. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Surat Ali Imran ayat 110

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Surat Ali Imran ayat 110

Postby matamu » Wed Jul 16, 2008 9:20 pm

Dalam Qur'an surat Ali Imran ayat 110 dikatakan bahwa umat Islam

adalah yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.


Pertanyaan saya untuk Muslim :


Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?
matamu
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 76
Joined: Wed Oct 31, 2007 9:03 pm
Location: somewhere

Postby Eneng Kusnadi » Wed Jul 16, 2008 9:28 pm

GAK ADA!
Kecuali Ilmu bedah pergelangan tangan, dan leher!
User avatar
Eneng Kusnadi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby AkuAdalahAing » Wed Jul 16, 2008 9:41 pm

matamu wrote:Dalam Qur'an surat Ali Imran ayat 110 dikatakan bahwa umat Islam

adalah yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.


Pertanyaan saya untuk Muslim :


Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?


dalam konteks ayat tsb, karena ada kata lahir, maka dapat dipastikan bahwa muslim TERBAIK DALAM HAL MELAHIRKAN !!!
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Postby Tuvong » Wed Jul 16, 2008 9:46 pm

AkuAdalahAing wrote:
matamu wrote:Dalam Qur'an surat Ali Imran ayat 110 dikatakan bahwa umat Islam

adalah yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.


Pertanyaan saya untuk Muslim :


Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?


dalam konteks ayat tsb, karena ada kata lahir, maka dapat dipastikan bahwa muslim TERBAIK DALAM HAL MELAHIRKAN !!!
Sungguh bijak.....jawabannya tapi erti perkataan "Melahirkan" juga pasti berbeza di kamus muslim.....heehee
Tuvong
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 420
Joined: Thu Jun 15, 2006 9:18 pm
Location: Kota Kinabalu

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby Mr Satan » Wed Jul 16, 2008 9:58 pm

matamu wrote:Dalam Qur'an surat Ali Imran ayat 110 dikatakan bahwa umat Islam

adalah yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.


Pertanyaan saya untuk Muslim :


Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?


banyak yung...
ilmu matematikanya
ilmu astronominya
ilmu tauhidnya
ilmu bahasa arabnya.
ilmu ekonomi syariahnya
ilmu tenaga dalamnya
ilmu kebatinannya
ilmu dakwahnya
dan masih banyak ilmu2 yang lain yang tak dapat diurai satu per satu
User avatar
Mr Satan
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 120
Joined: Sun Jul 01, 2007 3:04 am

Postby audy_valentine » Wed Jul 16, 2008 10:02 pm

Ilmu matematika: cara pembagian warisan yang kacau balau
Ilmu astronomi: bulan bercahaya sendiri
Ilmu tenaga dalam: apaan nih? Emangnya ada tenaga dalam? Ada juga tenaga golok
Ilmu kebatinan: ini mah kejawen... --"
Ilmu dakwah: dengan kata lain ilmu TAQIYYA
User avatar
audy_valentine
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby Unicorn_Girl » Wed Jul 16, 2008 10:10 pm

yah namanya juga nobody perfect
walaupun moslem pun banyak kekurangannya di berbagai bidang lain
tetapi mereka juga mempunyai kelebihan daripada yang lainnya

terutama dalam ilmu berkembang biak :lol:
User avatar
Unicorn_Girl
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 60
Joined: Thu Aug 02, 2007 7:50 pm

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby Luv_Pink » Wed Jul 16, 2008 10:14 pm

Mr Satan wrote:banyak yung...
ilmu matematikanya
ilmu astronominya
ilmu tauhidnya
ilmu bahasa arabnya.
ilmu ekonomi syariahnya
ilmu tenaga dalamnya
ilmu kebatinannya
ilmu dakwahnya
dan masih banyak ilmu2 yang lain yang tak dapat diurai satu per satu


ilmu matematikanya = banyak istri=banyak anak=banyak muslim=banyak calon teroris
kalo gini caranya, gimana program KB mo berhasil?

ilmu astronominya = bulan pernah terbelah, bumi itu datar?

ilmu bahasa arabnya = emg begini dibilang hebat yah? indo jg punya bahasa, banyak malah, ada sunda, jawa, bali dll

ilmu ekonomi syariahnya = wah yg ini blm terbukti..

ilmu tenaga dalamnya & ilmu kebatinannya = maksudmu kyai yg di tipi2 bisa ngusir hantu?

