. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby LinduA » Sun Dec 20, 2009 12:03 pm

HILLMAN wrote:

LinduA wrote:Sudah saya baca...memangnya kenapa?
Justru saya tetap berpendapat andalah tidak mengerti maksud tulisan saya.


InsyaAllah saya akan upayakan untuk mengerti maksud tulisan anda.

LinduA wrote:Kalau Al Qur'an mengajarkan A, tetapi manusia yang mempelajari Al Qur'an mengartikan dan mengajarkan B, maka bukan Al Qur'an nya yang salah, tetapi kelakuan orang itu yang tidak benar.
Ajarannya sudah benar, tetapi dipraktekkan salah.
Jangan ajarannya yang disalahkan, tetapi yang mempraktekkan yang harus disalahkan.
Mudah2 an anda paham maksud saya.


HILLMAN wrote:Bukankah dengan terjadinya "A" menjadi "B", berarti apa yang tertulis dalam Al Quran tidak sesuai dengan kenyataannya ? Kita lihat apa yang tertulis itu :

Surah Yusuf ayat 2

Image

innaa anzalnaahu qur-aanan 'arabiyyan la'allakum ta'qiluuna

[QS 12:2] Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.


Surah Asy Syu'araa

Image

bilisaanin 'arabiyyin mubiinin

[QS 26:195] dengan bahasa Arab yang jelas.

Ajaran "A" menjadi "B" diakibatkan ketidak-jelasan kalimat-kalimat dalam Al Quran, menjadikan umat yang membaca tidak paham atas apa yang tertulis. (Maaf) karena ketidak sempurnaan kalimat-kalimat dalam Al Quran itu, maka perlu di tafsirkan, dan sayangnya penafsiran itu menjadi pembenaran atas prilaku yang merupakan dosa besar .

Thread ini adalah salah satu contoh pembenaran prilaku berdosa itu dengan dalil-dalil ayat dalam Al Quran.

Jika kita bandingkan dengan "pedoman hidup" ajaran lain, misalkan kita ambil saja dari ajaran Buddhist. Contohnya :

Lima Sila dalam ajaran Buddha untuk dijalankan umat :

1. Pānātipātā veramani sikkhapadam samādiyāmi = Aku bertekad melatih diri untuk menghindari pembunuhan guna mencapai kesempurnaan jiwa.
2. Adinnādānā veramani sikkhapadam samādiyāmi = Aku bertekad melatih diri untuk tidak mengambil barang yang tidak diberikan guna mencapai kesempurnaan jiwa.
3. Kāmesu micchācāra veramani sikkhapadam samādiyāmi = Aku bertekad melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan asusila guna mencapai kesempurnaan jiwa.
4. Musāvāda veramani sikkhapadam samādiyāmi = Aku bertekad untuk melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar / berdusta guna mencapai kesempurnaan jiwa.
5. Surā meraya majja pamādatthānā veramani sikkhapadam samādiyāmi = Aku bertekad untuk melatih diri menghindari segala minuman dan makanan yang dapat memabukkan guna mencapai kesempurnaan jiwa.

Kalimat diatas tidak perlu ditafsirkan sudah sangat menjelaskan maknanya bagi umat.

Salam bagi orang yang berpikir.

Kembali ke pokok masalah.
QS An Naml 55 kan sudah jelas bagi orang yang berpikir?
Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)".

Nah, kalau ada yang mengartikan lain dari ayat tersebut, yang salah ayat diatas atau orang yang mengartikan menurut selera mereka?
LinduA
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1383
Joined: Tue Sep 09, 2008 1:48 pm
Location: Indonesia

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby HILLMAN » Sun Dec 20, 2009 8:03 pm

Maaf, anda mengulang sesuatu yang sudah saya dijawab di halaman sebelumnya. Saya kutipkan lagi untuk anda.

gaston31 wrote:"Dan (ingatlah kisah) Luth ketika dia berkata kepada kaumnya : Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedangkan kamu melihat(nya)? Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu(mu), bukan mendatangi wanita? Sebenarnya, kamu adalah kaum yang tidak dapat mengetahui (akibat perbuatanmu)." (QS. An-Naml : 54–55).

silahakn diartikan,apakah mendatangi laki2, utk memenuhi nafsu, itu bkn pada anusnya..?


