. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

SIAPAKAH "AKU" & "KAMI"

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?

ARTI KATA MAJEMUK "KAMI" DALAM AL-QUR'AN

Postby jam_r_ud » Wed Nov 16, 2005 11:53 pm

ARTI KATA MAJEMUK "KAMI" DALAM AL-QUR'AN


Orang-orang Kristen seringkali mengklaim kata majemuk "Kami" dalam Al-Qur'an sebagai wujud adanya kemanunggalan tiga substansi Tuhan dalam satu pribadi atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Trinitas. Tentu saja, ini adalah pemahaman yang sangat sempit tanpa melalui proses berfikir secara rasional. Mereka hanya mendasarkan pemahamannya pada ajaran/doktrin Trinitas yang sudah terpatri dalam otak mereka semenjak masa kanak-kanak.

Keesaan Tuhan tidak diragukan lagi di mana saja di dalam Al-Qur'an, sebagaimana dinyatakan dalam daftar berikut:

QS. 2:133; QS. 2:163; QS. 4:171; QS. 5:73; QS. 6:19; QS. 9:31; QS. 12:39; QS. 13:16; QS. 14:48; QS. 14:52; QS. 16:22; QS. 16:51; QS. 18:110; QS. 21:108; QS. 22:34; QS. 37:4; QS. 38:65; QS. 39:4; QS. 40:16; QS. 41:6; QS. 112:1.

Kata jamak atau tepatnya kata ganti orang pertama jamak, yakni "Kami", digunakan secara konsisten bila dalam suatu aksi perbuatan malaikat ikut terlibat, bukan hanya Allah SWT sendiri. Sebagai contoh, turunnya Al-Qur'an terjadi dengan partisipasi malaikat Jibril (lihat QS. 2:97 di bawah). Oleh karena itu, jika membicarakan wahyu-wahyu Allah SWT, kata majemuk "Kami" digunakan untuk mengakui peranan malaikat Jibril (lihat QS. 5:44 dan QS. 15:9 di bawah). Begitu pula bilamana kata majemuk "Kami" digunakan, kita tahu malaikat dilibatkan, dan Allah SWT menghargai para malaikat atas partisipasi mereka (lihat juga QS. 70:40 di bawah).

Dengan kata lain, dalam situasi di mana Allah SWT sendiri sebagai pelaku, kita mendapatkan bahwa Allah SWT mempergunakan bentuk kata tunggal atau kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga tunggal. Sebagai contoh, ketika Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa a.s. di mana tidak ada malaikat sebagai perantara, kita mendapatkan bahwa Allah SWT berfirman dalam bentuk kata ganti orang pertama tunggal (lihat QS. 20:11-15 di bawah). Demikian juga dengan sikap ibadah makhluk yang harus ditujukan kepada Allah SWT, Dia mengekspresikan firman-Nya dengan menggunakan kata ganti orang pertama tunggal (lihat QS. 51:56 di bawah).

"Katakanlah: 'Barang siapa yang menjadi musuh JIBRIL, maka JIBRIL itu telah menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman'." (QS. 2:97)

"Sesungguhnya KAMI telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada AKU. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat AKU dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir." (QS. 5:44)

"Sesungguhnya KAMI-lah yang menurunkan Al-Qur'an, dan sesungguhnya KAMI benar-benar memeliharanya." (QS. 15:9)

"Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: "Hai Musa. Sesungguhnya AKU inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan AKU telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya AKU ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain AKU, maka sembahlah AKU dan dirikanlah shalat untuk mengingat AKU. Segungguhnya hari kiamat itu akan datang AKU merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan." (QS. 20:11-15)

"Dan tidak AKU ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah AKU." (QS. 51:56)

"Maka AKU bersumpah dengan Tuhan Yang menguasai timur dan barat, sesungguhnya KAMI benar-benar Mahakuasa." (QS. 70:40)



CATATAN:

Frasa Tuhan Yang menguasai timur dan barat dalam QS. 70:40 di atas merupakan kiasan yang maksudnya adalah malaikat-malaikat pemelihara benda-benda angkasa. Kita tahu bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Menguasai Alam Semesta beserta segala isinya (lihat QS. 1:2). Meski orang Kristen seringkali memelintir QS. 70:40 ini, namun bagi orang-orang yang berakal, sesungguhnya ayat ini merupakan golongan ayat "muhkamaat" atau mudah dipahami (lihat QS. 3:7).