ilmu dakwahnya = dakwah ato maki2 kapir nih?
User avatar
Luv_Pink
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1401
Joined: Wed Jan 03, 2007 3:51 pm
Location: C:\Private Room

Postby Mr Satan » Wed Jul 16, 2008 10:37 pm

oh ada lagi...
ILMU HUMOR...
hahaha,,,,
User avatar
Mr Satan
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 120
Joined: Sun Jul 01, 2007 3:04 am

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby MONTIR KEPALA » Fri Jul 18, 2008 1:24 pm

matamu wrote:Dalam Qur'an surat Ali Imran ayat 110 dikatakan bahwa umat Islam

adalah yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.


Pertanyaan saya untuk Muslim :


Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?

dalam ayatnya pan jelas .... disebut terbaik karena :
1. kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan ummat manusia
2. mengajak pada kebaikan
3. mencegah kejahatan
4. beriman pada Tuhan yang Esa ...
User avatar
MONTIR KEPALA
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby doski » Fri Jul 18, 2008 1:30 pm

MONTIR KEPALA wrote:
Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?
dalam ayatnya pan jelas .... disebut terbaik karena :
1. kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan ummat manusia
2. mengajak pada kebaikan
3. mencegah kejahatan
4. beriman pada Tuhan yang Esa ...


bukti nyata dan faktanya please, jangan bahasa klise...wakakak, kaya jurkam aja nih gaya bahasanya...wakakakak
doski
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1348
Joined: Fri Oct 05, 2007 8:41 am
Location: maunya di SURGA bukan SYUURGA

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby barabaig » Fri Jul 18, 2008 1:39 pm

MONTIR KEPALA wrote:dalam ayatnya pan jelas .... disebut terbaik karena :
1. kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan ummat manusia
2. mengajak pada kebaikan
3. mencegah kejahatan
4. beriman pada Tuhan yang Esa ...


jelas bagaimana? kalo jelas ga bakal ditanyaken lah yauww...
1. karena islam perilaku manusia malah makin menyimpang. satu contoh saja: kodrat berpasangan itu satu dengan satu, dalam islam satu dengan empat.
2. karena islam istilah kebaikan di-definisi-kan ulang: aniaya dan pelecehan terhadap sesama manusia non-muslim dipandang baik oleh islam
3. karena islam orang banyak berbuat kejahatan: ormas vandalis mengatasnamakan islam bertebaran di bumi indonesia ini.
4. tuhan yang esa dalam islam bukanlah tuhan semesta alam

:idea:
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby MONTIR KEPALA » Fri Jul 18, 2008 2:08 pm

doski wrote:
MONTIR KEPALA wrote:
Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?
dalam ayatnya pan jelas .... disebut terbaik karena :
1. kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan ummat manusia
2. mengajak pada kebaikan
3. mencegah kejahatan
4. beriman pada Tuhan yang Esa ...


bukti nyata dan faktanya please, jangan bahasa klise...wakakak, kaya jurkam aja nih gaya bahasanya...wakakakak

ayat itu bukan bicara fakta .... tapi syarat ..!
kalo mo jadi UMMAT TERBAIK ya harus melaksanakan syaratnya ..kalo kagak yg gak akan bisa jadi ummat terbaik ...
ummat Islam kagak akan pernah jadi ummat terbaik selama tdk menjalankan poin2 di atas ....
User avatar
MONTIR KEPALA
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby AkuAdalahAing » Fri Jul 18, 2008 3:08 pm

MONTIR KEPALA wrote:
doski wrote:
MONTIR KEPALA wrote:
Tolong Anda sebutkan kontribusi apa saja yang telah umat Islam lakukan

terhadap kesejahteraan hidup manusia di bumi ini?
dalam ayatnya pan jelas .... disebut terbaik karena :
1. kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan ummat manusia
2. mengajak pada kebaikan
3. mencegah kejahatan
4. beriman pada Tuhan yang Esa ...


bukti nyata dan faktanya please, jangan bahasa klise...wakakak, kaya jurkam aja nih gaya bahasanya...wakakakak

ayat itu bukan bicara fakta .... tapi syarat ..!
kalo mo jadi UMMAT TERBAIK ya harus melaksanakan syaratnya ..kalo kagak yg gak akan bisa jadi ummat terbaik ...
ummat Islam kagak akan pernah jadi ummat terbaik selama tdk menjalankan poin2 di atas ....


