.

Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Pelanggaran HAM terhadap sesama umat Muslim, kemiskinan dan keterbelakangan yang disebabkan oleh Islam dan penerapan Syariah Islam.

Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Thu Feb 26, 2009 8:40 pm

Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****
Benarkah posisi yang "Aman" adalah menjadi Muslim?

Ada pemikiran di kalangan muslim, bahwa menjadi penganut Islam adalah pilihan paling tepat karena posisi Islam adalah "aman". Menurut mereka, bila kiamat tiba dan agama Yahudi yang benar, maka muslim juga akan selamat karena muslim mengesakan tuhan dan tuhan mereka sama dengan tuhannya Yahudi. Begitu pula jika agama Kristen yang benar, muslim juga akan selamat karena muslim menghormati Yesus dan mengakui kenabian beliau. Benarkah cara berpikir ini ditinjau dari sudut pandang logika?

Ini adalah kutipan sebagian pemikiran mereka:

Ayu Lestari wrote:Maaf kang bukan agama yang memberikan iming-iming sorga dengan jaminan yang mudah yang mesti diikuti, tapi agama yang memiliki kemungkinan untuk selamat, anggap kita belum beriman, kita belum tau apakah islam yang benar atau buda atau kristen yang benar, maka yang mesti dipilih tentu yang memiliki kemungkinan besar selamat yaitu islam.


Ayu Lestari wrote:Kita misalkan aja ya mas,
kristen menjanjikan surga dengan syarat berbuat baik sesuai perintah
Agama lain menjanjikan surga dengan syarat berbuat baik sesuai perntah
Islam menjanjikan surga dengan syarat berbuat baik sesuai perintah
Sekarang kita netral aja, anggap kita tidak yakin dengan ketiga ajaran ini, misalkan kiamat datang dan ternyata kristen adalah agama benar semua yang dikatakan didalam para gembala benar bahwa yesus adalah Tuhan, Apakah yesus akan menghukum Muslim yang mengikuti perintah Allah dalam Al-Qur'an juga? Melakukan 10 perintah tuhan, berbuat baik, memuliakan yesus sebagai nabi, apakah yesus akan menghukum muslim? apakah yesus pernah bersabda bahwa siapa yang tidak mengakuinya tuhan maka akan dimasukkan neraka?

Sekarang misalkan ajaran agama lain benar, apakah muslim yang baik akan masuk neraka? apa ada dalam ajaran agama lain menyembah hanya kepada dharma tertinggi itu dosa? Apakah berkerudung itu dosa?

Sekarang misalkan ajaran islam yang benar, apakah kristen dan agama lain masuk surga? tidak semuanya masuk neraka, karena Quran menjelaskan bahwa agama atau din yang diridhoi Allah adalah Islam, dan kafirlah orang-orang yang menjadikan yesus sebagian dari tuhan, dan kafir tempatnya dineraka untuk selama-lamanya kekal disana...



Saya akan susun bagan cara berpikir sebagian muslim itu:

Pada waktu kiamat tiba dan agama Yahudi yang benar, maka:
1) Islam akan selamat, karena Islam mengesakan tuhan dan menurut muslim tuhan mereka sama dengan tuhan Yahudi.
2) Kristen akan masuk neraka, karena Kristen menuhankan nabi dan menganggap Tuhan itu tiga.

Pada waktu kiamat tiba dan agama Kristen yang benar, maka:
1) Islam akan selamat, karena Islam juga menghormati Yesus dan mengakui kenabian Yesus.
2) Yahudi akan masuk neraka, karena Yahudi tidak mengakui Yesus dan bahkan menyalibkannya.

Pada waktu kiamat tiba dan agama Islam yang benar, maka:
1) Yahudi akan masuk neraka, karena Yahudi tidak mengakui nabi Muhammad.
2) Kristen akan masuk neraka, karena Kristen tidak mengakui nabi Muhammad, menuhankan Yesus dan menganggap Tuhan itu tiga.

Berdasarkan analisis cara berpikir muslim tersebut di atas, maka muslim mengambil kesimpulan cetek: "ISLAM" adalah POSISI PALING AMAN. Apapun agama yang benar, Islam tetap akan selamat. Inilah cara pikir yang SANGAT LICIK & MAIN UNTUNG-UNTUNGAN. Muslim tidak menyadari betapa bodohnya model keimanan seperti ini. Mereka tidak yakin pada kebenaran imannya, tetapi mengandalkan teori probabilitas (teori untung-untungan) belaka. Dan kenapa saya katakan SANGAT LICIK? Karena dengan cara berpikir ini, muslim sedang mencoba untuk MENGAKALI TUHAN. Mereka hendak mencari pembenaran diri sendiri dan menyiasati kebenaran Tuhan dengan sikap mereka yang mengambang seperti bunglon. Mereka berandai-andai, bila kiamat tiba dan agama Kristen yang benar, mereka akan beralasan, "Kami juga menghormati Yesus dan mengakui kenabiannya". Mereka lupa, atau mereka sengaja menutup AKAL-nya sendiri, bahwa:

1) Bila agama Kristen yang benar, berarti Yesus adalah Tuhan dan Tuhan itu tiga (ada Bapa, Putra & Roh Kudus), dan itu juga berarti Islam telah menyembah sosok yang salah karena Islam tidak percaya pada Tuhan yang tiga, melainkan tuhan yang tunggal di Kabah, dan mengingkari Ketuhanan Yesus. Jadi, dengan logika yang benar, bagaimana mungkin Islam merasa "JUGA IKUT SELAMAT"?

2) Bila agama Yahudi yang benar, berarti YHVH adalah Tuhan yang Sejati, dan bukan tuhan tunggal yang bercokol di Kabah dalam bentuk batu hitam dan bersimbolkan bulan sabit itu. Sekalipun Islam mencuri kisah-kisah Taurat dan mengaku-ngaku tuhan mereka sama dengan Tuhan dalam Taurat, tapi bukankah terbukti tuhan muslim cuma hasil TRIBUL Muhammad? Jadi, dengan logika yang benar, bagaimana mungkin Islam merasa "JUGA IKUT SELAMAT"? YHVH adalah Tuhan yang sanggup menjelma jadi manusia, Hakikatnya serupa dan segambar dengan manusia, dan Dia juga JAMAK, di surga ada ANAK-ANAK TUHAN, sementara Islam menyangkal itu semua. Jadi jelas, yang disembah oleh muslim tidak sama dengan yang disembah oleh agama Yahudi.