Salam.
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Re: ARTI KATA MAJEMUK "KAMI" DALAM AL-QUR'AN

Postby barabaig » Thu Nov 17, 2005 7:38 am

jam_r_ud wrote:ARTI KATA MAJEMUK "KAMI" DALAM AL-QUR'AN


Orang-orang Kristen seringkali mengklaim kata majemuk "Kami" dalam Al-Qur'an sebagai wujud adanya kemanunggalan tiga substansi Tuhan dalam satu pribadi atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Trinitas. Tentu saja, ini adalah pemahaman yang sangat sempit tanpa melalui proses berfikir secara rasional. Mereka hanya mendasarkan pemahamannya pada ajaran/doktrin Trinitas yang sudah terpatri dalam otak mereka semenjak masa kanak-kanak.
--- omitted ---

"Dan tidak AKU ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah AKU." (QS. 51:56)

"Maka AKU bersumpah dengan Tuhan Yang menguasai timur dan barat, sesungguhnya KAMI benar-benar Mahakuasa." (QS. 70:40)[/i]


CATATAN:

Frasa Tuhan Yang menguasai timur dan barat dalam QS. 70:40 di atas merupakan kiasan yang maksudnya adalah malaikat-malaikat pemelihara benda-benda angkasa. Kita tahu bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Menguasai Alam Semesta beserta segala isinya (lihat QS. 1:2). Meski orang Kristen seringkali memelintir QS. 70:40 ini, namun bagi orang-orang yang berakal, sesungguhnya ayat ini merupakan golongan ayat "muhkamaat" atau mudah dipahami (lihat QS. 3:7).


Salam.


pertanyaan:
1. orang kristen mana sih yg begitu usil soal "KAMI" dalam alquran dan menyama-nyamakannya dengan trinitas? sepanjang saya tau, KAMI dalam alquran dipertanyakan krn bertentangan dengan claim ke-esa-an awloh islam yg tidak pernah terjelaskan dengan baik dan tuntas.. (perlu pil tuntas??)
2. dalam qs 70.40 ini malaikat? tuhan? malaikat sama dengan tuhan? gimana sih? mudah dimengerti buat siapa? perlu buat polling untuk mengumpulkan siapa mengerti siapa bingung?

salam bingung
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Postby NoMind » Thu Nov 17, 2005 8:10 am

Quran 70:40-41
Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.


Di dalam ayat tsb diatas, siapa bersumpah kepada siapa? Tentu yang di maksud "Aku" disini adalah Allah karena diklaim Quran adalah kata-kata Allah. Tetapi siapa "Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang"? Apakah juga Allah atau konco Nya? Kalo keduanya Allah mengapa Allah perlu bersumpah kepada diri Nya? Perhatikan juga kata "KAMI". Kalo cuman Allah bersumpah pada diri Nya sendiri mengapa perlu mengatakan KAMI? Bukankah ini berarti ada Allah lain? :roll: 8O


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby monasjazz » Thu Nov 17, 2005 12:43 pm

kekeke ..

tafsiran ala monasjazz QS

Quran 70:40-41

Maka Aku ( Malaikat JIBRIL) bersumpah dengan [b]Tuhan (ALLAH swt) Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami (para malaikat atas ijin ALLAH swt) benar-benar Maha Kuasa[/b]

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan KAMI (para malaikat dan atas ijin ALLAH SWT sekali-kali tidak dapat dikalahkan

ayat-ayat ini adalah percakapan antara malaikat JIBRIL dengan Muhammad ketika sedang MI'RAJ ...

