. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby Pembawa_Pete » Sat May 18, 2013 6:02 pm

http://nasional.kompas.com/read/2013/05 ... .untuk.SBY

Image
JAKARTA, KOMPAS.com — Pakar Etika Politik Sekolah Tinggi Filsafat Diyarkara, Romo Franz Magnis Suseno SJ, menyampaikan protes atas rencana pemberian penghargaan negarawan dunia 2013 atau "World Statesman Award" kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Penghargaan tersebut akan diberikan oleh organisasi yang mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antarkepercayaan yang berbasis di New York, Amerika Serikat, yakni Appeal of Conscience Foundation (ACF). Penghargaan akan diberikan di sela-sela kunjungan Presiden ke AS akhir Mei 2013.

Magnis yang dihubungi Kompas.com, Jumat (17/5/2013), membenarkan bahwa dirinya mengirim surat protes kepada ACF. Surat dikirim ke ACF melalui e-mail pada Rabu (15/5/2013), setelah dirinya mendengar rencana pemberian penghargaan itu dari media massa. Hingga saat ini, kata dia, belum ada tanggapan dari ACF.

"Presiden mau diberi penghargaan saya tidak ada komentar. Tapi kalau disebut penghargaan karena jasanya memajukan toleransi, saya sangat keberatan. Selama hampir 10 tahun toleransi keagamaan di Indonesia berkurang," kata Magnis.

Dalam suratnya Magnis menulis, penghargaan itu hanya akan membuat malu ACF. Menurut Magnis, selama 8,5 tahun kepemimpinan Presiden Yudhoyono, kaum minoritas Indonesia justru berada dalam situasi tertekan. Presiden bahkan tidak pernah memberikan seruan sepatah kata pun kepada rakyatnya untuk menghormati hak-hak kaum minoritas.

Berikut surat protes yang diperoleh Kompas.com dari Romo Magnis.

Ladies and Gentlemen of the Appeal of Conscience Foundation (ACF),

I am a Catholic Priest and professor of philosophy in Jakarta. In Indonesia we learnt that you are going to bestow this year's World Stateman Award to our President Susilo Bambang Yudhoyono because of his merits regarding religious tolerance.

This is a shame, a shame for you. It discredits any claim you might make as a an institution with moral intentions.
How can you take such a decision without asking concerned people in Indonesia? Hopefully you have not made this decission in response to prodding by people of our Government or of the entourage of the President.

Do you not know about the growing difficulties of Christians to get permits for opening places of prayer, about the growing number of forced closures of churches, about the growth of regulations tha make worshipping for minorities more difficult, thus about growing intolerance on the grassroot level?

And particularly, have you never heard about the shameful and quite dangerous attitudes of hardline religious groups towards so called deviant teachings, meaning members of the Achmadiyah and the Shia communities, and the government of Susilo Bambang Yudhoyono just doing nothing and saying nothing to protect them? Hundreds of their people have under Susilo Bambang Yudhoyono's presidentship been driven out of their houses, they still live miserably in places like sports halls, there have allready Achmadis and Shia people been killed (so that the question arises whether Indonesia will deteriorate to conditions like Pakistan dan Iran [favor of President G. W. Bush] where every months hundreds of Shia people are being killed because of religious motivations)?

Do you not know that President Susilo Bambang Yudhoyono during his up to now 8 1/2 years in office has not a single time said something to the Indonesian people, that they should respect their minorities? That he has shamefully avoided responsibility regarding growing violence towards Achmadiyah and Shia people?

Again, whom did you ask for information before making you award choice? What could be your motivation to bestow upon this President a reward for religious tolerance who so obviously lacks any courage to do his duty protecting minorities?

I have to add that I am not a radical, not even a "human right extremist" (if such exist). I am just appaled about so much hypocrisy. You are playing in the hands of those - still few - radicals that want to purify Indonesia of all what they regard as heresies and heathen.

Franz Magnis-Suseno SJ


Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, semua pihak hendaknya menilai dengan obyektif penghargaan dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) yang akan diberikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penilaian hendaknya tidak menggunakan penafsiran filsafat politik yang salah.

"Awards diberikan dalam konteks kenegarawanan seseorang yang dinilai berjasa dan berhasil bagi terciptanya perdamaian, toleransi beragama, dan demokrasi," kata Julian, Kamis (16/5/2013) malam. Ia mengatakan, ACF merupakan lembaga independen dan mempunyai kredibilitas yang baik.

Selengkapnya komentar Julian terkait protes atas penghargaan ini baca: Istana: Tolong Nilai dengan Obyektif Penghargaan ACF untuk Presiden

Editor :Heru Margianto




Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY
FFI Alternative
Faithfreedompedia
User avatar
Pembawa_Pete
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 757
Joined: Mon Aug 09, 2010 11:26 am

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby usmanabdullah » Sat May 18, 2013 8:31 pm

Salut buat Romo Magnis...
Orang kafir yang membela Ahmadiyah dan Syiah...

