Page 1 of 1

Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

PostPosted: Wed Oct 17, 2007 5:59 pm
by pod-rock
http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=36813

Rata2 dunia islam mengikuti hukum shariah atau sunnah yang dikenal sebagai “Umdat al-Salik” yang mana dibuat terpisah dari hukum2 lain dihampir seluruh negara muslim.

Dikebanyakan negara2 yang tertindas seperti Iran, Yaman, Saudi Arabia, Pakistan, Kuwait, Oman, Qatar, Palestina, Somalia, Sudan, Sierra Leone, Syria, Afghanistan, United Emirat Arab, Bengali dan Bahrain, hukum2 tentang pemerkosaan sangatlah spesifik.

Dinegara yg saya tulis diatas, utk melaporkan tindak pemerkosaan anda harus punya saksi yang melihat pemerkosaan terjadi. Tidak ada istilah tindak pemerkosaan dari hampir 99% kasus yang bisa dibawa kedepan pengadilan. Ini karena batas umur wanita yang dianggap bisa diperkosa adalah 9 tahun, ikut kebijakan Muhammad yang ngeseks dengan istri bocahnya berumur 9 tahun. Hanya pria yang mengincar anak umur kurang dari 9 tahun lalu dilaporkan ke pihak berwenanglah yang diadili tapi itu juga tidak mesti selalu dihukum.

Yang membuat saya akhirnya mengerti masalah ini adalah dengan organisasi HAM yang punya lebih dari 30.000 laporan dan lebih dari 10.000 dokumentasi mengenai isu perkosaan ini. Negara yang paling mengerikan adalah Iran dimana polisi moral malah jadi pelaku lebih dari 80% perkosaan yang dilaporkan. Tapi, laporan2 ini tidak diteruskan oleh pihak berwenang karena hukum menyatakan bahwa tindak perkosaan harus ada saksi yang langsung melihat atau keluarga siwanita sendiri yang harus melaporkannya jika korban berumur kurang dari 9 tahun, sebelum diadakan penyelidikan.

Umumnya para anggota keluarga balas dendam pada pria yang memperkosa, apalagi jika sikorban dibawah 9 tahun dan mereka2 ini jarang sekali melaporkan hal tsb. Banyak kasus pembunuhan mengacu pada pembalasan dendam atas perkosaan anggota keluarga, hal ini semacam sistem bela diri terhadap penindasan. Tragedi yang sebenarnya adalah siwanita, yang kemudian jadi korban ‘Honor Killing’ (dibunuh demi kehormatan keluarga) karena kehilangan keperawanannya, biasanya pembunuh siwanita ini adalah anggota keluarga juga.

Karena ada dibawah hukum Shariah dan Sunnah, hal ini membuat kasus perkosaan hampir tidak mungkin bisa diadili. Dalam banyak kasus, wanita dituduh melakukan penghinaan moral jika mereka melaporkan perkosaan dan biasanya hal ini akhirnya berujung dg pihak berwenang menangkap siwanita dengan tuduhan tidak bermoral atau melakukan pelacuran. Sekali saja tuduhan2 ini diterapkan pada korban pemerkosaan, maka si korban itu bisa diperkosa berulang-ulang oleh anak2 lelaki dan pria2 setempat, karena toh siwanita itu sudah dianggap tidak bermoral dan jika siwanita lagi-lagi melaporkan pemerkosaan ini maka lagi-lagi akan berujung pada tuduhan tidak bermoral dan pelacuran. Lihat saja kasus Lunina S. di Pakistan tahun 1991. Aina S di Iran 2004, Firdaus M di Bengal 2005, Makarim I. di Arab Saudi th. 2000. saya bisa menulis ribuan nama tempat dan tahun terjadinya kasus2 tersebut, tapi saya kira anda sudah bisa mengerti yang saya maksud.

Dalam kasus Aina S di Iran tahun 2004 dan Firdaus M. di Bengal th 2005 serta Makarim I. Di Arab Saudi tahun 200, para wanita itu dihukum mati karena tuduhan tidak bermoral. Yang tertua berumur 13 tahun dan termuda 10 tahun, para bocah wanita ini dilaporkan telah diperkosa dan pemerkosanya bahkan tidak pernah disebut-sebut oleh pihak berwenang. Malah para bocah wanita ini dituduh tidak bermoral karena mereka belum menikah tapi telah kehilangan keperawanan. Pihak berwajib menggantung mati mereka, hanya karena jadi korban perkosaan.