HILLMAN wrote:Ayat ini adalah mengenai cinta sesama jenis, dalam Islam homoseksual memang dosa yang berbuah rajam, tetapi TIDAK untuk men-sodomi seorang wanita dan anak-anak, tertuang dalam fatwa-fatwa yang disabdakan para ulama, mirisnya bahkan di masa kini.

http://www.homa.org/index.php?option=co ... Itemid=53#
Image

Copy of Original Persian Text - 1 [Khomeini's teachings on Adultery - original Farsi text Khomeini on Adultery (original text)]
Image

Copy of Original Persian Text - 2 [Farsi quotation from Khomeini's book "Tahrir-ol-Masael" Ayatollah Khomeini's Religious Teaching - Original Farsi Text]
Image

Terjemahan text asli fatwa dalam bahasa Arab Parsi di atas:


Leader Or Exterminator? - by Parvin Darabi
Ayatollah Khomeini's Religious Teachings on Marriage, Divorce and Relationships

A woman may legally belong to a man in one of two ways; by continuing marriage or temporary marriage. In the former, the duration of the marriage need not be specified; in the latter, it must be stipulated, for example, that it is for a period of an hour, a day, a month, a year, or more."
"A man can marry a girl younger than nine years of age, even if the girl is still a baby being breastfed. A man, however is prohibited from having intercourse with a girl younger than nine, other sexual act such as forplay, rubbing, kissing and sodomy is allowed. A man having intercourse with a girl younger than nine years of age has not comitted a crime, but only an infraction, if the girl is not permanently damaged. If the girl, however, is permanently damaged, the man must provide for her all her life. But this girl will not count as one of the man's four permanent wives. He also is not permitted to marry the girl's sister."
"A father or a paternal grandfather has the right to marry off a child who is insane or has not reached puberty by acting as its representative. The child may not annul such a marriage after reaching puberty or regaining his sanity, unless the marriage is to his manifest disadvantage."
"Any girl who is of age, that is, capable of understanding what is in her own best interest, if she wishes to get married and is a virgin, must procure the authorization of her father or paternal grandfather. The permission of her mother or brother is not required."
"A marriage is annulled if a man finds that his wife is afflicted with one of the seven following disabilities: madness, leprosy, eczema, blindness, paralysis with aftereffects, malformation of the urinary and genital tracts or of the genital-tract and rectum through conjoining thereof, or vaginal malformation making Coitus impossible."
"If a wife finds out after marriage that her husband is suffering from mental illness, that he is a castrate, impotent, or has had his testicles excised, she may apply for annulment of her marriage."
"If a wife has her marriage annulled because her husband is unable to have sexual relations with her either vaginally or anally, he must pay her as damages one-half of her mehryeh (her price) specified in the marriage contract. If the husband or wife annuls the marriage for any of the above-mentioned reasons, the man owes nothing to the woman if they have had sexual relations together; if they have not, he must pay her the full amount of the dowry."
"A Moslem woman may not marry a non-Moslem man; nor may a Moslem man marry a non-Moslem woman in continuing marriage, but he may take a Jewish or Christian woman in temporary marriage."
"A woman who has contracted a continuing marriage does not have the right to go out of the house without her husband's permission; she must remain at his disposal for the fulfillment of any one of his desires, and may not refuse herself to him except for a religiously valid reason. If she is totally submissive to him, the husband must provide her with her food, clothing, and lodging, whether or not he has the means to do so."
"A woman who refuses herself to her husband is guilty, and may not demand from him food, clothing, lodging, or any later sexual relations; however, she retains the right to be paid damages if she is repudiated."
"If a man who has married a girl who has not reached puberty possesses her sexually before her ninth birthday, inflicting traumatisms upon her, he has no right to repeat such an act with her."
"A man who has contracted a continuing marriage may not leave his wife for so long a time as to allow her to question the validity of the marriage; however, he is not obligated to spend one night out of every four with her."
"A husband must have sexual relations with his wife at least once in every four months."
"A woman who has been temporarily married in exchange for a previously established dowry has no right to demand that her daily expenses be paid by her husband, even when she becomes pregnant."
"A temporary marriage, even though only one of convenience, is nevertheless legal."
"A man must not abstain from having sexual relations with his temporary wife for more than four months.
