. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby AkuAdalahAing » Mon May 18, 2009 11:41 am

[muslim mode:on]
hai pir pir kolopir yang sok tau dan sok keminter !!!
DARIPADA kalian pada MBACOT ndak karuan seperti di atas, LEBIH BAIK TUNJUKAN BAGIAN MANA YANG TIDAK SESUAI AJARAN islam !!!
[muslim mode:off]
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Adadeh » Tue May 19, 2009 6:20 am

KAWIN KONTRAK: Kini, Ramai Orang Arab Huni Kawasan Puncak
26 April 2009

Kawasan Warung Kaleng atau Kampung Sampay di Puncak, Cisarua, yang merupakan perkampungan warga Timur Tengah (Arab, red), mulai bergeliat. Sejumlah tempat peristirahatan berupa vila dan bungalo sudah banyak terpesan. Padahal, musim kawin kontrak baru masuk pada Juni hingga Agustus mendatang.

Hingga awal pekan ketiga bulan ini, peningkatan pemesanan untuk pemakaian awal bulan depan diperkirakan mencapai lebih 50 persen.

Menurut salah seorang petugas resepsionis di vila Tjokro, Cisarua, pemesanan kamar umumnya dilakukan dengan cara si tamu menghubungi via telepon atau menugaskan seseorang (calo, red) untuk memesan kamar/bungalo.

Menurut perempuan yang diperkirakan usianya 28 tahun tersebut, pemesanan kamar rata-rata untuk lama pemakaian satu pekan hingga satu bulan, mulai awal Juni nanti. "Yang ada di lantai bawah dan area bawah ini sudah banyak yang dipesan. Ada yang untuk satu pekan dan ada yang untuk dua pekan. Bergantung, malah ada yang memperpanjang," kata dia.

Khusus di kawasan Warung Kaleng atau orang Arab menyebutnya dengan istilah "jabal" (gunung dalam bahasa Arab), selain sejuk, pria Arab memilih tempat tersebut karena memang terkenalnya sebagai tempat kawin kontrak dengan wanitanya yang juga terkenal cantik.

Pada Juni hingga Agustus, kawasan puncak yang kerap dijadikan tempat wisata itu berubah menjadi kawasan yang dipenuhi pria Arab.

Kawin kontrak dipilih para pria Arab karena persyaratannya lebih mudah dibanding dengan harus nikah resmi. Hanya dengan emas kawin Rp4 juta hingga Rp6 juta, mereka bisa memiliki wanita-wanita cantik dan menjadikannya istri sementara waktu. Pelaksanaan kawin kontrak tersebut dilakukan tanpa penghulu. Melainkan hanya seorang saksi. Bahkan, saksi tidak jarang hanya seorang calo yang berprofesi sebagai tukang ojek. Para pelaku kawin kontrak umumnya bukanlah warga asli Cisarua. Mereka yang kawin kontrak itu berasal dari luar Bogor. Untuk wanitanya berasal dari Sukabumi, Cianjur serta Bandung. Sedangkan prianya berasal dari Timur Tengah.

Menariknya, dalam proses kawin kontrak tersebut, sang wanita tidak bisa menerima mahar sebesar itu secara utuh. Seperti keterangan dari Nisa (nama samaran), salah seorang pelaku kawin kontrak. Sebesar 50 persen dari mahar harus disetorkan kepada calo yang mempertemukannya dengan pria Arab tersebut. Tidak saja sampai di situ, terkadang sisa uang mahar yang diterima si wanita itu juga kembali terpotong, jika ada "petugas" yang akan melakukan penertiban.

Dari pengakuan sejumlah pelaku kawin kontrak, termasuk Nisa, faktor ekonomilah yang menjadikan mereka rela dikawin kontrak oleh para pria Arab. Itu faktor utama. Tapi faktor lain yang membumbui terjadinya kawin kontrak itu adalah karena kekecewaan (trauma, red).

Nisa contohnya. Dia mengaku menjadi pelaku kawin kontrak karena frustrasi setelah sempat menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Arab. Bukannya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, tapi majikannya selalu menjadikan dia sebagai budak seks. Sementara itu, Shofia (nama lain), pelaku kawin kontrak lain, mengaku dia trauma dengan lelaki asal pribumi karena sempat gagal (cerai) dua kali. "Saya kapok berhubungan dengan pria asli Indonesia."