:(
monasjazz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 262
Joined: Mon Oct 31, 2005 3:27 pm

Postby monasjazz » Thu Nov 17, 2005 1:13 pm

[quote="monasjazz"]kekeke ..

tafsiran QS ala monasjazz yang OOT,**** lagi TERBELAKANG ...

Quran 70:40-41

Maka Aku ( Malaikat /JIBRIL) bersumpah dengan Tuhan (ALLAH swt) Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami (para malaikat atas ijin ALLAH swt) benar-benar Maha Kuasa

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan KAMI (para malaikat dan atas ijin ALLAH SWT) sekali-kali tidak dapat dikalahkan[/b]

ayat-ayat ini adalah percakapan antara malaikat /JIBRIL dengan Muhammad ketika sedang MI'RAJ ...

sungguh jauh perbedaannya ... dan penjelasan dari setiap ANAK MANUSIA ..

sungguh jauh perbedaannya.. dan penjelasan antara si pintar dan si ****..

kkekekeke ... (bagi mereka yang mau berfikir ..)

:wink:
monasjazz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 262
Joined: Mon Oct 31, 2005 3:27 pm

Postby NoMind » Thu Nov 17, 2005 1:20 pm

Sdr. Monasjazz,

Tafsiran Anda tergolong tafsiran bidaah dan syirik karena Anda telah menepatkan posisi malaikat (jibril) sejajar dengan Allah yang Maha Kuasa.


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby monasjazz » Thu Nov 17, 2005 3:35 pm

:P

hehehe ...

gua yang **** ini memang pantas koq di sebut BIDAh dan SYIRIK

hanya yang ahli BIDAh dan ahli Syirik lah yang dapat menyampaikannya .. seperti itu ..

kekeke ...

katakanlah semuanya ...apapun yang engkau mau ...
karena aku sudah TIDAK PUNYA HATI .. kekeke

karena sesungguhnya engkau telah kumaafkan ...hehehe

( koq nggak terasa ya???? ) ..
hehehe ya iya lah ....

:wink:
monasjazz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 262
Joined: Mon Oct 31, 2005 3:27 pm

Postby jam_r_ud » Thu Nov 17, 2005 9:09 pm

NoMind wrote:Quran 70:40-41
Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.


Di dalam ayat tsb diatas, siapa bersumpah kepada siapa? Tentu yang di maksud "Aku" disini adalah Allah karena diklaim Quran adalah kata-kata Allah. Tetapi siapa "Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang"? Apakah juga Allah atau konco Nya? Kalo keduanya Allah mengapa Allah perlu bersumpah kepada diri Nya? Perhatikan juga kata "KAMI". Kalo cuman Allah bersumpah pada diri Nya sendiri mengapa perlu mengatakan KAMI? Bukankah ini berarti ada Allah lain? :roll: 8O


With Best Regards,
NoMind


Sekali lagi, keesaan Tuhan tidak diragukan lagi di mana saja di dalam Al-Qur'an, sebagaimana dinyatakan dalam daftar berikut:

QS. 2:133; QS. 2:163; QS. 4:171; QS. 5:73; QS. 6:19; QS. 9:31; QS. 12:39; QS. 13:16; QS. 14:48; QS. 14:52; QS. 16:22; QS. 16:51; QS. 18:110; QS. 21:108; QS. 22:34; QS. 37:4; QS. 38:65; QS. 39:4; QS. 40:16; QS. 41:6; QS. 112:1.

Memahami Al-Qur'an tidak sulit kalau sudah membaca olah-pikir Al-Qur'an berikut:

www.geocities.com/cicak_mdn/Olahpikir_Alquran.html

QS. 36:62. Sesungguhnya setan itu telah menyesatkan sebahagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan?


Salam.
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Postby barabaig » Fri Nov 18, 2005 7:55 am

monasjazz wrote:
monasjazz wrote:kekeke ..

tafsiran QS ala monasjazz yang OOT,**** lagi TERBELAKANG ...