"If a father (or paternal grandfather) marries off his daughter (or granddaughter) in her absence without knowing for a certainty that she is alive, the marriage becomes null and void as soon as it is established that she was dead at the time of the marriage."
"To look upon the face and hair of a girl who has not reached puberty, if it is done without intention of enjoyment thereof, and if one is not afraid of succumbing to temptation, may be tolerated. It is however recommended that one not look upon her belly or thighs, which must remain covered."
"To look upon the faces and hands of Jewish or Christian women, if this is not done with intention of enjoyment thereof, and if one does not fear temptation, is tolerated."
"A woman must hide her body and her hair from the eyes of men. It is highly recommended that she also hide them from those of prepubic boys, if she suspects that they may look upon her with lust."
"If a man is called upon, for medical reasons, to look upon a woman other than his wife and to touch her body, he is permitted to do so,but if he can give such care by only looking at the body he must not touch it, and if he can give it by only touching, he must not look at it."
"A woman who becomes pregnant as a result of adultery must not have an abortion. If a man commits adultery with an unmarried woman, and subsequently marries her, the child born of that marriage will be a bastard unless the parents can be sure it was conceived after they were married."
"A child born of an adulterous father is legitimate."
"The best person to breast-feed a newborn baby it its own mother. It is preferable that she not ask to be paid for such service, but that her husband pay her for it of his own free will. If the sum the mother asks for is greater than that charged by a wet nurse, the husband is free to take the child from its mother and turn it over to the wet nurse."
"A man who repudiates his wife must be of sound mind and past the age of puberty. He must do so of his own free will and without any constraint; therefore, if the formula for divorce is spoken in jest the marriage is not annulled."
"A woman temporarily married, say, for a month or a year, has her marriage automatically annulled at the end of that time, or at any other time when the husband releases her from the balance of her engagement. It is not necessary for this that there be any witnesses, or that the woman have had her period."
"A woman who has not yet reached the age of nine or a menopausal woman may remarry immediately after divorce, without waiting the hundred days that are otherwise required."
"A woman who has had her ninth birthday, or who has not yet entered menopause, must wait for three menstrual periods after her divorce before being allowed to remarry. If a woman who has not reached her ninth birthday or who has not entered menopause gets temporarily married, she must, at the end of the contract or when the husband has released her from part of it, wait two menstrual periods or forty-five days before marrying again."
"If the father or paternal grandfather of a boy has him marry a woman for a temporary marriage, he may prematurely cancel it in the boy's interest, even if the marriage was contracted before the boy reached the age of puberty. If, for example, a fourteen-year-old boy has been married off to a woman for a period of two years, they may return her freedom to the woman before this time has run its course; but a continuing marriage cannot be broken in this way."
"If a man repudiates his wife without informing her of it, and continues to meet her expenses for a period of, say, a year, and at the end of that time informs her that he got a divorce a year earlier and shows her proof of it, he may require that she return to him anything he has bought or given her during that time, provided that she has not used it up or consumed it, in which case he cannot demand its return."
"If a child dies within the mother's womb and it is a danger to her life to leave it there, it must be extracted in the easiest way possible; it can. if need be, cut into pieces; this should be done by the woman's husband or a midwife."
"A woman who wishes to pursue her studies toward the end of being able to earn her living through respectable work, and who has a male teacher, may do so if she keeps her face covered and has no contact with men; but if-that is inevitable, and religious and moral tenets are thus undermined, she must give up her studies. Girls and boys who attend coeducational classes in grammar schools, high schools, universities, or other teaching establishments, and who, in order to legalize such a situation, wish to contract a temporary marriage may do so without the permission of their fathers. The same applies if the boy and girl are in love but hesitate to ask for such permission."
(Teachings of Ayatollah Khomeini, Supreme Leader of the Islamic Revolution)