Para pria Arab karena merasa sudah membayar, mereka bisa menguasi para wanita yang dikawininya. Dan itu yang dialami Nisa, selama 5 bulan ia hidup bersama dengan pria Arab di sebuah vila. Namun, setiap hari ia tidak boleh keluar vila kecuali bersama suami kontraknya. Sialnya lagi, dari sang suami Arabnya itu dia tidak mendapatkan apa-apa lagi, selain mahar yang sudah terpotong untuk bayar penghulu/calo dan petugas untuk meloloskannya dari penertiban.

Lain dengan Nisa, Sofia malah mengaku menikmati kawin kontrak dengan pria Arab. Selama tujuh bulan ini, dia mengaku sudah dua kali melakukan kawin kontrak dengan pria Arab, yang masing-masing selama tiga bulan.

Kedatangan para wisatawan Arab itu pun kini sudah sangat terorganisasi. Turun dari Bandara Soekarno-Hatta, di hadapan para sopir taksi, mereka tinggal menyebut kata jabal (bahasa arab), dan sampailah mereka di Warung Kaleng. Kini hampir 90 persennya penghuni, Warung Kaleng adalah warga Arab. Begitu juga dengan bahasa sehari-hari di daerah itu. Bahkan seluruh fasilitas, baik vila, wartel, travel, toko di sana bertuliskan bahasa Arab (lampungpost.com)
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Adadeh » Tue May 19, 2009 6:27 am

Mana nih para pendukung RUU Anti Pornografi? Kok pada bungkem melihat wanita² tanah air dikontrakseks dengan kedok agama Islam seperti itu? Ini masih lagi:

Warga Cemaskan Kawin Kontrak
Jurnal Bogor, 13 May 2009 oleh jayadi
Rubrik: Halaman Depan

Puncak - Warga di sekitar kawasan Puncak merasa cemas dan heran dengan masih adanya praktik kawin kontrak di wilayah Puncak. Pasalnya, yang mereka tahu, praktik kawin kontrak itu sudah diberangus petugas. “Praktik kawin kontrak masih ada ya? Bukannya sudah diberantas oleh polisi? Kalau begitu, polisi harus tinjau ulang lagi praktik kawin kontrak itu. Walaupun wanita yang biasa melakukan kawin kontrak sudah berkurang,” tutur Wawan, warga Desa Banjarsari Kecamatan Ciawi kepada Jurnal Bogor, kemarin.
Wawan mengatakan, dirinya memang sudah sering mendengar tentang turis Timur Tengah yang sering berlibur ke Indonesia. “Saya sudah sering mendengar kabar tentang turis Timur Tengah yang berlibur ke Indonesia, namun sejak razia kawin kontrak besar-besaran, saya kira sudah tidak ada lagi praktik kawin kontrak,” ujarnya.

Bukan hanya Wawan yang merasa heran dengan masih adanya praktik kawin kontrak, Suhendar, warga Desa Pancawati Kecamatan Caringin pun kaget dengan masih adanya praktik kawin kontrak tersebut. “Wah, saya kira praktik kawin kontrak sudah tidak ada. Soalnya, waktu ada razia kawin kontrak, pemerintah mengatakan akan terus memberantas kawin kontrak,” kata Suhendar.
“Praktik kawin kontrak kan haram, orang Arab harusnya tahu mana yang halal dan mana yang haram. Jangan mementingkan nafsu dan merusak wanita Indonesia, mereka juga harusnya memikirkan bagaimana perasaan wanita,” tambahnya.
Asep, warga Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua mempunyai komentar yang berbeda dengan Wawan dan Suhendar. Asep mengatakan, dirinya sudah mengetahui kalau praktik kawin kontrak masih ada. “Saya sih sudah tahu kalau kawin kontrak masih marak, soalnya saya pernah melihat turis Arab sedang transaksi dengan calo,” ujar Asep.
Lanjut Asep, dirinya pernah berdiskusi dengan seorang kawannya yang anggota kepolisian, namun tanggapannya tak seperti yang diharapkan. “Teman saya bilang, bisa saja oknum-oknum yang terkait dengan praktik kawin kontrak sudah diberi uang tutup mulut. Jadi mereka pura-pura tidak tahu,” paparnya.
Dari data yang dihimpun Jurnal Bogor, praktik kawin kontrak sudah pernah dibabat habis pada pertengahan 2006. Beberapa pasangan pelaku kawin kontrak terjaring dalam razia saat itu, namun kini sepertinya para calo dan wanita pelaku kawin kontrak sudah kebal akan tindakan hukum yang akan dibebankan kepada mereka.

Muhammad Hafidh
=========================
Muslim Indonesia lebih memilih tutup mulut rupanya jika yang melakukan pelacuran dengan kedok agama adalah para turis Arab Muslim. Tidak ada satupun netter Muslim FFIndonesia yang protes akan hal ini. Bungkem semuanya, diem seribu bahasa. Zawaj al Misyar rame² yuukk... halal dan murah lhoo... sekali bayar bisa pake terus sampe bosen, setelah itu cabut balik ke Arab.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Adadeh » Tue May 19, 2009 6:34 am

Indonesia Menjadi Obyek "Wisata Seks" Terpopuler Bagi Turis Arab
Minggu, 19/04/2009 17:06 WIB

Image

Riyadh, Naif. Ketika Indonesia menjadi obyek dakwah dan ladang persemaian gerakan-gerakan Islam yang berasal dari negara-negara Arab, di sisi yang lain Indonesia juga menjadi obyek "wisata seks" yang sangat populer bagi turis-turis Arab.

Dan lebih naifnya lagi, praktik ini dilegalkan oleh salah satu fatwa ulama mereka. Salah satu ulama yang melegalkan praktik demikian adalah Syaikh Abdullah bin Baz, ulama yang menjadi rujukan penting kalangan salafi-wahhabi.

Baru-baru ini, Kepala Bidang Pembimbingan Masyarakat (Qism ar-Ra'aya) Kedutaan Besar Saudi Arabia di Jakarta mendesak Badan Pembesar Ulama (Hay'ah Kubbar al-Ulama) kerajaan petro dollar tersebut untuk mengeluarkan fatwa yang menyikapi maraknya fenomena "pernikahan" para lelaki Saudi dengan perempuan Indonesia "yang diniatkan adanya talak (cerai) setelahnya" (nikah bi niyyat at-thalaq).

Khalid al-Arrak, Kepbid Bimas Kedutaan Saudi di Jakarta menyatakan, pihaknya khawatir jika fenomena yang marak di kalangan lelaki negaranya itu kian hari kian merebak dan tak dapat dikontrol.

Harian Saudi Arabia al-Wathan (16/4) melansir, fenomena "nikah dengan niat talak di belakangnya" yang dilakukan oleh para lelaki Saudi dengan perempuan Indonesia itu sangat populer.

Al-Arrak menyatakan, para lelaki Saudi yang melakukan praktik ini tidak lagi memperhatikan undang-undang yang berlaku terkait pernikahan, karena mereka justru menyandarkan perbuatan mereka terhadap salah satu fatwa ulama yang melegalkannya. "Mereka melakukan pernikahan ini dengan bersandar pada fatwa ulama yang membolehkan nikah dengan niat bercerai (nikah bi niyyat at-thalaq)," ungkap al-Arrak.

Sayangnya, dari pihak perempuan Indonesia sendiri menjadikan praktik ini sebagai ladang pekerjaan. Lagi-lagi kemiskinan dan susahnya hidup yang melilit mereka adalah dendang usang kaset lawas yang dijadikan dalih. "Perempuan Indonesia beranggapan jika menikah dengan lelaki Saudi, sekalipun kelak akan diceraikan, dipandang sebagai solusi sesaat untuk mendulang uang dan jalan pintas untuk dapat keluar dari jerat kemiskinan," tambah al-Arrak.

Yang lebih disayangkan lagi, di Indonesia sendiri banyak tersebar kantor-kantor “siluman” yang memfasilitasi praktik pernikahan edan ini, lengkap dengan modin, saksi, dan wali palsu dari calon pengantin perempuan.

Kedutaan Saudi di Jakarta sendiri telah mencatat setiaknya 82 pengaduan pada tahun lalu, ditambah 18 pengaduan tahun ini yang diajukan oleh para "mantan istri" perkawinan ini, yang ternyata menghasilkan anak.

Meski tidak tercatat secara resmi di Kedutaan, namun pihaknya siap untuk memfasilitasi anak-anak yang diadukan itu untuk dapat pergi ke Saudi, negara bapak mereka berasal, dengan memberikan tiket dan visa masuk gratis.

Tetapi, dalam banyak kasus, para bapak mereka (pria Saudi) tidak akan mengakui kalau anak-anak tersebut adalah darah daging mereka, karena tidak adanya bukti-bukti legal dan lengkap dari pihak keluarga perempuan di Indonesia.

Salah seorang korban dari paktik ini, Isah Nur (24), mengaku pernah dinikahi pria Saudi saat ia berusia 16 tahun. Sekarang ia telah menjanda, dan meneruskan profesi lamanya sebagai "istri yang dinikahi sesaat untuk kemudian diceraikan" dengan menjalani kehidupan malam.

Lebih naif lagi, Isah mengaku senang saat dulu dinikahi pria Saudi tersebut, karena orang-orang Saudi dipercaya memiliki dan membawa berkah. "Umat Islam di Indonesia menganggap orang Mekkah dan Madinah memiliki dan membawa berkah," katanya.

Isah juga menambahkan, mayoritas pria Saudi yang melakukan praktik pernikahan ini menyetorkan mahar sekitar Rp. 3 hingga 6 juta, atau setara dengan RS. 2300, jumlah yang sangat kecil sekali bagi ukuran pendapatan orang-orang Saudi, sebanding dengan uang saku anak sekolah. Namun, bagi penduduk Indonesia, jumlah tersebut sangat besar.

Pada mulanya, Isah dan keluarganya mengaku sama sekali tidak mengetahui jika pria Saudi yang menikahinya itu hanya akan menikmati tubuhnya saja, dengan berpedoman pada fatwa bolehnya "menikah dengan niat bercerai".

Pernikahan antara mereka sendiri hanya berlangsung beberapa saat waktu saja, untuk kemudian sang pria Saudi itu meninggalkan Isah bersama seorang anak kecil hasil hubungan mereka.

"Saat meninggalkan kami, pria itu hanya memberikan uang Rp. 3 juta," tutur Isah.

Kedubes Saudi juga menjelaskan, jika kasus pernikahan model demikian hanya terjadi pada 20% populasi pernikahan pria Saudi dengan wanita Indonesia.

"Selebihnya resmi dan legal," tutur al-Arrak.

Praktik "pernikahan dengan niat bercerai sesudahnya" ini benar-benar naif, dan lebih naif lagi dilegalkan oleh fatwa ulama. Indonesia adalah tempat terpopuler untuk obyek praktik ini bagi orang-orang Arab, karena dipandang paling murah dan paling mudah. Praktik demikian sejatinya tak jauh beda dengan prostisusi, prostisusi yang kemudian terlegalkan oleh fatwa ulama, dan salah satu lokasi wisata favorit bagi turis-turis Arab untuk melegalkan praktik tersebut adalah kawasan puncak dan sekitarnya. (wtn/arby/L2)

Catatan: Kutipan Fatwa:

مشايخنا الاجلاء و طلبة العلم الفضلاء السلام عليكم ورحمة الله . dll baca sendiri...

sumber: http://www.ahlalhdeeth.com/vb/archive/i ... 37133.html
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Adadeh » Tue May 19, 2009 6:41 am

Para TKW Indonesia datang ke Arab untuk kerja halal, tapi mereka malahan diperkosa habis²an oleh para majikan Arabnya. Sekarang para pria Arab Muslim berbondong-bondong mendatangi Indonesia untuk menikmati pelacuran dalam Islam dengan para wanita Indonesia. Tidak peduli ada di manapun, mereka dengan leluasa buang sperma ke berbagai lubang. Hukum² Islam bisa ditekak-tekuk untuk menghalalkan perzinahan ini. Mut'ah dilarang tak jadi masalah, sebab masih ada lubang² zinah lainnya seperti misyar, siri, urufi. Kayak gini nih ajaran tuhannya Islam yang lebih mengutamakan sembur sperma daripada menahan nafsu.

Sahih al-Bukhari, Volume 7, Book 62, Number 13o
Narrated 'Abdullah:
We used to participate in the holy battles led by Allah's Apostle and we had nothing (no wives) with us. So we said, "Shall we get ourselves castrated?" He forbade us that and then allowed us to marry women with a temporary contract (2) and recited to us: -- 'O you who believe ! Make not unlawful the good things which Allah has made lawful for you, but commit no transgression.' (Q 5.87)


terjemahan:
Dikisahkan oleh ‘Abdullah:
Kami sering ikut berjihad dipimpin Rasul Allâh dan kami tidak membawa istri² kami. Maka kami berkata, “Haruskah kami menahan nafsu ngeseks?” Dia melarang kami melakukan hal itu dan lalu memperbolehkan kami menikahi para wanita dengan nikah mut’ah dan dia melafalkan pada kami: --‘ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas.’ (Qur’an 5:87
)

Wahai para Muslimah yang kebetulan membaca tulisanku ini, jangan lupa beli buku:
BUKU ISLAM : NIKAH DGN NIAT TALAK =ISLAMI/ HALAL
Image
Beli dan baca buku Islamiah itu baik² agar kalian benar² tahu apa Islam itu sebenarnya. Murah harganya, cuman Rp. 12.000 saja. Kalian jajan makan bakso di restoran sekali saja juga bayar dengan harga yang kira² sama. Bayangkan, dengan harga semurah itu kalian akan benar² tahu ajaran Muhammad yang terasli. Galilah ilmu pengetahuan tentang Islam sedalam mungkin selama kalian masih hidup.
User avatar
Adadeh
Translator
 
Posts: 8460
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby AkuAdalahAing » Tue May 19, 2009 9:24 am

Adadeh wrote:Mana nih para pendukung RUU Anti Pornografi?

Ada.

Adadeh wrote:Kok pada bungkem melihat wanita² tanah air dikontrakseks dengan kedok agama Islam seperti itu?

[muslim]
NGAPAIN KAMI musti KOAR-KOAR ??? Apanya yang musti KAMI PROTES ??? Siapa yang PAKE KEDOK agama islam ??? EMANG KAMI BERANI MELAWAN APA YANG SUDAH DI SAH-KAN OLEH tuhan KAMI (allah swt dan muhammad saw) ???

MIKIR ATUH JANG kalau ngasih pertanyaan !!!

BELEGUG SIAH !!!
[/muslim]

:rofl:
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby MikanSakura » Tue May 19, 2009 11:30 am

Jangan mementingkan nafsu dan merusak wanita Indonesia, mereka juga harusnya memikirkan bagaimana perasaan wanita


Jadi ingat barusan di thread sebelah ada yang mengatai wanita itu makhluk egois...
MikanSakura
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 510
Joined: Mon Nov 10, 2008 12:51 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Pedagang_Makanan » Tue May 19, 2009 11:52 am

Saya yakin, muslim2 di FFI sudah baca thread ini tapi GA PUNYA NYALI untuk komentar..

Saya cuma berharap ada banyak guest muslimah yang membaca dan merenungkan betapa menjijikkannya ajaran islam, dan betapa rendahnya wanita dalam islam..

Apa bedanya kawin kontrak (yang HALAL di mata allah swt) dengan pelacuran ??
User avatar
Pedagang_Makanan
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Mar 20, 2009 11:32 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby AkuAdalahAing » Tue May 19, 2009 1:08 pm

Pedagang_Makanan wrote:Saya cuma berharap ada banyak guest muslimah yang membaca dan merenungkan betapa menjijikkannya ajaran islam, dan betapa rendahnya wanita dalam islam..

