gimana ya?

,......hehm,............................................................................
gini deh,....
sebenarnya banyak hal yang perlu di kritik dari 2 unsur islam(ajarannya dan pengikutnya),....
tapi terserahlah,itu ajaran agamamu sendiri,jadi saya tidak punya kapasitas menilai baik atau buruk,....
mungkin akan lebih tepatnya jika saya menilai ajaran anda dari segi salah dan benarnya saja,....
sebenarnya kalau di cermati baik2 islam itu masalahnya cuma terletak di muslimnya,tidak punya kenyakinan yang pasti akan tuhannya,......muslim cuma punya ketakwaan,...
harap bisa di bedakan antara keyakinan pada tuhan dan ketakwaan kepada tuhan,...
sedikit cerita perbedaan anak seorang kristen dan anak seorang muslim,...
rasanya masih segar dalam ingatan saya,...bagaimana saya diajarkan oleh orang tua saya tentang "siapakah tuhan?",...
tiap hari saya dicekoki oleh perkataan2 bahwa
"tuhan itu baik",..."tuhan akan melindungi keluarga ini",... "tuhan akan memberi apa yang kita minta dalam doa",.....dan puncaknya ketika pelajaran agama di sd,guru "memberikan" ayat alkitab bahwa
anak2 inilah yang empunya kerajaan surga"
nah kalimat bawaan yang berwarna biru diatas ditambah dengan pengalaman rohani,maka melahirkan apa yang dinamakan
keyakinan,.......tinggal mencari apa yang dinamakan
ketakwaan,.....
dalam pencarian ketakwaan kami umat kristen sudah mempunyai landasan yang kuat,yaitu keyakinan,...maka apapun bentuk dari logika dan realita suatu kebenaran,kami tidak musti terikat dengan semua batasan yang ada,...
hal lain saya dari dapatkan dari teman semasa kecil yang muslim,....
yang saya rangkum,tuhan adalah yang punya kuasa neraka,....dan neraka itu penuh dengan siksa,...
dan si tuhan akan siap sedia selalu untuk memaksukan orang2 yang tidak bertakwa kepada-nya,...
mereka harus belajar pengajian,meraka harus bisa menghafal alif ba ta sa(kalau gak salah),walaupun banyak yang ternyata gak mampu menghafal,....bahkan mereka harus merasakan perihnya disunat,...semua yang dilakukan adalah untuk mengajarkan ketakwaan sedini mungkin,...
segala perbuatan harus ada sanksinya,...amal ibadah,sholat,baca quran harus berbuah surga,....tapi apakah ini sudah merupakan keyakinan?,...insyaawloh,...hanya tuhan yang tahu,...
akibanya muslim dewasa harus mulai dari nol untuk mencari
keyakinan atas segala usahanya,....tapi sayangnya mereka tidak pernah diajarkan tentang keyakinan sejak kecilnya,sehingga yang muncul cuma cara asal nabrak asal bunyi,..klaim,peng-cocok2an,...walaupun kebenaran tapi tidak sejalan dengan ketakwaan dianggap salah,...sedangkan walaupun ngaco,tapi sejalan dengan ketakwaan dianggap benar
muslim kecil segampang itu mengeluarkan kata2 bahwa yang bukan agama islam kalau mati akan masuk neraka

,sedangkan borjuis kecil justru dibuat pusing gak ada ujungnya "masa'sih cuma orang kristen doang masuk surga,apakah orang baik2 selain kristen tetap bakalan masuk neraka?"
dari cerita diatas apa yang muslim dewasa "lakukan"?,....
tidak ada!!!!!!!!!!!
muslim roker cuma bisanya bilang tidak setuju dengan kekerasan yang dilakukan penganut ajaran islam,tapi apakah muslim roker pernah bermaksud untuk menghentikan atau meniadakan ketidak setujuannya?
muslim roker lagi2 cuma bisa diam ketika para tetangganya sejak dini mungkin mengajarkan anak2 mereka bahwa yang bukan islam adalah kafir(maaf,yang saya ungkit disini bukannya saya resah di "panggil" kafir,tapi saya fokuskan pada muslim sejak dininya sudah diajarkan
membuat perbedaannya sendiri)
cuma sekedar saran,....
mungkin,...sekali lagi cuma kemungkinan,....
satu2nya cara umat muslim memperbaiki citra islam adalah dengan mengubah cara penerapan dan cara pandang terhadap cara memahami ayat2 qurannya,....
tuhan itu gak mungkin kaku,...tuhan harus fleksibel,...
kalau mesjid istiqal aja bisa diarsiteki oleh kapir kristen,lantas mengapa harus ada muslim yang gembar gembor gak mau berjabat tangan dengan yang bukan muhrimnya?,...
ambilah contoh,perangilah kafir,....yang diperangi itu semestinya "kekafiran"nya,...bukannya maknanya kepala kafir harus dan halal dipancung,....
tren muslim selama ini cuma bersedekah kepada saudara seimannya,...ketika mereka melihat seorang nenek yang ditinggal mati suaminya sedang kesusahan,yang mereka lihat adalah "apa yang tercantum di ktp",..mereka lupa bahwa nenek tersebut sebenarnya status juga "janda miskin",....
kemaksiatan muslim lawan dengan tangan manusia,....sedangkan mereka tahu betul bahwa sodom dan gomora hancur lebur tanpa campur tangan manusia
ketika bulan puasa,mana yang lebih penting,dihormati atau tidak membuat orang lain susah?,...
walaupun warung2 buka disiang hari,tapi kalau semua muslim pada setia pada ibadah puasanya,saya rasa pemilik warung bakal capek sendiri gelar dagangan disiang hari
islam harus di kembalikan ke fitrahnya sebagai suatu artian rohani,....jangan dicampur adukan lagi dengan hal2 konyol,..
silahkan anda resapi maknanya dari pertanyaan saya ini,...islam/muslim itu adalah........
1:orang2 berserah diri pada tuhan,....atau
2:orang2 yang menyerahkan ujung "daging"nya untuk dipotong,....atau
3:orang2 yang mengucapkan 2 kalimat syahadat