Quran 70:40-41

Maka Aku ( Malaikat /JIBRIL) bersumpah dengan Tuhan (ALLAH swt) Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami (para malaikat atas ijin ALLAH swt) benar-benar Maha Kuasa

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan KAMI (para malaikat dan atas ijin ALLAH SWT) sekali-kali tidak dapat dikalahkan[/b]

ayat-ayat ini adalah percakapan antara malaikat /JIBRIL dengan Muhammad ketika sedang MI'RAJ ...

sungguh jauh perbedaannya ... dan penjelasan dari setiap ANAK MANUSIA ..

sungguh jauh perbedaannya.. dan penjelasan antara si pintar dan si ****..

kkekekeke ... (bagi mereka yang mau berfikir ..)

:wink:


bung monaz,
apakah dengan tafsir anda di atas anda secara tersirat hendak mengatakan bahwa alquran ternyata mengandung perkataan jibril?
jadi claim bahwa alquran merupakan perkataan awloh yg didiktekan itu bagaimana?

apakah ini tafsir yg dapat dipertanggungjawabkan? dapat dianggap mewakili pemahaman islam atas ayat ini secara umum? atau cuma OOT yang lain dari anda seperti biasanya?

Quran 70:40-41 [/i]

Maka Aku ( Malaikat /JIBRIL) bersumpah dengan Tuhan (ALLAH swt) Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami (para malaikat atas ijin ALLAH swt) benar-benar Maha Kuasa

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan KAMI (para malaikat dan atas ijin ALLAH SWT) sekali-kali tidak dapat dikalahkan[/b]
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Postby monasjazz » Fri Nov 18, 2005 9:53 am

:P

hehehe...

itulah monasjazz secara pribadi
itulah moinasjazz secara oknum

salahkan lah pribadi dan oknum monasjazz
bila engkau menemukan kesalahanya ...

itulah keuntungan monasjazz yang selalu OOT, **** dan terbelakang ..
bila melakukan kesalahan, orang-orang menganggapnya wajar saja
karena dari dulunya adalah OOT, **** dan terbelakang ..

bila engkau emang pintar ..
maka jeskanlah sesuai dengan kepintaranmu ..

hanya orang-orang ( golongan) **** yang sepakat dengan monasjazz
hanya orang-orang pintar yang MEMBANTAH monasjazz..

di dunia ini engkau selalu menemukan pasang-pasangan
siang dan malam
laki- dan perempuan
gemuk dan kurus
kaya dan miskin
kenyang dan kelaparan
dengki dan sayang

termasuk pintar dan **** ..
sesuai dengan kadarnya masing-masing ...kekeke


gimana, boss ....???

kekeke ....


lho ????

JIBRIL tuh fungsinya apa ya ???

hm ... katakanlah kata kerennya saat ini kan UTUSAN ( duta besar ALLAH SWT)

KAMI ( para malaikat/jibril + ALLAH swt) = diucapkan oleh malaikat

atau

KAMI ( Tuhan Swt + para malaikat/Jibril/para nabi/para orang-orang yang beriman) = diucapkan oleh Tuhan SWT

KAMI ( Nabi + bantuan para Malaikat/Jibril + atas IJIN ALLAH SWT) = diucapkan oleh Nabi-Nabi penerima wahyu ..

semuanya adalah benar...

tempatkanlah sesuai kadarnya
tempatkanlah sesuai kebutuhannya
tempatkanlah sesuai kemaslahatannya ..
tempatkanlah ... ( dst..dst ..dst ..dst ............ terusssssssss...dst...)

terangkanlah sesuai dengan tingkat/peringkat/makam KEIMANANNYA orang itu ...
karena sesungguhnya manusia itu berbeda-beda ....

hanya yang memahami akan paham
tetapi yang tidak paham ??
maka pahamilah yang belum engkau pahami ...

kekeke ..

bergurau dan bercanda aja koq ... jangan serius-serius amat lah ..
dunia ini kan hanya CANDA dan SENDA GURAU ..

yang perlu diseriusi adalah KEIMANAN ...