Terjemahan bahasa Indonesia

"A man can marry a girl younger than nine years of age, even if the girl is still a baby being breastfed. A man, however is prohibited from having intercourse with a girl younger than nine, other sexual act such as foreplay, rubbing, kissing and sodomy is allowed. A man having intercourse with a girl younger than nine years of age has not comitted a crime, but only an infraction, if the girl is not permanently damaged. If the girl, however, is permanently damaged, the man must provide for her all her life. But this girl will not count as one of the man's four permanent wives. He also is not permitted to marry the girl's sister."

"Seorang pria dapat menikahi seorang gadis berusia kurang dari sembilan tahun, bahkan jika gadis itu masih bayi yang menyusu. Seorang laki-laki, namun dilarang berhubungan seks dengan seorang gadis lebih muda daripada sembilan, tindakan seksual lainnya seperti foreplay, mengusap, mencium dan sodomi diperbolehkan. Seorang pria yang berhubungan seks dengan seorang gadis lebih muda daripada usia sembilan tahun tidak melakukan kejahatan, tetapi hanya pelanggaran, jika gadis tidak rusak secara permanen. Jika gadis itu, bagaimanapun, rusak secara permanen , orang tersebut harus menyediakan tunjangan baginya seumur hidup. Tapi gadis ini tidak akan dihitung sebagai salah satu dari empat orang istri permanen. Dia juga tidak diizinkan untuk menikah dengan saudara gadis itu. "


Sebuah bukti nyata lagi ajaran sakit dari Islam.

Wassalam


HILLMAN wrote:Tafsir Al-Tabari akan Q 2:223 dengan tegas menyatakan sodomi halal dalam Islam. Ini sumbernya dari website Departemen Agama Islam, Kerajaan Saudi Arabia:

http://quran.al-islam.com

http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispT ... tashkeel=0

Saya terjemahkan sesuai tertulis pada link diatas ayat 3464 baris ke tiga (garis bawah warna merah) ....


قَالَ : نَزَلَتْ فِي إتْيَان النِّسَاء فِي أَدْبَارهنَّ - qala : nazalat fi ityan alniisa' fi a’duburna’ = said : this verse was revealed about "penetrating women in their anus" = berkata : diturunkan ayat tentang "mendatangi wanita pada anus mereka".

فَقَالَ : أَنْ يَأْتِيهَا فِي دُبُرهَا - faqala : an ya'atyha fi duburha = he say : to have penetrating in their anus. = dia berkata : untuk mendatangi pada anus mereka.

Yang di halalkan dengan surah Al Baqarah ayat 223 pada Al Qur'an berbunyi "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki" (QS 2:223)


Image
------
Image

Salam dalam upaya terbebas dari ajaran yang menghalalkan apa yang dilaknat Allah.


Saya sengaja kutipkan dalil-dalil dari mazhab Syi'ah dan Sunni mengenai halalnya (maaf) sodomi dengan wanita dalam Islam.

Wassalam
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby LinduA » Mon Dec 21, 2009 10:05 am

HILLMAN wrote:Maaf, anda mengulang sesuatu yang sudah saya dijawab di halaman sebelumnya. Saya kutipkan lagi untuk anda.


Saya sengaja kutipkan dalil-dalil dari mazhab Syi'ah dan Sunni mengenai halalnya (maaf) sodomi dengan wanita dalam Islam.

Wassalam


Saya sudah membacanya, tetapi anda memberi komentar "bagi yang mau berpikir".
Nah, kalau kita mau berpikir, dengan yang laki2 saja (yang maaf, lubangnya hanya satu) saja sudah dilarang, logikanya dengan wanita (maaf, yang lubangnya sudah tersedia) tentunya diperlakukan yang lebih dilarang.

Dan sekali lagi, karena Allah telah melarang dalam Al Qur'an, kalau ada pendapat yang lain dari Al Qur'an, bukan Al Qur'an-nya yang salah, tetapi pendapat yang berbeda dengan Al Qur'an itu yang salah. Siapapun orang dan madzabnya.
LinduA
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1383
Joined: Tue Sep 09, 2008 1:48 pm
Location: Indonesia

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby iamthewarlord » Mon Dec 21, 2009 10:39 am

LinduA wrote:Saya sudah membacanya, tetapi anda memberi komentar "bagi yang mau berpikir".
Nah, kalau kita mau berpikir, dengan yang laki2 saja (yang maaf, lubangnya hanya satu) saja sudah dilarang, logikanya dengan wanita (maaf, yang lubangnya sudah tersedia) tentunya diperlakukan yang lebih dilarang.

Dan sekali lagi, karena Allah telah melarang dalam Al Qur'an, kalau ada pendapat yang lain dari Al Qur'an, bukan Al Qur'an-nya yang salah, tetapi pendapat yang berbeda dengan Al Qur'an itu yang salah. Siapapun orang dan madzabnya.


pak LinduA, bukankah yang dikutip oleh bang Hillman itu ada dasar dari quran nya juga?
dan jika seperti itu pendapat dari pak LinduA artinya bapak akan mengikuti aliran yang mana?
Atau akan membuat aliran baru dengan tafsir yang baru pula?
User avatar
iamthewarlord
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby HILLMAN » Mon Dec 21, 2009 11:41 am

HILLMAN wrote:Maaf, anda mengulang sesuatu yang sudah saya dijawab di halaman sebelumnya. Saya kutipkan lagi untuk anda.


