.

Mengritik Islam di Indonesia: bahaya ?

Pelanggaran HAM terhadap sesama umat Muslim, kemiskinan dan keterbelakangan yang disebabkan oleh Islam dan penerapan Syariah Islam.

Mengritik Islam di Indonesia:

a) bisa dikroyok masyarakat
176
68%
b) bisa kehilangan pekerjaan
4
2%
c) bisa diseret ke pengadilan
41
16%
d) tidak diapa2-kan. Free Speech di Indonesia terjamin
8
3%
e) tergantung kritikannya. Kritik Muslim boleh tapi kritik Islam/Muhamad tidak boleh
27
10%
f) tidak tahu ...
4
2%
 
Total votes : 260

Postby jhony_williamson » Sat Aug 19, 2006 4:38 pm

King David wrote:Mengkritik Islam di Indonesia?
Cari mati lo? Image



benar loe cari mati aja mengkritik mereka, tapi kalo mereka mengkritik non muslim oh...ho jangan tanya.

biasanya kritikan mereka :

1.TRINITAS
tapi dalam quran .......Kami mencipatakan langit,bumi dam segala isinya ......Kami menurunkan hujan
siapakah Kami

2. menyebut yang non-muslim kafir
tetapi tingkah laku mereka lebih kafir dari orang yang mereka sebut kafir

3.Menyebut non-muslim tdk berTUHAN tetapi mereka sendiri menyembah berhala!!!!!

muslim oh muslim kasihan sekali kalian!!!!
User avatar
jhony_williamson
 
Posts: 673
Joined: Fri Jul 21, 2006 3:33 pm

Postby Athan » Thu Aug 31, 2006 8:35 am

Pernah satu kali saat masih kuliah dulu, pas sedang duduk di bus. Masuk seseorang yang berpakaian muslim, berjanggut dan bersorban. Dan bisa kebetulan dia duduk di sebelah g (gak tau apa emang g dah diicer :lol: ). Pas duduk, dia mengajak berkenalan. Pada awalnya g merasa biasa saja, namun pada satu titik, dia mulai nanya apa agama g? langsung saja dipikiran g (yah ada yang aneh2 lagi neh :D ).

G diem aja tau mau membalas, karena tau ujungnya akan kemana. Eh, bukannya diam saja, ia langsung nyerocos bahwa Allah tidak beranak lah, jalan suci adalah dengan mengakui muh2 lah. Dll. Sampe batas kesabaran g langsung bilang. Saya sudah memiliki nahkoda untuk membawa saya ke jalan kebenaran dan kerajaan surga yaitu Yesus Kristus, tidak akan pernah saya mengakui muh2 sebagai nabi. Cilakanya suara g agak gede karena emosi, dan akhirnya banyak mata yang melihat g dengan garang (dalam hati g dah bilang mate deh g), mungkin dapat angin tuh orang malah dengan emosi tetap nyeramahin g. Daripada kena kanker pendengaran, akhirnya g turun aja, karena tau neh penderitaan gak akan berakhir sampe g melakukan tindakan, yaitu menghindar.

Intinya: BAGAIMANA MAU MENGKRITIK, KALO MAU MEMBELA DIRI AJA KESANNYA UDAH MAU DIGEBUKIN BARENG :lol:
Athan
 
Posts: 1061
Joined: Mon Jul 03, 2006 10:40 am

Postby twinz69 » Thu Aug 31, 2006 8:53 am

Gak usah mengkritik islam,islamek2 kalah berdebatpun pasti ngamuk.
Kaya temen gua di Surabaya yg mau dibacok ama kyai gara2 tuh kyai kalah berdebat.
twinz69
 
Posts: 280
Joined: Wed May 31, 2006 3:06 am

Postby BALANCER » Thu Aug 31, 2006 2:49 pm

wakakakakakakak.....ngga usah dikritik lah islam, percaya deh..menurut sebuah kitab kuno..islam hanya berkuasa di indonesia hanya 500 tahun kok.....mungkin tahun depan dah waktunya heheheh...liat aja markas/kosentrasi massa muslim udah di gebuki oleh bencana alam..macam aceh, yogya pangandaran, sidoarjo dan sebentar lagi jatim tenggelam akibat lumpur panas heheheheh....berbahagialah non muslim!!!!!!!
BALANCER
 
Posts: 13
Joined: Mon Aug 28, 2006 10:01 am

Postby kent » Thu Aug 31, 2006 3:22 pm

wah muslim di aceh jahat bener, waktu itu abis kena tsunami sodara gw di aceh mau terbang ke jakarta di hadang di tengah jalan, mau tau apa kata mereka?