Bila agama lain yang benar, itu berarti Muhammad bukan nabi dan Allah SWT bukan Tuhan. Jadi, di mana logikanya, sehingga muslim dapat berkeyakinan Islam juga tetap akan selamat walau yang dijadikan panutan dan yang dijadikan sesembahannya adalah KELIRU?

Bila Kristen itu benar, berarti Yesus itu Tuhan. Islam tidak mengakui Yesus itu Tuhan. Dan yang menjadi sumber penyangkalan itu adalah Muhammad. Jadi, bila Kristen benar, maka Muhammad adalah nabi palsu karena Muhammad tidak mengatakan yang benar tentang Yesus. Dengan logika ini, bagaimana bisa muslim berpikir bahwa Islam tetap akan selamat, sedangkan Muhammad telah mengatakan yang tidak benar tentang Yesus?

Bila Kristen itu benar, berarti Yesus itu Anak Tuhan. Islam menyangkal Tuhan punya Anak. Dan sumber penyangkalan itu adalah Awloh. Jadi, bila Kristen benar, maka Awloh bukan Tuhan, karena Awloh mengatakan Yesus bukan Anak Tuhan. Dengan logika ini, bagaimana bisa muslim berpikir bahwa Islam tetap akan selamat, sedangkan Awloh yang disembah oleh muslim adalah bukan Tuhan, bahkan malah "sosok yang menentang" Tuhan? Bila Yesus itu Tuhan, maka Awloh yg disembah muslim adalah sosok Antagonisnya, sosok yang menentang Yesus, mengingkari Yesus dan tidak mengakui keilahian Yesus. Jadi masihkah muslim berani berdalih bahwa tuhannya Muslim adalah juga Bapanya Yesus, bila ternyata Yesus itu Anak Tuhan? Bukankah telah jelas, yang satu MENGAKUI YESUS SEBAGAI ANAK, sementara yang satunya lagi (yg disembah muslim) TIDAK MENGAKUI YESUS SBG ANAK?

Di samping itu, pikiran muslim hanya terpaku pada JUMLAH ENTITAS saja, yaitu bahwa "tuhan" itu tunggal sebiji. Karena mereka mengakui tuhan yang jumlahnya tunggal, maka mereka sudah merasa di atas angin. Mereka tidak mau tahu apakah yang mereka sembah itu sudah benar-benar TUHAN atau justru malah SETAN. Mereka telah dibutakan oleh dogma tauhid, seolah-olah "sesuatu yang tauhid" itu sudah pasti benar Tuhan. Padahal, setan pun juga bisa mengaku tauhid.

Muslim juga sudah merasa benar hanya karena mereka mengakui kenabian Yesus. Mereka sengaja lupa, bahwa Islam telah menghujat Yesus karena membuatnya sebagai pribadi yang PENGECUT & LICIK. Islam menyangkal penyaliban Yesus dan dengan demikian juga menyangkal kebangkitanNya. Menurut Islam, Yesus tidak mati disalib, melainkan lari ketakutan sewaktu hendak ditangkap, dan langsung minggat ke surga. Dan dengan liciknya, Yesus menyulap wajah seorang muridnya untuk dijadikan tumbal menggantikan dirinya disalib. Bukankah itu FITNAH yang sangat jahat terhadap pribadi Yesus yang diagungkan oleh umat Kristiani? Jadi di mana letak pengagungan/penghormatan Islam kepada Yesus, bila Islam menjatuhkan citra Yesus sedemikian rupa? Apalagi, bila ternyata bahwa Kristen itu yang benar, bukankah HUJAT ISLAM lebih parah lagi, karena Yesus yang notabene adalah TUHAN, telah direndahkan derajatnya oleh Islam sebagai manusia belaka, bahkan dianggap lebih rendah status kenabiannya dibanding Muhammad?

Jadi dengan logika yang benar, kita menjadi tahu kalau MUSLIM itu *****, karena berpikirnya sangat licik, bermaksud MENGAKALI TUHAN, dikiranya manusia bisa membenarkan diri di hadapan Tuhan dengan menempatkan dirinya dalam status yang tidak jelas (mengambang). Padahal, posisi Islam sudah sangat jelas, yaitu sebagai ANTI-KRISTUS, MENYANGKAL KETUHANAN YESUS, TIDAK MENGAKUI YESUS SEBAGAI ANAK TUHAN, MENYEMBAH TUHAN TAUHID DI KABAH, PENGIKUT NABI BEJAT & JAHAT BERNAMA MUHAMMAD. Itu sangat jelas. Jadi, status Islam bukanlah mengambang, berada di antara agama-agama besar dan akan selalu "AMAN" walau agama lain benar. Karena SIKAP ISLAM sangat jelas, yaitu MENENTANG AJARAN-AJARAN AGAMA SEBELUMNYA.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby najibbijan » Thu Feb 26, 2009 8:43 pm

sangat setuju dengan kutipan ini:

Ayu Lestari wrote:Maaf kang bukan agama yang memberikan iming-iming sorga dengan jaminan yang mudah yang mesti diikuti, tapi agama yang memiliki kemungkinan untuk selamat, anggap kita belum beriman, kita belum tau apakah islam yang benar atau buda atau kristen yang benar, maka yang mesti dipilih tentu yang memiliki kemungkinan besar selamat yaitu islam.
najibbijan
 
Posts: 363
Joined: Fri Feb 06, 2009 7:56 pm

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Thu Feb 26, 2009 8:47 pm

Itulah cara berpikir yang ****.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby najibbijan » Thu Feb 26, 2009 8:50 pm

Duladi wrote:Itulah cara berpikir yang ****.


gue pikir, cara berpikir sampeyan itu yg ****. sampean TIDAK BISA merubah pikiran gue.
najibbijan
 
Posts: 363
Joined: Fri Feb 06, 2009 7:56 pm

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Thu Feb 26, 2009 8:58 pm

najibbijan wrote:gue pikir, cara berpikir sampeyan itu yg ****. sampean TIDAK BISA merubah pikiran gue.


Sebelum mengatai orang lain ****, tunjukkan PAPARAN ARGUMENTASI-mu.
Kita akan sama-sama menalarnya dengan AKAL & LOGIKA, apakah masuk di akal atau malah tidak masuk akal.

