. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Surga dan 72 Bidadari

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Surga dan 72 Bidadari

Postby sinar » Sat Nov 15, 2008 3:08 am

Surga dan 72 Bidadari
Sumber: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak ... opini.html

"Saya sempat menawarkan diri menjadi pelaku bom bunuh diri. Waktu itu, Ustad saya (maksudnya Subur, tahanan Polda Metro Jaya) mengatakan, dengan menjadi pelaku bom bunuh diri, saya akan masuk surga. Saat meledak dan darah saya mengalir, saat itu dosa saya akan dihapuskan. Kemudian saya akan dijemput 72 bidadari yang akan mengantar saya ke surga," ungkap terdakwa Bom Bali II, Anif Solchanudin alias Pendek bin Suyadi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

(DenPost, Rabu 7 Juni 2006)

-----------------

PENGAKUAN Anif itu, konon kontan membuat para pengunjung sidang, tak terkecuali para hakim dan jaksa, tertawa sembari geleng-geleng kepala. Rubag yang hanya membaca koran, juga geli dan prihatin. Ternyata di tengah-tengah kemajuan sains dan teknologi, yang juga disertai kemajuan perangkat komunikasi yang mampu mengakses seluruh pelosok Tanah Air, masih ada orang-orang seperti Anif yang senantiasa dibuai khayal dan mimpi. Ironisnya, khayalan serta mimpi tentang surga dan bidadari diindoktrinasi orang yang seharusnya mengajarkannya tentang kesolehan dan kebaikan, justru menjerumuskannya untuk jadi pembunuh massal.

"Apakah tidak lantaran banyak terjadi pembunuhan yang mengatasnamakan Tuhan membuat Karl Marx melontarkan aphorisme, agama adalah candu masyarakat? Mungkin karena perilaku beberapa orang yang menganggap dirinya setara dengan Tuhan, kemudian memerintahkan para pengikutnya melakukan tindakan yang bertentangan dengan ajaran Tuhan, membuat Nietzsche mengatakan bahwa Tuhan sudah mati. Selanjutnya, 'tuhan-tuhan kecil' atau manusia yang berlagak seperti Tuhan itu memicu konflik-konflik berlatar agama yang meletus sejak abad pertengahan dan menelan jutaan korban manusia serta harta benda, termasuk peninggalan sejarah," renung Rubag.

Rubag berusaha membayangkan kisah Perang Salib yang pecah tahun 1099 dan berlangsung selama beberapa abad, sehingga runtuhnya WTC New York 11 September 2001 pun dianggap Rahul Mahajan sebagai "Perang Salib Baru".

Sebagai orang Bali beragama Hindu, Rubag sebenarnya tak punya urusan dengan Perang Salib yang terjadi di sebuah kawasan yang tidak pernah dikunjunginya, bahkan tak ada kaitannya dengan Hinduisme dan Bali(isme). Perang Salib semata-mata masalah perebutan pengaruh dan kawasan suci Yerusalem di kalangan rumpun agama Oksidental yang meliputi Ibrani, Kristen dan Islam. Sedangkan Hindu, Budha dan Kong Hu Cu termasuk rumpun Oriental, sama sekali tidak terkait dengan urusan itu.

Namun, lantaran bom bunuh diri meledak dua kali di tempat kelahiran Rubag tahun 2002 dan 2005, yang menelan ratusan jiwa dan merobek citra Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia paling nyaman, terbetik pertanyaan di benak Rubag, apakah skenario "Perang Salib Baru" memperluas wilayahnya hingga ke Bali? Syukur, orang-orang Bali yang selalu berpedoman pada kepercayaan "Karma Phala" tidak terpancing sehingga terhindar dari perang saudara seperti yang dialami masyarakat Ambon, Poso dan Palu. Di benak orang Bali selalu terpateri ujaran "ala tinindak ala tinemu, ayu tinindak ayu tinemu" sehingga dua kali ledakan bom hanya disikapi dengan upacara dan doa atau yadnya.

"Saya tidak tahu wajah bidadari, saya juga tidak tahu surga itu seperti apa. Pokoknya, pikiran saya terus dinasihati agar membenci orang Amerika. Katanya orang-orang muslim di Amerika disiksa, membuat saya benci Amerika dan pikiran saya terus dikontaminasi nasihat-nasihat seperti itu. Dan saya baru tahu kalau itu semua tidak benar, saya bersyukur tidak jadi menjadi pelaku bom bunuh diri," tutur Anif, seperti dikutip DenPost, menjawab pertanyaan hakim, apakah Anif tahu wajah bidadari dan pernah melihat surga.
User avatar
sinar
Translator
 
Posts: 874
Joined: Mon May 19, 2008 4:34 am
Location: Europe

Postby sinar » Sat Nov 15, 2008 3:10 am

Lanjut:

MEMBACA pengakuan Anif itu, Rubag teringat tentang somnambulisme yang ditulis Djorghi. Sebuah praktik kebatinan yang dilakukan seorang ahli hipnotis terhadap seseorang, di mana otak orang yang dijadikan objek atau somnambulis, dikosongkan dan panca inderanya dinonaktifkan. Segala doktrin yang didengarnya dari pihak yang menghipnotis menjadi dasar pijakannya selama dalam kondisi somnambul. Dia mengalami amnesia dan penuh halusinasi. Karena terputusnya hubungan panca indera dengan otak, dia tidak mampu menganalisis apa pun kecuali doktrin yang didengarnya dari penghipnotis.

Memang bener2 kaya ajaran Islam yang mengosongkan pikiran sampai ga bisa mikir.
User avatar
sinar
Translator
 
Posts: 874
Joined: Mon May 19, 2008 4:34 am
Location: Europe

Postby Eneng Kusnadi » Sat Nov 15, 2008 3:16 am

Mirip hipnotis yang suka melucuti harta korbannya dipasar/tempat umum ya?
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby seng-su » Sat Nov 15, 2008 4:01 am

tepatnya udah kayak sapi yang dicocok hidungnya...
atau anjing pavlov, denger kliningan bidadari surga, langsung keluar jihadnya...
logika udah nggak kepake...
User avatar
seng-su
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 825
Joined: Sun Feb 17, 2008 1:51 am


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users