BUKAN SYARAT !!! LEBIH cenderung ke PERNYATAAN / KLAIM !!!

Klaim perlu BUKTI !!!

Klaim BEGINI hasilnya / faktanya BEGONO !!!

:lol:
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Postby doski » Fri Jul 18, 2008 3:18 pm

Betul mon, udah dijawab sama akang AAA.
doski
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1348
Joined: Fri Oct 05, 2007 8:41 am
Location: maunya di SURGA bukan SYUURGA

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby wong_biasa » Fri Jul 18, 2008 3:27 pm

matamu wrote:Dalam Qur'an surat Ali Imran ayat 110 dikatakan bahwa umat Islam
adalah yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.

berarti yang menurunkan ayat itu TAKABURR alias SOMBONG !!, HARUS DIKLARIFIKASI ULANG ITU AYAT, KARENA REALITA DILAPARANGAN SANGAT JAUH BERBEDA. ISLAM HANYA MEMBAWA KEBENCIAN TERHADAP ORANG LAIN YANG BUKAN ISLAM TITIK GEDHE
wong_biasa
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 401
Joined: Fri Aug 24, 2007 7:35 pm

Postby INSOMNIA » Fri Jul 18, 2008 5:03 pm

- mengawini janda ato perawan dan anak kecil, dipersilahkan memiliki 2,3,4..kalo ndak sanggup ngebiayain cukup 1+ budak2nya..kalo istilah skrng PRT nya.

-boleh menyumbang bantuan tp hanya untuk muslim saja

-boleh merokok asal ndak boleh berjudi

-Silahkan yg mau ganti gender (transeksual) asal jgn jadi homosexual
User avatar
INSOMNIA
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 173
Joined: Mon Jul 07, 2008 2:15 pm

Re: Surat Ali Imran ayat 110

Postby matamu » Fri Jul 25, 2008 6:36 pm

MONTIR KEPALA wrote:[quote
dalam ayatnya pan jelas .... disebut terbaik karena :
1. kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan ummat manusia
2. mengajak pada kebaikan
3. mencegah kejahatan
4. beriman pada Tuhan yang Esa ...



1. Bukankah yang dimaksud dengan pernyataan “umat muslim adalah

yang terbaik”, mengandung pengertian bahwa umat muslim mau tidak

mau harus lebih unggul dalam segala hal daripada umat non-muslim.

Tapi buktinya mana???

Jangankan untuk memenuhi kebutuhan manusia (non-muslim) yang

lainnya, untuk umatnya sendiri saja tidak bisa!

Buktinya, jika memang bisa maka pada saat ini kita akan menjumpai

pesawat terbang buatan orang muslim yang digunakan untuk

mengangkut para jemaah haji ke Mekah, tapi faktanya apa? tetap saja

made in USA or Europe khan! Cuma casingnya aja dirubah, diberikan

sentuhan-sentuhan islami biar bisa mengklaim bahwa itu adalah

pesawatnya orang muslim!


2. Baik, jika menurut Anda istilah “terbaik” yang dimaksud adalah :

- kelahirannya ke muka bumi untuk meluruskan umat manusia
- mengajak kepada kebaikan
- Mencegah kejahatan
- Beriman pada Tuhan Yang Esa

Bukankah semua hal diatas hanya bersifat rohani saja, lalu mana yang

duniawinya? Apakah hal ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam

sendiri yang menyatakan bahwa antara rohani dan duniawi harus

seimbang?
matamu
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 76
Joined: Wed Oct 31, 2007 9:03 pm
Location: somewhere

Postby KELIHGO » Fri Jul 25, 2008 8:41 pm

Tafsir Surat Ali Imran 110
Oleh: Muhammad Al Khaththath


بسم الله الرحمن الرحيم

UMAT TERBAIK
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ(110)

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Ali Imran 110).

Predikat Dari Allah SWT untuk Umat Muhammad saw
Firman Allah SWT di atas merupakan pernyataan dari Allah SWT bahwa umat Sayyidina Muhammad saw., yakni kaum muslimin, sebagai umat yang terbaik di antara umat manusia di muka bumi. Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya mengutip sebuah hadits dari Bahz bin Hakim bahwa tatkala membaca ayat ini Rasulullah saw. bersabda:
أنتم تتمون سبعين أمة أنتم خيرها و أكرمها عند الله
“Kalian adalah penyempurna dari 70 umat, kalian yang terbaik di antara mereka dan termulia di sisi Allah” (HR. At Tirmidzi).