Saya sengaja kutipkan dalil-dalil dari mazhab Syi'ah dan Sunni mengenai halalnya (maaf) sodomi dengan wanita dalam Islam.

Wassalam


LinduA wrote:
Saya sudah membacanya, tetapi anda memberi komentar "bagi yang mau berpikir".
Nah, kalau kita mau berpikir, dengan yang laki2 saja (yang maaf, lubangnya hanya satu) saja sudah dilarang, logikanya dengan wanita (maaf, yang lubangnya sudah tersedia) tentunya diperlakukan yang lebih dilarang.


Terima kasih, jika anda sudah membacanya.

Sayangnya para penafsir dan para pem-fatwa rupanya (maaf) tidak memliki logika seperti anda, sehingga tertulislah fatwa dan tafsir peng-halal-an sodomi pada wanita dan anak-anak dari kedua mazhab, sesuai yang saya kemukakan disini.

LinduA wrote:Dan sekali lagi, karena Allah telah melarang dalam Al Qur'an, kalau ada pendapat yang lain dari Al Qur'an, bukan Al Qur'an-nya yang salah, tetapi pendapat yang berbeda dengan Al Qur'an itu yang salah. Siapapun orang dan madzabnya.


Saya sudah berikan contoh pada anda, bagaimana ayat dalam Al Quran dapat di tafsirkan sesuai dengan kehendak dan kepentingan sang penafsir.
Sebagai sebuah kitab yang di-yakini dan di-imani sebagai petunjuk dalam menjalani hidup sesuai kehendak sang MAHA PENCIPTA sangat miris jika untuk mengerti apa isinya harus melalui tafsir seorang atau sekelompok manusia.

Ingat tulisan saya di atas "(Maaf) karena ketidak sempurnaan kalimat-kalimat dalam Al Quran itu, maka perlu di tafsirkan, dan sayangnya penafsiran itu menjadi pembenaran atas prilaku yang merupakan dosa besar ."

Salam bagi orang yang berpikir.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby LinduA » Mon Dec 21, 2009 3:04 pm

HILLMAN wrote:


Terima kasih, jika anda sudah membacanya.

Sayangnya para penafsir dan para pem-fatwa rupanya (maaf) tidak memliki logika seperti anda, sehingga tertulislah fatwa dan tafsir peng-halal-an sodomi pada wanita dan anak-anak dari kedua mazhab, sesuai yang saya kemukakan disini.


LinduA wrote:Dan sekali lagi, karena Allah telah melarang dalam Al Qur'an, kalau ada pendapat yang lain dari Al Qur'an, bukan Al Qur'an-nya yang salah, tetapi pendapat yang berbeda dengan Al Qur'an itu yang salah. Siapapun orang dan madzabnya.


HILLMAN wrote:Saya sudah berikan contoh pada anda, bagaimana ayat dalam Al Quran dapat di tafsirkan sesuai dengan kehendak dan kepentingan sang penafsir.
Sebagai sebuah kitab yang di-yakini dan di-imani sebagai petunjuk dalam menjalani hidup sesuai kehendak sang MAHA PENCIPTA sangat miris jika untuk mengerti apa isinya harus melalui tafsir seorang atau sekelompok manusia.

Ingat tulisan saya di atas "(Maaf) karena ketidak sempurnaan kalimat-kalimat dalam Al Quran itu, maka perlu di tafsirkan, dan sayangnya penafsiran itu menjadi pembenaran atas prilaku yang merupakan dosa besar ."

Salam bagi orang yang berpikir.


Bukannya ketidak sempurnaan kalimat-kalimat dalam Al Qur'an, tetapi Al Qur'an memang ada yang jelas (muhkamaat) dan ada yang kurang jelas (mutasyabihat).(QS 3:7).
Maaf, saya bukan sok pinter, tetapi saya tidak berani untuk menafsirkan tulisan di Al Qur'an yang sudah jelas (muhkamaat).
Penafsiran dan pemberian fatwa yang berbeda, bukan saja milik Islam saja tetapi agama2 samawi lainnya juga demikian (misal : Children of God)
Tinggal kita, mau mengikuti pendapat yang "nyleneh" atau kita ikut yang logik saja.
LinduA
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1383
Joined: Tue Sep 09, 2008 1:48 pm
Location: Indonesia

