. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby rainy » Tue Sep 15, 2009 10:25 am

BB2009 wrote: Pada akhirnya kami mendapatkan atau melihat bahwa Al-Qur'an sendiri sebenarnya berisikan fragmen-fragmen, dan terlihat ada usaha atau campur tangan manusia dalam memproduksi apa yang kita kenal sebagai panduan hidup ini,


yup, the evil is in the detail

BB2009 wrote: dan campur tangan itu semuanya adalah kepentingan imperialisme orang Arab,


kalau muslim (HF) bilangnya internasionalisme dan dibungkus sebagai "rahmatan lil alamin"

BB2009 wrote: dan cara orang Arab untuk melestarikan budaya bar-barnya yang sebenarnya sangat ditentang oleh Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa.


muslim sering lupa bahwa dalam hal ritual ia lebih yahudi daripada yahudi itu sendiri, lebih farisi daripada farisi itu sendiri

BB2009 wrote: ....sesuatu yang menyesatkan manusia dengan memberikan kesibukan luar biasa pada ritus dan menjauhi esensi nya.


sekali lagi.... the evil is in the detail.... orang sering lupa makna dan substansi dari ritual

BB2009 wrote: semakin kental seorang muslim melakukan ritus, maka semakin keraslah jiwa dan semakin jauh dari kesadaran ruhaniah, mereka mabuk akan ritus, mabuk tobat, dan perilakunya menjadi persis seperti apa yang mereka tiru


ini gejala umum, tidak hanya terjadi pada muslim tetapi seluruh umat beragama

BB2009 wrote: Kembali ke Suhuf Musa dan mengacu pada Suhuf Isa, itu adalah satu-satunya cara untuk mendirikan agama Tuhan


sebagai seorang kristen saya setuju frase "itu adalah satu-satunya cara"

BB2009 wrote: .... yang terlepas dari campur tangan orang-orang jahil yang memformulasikan keritusan demi menyembah sang Naga, Setan yang berwujud Tuhan !


tipuan Iblis yang paling berhasil adalah ini : "memformulasikan keritusan demi menyembah ...."
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Head Fixer » Tue Sep 15, 2009 11:50 am

BB2009 wrote:Apakah anda tahu bahwa perang itu adalah bagian dari ritus agama ? Dahulu seranga orang Jepang atas Pearl Harbor dipropagandakan oleh para maniak ultra nasionalis ciptaan Tojo sebagai Bushido, sebagai ritus dari Samurai, dan itu sama sekali didasari oleh fondasi religius, Kasir Hirohito dijadikan alasan bahwa semua itu Banzai, demi Kaisar, demi Amiterasu, demi Tuhan ! Nah Lho....
Hitler pun demikian, seperti kata Beatels, Hey Jude Dont Make it Bad...and you begin to make it better... Bagi Hitler, Blitzkrieg adalah bagian dari pemurnian Ras Aria Eropa dari Yahudi, orang Balkan, orang Yunani, dan orang-orang Utara, dasarnya pun sama, sebagai ritus, simbol swastika Nazi adalah simbol ritus.

lah justru ini yang hendak gue sampaikan dan wisdom of Quran ajarkan... jika ada orang2 di luar suhuf Ibrahim dan Musa, Isa serta Muhammad yang menganut PERANG adalah ritus agama, lalu apa jadinya jika pada suhuf Ibrahim dan Musa tdk mengenal konsep ini ??...... maka kata Allah dalam quran kemudian akan musnahlah orang-orang beriman, musnahlah semua tempat2 ibadah yg di dalamnya disebut nama Allah.
gitu loh ...
itulah yg gue sebut kebebasan akan bertemu dgn kebebasan lain, dan saat itulah harus ada SYARIAH yg mengatur.

Ha..tidak, saya tidak mengajak orang meninggalkan ritus ! Yang senang berpegangan terhadap ritus ya mbok monggo saja, leres.. gak ada masalah, apa yang disebut Mushaf dalam Islam bisa saya gambarkan oleh salah satu kawan saya seperti ini :
Mari kita perhatikan ringkasan kronologi meskipun bersifat kasar, bagaimanapun, penting bagi kita untuk kembali sebentar melihat ke belakang.
Masa Hidup:No. Nama Masa hidup
1. Rasul Muhammad : 52 sebelum Hijrah - 10 H
2. Khalifah Abu-Bakr : 49 sebelum Hijrah -12 H
3. Khalifah Umar : 39 sebelum Hijrah - 23 H
4. Khalifah Ustman : 39 sebelum Hijrah - 35 H
5. Khalifah Ali : 22 sebelum Hijrah - 40 H
6. Khalifah Mu'awiya : 19 sebelum Hijrah - 60 H
7. Khalifah Yazeed : 26 - 64 AH 645-683 M PARA IMAM SHI'AH (Tahun kematian dalam Hijriah saja)No. Nama Tahun Kematian 01. Ali ibn Abi Talib 40 H 02. Hasan bin Ali 49 H 03. Husain bin Ali 61 H
04. Zainul Abedin bin Husain 95 H05. Muhammad Baqir bin Zainal 117 H 06. Ja'far Sadiq bin Baqir 148 H07. Musa Kazim bin Ja'far 182 H
08. Ali Raza bin Musa Kazim 200 H
09. Muhammad Jawad Taqi bin Raza 220 H
10. Ali Hadi Naqi bin Taqi 254 H11. Hasan Askari bin Naqi 260 H
12. Abul Qasim Muhammad Al-Muntazar Imam-uz-Zaman Al-Mahdi (jika memang pernah lahir) – tahun kelahirannya tidak diketahui secara tepat. Yaitu tahun 254 atau 255 AH. Dia menghilang pada umur 4 atau 5 tahun di Gua Samera di Iraq. 260 AH.
Sekarang mari kita lihat kronologi para sejarawan yg pada awalnya menulis sejarah kita, termasuk peristiwa Karbala. Walaupun para sejarawam menangani disiplin informasi yg berbeda dengan Muhadhithin (para penulis Hadith), namun kedua kelompok tersebut ngawur, melanggar batasan-batasan mereka kapan saja mereka inginkan.
Oleh karena itu, kita menemukan sejarah bercampur dengan Hadist demikian juga sebaliknya. Volume yang luar biasa banyak ini dipenuhi dengan sejumlah pertentangan yang tiada akhir dalam diri mereka dan bertentangan satu dengan lainnya, karena buku-buku ini didasarkan pada informasi lisan. “Ia mendengar dari si-A yang mendengar dari si-B, dan dia mendengar dari si polan yang pada gilirannya mendengarnya dari ini dan itu dst”.
Kemudian terdapat penjelasan dan analisa kredibilitas dan karakter orang-orang dalam 'rantai periwayatan’ (sanad). Hal yang lucu adalah bahwa seorang pembawa cerita [perawi] yang dipercayai oleh sepuluh “ulama”, ternyata adalah seorang pendusta bagi sepuluh “ulama” yang lain.Berikut data Sejarawan dan Muhaditsin yg paling terkemuka,Para Pengarang dan Tahun Kematiannya:
Imam Ibn Jareer Tabari 310 AH (923 CE) - penafsir Al-Quran dan sejarawan yang pertama.
Imam Fiqh (Ahli hukum- tahun kematian AH):
1. Imam Abu Hanifa 150 AH
2. Imam Malik Bin Anas 179 AH
3. Imam Shafi'i 204 AH
4. Imam Ahmad Bin Hanbal 241 AH
Imam Hadist Sunni:
1. Imam Muhammad Ismail Bukhari 256 AH (870 CE)
2. Imam Muslim Bin Hajjaj Al-Qasheeri 261 AH (875 CE)
3. Abu Abdullah Ibn Yazeed Ibn Majah 273 AH (886 CE)
4. Suleman Abu Dawood 275 AH (888 CE)
5. Imam Abu Musa Tirmizi 279 AH (883 CE)
6. Imam Abdur Rahman Nisai 303 AH (915 CE)
Imam Hadist Shi'ah:
1. Syaikh Muhammad Bin Yaqoob Bin Ishaq Al-Kulaini 329 AH (941 CE)
2. Syaikh Saduq Abu Ja'far Ibn Ali Ibn Babwayhi Al-Qummi 381 AH (993 CE)3. Syekh Abu Ja'far Muhammad Ibn-Hasan Al-Toosi 460 AH (1071 CE)
Mullah yang dihormati Jalaluddin Rumi menulis tentang para Imam Fiqh: Mereka “memahat empat sekte” keluar dari DIN (Agama) yg benar dan menciptakan sebuah celah di dalam DIN Nabi yg agung. Tetapi, berlawanan dengan Al-Qur-an, Rumi yang sama berkata:Para sahabat begitu mencintai dunia ini hingga mereka meninggalkan Mustafa (Nabi) tanpa peti mayat.
Sebuah statemen yg sangat mendeskreditkan para sahabat.
Muslim, ada sebuah ilmu yg aneh, namanya Ilmu pengetahuan tentang ASMA-UR-RIJAAL. Ini adalah nama guru dari sejarah dan hadits kita. Hal ini penting diperhatikan bahwa sejarah Islam yang pertama ditulis oleh Tabari, sekitar 270 tahun setelah Nabi yang agung dan 230 tahun setelah peristiwa Karbala (yg dianggap pernah terjadi).
Tabari tidak mempunyai apapun di tangannya yang dapat digunakan sebagai rujukan karangannya. Pada kenyataannya, ia mengakui pada pembukaan bukunya yang berjudul “Induk dari semua Sejarah” bahwa ia hanya menulis berdasarkan apa yang diceriterakan oleh orang lain. Oleh karena itu, para pembawa ceritalah yang harus bertanggung jawab terhadap semua kesalahan yang ada. Nach lo ...
Dari sudut pandang Shi’ah, sejarah dicatat pertama kali oleh Imam Kulaini yg kemudian lebih banyak dibanding Tabari.
Dimulai pada abad keempat AH atau sekitar 240 tahun setelah peristiwa Karbala yang dianggap pernah terjadi. Tabari dan Kulaini membangun khayalan mereka atas dasar desas-desus/ kabar burung. “Ia mendengar dari si polan yang mendengar dari si polan, dan seterusnya."
Muslimin mempunyai karakter yang aneh. Karena menjadi “Umat yang aneh”, kita malah bangga terhadap sesuatu yang kita seharusnya malu! Perilaku memalukan tersebut adalah apa yang disebut “Ilmu pengetahuan” tentang nama-nama manusia (asma-Ur-Rijaal). Para Mullah di Iran menepuk dada mereka apabila mereka bisa menghafal 500.000 nama2 perawi. Mereka mengklaim bahwa Muslimin telah memelihara nama-nama dari sekitar 500,000 orang yang memproklamirkan dirinya sebagai perawi/ ulama.
Padahal, Dr. James Gibbs dari Britania Raya telah dengan tepat menyerang Muslimin atas kenyataan ini, “Muslimin mempunyai sebuah Buku yang hidup, tetapi sambil duduk di mesjid-mesjid, madrasah-madrasah dan biara-biara mereka, mereka terus bermain dengan catatan sejarah yang usang. Lima ratus ribu pemain hantu ini bertanggung jawab terhadap perpecahan di antara Muslimin.
Yg dimaksud buku hidup oleh James Gibbs adalah Al-Qur'an, dan harap dicatat, bahwa sejarawan kita 'yang terkenal, yg berjumlah ratusan itu, hidup pada zaman setelah Tabari dan Kulaini (310/ 329 AH). Tidak ada yang sebelumnya !
Imam Hambali menurut laporan dicambuk oleh Mamoon ar-Rashid (memerintah tahun 197-217 AH) atas perdebatan yang tanpa makna tersebut, yaitu apakah Al-Quran itu makhluq (yang diciptakan) atau bukan. Tetapi tak satupun dari para “Imam” ini mengucapkan bahwa sistem kerajaan adalah tidak Islami. Maka, pemerintahan yang sewenang-wenang tetap berlanjut semakin kuat seiring dengan berjalannya waktu.
Sangatlah aneh jika hari ini kita tak kan pernah menemukan literatur dan tulisan2 pada abad sebelum Tabari dan Kulaini, karena kuat dugaan telah diganti oleh literatur2 yg dibuat oleh musuh2 Islam.
Hadis2 yg dikarang oleh mereka, para ulama2 Persia, menjadi acuan, bahkan lebih valid dibanding al-Qur'an itu sendiri. Padahal, literaturnya tdk pernah ada, hanya kutipan2 dari perkataan si fulan, yg didpt dari sifulan, yg dari sifulan, demikian seterusnya.
Kita banyak menemui perilaku Nabi Muhammad yg seolah seperti sosok biksu atau pertapa. Sosok dermawan dan tidak tegaan. Sosok wara' dan sufistik yg menjauhi dunia. Kesimpulan saya, semua itu tidak benar.
Hari ini Pesantren tidak mempelajari al-Qur'an.
Santri hanya mendalami KUTUBUSHITA, enam Kitab yg sekarang disebut sbg Kitab Kuning. Semua ini adalah kerja dari konspirasi guna menjauhkan umat Islam dari al-Qur'an.
Imam2 yg kita kenal sbg Imam mazhab, dikenal sbg cendikiawan. Padahal perbedaan diantara mereka hanya sebatas cara wudhu dan tata cara cebok yg remeh temeh. Semua ini dibuat oleh konspirasi tsb agar orang tidak mengerti esensi drpd ibadah sbg pengabdian terhadap sistem DIN melainkan, sbg aktifitas didalam masjid sahaja.
Coba anda perhatikan, tidak ada literatur Tertulis sebelum abad ke3 Hijriah.
Kenapa ?
Karena semua literatur sebelum itu berhasil dipunahkan. Tragisnya pada Khalifah ke-37 yg lemah yakni Abdurrahman billah bin al muqtadir bin almuktasim billah yg kemasukan penyusup dari kader bekas kerajaan Persia yg menduduki Jabatan Perdana Menteri.
Singkatnya, selama masa pemerintahan Khalifah Muqtadir Billah (memerintah tahun 294-319 AH), delegasi kerajaan diberangkatkan ke Makkah, Madinah, Damascus, Qadisia, Koofa dan pusat provinsi lain. Isi perpustakaan mereka dimusnahkan dan diganti dengan buku-buku yang ditulis oleh orang-orang yang pada kenyataannya adalah para penjahat terhadap Islam.
Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana Tabari dan “sarjana” lain yang seperti dia memperoleh kekuasaan sebesar ini. Ketahulah muslimin, sembilan dari sepuluh MUHADITSIN saat itu adalah orang2 Persia. Adalah mengagumkan jika mengetahui bahwa semua dari enam orang yang disebut Muhadditheen Sunni dari Sahah Sitta (Sahih yang Enam - enam buku 'resmi’ Hadith): Bukhari (w.256 AH), Muslim (w.261 AH), Ibn-Maja (w.273 AH), Abu Dawood (w.275 AH), Tirmizi (w.279 AH) dan Nasai (w.303 AH) datang dari Kerajaan Persia yang dikalahkan.
Demikian juga, ketiga Muhadditheen Shia: al-Kulaini (w. 329 AH), Syekh Saddooq (w. 381 AH), Syekh Al-Toosi (w. 460 AH) dan Abu Ali Tabrasi (486/1093 - 548/1154) (para penulis empat buku ‘resmi’ Hadith Shia) berasal dari Persia. Dan tak satupun dari sembilan orang ini yang orang Arab.
Mistis-sufistik adalah campuran antara Islamologi dgn kepercayaan lama yakni budaya Persia masuk kedalam perpustakaan2 menggantikan literatur valid yg sebelumnya terpelihara.Hingga jika anda melihat keyakinan membaca ayat al-Qur'an berpahala, membaca sholawat berpahala, membaca Yasin dijauhkan dari sial dan bahaya, adalah kepercayaan2 asli budaya Persia kuno terhadap mantera2 mujarab yg sering disebut orang Zoroaster, sebuah budaya yg telah berumur ribuan tahun.
Kasusnya sama dengan hybrida para ulama dan segenap pengikutnya yg mandi di pantai Pelabuhan ratu dengan membawa sesaji membaca Yasin pada setiap menjelang Ramadhan guna membuang sial nasibnya.
Sunah Rasul, bukan sejarah bagaimana Rasul hidup dalam perjuangan menata struktur masyarakat yg sesuai dengan maunya Allah, melainkan seperti dalam Hadist2 tsb,, berubah arti menjadi perbuatan2 Rasul kesehariannya yg senantiasa ditiru oleh umat hari ini seperti Rasul buka puasa makan kurma, Rasul sikat gigi pakai siwak, Rasul menggauli isteri dimalam Jum’at, dsb, yg tidak ada korelasinya dengan aktifitas membangun struktur masyarakat madani
.
Itu yang anda pegangi sebagai Mazhab ? Dan jika anda teliti maka semua sumber ritus yang dikerjakan adalah didasari pada Mazhab itu, ada yang anek gak sih ?
RITUS ISLAM melalui studi kawan saya justru merupakan faktor utama yang menghalangi umat Islam dari kemajuan. Beliau melihat hal ritus itu hanya sebatas Upacara bendera, dan menunjukan bukti kongkrit yang tak terbantahkan, bahwasannya Islam dihancurkan oleh ke ritusannya sendiri, sehingga bukan hanya sholat, cebok pun menjadi ritus, cara memasukan alat kelamin ikut di dalamnya, abis bersenggama harus bagaimana jadi ritus ? What happen sih ah ?
Tidak ada Partai, entah itu Konservatif, Oposisi, Kay Pang, Shaolin, Wu Tang, atau kelompok2 buatan Asmaraman Ko Phing Ho, tidak ada proses pembuatan partai, karena DISITULAH MASALAHNYA.
Sekali lagi masyarakat Madani adalah masyarakat yang tidak bekerja as single unit, but with single mind ! Dan Pikiran itu tidak bisa dicetuskan sebagai partai karena sifatnya yang abstrak.
Single mind, mau ada yang ke kiri boleh, ke kanan lebih baik, berdiri bengong gak papa, nungging jadi lucu, telentang ntar ngantuk bisa aja, asal Mind Set nya satu ! MELAYANI TUHAN HANYA DAPAT DIBUKTIKAN DENGAN MELAYANI SESAMA MANUSIA, Hablum Minallah is Hablum Minannas.... , Hablum Minallah bukan memberikan sajian berupa festival menyiksa diri dan melakukan sesuatu yang tidak ada maknanya sama sekali, atau sesuatu yang sebetulnya tong kosong tapi diberi stempel "200 liter isi penuh".
[As-Sura : 13) Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
.... Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya: gak ada disitu kata Allah akan menyesatkan siapa saja yang Dia ingin sesatkan...dan ini dan itu.

