran dalam pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat. Akhir abad ke-10 M, sejarawan bernama Udovitch menjelaskan betapa Sicilia telah menjelma menjadi pusat perdagangan di dunia Mediterania. Kawasan itu bersama Tunisia menjadi persimpangan rute perdagangan.

Kafilah dari Sijlimasa, selatan Maroko membawa beragam komoditas dari Afrika dan Maroko untuk dijual ke palermo dan Mazara. Sicilia menjadi jembatan perdagangan antara Muslim di Timur dengan Muslim di Barat. Akhir abad ke-10, Sicila menjadi produsen utama kain sutera. Pada era itu, Sicila sudah mulai menggunakan koin emas atau ruba'ya yang benilai seperempat dinar. Mata uang itu sungguh bernilai di kota-kota perdagangan lain seperti Mesir, Suriah dan Palestina.

Sayangnya, kekuasaan umat Islam di Sicilia harus berakhir pada tahun 1061 M. Kekuatan umat Islam yang lemah dimanfaatkan bangsa Normandia. Sejak itu, dominasi Islam pun lenyap dari bumi Sicila. Meski begitu pengaruh dan peradaban yang diwariskannya masih tetap dapat disaksikan hingga sekarang.

.....
wong_ageng
 
Posts: 33
Joined: Fri Apr 18, 2008 1:59 pm

Re: Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby jadilah_Bijaksana » Sun Nov 08, 2009 5:20 am

Abigail_Cohen wrote:Yah, mau bagaimana lagi.... namanya juga bangsa yang kelakuannya seperti keledai liar #-o


yang mana,siapa?
jadilah_Bijaksana
 
Posts: 148
Joined: Sat Oct 17, 2009 9:31 pm

Postby ali5196 » Sat Nov 20, 2010 3:09 am

Image
http://crombouke.blogspot.com/2010/01/s ... mands.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Otranto

Tahun 1480, pasukan Islam dibawah Muhammad II menyerang kota OTRANTO, di Italia Selatan. Dari ke 22.000 penduduk yang tinggal di kota itu, 12.000 diikat, disiksa dan dibantai secara masal. Muslim membunuh setiap pendeta yang bisa mereka temukan. Disebuah lembah diluar kota itu, yang sampai sekarang dikenal dengan nama Lembah Martir (Minerva), mereka memenggal paling sedikit 800 orang yagn menolak masuk Islam, termasuk uskup kota tsb. Diperlukan waktu satu tahun untuk membebaskan Otranto dari Muslim2 biadab. Setelah mereka diusir, para Salibi menemukan ke 800 tengkorak kepala ini dan memasangnya di altar katedral kota itu. Lihat foto diatas. Anda bisa mengunjungi katedral itu dan melihatnya sendiri.

Image
http://www.environmentalgraffiti.com/fe ... walls/9100

Image
http://www.otrantopoint.com/i-martiri-di-otranto.html
http://www.otrantopoint.com/la-chiesa-d ... rtiri.html
Last edited by ali5196 on Sat Nov 20, 2010 4:26 am, edited 3 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby ali5196 » Sat Nov 20, 2010 4:08 am

wong_ageng wrote: Menurut saya ajaran cinta kasih tidak operable, gagal total menghadapi realitas.

SETUJU !Sayang Kristen tidak sebuas Muslim. Kalau Kristen sebuas atau lebih buas dari Muslim, Islam tidak dapat berkembang dan dunia jauh lebih aman.


Kemudian, pertanyaan berikutnya, apa manfaat agama Kristen atas kemajuaan Sicilia? Apakah sebelum muslim "si penjajah" datang kota ini sangat makmur dan maju?

Sicila SUDAH makmur sebelum datangnya Islam ! Itulah alasan Muslim menyerangnya. Emangnya Muslim pernah mau menyerang kota yg isinya keledai doang dan tidak memiliki barang2 berharga yang bisa dijarah ? Ingat bahwa nabi Muhammad adalah satu2nya nabi yang diberi hak untuk menjarah.

... ternyata kedatangan kaum muslimin justru memberikan manfaat atas kemajuan kehidupan Sicilia.

Seperti gua bilang diatas: tanpa Muslimpun kotanya sudah maju. Muslim hanya membawa kesengsaraan. Kalau Muslim mau maju, kenapa gak bangun Mekah dan Medinah sebagai pusat2 budaya dan pengetahuan ? Kenapa harus serang dan jajah negara orang lain yg sudah maju dan membantai penduduk dan lalu menyombongkan diri sebagai pembawa kemajuan bagi Sicilia dan bagian2 lain yg diancurin Muslim ? Lihat tuh Mesir sebelum dijajah Muslim. Dulunya jaya, sekarang DODOL !
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon May 13, 2013 3:50 am

PAUS MENGKANONSISASI MARTIR2 OTRANTO dan mengatakan KRISTEN MASIH MENGALAMI PENGANIAYAAN
http://news.yahoo.com/pope-proclaims-fi ... 17305.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Martyrs_of_Otranto



Image
Vatican May 12, 2013: Paus setelah Upacara Kanonisasi bagi Martir2 Otranto

VATICAN CITY (Reuters) - Paus Francis mengkanonisasi 800 orang Italia yang dibunuh di abad 15 karena MENOLAK ISLAM dan mengatakan, dijaman inipun Kristen masih dianiaya karena kepercayaan mereka.

Ke-800 martir dibunuh thn 1480 pada serangan Otranto, di kawasan tenggara Adriatik, oleh TENTARA OTTOMAN TURKI YG MEMPORAK-PORANDAKAN KOTA tsb, membunuh sang uskup dan memberikan pilihan kpd warga utk menyerah & masuk Islam atau mati. Ketika mereka menolak, panglima Ottoman memerintahkan PEMENGGALAN KEPALA semua lelaki mulai dari usia 15.

"Sementara kami menghormati Martir Otranto, kami memita Tuhan agar menguatkan Kristen yang diberbagai bagian dunia sekarang, masih menderita karena kekerasan, dan memberikan mereka kekuatan agar tetap setia dan membalas kejahatan dengan kebaikan,'' kata Francis kpd lebih dari 70.000 orang di lapangan St. Peter. Ia tidak menyebut nama2 negara tsb, tapi pihak Vatikan sudah menyatakan kekhawatiran mendalam atas nasib Kristen di bbrp bagian TImur Tengan, termasuk kaum Koptik di Mesir.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: Bagian 8 : Jihad vs Italia 830M

Postby Kibou » Mon May 13, 2013 3:48 pm

ali5196 wrote:"Sementara kami menghormati Martir Otranto, kami memita Tuhan agar menguatkan Kristen yang diberbagai bagian dunia sekarang, masih menderita karena kekerasan, dan memberikan mereka kekuatan agar tetap setia dan membalas kejahatan dengan kebaikan,'' kata Francis kpd lebih dari 70.000 orang di lapangan St. Peter.


Amin. Semoga warga dunia tidak lagi menutup diri terhadap wajah asli agama "damai".
User avatar
Kibou
 
Posts: 1359
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free


Return to Resource Centre: Sejarah INVASI JIHAD



Who is online

Users browsing this forum: No registered users