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby dulilah » Mon Dec 21, 2009 9:50 pm

“Pohon dilihat dari buahnya”. Pohon iman yang meskipun besar tapi tidak berbuah kasih akan dipangkas dan dibersihkan, bukan malahan dibenarkan dalam suatu fatwa bersifat kenegarawanan, dan menjadi "saudara-saudaramu seagama", yg bahkan harus dibela berjihad karena "orang-orang mukmin adalah bersaudara".

wassalam.
User avatar
dulilah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 298
Joined: Fri Nov 23, 2007 8:50 pm

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby davish » Sun Jan 31, 2010 11:02 pm

kalo dalam alkitab ada tidak larangan mengenai sodomi???
davish
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 16
Joined: Thu Sep 10, 2009 12:10 am

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby iamthewarlord » Sun Jan 31, 2010 11:45 pm

@atas,

jika ilmu anda tinggi, lebih baik di bantah tulisan dari bang Hillman.
ada atau tidaknya larangan di agama lain tidak akan membuat quran dan islam menjadi kontra sodomi.
User avatar
iamthewarlord
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby davish » Mon Feb 01, 2010 11:57 am

justru karena saya menyadari ilmu saya belum tinggi,saya mau belajar....intinya di islam boleh tdk sodomi itu?di agama lain ada tdk larangan sodomi itu???fair dikit lah....
davish
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 16
Joined: Thu Sep 10, 2009 12:10 am

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby HILLMAN » Mon Feb 01, 2010 4:50 pm

davish wrote:justru karena saya menyadari ilmu saya belum tinggi,saya mau belajar....intinya di islam boleh tdk sodomi itu?


Berdasarkan fatwa kedua mazhab sunni dan syiah yang saya bawakan di atas, jawabannya dalam Islam sodomi di perbolehkan dengan hukum syarah makruh.

davish wrote:di agama lain ada tdk larangan sodomi itu???


Yang saya baca dari kitab agama sebelah, perilaku (maaf) sodomi / pemburit adalah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran benar yang berdasarkan Injil.

Dipersilahkan anda baca 1 Timotius 1 : 10-11 dan 1 Korintus 6 : 9

davish wrote:fair dikit lah....


InsyaAllah saya cukup fair untuk mengambil contoh dari ajaran agama sebelah yang di hujat oleh Islam, sedangkan hampir semua ajaran menyatakan itu perbuatan tercela.

Wassalam.
User avatar
HILLMAN
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby kandi » Tue Feb 23, 2010 5:39 am

sesuai al baqarah,sodomi/anal sex itu dilarang. tempat untuk menanam benih dan bercocok tanam itu jalurnya adalah vagina,ini ilmiah,dan sdh terbukti. jadi jelas sodomi dlm Islam dilarang,al baqarah tegas dlm hal ini,yg dibolehkan itu hanya dogy style,ini bukan sodomi,hanya gaya sex aja.
kandi
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 473
Joined: Sun Jan 31, 2010 7:36 pm

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby iamthewarlord » Tue Feb 23, 2010 4:58 pm

kandi wrote:sesuai al baqarah,sodomi/anal sex itu dilarang. tempat untuk menanam benih dan bercocok tanam itu jalurnya adalah vagina,ini ilmiah,dan sdh terbukti. jadi jelas sodomi dlm Islam dilarang,al baqarah tegas dlm hal ini,yg dibolehkan itu hanya dogy style,ini bukan sodomi,hanya gaya sex aja.


baca tulisan arab yg diterjemahkan oleh bang Hillman, baru anda jelas bahwa dalam bahasa aslinya, ayat tsb memperbolehkan sodomi.
Jadi jangan pakai asumsi pribadi saja.
User avatar
iamthewarlord
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby kukuruyuk » Wed Jul 28, 2010 3:00 pm

Membaca thread ini dari awal sampe akhir buat ane jadi :stun: ..ternyata islam adalah agama yang tidak konsisten... ](*,) ](*,) ](*,) antara hadist yang satu dengan yang lain saling bekontradiksi...maka tak heran bila banyak perpecahan dalam tubuh islam...

Belum lagi isi quran sendiri yang multi tafsir seperti yg dikatakan bang Hilman

Hilman wrote:Saya sudah berikan contoh pada anda, bagaimana ayat dalam Al Quran dapat di tafsirkan sesuai dengan kehendak dan kepentingan sang penafsir.
Sebagai sebuah kitab yang di-yakini dan di-imani sebagai petunjuk dalam menjalani hidup sesuai kehendak sang MAHA PENCIPTA sangat miris jika untuk mengerti apa isinya harus melalui tafsir seorang atau sekelompok manusia.

