.

PELECEHAN SEKSUAL atas Muslimah gara2 Busana

PELECEHAN SEKSUAL atas Muslimah gara2 Busana

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 5:26 pm

Last edited by ali5196 on Fri Jul 06, 2012 7:53 pm, edited 3 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 5:32 pm

jadi-muslimah-karunia-atau-ketiban-duren-t567/

MUSLIM MEMPERLAKUKAN MUSLIMAH SPT RATU ?? :lol: :lol:
http://www.themodernreligion.com/women/ ... ms_sis.htm

Ini adalah kumpulan pengakuan para Muslimah yg dilecehkan secara seksual atau bahkan diperkosa SESAMA MUSLIM !! Kalau kau juga ingin mengutarakan uneg2mu, tulislah dlm bahasa Inggris ke [email protected].

-------------------------------
Assalamu alaikum,

Ini topik yg ingin didiamkan oleh kebanyakan dari kita (Muslim), tetapi saya percaya ini harus ditangani secara serius.

Muslimah sering diganggu oleh Muslim, baik di Mesjid, di pertemuan Muslim dan di madrasah2. Dan masyarakat kami ngontal ngantil BISU SERIBU BAHASA.

Ya, kita bisa saja bersikeras bahwa inilah alasannya Kalif Omar (raa) melarang agar wanita pergi ke mesjid, tetapi di negara kafir tempat kami tinggal ini kami (dan anak2 kami) kurang mendapatkan akses kpd masyarakat Islam, apalagi bagi kebanyakan wanita Muslim yg hidup tanpa suami.

Baru2 ini, teman saya, wanita tanpa suami dan ibu dua anak lelaki dan berbusana sesuai dgn persyaratan Islam, dibuntuti oleh Muslim gatal yg sudah menikah. Ia sudah menegaskan pada si lelaki bahwa ia tidak interes, tapi eeehhhh ... si Mukmin ini tetap aja mengajaknya ngobrol, menelponnya dan menyuratinya berkali2. Saking frustrasinya, wanita itu melaporkan kelakuannya dgn menunjukkan surat2 itu kpd Imam di mesjidnya.

Hasilnya ? NOL BESAR. Malah isteri si Mukmin gatal itu MENYERANG secara fisik teman saya itu, didepan anak2nya pula dan justru menuduh teman saya itu mengejar suaminya.

Gila nggak ? Ini juga bukan satu2nya insiden. Saya sendiri mengalami pelecehan seksual dan banyak Muslimah enggan menceritakan pengalaman mereka, kalau tidak dipaksa dulu.

Pertanyaan saya adalah, apakah kita (Muslimin) tetap akan bungkam seribu bahasa atau akan melakukan sesuatu ?

Teman saya itu akhirnya berhenti pergi ke mesjid tsb. Tetapi bgm nanti kalau ia diganggu di mesjid lain ? Dan di mesjid berikutnya ? de es te ... de es te ?? Bgm ia bisa membesarkan anak2nya sbg Muslim? Bgm kedua anak lelakinya bisa diwejangi betapa pentingnya solat di mesjid kalau ke mesjid saja harga diri para ibu tidak bisa dijamin ?

Salaam,
Sisteronline
Cleveland, Ohio, USA.

------------------------------------------

Submitted: 21st March 2001
SAYA DICOLEK SAAT TAWAF

Assalaamu alaikum,

Bagi siapapun yg membaca semua komentar disini dan merasa bahwa ini semua insiden tidak lazim -- kalian memang tidak tahu apa yg sebenarnya terjadi di dalam Haram al-Sharif di Mekah ... atau saat kita beribadah Haji ... padahal kami, wanita, berada diantara kelompok se-Muhrim.

Maksud saya ... saat berdiri didalam masjid al-haram di Mekkah... tidak ada seorangpun yg bukan Muslim ... jadi siapa dong yg mencolek saya saat tawaf mengelilingi Kaabah ? Kafir ? Pikir dong, pikir !