itulah PENGETAHUAN AWAL ( Nabi ADAM as)
itu pula PENGETAHUAN PERTENGAHAN ( Nabi Nuh, Musa ,Isa as dlll......)
itu pula PENGETAHUAN AKHIR ( Nabi MUHAMMAD as)

:wink:
monasjazz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 262
Joined: Mon Oct 31, 2005 3:27 pm

Postby barabaig » Fri Nov 18, 2005 10:43 am

monasjazz wrote::P

--- omitted ---
JIBRIL tuh fungsinya apa ya ???

hm ... katakanlah kata kerennya saat ini kan UTUSAN ( duta besar ALLAH SWT)

KAMI ( para malaikat/jibril + ALLAH swt) = diucapkan oleh malaikat

atau

KAMI ( Tuhan Swt + para malaikat/Jibril/para nabi/para orang-orang yang beriman) = diucapkan oleh Tuhan SWT

KAMI ( Nabi + bantuan para Malaikat/Jibril + atas IJIN ALLAH SWT) = diucapkan oleh Nabi-Nabi penerima wahyu ..

semuanya adalah benar...

--- omitted ---

bergurau dan bercanda aja koq ... jangan serius-serius amat lah ..
dunia ini kan hanya CANDA dan SENDA GURAU ..

yang perlu diseriusi adalah KEIMANAN ...

itulah PENGETAHUAN AWAL ( Nabi ADAM as)
itu pula PENGETAHUAN PERTENGAHAN ( Nabi Nuh, Musa ,Isa as dlll......)
itu pula PENGETAHUAN AKHIR ( Nabi MUHAMMAD as)

:wink:


justru karena merupakan komponen keimanan makanya saya seriusi thread ini, sampe mentok, sampe terlalu OOT, sampe ga sanggup lagi..

klaim alquran sebagai kalimat awloh yg didiktekan.. ini mrpk keimanan islam, CMIIW

kalimat jibril (seperti anda bilang) di ayat tersebut tidak mencerminkan fungsinya sebagai utusan yang membawa pesan dari yg mengutusnya.

penjelasan anda bertentangan dgn posting awal jamrud, yg mengatakan sbb:

Frasa Tuhan Yang menguasai timur dan barat dalam QS. 70:40 di atas merupakan kiasan yang maksudnya adalah malaikat-malaikat pemelihara benda-benda angkasa. Kita tahu bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Menguasai Alam Semesta beserta segala isinya (lihat QS. 1:2).

sementara anda berkata bahwa kata aku mengacu kepada malaikat

apakah aku dan tuhan yang menguasai timur dan barat dapat saling dipertukarkan, yg artinya awloh dan malaikat itu saling dapat dipertukarkan? atau ini juga merupakan blunder lain dalam alquran?

ataukah ada penafsiran lain? sejauh ini.. dalam konteks diskusi thread ini.. tampaknya alquran bukan melulu berisi kata-kata awloh yg didiktekan kepada muhamad yg kemudian dihafalkan dan kemudian menjadi alquran sekarang ini yg di-claim dipelihara sang awloh..

nb. muhamad sebagai pemegang pengetahuan terakhir? claim ini juga sangat rapuh.. begitu banyak pengetahuan yg ditemukan (discovered) setelah jaman muhamad yg tidak pernah disinggung muhamad
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Postby orcboy » Sat Nov 19, 2005 12:21 am

jam_r_ud wrote:
NoMind wrote:Quran 70:40-41
Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.