Ingat tulisan saya di atas "(Maaf) karena ketidak sempurnaan kalimat-kalimat dalam Al Quran itu, maka perlu di tafsirkan, dan sayangnya penafsiran itu menjadi pembenaran atas prilaku yang merupakan dosa besar ."

Salam bagi orang yang berpikir.

Adanya peluang bagi multi tafsir membuat banyak penyimpangan terbuka dalam islam....sungguh alquran sebagai kitab yang diklaim dari allah ternyata memiliki banyak potensi untuk menyesatkan manusia...karena berdasarkan kemampuan tiap penafsir akan memunculkan jawaban berbeda yang terbuka pada penyesatan....logika allah yang aneh... memberikan sebuah wahyu kepada manusia tanpa memikirkan kesederhanaan penyampaian sehingga penerima wahyu justru semakin bertambah ....... :rolleyes: :rolleyes: ](*,) ](*,)
User avatar
kukuruyuk
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 326
Joined: Sun May 16, 2010 1:16 pm
Location: negara kafir

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby Fatayah » Tue Aug 31, 2010 11:47 pm

Dan banyak sekali di Forum ini yang mengatakan bahwa dalam Al~Qur'an tidak ada larangan Sodomi
Padahal mereka tidak pernah membaca Al~Qur'an

Huud : 82. Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,

Inilah Gambaran Azab Allah SWT terhadap kaum Luth (Kaum Sodom)
Melihat betapa Murkanya Allah terhadap orang2 yang melakukan sodomi. Yang mengisyaratkan Allah melarang Sodomi

Masihkah kalian berani menyangkal bahwa dalam Al~Quran tidak ada larangan sodomi ...????

Coba patahkan Ayat Allah di atas jika kalian masih bisa menyalak !!!

TREAD DI TUTUP

Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu :turban:
Fatayah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 125
Joined: Fri Aug 27, 2010 5:41 am

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby Saif.Bahar » Wed Sep 01, 2010 1:06 am

Hehehe..,saya sueneeeng bgt jadi muslim.

sodomi/anal sex...?trus di prbolehkan trus satunya lagi di larang.Pakai quran yg sama n hadits dari kitab tawarikh yg sama.

Larangan n kebolehan itu sudah jadi bidang fiqh/hukum.N di_atas2 ada jg kmntar bhw negeri2 muslim melarang/mghukum pelaku sodomi.

Kayaknya adik2 disini cenderung ke istinbath hukum.tapi kok tdk ada polemik ttg bgmna prosedur penarikan hukum atas suatu hal.

Lagi pula bisa2 bingung kyai2 desa dgn cara2 tanpa kspakatan.Mulai kategorisasi,kriterium..dll.Sesama muslim yg satu mahzab saja bisa beda kesimpulan.Apalagi non muslim yg tak menguasai metode tsb.Ushul fiqh..dll.

Bukannya apa kaum muslim sudah biasa hidup dlm kondisi aktual hukum islam/fiqh.Sedangkan non muslim kan cuma tahu yg insya alloh pngetahuannya brbeda.

Hehehe...kok rumit2 bgt.Tanya sama ustadz2 kampung yg anda temui ttg hukum sodomi.
Saif.Bahar
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby Fatayah » Wed Sep 01, 2010 1:10 am

Code: Select all
Jangan jangan kamu mau bilang kalo kaum sodom itu kaum sodomi hanya karena kata 'sodom' ??


Hahahahahaha
G pernah baca sejarah lo ya burr

Mereka Kaum Nabi Luth
Mereka sangat gemar melakukan hubungan lewat dubur maka mereka di gelar Kaum SODOM

Jah ....!!!!
Coba baca lagi sejarah 25 Nabi dan Rasul

Nabi ada 124.000
Rasul Hanya ada 25 orang
Capek ku ngajar kalian
Minum susu dulu ah
Susu dah di campur sari bunga jadi ijo

Karena Hamar dilarang Allah :drinkers:
Fatayah
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 125
Joined: Fri Aug 27, 2010 5:41 am

Re: Sodomi (Anal Sex) dalam Islam

Postby iamthewarlord » Wed Sep 01, 2010 2:11 am

Fatayah wrote:Dan banyak sekali di Forum ini yang mengatakan bahwa dalam Al~Qur'an tidak ada larangan Sodomi
Padahal mereka tidak pernah membaca Al~Qur'an

Huud : 82. Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,

Inilah Gambaran Azab Allah SWT terhadap kaum Luth (Kaum Sodom)
Melihat betapa Murkanya Allah terhadap orang2 yang melakukan sodomi. Yang mengisyaratkan Allah melarang Sodomi

Masihkah kalian berani menyangkal bahwa dalam Al~Quran tidak ada larangan sodomi ...????