P.S. Kpd mereka yg mengira bahwa pengalaman ini tidak perlu diudarakan dgn cara ini : kebungkaman macam itulah yg menunjukkan ketololan akan fakta, shg semakin mengakibatkan menjadi2nya kelakuan tidak senonoh terhdp sesama Mukmin. Lelaki gatal tidak akan mendapatkan ide dari membaca cerita2 ini ... percayalah, pemikiran macam itu SUDAH ADA dibenak mereka. Sudah banyak kotoran yg tersedia di media milik masyarakat MANAPUN, Muslim atau tidak -- utk mendegradasi persepsi lelaki ttg wanita.

Ma'assalaamah,
Your sister

----------------------------------

Submitted: 9th Feb 2000
HADAPI MASALAH INI LANGSUNG, SEKARANG JUGA !

Salaam Alaikum,

... Saya sendiri mendengar cerita2 dari wanita2 yg mengenakan burkha/niqab, utk menyembunyikan diri dari lelaki Muslim yg suka bergerombol didepan pintu masuk wanita di masjiid.. astigfurAllah... :finga: :finga: :finga:

------------------------------------
Last edited by ali5196 on Fri Jul 06, 2012 5:47 pm, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 5:41 pm

INDONESIA:
jadi-muslimah-karunia-atau-ketiban-duren-t567/page20.html
http://revolusihidup.blogspot.com/2006/ ... -baru.html

Thursday, April 27, 2006
Pelecehan Seks Model Baru?

Kisah ini didapat dari seorang teman. Sebuah pengalaman memilukan. Kadang membuat saya menyesal dilahirkan sebagai perempuan.

Kemarin, 27 Maret 2006, seperti biasa saya pulang dari kerja di RSCM naik bus patas pulang ke kota. Kebetulan duduk agak depan kanan. Kira2 di dekat Kwitang, saya yang lagi ngantuk2 kaget mendengar kegaduhan di baris belakang. Semua penumpang menengok ke belakang. Ternyata ada 2 orang bapak2 yang sedang marah2 dan ngamuk terhadap 3 orang wanita yang duduk bersama di belakang.

Ketiga wanita ini masih muda, sekitar 25 tahun, duduk bertiga dengan dandanan mahasiswi, berkaus lengan pendek dengan celana jeans. Kedua orang yang ngamuk ini berusia sekitar 40 dan 50 tahun, berbaju jubah putih panjang bercelana kain longgar, berkumis dan berjenggot lebat dan menggunakan pici dan surban.


Mereka marah besar dan menuduh ketiga wanita yang duduk ini melakukan porno-aksi dan membuka aurat mereka, menyebabkan banyak pria melakukan dosa, dll. Sambil memarahI mereka dengan campuran bahasa Indonesia-Arab dengan amat kasar dan tak pantas. Terus menerus mengatakan murtad muted dan pujian pada ALLAHUAKBAR.

Mereka akhirnya mengusir ketiga wanita ini di sekitar tugu tani ke luar bus. :finga: :finga:
Last edited by ali5196 on Fri Jul 06, 2012 7:54 pm, edited 2 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 5:43 pm

Yg terjadi di INdonesia diatas juga terjadi di TURKI
turki-wanita-tidak-bertudung-dihadang-muslim-naik-bis-t49279/

Image

Yağmur Yılmaz, 21, mengatakan, hari Minggu itu ia meninggalkan rumahnya ke tempat kerjanya, mengenakan celana jogging dan T-shirt. Yılmaz mengatakan, ia berhenti disebuah tempat perhentian bis di distrik Edirnekapı. 15 lelaki bersorban dan bercelana banjir serta wanita berburqa megnhadangnya dan mengatakan ia tidak boleh naik bis tsb. Yılmaz menjawab bahwa mereka tidak berhak melarangnya, tapi para wanita dlm grup itu mengatakan, "Kami akan melakukan dosa jika kau naik bis ini, kau-lah yg membuat kami sampai berdosa."

Para lelaki dlm bis itu juga mengganggu Yılmaz, sambil mengatakan: "Dasar cewek (murahan). Knp kepala elu tidak ditudung? Memalukan!"
Last edited by ali5196 on Fri Jul 06, 2012 7:54 pm, edited 2 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 5:50 pm

IRAN: JILBAB TIDAK MENJAMIN KESELAMATAN DARI PELECEHAN SEKSUAL !!