panjang nih ...
sebelum gue bantah ni yee ...
jika semua pijakan2 itu ente kesampingkan lalu apa yg dipake sbg hujjah oleh ente ... ini nanya dulu yee nanti gue bahas tulisan loe diatas ...
silakan...
Head Fixer
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby kimi07 » Tue Sep 15, 2009 12:21 pm

menarik sekali ulasan dari Big Brother,

klo boleh saran sedikit,
bagaimana klo smua tulisan anda di urut scara teratur untuk di jadikan buku, ga usah tebel2, 30-50 halaman sudah cukup, untuk membuka mata muslim.
karena mubazir sekali sumber yg kaya ini, cuma di buat esai2 aja.


regards
User avatar
kimi07
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2287
Joined: Fri Dec 07, 2007 7:59 pm
Location: in the Father's Heart

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby rainy » Tue Sep 15, 2009 1:39 pm

Head Fixer wrote:... jika ada orang2 di luar suhuf Ibrahim dan Musa, Isa serta Muhammad yang menganut PERANG adalah ritus agama, lalu apa jadinya jika pada suhuf Ibrahim dan Musa tdk mengenal konsep ini ??......


Benar, Musa, yosua, saul, daud, moshe dayan, ben gurion, berperang untuk pembebasan bangsa israel dari penjajah (mesir dan sekitarnya) dan untuk merebut / mempertahankan tanah perjanjian ,
tetapi ....
apakah itu ritus agama yahudi ?

Head Fixer wrote: maka kata Allah dalam quran kemudian akan musnahlah orang-orang beriman, musnahlah semua tempat2 ibadah yg di dalamnya disebut nama Allah.


ya, kalau tuhannya allah swt (yang impoten), .... tidak, kalau tuhannnya TUHAN YHVH yang omnipotent

Head Fixer wrote: itulah yg gue sebut kebebasan akan bertemu dgn kebebasan lain, dan saat itulah harus ada SYARIAH yg mengatur.


dan pada saat itulah terjadi penyalahgunaan agama untuk kepentingan politik dan ekonomi. instrumen keteraturan warga negara bukan syariah (berdasar kitab suci) tetapi undang - undang sekuler dengan power sharing dan check - balances
User avatar
rainy
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby BB2009 » Tue Sep 15, 2009 4:12 pm

Salam Forum,


Jika kita mengerti perang ! maka artinya bukan saja bunuh-bunuhan, definisi perang adalah mematahkan kemauan musuh untuk memenangkan agendanya, entah itu wilayah, tujuan politik, tujuan apa saja. Dalam bisnis, setiap hari adala perang, kitab The Art Of War Sun Tzu (6 abad sebelum masehi) bisa kita teliti secara kongkrit.

Jika anda teliti benar, Perang adalah tragedi paling mengerikan bagi seluruh umat manusia, oleh sebab itu perang membutuhkan momentum sejarah untuk menghasilkan perubahan2 yang signifikan pada tatanan interaksi sosial-ekonomi antara bangsa-bangsa yang sudah membentuk negara !

Harus ada negara dulu, harus ada deklarasi of Independence, harus ada proklamasi kemerdekaan, penetapan konstitusi entah itu preambule atau complete form, harus ada batas wilayah berdasarkan latar belakang sejarah, sebelum sebuah bangsa boleh mendklarasikan perang terhadap bangsa lain dengan alasan apa saja, bisa saja alasan untuk mempertahankan wilayah atau aneksasi jahanam.

Tanpa bentuk negara serangan bersenjata oleh siapapun terhadap apapun disebut Act of Crime, ngerampok (robery), njarah (loot), ngutil, yang tujuannya bukan agenda negara tetapi semata-mata materi ! Dan Negara yang melakukan aneksasi atau berusaha mengotak-atik masalah domestik negeri orang pada masa ini disebut State Sponsored Terorism, kejahatan yang harus diperangi oleh semua orang. The Act of Crime Toward Humanism !

Ini tidak ada urusannya dengan IMAN atau tidak ber IMAN, , ini masalah common sense, logika, nalar orang bodo tolol yang masih waras pikirannya ! Kecuali para maniak perang yang berkata gue bunuh nih orang karenta takut kebenaran akan dikalahkan !

Tentara Jerman dulu sangat percaya bahwa perang yang mereka lakukan adalah didasari kebenaran, termasuk Goering bersama Luftwave (AU Jerman), dan sederetan Jendral hebat mereka seperti Heinz Guderian, Edwin Rommel, Kurt Student, tetapi pada akhirnya mereka sadar bahwa propaganda perang yang dikumdangkan Hitler bersama antek-antek Nazi dan Heinreich Hiemler bersama Schutzstafffel (SS) nya, di dorong oleh kegilaan Fuhrer... dan titik balik itu terjadi pada saat Jeman mendklarasikan perang kepada Joseph Stallin,

Tentara Jerman jadi sadar benar bahwa semuanya hanyalah propaganda kosong, dan tidak mungkin mereka bisa menahan jepitan Rusia dari timur, AS-Inggris-Kanada dari Selatan, Perancis dari Tenggara, Whermacht berakhir tragis, karena mereka bukan berperang untuk momentum sejarah yang ditentukan Tuhan, mereka berperang atas dasar ide konyol, Mein Kampf, Ubber Alles tahi kucing omong kosong, sama seperti berak mencertnya nya konsep Jihad dengan mengorbankan orang-orang tak bersalah, sama-sama mambu telek pitik (bahasa jawa).

Hal yang sama juga disadari oleh Laksamana Jizaburo Ozawa, yang mau tidak mau digelandang oleh William Bull Halsey bersama Marc Mitschernya, pengorbanan Banzai paling tahi kucing dalam sejarah ! Lebih dari 500 perwira Naval Jepang dan 5000 tentara lautnya mati konyol di lepas pantai Taiwan ! dan tidak mampu menahan 7th Fleet Mac Arthur untuk memasuki Battaan dan akhirnya Luzon, sebuah kekonyolan yang sama yang harus diterima oleh Laksamana Seiichi Ito komandan Kapal Yamato, dan Jendral Ushijima di Okinawa.

Kegoblogan yang sama yang dilakukan Gamal Abdul Nasser ketika menyebrang terusan Suez untuk berurusan dengan Jendral Mata Satu yang gak lulus SMA (Moshe Dayan), ratusan tank T72 dan pasukan Allahu Akbar kocar-kacir ketika mereka tahu bahwa mereka tengah berhadapan dengan Nasochim, pasukan milisi gado-gado Israel yang terdiri dari tukang jahit sampai tukang jual kue apem dengan senjata ala kadarnya, dan hanya memiliki tank hasil pampasan. Tidak ada satu divisi Mesir dengan bantuan Pilot-Pilot MIG 21 Korea Utara pada waktu itu bisa masuk sampai ke Gaza, kenapa ? MEREKA BERPERANG DENGAN ALASAN YANG SALAH !

Jika anda belajar by text book sajalah tentang perang, maka anda akan begitu membenci perang ! tetapi bukan berarti menjadi pengecut, perang bisa saja tetapi ALASANNYA HARUS BENAR ! Bukan merampas, bukan merampok, bukan menjarah ! dan sama sekali bukan TAHI KUCING TERORISME ! Sejarah Badar, Uhud, dst bukan WAR WITH UNDERSTANDABLE REASON AND WAR WITH PROPER CAUSE, its act of crime ! Makanya pada akhirnya harus menerima kekalahan dan kehancuran yang memalukan hingga saat ini. Perang yang dimotori oleh pengangguran gurun pasir yang keranjingan harta pampasan dan perawan. Saya tidak bilang Muhammad lho... bisa saja Beliau hanya terseret oleh sejarah ini, tetapi what ever sejarah sudah ditulis, sebagai KEKONYOLAN SEJARAH.

Mengenai data-data dan analisis entang 6 pemahat Mazhab, anda tidak akan bisa menyangkalnya ! Saya tantang anda untuk membuktikan bahwa ada Hadits yang pernah ditulis pada masa Rasullulah hidup ! Hadits dan Sunah yang menghasilkan syarat, rukun, dan tertib ibadah serta semua pranata hukum syariah termasuk Perbankan Munafik Syariah. Sebuah tatanan masyarakat yang dibangun hanya dari kata si anu begitu...kata si anu begitu... bukan dari warisan SUHUF IBRAHIM, MUSA DAN ISA.

Kemuliaan hanyalah atas Mu TUHAN, dahulu, sekarang, dan selamaNya !

