alley_shatree wrote:ya intinya kan tidak diperbolehkan mencatat satupun hadith semasa Nabi ada, yg boleh dicatat hanya Quran....jadi masalah hadith itu sangat tergantung dari si periwayatnya...si periwayat harusnya paling mengerti menulis untuk hal2 yg sifatnya rutin dilakukan oleh Nabi misalnya Ahlak beliau, Sholat, puasa, zakat, haji,...yg merupakan hal2 wajib dalam Islam....sedangkan untuk hal2 yg sifatnya bukan rutinitas apalagi hal2 yg sifatnya pribadi harusnya tidak dapat diriwayatkan secara total atau justru meragukan. Wallahu alam


alley_shatree wrote:karena gw merasa khawatir dgn keshahihan beberapa hadith, maka sementara gw mending ambil hadith yg berbicara hal2 yg wajib aja seperti masalah Sholat, puasa, Zakat, haji, Ahlak...yah pokoknya yg wajib2 aja.
kalo masalah hadith lain seperti yg berbicara mengenai Sorga, neraka, hal2 yg sifatnya pribadi, sejarah.....masih belum gw pelajari mendalam.
lagian daripada ngurusin gimana keadaan di surga & neraka yg karuan shahih hadithnya...mending ngurusin hal2 real yg wajib diketahui dulu spt yg sebutkan diatas.

alley_shatree wrote:yg bikin thread otaknya ngeres akhirnya jadi begini deh....dunia binan beraksi.

love_peaceful2 wrote:Kamu ga merasa aneh, kenapa semua org di FFI tahu ttg Surga, Neraka dan pribadi Nabi Muhammad???? Netter FFI yg muslim ato ANda???


Adadeh wrote:Phoenix wrote:Wadddohh..babak belur lah...udah disembur..disodok..abis ini diapain???
Ya terus aja disodok-sodok dengan kuat dan disembur-sembur dengan keras. Memang pekerjaan Muslim di surga adalah sibuk memerawani perawan2 surgawi.
Sura Yaa Siin ayat 55
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
Al-Jalalani yang menulis penjelasan tafsir Qur'an 36:55 sebagai berikut:
Penghuni surga saat ini sedang sibuk bersenang-senang dalam kesibukan (fakehoun). [108]
[108] Qur'an 36:55
Apa sih "fakehoun" itu? "Fakehoun" itu adalah memerawani perempuan.
termasuk mengambil keperawanan wanita2 di Surga. [109]
[109] Tafsir al-Galalayn on Q 36:55.
Ghazali mengutip tulisan al- 'Ouaza'i, yang merupakan ilmuwan Islam pertama yang berkomentar tentang ayat di atas dengan mengatakan:
"Sibuk ber-senang2 berarti sibuk mengambil keperawanan para perawan." [110]
[110] Ihy'a 'Uloum ed-Din by Ghazali, Dar al-Kotob al-'Elmeyah, Beirut, Vol IV, p. 575.
Ilmuwan Islam terkenal Ibn 'Abbas berkata tentang ayat di atas: [b](fakehoun) berarti menikmati mengambil keperawanan dari para perawan."[/b] [111]
[111] Ibn 'Abbas, Tanweer al-Miqbas, commenting on Q 36:55.
Dalam tradisi Islam Arab, memerawani wanita itu dianggap kenikmatan yang surgawi. Karena itulah Muhammad sibuk janji2 kosong pada para Mujahidin bahwa kalau mereka mau mati demi dia, nanti di surga dapat buanyak banget perawan2 yang siap disetubuhi. Sungguh janji murahan yang cocok diberikan bagi pria akhlak rendah berotak sperma.
.
MUHAMMAD SAW wrote:
Judul Asli
Nisa' Altli Jannah
Penerbit
Dar al-fiajr li at-Turats, Kairo.
Judul Terjemah
Wanita yang Dirindukan Surgp
Cerdas dan Berkualitas
J1. Hang Lekir VII, No- 25 Jakarta Selatan 12120
Telp. (021) 7236206 Fax. (021) 7236209
Website: http://www.bukusenayan.com
E-mail: penerbit@bukusenayan.com, senayan_abadi@y ahoo.com
=========
Bersanggama dengan Bidadari Surga
nb: judulnya emang begitu kok :P
.....
Allah swt. berfirman,
"Sesungguhnya, penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertekan di atas dipan-dipan." (Yaasiin [36]: 55-56)
Abdullah bin Mas'ud, Ibnu Abbas, Sa'id bin Musayyab, Ikrimah, Hasan, Qatadah, al-A'masy, Sulaiman at-Taimi,
dan al-Auza'i menafsirkan firman Allah, "Sesungguhnya, penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka)" bahwa kesibukan mereka adalah memecahkan selaput dara wanita perawan..
Bagaimana ia tidak disibukkan dari kesusahan, ke-gundahan, kesempitan, bencana, dan siksa pedih api neraka, sedangkan ia dikarunia semua kenikmatan dan kemewahan. Terbebas selamanya dari semua penyakit, kekurangan, kesusahan, kebosanan, dan kelelahan.
Bagaimana ia tidak disibukkan dengan berjimak dengan bidadari, sedangkan ia dikaruniai semua kenikmatan, kelapangan, ketenangan hati, kekuatan badan, kekuatan tenaga seratus lelaki dalam berjimak, dan syahwatnya mengalir selama tujuh puluh tahun.

love_peaceful2 wrote:yg tolol itu saya ato Nabi Muhamemekkkkk???? Khan Nabi Muhamememeememkkkk yg suka2 besar2in soal coitus, keperkasaan pria, tata cara ngentit di surga...bla ...bla...bla.
"kenali diri anda dan Nabi anda, sblm anda kritik para pengkritik Nabi anda"


love_peaceful2 wrote:yg tolol itu saya ato Nabi Muhamemekkkkk???? Khan Nabi Muhamememeememkkkk yg suka2 besar2in soal coitus, keperkasaan pria, tata cara ngentit di surga...bla ...bla...bla.
"kenali diri anda dan Nabi anda, sblm anda kritik para pengkritik Nabi anda"

Adadeh wrote:Khayalan Muhammad Tentang Sorga :
"Suatu kali Rasulullah pernah ditanya sahabat tentang hal ini. "Apakah penghuni surga melakukan persetubuhan?" Beliau menjawab, "Ya, dengan penyemburan yang keras, dengan kemaluan yang tidak lemas dan dengan syahwat yang tidak terputus, tetapi tidak keluar air mani sedikitpun, baik dari lelaki atau perempuan. Apabila selesai, perempuan kembali bersih dan kembali perawan." (HR. Ibnu Hibban)
Hahahaha.....![]()
Tidak heran jika para Muslim pun merasa malu atas perkataan nabinya.
Masyaalloohh.... semburan yang keras.... hihihi....






Users browsing this forum: No registered users