Coba patahkan Ayat Allah di atas jika kalian masih bisa menyalak !!!

TREAD DI TUTUP

Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu :turban:


Muslim histeris dan shock mengetahui kenyataan ajarannya yg menyimpang.

Pertama2...
Dalam darimana ente mendapatkan cerita kota Sodom?
Tidak ada cerita kota Sodom di Quran, ini pasti nyontek kitab agama sebelah yg katanya sudah dipalsukan.
Buku sejarah nabi2 yang ente banggakan tidak ada referensi yang jelas dari quran secara akurat, hanya karangan2 dan nyontek2 kitab sebelah yg lengkap.

dan...

Khomeini Teaching:
lihat http://www.homa.org/index.php?option=com_content&view=article&id=56&Itemid=53#
saya quote ulang:

"A man can marry a girl younger than nine years of age, even if the girl is still a baby being breastfed. A man, however is prohibited from having intercourse with a girl younger than nine, other sexual act such as forplay, rubbing, kissing and sodomy is allowed. A man having intercourse with a girl younger than nine years of age has not comitted a crime, but only an infraction, if the girl is not permanently damaged. If the girl, however, is permanently damaged, the man must provide for her all her life. But this girl will not count as one of the man's four permanent wives. He also is not permitted to marry the girl's sister."

BACA: Sodomy is allowed -->

Apakah anda lebih pandai dari Khomeini?
Baca thread ini dari awal, dari pembahasan literatur bahasa arabnya, anda dapat kejelasan bahwa boleh mendatangi istri pada qubul dan dubur.
Hal ini sudah sangat jelas.

Ini quote dari halaman 1, biar jelas di ulang2.

kutukupret wrote:
Ini silakan periksa sendiri hadisnya dari Tirmidhi:
Image

Ahli Islam terkemuka Al-Tabari juga membenarkan bahwa Muhammad memang mengijinkan ngeseks lewat dubur:
Image
Terjemahan kotak nomer 1:
... Ibn 'Awn melaporkan dari Nafi' (maulah Persia 'Abd Allâh b. 'Umar dan sumber yang sangat dapat dipercaya) yang mengatakan: Ibn 'Umar terbiasa diam ketika Qur'an dilafalkan.
Suatu hari aku melafalkan di hadapan 'Umar: Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki,"
dan dia berkata: "Apakah kau tahu latar belakang kejadian ayat ini?"
Aku menjawab, "Tidak."
Dia berkata, "Ayat ini diwahyukan berhubungan dengan ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."


Terjemahan kotak nomer 2:
Tabari, 2:535 (3464), di mana versi lain menyatakan Nafi "memegang kumpulan Qur'an bagi Ibn 'Umar, dan Umar sampai pada ayat, 'Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam...,' dan berkata "Hal ini berhubungan dengan ngeseks melalui dubur dengan wanita."
Sama dengan keterangan di atas, Zayd b. Aslam melaporkan bahwa Ibn 'Umar berkata, "Seorang pria melakukan sodomi dengan istrinya, setelah itu dia merasa bersalah. Maka Allâh mewahyukan: 'Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam...' (Tabari, 2:536-7 [3470]).


Image
Terjemahan kotak nomer 3:
Dari 'Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri 'Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): "Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya."
Hafsa menjawab: "Silakan tanya apa saja, putraku!"
Dia bertanya: "Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."
Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: "Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki." (Tabari, 2:535 (3468))


Terjemahan kotak nomer 4:
'Atâ b. Yasâr berkata: Seorang pria menyodomi istrinya sewaktu Rasul Allâh masih hidup, dan orang² mencelanya karena itu dan berkata, "Jejali dubur istri!" Tapi Allâh mewahyukan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki." (Tabari, 2:538-9 (3476))



Allah swt bukannya melarang, malah menganjurkan. :shock:
User avatar
iamthewarlord
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users