"lo boleh keluar aceh, tapi semua duit lo tinggalin di sini"

Bener2 gila, darah gw langsung mendidih waktu denger cerita sodara gw.
Sukurin deh kena tsunami, biar kualat !!!!
kent
 
Posts: 8
Joined: Tue Aug 29, 2006 11:13 am

Postby Bang Oma Irama » Thu Sep 21, 2006 7:50 pm

Rata-rata masyarakat kita emang blom bisa spt masayarakat di diloar sono yang sangat mengahargai dan menjujunjung tinggi hak asasi manusia. Apalagi indoktrinisasi agama menyebabkan orang yang educated sekalipun menjadi irasional kalo itu udah menyangkut agama. Akibatnya dapat ditebak agama tidak diaplikasikan secara benar tetapi dipraktekan membab ibuta.

intinya : mengkritik muslim?Muhamad? = cari mati!
Bang Oma Irama
 
Posts: 212
Joined: Fri Sep 08, 2006 9:21 am
Location: afartemennya Angel Legah

Postby cahkangkung » Mon Sep 25, 2006 2:49 pm

Damai dengan ancaman mungkin! Gua ini jadi muslim gara2 kawin ama istri gua,jadi gua belajar dong jadi Muslim yang baik. Alesan gua mau kawin ama istri gua ini,karena mereka keliatan banget muslim yang moderat dan ga bejat.

Tapi kalo gua tanya2 hal yang rada sensitif,terutama yang rada ga logic ama mertua gua hanya dijawab:"Awas!!Jangan Macam2 Kamu!"
User avatar
cahkangkung
 
Posts: 1429
Joined: Mon Sep 25, 2006 8:43 am
Location: Malta

Postby infidel&kufir » Sat Oct 07, 2006 12:10 pm

mengkritik islam sama aja menghina si mahomit. meskipun Tuhan dihujat, itu ga apa2 asal mahomit ga disebut-sebut. jd islam=mahomit.
User avatar
infidel&kufir
 
Posts: 258
Joined: Thu Sep 28, 2006 3:22 pm
Location: Kantor SBY

Postby openyourmind » Sat Nov 18, 2006 7:26 pm

Kritik islam/muhamet sama dengan cari masalah. Masalah yang engga kunjung habis malahan.
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby Anti_ARAB » Sat Nov 18, 2006 8:09 pm

koq muslim yang reply cuma 1 yah??

si si kolor kendor mana koq ga reply?biasa bacotnya paling gede :lol: :twisted:
Anti_ARAB
 
Posts: 192
Joined: Mon Apr 10, 2006 8:43 pm
Location: LAGI BEOL DI HAJAR SAHWAT

Postby aRcHaNoN » Mon Nov 20, 2006 8:51 pm

ngritik umatnya auloh? ngritik ajarannya kang mamad? disini aja... jangan langsung omong... nyawa banyak pun gak nolong lah... langsung abis hehehhehe
User avatar
aRcHaNoN
 
Posts: 48
Joined: Mon Oct 23, 2006 6:23 pm

Postby Rebecca » Mon Nov 20, 2006 9:17 pm

Hi Semua Ikutan dong.

Kritik tentang Islam ntar kita bisa diFATWA mati dong! SALMAN RUSHDI, ALI SINA, para MURTADIN seluruh dunia yang menyingkapkan keberingasan ajaran Islam, seperti WAFA SULTAN, Walid Shoebat dkk

http://shoebat.com/

Jadi kita2 members FFI juga ntar dapet giliran FATWA mati...

Hidup FFI!!!!! trims banyak informasi yang berguna...
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby ceceps01 » Tue Dec 12, 2006 1:54 pm

Islam tidak anti kritik.

Boleh kritik asalkan:
1. Kritiklah para kafir.
2. Jangan menyinggung quran dan muhammad. Awas kalo berani.

Itu arti/definisi kritik dalam Islam, lucu ya.
:lol:
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby curious » Tue Dec 12, 2006 1:57 pm

kafir sudah dikritik sampai ke mana-mana. Bible malah sudah dibahas tuntas. Islam gimana? Baru dibilang Islam disebarkan lewat pedang saja sudah langsung angkat pedang mau menebas leher. berapa bilang tidak anti kritik???? tck tck tck

lim muslim.. taqqiya lu kagak laku di sini. kafir-kafir tidaklah sebodoh kalian

__________________________
ISLAMIC PEARLS OF WISDOM
mungkin diubah, dipotong atau tidak diapa apain sama sekalicuma yang menyampaikan kan non muslim yang anti Islam jadi untuk amannya ya aku bilang palsu (Mualaf, 2006)
Bagi saya lebih baik berbohong untuk menegakkan Islam daripada membuat Muslim jadi Murtadz.... (warded, 2006)