Romo Magnis layak untuk mendapatkan Nobel Perdamaian... Dia menolak Achmad Bakrie Award sebagai bentuk kepeduliannya kepada korban lumpur Lapindo, dia konsisten membela kaum papa... Saya salut dengan anda Romo... :heart:
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1188
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby Pembawa_Pete » Sat May 18, 2013 10:45 pm

sedangkan SBY, seorang muslim taat, berkilah kalau masalah2 itu adalah tanggung jawab pemerintah daerah.
ck ck ck
User avatar
Pembawa_Pete
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 757
Joined: Mon Aug 09, 2010 11:26 am

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby usmanabdullah » Wed May 22, 2013 2:49 pm

Frans Magnis: Dipo Alam Wajib Bela SBY
Image
Frans Magnis-Suseno, 77, Guru Besar Filsafat di STF Driyarkara Jakarta. ANTARA/Dodo Karundeng

TEMPO.CO, Jakarta - Profesor bidang filsafat, Frans Magnis Suseno, menganggap sudah menjadi kewajiban bagi Dipo Alam selaku sekretaris kabinet untuk membela Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Adalah hak Pak Dipo Alam untuk memberikan pendapat, apalagi beliau wajib membela presiden," kata Frans Magnis melalui pesan singkatnya kepada Tempo, Selasa, 21 Mei 2013.

Sekretaris Negara Dipo Alam mengomentari protes yang disampaikan Franz Magnis atas penghargaan World Statesman Award yang bakal diterima SBY dari Appeal of Conscience Foundation (ACF). "Jadi, kata-kata Pak Magniz itu, maaf ya, dia matanya dangkal," kata Dipo di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2013. "Melihat Indonesia seolah-olah yang hanya ada di TV dengan adanya konflik-konflik begitu."

Frans Magnis melalui surat keberatannya memprotes pemberian penghargaan dari lembaga yang berasal dari New York, Amerika Serikat, itu dengan dua pertimbangan. Pertama, menurut Franz Magnis, SBY selama 8,5 tahun kepemimpinannya tidak pernah menyatakan kepada rakyat Indonesia untuk menghormati minoritas. Kedua, SBY tidak pernah melindungi kelompok yang menjadi korban kekerasan seperti dalam kasus Ahmadiyah dan Syiah yang dicap sesat oleh kelompok aliran keras.

Menurut Frans Magnis, yang terpenting bagi Indonesia adalah mengakui terhadap identitas dan keutuhan kelompok minoritas. BIla penghargaan tetap diberikan kepada SBY, Franz Magnis menganggap hal tersebut mendiskreditkan klaim lembaga ACF yang menyebut diri, organisasi yang mempromosikan perdamaian, demokrasi, toleransi, dan dialog antarkepercayaan.

ISMI DAMAYANTI

Bravo Prof Magnis... Salute... :prayer:
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1188
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby Pembawa_Pete » Wed May 22, 2013 2:57 pm

coba yang dikata2in matanya dangkal itu seorang ustad, wah umat agama "damai" ini bisa marah2, apalagi yg ngatain kafir, waaaaooowww
User avatar
Pembawa_Pete
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 757
Joined: Mon Aug 09, 2010 11:26 am

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby usmanabdullah » Wed May 22, 2013 3:39 pm

Pembawa_Pete wrote:coba yang dikata2in matanya dangkal itu seorang ustad, wah umat agama "damai" ini bisa marah2, apalagi yg ngatain kafir, waaaaooowww


Iya ya, bisa-bisa Prof Magnis disuruh pulkam bro... Tapi emang ilmu prof Magnis luar biasa, kerendahan hatinya dan pengendalian dirinya salut saya...
User avatar
usmanabdullah
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1188
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby Kibou » Thu May 23, 2013 10:27 am

Sekretaris Negara Dipo Alam mengomentari protes yang disampaikan Franz Magnis atas penghargaan World Statesman Award yang bakal diterima SBY dari Appeal of Conscience Foundation (ACF). "Jadi, kata-kata Pak Magniz itu, maaf ya, dia matanya dangkal," kata Dipo di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2013. "Melihat Indonesia seolah-olah yang hanya ada di TV dengan adanya konflik-konflik begitu."


Si Dipo Alam melakukan ad hominem.

Frans Magnis melalui surat keberatannya memprotes pemberian penghargaan dari lembaga yang berasal dari New York, Amerika Serikat, itu dengan dua pertimbangan. Pertama, menurut Franz Magnis, SBY selama 8,5 tahun kepemimpinannya tidak pernah menyatakan kepada rakyat Indonesia untuk menghormati minoritas. Kedua, SBY tidak pernah melindungi kelompok yang menjadi korban kekerasan seperti dalam kasus Ahmadiyah dan Syiah yang dicap sesat oleh kelompok aliran keras.


Seharusnya Dipo Alam memberikan bukti bahwa SBY pernah menyatakan kepada rakyat Indonesia untuk menghormati minoritas dan pernah mengambil langkah konkrit melindungi kelompok Ahmadiyah atau Syiah. Dengan sendirinya dua klaim dari Romo Franz gugur. Tapi dasar dia malas cari bukti, yah paling gampang ad hominem.
User avatar
Kibou
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1235
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: Surat Protes Franz Magnis atas Rencana Penghargaan SBY

Postby nap.bon » Fri May 24, 2013 3:39 am

Seorang negarawan ad hominem? memalukan!
nap.bon
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1011
Joined: Wed Jun 27, 2012 8:04 pm
Location: United States of Indonesia


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users