TENANG GUEST MUSLIMAH... saya sudah bukain thread yang membantu anda-anda dalam menangkal tuduhan di atas, silahkan klik viewtopic.php?f=5&t=32972&p=484437#p484437
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby caoks » Sat Jun 06, 2009 8:23 pm

manusia arab kebanyakan minum Cap Kaki Tiga makanya kakinya tiga 2 buat jalan 1 buat ngasah.... \:D/ :rolling:
caoks
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 27
Joined: Tue Oct 17, 2006 1:43 pm
Location: yogya

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Pedagang_Makanan » Sat Jun 06, 2009 8:32 pm

muslim emang cuma modal selangkangan kok!
Bangga lagi! Nafsu gede, otak dikit!!
User avatar
Pedagang_Makanan
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 937
Joined: Fri Mar 20, 2009 11:32 am

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby islam_watcher » Sat Jun 06, 2009 10:01 pm

Pedagang_Makanan wrote:Saya yakin, muslim2 di FFI sudah baca thread ini tapi GA PUNYA NYALI untuk komentar..

Saya cuma berharap ada banyak guest muslimah yang membaca dan merenungkan betapa menjijikkannya ajaran islam, dan betapa rendahnya wanita dalam islam..

Apa bedanya kawin kontrak (yang HALAL di mata allah swt) dengan pelacuran ??

bedanya kalo kawin kontrak itu para pendosanya tdk merasa berdosa atas perbuatan dosa yg sdh dilakukan karna hatinya merasa tenang ketika perbuatan dosanya mendpt legitimasi dr owloh
User avatar
islam_watcher
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1517
Joined: Sun Oct 21, 2007 2:16 pm


Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby scythe » Wed Sep 29, 2010 11:02 pm

menyembunyikan nafsu seksual dibalik agama..
hahaha, bener2 behind the scene of islam..
scythe
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 17
Joined: Wed Sep 01, 2010 11:37 pm

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Bigman » Wed Sep 29, 2010 11:23 pm

Botak85 wrote:karena dalam otak kafir, yang terpikirkan oleh mereka tidak jauh dari SELANGKANGAN...

Ngga tebalik & fitnah tulisan ente?
Moslem2 nyang tukang kawin, terbukti n'noh di Cisarua sekarang, banyak saudara ukuwah ente dari arab pada kawin kontrak & ngebor!!!
Apa ente ngga ngikut kawin & ngebor diCisarua?
Udeh ada Pizza Hut Restaurant ntuh disono........
Ane makan disono.....
UuwwooouuwWWW arab mulu !!!
Image

Kalo ngga icaye ente survey & fakta disono!!! Data Bulan Sep-2010

FPI, MUI, ngga berani die ame arab....!
Ajaran gila2an baginda muhammad saw auwllohmarhum...!
Cuba kalo Bule & Non Moslem nyang begicu, udah diferes abis2an....
:lol:
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3219
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby Bigman » Wed Sep 29, 2010 11:50 pm

Tapi ntuh arab rombongan di Cisarua, ade nyang brewok, ade nyang klimis, ade nyang pake bluejean ala cowboy...!
Tapi nyang gw heiran bin ghoib, ngga ade nyang pake celana nangtung..!
Image

Tapi nyang ane lebih heiran bin ghoib moslem2 dinegara kite, banyak nyang pake celana nangtung!
Ntuh celana nangtung /baju seragam arab, udah ketinggalan zaman di arab barangkale..?

Tapi moslem Indonesia maseh uptodate, maseh dijadi-in mode.......

Woi moslem2 Indonesia, dikutawa-in arab ente....! :lol:
User avatar
Bigman
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3219
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Turis Arab Serbu Puncak, Musim Kawin Kontrak Dimulai

Postby young celebes » Thu Sep 30, 2010 9:22 am

Bagi sy hal ini sama saja dengan pelecehan kepada kita walaupun dibungkus dengan kata kawin atau nikah,kalau emang itu adalah hal yang biasa kenapa ga dinegaranya saja,kenapa harus di Indonesia dengan musim tertentu pula,layaknya kita melihat&menilai suatu tempat prostitusi maka kurang lebih seperti itu jugalah mereka memandang bangsa kita...jujur dari lubuk hati saya pribadi prihatin dengan hal ini.
User avatar
young celebes
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 384
Joined: Wed Sep 01, 2010 8:30 pm

Previous

Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users