Menurut Imam Qurthubi dan Imam Ibnu Katsir, predikat tersebut sama dengan predikat “ummatan wasathan” yang Allah sebut dalam firman-Nya:

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا

“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.” (Al-Baqarah 143)

Berkaitan dengan kondisi umat yang terpuruk sekarang ini, ada yang bertanya apakah predikat tersebut hanya untuk kaum muslimin terdahulu, yakni di masa shahabat, ataukah berlaku hingga hari kiyamat?

Menurut Ibnu Abbas r.a., sebagaimana dikutip Imam Al Qurthubi, kelompok orang yang berpredikat umat terbaik yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah orang-orang yang berhijrah dari Mekkah ke Madinah, yang ikut dalam perang Badar, dan ikut dalam perjanjian Hudaibiyah. Namun Umar bin Khaththab mengatakan bahwa siapa saja yang beramal seperti mereka, levelnya seperti mereka.

Dalam lafazh كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ, ungkapan tersebut ditujukan kepada umat Nabi Muhammad saw. Lafazh كُنْتُمْ (fi’il madli) tidak dimaksudkan untuk menyatakan keadaan kaum muslimin pada masa lalu, melainkan bermakna (antum), artinya: demikianlah Allah SWT membentuk kalian. Hal ini sama seperti firman Allah SWT.: “wa kaana Allaahu samii’an bashiira.” Yang tentu tidak diartikan bahwa Allah SWT dulu Maha Mendengar dan Maha Melihat, sedangkan sekarang sudah tidak demikian keadaannya. Maha suci Allah dari yang demikian! Oleh karena itu, Imam Az Zamakhsyari dalam tafsirnya Al Kasysyaf Juz I/392 menyebut dikatakan bahwa dalam ilmu Allah kalian adalah umat terbaik. Juga, kata beliau, bisa diartikan bahwa kalian disebut-sebut di kalangan umat-umat terdahulu sebagai khairu ummah.

Tentang tak perlu dipertentangkannya apakah yang terbaik di antara umat Islam ini, yang awal ataukah yang akhir, Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya mengutip sebuah riwayat hadits bahwasanya Rasulullah saw. bersabda:

أمتي كالمطر لا يدري أوله خير أم آخره

“Umatku bagaikan hujan, tak diketahui, yang lebih baik itu yang pertama ataukah yang terakhir” (HR. Abu Dawud At Thayalisi dan Abu Isa At Tirmidy).

Lafazh أُخْرِجَتْ لِلنَّاس merupakan sifat dari khairu ummah, yang artinya ditampilkan atau dimenangkan atas manusia. Ini menunjukkan bahwa kaum muslimin bukan dibangkitkan untuk umat Islam semata, melainkan untuk seluruh umat manusia. Sebagaimana Rasulullah saw diutus untuk seluruh umat manusia, kaum muslimin pun mengikuti perjuangan beliau saw, yakni mengemban risalah Islam ke seluruh umat manusia.

Keunggulan umat Terbaik

Keunggulan kaum muslimin yang menjadi umat terbaik ini di antara umat manusia disebut oleh Abu Hurairah r.a. (lihat Al Qurthubi, idem) dalam ucapannya:
نحن خير الناس نسوقهم بالسلاسل إلى الإسلام

“Kami adalah yang terbaik di antara manusia, kami mengarahkan mereka untuk menapaki jalan mendaki menuju kepada Islam”.

Dan dengan cepatnya umat terbaik yang senantiasa membimbing umat manusia ke jalan Islam, mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia, membuka berbagai wilayah bagi tegaknya kedaulatan Islam, serta mendapati umat manusia dari berbagai bangsa, bahasa, negara, dan adat istiadat menerima Islam sebagai keyakinan dan tataaturan hukum buat kehidupan mereka.

Mereka mengarahkan pikiran umat manusia dengan cara yang argumentatif logis sebagaimana diajarkan oleh Allah SWT agar senantiasa mengajak manusia berpikir dengan bukti-bukti yang nyata, yakni dakwah bil hikmah (QS. An Nahl 125).