Sala,,
BB2009
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 297
Joined: Fri Feb 27, 2009 8:25 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Head Fixer » Wed Sep 16, 2009 12:22 am

BB2009 wrote:Ini tidak ada urusannya dengan IMAN atau tidak ber IMAN, , ini masalah common sense, logika, nalar orang bodo tolol yang masih waras pikirannya ! Kecuali para maniak perang yang berkata gue bunuh nih orang karenta takut kebenaran akan dikalahkan !

gue minta jawaban simpel saja, untuk ente mematahkan konsep Quran ttg legitimasi Tuhan pada orang2 beriman untuk MELAWAN (perang). jadi bagaimana seharusnya Agama mengajarkan ttg menghindar dari pemusnahan ??...
1. lari terbirit-birit ke gunung dan hutan ?
2. menawarkan diri untuk ditumpas ?
3. melawan ?
sok silakan di jawab

Nasochim, pasukan milisi gado-gado Israel yang terdiri dari tukang jahit sampai tukang jual kue apem dengan senjata ala kadarnya, dan hanya memiliki tank hasil pampasan. Tidak ada satu divisi Mesir dengan bantuan Pilot-Pilot MIG 21 Korea Utara pada waktu itu bisa masuk sampai ke Gaza, kenapa ? MEREKA BERPERANG DENGAN ALASAN YANG SALAH !

huss !! ... naive sekali sejarah mu B !
ya kaga mungkinlah tukang jahit bisa menerbangkan pesawat super canggih saat itu ...
ape ente kaga pernah baca lionel Rotschill jutawan yahudi warga inggris sbg negara adi daya saat itu, membeli kekuatan militer Inggris untuk menciptakan negara Israel dan terus memperjuangkan eksistensinya dgn dukungan rahasia ?
jangan mimpi deh petani dan tukang jahit bisa melakukan serangan mendadak selama 6 hari. dan kekalahan Arab ternyata akibat Isarel juga berhasil membeli ahli persenjataan rusia yang membocorkan kelemahan armada Arab yang 100% dibeli dari rusia.
sekarang yg nyokong senjata canggih ke Israel adalah amerika dimana nenek moyang amerika kebanyakan dari INggris.
yu mari !!

Jika anda belajar by text book sajalah tentang perang, maka anda akan begitu membenci perang ! tetapi bukan berarti menjadi pengecut, perang bisa saja tetapi ALASANNYA HARUS BENAR ! Bukan merampas, bukan merampok, bukan menjarah ! dan sama sekali bukan TAHI KUCING TERORISME ! Sejarah Badar, Uhud, dst bukan WAR WITH UNDERSTANDABLE REASON AND WAR WITH PROPER CAUSE, its act of crime ! Makanya pada akhirnya harus menerima kekalahan dan kehancuran yang memalukan hingga saat ini. Perang yang dimotori oleh pengangguran gurun pasir yang keranjingan harta pampasan dan perawan. Saya tidak bilang Muhammad lho... bisa saja Beliau hanya terseret oleh sejarah ini, tetapi what ever sejarah sudah ditulis, sebagai KEKONYOLAN SEJARAH.

beuuh ... marah2 die ...
kayaknya mesti banyak buka2 lagi link yang pernah bahas tuntas ini deh ..
perang Badr adalah perang menahan gelombang pasukan musuh yg merangsek ke madina untuk membantai muslim. demikian juga Uhud adalah perang yg diinginkan oleh pihak Quraish. muslim hanya merespon. demikian perang2 lain adalah respon thd situasi yg mengancam. silakan kalo ente belon puas segarkan lagi topik2 yang sudah ada, kita PERANG di sana ...

Mengenai data-data dan analisis entang 6 pemahat Mazhab, anda tidak akan bisa menyangkalnya ! Saya tantang anda untuk membuktikan bahwa ada Hadits yang pernah ditulis pada masa Rasullulah hidup ! Hadits dan Sunah yang menghasilkan syarat, rukun, dan tertib ibadah serta semua pranata hukum syariah termasuk Perbankan Munafik Syariah. Sebuah tatanan masyarakat yang dibangun hanya dari kata si anu begitu...kata si anu begitu... bukan dari warisan SUHUF IBRAHIM, MUSA DAN ISA.

perasaan ini juga udeh di buat topiknya yee.... aku co-pas lagi dech ..

Hadits ditulis di zaman nabi

Sahih Bukhari, Volumn 001, Book 003, Hadith Number 112.
Narated By Abu Huraira : In the year of the Conquest of Mecca, the tribe of Khuza'a killed a man from the tribe of Bani Laith in revenge for a killed person, belonging to them. They informed the Prophet about it. So he rode his Rahila (she-camel for riding) and addressed the people saying, "Allah held back the killing from Mecca. (The sub-narrator is in doubt whether the Prophet said "elephant or killing," as the Arabic words standing for these words have great similarity in shape), but He (Allah) let His Apostle and the believers over power the infidels of Mecca. Beware! (Mecca is a sanctuary) Verily! Fighting in Mecca was not permitted for anyone before me nor will it be permitted for anyone after me. It (war) in it was made legal for me for few hours or so on that day. No doubt it is at this moment a sanctuary, it is not allowed to uproot its thorny shrubs or to uproot its trees or to pick up its Luqatt (fallen things) except by a person who will look for its owner (announce it publicly). And if somebody is killed, then his closest relative has the right to choose one of the two... the blood money (Diyya) or retaliation having the killer killed. In the meantime a man from Yemen came and said, "O Allah's Apostle! Get that written for me." The Prophet ordered his companions to write that for him. Then a man from Quraish said, "Except Al-Iqhkhir (a type of grass that has good smell) O Allah's Apostle, as we use it in our houses and graves." The Prophet said, "Except Al-Idhkhiri.e. Al-Idhkhir is allowed to be plucked.

Sahih Muslim, Book 013, Hadith Number 4015.
Chapter : He who has not anything with him to will away should not do it.
Sa'id b. Jubair reported from Ibn Abbas that he said: Thursday, and what about Thursday? Then tears began to flow until I saw them on his cheeks as it they were the strings of pearls. He (the narrator) said that Allah's Messenger (may peace be upon him) said: Bring me a shoulder blade and ink-pot (or tablet and inkpot), so that I write for you a document (by following which) you would never go astray. They said: Allah's Messenger (may peace upon him) is in the state of unconsciousness
.

Sebagian umat islam banyak yang terbawa-bawa oleh tuduhan orientalis (dan para pendukung orientalisme) yang mengatakan bahwa hadits baru ditulis pada abad kedua hijriah, padahal tuduhan itu tidak berdasar dan keluar dari mulut orang-orang yang tidak mengerti sejarah hadits. ketahuilah, sebagian hadits sudah ditulis sejak masa Rasulullah hidup. Salah satu figur yang terlibat aktif dalam pencatatan ini adalah 'Abdullah ibn 'Amru ibn al-Ash, putera 'Amru ibn al-Ash, mantan gubernur Mesir yang pertama. Abdulah menghimpun hadits-hadits yang disampaikan Nabi Saw populer dengan sebutan "Al-Shahifah al-Shadiqah" (lembaran yang benar). Sampai-sampai Abu Hurairah r.a., seorang pendekar hadits, guru dari delapan ratus shahabat dan tabi'in itu, mengakui kelebihan Abdullah dalam soal pencatatan hadits.

Shahih al-Bukhari dan Musnad Ahmad ibn Hanbal :
Abu Hurairah mengatakan: "Tidak ada orang yang lebih banyak mengetahui hadits dariku selain Abdullah, sebab tangannya menulis kepalanya menghafal, sedangkan aku hanya menghafal, tidak menulis." .


Sunan Abu Dawud, Mustadrak al-Hakim dan Sunan ad-Darimy
Diriwayatkan dari Abdullah ibn Amru, katanya: "Aku terus menulis setiap yang kudengar dari Rasulullah Saw untuk kuhafal, lalu suatu hari aku ditegur oleh orang Quraisy. Kata mereka: 'Kamu menulis setiap yang kamu dengar dari Rasul Saw sedangkan Rasul adalah manusia biasa yang bisa bicara dalam keadaan snang dan dalam keadaan marah?'. Lalu hal itu kuadukan kepada Rasulullah Saw, beliaupun berkata: 'Tulis saja!. Demi (Allah) yang diriku ada di tangan-Nya, tidak ada yang keluar dari sini, kecuali yang benar'. Beliau menunjuk mulutnya."
"Tulislah apa yang kamu dengar dariku, demi Tuhan yang jiwaku di tangannya. tidak keluar dari mulutku. selain kebenaran ".


shahabat-shahabat lain yang tercatat memiliki peninggalan Shahifah (Lembaran) catatan Hadits adalah :

1. Abu Bakar r.a. dengan lembarannya yang dikenal dengan "Shahifah Abi Bakar as-Shiddiq",
2. 'Umar r.a. dengan lembarannya "Shahifah 'Umar ibn Khattab",
3. 'Ali r.a. dengan lembarannya yang terikat di pedangnya yang berisi hadits-hadits tentang ketentuan hukum pidana Islam yaitu "Shahifah Ali ibn Abi Thalib", serta
4. 'Amru ibn Hazm dengan lembarannya yang populer dengan sebutan al-Shahifah al-Shahifah".





Sala,,

udeh mulai galak, "M" nya ilang tuh bos .. :lol:
wisdom siapapun akan diuji di FFI bersama HF :-"
Head Fixer
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby BB2009 » Wed Sep 16, 2009 11:40 am

Salam,

lah justru ini yang hendak gue sampaikan dan wisdom of Quran ajarkan... jika ada orang2 di luar suhuf Ibrahim dan Musa, Isa serta Muhammad yang menganut PERANG adalah ritus agama, lalu apa jadinya jika pada suhuf Ibrahim dan Musa tdk mengenal konsep ini ??...... maka kata Allah dalam quran kemudian akan musnahlah orang-orang beriman, musnahlah semua tempat2 ibadah yg di dalamnya disebut nama Allah.
gitu loh ... itulah yg gue sebut kebebasan akan bertemu dgn kebebasan lain, dan saat itulah harus ada SYARIAH yg mengatur.


Orang Beriman ? Definisinya apa dulu "orang beriman" ? Para prajurit Jepang sangat beriman pada Amiterasu Omikami sebagai TUHAN dan Dai Nippon Tenno sebagai HEAD of STATE, keduanya adalah tokoh yang sama, Kaisar Hirohito, Jihad nya pasukan Jepang jauh lebih luar biasa dari Jihad di Afghanistan dengan Kikusui, Kamikaze, Bom Oka, dst.

Hanya orang yang tidak "beriman" bebas bermain, karena Tuhan disana, gue disini, sementara orang beriman gak begitu, Tuhan yang disini ini, oleh sebab itu sebenarnya tidak ada kebebasan ketika manusia mengikuti suara hati nuraninya, suara Tuhan Nya.

Yang pasti musnah adalah orang tidak beriman, analogi nya jangan dibalik ! Karena hidup mereka tidak bersama Tuhan ! atau meyakini Tuhan Palsu yang mengajarkan prinsip ketuhanan dengan kebohongan ! Ini yang bakal musnah, oleh siapa, oleh mereka sendiri, karena cakar-cakaran..

Syariat yang mana ? Setiap Bangsa bahkan suku punya adat istiadat, dimana tanah di injak disitu langit dijunjung, lain lubuk lain ikannya, mendirikan syariah harus selaras dengan perangkat itu, jika tidak maka syariah yang dipaksakan dari budaya orang lain adalah IMPERIALISME ! Jangan katakan orang Papua pedalaman yang demikian sederhana tidak punya great wisdom, banyak sekali kebijaksanaan yang bisa kita pelajari disana sekalipun bagi kita aneh, Suku Lembah Baliem tidak boleh ee di sungai karena air di definisikan sebagai simbol kesucian dan kemurnian,...bayangkan itu, di Islam gak ada kan ?

gue minta jawaban simpel saja, untuk ente mematahkan konsep Quran ttg legitimasi Tuhan pada orang2 beriman untuk MELAWAN (perang). jadi bagaimana seharusnya Agama mengajarkan ttg menghindar dari pemusnahan ??...
1. lari terbirit-birit ke gunung dan hutan ?
2. menawarkan diri untuk ditumpas ?
3. melawan ?
sok silakan di jawab


Untuk membesarkan kebenaran orang harus menggunakan alat yang sama, untuk mengajarkan kejujuran maka kita dahulu yang harus jujur, segala sesuatu yang baik tidak punya musuh ! Sebaliknya segala sesuatu yang tidak baik pasti memusuhi siapapun diluar dirinya sendiri, kalau kita benar, umpama menuruti Suhuf Musa:

- Tidak menyembah berhala, masa **** orang mau jengkang jengking kek.
- Kalau kita jujur..dst...

Maka orang akan mengikuti kita dengan pesona kasih dan kemurnian, jika kita harus terbunuh atau tercederai untuk memperjuangkan agenda itu, maka itulah Jihad, yang dikorbankan adalah diri kita sendiri, jangan orang lain, analoginya berbeda Bung HF, anda harus jadi murid JC dulu untuk memahami itu, jika anda tidak memahami atau setidaknya mempelajari sejarah perjalanan dan ajaran Joshua maka pikiran anda akan selalu akan diracuni perang melulu.