Saya sudah buktikan dengan LOGIKA kalau jalan berpikir muslim itu SANGATLAH ****. Baca paparan saya di atas. Kalau sampeyan tidak paham dengan tulisan saya, mungkin bahasanya terlalu tinggi. Sampeyan boleh menanyakan apa yang tidak sampeyan mengerti dari tulisan saya di atas.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Head Fixer » Fri Feb 27, 2009 9:42 am

dul wrote:Kita akan sama-sama menalarnya dengan AKAL & LOGIKA

wah sayang nalar dan logika udeh ancur dul .... CALO !! (CAcat LOgika)
Head Fixer
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Fri Feb 27, 2009 11:29 am

Jawaban untuk Sdri Ayulestari dari topik: BENTUK ASLI TUHAN ... PIYE MAS ???

Ayulestari wrote:Jika kristen benar maka saat penghakiman Muslim bisa protes, “Yesus kau tidak menyuruh kami menyembah engkau” kau hanya mengakui sebagai Utusan Bapa, Kau mengaku “Siapa yang menyambut Utusan sebagai Utusan maka dia terima Upah Utusan” Bagai mana dengan janji ini yesus? Apa kau akan mengingkarinya?” Siapakah yang tidak adil wahai Yesus?


Ajaran siapa yang sampeyan ikuti, ajaran Injil atau ajaran Muhammad?
Bila Kristen benar, berarti Muhammad nabi palsu, karena Muhammad telah mengatakan yang tidak benar tentang Yesus.
Bila Kristen benar, itu artinya Yesus adalah Tuhan. Sampeyan mengikuti Muhammad yang menyangkal Ketuhanan Yesus. Jadi, bila Muhammad masuk neraka, sudah pasti pengikutnya juga akan masuk neraka.

Sampeyan tidak bisa protes dan mempersalahkan Yesus, karena Yesus dalam ajaran Kristen sudah MEMASTIKAN dirinya adalah Tuhan. Sementara Muhammad yang membuat sampeyan ragu atas keilahian Yesus-nya Kristen. Jadi, salahkan Muhammad dan dirimu sendiri kenapa mengikuti SEORANG PENIPU.

Ayulestari wrote:Tapi tenang aja nubuat tentang ucapan kaum muslim saat penghakiman itu tidak ada dalam alkitab, tapi nubuat tentang ucapak orang – orang yang yebah yesus yang dicantumkan dalam alkitab.


Menurut saya, menyembah ORANG BAIK itu lebih tepat ketimbang muslim yang menyembah SETAN dan memuliakan ORANG JAHAT.

Yesus-nya Kristen itu BAIK, sementara awloh/Muhammad itu JAHAT. Itu sudah cukup jelas, hanya orang yang BUTA ROHANI yang tidak bisa melihat fakta itu.

Ayulestari wrote:Kalau Yahudi benar, tunggu dulu yahudi yang mana dulu? Kalau yahudi yang dibawa nabi Yahuda maka Islam pasti duluan masuk sorga, soalnya islam tidak menyebah tembok, tapi menyembah Eloah atau Elohim bukan dewa bulan berbentuk tembok, Umat islam mencium batu penjuru seperti yang diajarkan nabi yakub (Israel) bukan mencium dewa bulan alias tembok yang ada dipalestin, Umat islam mengerjakan 10 perintah tuhan.


Sudah jelas kok, yang disembah muslim tidak sama dengan yang disembah Yahudi.

Tuhannya Yahudi serupa dan segambar dengan manusia. Tuhannya Yahudi bisa memakai wujud apapun untuk menemui manusia. Tuhannya Yahudi bertahta di surga dan langit sebagai simbol tahta-Nya. Tuhannya Yahudi itu JAMAK, bukan tunggal sebiji kayak sebongkah batu. Sementara tuhannya Islam sama sekali berbeda dari Tuhannya Yahudi. Jadi, bila agama Yahudi yang benar, muslim tidak akan selamat karena yang disembah muslim SALAH.

Ayulestari wrote:Yesus kan ga pernah ngaku Tuhan, jadi ga salah dong kalau kita ga menyembahnya. Yesus anak tunggal, Daud anak tunggal, nah siapa yang anak tunggal ? Tau ga sih apa arti kata anak Tuhan dalam alkitab?


Itu khan ajaran Muhammad? Padahal di dalam kitabnya Kristen, Yesus memang mengaku Anak Tuhan dan diriNya setara dengan Bapa-nya. Hal ini sangat dipahami oleh orang-orang Yahudi, sehingga kemudian orang-orang Yahudi menjadi marah dan ingin membunuh Yesus. Nah, bila di dalam ajaran Kristen sudah cukup jelas bahwa Yesus itu Tuhan, maka kalau Kristen yang benar, sampeyan tidak bisa menyalahkan Yesus, tapi Muhammad-lah yang mesti sampeyan persalahkan karena Muhammad telah berbohong dan menipumu.

Kalau sampeyan benar-benar belajar agama Kristen, pasti sampeyan akan tahu kalau Yesus itu memang diakui Tuhan. Sementara yang tidak mengakui Yesus itu Tuhan adalah Islam. Kalau Kristen masuk surga, maka jangan salahkan Yesus, tapi salahkan Islamnya karena gara-gara Islam-lah sampeyan menjadi tidak tahu kalau Yesus itu Tuhan. Islam telah memberi pengetahuan yang salah kepadamu mengenai Yesus.

Ayulestari wrote:Jadi maksud nya apa kang? Setan juga bisa ngaku diri Yesus kan? Berwujud Yesus juga bisa kan?


Bukan itu yang saya maksudkan. Baca sekali lagi:

Pikiran muslim hanya terpaku pada JUMLAH ENTITAS saja, yaitu bahwa "tuhan" itu tunggal sebiji. Karena mereka mengakui tuhan yang jumlahnya tunggal, maka mereka sudah merasa di atas angin. Mereka tidak mau tahu apakah yang mereka sembah itu sudah benar-benar TUHAN atau justru malah SETAN. Mereka telah dibutakan oleh dogma tauhid, seolah-olah "sesuatu yang tauhid" itu sudah pasti benar Tuhan. Padahal, setan pun juga bisa mengaku tauhid.

Bukankah cara berpikir yang ****, hanya karena dijuluki "tauhid" lantas langsung dipercaya saja sebagai Tuhan?

Kita mengetahui sesuatu itu apakah benar-benar Tuhan atau Setan, dari tabiatnya. Simpel kok untuk mengetahui itu. Sesuatu yang JAHAT & BUTA ROHANI, sudah pasti bukan Tuhan. Sesuatu yang tidak memiliki KUASA ILAHI, sudah pasti bukan Tuhan.

