
Oleh karean itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah
kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tsb dan lebih layak disebut sebagai mitos semata. Lebih jauh, Qur'an menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.




shelionline wrote:Idiiihhhh....!!!! Mas kris-kris ini enjoy banget menghujat islam...!!!! iri ya, yang pasti sih DENGKI karena nabinya ternyata tidak lahir dari bangsa Yahudi (para nabi-nabi terdahulu mayoritas dari Yahudi ) padahal udah ditunggu-tunggu sampe ratusan tahun...kheki kayaknya...akhirnya DENGKI deh...(Dengki tidak berarti Nggak percaya kenabian Muhamad SAW)
Mengapa????karena ajaran kristen yang anda ikuti isinya MEMBLE..!!! hii.hiii.hiii
ok deh...tumpahkan semua uneg-uneg anda sampe puas........!
Biar dapat hidayah seperti Antonius Widuri (Missionaris katolik yg fanatik itu)...!!!!
Antonius widuri seorang missionaris yang sangat santun..laen bener dengan anda-anda yang bicaranya nggak beda ama syetan..!!
Betulkah hanya hadisnya Hisham ibn `Urwah yang menceritakan tentang usia Aisya ? Nyatanya Bukhari dan Tabari juga menyebutnya.
Jawaban ; BETUL !!! Dan ABU BAKR MEMANG KEBERATAN terhadap pernikahan ini.
hanya_menyampaikan_saja wrote:Pernikahan Nabi Muhammad dengan Aisyah
The Ancient Myth Exposed
By T.O. Shanavas , di Michigan.
C 2001 Minaret
Diterjemahkan oleh : cahyo_prihartono
http://www.faithfreedom.org/oped/sina51021.htm wrote:.......
This is not even natural. Normal men do not get sexually attracted to children. Only a pedophile can become sexually aroused by a child.
One friend wrote:“even in the animal kingdom where animals respond to their animalistic instincts, pre-puberty animals and birds are spared and not desired by the male animals in heat.
I would think that it is a biological reaction that is ingrained in all of us not to lust after or desire or be turned on by any child immaterial of what kind of perverts we may be.”
Having sexual feelings for children is unnatural and it is a sickness of mind. It has nothing to do with morality. Any adult who lusts after a child is not normal. Muhammad was sick in the head.
.......
Surah Al-Ahzab (33), ayat 21 wrote:Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

ali5196 wrote:Yth Sheli & menyampaikan saja, artikel anda itu sudah dibahas dalam FFI. Ini jawabannya:
http://www.faithfreedom.org/Articles/si ... ha_age.htm
1) BUKTI #1: PENGUJIAN THD SUMBER
Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya, yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga.
Jawab:
Betulkah hanya hadisnya Hisham ibn `Urwah yang menceritakan tentang usia Aisya ? Nyatanya Bukhari dan Tabari juga menyebutnya.
2) BUKTI #2: MEMINANG
Disatu pihak Tabari bilang Aisya dipinang pada usia 7 tahun, dilain pihak Tabari bilang 14. Jadi kesimpulan artikel ini : Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.
Meminjam jawaban A Sina :
Kalaupun yang diatas tidak dianggap reliable, bagaimana dengan
riwayah2 lainnya yang begitu mendetil tentang umur Aisha, menggambarkannya bermain dengan boneka, pembicaraannya dengan teman2 seumurnya dan ceritanya bersembunyi ketika Muhamad memasuki kamar, memorinya tentang bermain di ayunan ketika ibunya memanggilnya dan mencuci mukanya dan mempertontonkannya kepada Muhamad, ke-dungu-annya dan rasa kaget ketika Muhamad beraksi dalam perannya sebagai suami, dsb.
3) BUKTI #3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah
Menurut Ibn Hajar : jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.
KESIMPULAN: Tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.
Jawab: OK. Kalau memang asumsi diatas benar, apakah normal bagi seorang berumur 52 tahun menikahi anak umur 12 tahun ? Mengingat Muhamad bisa mendapatkan wanita mana saja saat itu ? Tetapi mengapa harus memilih yang berumur 12 tahun ?
4) BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma' (Kakak Aisyah)
Menurut Ibn hajar : jika Asma berusia 27 atau 28 pada saat hijrah, maka Aisha berumur 17.
Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?
KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.
Meminjam JAWABAN A SINA:
Dijaman baheula belum ada sertifikat lahir. Lagipula, Asma bukan orang penting dan tidak akan menyangka bahwa 1300 tahun kemudian ia menjadi obyek kontroversi. Jadi teori umur Aisya 18 atau 20 tahun ketika menikah, diukur dari umur Asma, juga sangat lemah.
5) BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD
KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun.
Jawab A SINA:
Ini alasan lemah. Pada saatnya pertempuran Badr dan Uhud Aisha berumur antara 10 sampai 11 tahun. Ia tidak bertempur seperti kaum lelaki. Ia disitu untuk menghangatkan tempat tidur Muhamad. Lelaki dibawah umur 15 dipulangkan, tetapi ini tidak berlaku bagi Aisha.
6)BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)
Menurut Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: "Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)" ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu'l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa'l-sa`atu adha'wa amarr).
Jawaban A SINA terhadap yang diatas (mengulang jawaban #2):
Bahkan jika kita mengasumsi bahwa riwayah diatas akurat, tidak ada alasan mengapa riwayah ini lebih penting ketimbang riwayah lainnya yang begitu mendetil tentang umur Aisha, menggambarkannya bermain dengan boneka, pembicaraannya dengan teman2 seumurnya dsb dsdb.
Peristiwa2 ini lebih menempel di ingatan ketimbang kapan turunnya wahyu. Kemungkinan orang lebih mengingat peristiwa penting ketimbang kepastian tanggal datangnya Surah.
7) BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab
Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis) dalam hadist untuk menggambarkan Aisya, adalah "wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan". Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.
Jawab A SINA:
Keterangan ini tidak tepat. Saya lahir di Iran dan saya mengerti bahasa Arab. Bikr berarti perawan dan TIDAK menunjukkan umur. Faktanya, Aisha adalah isteri kedua Muhammad (setelah Khadijah) namun Muhammad MENUNGGU TIGA TAHUN sebelum melakukan hubungan perkawinan karena AISHA TERLALU MUDA. Oleh karena itu ia memuaskan dirinya dengan Umma Salamah, sampai Aisha tumbuh sedikit lagi.
8) BUKTI #8. Text Qur'an
Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karena itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.
Jawab saya : mengingat surah2 dalam Quran yang sering kontradiksi dan kelakuan Muhamad (dalam biografinya) yang sering melanggar kata2nya sendiri, mengapa kita harus heran dgn dilanggarnya Quran oleh Muhamad sendiri ? Bukankah Allah sendiri sering berubah2 peraturan demi memuaskan nabinya ?
9) BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan
Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi syah.
Adalah tidak terbayangkan bahwa AbuBakr, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras ttg persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.
Jawaban ; BETUL !!! Dan ABU BAKR MEMANG KEBERATAN terhadap pernikahan ini.
Dalam hadis, Abu Bakr mengatakan kpd muhamad: tapi saya adalah saudaramu ! Kok kawin dnegan anak saya ? Khan ini melawan tradisi kita. Jawab Muhamad : Iya, tetapi Aisya adalah pemberian Allah kepada saya. Allah memberi saya mimpi bahwa AIsya ini akan jadi pengantinku.
Begitu kira2 bunyi hadisnya. (NoMind tolong cariin hadisnya dong, gua capek nih.)
Allah memang Maha Tahu ! AMIN !

ali5196 wrote:Yth Sheli & menyampaikan saja, artikel anda itu sudah dibahas dalam FFI. Ini jawabannya:
http://www.faithfreedom.org/Articles/si ... ha_age.htm
1) BUKTI #1: PENGUJIAN THD SUMBER
Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya, yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga.
Jawab:
Betulkah hanya hadisnya Hisham ibn `Urwah yang menceritakan tentang usia Aisya ? Nyatanya Bukhari dan Tabari juga menyebutnya.
2) BUKTI #2: MEMINANG
Disatu pihak Tabari bilang Aisya dipinang pada usia 7 tahun, dilain pihak Tabari bilang 14. Jadi kesimpulan artikel ini : Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.
Meminjam jawaban A Sina :
Kalaupun yang diatas tidak dianggap reliable, bagaimana dengan
riwayah2 lainnya yang begitu mendetil tentang umur Aisha, menggambarkannya bermain dengan boneka, pembicaraannya dengan teman2 seumurnya dan ceritanya bersembunyi ketika Muhamad memasuki kamar, memorinya tentang bermain di ayunan ketika ibunya memanggilnya dan mencuci mukanya dan mempertontonkannya kepada Muhamad, ke-dungu-annya dan rasa kaget ketika Muhamad beraksi dalam perannya sebagai suami, dsb.
3) BUKTI #3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah
Menurut Ibn Hajar : jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.
KESIMPULAN: Tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.
Jawab: OK. Kalau memang asumsi diatas benar, apakah normal bagi seorang berumur 52 tahun menikahi anak umur 12 tahun ? Mengingat Muhamad bisa mendapatkan wanita mana saja saat itu ? Tetapi mengapa harus memilih yang berumur 12 tahun ?
4) BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma' (Kakak Aisyah)
Menurut Ibn hajar : jika Asma berusia 27 atau 28 pada saat hijrah, maka Aisha berumur 17.
Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?
KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.
Meminjam JAWABAN A SINA:
Dijaman baheula belum ada sertifikat lahir. Lagipula, Asma bukan orang penting dan tidak akan menyangka bahwa 1300 tahun kemudian ia menjadi obyek kontroversi. Jadi teori umur Aisya 18 atau 20 tahun ketika menikah, diukur dari umur Asma, juga sangat lemah.
5) BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD
KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun.
Jawab A SINA:
Ini alasan lemah. Pada saatnya pertempuran Badr dan Uhud Aisha berumur antara 10 sampai 11 tahun. Ia tidak bertempur seperti kaum lelaki. Ia disitu untuk menghangatkan tempat tidur Muhamad. Lelaki dibawah umur 15 dipulangkan, tetapi ini tidak berlaku bagi Aisha.
6)BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)
Menurut Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: "Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)" ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu'l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa'l-sa`atu adha'wa amarr).
Jawaban A SINA terhadap yang diatas (mengulang jawaban #2):
Bahkan jika kita mengasumsi bahwa riwayah diatas akurat, tidak ada alasan mengapa riwayah ini lebih penting ketimbang riwayah lainnya yang begitu mendetil tentang umur Aisha, menggambarkannya bermain dengan boneka, pembicaraannya dengan teman2 seumurnya dsb dsdb.
Peristiwa2 ini lebih menempel di ingatan ketimbang kapan turunnya wahyu. Kemungkinan orang lebih mengingat peristiwa penting ketimbang kepastian tanggal datangnya Surah.
7) BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab
Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis) dalam hadist untuk menggambarkan Aisya, adalah "wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan". Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.
Jawab A SINA:
Keterangan ini tidak tepat. Saya lahir di Iran dan saya mengerti bahasa Arab. Bikr berarti perawan dan TIDAK menunjukkan umur. Faktanya, Aisha adalah isteri kedua Muhammad (setelah Khadijah) namun Muhammad MENUNGGU TIGA TAHUN sebelum melakukan hubungan perkawinan karena AISHA TERLALU MUDA. Oleh karena itu ia memuaskan dirinya dengan Umma Salamah, sampai Aisha tumbuh sedikit lagi.
8) BUKTI #8. Text Qur'an
Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karena itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.
Jawab saya : mengingat surah2 dalam Quran yang sering kontradiksi dan kelakuan Muhamad (dalam biografinya) yang sering melanggar kata2nya sendiri, mengapa kita harus heran dgn dilanggarnya Quran oleh Muhamad sendiri ? Bukankah Allah sendiri sering berubah2 peraturan demi memuaskan nabinya ?
9) BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan
Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi syah.
Adalah tidak terbayangkan bahwa AbuBakr, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras ttg persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.
Jawaban ; BETUL !!! Dan ABU BAKR MEMANG KEBERATAN terhadap pernikahan ini.
Dalam hadis, Abu Bakr mengatakan kpd muhamad: tapi saya adalah saudaramu ! Kok kawin dnegan anak saya ? Khan ini melawan tradisi kita. Jawab Muhamad : Iya, tetapi Aisya adalah pemberian Allah kepada saya. Allah memberi saya mimpi bahwa AIsya ini akan jadi pengantinku.
Begitu kira2 bunyi hadisnya. (NoMind tolong cariin hadisnya dong, gua capek nih.)
Allah memang Maha Tahu ! AMIN !


Users browsing this forum: No registered users