Saya kagum sekali ketika Beliau ketika Joshua bener2 kekeh mempertahankan bahwa Tuhan itu Mulia diatas segalanya dengan segala macam siksaan dan tak bergeming sedikitpun, Beliau menunjukan the ultimate form of war ! Kematian diri sendiri yang menjadi teladan adalah The Glory of All, dengan tanpa sedikitpun menghakimi orang yang menyiksa kita dengan aneka rupa bentuk siksaan mulai fisik, mental, sampai psikologis, hanya yang begini ini pantas disebut RASUL ILAHI.

huss !! ... naive sekali sejarah mu B !
ya kaga mungkinlah tukang jahit bisa menerbangkan pesawat super canggih saat itu ...
ape ente kaga pernah baca lionel Rotschill jutawan yahudi warga inggris sbg negara adi daya saat itu, membeli kekuatan militer Inggris untuk menciptakan negara Israel dan terus memperjuangkan eksistensinya dgn dukungan rahasia ?
jangan mimpi deh petani dan tukang jahit bisa melakukan serangan mendadak selama 6 hari. dan kekalahan Arab ternyata akibat Isarel juga berhasil membeli ahli persenjataan rusia yang membocorkan kelemahan armada Arab yang 100% dibeli dari rusia.
sekarang yg nyokong senjata canggih ke Israel adalah amerika dimana nenek moyang amerika kebanyakan dari INggris.
yu mari !!


Anda terlalu banyak nonton Al-Jazirah dan termakan propaganda, saat Israel merdeka mereka hanyalah segerombolan diaspora dari sana sini yang mencari tempat aman pada masa Holocaust, dan tentara Israel hanya dilatih oleh Charles Orde Wingate yang oleh Churchil disebut Clive Of Birma, Senjata yang mereka pakai dan berasal dari AS hanya 6 s.d. 10 Sky Hawk, dan sisanya adalah gado-gado pesawat berbaling-baling Mysterie dan Mustang sisa PD II, sementara Squadron Mirage mereka tidak efektif karena suku cadang nya di embargo oleh Charles De Gaule, dan Inggris tidak bisa berbuat apa-apa karena terikat perjanjian pertahanan dengan Jordania, sementara Syria adalah anak emas Uni Sovyet yang membutuhkan wilayah mereka sebagai jalur pipa minyak ke Sovyet wilayah Asia Tengah.

Pasukan efektif mereka hanyalah halftrack dengan senapan mesin ringan, sementara Tank diperoleh dari pampasan Tank Jordania dan Syiria yang di tinggalkan lari tunggang langgang oleh pasukan Arab yang terdesak dan dikepung oleh Jendral Motti, dengan terobosan yang paling berdarah untuk merebut dataran tinggi Golan.

Jumlah korban perwira di pihak Israel besar sekali, karena pada komandan mereka harus maju di medan perang, markas besar batalyon, brigade, bahkan divisi mereka hanya berjarak beberpa kilo meter dari FEBA (front edge of battle Area), karena pasukan yang ada adalah gado-gado milisi dengan senjata ringan campuran, dan paling banyak diperoleh dari senjata yang ditinggalkan oleh pasukan Mesir yang lari terbirit-birit.

2nd Army, 4th Army Mesir yang terdiri dari 2 s.d. 4 Divisi, kira-kira 2000 s.d. 5000 prajurit yang diperlengkapi dengan lebih 1500 tank T72, artileri berat, mortir berat, RPG, batere SAM SS19, dan SAM infra merah, diperlengkapi oleh Night Vission Google, dan diudara dilindungi oleh Hunter Killer Mig 19 dan 21 yang berpangkalan di Syria, serta dibantu oleh milisi Fedayen, terjepit hanya oleh 2 Divisi Ariel Sharik, mereka mewek nangis karena di out run setelah secara konyol menyebrang Suez dan terjebak di depan, belakang, dan di hujani oleh tembakan ringan Paratroper Cobra Israel.

Pasukan yang terjepit ini akhirnya dibebaskan oleh PBB setelah ada kesepakatan bahwa Israel mundur dari Suez, tawanan Isreal dibebaskan, dan Gamal Abdul Nasser harus menerima opsi damai, sementara seluruh pasukan udara Jordania sudah dihancurkan oleh Hasochim, dan seluruh ekspedisi Syria sudah morat-marit di dataran tinggi Golan, sementara Fedayen terkepung di Jalur Gaza tanpa daya.

Arab kembali curang, setelah beberapa saat perjanjian damai itu mereka langgar lagi dan terjadilah perang Yom Kipur, Israel babak belur luar biasa, sampai-sampai Golda Meir harus bertemu dengan utusan A.S. untuk meminta sedikit bantuan alat militer hanya untuk bertahan saja, pada saat itu Israel tidak lagi mungkin bisa ofensif, karena tank-tank mereka sudah relatif hancur, dan hanya tersisa 10 saja, itupun dengan amunisi terbatas. Perancis marah besar dengan kelakuan Arab yang di ojok-ojok oleh Uni Sovyet dan mengirimkan sisa Mirage yang kemudian dimereki Kfir, Nesser, dan Degger, tetapi sudah terlambat, seluruh divisi Israel sudah menciut pada front tengah mereka, harapan mereka hanya TUHAN ! dan TUHAN mendengar DOA mereka ! Karena SUHUF MUSA sudah menjanjikan tanah ini bagi mereka, bagi Isreal, tanah perjanjian Tuhan adalah harga mati, mereka berperang bubat habis-habisan sampai pasukan2 Arab keroyokan yang terdiri dari Mesir, Jordani, Syiria, Sudan, Marroco, Iraq, dan Arab Saudi lelah dan muak bertempur karena sangat berdarah medan perangnya.

Jadi sekali lagi Bung HF, baca sejarah dengan baik, sebagai referensi baca Story Of My Life karya Moshe Dayan, disitu anda akan melihat bahwa propaganda yang selama ini diterima bahwa Arab sudah menang besar di Sinai hanyalah isapan Jempol saja, buktinya tembok Israel kini hanya berjarak beberapa ratus meter saja dari perbatasan Mesir, dan jika Iran mau main-main dengan Israel sekarang, hanya masalah memites kecoa saja, kenapa ? Tulang punggun persenjataan Iran adalah eks Syah Iran yang tidak ada onderdilnya lagi, sementara Iran tidak mampu mengembangkan industri senjata strategis seperti PINDAD kita karena sumber daya manusianya nol besar, teknologi Nuklir Iran 100% dikembangkan oleh Bangsa bermata Sipit Korea Utara. Sementara Israel Defence Force sudah mampu membuat F16 I-E, yang sebagian besar rongsokannya kita beli sebanyak kira-kira beberapa lusin, jika anda tahu seluruh pelg mobil berbahan alumnium billet paling efesien jika dikerjakan oleh cutting tools merk ISCAR buatan Israel !

Saya tidak membesar-besarkan mereka, Israel, tetapi Bangsa itu patut kita teladani, daya juangnya, kerja kerasnya, prestasinya, dan cara mereka menghadapi persoalan dengan solusi yang efesien dan efektif dalam keadaan kekurangan sumber daya, produk2 perkakas industri Israel adalah One Among The Best with least price di dunia, dan ahli-ahli mereka lah yang membangun Gruman F-14 Tomcat yang didanai oleh Syah Iran yang kemudian dibanggakan oleh Ahmad Di Nejad sebagai tulang punggung AU Iran.

Sejarah itu unik dan lucu, padahal banyak guyonan tidak lucu di dalamnya....

BTW, ayo ditunggu bantahannya tentang Mazhab, ada gak Mazhab yang ditulis semasa Rasullulah hidup ? Ada gak Qur'an formal yang kita kenal sekarang sudah ada dalam bentuk buku sebelum 30 Hijriah ?

Salam.
BB2009
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 297
Joined: Fri Feb 27, 2009 8:25 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Head Fixer » Wed Sep 16, 2009 2:47 pm

BTW ini dulu ah dijawab ...
BTW, ayo ditunggu bantahannya tentang Mazhab, ada gak Mazhab yang ditulis semasa Rasullulah hidup ? Ada gak Qur'an formal yang kita kenal sekarang sudah ada dalam bentuk buku sebelum 30 Hijriah ?

ini pertanyaan bikin gue bingung ... MADZHAB YANG DITULIS SEMASA RASULULLAH itu maksudnya apa ?
trus QURAN dalam bentuk tulisan atau QURAN dalam bentuk lembaran yang disatukan dalam satu JILID ??
maap yee nanya dulu ..
Head Fixer
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby BB2009 » Wed Sep 16, 2009 6:11 pm

Salam,

What is Islam ? Apanya ? Mazhab nya kan yang membuat Islam eksis ? Tanpa Mazhab yang isinya grand plan dan master plan semua syariah, Islam just history ? Ya kan !

Al-Qur'an adalah kitab yang relative sukar dimengerti karena sistematikanya tidak didasarkan pada kronologis (bukan berdasarkan Asbabun Nuzul), terdapat banyak sekali pengulangan kalimat pada konteks yang sama sehingga kalimat tersebut membutuhkan tafsiran dan tawilan karena keragaman intepretasi, dan tidak berisikan detail tertentu yang menjadi penting kemudian, seperti gimana sih cara sholat, kapan waktunya, apa syarat, apa rukun, apa tertibnya, dan semua detail itu adalah hasil formulasi ratusan tahun sejak Nabi wafat, dan catatan yang menjadi dasar referensi hanya berdasarkan rangkaian tinutur tinular dari si anu dan si anu, Para Ulama atau Tabiin berjuang keras agar Islam tidak mati, dan menciptakan formulasi Islam yang disebut Mazhab.

Dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa Qur'an diturunkan secara lengkap dari Lauful Mahfudz ke langit dunia pada Malam Nuzulul Qur'an, yang ada dalam 4 versi, Abu Hurairah menyebutnya pada 17 atau 27 Rajab, Al Barah Bin Said menyebutnya 17 Ramadhan, dan Syekh Al Mubarakfuriy 21 Ramadhan, Aisyah dan Jabir pada 24 Ramadhan, dari sini saja kita menjadi bingung, mana yang benar ! artinya catatan atau arsip sejarahnya tidak valid !

Kalau turunnya pertama surah Iqra saja tidak jelas kapan, maka akan tidak lebih jelas lagi kapan Al-Qur'an dikumpulkan dan terkumpulkan, dari mana pengumpulannya, siapa orang-orang yang menyetorkan surah, bagaimana sistematika arsip, apalagi ketika Utsman Bin Affan membakar Qur'an yang tidak sesuai dengan versinya, jadi Kitab Al-Qur'an menurut saya, adalah berisikan fragmen atau replika dari yang orisinil, sementara yang aslinya sama sekali tidak diketahui.

Untuk itulah muncul dasar ilmu Nahu, Sarf, Balagah, Mantiq, dll untuk merangkai kerumitan unconformity tersebut, tanpa ilmu2 ini Al-Qur'an sama sekali tidak bisa dipelajari, artinya pemelajaran terhadap Al-Qur'an harus terlebih dahulu di dahului oleh ilmu pengetahuan yang lebih tinggi derajatnya dari Al-Qur'an untuk dapat melakukan intepretasi yang benar, akibatnya orang lebih senang berpegangan pada Ulama yang mereka yakini sudah lebih paham dari pada mumed belajar sendiri, pengetahuan ini menjadi sangat eksklusif, tidak inklusif. Ini adalah bukan pengetahuan tetapi pengetahuan tentang mengasumsikan apa yang tidak bisa diketahui.

Saya amat frustasi ketika mengetahui kenyataan ini, dan baru menjadi terang ketika membaca Perjanjian Lama dan Baru, pada kitab itu misteri2 yang campur aduk menjadi jelas, apa yang ruwed dalam Al-Qur'an menjadi mudah dimengerti, karena ada kesebandingan dan ada sudut pandang yang tidak sekedar berasal dari mengotak-atik huruf, ada sudut pandang yang mudah, sederhana dan linear tentang apa Tujuan Tuhan, Maksud Tuhan, Pekerjaan Tuhan, dan Dimana letak manusia dimata Tuhan, serta pada akhirnya Manusia harus berbuat apa untuk menegakan Mau nya Tuhan, semuanya menjadi common sense sama sekali.

Bisakah anda memberikan saran bagaiamana saya harus mengatasi rasa frustasi untuk mempelajari sesuatu yang sebenarnya tidak bisa dipelajari secara mandiri ?

Salam...
BB2009
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 297
Joined: Fri Feb 27, 2009 8:25 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby JANGAN GITU AH » Wed Sep 16, 2009 9:06 pm

BB2009 wrote:Untuk itulah muncul dasar ilmu Nahu, Sarf, Balagah, Mantiq, dll untuk merangkai kerumitan unconformity tersebut, tanpa ilmu2 ini Al-Qur'an sama sekali tidak bisa dipelajari, artinya pemelajaran terhadap Al-Qur'an harus terlebih dahulu di dahului oleh ilmu pengetahuan yang lebih tinggi derajatnya dari Al-Qur'an untuk dapat melakukan intepretasi yang benar, akibatnya orang lebih senang berpegangan pada Ulama yang mereka yakini sudah lebih paham dari pada mumed belajar sendiri, pengetahuan ini menjadi sangat eksklusif, tidak inklusif. Ini adalah bukan pengetahuan tetapi pengetahuan tentang mengasumsikan apa yang tidak bisa diketahui.


Bukankah Quran sendiri menjelaskan dirinya merupakan firman yang mudah dipahami oleh setiap orang, khususnya oleh para pemakai bahasa aslinya (arab)? Bagaimana mungkin Quran menjadi begitu rumit hingga sukar dipahami tanpa menggunakan ilmu yang derajadnya lebih tinggi dari quran sendiri? Kan oleh muslim quran dianggap sebagai sumber Ilmu bagi muslim. Jika dalam usaha memahami quran, orang harus meminjam ilmu dari luar dirinya, akan banyak statemen quran jadi tak bermakna.