Image
RAZZIA busana islamiyah di IRAN
http://abovethewall2.blogspot.com/2006_ ... chive.html
Saturday, October 28, 2006

Kapan orang akan mengerti bahwa tidak ada satupun yg baik yg dihasilkan sebuah ideologi yg mengasumsi bahwa lelaki hanya binatang yg tidak mampu mengontrol birahinya dan wanita adalah harta benda. Di Iran : setelah memaksakan jilbab, masyarakat menjadi semakin kejam dan bengis terhdp wanita. Bacalah blog2 wanita2 Persia dan setiap hari kau mendengar keluhan dan kebencian mereka, ttg bgm mereka dihina, diganggu dsb dsb, karena mereka semua dianggap sbg calon2 WTS.

Bahkan saya melihat bgm seorang wanita yg hamil 9 bulan yg sedang menunggu taxi diganggu seorang pengendara yg menawarkannya uang utk tidur dgnnya. Ini bahkan terjadi pada saya sendiri, berkali2 ! Mereka yg masih mengingat jaman Syah mengatakan bahwa pelecehan2 macam ini belum pernah mereka saksikan. Tapi sekarang, baru lihat chador yg ditiupkan angin saja lelaki udah blingsatan!
Last edited by ali5196 on Fri Jul 06, 2012 7:57 pm, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 6:15 pm

Sementara itu di LIBYA: dengan naiknya Islamis di tampuk kekuasaan, menggantikan pemimpin2 yg sekuler, wanita2 semakin muak dicolak-colek di jalanan!

Image
Maret 2012: http://www.reuters.com/article/2012/02/ ... 3720120215
Wanita Libya kini mengeluh krn sering dilecehkan secara reguler di LIBYA ORDE BARU ini dimana Muslim fanatik bebas menyebarkan pandangan mereka. Mereka yg tidak mengenakan tudung Islamiah akan dicerca, diserang secara fisik dan malah dibunuh.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 6:26 pm

ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 7:51 pm

samira-ibrahim-gadis-paling-berani-di-mesir-t47641/

Image
”Sejak pecahnya revolusi, kaum perempuan tidak hanya diintimidasi secara seksual, yang memang sudah dari dulu ada di Mesir, tetapi juga ditekan oleh penguasa zalim serta kaum Muslim,” ungkap Samira.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Fri Jul 06, 2012 9:19 pm

ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: PELECEHAN SEKSUAL atas Muslimah gara2 Busana

Postby suseno » Mon Jul 09, 2012 2:12 am

Mematahkan argumen Muslim yang berkata di negara-negara muslim yang wanitanya berjilbab terjadi sedikit kasus pelecehan seksual
User avatar
suseno
 
Posts: 675
Joined: Tue May 03, 2011 2:19 am
Location: Mossad

Re: PELECEHAN SEKSUAL atas Muslimah gara2 Busana

Postby penebas_bulan » Mon Jul 09, 2012 11:52 am

Image

lha model aulohnya aja kaya vagina gini, pengikutnya jelas para maniac selangkangan :rofl:
User avatar
penebas_bulan
 
Posts: 608
Joined: Fri May 04, 2012 10:06 am
Location: Depan CPU liat kedunguan moslem

Postby ali5196 » Sun Aug 26, 2012 3:51 am

Image
JIlbab tidak melindungi wanita dari Pelecehan Seksual!
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed May 15, 2013 2:09 am

MESIR: AKTOR BERBUSANA SBG WANITA MERASAKAN PELECEHAN SEKSUAL
10 May 2013
http://www.trust.org/item/2013051004593 ... ource=shtw


Image
http://news.yahoo.com/egyptian-man-disg ... 24573.html

Sebuah program TV Mesir memfokus pada pelecehan seksual wanita dgn aktor lelaki berbusana Muslimah yg ingin tahu betapa parahnya pelecehan seksual di jalan2 di Kairo.

“Awel el Khayt” - atau ''Jalur Benang'' - adalah serial 7 episode yg merupakan kerjasama antara Belail Media Production & Consulting and Egyptian TV network ONTV.

Dlm episode 30 menit berjudul 'Pelecehan Seksual di Mesir', aktor Walid Hammad ingin merasakan pelecehan seksual yang dialami wanita2 Mesir dgn menelusuri jalan2 di Kairo, berpura2 sbg Muslimah, baik berjilbab maupun tidak berjilbab. Ia ingin tahu apakah jilbab melindungi wanita dair godaan. Tapi ternyata tidak.