Di dalam ayat tsb diatas, siapa bersumpah kepada siapa? Tentu yang di maksud "Aku" disini adalah Allah karena diklaim Quran adalah kata-kata Allah. Tetapi siapa "Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang"? Apakah juga Allah atau konco Nya? Kalo keduanya Allah mengapa Allah perlu bersumpah kepada diri Nya? Perhatikan juga kata "KAMI". Kalo cuman Allah bersumpah pada diri Nya sendiri mengapa perlu mengatakan KAMI? Bukankah ini berarti ada Allah lain? :roll: 8O


With Best Regards,
NoMind


Sekali lagi, keesaan Tuhan tidak diragukan lagi di mana saja di dalam Al-Qur'an, sebagaimana dinyatakan dalam daftar berikut:

QS. 2:133; QS. 2:163; QS. 4:171; QS. 5:73; QS. 6:19; QS. 9:31; QS. 12:39; QS. 13:16; QS. 14:48; QS. 14:52; QS. 16:22; QS. 16:51; QS. 18:110; QS. 21:108; QS. 22:34; QS. 37:4; QS. 38:65; QS. 39:4; QS. 40:16; QS. 41:6; QS. 112:1.

Memahami Al-Qur'an tidak sulit kalau sudah membaca olah-pikir Al-Qur'an berikut:

www.geocities.com/cicak_mdn/Olahpikir_Alquran.html

QS. 36:62. Sesungguhnya setan itu telah menyesatkan sebahagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan?

Salam.
Bahasan yang telah tuntas dan tidak terbantahkan lagi, bahwa Islam Pneyembah Politheisme, masih ingat waktu kita bahas di ffi lama?, anda secara jelas2 ngakui bahwa Allah itu jamak, kenapa jadi mungkir lagi? atau kalau anda kurang yakin jawabannya sudah terpatri disini
User avatar
orcboy
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 13
Joined: Tue Sep 13, 2005 10:10 pm

Postby monasjazz » Sat Nov 19, 2005 12:20 pm

:P

kekeke ...

apakah sama antara KAMI dan AKU ???

anak sayapun dapat menjelaskannya dengan sangat jelas

bahwa KAMI ( tidak sendiri = jamak )

bahwa AKU ( sendiri )

kalau berbicara bahasa Indonesia
apakah sama antara berhuruf KAPITAL dengan yang bukan KAPITAL
contohnya : AKU, Aku atau aku

contohnya : NYA dengan Nya dan nya

meskipun ucapannya sama, tapi lihatlah penekanannya sangat BERBEDA

apakah sama bahasa ibrani = arab = indonesia

jelas tidak sama secara fisik/bentuk dan pengucapannya ..
itulah KEBUDAYAAn dan PERADABAN sesuai dengan KADARnya masing-masing

tetapi diantara ketiganya tentu ada PERSAMAANnya yaitu MAKSUD dan TUJUAN ( MAKNANYA)..

sehingga diharapkan itulah TUJUAN AKHIR kita = universal

munculnya KESAMAAN meskipun kita berbeda-beda
(beda pola pikir , beda kelakuan, beda budaya, beda kebiasaan, beda agama)

seorang MUSLIM tidak pernah ALERGI dengan PERBEDAAN
bahkan perbedaan itu adalah RAHMAT ...

dalam kalangan sesam islam pun KAMI berbeda-beda
(beda pola pikir , beda kelakuan, beda budaya, beda kebiasaan )

dalam perbedaan itu PERSAMAAN nya adalah LA ILAHA ILLALLAH
Beriman kepada TUHAN Yang Maha ESA
Tuhan semesta ALAM ...

Tuhan yang menguasai barat dan timur
Tuhan yang menguasai langit dan bumi

Tuhan yang menguasai hidup dan mati mu ..
Tuhan yang menghidupkan dirimu
Tuhan yang mematikan dirimu
monasjazz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 262
Joined: Mon Oct 31, 2005 3:27 pm

Postby barabaig » Mon Nov 21, 2005 8:52 am

monasjazz wrote::P

kekeke ...

apakah sama antara KAMI dan AKU ???

anak sayapun dapat menjelaskannya dengan sangat jelas

bahwa KAMI ( tidak sendiri = jamak )

bahwa AKU ( sendiri )

kalau berbicara bahasa Indonesia
apakah sama antara berhuruf KAPITAL dengan yang bukan KAPITAL
contohnya : AKU, Aku atau aku

contohnya : NYA dengan Nya dan nya

meskipun ucapannya sama, tapi lihatlah penekanannya sangat BERBEDA

apakah sama bahasa ibrani = arab = indonesia

jelas tidak sama secara fisik/bentuk dan pengucapannya ..
itulah KEBUDAYAAn dan PERADABAN sesuai dengan KADARnya masing-masing

tetapi diantara ketiganya tentu ada PERSAMAANnya yaitu MAKSUD dan TUJUAN ( MAKNANYA)..

sehingga diharapkan itulah TUJUAN AKHIR kita = universal

munculnya KESAMAAN meskipun kita berbeda-beda
(beda pola pikir , beda kelakuan, beda budaya, beda kebiasaan, beda agama)

seorang MUSLIM tidak pernah ALERGI dengan PERBEDAAN
bahkan perbedaan itu adalah RAHMAT ...

dalam kalangan sesam islam pun KAMI berbeda-beda
(beda pola pikir , beda kelakuan, beda budaya, beda kebiasaan )

dalam perbedaan itu PERSAMAAN nya adalah LA ILAHA ILLALLAH
Beriman kepada TUHAN Yang Maha ESA
Tuhan semesta ALAM ...

Tuhan yang menguasai barat dan timur
Tuhan yang menguasai langit dan bumi

Tuhan yang menguasai hidup dan mati mu ..
Tuhan yang menghidupkan dirimu
Tuhan yang mematikan dirimu


rupanya saya memang masih harus lebih banyak belajar hanya untuk memahami apa yg anda ketikkan di atas.. apalagi untuk memahami alquran ya.. sulitnyaa.. sulitnyaaaa
btw, anak anda terima les privat untuk pemahaman yg saya butuhkan? :roll:
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Postby monasjazz » Mon Nov 21, 2005 10:00 am

:P

hehehe ...

tidak ada yang sulit bro...

yang sulit itu adalah ..
karena kita sendiri .. menyulit-nyulitkan
karena kita sendiri .. nggak minat
karena kita sendiri .. EGO (aku)

termasuk anak sayapun begitu ... kekeke
maklum dia kan anak manusia juga layaknya gua ...

memiliki keterbatasan ...
keterbatasan pemahaman ...

namun .. AL QURAN mengajarkan tentang pemahaman ..

pahami apa yang sudah engkau pahami
pahami apa yang belum engkau pahami


karena dengan demikian , sesungguhnya engkau telah memahami seluruh isi dunia ini ...
karena dengan demikian, sesungguhnya engkau telah memahami awal dan akhir dunia ini ...

yaitu ... LA ILAHA ILLALLAH .. ( Tiada Tuhan selain ALLAH SWT)

awalnya dari DIA .........
akhirnya ke DIA juga ..

maka bila engkau berkata-kata adalah kata-kataNYA
maka bila engkau melempar adalah gerakanNYA

maka bila engkau adalah jalan adalah JALANNYA (petunjukNya)

kekeke ...

apa sulitnya berkata-kata / berucap seperti para UTUSAN bila
pemahamanmu menyerupai ( sama tapi tidak sama atau tidak-sama persis tapi maknanya sama) seperti dengan apa yang di pahami oleh mereka-mereka yang SUCI / sok SUCI ?

hihihi...

:wink:
monasjazz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 262
Joined: Mon Oct 31, 2005 3:27 pm

Postby jam_r_ud » Mon Nov 21, 2005 9:56 pm

Biar orang Kristen lebih cerdas:

Aku = orang Kristen; Betty = nama anjing kesayangan Aku.


Contoh dalam kalimat:

Aku dan Betty pergi ke pasar kemarin. Di sana Kami selalu bersama-sama kemanapun pergi.

Kami = Aku dan Betty, sama sekali BUKAN kemanunggalan antara orang Kristen dengan anjingnya.


Contoh lain:

[QS. 19:28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina".

Orang-orang Yahudi memanggil Maryam/Maria dengan julukan "saudara perempuan Harun", ini BUKAN berarti saudara secara genetis, tetapi saudara dalam arti kiasan, karena tindak-tanduk dan tutur kata Maryam seperti Nabi Harun a.s.


Cukup jelas.
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Postby barabaig » Tue Nov 22, 2005 7:35 am

jam_r_ud wrote:Biar orang Kristen lebih cerdas:

Aku = orang Kristen; Betty = nama anjing kesayangan Aku.


Contoh dalam kalimat:

Aku dan Betty pergi ke pasar kemarin. Di sana Kami selalu bersama-sama kemanapun pergi.

Kami = Aku dan Betty, sama sekali BUKAN kemanunggalan antara orang Kristen dengan anjingnya.


Contoh lain:

[QS. 19:28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina".

Orang-orang Yahudi memanggil Maryam/Maria dengan julukan "saudara perempuan Harun", ini BUKAN berarti saudara secara genetis, tetapi saudara dalam arti kiasan, karena tindak-tanduk dan tutur kata Maryam seperti Nabi Harun a.s.


Cukup jelas.


apakah penjelasan islami nan pintar ini termasuk salah satu keajaiban islam??
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Postby ali514L » Tue Nov 22, 2005 3:03 pm

barabaig wrote:apakah penjelasan islami nan pintar ini termasuk salah satu keajaiban islam??


Bukan! Setidaknya bisa membuktikan kebodohan domba kafir macam kamu. :lol:
User avatar
ali514L
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 273
Joined: Tue Oct 25, 2005 3:41 pm

Postby jam_r_ud » Wed Nov 23, 2005 6:51 pm

NoMind wrote:Quran 70:40-41
Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.


Di dalam ayat tsb diatas, siapa bersumpah kepada siapa? Tentu yang di maksud "Aku" disini adalah Allah karena diklaim Quran adalah kata-kata Allah. Tetapi siapa "Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang"? Apakah juga Allah atau konco Nya? Kalo keduanya Allah mengapa Allah perlu bersumpah kepada diri Nya? Perhatikan juga kata "KAMI". Kalo cuman Allah bersumpah pada diri Nya sendiri mengapa perlu mengatakan KAMI? Bukankah ini berarti ada Allah lain? :roll: 8O


With Best Regards,
NoMind


Sekedar meluruskan:

Allah (=al-ilah) itu NAMA Tuhan Semesta Alam, BUKAN sinonim untuk Tuhan, Dia cuma ada satu, sebagaimana firman-Nya dalam AL-Qur'an surat an-Naml berikut ini:

[27:60] Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).

[27:61] Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengkokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.

[27:62] Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo'a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).

[27:63] Atau siapakah yang memimpin kamu dalam kegelapan di dataran dan lautan dan siapa (pula)kah yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmat-Nya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Maha Tinggi Allah terhadap apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya).

[27:64] Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang memberikan rezki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)?. Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang orang-orang yang benar".

[27:65] Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.

Jadi, berdasarkan firman Allah yang MAHAINDAH di atas (bandingkan dengan Bible !), Allah (=al-ilah) itu NAMA Tuhan, bukan sinonim untuk Tuhan! Dia cuma ada satu. Jangan terkecoh oleh distorsi atau ketololan para penerjemah Alkitab Indonesia.

Cukup jelas.
User avatar
jam_r_ud
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 169
Joined: Wed Oct 12, 2005 10:22 pm
Location: Surabaya

Postby barabaig » Thu Nov 24, 2005 7:54 am

jam_r_ud wrote:---omitted---

Jadi, berdasarkan firman Allah yang MAHAINDAH di atas (bandingkan dengan Bible !), Allah (=al-ilah) itu NAMA Tuhan, bukan sinonim untuk Tuhan! Dia cuma ada satu. Jangan terkecoh oleh distorsi atau ketololan para penerjemah Alkitab Indonesia.

Cukup jelas.


saya pikir tidak cukup jelas untuk meluruskan ayat yg menjadi awal topik ini:
Quran 70:40-41
Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.
User avatar
barabaig
Translator
 
Posts: 356
Joined: Wed Sep 21, 2005 2:16 pm
Location: jakarta

Next

Return to Ttg ALLAH



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users