Memang saya pribadipun mengalami hal yang sama ketika membaca quran (dalam bentuk terjemahan). Rasanya sangat melelahkan bila membahas ayat-ayat quran. Kita tidak dapat menemukan adanya bentuk perikop yang berisikan satu perkara yang diulas. Seringkali kita harus menemukan jalan buntu ketika terjadi "dikontinu" yang bertebaran dimana-mana diantara ayat-ayat yang letaknya berdekatan. Sulit untuk menemukan kesimpulan pokok dari setiap surah. Mana lagi pesan-pesan yang hendak disampaikan seringkali kabur karena campur aduk, dan hubungan yang mengambang dari satu ayat dengan ayat lain disatu sisi terganggu dengan adanya kontradiksi dalam penjelasan dari satu surah kesurah lain dalam masalah yang sama. Ayat seringkali berlompatan tidak karuan. Begitu liarnya.

Saya pikir betapa cerobohnya para pengumpul quran awal itu. Jika para pengumpul ayat tersebut merupakan orang-orang generasi pertama, mengapa mereka tidak menyadari ini akan menimbulkan masalah dikemudian hari? Dimana kompetensi mereka sebagai saksi pertama dari sang nabi?

Sayang disayang, adanya semacam pameo arab yang mengatakan "semakin sulit suatu karya dimengerti maka semakin hebat pula penciptanya" tidak dapat disingkirkan begitu saja dari benak arab. Disinilah timbul anggapan bahwa Quran adalah mukjizat, karena kerumitannya yang membludak.
User avatar
JANGAN GITU AH
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 5193
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Head Fixer » Thu Sep 17, 2009 2:13 pm

BB2009 wrote:Salam,
What is Islam ? Apanya ? Mazhab nya kan yang membuat Islam eksis ? Tanpa Mazhab yang isinya grand plan dan master plan semua syariah, Islam just history ? Ya kan !
Al-Qur'an adalah kitab yang relative sukar dimengerti karena sistematikanya tidak didasarkan pada kronologis (bukan berdasarkan Asbabun Nuzul), terdapat banyak sekali pengulangan kalimat pada konteks yang sama sehingga kalimat tersebut membutuhkan tafsiran dan tawilan karena keragaman intepretasi, dan tidak berisikan detail tertentu yang menjadi penting kemudian, seperti gimana sih cara sholat, kapan waktunya, apa syarat, apa rukun, apa tertibnya, dan semua detail itu adalah hasil formulasi ratusan tahun sejak Nabi wafat, dan catatan yang menjadi dasar referensi hanya berdasarkan rangkaian tinutur tinular dari si anu dan si anu, Para Ulama atau Tabiin berjuang keras agar Islam tidak mati, dan menciptakan formulasi Islam yang disebut Mazhab.

loh aku kok memandang Madzhab tidak seperti itu ?...
Madzhab bagi saya adalah sekelompok ilmuwan muslim yang interest dgn khazanah ISlam dan menyusunnya menjadi bahasan yang sistematis. dari hukum muamalah dan ibadah ritual. serta mencari kaidah-kaidah hukum dimana nantinya bisa dipakai dalam menentukan status perbuatan hukum yang benar2 baru yg tdk ada di zaman nabi saw hidup, yg mengunakan metode Qiyas dan juga maslahah Mursalah. dan dalam menentukan kaidah2 hukum ada yang menggunakan metode induksi, deduksi dan kebiasaan (tradisi) penduduk madina.
jadi Madzhab itu lebih kepada MENSISTEMATISKAN BAHASAN ILMU AGAMA YANG SUDAH ADA SEBELUMNYA YANG TERSEBAR DALAM QURAN DAN HADITS SERTA TRADISI NABI DI MADINA ... dan ini terkait dgn perkembangan dunia pendidikan di zaman di mana para ulama itu hadir.
perkara hadits saya sudah berikan bukti bahwa hadits sudah ditulis di zaman nabi, dan sebagiannya berkembang di hafalan para pelaku sejarah dan sebagiannya sudah mentradisi di Madina.
tidak ada kewajiban mengikuti madzhab tertentu. bahkan hukum yang berlaku adalah setiap IJTIHAD HANYA MENGIKAT PADA SI PELAKU IJTIHAD, tidak bagi orang lain. jadi sifatnya DIALEKTIS.
Islam sbg aturan hidup sudah eksis dari zaman Nabi hingga para khalifah selanjutnya. dan zaman imam madzhab semuanya itu dirunut dan dirapihkan sistematika bahasannya agar mudah dipelajari secara bahasan modern.
saya kasih ilustrasi dgn CARA MANDI. semua orang tau gimana caranya mandi. suatu hari ada seseorang yang mencoba membuat buku yang membahasa CARA MANDI. maka orang tsb membuat sistematika bahasan, dari mulai menyiapkan handuk, masuk kamar mandi, buka baju, memakai sabun dst.
nah semua orang tau aturan sholat, zakat, puasa dsb, serta sudah eksis sebelum imam madzhab lahir. pada masa imam madzhab semua aturan sholat, puasa dan zakat itu disistematikakan bahasannya ke dalam buku dgn rapih dan kronologis. maka muncullah AL UMM, Qaul Jadid dan Qaul Qadim nya Imam Syafi'i, MUwattanya Imam Malik dan sebagainya.


Bisakah anda memberikan saran bagaiamana saya harus mengatasi rasa frustasi untuk mempelajari sesuatu yang sebenarnya tidak bisa dipelajari secara mandiri ?

berlaku dan bersikaplah sperti para Imam Madzhab ... kuasai Hadits-hadits, Kuasa al Quran, kuasai bahasa Arab, kuasai kitab2 sejarah.
Head Fixer
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby overdose » Thu Sep 17, 2009 2:18 pm

Bisakah anda memberikan saran bagaiamana saya harus mengatasi rasa frustasi untuk mempelajari sesuatu yang sebenarnya tidak bisa dipelajari secara mandiri ?


Head Fixer wrote:berlaku dan bersikaplah sperti para Imam Madzhab ... kuasai Hadits-hadits, Kuasa al Quran, kuasai bahasa Arab, kuasai kitab2 sejarah.


:-k :-k
mon, kok terbatas banget ya keberadaannya?

:lol:
overdose
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1248
Joined: Sat Apr 11, 2009 1:52 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Yehuda » Thu Sep 17, 2009 2:20 pm

berlaku dan bersikaplah sperti para Imam Madzhab ... kuasai Hadits-hadits, Kuasa al Quran, kuasai bahasa Arab, kuasai kitab2 sejarah.


](*,)

Dijamin bakalan semakin sesat kayak montje...
Itu anjuran atau ajakan untuk memeluk islam??? Propaganda kok disini...

Peace...

:rolling:
User avatar
Yehuda
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3047
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby BB2009 » Fri Sep 18, 2009 2:58 am

Salam,

Madzhab bagi saya adalah sekelompok ilmuwan muslim yang interest dgn khazanah ISlam dan menyusunnya menjadi bahasan yang sistematis. dari hukum muamalah dan ibadah ritual. serta mencari kaidah-kaidah hukum dimana nantinya bisa dipakai dalam menentukan status perbuatan hukum yang benar2 baru yg tdk ada di zaman nabi saw hidup, yg mengunakan metode Qiyas dan juga maslahah Mursalah.


Ilmuwan ? Bahasan sistematis ? Qiyas ? Mursalah ? jadi Islam nya yang mana ? Apa itu Islam ?

jadi Madzhab itu lebih kepada MENSISTEMATISKAN BAHASAN ILMU AGAMA YANG SUDAH ADA SEBELUMNYA YANG TERSEBAR DALAM QURAN DAN HADITS SERTA TRADISI NABI DI MADINA ... dan ini terkait dgn perkembangan dunia pendidikan di zaman di mana para ulama itu hadir.
perkara hadits saya sudah berikan bukti bahwa hadits sudah ditulis di zaman nabi, dan sebagiannya berkembang di hafalan para pelaku sejarah dan sebagiannya sudah mentradisi di Madina.


TIDAK ADA HADITS YANG DITULIS PADA SAAT NAMA HIDUP !!! MUHAMMAD MELARANG ORANG MENULIS HADITS KECUALI MENGHAPALKAN AYAT Al-Qur'an, kan Bangsa itu UMI, Bangsa Buta huruf, apa yang ditulis ?

Sejarah tidak berisikan HAFALAN, sejarah harus di CATATKAN, IQRO BISIMIRABIKAL LADZI KHOLAG,... ALADZI ALAMAL BIL QOLAM... Alloh mengajar manusia lewat PENA !!!!, Siapa yang suruh menghafal ! Mau melawan perintah Alloh ?

Apa yang dicatat oleh PENA TUHAN: TAURAT, ZABUR, dan INJIL, SUHUF MUSA dan ISA, yang lain tidak ada, cuma cerita si anu-si anu, dan tidak ditulis, di jaman Musa, umat Israel sudah bisa baca tulis, apalagi di jaman Isa.

tidak ada kewajiban mengikuti madzhab tertentu. bahkan hukum yang berlaku adalah setiap IJTIHAD HANYA MENGIKAT PADA SI PELAKU IJTIHAD, tidak bagi orang lain. jadi sifatnya DIALEKTIS.


Tanpa Mazhab apa bentuk Islam ? Coba beritahu saya... tanpa Mazhab Islam akan jadi sama dengan SUHUF MUSA dan ISA, orang tidak boleh menyembah berhala dalam bentuk apapun ! tidak terkecuali ! Orang tidak boleh mingingikan istri orang, putrinya, bahkan budaknya ! INI SYARIAH ASLI DARI LANGIT ! Jadi Islam anda tanpa Mazhab ? Aneh jadinya ?

saya kasih ilustrasi dgn CARA MANDI. semua orang tau gimana caranya mandi. suatu hari ada seseorang yang mencoba membuat buku yang membahasa CARA MANDI. maka orang tsb membuat sistematika bahasan, dari mulai menyiapkan handuk, masuk kamar mandi, buka baju, memakai sabun dst.
nah semua orang tau aturan sholat, zakat, puasa dsb, serta sudah eksis sebelum imam madzhab lahir. pada masa imam madzhab semua aturan sholat, puasa dan zakat itu disistematikakan bahasannya ke dalam buku dgn rapih dan kronologis. maka muncullah AL UMM, Qaul Jadid dan Qaul Qadim nya Imam Syafi'i, MUwattanya Imam Malik dan sebagainya.


Membahas cara mandi ? artinya mengurusi orang bugil dikamar mandi sambil nyabuni anuannya ? Mau mandi masuk kamar mandi kaki kiri, terus niat, terus wudhu, baru kemudian membasuh ini dan itu, tapi gak ada tuh dalam Sunah pake Sabun dan Handuk,... gak ada atuh aturan cara mengeringkan tubuh, kenapa karena dahulu GAK ADA ANDUK !

Sistematika mandi, kalau pake bak biasa gimana ya ? kalau pake bath tub kaya apa ? kalau di kali gimana ? kalau lagi sakit cacar air gimana ? Kalau masalah ini dijadikan sebuah taksonomi tentang mandi, maka urusan mandi bisa jadi urusan paling njelimet, padahal tujuan mandi pan sederhana, biar bersih, biar seger !

Sistematika Sholat ? Dari mana asalnya ? Model dasarnya diambil dari kebiasan dan adat-istiadat yang mana ? Lah antara mazhab yang satu dan yang lain saja bisa cakar2 an gara hanya masalah Alahumadini Fiman Hadaits (Qunut), lah orang berdiskusi tegang urat menentukan berapa rakaat tarawih, sampe mau menentukan kapan lebaran saja ribut melulu !

Sering kali pameonya, yang penting shalat, mau apa kek mazhabnya dari pada gak sholat sama sekali, padahal menurut mazhab kalau salah satu rukunnya tidak terpenuhi batal sholatnya, saya mau tanya wudhu itu gimana sih sebenarnya, karena orang abis mandi dengan 100 liter air campur disinfektan tetap harus wudhu untuk shalat, kenapa harus begitu ?

Rapih, kronologis, semakin saya baca Mazhab kepala saya puyeng gak karu-karuan, karena itu tadi, mau mandi saja ribet banget, mau beol aja harus bikin closet menghadap Qiblat, saya jadi ahli mempelajari kitab kutubulshita, gak ada saya temukan bagaiamana melakukan hardening metal yang membuat mobil yang anda kendarai jadi aman, sistem jual beli ilustrasinya korma kering dan korma basah, padahal saya jualan konsep yang gak kering dan gak basah, zakat 2,5% jadi patokan para calo jual beli mobil di Jatinegara, mumed banget kang !

berlaku dan bersikaplah sperti para Imam Madzhab ... kuasai Hadits-hadits, Kuasa al Quran, kuasai bahasa Arab, kuasai kitab2 sejarah.


Yang ini setuju, tapi jangan dibalik, pelajari dulu sejarah, yang lain nyusul, masa kalau kita mau buat onderdil mobil asal cap cetak terus dibubut ? Yang diperhatikan pertama material nya dulu, sejarah bahan bakunya dong, bukan sibuk ngoprek manual jalanin mesin bubutnya, ngaco itu namanya !

Ah Kang, Bahasa Indonesia aja udah ribed, dan bahasa yang dipergunakan pada kontrak jual beli internasional pake bahasa inggris dan hurufnya huruf latin, kagak ada tulisan cacing disitu, buku2 cara membuat tempe dan tahu juga ditulis pake bahasa latin, bahkan stensilan anny arrow dan cerita 17tahun.com yang asik juga begitu, mengapa kita harus sibuk mempelajari apa yang tidak kita pakai sebagai alat untuk mensejeterahkan hidup, buat apa punya Harley Davidson tetapi naik sepeda aja gak bisa....