Ayulestari wrote:Baru tau kalau ada ayat quran yang mengakatan bahwa yesus menyulap wajah muridnya dan menjadikan muridnya tumbal. Apa ga sebaliknya alkitab yang banyak menghujat dan merendahkan yesus? Sampe-sampe kaum Gay buat foto saat hidangan paskah, karena mereka menganggap Yesus sama seperti mereka, pelecehan tersebut bukan karena Al-Quran tapi karena mereka baca Alkitab lo.


Apakah Ayu tidak pernah baca Alquran?

QS 4:157. dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Ayulestari » Fri Feb 27, 2009 11:38 am

Trimakasih akang duladi, insya Allah akan ayu tanggapin
Ayulestari
 
Posts: 241
Joined: Tue Feb 24, 2009 6:58 am

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby gaston31 » Fri Feb 27, 2009 1:32 pm

Kita mengetahui sesuatu itu apakah benar-benar Tuhan atau Setan, dari tabiatnya. Simpel kok untuk mengetahui itu. Sesuatu yang JAHAT & BUTA ROHANI, sudah pasti bukan Tuhan. Sesuatu yang tidak memiliki KUASA ILAHI, sudah pasti bukan Tuhan.

muslim juga mengetahui, sesuatu yg bisa mati & ga tau kiamat, sudah pasti bukan Tuhan.
apalagi yg cuman PRESENCE ketika ada manusia yg disusupi, sudah pasti bukan Tuhan.
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Fri Feb 27, 2009 4:08 pm

gaston31 wrote:muslim juga mengetahui, sesuatu yg bisa mati & ga tau kiamat, sudah pasti bukan Tuhan.


Nah, kalau sudah tahu, kenapa gak keluar dari Islam?
Bukankah awloh itu MATI & TIDAK MAHATAHU?

Gaston wrote:apalagi yg cuman PRESENCE ketika ada manusia yg disusupi, sudah pasti bukan Tuhan.


Sudah tahu begitu, kenapa masih percaya dengan awloh?
Awloh hanya ada sewaktu Muhammad hidup. Setelah Muhammad mati, awloh juga ikut mati. Rohnya awloh ada di dalam tubuh Muhammad. Dengan perkataan lain, awloh tidak lain adalah pribadi Muhammad sendiri.

Jalan berpikir muslim itu **** sekali. Saya katakan demikian, karena muslim mengambil jalan untung-untungan dengan teori probabilitas yang analisisnya ngawur tidak akurat. Kalau agama lain benar, berarti yang disembah muslim itu salah dan nabinya juga salah. Kalau agama lain benar, berarti awloh bukan Tuhan dan Muhammad bukan nabi. Jadi bagaimana mungkin bila agama lain benar muslim juga selamat?
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Jibaok » Fri Feb 27, 2009 4:22 pm

Duladi wrote:Kalau agama lain benar, berarti awloh bukan Tuhan dan Muhammad bukan nabi.

pir, pir, pir , jika Muhammad bukan Nabi, mengapa loe masih gak bisa meluputkan Muhammad dari pemikiran loe, sedangkan Muhammad sudah tiada beribu taon yang lalu ?
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Ayulestari » Fri Feb 27, 2009 6:04 pm

Duladi wrote:Jawaban untuk Sdri Ayulestari dari topik: BENTUK ASLI TUHAN ... PIYE MAS ???
Ajaran siapa yang sampeyan ikuti, ajaran Injil atau ajaran Muhammad?
Bila Kristen benar, berarti Muhammad nabi palsu, karena Muhammad telah mengatakan yang tidak benar tentang Yesus.
Bila Kristen benar, itu artinya Yesus adalah Tuhan. Sampeyan mengikuti Muhammad yang menyangkal Ketuhanan Yesus. Jadi, bila Muhammad masuk neraka, sudah pasti pengikutnya juga akan masuk neraka.

Yesus kan ga mengakui diri sebagai tuhan, ga ada ayat untuk menyuruh kita beribadah kepada yesus, jadi jelas ga ada peringatan buat nyembah dia, peringatan hanya untuk mengakui dia sebagai utusan itu doang, jadi tetap ga akan masuk neraka, coba akang tunjukkan ke ayu ayat nya mana yang yesus mengatakan siapa yang tidak menyembahku maka tempatnya neraka!!

Sampeyan tidak bisa protes dan mempersalahkan Yesus, karena Yesus dalam ajaran Kristen sudah MEMASTIKAN dirinya adalah Tuhan. Sementara Muhammad yang membuat sampeyan ragu atas keilahian Yesus-nya Kristen. Jadi, salahkan Muhammad dan dirimu sendiri kenapa mengikuti SEORANG PENIPU.

Yesus sendiri mengatakan barang siapa yang menyambut nabi maka dapat upah nabi, muhammad menyambut yesus sebagai nabi maka dia peroleh upah nabi, jadi jelas Umat Nabi Muhammad juga akan menerima upah Nabi karena Islam mengakui bahwa Yesus adalah Nabi (Ini jawaban saya jika saya tidak beriman)

Menurut saya, menyembah ORANG BAIK itu lebih tepat ketimbang muslim yang menyembah SETAN dan memuliakan ORANG JAHAT.


Tidak ada ayat alkitab yang mana menyembah manusia baik maka akan masuk sorga, dan yang tidak menyembah orang baik akan masuk neraka. Jadi hal itu hanya menurut Akang aja, tidak diperkuat oleh dalil

Yesus-nya Kristen itu BAIK, sementara awloh/Muhammad itu JAHAT. Itu sudah cukup jelas, hanya orang yang BUTA ROHANI yang tidak bisa melihat fakta itu.

Akang ayu rasa hanya orang yang buta rohani yang tidak bisa mengerti ayat-ayat Qur’an, makanya berkesimpulan kebablasan seperti itu.

Sudah jelas kok, yang disembah muslim tidak sama dengan yang disembah Yahudi.
Tuhannya Yahudi serupa dan segambar dengan manusia. Tuhannya Yahudi bisa memakai wujud apapun untuk menemui manusia. Tuhannya Yahudi bertahta di surga dan langit sebagai simbol tahta-Nya. Tuhannya Yahudi itu JAMAK, bukan tunggal sebiji kayak sebongkah batu. Sementara tuhannya Islam sama sekali berbeda dari Tuhannya Yahudi. Jadi, bila agama Yahudi yang benar, muslim tidak akan selamat karena yang disembah muslim SALAH.

Tetap saja tuhan yang disembah yahudi sekarang beda dengan yang disembah Yakub (Israel) dulu, Israel dulu tidak menyembah tembok, tidak memanggil sebutan Allah dengan YHWH tapi Elohim yang lebih dekat penyebutan nya dengan Allah. Yahudi sekarang menyembah Tembok dewa bulan yang bernama YHWH, yahudi sekarang tidak melakukan ibadah yang dilakukan yakum mencium batu penjuru.