Ini sebabnya kenapa dinegara2 tsb para wanita jarang sekali melaporkan kejahatan perkosaan, karena mereka takut. Ditambah lagi ada ucapan dari ulama Sheikh Tajal-din al-Hilali yang mengatakan wanita tidak memakai Burka adalah daging tak tertutup bagi pria, HALLAAAALLLL BOOO!!, Seorang mufti di Kopenhagen menimbulkan kegemparan politik setelah secara terang-terangan menyatakan wanita yang menolak pakai kerudung itu “MEMINTA UTK DIPERKOSA”. Arshad Misbahi dari Mesjid Agung Manchester bilang, wanita barat adalah pelepasan seks bagi pria2 muslim, Al Rafee bilang: jika saya melihat sebuah tindak perkosaan terjadi, saya akan mendisiplinkan si lelaki dan memerintahkan siwanita utk dipenjara seumur hidupnya. Kenapa kau lakukan ini, Rafee? Karena jika dia tidak membiarkan dagingnya terbuka, kucing2 tidak akan mengambilnya.

Pandangan2 demikian ini diajarkan diseluruh sekolah2 muslim. Pandangan2 demikian ini tersebar diseluruh dunia muslim.

Fakta yang tidak bisa dibantah. Data yang dikumpulkan antara tahun 2000 sampai 2004.

Norway : 80% perkosaan dilakukan oleh imigran muslim. Korban berumur 6 sampai 16 tahun.

Swedia : 78% perkosaan dilakukan oleh immigran muslim atau terjadi dikomunitas muslim. Perkosaan beramai-ramai (gang rape) dikenal sering terjadi didaerah muslim kelas kambing. Korban biasanya berumur dibawah 14 tahun.

Perancis: 74% korban perkosaan dilakukan oleh pria muslim.

Holland: 63% korban perkosaan mengidentifikasi pelakunya sebagai imigran muslim.

Denmark : 85% korban perkosaan diperkosa oleh pria muslim yang mereka kenal, kebanyakan adalah immigran. Yang mengagetkan adalah umur korban antara 4 sampai 15 tahun.

Inggris: 58% perkosaan selalu melibatkan muslim atau pengikut islam.

Jerman: 81% korban perkosaan diperkosa oleh pria muslim immigran.

Italia: 52% perkosaan dilakukan oleh pria muslim.

Amerika: menurut FBI 49% semua kasus perkosaan diseluruh Amerika dilakukan oleh pria yang mengaku muslim atau dikenal termasuk gang muslim di penjara sebelumnya.

Australia : 91% kasus perkosaan dilakukan oleh pria muslim, kebanyakan imigran atau pelajar tamu.

Kanada: 52% kasus perkosaan melibatkan pria muslim

Spanyol: 52% kasus perkosaan melibatkan pria muslim

Fakta lain adalah bahwa immigran muslim menaikkan tingkat kejahatan diseluruh negara2 tempat mereka pindah antara 20% sampai 35%. Perbedaan 15% ini terjadi karena perbedaan undang2 dan hukuman ditempat imigran tsb berada. Dengan kata lain, apa yang dianggap sebagai kejahatan disatu negara bisa jadi bukan kejahatan dinegara lain.

Yang nyata adalah bahwa negara2 islam punya moral dan nilai2 yang sangat sangat rendah terhadap wanita dan HAM karena agamanya.

Kebanyakan kejahatan di Eropa adalah kejahatan karena kebencian yang dimotivasi oleh jihad religius utk mencoba mengubah Eropa menjadi dunia Muslim.

Jihad sekarang meminta para muslim di barat utk mempunyai anak sebanyak mungkin dan mendapat uang kesejahteraan dari negara tempat tinggal mereka (dg kata lain jadi pengangguran yang digaji buta, alias pengemis). Mereka ingin menjadi mayoritas dinegara tsb utk mengubah negara itu dari kristen menjadi islam dengan cara apapun yang mungkin. Perancis adalah contoh yang tepat dimana hampir terjadi perang saudara antara muslim dan kristen serta polisi pemerintah.