Salam...
BB2009
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 297
Joined: Fri Feb 27, 2009 8:25 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby juslalat » Fri Sep 18, 2009 1:44 pm

BB2009 wrote:......
Ah Kang, Bahasa Indonesia aja udah ribed, dan bahasa yang dipergunakan pada kontrak jual beli internasional pake bahasa inggris dan hurufnya huruf latin, kagak ada tulisan cacing disitu, buku2 cara membuat tempe dan tahu juga ditulis pake bahasa latin, bahkan stensilan anny arrow dan cerita 17tahun.com yang asik juga begitu, mengapa kita harus sibuk mempelajari apa yang tidak kita pakai sebagai alat untuk mensejeterahkan hidup, buat apa punya Harley Davidson tetapi naik sepeda aja gak bisa....

Salam...


kalo saya analogikan dengan yg ini gimana kang BB,

Buat apa nolong allah swt, wong kita manusia lemah kok
Buat apa nyembah allah swt, wong dia butuh bantuan manusia (jihad) kok.
Buat apa memuliakan alllah swt, wong manusia lebih "baik" dari allah swt kok
Buat apa meninggikan allah swt, wong kita lebih mulia dari allah swt kok
juslalat
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 42
Joined: Wed Aug 26, 2009 9:07 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Head Fixer » Fri Sep 18, 2009 11:01 pm

BB2009 wrote:Ilmuwan ? Bahasan sistematis ? Qiyas ? Mursalah ? jadi Islam nya yang mana ? Apa itu Islam ?

itu semua metodologi ... sebuah jalan/atau pemahaman membaca Quran dan Hadits. menggali Quran akan ILLAT hukum di dalamnya, kemudian Illat itu dijadikan Kaidah hukum, dan kaidah hukum ini nantinya yg digunakan dalam menjawab kasus2 baru dalam kehidupan. Islam itu adalah Quran dan Hadits, dan madzhab adalah jalan memahami Quran dan Hadits. ente boleh mengikuti Imam Madzhab yang ada atau ente mo ijtihad sendiri silahkan..

TIDAK ADA HADITS YANG DITULIS PADA SAAT NAMA HIDUP !!! MUHAMMAD MELARANG ORANG MENULIS HADITS KECUALI MENGHAPALKAN AYAT Al-Qur'an, kan Bangsa itu UMI, Bangsa Buta huruf, apa yang ditulis ?
Sejarah tidak berisikan HAFALAN, sejarah harus di CATATKAN, IQRO BISIMIRABIKAL LADZI KHOLAG,... ALADZI ALAMAL BIL QOLAM... Alloh mengajar manusia lewat PENA !!!!, Siapa yang suruh menghafal ! Mau melawan perintah Alloh ?
Apa yang dicatat oleh PENA TUHAN: TAURAT, ZABUR, dan INJIL, SUHUF MUSA dan ISA, yang lain tidak ada, cuma cerita si anu-si anu, dan tidak ditulis, di jaman Musa, umat Israel sudah bisa baca tulis, apalagi di jaman Isa.

Bangsa Arab memang Ummi tapi tidak semua UMMI, ada beberapa sahabat yang pandai tulis-baca, bahkan Zaid bin Tsabit yg sekretaris nabi belajar bahasa Yahudi dan Romawi. para penulis Quran dan hadits adalah orang2 yang mahir baca tulis. sudah saya kasihkan evidence ttg kegiatan tulis menulis hadits di zaman nabi saw. perintah nabi melarang menulis hadits adalah pada tim penulis Quran, karena takut tercampur antara Quran dan hadits.
Shamaa il-Tirmidhi, Chapter 047, Hadith Number 001 (326).
Khaarijah bin zayd bin Tsabit Ra berkata bahwa sekelompok orang datang kepada Zayd bin Thaabit (ayahnya) dan meminta ia untuk mendeskripsikan beberapa fakta ttg Rasulullah Saw. Ia menjawab : “apa yg dapat saya deskripsikan kepada kalian ttg Rasullah SAW (demikian itu melebihi pemahaman saya untuk mendeskripsikannya) saya waktu itu tetangga Rasululullah Saw (karenanya ianya lebih mendapat dan mengetahui banyak fakta, ia juga penulis wahyu). Jikalau wahyu turun kepada Rasulullah Saw, beliau mendatangkan saya, saya datang dan menulisnya. (sayyidina Rasulullah Saw selalu menunjukkan kebaikan hati, dan membuat kami merasa tentram. Apa saja yg kami diskusikan, beliau mendiskusikan hal yg sama. Jika kami mendiskusikan urusan keduniaan, beliau pun bicara ttg hal itu. (beliau tidak hanya bicara urusan akhirat pada kami, dan meremehkan pembicaraan urusan-urusan duniawi). Ketika kami bicara masalah akhirat, beliau pun bicara akhirat, jika kami memulai membicarakan akhirat, beliau mendeskripsikannya secara detail) JIka kami membicarakan makanan rasulullah saw juga membicarakan hal sama. (adabnya, keuntungannya, rasanya, makanan yang berbahaya, dan sebagainya. Dalam chapter sebelumnya banyak perintah serupa dari Rasullah Saw dimuat. Seperti “betapa hebatnya cuka” “menggunakan minyak zaitun dari pohon yg diberkati”, dsb) semua ini saya katakana sbg fakta pada diri rasulullah saw.
Al Itqan I, halaman 99 & Al Burhan I, halaman 237
Berdasar sebuah hadis dengan isnad dari Bukhari dan Muslim yang menyebutkan Zaid bin Tsabit berkata, “Di kediaman rasulullah kami dahulu menyusun ayat-ayat Al-Qur’an yang tercatat pada riqa ..”
Sunan, Tirmidzi, kitab Al-Tafsir, bab sura 9
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas dari Usman ibn Affan bahwa apabila diturunkan kepada nabi suatu wahyu, ia memanggil sekertarisnya untuk menuliskannya, kemudian ia bersabda “Letakkanlah ayat ini dalam surat yang menyebutkan begini atau begitu”


demikian pula mengenai hadits, nabi memerintahkan untuk menulisnya ...
Sunan Abu Dawud, Mustadrak al-Hakim dan Sunan ad-Darimy
"Tulislah apa yang kamu dengar dariku, demi Tuhan yang jiwaku di tangannya. tidak keluar dari mulutku. selain kebenaran ".

nah BB sekarang semuanya sudah jelas, kebingungan mu karena miskinnya INPUT yg masuk ke nalar mu ..

Tanpa Mazhab apa bentuk Islam ? Coba beritahu saya... tanpa Mazhab Islam akan jadi sama dengan SUHUF MUSA dan ISA, orang tidak boleh menyembah berhala dalam bentuk apapun ! tidak terkecuali ! Orang tidak boleh mingingikan istri orang, putrinya, bahkan budaknya ! INI SYARIAH ASLI DARI LANGIT ! Jadi Islam anda tanpa Mazhab ? Aneh jadinya ?

aneh itu kan kata anda, yg keliatan miskin INPUT ttg ilmu keislaman...
Islam tanpa madzhab itu sangat BISA ..!! ente kira MUhamadiah bermadzhab ??.. ente kira PERSIS bermadzhab..?? ...mereka membikin madzhab sendiri, sedangkan NU mengikuti Madzhab Imam Syafi'i. atau dalam bahasa lain NU mengikuti metodologi pemahaman yang dianut Syafi'i.
ada juga orang Islam yang mengambil semua madzhab dan menggabungkannya.
Madzhab itu bukan Syariah. tapi metode memahami Syari'ah. MAdzhab biasanya hanya membahas masalah FURU'IYAH (cabang agama), karena POKOK AGAMA tidak bisa diganggu gugat. seperti masalah Ketuhanan, spt tdk boleh menyembah berhala, tidak boleh menginginkan istri tetanggamu, harus bersikap adil, menghormati orang tua dsb, ini tidak masuk dalam bahsan MAdzhab. karena POKOK agama dan semua sama memahaminya, jadi tidak perlu metodologi pemahaman.
ngerti ??
faham ??
mudeng ??
ngartos ??
:supz:


Membahas cara mandi ? artinya mengurusi orang bugil dikamar mandi sambil nyabuni anuannya ? Mau mandi masuk kamar mandi kaki kiri, terus niat, terus wudhu, baru kemudian membasuh ini dan itu, tapi gak ada tuh dalam Sunah pake Sabun dan Handuk,... gak ada atuh aturan cara mengeringkan tubuh, kenapa karena dahulu GAK ADA ANDUK !
Sistematika mandi, kalau pake bak biasa gimana ya ? kalau pake bath tub kaya apa ? kalau di kali gimana ? kalau lagi sakit cacar air gimana ? Kalau masalah ini dijadikan sebuah taksonomi tentang mandi, maka urusan mandi bisa jadi urusan paling njelimet, padahal tujuan mandi pan sederhana, biar bersih, biar seger !
Sistematika Sholat ? Dari mana asalnya ? Model dasarnya diambil dari kebiasan dan adat-istiadat yang mana ? Lah antara mazhab yang satu dan yang lain saja bisa cakar2 an gara hanya masalah Alahumadini Fiman Hadaits (Qunut), lah orang berdiskusi tegang urat menentukan berapa rakaat tarawih, sampe mau menentukan kapan lebaran saja ribut melulu !
Sering kali pameonya, yang penting shalat, mau apa kek mazhabnya dari pada gak sholat sama sekali, padahal menurut mazhab kalau salah satu rukunnya tidak terpenuhi batal sholatnya, saya mau tanya wudhu itu gimana sih sebenarnya, karena orang abis mandi dengan 100 liter air campur disinfektan tetap harus wudhu untuk shalat, kenapa harus begitu ?
Rapih, kronologis, semakin saya baca Mazhab kepala saya puyeng gak karu-karuan, karena itu tadi, mau mandi saja ribet banget, mau beol aja harus bikin closet menghadap Qiblat, saya jadi ahli mempelajari kitab kutubulshita, gak ada saya temukan bagaiamana melakukan hardening metal yang membuat mobil yang anda kendarai jadi aman, sistem jual beli ilustrasinya korma kering dan korma basah, padahal saya jualan konsep yang gak kering dan gak basah, zakat 2,5% jadi patokan para calo jual beli mobil di Jatinegara, mumed banget kang !

nah madzhab itu lahir karena fenomena pertanyaan spt ente di atas..
sebenarnya semua sudah diatur dalam Quran dan sunnah nabi saw, tapi orang bingung nyarinya karena hukum2 demikian tersebar dan tdk dibahas secara runut. maka kemudian Ulama Madzhab menyusun keterangan Quran dan Hadits ke dalam runutan bahasan. kitab2 hadits SUNAN misalnya, adalah hadits yg dikompilasi yg isinya dimana haditsnya sesuai dgn bahasan Madzhab. misal hadits bab Toharah (bersuci), isinya hadits2 menyangkut toharah, trus BAB sholat, isinya hadits2 ttg sholat dst..dst.. maka MAdzhab itu memudahkan muslim mencari dasar hukum dari suatu amalan.
nah ketika ada kasus2yg tidak terjadi di zaman nabi, maka ada metodologi yg dibuat oleh para imam Madzhab untuk mengetahui bagaimana hukum hal2 yg baru tsb. maka ada Qiyas (analogy/penalaran), ada maslahah mursalah (mengutamakan manfaat/kebaikan).
gue jadi heran, ente belajar Madzhabnya udeh sampe dimana sih ?..kok bingung ?
gak ada masalah pada madzhab, yang masalah itu jika ada penganut madzhab yang kultus thd tokoh madzhabnya, nah ini PENYAKIT !!!


Yang ini setuju, tapi jangan dibalik, pelajari dulu sejarah, yang lain nyusul, masa kalau kita mau buat onderdil mobil asal cap cetak terus dibubut ? Yang diperhatikan pertama material nya dulu, sejarah bahan bakunya dong, bukan sibuk ngoprek manual jalanin mesin bubutnya, ngaco itu namanya !
Ah Kang, Bahasa Indonesia aja udah ribed, dan bahasa yang dipergunakan pada kontrak jual beli internasional pake bahasa inggris dan hurufnya huruf latin, kagak ada tulisan cacing disitu, buku2 cara membuat tempe dan tahu juga ditulis pake bahasa latin, bahkan stensilan anny arrow dan cerita 17tahun.com yang asik juga begitu, mengapa kita harus sibuk mempelajari apa yang tidak kita pakai sebagai alat untuk mensejeterahkan hidup, buat apa punya Harley Davidson tetapi naik sepeda aja gak bisa....
Salam...

Bahasa Arab itu mutlak dikuasai jika ingin mumpuni dalam menggali SYARIAH ISLAM. tapi sekarang sih mungkin bisa tanpa bahasa Arab, tapi tau sendiri banyak orang yang terlalu jauh dari bahsa Asli, akhirnya sering terjebak dan tersesat. toh kalo kita ingin mumpuni di bidang technologi, harus ngerti bahsa inggris juga, karena hampir semua komponen dan bahasa2 pemograman atau bahasa dunia elektronik menggunakan bahsa Inggris.
logislah kalo pengen pinter ISLAM, mbok ya ngerti bahasa Arabnya.
Head Fixer
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby BB2009 » Sat Sep 19, 2009 4:28 am

Salam,

@Kang HF

Bangsa Arab memang Ummi tapi tidak semua UMMI, ada beberapa sahabat yang pandai tulis-baca, bahkan Zaid bin Tsabit yg sekretaris nabi belajar bahasa Yahudi dan Romawi. para penulis Quran dan hadits adalah orang2 yang mahir baca tulis.


ZAID BIN TSABIT itu orang YAHUDI Kang HF !