Contoh ketauhidan dalam Islam: GOSOK GIGI. (Mualaf, 2006)
Muslim masih setia terus sama allahnya biar DITIPUIN juga.(SiBodoh,2006)
Membagi istri kepada sahabat menunjukkan akhlak mulia, kemurnian solidaritas yang tinggi, kemuliaan budi pekerti (kong na'if, 2006)
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Anti_ARAB » Sat Dec 16, 2006 10:52 am

Panitia, Pembicara, dan Penonton Ditangkap Polisi
Jum'at, 15 Desember 2006 | 10:46 WIB

TEMPO Interaktif, Bandungiskusi Marxis yang diselenggarakan oleh rumah buku Ultimus, Jalan Lengkong 127, Bandung dibubarkan paksa oleh ormas yang menamakan diri Persatuan Masyarakat Anti Komunis (Permak). "Padahal tidak ada tendensi apapun untuk menyebarkan paham komunisme," kata Bilven, pemilik Ultimus yang kini menyembunyikan diri pada Tempo.

Diskusi terbuka yang berlangsung Kamis (14/12) pukul 19.00 WIB itu mengambil tema Gerakan Marxis Internasional diselenggarakan di halaman belakang toko buku yang berada tepat di depan kampus Universitas Pasundan. Marhaen Suprapto merupakan pembicara dalam diskusi itu yang dimoderatori oleh Sadikin, penanggung jawab acara yang merupakan pengelola situs Rumah Kiri.

Kegiatan diskusi itu merupakan kerjasama toko buku Ultimus dan situs Rumah Kiri yang mengangkat materi yang sedang hangat diperdebatkan dalam situs tersebut. Sejak acara belum dimulai massa Permak sudah berkumpul di luar toko buku itu. Sepuluh menit setelah diskusi dimulai, setidaknya sepuluh orang dari Permak masuk ke halaman toko buku itu menuju tempat berlangsungnya diskusi.

Perwakilan massa Permak itu langsung memotong diskusi yang sedang berlangsung. Satu orang dari massa itu, mengaku bernama Adang Supriadi ketua Permak, maju ke tengah forum diskusi yang dihadiri puluhan orang. Dia merebut mike yang sedang dipegang Marhaen dan langsung mengumumkan pembubaran kegiatan itu. Dia menuding bahwa kegiatan itu berniat menyebarkan paham komunis.

Massa lalu menyeret Sodikin penyelenggara diskusi itu berserta Marhaen. Keduanya sempat dibawa massa masuk ke dalam kampus Universitas Pasundan. Sodikin dan Marhaen kemudian dimasukkan dalam kendaraan berplat nomor B 57 XG, yang dipasangi bendera ormas itu di depannya. Mobil itu membawa keduanya ke Markas Polwiltabes Bandung.

Setelah insiden itu polisi baru datang. Kapolres Bandung Tengah AKBP Mashudi yang memimpin sepasukan polisi itu langsung mencari penyelenggara kegiatan itu. "Kegiatan ini tanpa izin," katanya.

Selanjutnya, polisi mengamankan beberapa peserta diskusi terbuka itu. Tujuh orang peserta diskusi itu yakni Pamuji, Husni, Dany, Fuad, Rilyan, Topan, dan Didin diangkut ke dalam dua kendaraan milik petugas kepolisian yang diparkir beberapa meter dari toko buku itu. Ikut diamankan sepasang kakek dan nenek yang belum diketahui identitasnya. Kejadian itu sempat membuat

Polisi juga mengambil seperangkat peralatan di antaranya pengeras suara serta beberapa poster dalam bingkai. Malam itu polisi meminta toko buku itu dikosongkan dan langsung memasang police line. Ketika ditanya alasan penahanan beberapa peserta diskusi dan penutupan toko buku itu, Mashudi hanya menjawab pendek, "NKRI." Dia langsung meninggalkan tempat kejadian menuju Mapolwiltabes.

Kejadian itu sempat menyedot perhatian masyarakat sekitar. Warga yang berkerumun banyak yang bertanya-tanya tentang kejadian yang itu. Jalan Lengkong Besar sendiri sempat macet akibat peristiwa itu.

Perwakilan Kontras ternyata sudah memantau sejak awal. Syaiful, seorang anggota lembaga itu mengatakan, pihaknya sudah menduga diskusi itu akan bernasib serupa dengan diskusi Marxis yang terjadi beberapa hari berselang di Universitas Airlangga. "kami memang sengaja memantau," katanya.

Dia mengaku sudah meminta bantuan pengacara dari PBHI dan LBH untuk ikut mendampingi pihak penyelenggara diskusi, pembicara, dan penonton yang saat ini ditahan di Markas Polwiltabes Bandung. "Tinggal menunggu surat kuasanya," katanya.

Pihak Polwiltabes Bandung hingga hampir tengah malam belum memberikan penjelasan atas alasan penangkapan itu. Kapolwiltabes Bandung Kombes Polisi Edmond Ilyas dan Kapolres Bandung Tengah AKBP Mashudi buru-buru meninggalkan ruang pemeriksaan dan meninggalkan Mapolwiltabes.

Pemilik toko buku Ultimus sendiri, Bilven, sengaja menyembunyikan diri. Kepada Tempo dia menyesalkan pembubaran itu. "Kita berpihak pada budaya ilmiah bukan komunisme," katanya.

Toko buku itu sendiri sudah disatroni orang tidak dikenal sejak mengumumkan hendak mengadakan diskusi itu. Penjaga toko buku itu mengaku, sudah sejak Senin (11/12) toko buku itu didatangi berbagai macam orang termasuk dari pihak kepolisian yang menanyakan macam-macam seputar diskusi itu. Pamflet kegiatan itu juga sudah habis dibawa polisi pada Kamis (14/12) pagi ketika toko buku itu baru saja dibuka.

Ahmad Fikri
----------------------------------------------------------------------------------

ini salah satu contoh,baru membahas komunisme aja udah kaya gini
Gimana kalo mengkritik islam????
habis lah kalian dibakar semua oleh manusia barbar pengikut nabi pedofil :lol:
Anti_ARAB
 
Posts: 192
Joined: Mon Apr 10, 2006 8:43 pm
Location: LAGI BEOL DI HAJAR SAHWAT

Postby ceceps01 » Tue Dec 19, 2006 12:05 pm

Kan udah gua bilang,

Islam tidak anti kritik.
Tapi ada lanjutannya, asal yg dikritik itu kafir.

Juga, Islam itu damai, tapi awas kalo macem2.
Juga, Islam itu sangat toleran, maksudnya kafir yg hrs toleran.
Biasalah, inget ngga istilah "tidak menganjurkan, tapi tidak melarang"?
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby sapujagad » Tue Dec 19, 2006 12:15 pm

islam jangan dikritik, disanjung saja
poligami bagus......
hukum syariat, cambuk, potong tangan, bagus.....
solat 5 waktu, bagi yang tidak menjalankan seharusnya, dihukum.., bagus
puasa, wajib, yang tidak menjalankan, harusnya dihukum...., bagus....
naik haji,.. silakan, bagus...
jihad ke irak, ke plestina, silakan pergi ke sana...., bagus


tapi ingat... JANGAN TERAPKAN HUKUM ISLAM pada orang NON MUSLIM.
User avatar
sapujagad
 
Posts: 513
Joined: Fri Oct 06, 2006 11:08 pm
Location: indonesia

Postby ceceps01 » Tue Dec 19, 2006 12:29 pm

sapujagad wrote:
tapi ingat... JANGAN TERAPKAN HUKUM ISLAM pada orang NON MUSLIM.


itu susah, kalau udah BERSERK mana inget lagi.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby Alfa_Omega » Sun Dec 24, 2006 8:50 pm

Ya, kritik Islam berarti mati! Baek hukuman maupun difatwa, but,Matius 5:11-12, mengatakan berbahagialah kita!
Memang Pengkhotbah telah menyatakan tidak ada keadilan di muka bumi, islam memang anti-kritik, tidak peduli dan intollerant.
G usah kuatir lah ada tempat di surga!
Alfa_Omega
 
Posts: 90
Joined: Sat Dec 23, 2006 5:22 pm
Location: Yg jelas g lagi sama nabi pedofil

Postby NoeMoetz » Wed Feb 21, 2007 9:42 am

Mungkin Islam takut, kalau kritikkan dari kafir adalah benar adanya.

Secara ga langsung, kafir sama saja menganggap Auloh sebagai TUhan yang tidak sempurna(butuh kritik yang membangun).....

Apalagi (satu-satunya) hal yang dibanggakan oleh Islam ialah bahwa ajaran yang mereka peroleh LANGSUNG dari Auloh.

Mereka tidak bakal bisa membangun atau memperbaiki kembali agamanya(seperti Katolik dengan Konsilinya dll sehingga keluar dari masa kegelapan). Karena dengan itu mereka sama saja meragukan kesempurnaan Auloh....

Wajar saja mereka tidak bisa dikritik....
NoeMoetz
 
Posts: 1509
Joined: Fri Dec 08, 2006 9:32 am
Location: Indonesia

PreviousNext

Return to Pengaruh Islam Terhadap Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users