Itu khan ajaran Muhammad? Padahal di dalam kitabnya Kristen, Yesus memang mengaku Anak Tuhan dan diriNya setara dengan Bapa-nya. Hal ini sangat dipahami oleh orang-orang Yahudi, sehingga kemudian orang-orang Yahudi menjadi marah dan ingin membunuh Yesus. Nah, bila di dalam ajaran Kristen sudah cukup jelas bahwa Yesus itu Tuhan, maka kalau Kristen yang benar, sampeyan tidak bisa menyalahkan Yesus, tapi Muhammad-lah yang mesti sampeyan persalahkan karena Muhammad telah berbohong dan menipumu.

Benarkah kata anak yang dijuluki kepada nabi daud adalah ajaran Quran? Sekarang tunjukkan ayatnya!!!

Kalau sampeyan benar-benar belajar agama Kristen, pasti sampeyan akan tahu kalau Yesus itu memang diakui Tuhan. Sementara yang tidak mengakui Yesus itu Tuhan adalah Islam. Kalau Kristen masuk surga, maka jangan salahkan Yesus, tapi salahkan Islamnya karena gara-gara Islam-lah sampeyan menjadi tidak tahu kalau Yesus itu Tuhan. Islam telah memberi pengetahuan yang salah kepadamu mengenai Yesus.

Kalau benar ada dalam alkitab ataupun pengakuan yesus sebagai tuhan, tunjukkan mana pengakuan yesus itu!!!


Bukan itu yang saya maksudkan. Baca sekali lagi:
Pikiran muslim hanya terpaku pada JUMLAH ENTITAS saja, yaitu bahwa "tuhan" itu tunggal sebiji. Karena mereka mengakui tuhan yang jumlahnya tunggal, maka mereka sudah merasa di atas angin. Mereka tidak mau tahu apakah yang mereka sembah itu sudah benar-benar TUHAN atau justru malah SETAN. Mereka telah dibutakan oleh dogma tauhid, seolah-olah "sesuatu yang tauhid" itu sudah pasti benar Tuhan. Padahal, setan pun juga bisa mengaku tauhid.

Bukankah cara berpikir yang ****, hanya karena dijuluki "tauhid" lantas langsung dipercaya saja sebagai Tuhan?

Kita mengetahui sesuatu itu apakah benar-benar Tuhan atau Setan, dari tabiatnya. Simpel kok untuk mengetahui itu. Sesuatu yang JAHAT & BUTA ROHANI, sudah pasti bukan Tuhan. Sesuatu yang tidak memiliki KUASA ILAHI, sudah pasti bukan Tuhan.

Menguji Pencipta bukan dari tabiatnya, apa mungkin jika ada dua orang yang ngaku pembuat pergedel yang diuji siapa yang buat pergedel dari tabiatnya? Bukankah yang harus diuji pengetahuan dari sipembuat pergedel, kalau bener dia yang buat pergedel tentu dia mengetahui bahan-bahan dan bentuk pergedel yang dibuatnya, bukan lantas yang malah diuji bagaimana tabiat pembuat pergedel.

Apakah Ayu tidak pernah baca Alquran?

QS 4:157. dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.


Ga ada diayat itu yesus menyulap wajah muridnya kok, tetapi “Orang yang diserupakan dengan isa” Bukan Isa kan yang merubah wajah muridnya? Tapi diserupakan, nah jelas alkitab yang menghina Yesus, dimana anda dapat menemukan cerita Yesus menangis tersungkur sambil berdoa (Ketakutan)? Dikitab mana pelecehan yesus yang mana yesus minta muridnya untuk berjaga (Sebagai Penakut).
Ayulestari
 
Posts: 241
Joined: Tue Feb 24, 2009 6:58 am

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Fri Feb 27, 2009 11:53 pm

Ayulestari wrote:Yesus kan ga mengakui diri sebagai tuhan


Itu karena Ayu Islam. Kalau Ayu Kristen, tentu saja Ayu akan tahu kalau Yesus itu mengaku Tuhan sebagaimana orang-orang Yahudi yang berinteraksi langsung dengan Yesus pun tahu kalau Yesus mengaku dirinya Tuhan atau Anak Tuhan. Jadi kalau kiamat tiba dan Kristen yang benar, otomatis Ayu akan masuk neraka karena Ayu Islam (menyangkal Yesus).

Ayulestari wrote:ga ada ayat untuk menyuruh kita beribadah kepada yesus, jadi jelas ga ada peringatan buat nyembah dia


Sama seperti Tuhan di dalam Taurat, tidak pernah menyuruh manusia buat MENYEMBAH DIA. Tuhan tak pernah berkata: "Sembahlah Aku!".
Sebaliknya, lewat Injil kita menjadi tahu, kalau SEtan-lah yang berkata, "Sembahlah aku!"

Dan di dalam Alquran, Awloh berperangai seperti setan. Ayu pasti mengerti maksud saya.

Jadi sekalipun Yesusnya Kristen tidak pernah berkata, "Sembahlah Aku!", tidak berarti dia bukan Tuhan. Justru yang secara vulgar minta dirinya disembah adalah setan.

Ayulestari wrote:peringatan hanya untuk mengakui dia sebagai utusan itu doang, jadi tetap ga akan masuk neraka


Anak diutus Bapa, bukankah itu logis? Yang jadi masalah, muslim tidak menyembah Bapanya Yesus, tapi menyembah sosok yang lain, di mana sosok yang lain itu memiliki ciri-ciri:
1) Tinggalnya di bumi, yaitu di Kabah - Mekkah
2) Tidak serupa dengan apapun
3) Tidak mampu menjelma menjadi apapun
4) Diciptakan oleh sifat
5) Dikontrol oleh sifat
6) Tidak mengakui Yesus sebagai anaknya
7) Gila disembah
8) Suka memuji diri sendiri
9) Bersumpah demi benda-benda ciptaan Tuhan
10) Memakai kata ganti Kami sewaktu berbicara dengan manusia
11) Buta rohani dan membela orang jahat yg jadi nabinya
dan masih banyak lagi.

Ayulestari wrote:coba akang tunjukkan ke ayu ayat nya mana yang yesus mengatakan siapa yang tidak menyembahku maka tempatnya neraka!!


Saya setuju dengan logika Taurat & Injil, yaitu SOSOK YG BIJAK tidak GILA DISEMBAH. Karena itulah Yesus-nya Kristen tidak pernah berkata seperti yang sampeyan minta, kecuali itu SETAN.