Apabila ada halangan fisik terhadap dakwah, mereka dengan gagah berani menyingkirkan halangan fisik itu dengan jihad fi sabilillah. Dan karena mereka adalah manusia unggulan, dalam perang pemikiran maupun perang fisik pun mereka senantiasa unggul. Allah SWT menjamin kualitas unggulan mereka dalam firman-Nya:

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِ إِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَ

“Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mu'min itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti” (QS. Al Anfaal 65).

Jelaslah bahwa kualitas umat terbaik itu dibandingkan dengan orang-orang kafir, atau umat-umat lain, adalah 1 orang muslim bisa mengalahkan 10 orang kafir. Itu dalam kondisi prima, dalam kondisi kaum muslimin ada kelemahan, Allah SWT masih memberikan garansi bahwa kaum muslimin akan sanggup mengalahkan kekuatan orang kafir yang jumlahnya dua kali lipat kekuatan mereka (QS. Al Anfaal 66). Dan sebab orang-orang kafir itu kalah adalah karena mereka adalah kaum yang tak mengerti.

Syarat Unggulan Umat Terbaik

Mujahid, sebagaimana dikutip Imam Al Qurthubi, mengatakan bahwa keunggulan umat Islam itu dengan syarat memenuhi sifat-sifat yang disebut dalam ayat itu. Ada tiga sifat yang dimiliki oleh umat pengemban risalah Muhammad saw ini yang menyertai predikat anugerah Allah SWT sebagai umat yang terbaik, yakni: (1). Menyuruh kepada yang ma’ruf, (2). Mencegah dari yang munkar, (3). Beriman kepada Allah SWT, sebagaimana terdapat dalam lafazh:

تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“kalian menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”.

Itulah tiga sifat yang menjadi unsur-unsur kebaikan umat Muhammad saw. Dalam hal ini perlu dipahami bahwa iman kepada Allah SWT tentu harus ada terlebih dahulu sebelum dua hal yang lain., yakni amar ma’ruf dan nahi munkar. Demikian pula, umat yang terbaik itu mesti iman kepada risalah Islam. Sebab aktivitas amar ma’ruf nahi munkar tidak ditentukan oleh tradisi masyarakat, melainkan oleh syariat yang diturunkan Allah SWT.

Menurut Imam Az Zamakhsyari (idem), penyebutan iman kepada Allah SWT dalam ayat ini berarti juga termasuk iman kepada segala yang diwajibkan oleh iman kepada Allah SWT, seperti iman kepada Rasul-Nya, Kitab-Nya, hari kebangkitan, hari perhitungan, pahala dan siksa, dan lain-lain. Menurutnya, jika tidak disertai iman kepada itu semua belum terhitung sebagai iman kepada Allah SWT. Beliau melandasinya dengan firman Allah SWT:

وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا أُولَئِكَ هُمُ
الْكَافِرُونَ حَقًّا

“…mereka mengatakan: "Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)", serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir), merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan (QS. An Nisa 150-151).

Dalam konteks kekinian, ketertarikan sebagian umat Islam –lantaran kedangkalan mereka terhadap pengertian aqidah Islam sebagai pandangan hidup mereka—kepada ideologi dan sistem hidup selain Islam, seperti sosialisme, komunisme, sekularisme, kapitalisme, dan lain-lain pandangan hidup yang bertentangan dengan Islam, bisa menjadikan mereka tergelincir dari keimanan kepada Al;lah SWT yang sebenarnya. Dan pada gilirannya, mereka tak bakal menemukan kehidupan yang bahagia dan sejahtera di bawah naungan Islam. Apalagi mendapatlkan gelar umat terbaik. Sungguh jauh panggang dari api!

Dalam mengulas ayat tersebut, Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyertakan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Durrah binti Abi Lahab berkata bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah saw sewaktu beliau berpidato di atas mimbar : “Siapakah orang yang terbaik, ya Rasulullah? Rasulullah saw menjawab:

خَيْرُ النَّاسِ أَقْرَأُهُمْ وَأَتْقَاهُمْ لِلَّهِ وَآمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوْفِ وَأَنْهَاهُمْ عَنِ المُنْكَرِ وَأَوْصَلُهُمْ لِلرَّحْمِ

“Manusia yang terbaik adalah manusia yang paling banyak membaca, paling bertaqwa kepada Allah SWT, paling giat melakukan amar ma’ruf nahi munkar dan paling suka bersilaturrahmi.”

Dari sini bisa kita pahami bahwa orang yang terbaik adalah yang banyak pengertiannya (karena aktivitas membacanya) dan paling memiliki sikap taqwa, yakni menjalankan perintah Allah SWT dan larangan-Nya. Itu secara pribadi. Secara komunal, dia berperanan menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, yakni membentuk sistem agar perintah dan larangan Allah SWT menjadi standar umum di masyarakat dalam rangka mengatur interaksi antar individu anggota masyarakat. Juga ia paling gemar melakukan silaturrahmi, meningkatkan hubungkan antar karib kerabat yang merupakan salah satu kewajiban Islam.

Ringkas kata, dia adalah orang yang senantiasa berbuat baik dalam pandangan syari’at Islam, baik untuk dirinya, maupun untuk umat manusia. Al Qurthubi mengutip sebuah hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda:

خير الناس من طال عمره وحسن عمله و شر الناس من طال عمره و ساء عمله

“Sebaik-baik orang adalah orang yang berumur panjang dan baik amalnya dan seburuk-buruk orang adalah yang panjang umurnya dan buruk perbuatannya”.

Kesimpulan

Jelaslah kini mengapa kaum muslimin disebut Allah SWT sebagai خَيْرَ أُمَّةٍ (umat terbaik) dan أُمَّةً وَسَطًا(umat yang adil dan pilihan), yakni lantaran umat ini beriman kepada Allah SWT yang telah menurunkan syariat Islam yang paripurna (QS. Al-Maidah : 3) kepada rasul-Nya Muhammad saw, serta senantiasa menegakkan pelaksanaan syariat Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin) dengan aktivitas ”amar ma’ruf nahi munkar”. Jika umat ini masih memiliki unsur-unsur kebaikan umat tersebut, maka predikat terbaik dan pilihan tersebut tentu masih lekat. Sebaliknya jika sifat itu hilang, layaklah predikat itu tak tersandang lagi.☺☺☺ [ Muhammad Al Khaththath ]
KELIHGO
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby matamu » Sun Jul 27, 2008 1:16 pm

[quote="KELIHGO"]

Jelaslah bahwa kualitas umat terbaik itu dibandingkan dengan orang-orang kafir, atau umat-umat lain, adalah 1 orang muslim bisa mengalahkan 10 orang kafir. Itu dalam kondisi prima, dalam kondisi kaum muslimin ada kelemahan, Allah SWT masih memberikan garansi bahwa kaum muslimin akan sanggup mengalahkan kekuatan orang kafir yang jumlahnya dua kali lipat kekuatan mereka (QS. Al Anfaal 66). Dan sebab orang-orang kafir itu kalah adalah karena mereka adalah kaum yang tak mengerti.

Jangankan untuk mengalahkan orang Yahudi dan Kristen, untuk melawan orang Jepang pun sulit bang!



Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyertakan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Durrah binti Abi Lahab berkata bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah saw sewaktu beliau berpidato di atas mimbar : “Siapakah orang yang terbaik, ya Rasulullah? Rasulullah saw menjawab:

خَيْرُ النَّاسِ أَقْرَأُهُمْ وَأَتْقَاهُمْ لِلَّهِ وَآمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوْفِ وَأَنْهَاهُمْ عَنِ المُنْكَرِ وَأَوْصَلُهُمْ لِلرَّحْمِ

“Manusia yang terbaik adalah manusia yang paling banyak membaca, paling bertaqwa kepada Allah SWT, paling giat melakukan amar ma’ruf nahi munkar dan paling suka bersilaturrahmi.”

Dari sini bisa kita pahami bahwa orang yang terbaik adalah yang banyak pengertiannya (karena aktivitas membacanya) dan paling memiliki sikap taqwa, yakni menjalankan perintah Allah SWT dan larangan-Nya. Itu secara pribadi. Secara komunal, dia berperanan menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, yakni membentuk sistem agar perintah dan larangan Allah SWT menjadi standar umum di masyarakat dalam rangka mengatur interaksi antar individu anggota masyarakat. Juga ia paling gemar melakukan silaturrahmi, meningkatkan hubungkan antar karib kerabat yang merupakan salah satu kewajiban Islam.

Bagaimana mungkin seorang nabi yang buta huruf dapat menjadi contoh bagi orang lain sementara dirinya tidak dapat membaca dan menulis?
matamu
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 76
Joined: Wed Oct 31, 2007 9:03 pm
Location: somewhere


Return to Quran & Hadist



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]