Lihat:
Imam Fiqh (Ahli hukum- tahun kematian AH):
1. Imam Abu Hanifa 150 AH
2. Imam Malik Bin Anas 179 AH
3. Imam Shafi'i 204 AH
4. Imam Ahmad Bin Hanbal 241 AH

Imam Hadist Sunni:
1. Imam Muhammad Ismail Bukhari 256 AH (870 CE)
2. Imam Muslim Bin Hajjaj Al-Qasheeri 261 AH (875 CE)
3. Abu Abdullah Ibn Yazeed Ibn Majah 273 AH (886 CE)
4. Suleman Abu Dawood 275 AH (888 CE)
5. Imam Abu Musa Tirmizi 279 AH (883 CE)
6. Imam Abdur Rahman Nisai 303 AH (915 CE)

Imam Hadist Shi'ah:
1. Syaikh Muhammad Bin Yaqoob Bin Ishaq Al-Kulaini 329 AH (941 CE)
2. Syaikh Saduq Abu Ja'far Ibn Ali Ibn Babwayhi Al-Qummi 381 AH (993 CE)3. Syekh Abu Ja'far Muhammad Ibn-Hasan Al-Toosi 460 AH (1071 CE)

Semua Imam Hadits, penulis Hadits TIDAK ADA YANG HIDUP PADA SAAT NABI MUHAMMAD HIDUP, Nabi Muhammad Wafat 12 Rabiul Awal 12 H, Hadits baru ditulis dan dikompilasi paling cepet pada masa Imam Abu Hanifa 150 H, lebih SERATUS TAHUN setelah Nabi Wafat, seratus tahun kang.... bayangin tuh ! Seratus tahun ke depan Jakarta udah gak kaya gini, mungkin yang namanya Ancol udah gak ada ! yang ada cuma ceritanya Ancol doang !

Islam tanpa madzhab itu sangat BISA ..!!


ASAL NGOMONG AJA ENTE ! TIDAK BISA ! ISLAM TANPA MAZHAB IS NO ISLAM, tidak ada Shalat, tidak ada Puasa, tidak Zakat, tidak ada Haji ! semua itu adalah PRODUK MAHZAB !

ente kira Muhamadiah bermadzhab ??..

Se Muhamaddiah-muhammadiah-nya seorang Muhammadiah dia harus berpegang pada satu MAZHAB ! Muhammadiyah adalah gerakan pilih2 Mazhab, yang dari IJTIHAD mereka anggap cocok diambil dari sono dan dari sini, yang gak cocok di buang, tetap saja sumber nya MAZHAB juga ! Telor dadar dan telor ceplok tetep aja sumbernya telor, bukan kulit telor !

Ini sebanya Muhammadiyah bertentangan terus dengan NU, apalagi soal menetapkan hari Idul Fitri, lha wong puasa pada saat idul fitri kan HARAM hukumnya, maka Muhammadiyah sering kali dengan cara yang halus banget menyatakan bahwa umat-umat NU melakuan PUASA HARAM, karena dilakukan pada saat IDUL FITRI orang Muhammadiayh, ini bukan masalah sepele lho, ini bukan soal kecabangan, syari lho...

Madzhab itu bukan Syariah. tapi metode memahami Syari'ah. MAdzhab biasanya hanya membahas masalah FURU'IYAH (cabang agama), karena POKOK AGAMA tidak bisa diganggu gugat.


Mazhab bukan SYARIAH tetapi metoda memahami SYARIAH: " Sebuah benda akan bergerak abadi jika tidak ada gaya lain yang bekerja padanya " metoda memahami nya Force = Mass multiply acceleration, F = M x A, Definisi dan metoda memahami definisi adalah SAMA ! Definisi menggunakan pendekatan normatif, metoda menggunakan pendekatan empiris.
dua-duanya sama bae ! Jangan muter2 kesana-sini untuk membingungkan pembaca, YANG JUJUR !

karena POKOK agama dan semua sama memahaminya, jadi tidak perlu metodologi pemahaman.
ngerti ??
faham ??
mudeng ??
ngartos ??


BENER, eneh jadinya, kenapa tadi anda bilang : Mazhab bukan SYARIAH tetapi metoda memahami SYARIAH, jadi tidak butuh metodologi pemahaman dong terhadap syariah, tidak perlu pendekatan normatif, dan pendekatan empirical dong,

POKOK AGAMA TIDAK SEMUA ORANG MEMAHAMINYA ! ENAK AJA ENTE ! POKOK ILMU FISIKA TIDAK SEMUA ORANG MEMAHAMINYA ! POKOK ILMU EKONOMI TIDAK SEMUA ORANG MEMAHAMINYA ! Seperti ente bilang :

Bahasa Arab itu mutlak dikuasai jika ingin mumpuni dalam menggali SYARIAH ISLAM. tapi sekarang sih mungkin bisa tanpa bahasa Arab, tapi tau sendiri banyak orang yang terlalu jauh dari bahsa Asli, akhirnya sering terjebak dan tersesat. toh kalo kita ingin mumpuni di bidang technologi, harus ngerti bahsa inggris juga, karena hampir semua komponen dan bahasa2 pemograman atau bahasa dunia elektronik menggunakan bahsa Inggris.
logislah kalo pengen pinter ISLAM, mbok ya ngerti bahasa Arabnya.


IN OTHER WORD anda berkata: JADILAH ORANG ARAB DULU BARU JADI ORANG ISLAM ? Inilah MAZHAB ITU TOYOY ! Itu SEMUA Bukan WARISAN IBRAHIM, MUSA, dan ISA, karena ketiganya BUKAN ORANG ARAB !

nah madzhab itu lahir karena fenomena pertanyaan spt ente di atas..
sebenarnya semua sudah diatur dalam Quran dan sunnah nabi saw, tapi orang bingung nyarinya karena hukum2 demikian tersebar dan tdk dibahas secara runut.


ITU AKIBAT TIDAK TAKSONOMIS, TIDAK SISTEMATIS !

nah ketika ada kasus2yg tidak terjadi di zaman nabi, maka ada metodologi yg dibuat oleh para imam Madzhab untuk mengetahui bagaimana hukum hal2 yg baru tsb. maka ada Qiyas (analogy/penalaran), ada maslahah mursalah (mengutamakan manfaat/kebaikan).


Yes, itu dia masalahnya, FORMULASINYA jadi pendekatan ASMAUR RIJAL, dari si anu si anu.... tidak ada GARANSI bahwa itu berasal dari yang orijinal, cuma ASUMSI !

gue jadi heran, ente belajar Madzhabnya udeh sampe dimana sih ?..kok bingung ?
gak ada masalah pada madzhab, yang masalah itu jika ada penganut madzhab yang kultus thd tokoh madzhabnya, nah ini PENYAKIT !!!


Ga usah Ad Hominem, kita bicara Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa, yang semuanya BERTENTANGAN DENGAN APA YANG DIHASILKAN MAZHAB, orang jadi memahami AGAMA tetapi BUKAN MEMAHAMI KEHENDAK, ISSUES, dan POKOK2 yang diinginkan TUHAN untuk di implementasikan kepada manusia !

MAZHAB itu memang bukan penyakit ! Seperti organ Jantung dalam tubuh Islam, tetapi organ tersebut kinerjanya gak beres sehingga terjadi kerusakan sistemik pada seluruh kinerja tubuh kemanusiaan dalam diri manusia, orang jadi GILA ngikuti MAZHAB, sibuk ngurusi cebok remeh temeh, bahkan membuat institusi FPI jadi blingsatan membakar rumah Ibadah Ahmadiyah, mukuli pengikut Al-Qiyadah, mukuli ibu2 tanpa malu dengan pentungan pada kasus monas, rame-rame merazia Gajah Mada tetapi STD gak diutek-utek karena udah bayar uang garem yang cukup, dan pada beberapa kasus sampe begitu gilanya buat Bom karena JIHAD TERHADAP KAFIR adalah bagia dari pengajaran MAZHAB !

MAZHAB membuat umat muslim BUTA terhadap apa yang diwariskan Ibrahim, Musa, dan Isa, padahal SLAM sebenarnya bukan syariah dan Mazhab atau ADAT ISTIADAT orang ARAB tapi SUHUF ! Nah pelajari dong SUHUF nya dulu... pelajari dulu si Musa dan Isa... kayak apa SUHUF mereka bukan adat istiadatnya lho !

DISITULAH LETAK BOONG NYA !

Setiap manusia, per individu, harus mencari jalan menuju Tuhan, manusia, di dalam manusia sudah punya software khusus yang bisa bekerja baik apabila tidak mendown load virus Mazhab ini dan itu, dan syariah begini-begitu, kemurnian hati nurani namanya, permata para Nabi dan Rasul ! Pimpinlah dirimu dan keluargamu dengan HATI NURANI, kalau mau pake yang lain terserah, tapi jangan salahkan kalau software nya crash ya, kalu problema yang dihadapi tidak ada subrutin solusi dalam alogaritme nya.

toh kalo kita ingin mumpuni di bidang technologi, harus ngerti bahsa inggris juga, karena hampir semua komponen dan bahasa2 pemograman atau bahasa dunia elektronik menggunakan bahsa Inggris.


Mahasiswa teknik mesin gak perlu jago bahasa Inggris untuk mempelajari sistem pada mesin Boeing, yang mereka pelajari adalah sistem nya bukan bahasanya !, Banyak anak-anak jago buat cutting tools, melakukan re-sharpening mata bor dengan pitch angle and helix system yang kompleks dengan bahan campuran carbide dan steel yang njelimet fase logamnya, toh mereka gak bisa bahasa kanji atawa inggris,

Keahlian Bahasa juga tidak jadi jaminan bahwa orang tidak bisa menguasai sesuatu karena hanya olah bahasanya *****, Ada Temen gue yang jago banget mendesain tool path dengan the best CAM software adalah orang ciamis, dan kalau dia menjelaskan kepada orang bule bahwa dia sudah makan maka dia bilang i am eating, sehingga saya selalu menambahkan kata " yes, He said I am eating but on th past tense" kepada bule-bule yang mesen design rumit kepada dia.

Saya gak pernah belajar bahasa Inggris formal Kang HF, gak pernah kursus di LIA, atau apapun, tapi nilai NEM ijazah saya pada mata pelajaran itu 9,5 dan nilai TOEFL saya gak jelek2 amet sekitar 550 an dah, ADA ILMU YANG DISEBUT LADUNI, ada kebakatan pada seseorang karena elemen yang tidak bisa dijelaskan secara formal, ILMU TIDAK DIPEROLEH DARI BAHASA, tetapi pemahaman atas APA SIH YANG DI BICARAKAN ! Bahasa Inggris orang Singapore itu ngaco banget, tapi mereka master of the trade in english version !

Sama saja, Al-Qur'an juga bisa dipelajari dengan pendekatan yang sama, gak perlu njelimet2, gak perlu ngurek2 yang mutasyabih, KISS: Keep it simple and stupid, dan prinsip inilah yang membuat Oliver dan Wilbur bisa bikin pesawat terbang, pernah sekali waktu Oliver berkata: " I told you this things would never fly".... tapi akhirnya jadi pesawat hebring juga.

Jangan pernah asumsi bahwa kita lebih jago dalam BERBAHASA, kadang BAHASA INGGRIS orang INDONESIA jauh lebih baik dari Bahasa Inggris orang Scotlandia, Walesh, atau Irish.

Saya mau tanya Bahasa Arabnya Tuhannya orang Yahudi itu apa ? dan Tuhannya murid2 orang Nazareth itu apa ya ?

Salam...
Last edited by BB2009 on Sat Sep 19, 2009 7:34 am, edited 1 time in total.
BB2009
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 297
Joined: Fri Feb 27, 2009 8:25 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby AkuAdalahAing » Sat Sep 19, 2009 7:33 am

MATAFFF BroBB =D> =D> =D>



btw... gua juga gak bisa bahasa inggris, tapi gua tahu ada sesuatu yang ganjil / tidak beres kalau mendengar / membaca terjemahkan kata "LAUGH" adalah "TERSENYUM TERSIPU-SIPU" O:)
User avatar
AkuAdalahAing
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Head Fixer » Sun Sep 20, 2009 10:12 pm

BB2009 wrote:ZAID BIN TSABIT itu orang YAHUDI Kang HF !

ah ngaco sekali kau BB. ini bercanda atau gambaran kapasitas ilmu keislaman kamu ?... dari mana ceritanya Banu An Najjar sbg sukunya Zaid adalah suku yahudi ?

Semua Imam Hadits, penulis Hadits TIDAK ADA YANG HIDUP PADA SAAT NABI MUHAMMAD HIDUP, Nabi Muhammad Wafat 12 Rabiul Awal 12 H, Hadits baru ditulis dan dikompilasi paling cepet pada masa Imam Abu Hanifa 150 H, lebih SERATUS TAHUN setelah Nabi Wafat, seratus tahun kang.... bayangin tuh ! Seratus tahun ke depan Jakarta udah gak kaya gini, mungkin yang namanya Ancol udah gak ada ! yang ada cuma ceritanya Ancol doang !

memangnya kenapa dgn kompilasi yg baru dilakukan pada 1 abad kemudian setelah Hijrah ?
kompilasi tdk membuktikan bahwa hadits tidak dicatat di zaman Rasulullah masih hidup. mereka ulama2 hebat itu hanya mengumpulkan catatan hadits yg tercecer dimana-mana, karena para penulis hadits semasa nabi hidup tersebar ke berbagai pelosok negeri. 124.000 sahabat nabi tidak tinggal di satu tempat tapi tersebar. Bukhari contohnya, ia berkelana mencari suhuf hadits, Imam Syafi'i demikian juga. ini mungkin adalah bagian dari cara Allah memelihara sumber2 penting Islam.