Namun dari pernyataan-pernyataannya yang dikuatkan dengan mujizat-mujizatnya, saya rasa orang Kristen dan orang Yahudi mengerti kalau Yesus sedang menyatakan dirinya Tuhan. Silakan sampeyan baca topik tentang ini di: Saduran dari MyQuran: Siapa Tuhanmu?

Ayulestari wrote:Yesus sendiri mengatakan barang siapa yang menyambut nabi maka dapat upah nabi, muhammad menyambut yesus sebagai nabi maka dia peroleh upah nabi, jadi jelas Umat Nabi Muhammad juga akan menerima upah Nabi karena Islam mengakui bahwa Yesus adalah Nabi (Ini jawaban saya jika saya tidak beriman)


Logikanya tidak demikian. Sebab kalau Kristen yang benar, otomatis Yesus bukan sekedar nabi, melainkan Tuhan. Sedangkan Muhammad hanya mengakui Yesus sebagai nabi. Jadi, Muhammad telah salah. Kalau Muhammad benar nabi asli, tentu dia akan tahu siapa sebenarnya Yesus. Dengan demikian, kalau Kristen benar, berarti Muhammad nabi palsu. Dan rule-nya jelas, nabi palsu akan dihukum di neraka, karena dia telah menipu manusia. Dan sampeyan menjadi pengikut dari nabi palsu itu, jadi bagaimana masih berharap dapat selamat?

Anda mengatakan mengakui Yesus sebagai nabi, tapi sebenarnya siapa nabi Anda saat ini? Apakah Yesus? Bukan, tapi nabi Anda adalah Muhammad. Jadi, Anda adalah pengikut nabi palsu. Apakah Yesus yang adalah Tuhan itu (seandainya Kristen benar) akan membebaskan Anda dari kesalahan? Bukankah Anda telah terbujuk untuk mengikuti ORANG YG SALAH?

Kalau Yesus-nya Kristen berkata, "Siapa menyambut dia sebagai nabi, maka ia akan menerima upah nabi", berarti dalam pandangan Anda Yesus bukan Juruselamat, Yesus hanya sebatas manusia biasa saja. Jadi mana mungkin Yesus akan sudi menjadi JURUSELAMAT Anda kalau Anda tidak mengakuinya sebagai JURUSELAMAT, tetapi hanya sebatas nabi?

Orang yang menyambut Yesus sebagai Juruselamat (Tuhan), akan menerima upah Juruselamat.
Sedangkan orang yang menyambut Yesus sebagai nabi, hanya akan menerima upah nabi. Dengan perkataan lain, Yesus tidak akan memakai wewenangnya sebagai PENYELAMAT untuk menyelamatkan orang yg hanya menganggapnya sebagai nabi. Sebagai muslim, sampeyan mengakui JURUSELAMAT yang lain, yaitu Muhammad. Sampeyan telah mengundang sakit hati Yesus. Sampeyan senantiasa bersholawat dan memuji-muji nama Muhammad agar supaya Muhammad menyelamatkan sampeyan kelak lewat safaatnya. Sampeyan menggantungkan harapan pada Muhammad, bukan pada Yesus. Nah, mungkinkah Yesus sudi menyelamatkan Sampeyan?

Sebagai muslim, sampeyan juga diajarkan untuk menjatuhkan citra Yesus, yaitu menurunkan derajatnya ke tingkat nabi biasa bahkan lebih rendah dari Muhammad, dan menjadikannya sebagai PENGECUT & ORANG YG LICIK.

Maka dari itu, sampeyan jangan berpikiran bahwa menjadi muslim posisi sampeyan "AKAN SELALU AMAN" dan PASTI AKAN SELAMAT walaupun agama lain yg benar.

Ayulestari wrote:Benarkah kata anak yang dijuluki kepada nabi daud adalah ajaran Quran? Sekarang tunjukkan ayatnya!!!


Ayu tidak paham dengan apa yang saya katakan.

Kalau Kristen benar, berarti Yesus adalah Anaknya Tuhan. Ya atau Tidak?
Sedangkan Islam menyangkal Yesus sebagai Anaknya Tuhan. Ya atau Tidak?
Nah, kalau Kristen benar, berarti Muhammad telah berbohong dan menipumu karena mengatakan Yesus bukan Anaknya Tuhan.

Ayulestari wrote:Kalau benar ada dalam alkitab ataupun pengakuan yesus sebagai tuhan, tunjukkan mana pengakuan yesus itu!!!


Silakan Anda tanya pada orang Kristen, atau Anda bisa ke topik:
Saduran dari MyQuran: Siapa Tuhanmu?

Kalau Kristen benar, berarti Yesus itu Tuhan. Ya atau Tidak?
Anda sebagai muslim, diajarkan bahwa Yesus bukan Tuhan, ya atau tidak?

Nah, bila kiamat tiba, sampeyan tidak bisa menyalahkan Yesus, tapi salahkan diri Anda sendiri kenapa Anda muslim sehingga sampeyan tidak percaya Yesus itu Tuhan.
Coba kalau sampeyan Kristen, pasti sampeyan akan percaya bahwa Yesus itu Tuhan.

Jadi persoalan sebenarnya bukan apakah di Alkitab ada pengakuan Yesus atau tidak, tapi karena Anda muslim. Coba kalau Anda Kristen, sampeyan pasti tidak akan menanyakan itu. Ya atau Tidak?
Maka dari itu, bila seandainya Kristen yang benar, sampeyan tidak berhak menyalahkan Yesus atau menyalahkan Injil, tapi salahkan kemusliman Anda, dan juga salahkan Muhammad yang telah menjadi biang kerok ketidakpercayaan Anda. Ya atau Tidak?

Saya pun dulu sewaktu masih muslim, saya tidak bisa mempercayai apa yang diimani agama lain, karena Muhammad yang membuat saya begitu. Tapi sejak saya bukan muslim, saya menjadi bersikap TERBUKA, dan dapat mengerti kenapa Yesus sampai diakui sebagai Tuhan oleh umat Kristen, walau saya bukan Kristen. Sekali lagi, yang menjadi inti permasalahannya, yang menjadi biang keroknya sebenarnya adalah Muhammad, nabi palsu itu. Itulah kenapa Muhammad memang layak menyandang gelar ANTI-KRISTUS, karena dialah otaknya, yang menyebabkan muslim sulit menerima Yesus sebagai Juruselamat (Tuhan).