Suatu kali, ia diikuti mobil2 mewah dengan lelaki2 berbusana perlente dan mencoba merayunya agar masuk mobil mereka. Pada kesempat alain, ia diikuti seorang lelaki yang menawarinya agarmau meniduri temannya disebuah kamar hotel.

''Saya sadar bahwa berjalan di jalan umum saja merupakan hal yang sangat berat, baik secara jasmani maupun secara psikis. Wanita nampaknya diserang dari segala sudut,'' kata Hammad. ''Ini memang pengalaman yang membuka mata saya,'' katanya.

Pelecehan seksual memang sebuah hal yang endemik, lama, sangat kontroversial dan sensitif di Mesir. Insiden2 serangan seksual terhdp wartawan2 wanita AS bbrp tahun belakangan ini menyorotkan fenomena ini pada panggung dunia.

Kata produser program ini, ''Wanita2 kita mengalami pelecehan seksual sehari2 di jalan, bis umum, tempat kerja, tapi masyarakat hanya berdiam saja. Dan pihak lelaki malah menyalahkan wanita karena 'berbusana provokatif.'''

Kata Aly, alasan2 pelecehan seksual ini memang kompleks, tapi pada dasarnya ini akibat 'pengangguran, kemiskinan, rendahnya kemungkinan menikah, internet, pornografi dan wanita2 yg mendobrak tradisi sbg istri dan ibu.' Tapi, katanya, alasan2 diatas bisa menjelaskan fenomena ini secara komprehensif.

“Kami sadar, kami tidak bisa menemukan akar alasannya, tapi paling tidak film ini mendobrak mitos. Dari pengalaman kami, para pelaku pelecehan kebanyakan menikah, baik kaya maupun miskin, dan baik wanita yang berhijab maupun berniqab mengalami pelecehan dalam frekwensi yang sama.''

Malah mereka mendapatkan kasus dimana seorang kakal lelaki secara tidak sengaja melecehkan secara seksual ADIKNYA SENDIRI! :supz: :supz:

''Film kami mendobrak tabu sosial shg memang sulit mencari wanita yang bersedia mengungkapkan pengalamannya,'' katanya.

Salah seorang wanita yang menyeret pelaku pelecehan ke pengadilan sampai si pelaku dihukum, mengatakan bahwa ia ditekan agar menarik tuntutannya dan akhirnya ia diancam keluarganya dgn ancaman menyiramnya dng air keras pada wajahnya. Bahkan mereka yg bersimpati mengatakan, ''Bgm nanti kau akan ketemu jodoh kalau semua orang tahu bhw kau pernah jadi korban pelecehan seksual?'' :supz: :supz:
Last edited by ali5196 on Wed May 15, 2013 3:15 am, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed May 15, 2013 2:18 am

Cairo sex attack victims reveal horrors of Tahrir Square gangs
22 Feb 2013 03:20 PM
By Maria Caspani
http://www.trust.org/item/20130222152000-43t2m/

Image
The accounts of women sexually assaulted during protests in Egypt’s Tahrir Square are horrific not just for their sheer brutality but for the apparent level of organisation among huge gangs of assailants.

The degree of premeditation was revealed this week when state-run Ahram Online reported shocking details of mob assaults in the Cairo square where the country’s uprising began two years ago.

“All I remember is hands all over my body, grabbing under the layers of pullovers I was wearing, touching my breasts, opening my bra,” Ahram Online quotes an unidentified woman as saying.

“More hands on my back and legs, my trousers being pulled down … my empty hand tried to pull my trousers back up when I felt fingers inside my butt and shortly after in my vagina,” said the woman who reported her attack to the activist group OpAntiSH.

Finger-rapes appear to be common during attacks on women protesters in Cairo.

They are part of a recurrent pattern the Egyptian news site called the “circle of hell”. A mob of 200 or more men forms two lines and advances through the square, in search of one or two isolated women. Once the “preys” have been singled out, the group surrounds them, locking them inside a three-line human circle.

“The men in the circle immediately surrounding the woman begin to strip the girl, the second circle includes men who claim that they are helping the girl (while) the third circle try to distract the people in the square from what is happening,” Hatem Tallima, an activist and member of the Revolutionary Socialists organisation, told Ahram Online.

As the mob gets bigger and messier, the assailants mingle with men who are genuinely trying to rescue the woman. This is meant to confuse the victim so that she can’t distinguish between who is trying to harm her and who is trying to help her.

Since the Egyptian revolution erupted on Jan 25, 2010, episodes like this have become fairly common during demonstrations and public gatherings in and around Tahrir Square, the most iconic symbol of the uprising, according to Ahram Online.

OpAntiSh, which sends activists into the square to rescue victims of sexual assaults, is one of several organisations born since the revolution– sometimes saving their lives.

It reported that, during the Jan 25 demonstrations, women were attacked with blades, some were bitten, and one woman was raped with a knife.

Hundreds marched in Cairo and outside Egyptian embassies in several countries last week to protest against sexual harassment and violence against women in Egypt. Women also gathered on Wednesday outside the office of the prosecutor general in Alexandria to protest against misogynist comments made by some high profile figures, according to the online Daily News Egypt.

Recently, some members of the Shura Council – Egypt’s upper house – made comments that were interpreted as implying that women protesters were responsible for sexual attacks on them during demonstrations, and suggested women should have designated areas to voice their discontent.

In a statement on its Facebook page, OpAntiSH strongly criticised the council’s remarks, saying they reflected “the ideologies and politics of a regime which provides apologies and political rationalisations for these heinous crimes, which in some cases constituted attempted murder”.

It also added that the attacks “lie at the surface of a deep and complicated pattern of harassment which clearly and persistently takes place during holiday celebrations and non-political gatherings”.

IMPUNITY

In its report, Ahram Online said not one arrest had been made in the numerous cases of sexual harassment and assault.

A few months ago, Heba Morayef, Egypt’s director at Human Rights Watch, told me that impunity for cases of violence against protesters - both men and women - has always been a major problem in the country.

The fact that many of the victims have reported the same pattern of attack has led some to believe that the episodes might not only be organised, but might also be a method of political repression.

The lack of investigation and prosecutions is certainly alarming. There is one positive fact though: Egyptian women are speaking out, and the attacks are widely reported in both international and national media. This suggests the overall climate is democratic enough to allow criticism.

Women are also taking practical steps to protect themselves when the state isn’t there to help. Another activist organisation, Tahrir Bodyguard, has recently launched a free self-defence course at a Cairo gym.

According to Egypt Independent, 30 women took part in the first sessions.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed May 15, 2013 3:03 am

http://www.thestar.com/news/world/2013/ ... eyond.html

When Chiao landed in Cairo in 2004, she had a postgraduate degree from Johns Hopkins University and some volunteer time for an NGO in the Palestinian Territories. Her Arabic was shaky and her future unclear. She adapted to Cairo’s crush, smog and traffic snarls with ease. But coming from the U.S. — of Chinese-German background — her calm demeanour cracked under daily harassment by men, and even young boys.

Image

“At first I thought it might be my fault,” she said. “Or just part of being a woman in Cairo. We talked about it with our girlfriends, but it didn’t go beyond that.” But working at the Egyptian Centre for Women’s Rights, she heard ever more appalling stories from colleagues.

“It would happen in the morning, at 8 a.m. One of them was followed, thrown against the wall and groped. This happened a couple of times. She was in tears.” The last straw, for Chiao, was at rush hour outside the subway. “A guy opened his pants and started masturbating while he was staring right at me. Nobody did anything. When this kind of thing happens, and people look at you as though it’s your fault, you wonder what else could happen and no one would help.”

Although Mubarak’s Egypt had the reputation of a tightly controlled police state, “there were no police unless you were part of the state. Ordinary people didn’t get protection.”

Image

Image
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed May 15, 2013 4:17 am

DENMARK: IMAM SHAHID MEHDI BILANG WANITA YANG TIDAK BERHIJAB MEMANG 'MINTA DIPERKOSA'
http://frontpagemag.com/2013/dgreenfiel ... ape-woman/

Image
Imam Mehdi

“Wanita tidak berhak dihormati kalau berjalan2 tanpa tudung. Salah MEREKA kalau mereka diserang,'' kata sang imam di Kopenhagen yang juga seorang mufti, yi juris yg menafsirkan syariah. “Ia tidak mematuhi tuannya. Ada dua ayat Quran yg memerintahkan wanita utk bertudung. Wanita membuat masyarakat bersih menjadi kotor kalau mereka keluar tanpa hijab. Mereka tidak berhak dihormati dan mereka tidak berharga spt mereka yg mengenakan hijab.''

LUCUNYA, Agustus 2012 disebuah park di Malmö, imam berusia 36 thn ini ia mengganggu seorang wanita yg sedang berjalan dgn anjingnya di park tsb. Sang imam memamerkan alat kelaminnya pada wanita tsb. :supz: :supz: :supz: Sang wanita melaporkannya pada polisi, si imam ditahan, si imam menuduh polisi rasis dan menahannya krn ia berwahajah Asia, si imam diadili dan dihukum! :rolleyes:
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed May 15, 2013 4:43 am

Sekedar Info bgm Muslim kaffah memandang wanita:


2004: Sheikh Yusuf al-Qaradawi mengatakan bahwa korban perkosaan harus dihukum kalau mereka mengenakan baju minim saat mereka diperkosa. Katanya, “Agar bebas dari kesalahan, wanita yg diperkosa harus menunjukkan kelakuan yg baik (baca: pakai jilbab).”

Muslim Gang Rapes and the Aussie Riots
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=2195
[]Setelah bersumpah pada Qur’an, lelaki yg hanya dikenal dgn sebutan MSK mengatakan kpd pengadilah bahwa ia melakukan 4 penyerangan terhdp gadis2 muda (Australia) semuda 13 karena MEREKA TIDAK BERHAK MENOLAK, KARENA MEREKA TIDAK MENGENAKAN JILBAB. Oleh karena itu, kata sang pemerkosa, “Saya tidak melakukan kesalahan apapun.”

2006: Rakyat Australia marah besar ketika sheik Lebanon, Taj El-Din Hilaly, yg tahun sebelumnya mendapat julukan Muslim Man of the Year 2005 dari pemerintah Australia, memberikan kuliah di Sydney dgn mengatakan bahwa korban2 pemerkosaan tidak boleh menyalahkan orang lain, kecuali diri sendiri. Wanita, katanya, yg mengenakan pakaian minim, mengundang lelaki utk memperkosa mereka. Pernyataan terkenalnya adalah:

If you take out uncovered meat and place it outside on the street, or in the garden or in the park, or in the backyard without a cover, and the cats come and eat it ... whose fault is it, the cats' or the uncovered meat? The uncovered meat is the problem. If she was in her room, in her home, in her hijab, no problem would have occurred."


Ia juga mengatakan, dalam hal zinah, 90% tanggung jawab adalah ditangan wanita. Mengapa? Karena wanita memiliki senjata rayuan (igraa)."
http://www.frontpagemag.com/Articles/Re ... p?ID=20646

Memperkosa Wanita Eropa yg tidak berhijab
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1673
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: PELECEHAN SEKSUAL atas Muslimah gara2 Busana

Postby scheherazade » Wed May 15, 2013 7:57 pm

Ternyata perintah Awloh SWT (yang diturunkan atas saran Umar) gagal melindungi para wanita dari pelecehan seksual.
Habis ditutupin terus sih, makanya pria-prianya jadi tambah 'gatel' karena nggak biasa liat wanita.
Tuh, di negeri kapir jalan-jalan pake bikini juga enggak dicolek.
scheherazade
 
Posts: 508
Joined: Sat Feb 02, 2013 1:19 am

Re: PELECEHAN SEKSUAL atas Muslimah gara2 Busana

Postby wongjowo » Thu May 16, 2013 1:06 am

Logika muslim kan meskipun berbuat salah, supaya tetap merasa benar maka salahkan pihak lain. Tak peduli pihak lain tersebut adalah korban ataupun tidak ada kaitannya sama sekali :green: :lol: :green:
User avatar
wongjowo
 
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?

Next

Return to Resource Centre: Kekerasan terhdp WANITA dlm Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users