ASAL NGOMONG AJA ENTE ! TIDAK BISA ! ISLAM TANPA MAZHAB IS NO ISLAM, tidak ada Shalat, tidak ada Puasa, tidak Zakat, tidak ada Haji ! semua itu adalah PRODUK MAHZAB !

aslinya mulai keluar :green:
apakah sebelum imam2 madzhab lahir tidak ada kegiatan tarawih, sholat berjemaah, wudlu, zakat, haji ? ... begitu maxot loe ?? sungguh kerangka berfikir yang LULU = LUgu dan LUcu. :lol:

Mazhab bukan SYARIAH tetapi metoda memahami SYARIAH: " Sebuah benda akan bergerak abadi jika tidak ada gaya lain yang bekerja padanya " metoda memahami nya Force = Mass multiply acceleration, F = M x A, Definisi dan metoda memahami definisi adalah SAMA ! Definisi menggunakan pendekatan normatif, metoda menggunakan pendekatan empiris.
dua-duanya sama bae ! Jangan muter2 kesana-sini untuk membingungkan pembaca, YANG JUJUR !

dan metode2 itu tidak pernah mengikat. ingat kaidah yg berlaku yang diucapkan sendiri oleh para imam madzhab, bahwa ijtihad mereka hanya berlaku buat diri mereka sendiri, tidak bagi orang lain. jadi kalo ente mampu silakan berijtihad sendiri membuat metodenya.
tidak ada yang bahas ini muter2. hanya saja mungkin ente sekarang sedang berhadapan dgn sosok yg mampu menggetarkan pondasi ente yg selama ini dianggap paripurna. jika kemapanan nalar sudah tergugah, kebijaksanaan berubah menjadin luapan emosi biasanya. :goodman:

BENER, eneh jadinya, kenapa tadi anda bilang : Mazhab bukan SYARIAH tetapi metoda memahami SYARIAH, jadi tidak butuh metodologi pemahaman dong terhadap syariah, tidak perlu pendekatan normatif, dan pendekatan empirical dong,

pendekatan EMPIRICAL yg ente sebut sebenarnya sebuah metode juga, yaitu metode versi ente... sudah saya bilang ketika ente mengucap SAYA tidak bermadzhab, nah pada saat itu sebenarnya ente sedang membuat madzhab sendiri.
faham ga nih ?... jangan ikut-ikutan kapir o-on FFI dunk susah ngertinya.

IN OTHER WORD anda berkata: JADILAH ORANG ARAB DULU BARU JADI ORANG ISLAM ? Inilah MAZHAB ITU TOYOY ! Itu SEMUA Bukan WARISAN IBRAHIM, MUSA, dan ISA, karena ketiganya BUKAN ORANG ARAB !

coba sekarang berfikir dgn tenang. jika Suhuf Ibrahim dan Musa diturunkan dalam bahasa Ibrani, lalu tidak ada orang yahudi yg bisa bahasa Indonesia, dan tidak ada orang Indonesia yg bisa bahasa Ibrani. bagaimana menjembatani agar orang indonesia mengerti ajaran suhuf2 tsb ?
bukankah perjanjian lama dan baru yg dibaca oleh jutaan ummat kristen adalah hasil olah para ahli bahasa asli PL dan PB ?... apa jadinya jika orang2 tsb tidak pernah ada ?...gak mungkinkan ada alkitab berbahasa Indonesia ?
kenapa saya menyarankan ente mengetahui bahasa Arab, karena permintaan ente untuk menjadi seorang EXPERT. yang jika itu mau ente gak ada jalan lain selain ente memposisikan diri sbg pakar bahasa orisinil/asli yg bisa menggali langsung secara mandiri sumber2 Islam itu sendiri.

HF :
nah ketika ada kasus2yg tidak terjadi di zaman nabi, maka ada metodologi yg dibuat oleh para imam Madzhab untuk mengetahui bagaimana hukum hal2 yg baru tsb. maka ada Qiyas (analogy/penalaran), ada maslahah mursalah (mengutamakan manfaat/kebaikan).

Yes, itu dia masalahnya, FORMULASINYA jadi pendekatan ASMAUR RIJAL, dari si anu si anu.... tidak ada GARANSI bahwa itu berasal dari yang orijinal, cuma ASUMSI !

loh kok jadi kesitu ?
QIYAS dan MASLAHAH MURSALAH juga ada DALIL nya di Quran. jadi tetep metode yang berasalah dari suhuf.

Ga usah Ad Hominem, kita bicara Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa, yang semuanya BERTENTANGAN DENGAN APA YANG DIHASILKAN MAZHAB, orang jadi memahami AGAMA tetapi BUKAN MEMAHAMI KEHENDAK, ISSUES, dan POKOK2 yang diinginkan TUHAN untuk di implementasikan kepada manusia !
MAZHAB itu memang bukan penyakit ! Seperti organ Jantung dalam tubuh Islam, tetapi organ tersebut kinerjanya gak beres sehingga terjadi kerusakan sistemik pada seluruh kinerja tubuh kemanusiaan dalam diri manusia, orang jadi GILA ngikuti MAZHAB, sibuk ngurusi cebok remeh temeh, bahkan membuat institusi FPI jadi blingsatan membakar rumah Ibadah Ahmadiyah, mukuli pengikut Al-Qiyadah, mukuli ibu2 tanpa malu dengan pentungan pada kasus monas, rame-rame merazia Gajah Mada tetapi STD gak diutek-utek karena udah bayar uang garem yang cukup, dan pada beberapa kasus sampe begitu gilanya buat Bom karena JIHAD TERHADAP KAFIR adalah bagia dari pengajaran MAZHAB !
MAZHAB membuat umat muslim BUTA terhadap apa yang diwariskan Ibrahim, Musa, dan Isa, padahal SLAM sebenarnya bukan syariah dan Mazhab atau ADAT ISTIADAT orang ARAB tapi SUHUF ! Nah pelajari dong SUHUF nya dulu... pelajari dulu si Musa dan Isa... kayak apa SUHUF mereka bukan adat istiadatnya lho !
DISITULAH LETAK BOONG NYA !
Setiap manusia, per individu, harus mencari jalan menuju Tuhan, manusia, di dalam manusia sudah punya software khusus yang bisa bekerja baik apabila tidak mendown load virus Mazhab ini dan itu, dan syariah begini-begitu, kemurnian hati nurani namanya, permata para Nabi dan Rasul ! Pimpinlah dirimu dan keluargamu dengan HATI NURANI, kalau mau pake yang lain terserah, tapi jangan salahkan kalau software nya crash ya, kalu problema yang dihadapi tidak ada subrutin solusi dalam alogaritme nya.

ya gue kan sudah bilang, jangan cermin yg kau belah, jika muka kau jelek.
Imam Madzhab tidak pernah memaksakan ijtihadnya pada siapapun, bahkan pada murid2nya sendiri. yg salah tuh menyikapi madzhab. kayak gue gak pernah tuh kultus madzhab. makanya pikiran gue merdeka dan semangat terus membaca Quran dan hadits langsung. tidak instant atas apa yg dibuat oleh para imam madzhab. itu semua hanya bersifat referensi dan interaksi dialektis.

Saya mau tanya Bahasa Arabnya Tuhannya orang Yahudi itu apa ? dan Tuhannya murid2 orang Nazareth itu apa ya ?

yang saya tau jika mereka berdomisili di tanah Arab, keduanya menggunakan kata ALLAH, sama percis dgn bangsa Arab menyebutnya. bahkan dalam hadits sahih tercatat ada seorang yahudi bernama Abdullah bin Salom. sang ayah menamai anaknya dgn Abdullah (hamba Allah). dan Abdullah bin salom ini seorang Rabbi kala itu.
Head Fixer
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3161
Joined: Thu Jan 08, 2009 9:34 am

Re: Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa

Postby Umar bin Khatab » Sun Sep 20, 2009 11:00 pm

BB2009 wrote:Forum FFI, Kang AAA, Kang JGA, Kang HF,

Bisa dikatakan kami memiliki studi group tentang Islam sejak tahun 1982, sepanjang masa itu kami melaksanakan syariah dengan disiplin, kami sholat selalu berjamaah, berpuasa, membayar zakat, bahkan 99% dari tim kami sudah naik Haji. Studi ini dipenuhi rigor karena kami melihat hal-hal yang amat janggal akan hubungan Suhuf Ibrahim-Musa-Isa, dan Suhuf Muhammad atau syariah yang nampak pada masyarakat Islam Indonesia sekarang ini, kenapa, karena syariah ternyata menghasilkan output yang terbalik dari apa yang dikehendaki Ibrahim-Musa-Isa, Hal ini juga sangat disadari Ibnu Arabi, Al-Halaj, Syekh Siti Jenar, dan berbaga tokoh yang tidak pernah bermain-main dengan Al-Qur'an dan Sunah Rasul.

Pada akhirnya kami mendapatkan atau melihat bahwa Al-Qur'an sendiri sebenarnya berisikan fragmen-fragmen, dan terlihat ada usaha atau campur tangan manusia dalam memproduksi apa yang kita kenal sebagai panduan hidup ini, dan campur tangan itu semuanya adalah kepentingan imperialisme orang Arab, dan cara orang Arab untuk melestarikan budaya bar-barnya yang sebenarnya sangat ditentang oleh Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa.

Hadits yang menjadi pegangan syariah, justru lebih kacau lagi, Hadits itu disusun dan dibuat oleh apa yang dikenal sebagai musuh Islam, atau hadits itu sebenarnya adalah mengandung muatan yang tidak ada relasinya sama sekali dengan Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa, ...seperti Puasa Ramadhan misalnya, itu hanyalah formulasi ahli hadits yang tidak pernah bertemu dengan Muhammad sama sekali dan hanya mendengar dari sini dan sana, sosok Shaum original nya sudah tergantikan oleh sesuatu yang sangat berbau kemusyrikan itu sendiri, sesuatu yang menyesatkan manusia dengan memberikan kesibukan luar biasa pada ritus dan menjauhi esensi nya.

Ini yang membuat saya, dan beberapa kawan2 menjadi berani mengambil sikap untuk semisal tidak menjalankan Puasa Ramadhan, mengapa ? Karena puasa ini tidak ada relasinya dengan apa yang diwariskan Ibrahim, Musa, dan Isa, Puasa yang dikenal sekarang hanyalah adat istiadat orang Arab yang ditranslasikan sebagai ritus agama. Sebuah bentuk kekacau balauan karena esensi dan manifestasi tidak berjalan satu arah, bahkan semakin kental seorang muslim melakukan ritus, maka semakin keraslah jiwa dan semakin jauh dari kesadaran ruhaniah, mereka mabuk akan ritus, mabuk tobat, dan perilakunya menjadi persis seperti apa yang mereka tiru yaitu berbudaya Arab bar-bar yang musyrik, yang sebenarnya tidak pengernah mengenal Tuhan kecuali Tuhan buatan mereka sendiri.

Shalat syari, ya tetapi tidak terbukti bahwa Shalat bisa Amar Maruf Nahi Munkar, karena pelaku pelacuran, hidung belang, pengutil bahkan koruptor di Indonesia lebih dari 75% adalah umat muslim ! Sebuah kenyataan pahit, bahwa agama yang diagung-agungkan bersama syariah dan dipropagandakan secara besar-besaran, sebenarnya hanyalah omong kosong apabila dikorelasikan pada pembinaan umat,... tanpa fungsi yang jelas... shalat tidak berarti, mudharat saja hasilnya, wes palson kabeh kata Syekh Siti Jenar. Mengerjakannnya atau tidak tidak ada untung dan ruginya, bahkan lebih banyak berbahayanya, seperti minum anggur yang memabukan.

Kembali ke Suhuf Musa dan mengacu pada Suhuf Isa, itu adalah satu-satunya cara untuk mendirikan agama Tuhan yang terlepas dari campur tangan orang-orang jahil yang memformulasikan keritusan demi menyembah sang Naga, Setan yang berwujud Tuhan ! Mereka adalah orang2 yang sudah menerima tanda itu, dan mereka tidak bisa kembali kecuali meremukan tumit sang Naga itu dengan kekuatan mereka sendiri, barulah mereka terbebas dari cengkraman iblis yang jahil, iseng, dan menyesatkan itu.

Kang HF Bagi saya pribadi ini, hal iti sungguh berat ini, di dahi saya sudah ada tanda dari sang Naga itu, dan berjuang untuk lepas dari cengkeraman kemusyrikan berarti meremukan tumit sendiri, dan kalau tidak ada kekuatan dari Tuhan, hal itu tidak mungkin bisa kita lakukan, murtad itu mengerikan kang HF, seperti kehilangan dua kaki, tetapi jika itu jalan untuk mengembalikan kuasa terang dari Suhuf Ibrahim, Musa, dan Isa, maka demikianlah sejarah itu harus ditulis.

Salam.....

ORANG ORANG SPT PAK BB2009 DAN HILMAN BENAR2 ORANG2 YG UNIK
SEHEBAT2NYA KAFIR DISINI MENULIS MAKALAH,TETAP TIDAK BERBANDING DGN TULISAN2 PAK BB2009 DAN HILLMAN.
ADA "SESUATU" YG BERBEDA YANG TIDAK PERNAH/MUNGKIN DIALAMIN OLEH REKAN2 KAFIR DISINI .DIKARENAKAN DARI SONONYA TERLAHIR KAFIR. DAN BELUM/TIDAK PERNAH MENGALAMI MENJADI SEORANG MUSLIM.

KALAU ORANG2 SPT INI SEMAKIN BANYAK DI FFI,SANGAT LUAR BIASA DAMPAKNYA BAGI PEMURTADAN DI INDONESIA.

SERING2 MENULIS YA PAK
:)
Umar bin Khatab
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 244
Joined: Thu Nov 30, 2006 11:19 am

PreviousNext

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users