Ayulestari wrote:Menguji Pencipta bukan dari tabiatnya, apa mungkin jika ada dua orang yang ngaku pembuat pergedel yang diuji siapa yang buat pergedel dari tabiatnya?


Kita sama-sama setuju bahwa Pencipta itu PRIBADI YG TERTINGGI, yang PALING BIJAKSANA dan tidak dikendalikan oleh sifat. Nah, kita bisa mengenali apakah sosok yang diaku sebagai Tuhan itu benar-benar Tuhan, lewat tabiatnya. Kita bisa mengetahui tabiat atau karakternya lewat catatan tentang dia. Dalam hal awloh ada di Alquran, sedangkan Tuhan Yahudi ada di Taurat. Kita bisa bandingkan, mana yang benar-benar patut dianggap Tuhan.

Bila yang sampeyan inginkan adalah menguji KEMAMPUAN, nah, ini lebih sulit lagi untuk dipenuhi oleh awloh. Rujukan kita adalah catatan sejarah. Nah, apa sih yang bisa dilakukan awloh pada zaman Muhammad sendiri? Itulah yang saya ulas habis di topik: TRIBUL: 3 CARA NGIBUL MUHAMMAD untuk BUKTIKAN AWLOHNYA

Ayulestari wrote:Apakah Ayu tidak pernah baca Alquran?

QS 4:157. dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.

Ga ada diayat itu yesus menyulap wajah muridnya kok, tetapi “Orang yang diserupakan dengan isa” Bukan Isa kan yang merubah wajah muridnya? Tapi diserupakan, nah jelas alkitab yang menghina Yesus, dimana anda dapat menemukan cerita Yesus menangis tersungkur sambil berdoa (Ketakutan)? Dikitab mana pelecehan yesus yang mana yesus minta muridnya untuk berjaga (Sebagai Penakut).


Saya tidak temukan catatan Yesus menangis sewaktu hendak ditangkap. Kalau dia menjadi panik, saya setuju, karena itu menunjukkan bahwa apa yang akan menimpanya bukan permainan, melainkan sungguhan. Dan penderitaan Yesus-nya Kristen itu bukan pura-pura, tapi benar-benar dirasakannya secara daging. Justru keteguhan Yesus untuk pasrah pada apa yang dikehendaki oleh Bapanya, membuktikan Yesus seorang yang GAGAH bukan PENGECUT seperti yang digambarkan dalam tokoh Isa karangan Muhammad. Dan Yesus pun benar-benar menanggung sendiri semua penderitaan yang sudah ditetapkan untuknya, bukannya menyulap wajah orang lain guna menggantikan posisinya.

Yesus dalam versi Islam digambarkan sebagai sosok yang PENGECUT & SANGAT LICIK. Takut pada penderitaan duniawi, seperti Muhammad yang lari ketakutan sewaktu mendengar kabar hendak ditangkap oleh orang Quraish, dan begitu licik mengharapkan orang lain untuk berkorban untuknya. Muhammad ingin kita mati berjihad untuk membelanya, sementara Yesus yang asli rela mati untuk membela kita. Yesus versi Islam adalah cerminan dari WATAK dan Pribadi Muhammad, yang LICIK & JAHAT serta bersifat PENGECUT.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby moehnyetttz » Sat Feb 28, 2009 3:56 am

Ayulestari wrote:Yesus kan ga mengakui diri sebagai tuhan, ga ada ayat untuk menyuruh kita beribadah kepada yesus, jadi jelas ga ada peringatan buat nyembah dia, peringatan hanya untuk mengakui dia sebagai utusan itu doang, jadi tetap ga akan masuk neraka, coba akang tunjukkan ke ayu ayat nya mana yang yesus mengatakan siapa yang tidak menyembahku maka tempatnya neraka!




Yesus Kristus telah berfirman demikian:

Wahyu 2:18 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
Wahyu 2:23 Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.
22:16 "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."



Bagi saya dengan berfirman demikian sesungguhnya Yesus Kristus telah menyatakan bahwa Diri-Nya adalah Tuhan itu sendiri, sebab hanya Tuhan-lah yang boleh berfirman sedemikian rupa seperti yang tertulis di dalam Kitab Tanakh Ibrani:

Yeremia 17:10 Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."



Sekian. Tuhan Yesus memberkati!
User avatar
moehnyetttz
 
Posts: 1402
Joined: Thu Apr 24, 2008 4:00 pm
Location: Diatas pohon pisang lagi browsing ffi (Sumpah, deh!).

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Broni » Sun Mar 01, 2009 12:11 am

Duladi wrote:Anak diutus Bapa, bukankah itu logis? Yang jadi masalah, muslim tidak menyembah Bapanya Yesus, tapi menyembah sosok yang lain


sarapanbabidotgov wrote:logis menurut logika ente dul... sampe2 yang diutus dikorbanin sama yang ngutus... logis... logis... hihihi...


Makanya ente jadi kristen dulu baru ngerti imannya kristen. Logika kamu yang muslim kok mau diterapkan pada iman Kristen? Terus ngaku-ngaku kitab-sucinya (Quran) mengimani orang yang sama yang disebut Yesus lagi. Jelas udah pernah diterangkan oleh rekan-rekan lain bahwa Isa yg dipikiran Muhammad beda dengan Yesus yg dipikiran orang-orang yang mengimani Kristen dan Alkitab. Gini aja susah bener nerimanya. Kenapa orang Kristen yg sudah punya iman sendiri ma Tuhan Yesusnya harus percaya ma bualan Muhammad???

Tanya sendiri dan jawab sendiri ya...capek!! :-#

Salam lelah pegel linu :drinkers:
Broni
 
Posts: 46
Joined: Tue Jan 20, 2009 8:40 pm

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Sun Mar 01, 2009 2:18 pm

Perlu saya klarifikasikan, bahwa saya tidak meminta Ayu untuk menjadi Kristen. Di topik ini saya hanya meluruskan jalan pikir muslim yang ****.