Jadi jika saya dengar ada muslim yang mencoba atau berkata bahwa perkosaan dan kejahatan moral lainnya hanyalah masalah yang terjadi di barat semata. Saya akan bilang DIA ADALAH PEMBOHONG TERBESAR DIDUNIA.

Fakta adalah fakta. Periksa saja yang saya tulis. Google jika mau. Anda pastilah menemukan apa yang saya tulis itu benar. Terus, tanya pemerintah2 utk memeriksa fakta tingkat kejahatan yang saya tuliskan. Itu semua apa adanya.

Para muslim pada umumnya tidak mematuhi hukum ditanah mereka tinggal. Mereka hanya patuh pada hukum yang ingin mereka patuhi.

pablo

PostPosted: Tue Jan 08, 2008 7:20 pm
by kunyiuk
kok ga bisa nahan nafsu banget sih, kan harusnya, ni harusnya yah, kalo ada cewe bugil di depan kita dan bukan istri kita ya jangan diapa2in, diliat ya gmana lagi wong di depan kita, kadang2 terjerumus ya wajar karena manusia, asal bukan maksa yah, suka ama suka.
tapi poinnya adalah kok ga bisa nahan nafsu ampe dipaksa pake2 jilbab dll, kalo pake baju sih harus sesuai dengan acara dan ga enak juga liat orang bugil berkeliaran kaya monyet, kecuali emang di nude beach ato twmpatnya org2 berbugil ria.krn enak juga loh jlan2 ga pake baju sama sekali rasanya bebas.intinya pemerkosaan itu pelanggaran HAM, apapun alasannya kecuali alasan kesehatan, misalnya si cewe bakalan mati kalo ga diperkosa, n setelah diperkosa dianya sehat dan ga merasa dianiaya, ngaco ya omongannya?ok deh say no to pemerkosaan say yes to the freedom of clothing for woman, they are beautiful in their fashion.

PostPosted: Fri May 02, 2008 10:48 pm
by ali5196
Muslimah : DIPERKOSA tapi malah DIHUKUM
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 108#330108

DIPERKOSA = BERZINAH! (HUKUM ARAB.. BINATANG!)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=23227

"Di arab tidak ada konsep pemerkosaan, korban pemerkosaan dianggap zinah. Padahal diperkosa dan berzina berbeda. Kalau diperkosa ada pemaksaan hubungan seksual, kalau berzina kan suka sama suka." ujar Salma.

Jadi, TKI wanita yang menjadi korban pemerkosaan sering dipenjara daripada dilindungi. "Karena bukti nya hamil dan jelas tidak dengan muhrim, karena kebanyakan TKI tidak punya muhrim di arab." ujar dia.

Sementara si pemerkosa, jarang ditangkap dan dijebloskan ke penjara karena tuduhan berzinah, karena perlu 4 saksi untuk membuktikannya. "Padahal tak ada pemerkosaan yang dilihat orang." kata wanita berjilbab ini.

PostPosted: Fri May 02, 2008 10:51 pm
by ali5196
JIHAD PEMERKOSAAN dinegara kafir oleh Muslim**
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=5619

Re: Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

PostPosted: Fri Jun 24, 2011 12:10 pm
by Musketeer
Bung CS, bung GD dan bung Kre-setan, bisa beri tanggapan dari sisi pandang anda untuk trit ini?

Re: Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

PostPosted: Sat Jun 25, 2011 9:05 am
by akuadalahkafir
Musketeer wrote:Bung CS, bung GD dan bung Kre-setan, bisa beri tanggapan dari sisi pandang anda untuk trit ini?


Saya juga ingin tahu cara pandang, cara berpikir dari sisi muslim :turban:

PostPosted: Sun Jul 15, 2012 10:15 pm
by ali5196
Di LEBANON, pemerkosaan 'jarang' terjadi. 1) Suami memaksakan sex terhdp istri tidak dianggap pemerkosaan.2) Pemerkosaan hanya didefinisikan sbg: penis masuk [email protected] Pelecehan seksual lainnya terhdp wanita tidak dianggap. 3) Menikahi korban pemerkosaan bisa mengurangi hukuman.
http://nowlebanon.com/NewsArchiveDetails.aspx?ID=410247

More troubling is that sexual freedom in this country is somehow equated with real freedom, neither of which Lebanese women actually enjoy. A woman cannot pass on citizenship to her husband or her children; she can’t even open a bank account for them. If a man forces his wife to have sex against her will, it’s not considered rape. Moreover, rape is strictly defined as the penis penetrating a vagina. All other forms of sexual abuse are ignored. An accused rapist can have his sentence reduced if he marries his victim. There are numerous other examples of institutionalized discrimination against women.

Re: Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

PostPosted: Mon Jul 16, 2012 9:42 am
by 1234567890
Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

karena perkosaan itu legal di negara islam

kasus perkosaan di australia, semua pelakunya yang muslim (lintah dari pakistan lebanon dan bangladesh) semua mengajukan pembelaan yang sama .... di negara mereka itu tidak dianggap sebagai perkosaan
bagi mereka jika wanita tidak dikarungin dan mau berteman dengan mereka, itu artinya wanita itu boleh di"perkosa"


kalau indonesia melegalkan narkoba, bebas impor dan expor narkoba, indonesia bisa ngeklaim kalau engga ada penyelundup narkoba di indonesia
:lol:

Re: Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

PostPosted: Mon Jul 16, 2012 9:47 am
by penebas_bulan
soalnya yg lihat adegannya selalu kurang dari 4 orang & abis diperkosa kan selalu digorok muslimahnya soalnya dianggap aib.

Jadi muslim2 happy, muslimah2 mati case closed :green:

PostPosted: Sat Dec 22, 2012 7:33 pm
by ali5196
http://chagataikhan.blogspot.co.uk/2011 ... lamic.html

Image
PAKISTAN, Juni 2011: Seorang wanita JANGAN MELAPORKAN PEMERKOSAAN TERHADAP DIRINYA KALAU IA TIDAK MEMILIKI EMPAT SAKSI – kata Munawar Hassan (foto atas), Amir Jamaat-e-Islami, dalam wawancara berbahasa urdu (Hindi). Kenapa? Karena hukumannya berat: hadd (perajaman sesuai dgn sunnah) atau tazir (hukuman yg lebih ringan, yg tidak terdapat dlm Quran) spt penjara 10 thn (tidak kurang dari 4 thn dan tidak lebih dari 25 tahun) DAN dipecut 36 kali DAN dikenakan denda !

Re: Mengapa tidak ada PEMERKOSAAN di negara2 Islam

PostPosted: Sun Dec 23, 2012 12:07 am
by Mohmed Bin Atang
Beda dengan negara sekuler dan negara maju, negara Islam jarang melakukan pencatatan kasus-kasus kejahatan apalagi kasus pemerkosaan, sering terjadi tapi nggak ada datanya...

PostPosted: Tue Jan 22, 2013 2:37 am
by ali5196

Re:

PostPosted: Tue Jan 22, 2013 1:10 pm
by keeamad
ali5196 wrote:http://chagataikhan.blogspot.co.uk/2011/10/pakistani-mullahs-insult-islam-islamic.html

Image
PAKISTAN, Juni 2011: Seorang wanita JANGAN MELAPORKAN PEMERKOSAAN TERHADAP DIRINYA KALAU IA TIDAK MEMILIKI EMPAT SAKSI – kata Munawar Hassan (foto atas)!


Kriteria 4 saksi:
1. Semua pria muslim dewasa
2. Mereka Menyaksikan secara langsung dan dlm waktu yg bersamaan pertemuan ke dua kelamin tsb
3. Mereka mau menjadi SAKSI

SO, kalo ada ANAK GADIS YG DIPERKOSA DIPERKOSA DI DEPAN IBU BAPAKNYA,
ATAU ISTRI YANG DIPERKOSA DI DEPAN SUAMINY,
tidak ada kasus PERKOSAAN MNURUT SYARIAH ISLAM ....

(pantasan hakim muhammad KEBERATAN MENGHUKUM MATI PRIA PEMERKOSA, TAPI DALIHNYA MENGATAKAN KALO YG PEREMPUAN JUGA TURUT KEENAKAN SAAT DIPERKOSA .... )
Dasar otak kalah MUSLIM power sama otong yg 30x onta arab,
YA BEGITULAH ....