Sebenarnya perbedaan besar antara muslim dengan non-muslim adalah:

  1. Muslim menganggap agama lain salah bukan karena mereka membaca ke sumbernya langsung, tapi karena percaya pada apa yang Muhammad katakan. Sedangkan Muhammad sendiri yang menjadi sumber informasi itu tidak mengerti (tidak paham), seperti contoh: orang Yahudi tidak menyembah Ezra dikira menyembah Ezra, sehingga kemudian muslim yang menelan mentah-mentah informasi yang keliru dari Muhammad itu menyangka orang Yahudi memang telah menyembah Ezra. Tentang Trinitas-nya Kristen pun Muhammad tidak mengerti, sehingga menyangka Trinitas-nya Kristen adalah Allah, Maria dan Yesus. Muhammad pun tidak paham makna dari kata "ESA" seperti yang dipahami oleh agama Samawi (Yahudi & Kristen), dikiranya esa itu tunggal sebiji seperti sebongkah batu atau sebutir kelereng. Muhammad pun keliru, mengira Maryam Saudara Perempuan Harun adalah ibu dari Yesus. Jadi, bila si pemberi informasi itu KELIRU, apalagi dengan orang yang menerimanya? Banyak sekali miss-understanding atau kesalahmengertian yang dialami oleh muslim terhadap agama-agama lain, khususnya terhadap agama Yahudi dan Nasrani. Ini sangat memalukan bagi umat yang konon katanya ... adalah "UMAT PALING TAHU" & PENGANUT AJARAN PALING SEMPURNA. Faktanya justru kebalikannya, Islam adalah agama paling **** dan paling tidak tahu apa-apa, tapi sudah SOK TAHU, SOK KEMINTER & SOK PALING BENER SENDIRI.
  2. Non-muslim tahu Islam itu SALAH, bukan berdasarkan apa kata Alkitab atau Weda, tapi karena membaca ke sumbernya langsung, yaitu dari ALQURAN, HADIST & BUKU-BUKU ISLAMI yang berotoritas. Sebagai contoh: umat Kristen tidak akan tahu kalau Islam itu salah kalau mereka tidak baca Alquran dan hadist, sebab Alkitab tidak pernah menyebut-nyebut nama Islam dan Muhammad. Umat Kristen menjadi tahu Islam itu salah setelah mereka baca Alquran dan Hadist. Sebaliknya, muslim menjudge agama lain salah dengan cara yang buta, yaitu berdasarkan omongan Muhammad tanpa mempelajari sendiri langsung ke sumbernya. Akibatnya, seringkali tuduhan-tuduhan muslim terhadap agama lain menjadi bahan tertawaan.

Ringkasnya: MUSLIM adalah satu-satunya umat SOK TAHU, SOK KEMINTER & SOK BENER.

Muslim memiliki banyak ketidakmengertian atau ketidakpahaman tentang agama-agama lain, di mana pengetahuan muslim bukan didapat dari membaca sendiri ke sumbernya langsung tetapi berdasarkan AJARAN MUHAMMAD di mana dia sebagai INFORMAN justru adalah ORANG YG TIDAK MENGERTI dengan apa yang dia tuduhkan. Ibarat orang yang ada penyakit di hatinya, menyebar fitnah sana-sini dan praduga-praduga menggelikan, bukan karena dia sangat mengerti, tapi karena ketidakmengertiannya.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby belajarsejarah » Sun Mar 01, 2009 11:44 pm

Ada kesaksian menarik dari Tokoh Muhamadiah yang paling benci dengan tritunggal eh malah akhirnya mengakui tri Tunggal sebagai Ajaran Tauhid yang paling sempurna.
viewtopic.php?f=61&t=16583&p=453448&hilit=hamran#p453448
User avatar
belajarsejarah
 
Posts: 533
Joined: Mon Feb 02, 2009 2:13 am

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Jibaok » Mon Mar 02, 2009 9:58 am

Duladi wrote:Itu karena Ayu Islam. Kalau Ayu Kristen, tentu saja Ayu akan tahu kalau Yesus itu mengaku Tuhan sebagaimana orang-orang Yahudi yang berinteraksi langsung dengan Yesus pun tahu kalau Yesus mengaku dirinya Tuhan atau Anak Tuhan. Jadi kalau kiamat tiba dan Kristen yang benar, otomatis Ayu akan masuk neraka karena Ayu Islam (menyangkal Yesus).


pir, pir, pir, sekarang sudah jelas, siapa yang sebenar-benarnya ****.
jika benar yesus pernah mengakui dirinya tuhan, dan yahudi2 zionis itu tahu yesus itu tuhan, mengapa yahudi2 zionis itu masih mao menghukum dan membunuh tuhan (yesus) mereka ? :toimonster:
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Duladi » Mon Mar 02, 2009 10:33 am

Jibaok wrote:jika benar yesus pernah mengakui dirinya tuhan, dan yahudi2 zionis itu tahu yesus itu tuhan, mengapa yahudi2 zionis itu masih mao menghukum dan membunuh tuhan (yesus) mereka ? :toimonster:


Baca kitab Injilnya Kristen. Orang Yahudi itu mengerti apa yang diucapkan oleh Yesus, yaitu bahwa Yesus sedang menyatakan dirinya Tuhan atau Anaknya Tuhan, sehingga orang-orang Yahudi menjadi marah. Sampeyan tidak bisa mempercayai itu karena sampeyan sudah dibentuk oleh Muhammad. Jadi, kalau kiamat tiba dan ternyata Kristen yang benar, sudah pasti muslim akan masuk neraka, karena muslim adalah pengikut Anti-Kristus. Janganlah muslim di sini punya pikiran yang ****, menyangka dirinya juga akan selamat walaupun agama lain yang benar.

Setelah saya tunjukkan cara berpikir yang benar dalam membandingkan Islam dengan agama Samawi, maka sekarang saya bantu sampeyan bernalar:
Dengan meninjau agama Islam sendiri secara internal, mungkinkah Islam akan selamat di hari penghakiman? Jawabannya tentu saja TIDAK. Karena:
1) Islam adalah agama botol & buta rohani.
2) Muhammad adalah orang jahat yang disangka suci.
3) Awloh bukan tuhan, melainkan setan.

Jadi, tanpa berandai-andai dengan kebenaran agama lain, dengan menyelidiki ajaran-ajaran Islam dari dalam saja sudah kelihatan, kalau Islam TIDAK MUNGKIN Selamat.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Meluruskan Cara Berpikir Muslim yang ****

Postby Jibaok » Mon Mar 02, 2009 11:08 am

Duladi wrote:
Baca kitab Injilnya Kristen. Orang Yahudi itu mengerti apa yang diucapkan oleh Yesus, yaitu bahwa Yesus sedang menyatakan dirinya Tuhan atau Anaknya Tuhan, sehingga orang-orang Yahudi menjadi marah.


Lho, maksud loe, bangsa yahudi zionis (katanya, bangsa pilihan tuhan) itu sendiri tidak mengenali tuhan walaupun sudah ujud dan berbicara dihadapan mereka ?
mengapa bangsa yahudi zionis pilihan tuhan itu **** banget ?
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Next

Return to Pengaruh Islam Terhadap Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron