. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Saya tantang semua Muslim: Buktikan allah swt bukan batu!

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:02 pm

Dari:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,37271.120.html

Pangeran Bima wrote:Anda benar Baidowi...yg nyembah hajar Aswat itu syirik, gila, saya sebagai muslim sangat setuju. Mencium hajar aswat berlebihan seolah itu Allah memang syirik. Saya sangat setuju. Orang orang seperti itu memang ***** seperti kata Anda. Itu berlaku bagi yang anggap hajar aswat itu Tuhan.

Tetapi dibalik itu mereka berupaya mencari yang menciptakannya. Ia rindu bertemu dan menjadi abdi penciptanya. Apa itu salah?.

Dia meyakini apa yg dilakukannya itu benar. Apa itu salah?. kebodohan mereka ...bagi mereka menenangkannya, membahagiakannya, atau apa pun. Mereka melakukannya dengan iklas. Apa itu salah?

Tetapi, sebagian besar dari mereka , saya yakin menjadikan batu hitam di ka'bah itu sebagai titik pusat arah sholat saja. Tidak lebih dari itu. Jika ada dari kami ingin menyentuhnya, karena kami ingin menyentuh sebuah titik yg dijadikan pusat arah ibadah kami.

Anda mengatakan Allah jimat Muhammad, dan kami di bodohi orang arab...kalau kami menerima dengan iklas, apa salahnya?

Akan tiba saatnya Anda membutuhkan penolong....semoga Anda mendapat pertolongan disaat itu.

Bagi kami, cukup Allah yang menolong dan malindungi kami.

Jika Anda mau tau Arsy (Singgasana Allah) ada dimana......Arsy berpusat di hati manusia dan meluas hingga tak terhingga.

Anda tidak tahu Allah, sama seperti ikan dalam air yang gak dapat melihat dikekelilingnya adalah air. Kemana ia jalan semua cuma benda, padahal ia (ikan itu) hidup didalam air.

Kita manusia dan seluruh alam, ada dalam Diri Tuhan, bukan Tuhan dalam diri kita apa lagi di Hajar Aswad. Semua alam (dunia, syurga, neraka, Arsya, dan mungkin alam lainnya) adala dalam Dzat Allah. Itulah Allah Tuhan kami Yang Maha Besar.

Semoga Anda paham apa yang kami maksudkan dengan Allah sebagai Tuhan kami dan bukan Hajarul Aswad seperti yg Anda kira. Semoga Allah memberkati dan memberikan hidayahnya pada Anda hingga Anda dapat mengenal Allah dengan sebenar-benarnya.


Cak Pangeran Bima, Anda tahu betapa sakitnya bila keimanan kita dihina habis-habisan, bukan? Itulah yang diperbuat Muhammad kepada orang-orang Quraish dahulu sewaktu dia berada di Mekkah. Sampai-sampai mereka melaporkan itu kepada Pamanda Muhammad, Abu Talib:

"Keponakanmu ini telah mengucapkan kata2 hinaan terhadap dewa2 dan agama kami, dan telah mengatakan kami ****, dan mengatakan semua kakek moyang kami sesat. Sekarang, kau yang berada di pihak kami silakan balas dia; (karena kau pun mengalami hinaan yang sama), atau jangan lindungi dia agar kami yang membalasnya.”

Hal yang sama, kalian lakukan terhadap orang-orang Kristen. Kalian hina Tuhan mereka yang berwujud manusia, kalian hina habis-habisan. Tanpa kalian introspeksi, bahwa diri kalian sendiri bukan PENYEMBAH TUHAN.

Dan jangan lupa, Islam, bukan saja tidak menyembah Tuhan, tapi juga berisi ajaran-ajaran yang tidak bermoral dan penuh kebencian, mengajarkan sikap saling curiga dan permusuhan antar warga. Islam sama sekali tidak membawa keberuntungan bagi bangsa kita, tapi justru sangat merugikan.

Kalian membangga-banggakan tuhan kalian, dan merendahkan Tuhan agama lain. Dan sekarang, saya tunjukkan siapa tuhan kalian, kalian tidak mau terima, dan bersikap seperti PREMAN-PREMAN PADANG PASIR dahulu ketika memaksakan agamanya kepada umat lain. :'(
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:07 pm

Dari:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,37271.135.html

Sebelumnya saya mohon maaf, bila ada kata-kata yang menyakitkan, karena ini bagian dari therapy buat Anda agar sadar dari kezombian Islam

blueTshirt wrote: :hihi: :hihi:
hadist2 yg shahih sudah tidak perlu di permasalahkan lagi ke absahannya, bila hadist ttg Hajar Aswad itu merupakan hadist yg shahih 24 karat, maka sudah semestinya stiap muslim percaya terhadap hadist sebut..

Bagus. Itu artinya, secara sadar Anda mempercayai kalau batu mati itu adalah batu hidup yang bakal punya mata dan punya lidah, dan akan menentukan nasib muslim kelak di akherat, terutama khususnya bagi para muslim yang pernah menciuminya dengan haq. Dengan otak waras, saya katakan: ANDA GENDENG

Masa batu mati dibilang batu itu bisa ngomong dan hidup, apa namanya kalau tidak waras? Anda hanya percaya saja dengan bualan, dan tidak pernah mencoba untuk mengkritisi setiap bualan tersebut. Secara IQ, Anda sudah pantas dibilang "pinter" (=dalam tanda kutip) :hihi:.

Blues wrote:ternyata anda hanya mengkutibkan hadist nya saja tanpa membaca dengan seksama redaksi apalagi makna dari hadist yg anda kutib.. :hihi: :hihi:

Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah SAW bersada, "Demi Allah, Allah akan membangkit hajar Aswad ini pada hari qiyamat dengan memiliki dua mata yang dapat melihat dan lidah yang dapat berbicara. Dia akan memberikan kesaksian kepada siapa yang pernah mengusapnya dengan hak." (HR Tirmizy, Ibnu Majah, Ahmad, Ad-Darimi, Ibnu Khuzaemah, Ibnu Hibban, At-Tabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi, Al-Asbahani).

dijadikannya Hajar Aswad dapat berbicara seperti layaknya makhluk hidup terjadi pada hari kiamat, dan Allah lah yg menjadi hakim dan raja pada hari itu, dan Allah pula lah yg Maha Kuasa dapat menjadikan yg mati menjadi hidup, seperti menghidupkan kembali jasad yg sudah menjadi tulang belulang menjadi jasad yg utuh, jadi kenapa harus heran apalagi sampe berkata "ini termasuk GILA atau WARAS?".. :hihi:


Percaya pada bualan semacam itu termasuk gila, karena jelas sekali itu tidak ada buktinya. Itu ibaratnya saya berkata, "Kelak pada akhir zaman, onta bisa terbang." Dan Anda percaya saja? Siapa sih orang yang gak bisa membual seperti itu, wong kejadiannya nanti kok, setelah HARI KIAMAT....! ;D

Mulai dari pertama mengaku-ngaku nabinya awloh, Muhammad itu DABRUSSSS......! Berteriak-teriak, "Hei, aku adalah Rasul, aku adalah rasul. Awloh telah mengutusku untuk menjadi rasul kalian." Laopo yo.... arek edan iki.....! ;D Kalau nabi itu, gak perlu ngaku-ngaku dan gak perlu minta diakon-akon...... Cukup dia tunjukkan dengan PEKERJAAN-PEKERJAAN yang sudah Tuhan embankan pada dirinya. Buat apa ngaku-ngaku nabi, kalau pekerjaannya cuma supaya dirinya diangkat derajatnya melebihi orang biasa? Ini khan ngaco dan gila hormat namanya?! :marah:

Tapi agar tidak OOT, fokus pembahasan ini saya titik beratkan pada awlohnya. Ketahuilah! Awloh itu cuma jimat, dia bukan TUHAN. Sejak dari awal mula Muhammad mengaku rasulnya jimat Arab, gak ada bukti kuasa ilahinya blasss.... Yang ada adalah GAYA PREMAN...... Sewaktu di Mekkah, dia mengganggu sukunya sendiri dengan kotbah-kotbah tentang dirinya sendiri, bahwa dirinya adalah rasul, dan semua orang Mekkah harus tunduk dan percaya padanya. Untuk menunjukkan kalau dirinya benar-benar rasul, dia bikin misi konyol, yaitu melarang JIMAT QURAISH disekutukan dengan berhala-berhala. Seolah, dia benar-benar sudah menjalankan misi nabi, yaitu mendakwahkan keesaan Tuhan. Benar-benar MISI yang dibuat-buat, karena sebenarnya POKOK DAKWAH-nya adalah tentang dirinya agar diakui sebagai RASUL. AWLOH sekedar sebagai "JIMAT" peliharaannya belaka, yang sewaktu-waktu dia keluarkan bila dia butuh ayat baru.

Blues wrote:sesuai dengan hadist tersebut, Hajar Aswad awal nya benda mati, dan anda pun setuju dengan itu, lalu Allah yg Maha Kuasa menjadikan Hajar Aswad itu dapat bersaksi seperti layaknya makhluk hidup, nah sekarang apakah sama Hajar Aswad yg benda mati dengan Allah swt hidup??

Allah SWT diklaim HIDUP, itu khan cuma teori dan ngaku-ngakunya Muhammad? Mana buktinya kalau awloh hidup? :marah:
Jangan hidup dalam angan-angan **** bikinan Arab, karena kamu hanya dijadikan kambing congek mereka saja.

Blues wrote:saya kadang suka heran ma anda, anda mengkutib hadist dari Ibnu Abbas ra tapi tidak sedikitpun mengerti dari hadist tersebut dan masih aja ngotot kalo Hajar Aswad yg anda akui sebagai benda mati adalah Allah swt yg Hidup.. :hihi: :hihi:

Jangan cuma berpedoman pada TEORI. Bukankah apa yang dikatakan Muhammad dalam hadist itu cuma TEORI dan BUALAN? Lihatlah dari prakteknya. Orang yang mengkultuskan BENDA MATI, adalah SYIRIK.

Muhammad mengatakan:
"Demi Allah, Allah akan membangkit hajar Aswad ini pada hari qiyamat dengan memiliki dua mata yang dapat melihat dan lidah yang dapat berbicara. Dia akan memberikan kesaksian kepada siapa yang pernah mengusapnya dengan hak." (HR Tirmizy, Ibnu Majah, Ahmad, Ad-Darimi, Ibnu Khuzaemah, Ibnu Hibban, At-Tabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi, Al-Asbahani).

Memberi kesaksian untuk apa? Untuk supaya orang-orang yang pernah mengusapnya dengan hak dimasukkan ke dalam surga? :-\
Tidakkah Anda mengerti maksud dari ucapan Muhammad di atas? Muhammad ingin batu jimat itu diperlakukan dengan baik oleh para pengikutnya.

Bukankah dengan memberi iming-iming masuk surga bagi barangsiapa yang dengan tulus mencintai batu hitam, akan menyebabkan orang berbondong-bondong berebut mencium dan mengusap batu hitam itu agar kelak pada hari kiamat batu itu memberi syafaat bagi mereka? ;D

Orang yang menjadikan benda mati sebagai penopang keselamatannya di hari akhir, adalah MUSYIRIK. Masihkah Anda mengelak dari kenyataan ini?

Blues wrote:Hajar Aswad itu di letakkan di Ka'bah sebagai bentuk penghormatan bukan karena dianggap jimat

Anda masih mengelak terus, ya? Baca hadist berikut:

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy)

Muhammad sudah mengingatkan. HAJAR ASWAD itu semacam PEMBERI BERKAH, JIMAT PELINDUNG, bagi orang-orang Arab. Sehingga dia mengatakan kalian akan tetap dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada.

Benda Jimat yang bahkan diyakini sudah ada sejak masa Adam, coba.... kamu pikir!
Orang Israel saja gak pernah mempedulikan batu hitam peninggalan Adam, dan Tuhan menjadikan mereka umat kesayangan. Lha ini orang Arab kok ya dibela-belain menjagai batu peninggalan Adam, berarti orang Arab itu saking cintanya pada batu tersebut sehingga batu yang berusia puluhan abad masih ada di tangan mereka. ;D Pikir dong, apa namanya kalau batu itu bukan batu keramat??? :-
Blues wrote:enda keramat adalah MUSYIRIK.

Blues wrote:dan kami tidak pernah berdoa dengan meminta kepada Hajar Aswad tapi kami meminta kepada Allah swt

Itu khan Anda, tapi orang Arab lain lagi. Mereka menganggap batu hitam itu memiliki fungsi ketuhanan. Nih, baca:

dari: http://www.pelita.or.id/baca.php?id=41724
Hajar Aswad memiliki beberapa keistimewaan, antara lain sebagai tempat berdoa yang mustajab karena merupakan batu syurga.

Jangan heran, kalau muslim suka berdoa di kuburan-kuburan dan mencari tempat-tempat keramat lainnya untuk berdoa, karena bangsa Arab memang memberi teladan demikian. :marah: Kamu ini "PINTERNYA BUKAN MAIN" (=dalam tanda kutip) :hihi:!!!! Kita semua di Indonesia ini telah dibodohi orang-orang PRIMITIF itu....!!!!

Blues wrote:seperti anda bilang Hajar Aswad berada di Ka'bah sedangkan Allah swt berada di singgasananya di Arsy, jadi tidak mungkin Allah swt dan Hajar Aswad sama..

Anda bilang awloh berada di singgasananya di ARsy? Ini lagi-lagi teori. Sekalipun di Quran Muhammad membual demikian, tapi prakteknya, dia melarang pengikutnya menyembah TUHAN yang di Arsy, tapi menyembah BATU HITAM di Ka'bah.

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0862
Jabir bin samura melaporkan:Rasul berkata : Orang2 yang memandang ke langit di saat berdoa diharuskan menghindari itu atau mereka kehilangan penglihatannya

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0863
Abu Huraira melaporkan: Orang2 diharuskan menghindari memandang langit di saat sedang sembahyang, atau mata mereka akan di renggut.

QS 2:144. Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Apa kamu masih nggak nyadar-nyadar juga, kalau awloh itu bukan TUHAN, tapi BATU JIMAT yang bercokol di salah satu sudut pondasi Ka'bah?

Image

Karena Muhammad sudah memerintahkan kalian, agar di mana pun kalian berada, palingkanlah mukamu ke arahnya, maka, benarlah sudah, kalau BATU HITAM itu adalah SANG TAUHID-nya BANGSA ARAB:

Image

Blues wrote:maaf, konsep Tuhan kami tidak sama dengan konsep Trinitas yg mengatakan objek yg berbeda wujud, berbeda tempat dan berada pada satu waktu adalah satu..


Tidak usah lari ke persoalan TRINITAS, nanti OOT. Tentang TRINITAS sudah ada threadnya sendiri.

Blues wrote:Hajar Aswad itu memang batu berasal dari surga tapi pada dasarnya Hajar Aswad hanya lah batu biasa yg tidak bisa mendatangkan manfaat maupun mudharat

Berani benar Anda berkata begitu? Minta ditabok Muhammad, ya? Minta ditabok sama orang-orang Arab, ya? ;D Nih, batu hitam itu bukan batu biasa, kurang ajar sekali kamu mengatakan batu hitam itu yang tidak ada manfaatnya sama sekali????

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy)

Bagaimana batu biasa yang tidak ada mudharatnya seperti yang kamu bilang, tapi bisa mendatangkan KEBAIKAN selama hajar aswad itu ada?? >:(
Kamu hendak menentang Muhammad? :marah:

Kalau kamu tidak suka dengan batu itu, ya buang saja, silakan KELUAR DARI AGAMA ***** ini....!!!!
Buat apa kamu terus bela-belain Arab, yang sudah terang-terang menipumu mentah-mentah? Ngakunya awloh mereka itu TUHAN, tapi sebenarnya cuma SEBUAH JIMAT BELAKA..... Yang harus kamu sembah dan sujudi setiap hari..... untuk memuasi hasrat ego bangsa tersebut!!!!!!

Kamu yang *****!! Arab yang pinter!!!

Betapa girangnya mereka, menyaksikan jutaan umat muslim sedunia sujud ke arah JIMAT mereka. Mereka yang dapat berkah-nya, kalian jadi budaknya.

Blues wrote:Hajar Aswad tidak bisa menciptakan lalat seekorpun, bahkan bila di pukul tuh batu, batu itu pun tidak akan memukul balik...

Nah, itu benar. Berarti walau agak-agak gila, tampaknya Anda masih punya sedikit kewarasan. Kalau sudah tahu begitu, keluar saja dari agama ***** ini. Sudah tahu batu itu batu gak punya kuasa apa-apa, kok malah dianggap batu surga, harus disayang-sayang dan dinikmati, agar kelak pada hari kiamat batu itu memberi syafaat bagi kita di hadapan Tuhan. Dan gobloknya, sudah tahu batu itu benda mati dan bukan Tuhan, malah disholati 5 kali sehari. Hayo, kamu tentu tidak pernah berpikir ke sana, karena kamu sudah dikadalin oleh bangsa primitif durhaka itu....!!!! :toe:

Blues wrote:tidak ada satu dalil pun yg mengatakan kalo Hajar Aswad dapat memasukkan orang keneraka atw kesurga, pernyataan anda itu hanya berdasarkan duga2 seperti menduga2 nya dalam memaham konsep Trinitas..

Tampaknya mesti saya ulang lagi. Muhammad mengatakan:
"Demi Allah, Allah akan membangkit hajar Aswad ini pada hari qiyamat dengan memiliki dua mata yang dapat melihat dan lidah yang dapat berbicara. Dia akan memberikan kesaksian kepada siapa yang pernah mengusapnya dengan hak." (HR Tirmizy, Ibnu Majah, Ahmad, Ad-Darimi, Ibnu Khuzaemah, Ibnu Hibban, At-Tabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi, Al-Asbahani).

Memberi kesaksian untuk apa? Untuk supaya orang-orang yang pernah mengusapnya dengan hak dimasukkan ke dalam surga? :-\
Tidakkah Anda mengerti maksud dari ucapan Muhammad di atas? Muhammad ingin batu jimat itu diperlakukan dengan baik oleh para pengikutnya.

Bukankah dengan memberi iming-iming masuk surga bagi barangsiapa yang dengan tulus mencintai batu hitam, akan menyebabkan orang berbondong-bondong berebut mencium dan mengusap batu hitam itu agar kelak pada hari kiamat batu itu memberi syafaat bagi mereka? ;D

Orang yang menjadikan benda mati sebagai penopang keselamatannya di hari akhir, adalah MUSYIRIK. Masihkah Anda mengelak dari kenyataan ini?

Blues wrote:kan udah dibilang berkali2 kalo kami tidak menyembah ke batu itu tapi menyembah ke Allah swt

Cara menjawabmu ini seperti orang sakit jiwa yang menjadi perampok. Ketika dia tertangkap dan diadili, dia menyangkal, "Saya tidak merampok, saya mencari nafkah!" :o

Jelas sekali dari PRAKTEK yang kamu lakukan setiap hari adalah MENYEMBAH BATU HITAM dengan teknik jarak jauh, dan kamu mengatakan itu menyembah Tuhan? Oo.... maaf, Anda bilang menyembah awloh swt, bukan? Memang, awloh swt ya batu hitam itu. Orang yang mengira awloh bukan batu, tapi TUHAN di langit, adalah BODOHNYA AMIT-AMIT. Sudah jelas dia menyembahnya ke arah Mekkah, kok ya masih beranggapan awloh itu Tuhan di langit, ya? ;D

Blues wrote:kami menyembah ke arah Ka'bah karena Ka'bah hanya arah kiblat

Jawaban Anda ini sangat konyol dan sama sekali tidak cerdas. Bagaimana kalau ada agama lain memerintahkan pemeluknya menyembah ke arah matahari? Lalu ketika ditanya, kenapa kamu menyembah matahari? Mereka menjawab, "Kami tidak menyembah matahari, matahari cuma sebagai arah kiblat, untuk persatuan umat agar searah." Nah, apakah kamu tidak menganggapnya sebagai MUSYIRIK???? Bisakah jawaban seperti itu diterima???? >:(

Blues wrote:dan itu diperintahkan oleh Allah swt

Ini pun jawaban yang "DUUUUH.... PINTERNYA AMIT-AMIT" (=dalam tanda kutip) :hihi:.
Kalau alasannya karena diperintahkan oleh awloh, berarti kamu itu tak punya otak. Ibaratnya orang dungu yang disuruh nyemplung sumur nurut aja, tanpa mencoba untuk mengolah kembali perintah tersebut, benar atau menjerumuskan kamu kepada celaka.

Dan coba kamu pikir. Awloh itu pencemburu dan akan ngamuk bila umatnya menyembah selain dirinya, bukan? Bila awloh yang pencemburu dan akan ngamuk kalau umatnya menyembah selain dirinya itu, malah memerintahkan muslim sujud menghadap BATU HITAM, itu artinya, batu hitam itu adalah awloh sendiri. Mana ada orang tua waras yang menyuruh anaknya berbakti kepada tetangga? Pasti orang tua yang waras akan menyuruh anaknya berbakti kepadanya, "Nak, berbaktilah kepada kami, ciumlah tangan kami, sembah sujudlah sebagai tanda tunduk dan berbaktimu pada orang tua."

Logikanya, awloh menyuruhmu sujud menghadap BATU HITAM HAJAR ASWAD, itu karena BATU HITAM itulah AWLOH.

Tentu saja, awloh yang benda mati itu memang tidak bisa berfirman kalau tidak ada Muhammad yang membuat sandiwara gila itu. Muhammad-lah aktor dibalik semua DOSA-DOSA MUSLIM. Muhammad-lah yang bertanggung jawab atas segala PERBUATAN SYIRIK & TERKUTUK muslim di seluruh dunia. Muhammad menghendaki JIMAT suku Quraish-nya itu disembah dan disujudi oleh semua umat di dunia. Kalian yang patuh dan takut pada ARAB, adalah benar-benar ****.

Blues wrote:kebetulan aja Hajar Aswad adanya di Ka'bah itu jadi secara kasat mata seolah2[u] kami menyembah batu..

Apakah kalau seorang perampok ketangkap tangan sedang merampok, dia membela diri: "Apa yang kalian lihat sebenarnya keliru. Saya tidak sedang merampok, tapi mencari nafkah. Jangan lihat apa yang tampak di depan mata, tapi lihatlah NIAT dalam hati saya." Seperti itulah DIRIMU.

Blues wrote:emg kami memanggil Hajar Aswad itu Allah waktu berhaji?? tau darimana?? kaya anda ngeliat aja... :hihi: :hihi:


Sewaktu muslim hendak tawaf qudum, mereka berjalan menuju batu hitam, dan di tengah perjalanan menyongsong batu hitam itu para calon haji berseru-seru: "Ya awloh, aku datang memenuhi undanganmu!" Setelah sampai di depan batu itu, Muslim membungkuk tanda hormat, lalu mencium dan mengusap-usap batu tersebut. Dan orang-orang lain yang tidak kebagian, karena saling berdesak-desakan dan untuk menghemat waktu, mereka bisa meneriaki batu hitam itu dari kejauhan dengan teriakan pujian: "AWLOH MAHA BESAR" sambil mengacungkan tangan mereka ke arah BATU HITAM tersebut.

Apa yang diperbuat oleh para muslim itu adalah mengikuti cara Muhammad dan perintah Muhammad:

[u]ABU DAWUD, Book 10, Number 1813:
Diriwayatkan Abdullah ibn Abbas:
Nabi (pbuh) berkata: Orang yang melakukan umrah harus berteriak talbiyah sampai dia menyentuh Batu Hitam.


[Talbiyah = "Ya Allah, aku datang memenuhi undanganmu. Tiada sekutu bagimu..."]

BUKHARI, Volume 2, Book 26, Number 697:
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.:
Rasul Allah melakukan Tawaf (kabah) dengan naik unta (saat itu kaki nabi sedang terluka). Ketika sampai ke sudut (yang ada batu hitam) dia menunjuk kearah batu itu memakai sesuatu pada tangannya dan berkata, “Allahu-Akbar.”


Gambar ilustrasi:

Image

Blues wrote:[2:165] Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. ....Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

[4:117] Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,


Nah, bila Anda tidak ingin dikatakan SYIRIK, karena menyembah tandingan-tandingan selaini awloh, maka mau tidak mau, Anda mesti harus mengakui bahwa BATU HITAM HAJAR ASWAD itu memang AWLOH sendiri. Sebab bila batu hitam itu bukan awloh yang dimaksud, maka itu termasuk perbuatan SYIRIK.

Dan kalau dirimu TIDAK SUKA menyembah benda mati, silakan tinggalkan agama palsu ini, mari kita hidup dalam dunia yang sebenarnya, tidak terkungkung dalam dunia dongeng karangan ARAB.

Semoga anda termasuk orang yang mau berpikir.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:19 pm

^HeHeHe^ wrote:Mungkin berdoa di depan salib bisa juga diartikan menyembah salib, kalau mengikuti alur analogi mas Baidowi.

Saya setuju itu. Maka orang yang berdoa di depan salib, adalah musyirik. Saya tidak menyalahkan Muslim yang mengatai orang Kristen itu musyrik, gara-gara orang Kristen suka memakai kalung salib (sebagai jimat) dan suka berdoa atau sujud di hadapan patung-patung relikwi, seperti patung Santo atau patung Yesus. Tuhan tidak pernah memerintahkan umatnya membuat benda-benda mati untuk dijadikan obyek pengganti kuasa Tuhan.

Dan masalahnya, bila muslim bisa mengatai umat lain sebagai MUSYIRIK (dan kafir) karena melihat FAKTA-FAKTA tersebut, kenapa Muslim tidak bisa melihat dirinya sendiri yang ternyata ia juga seorang MUSYIRIK?

Bayangkan....! Menyembah batu hitam tiap hari 5 kali.... Tapi tidak ada yang menyadari itu perbuatan syirik?

Muslim telah di-brainwash..... Itulah jawabannya.

He3x wrote:Tapi, inilah saya bilang sebagai kelemahan kita dalam mengandalkan dalil terjemahan. AlQuran dan hadits redaksi kata-katanya terpilih. Menyembah dan menghormati (dalam bahasa arab) mempunyai kata yang berbeda.. ;)


Menyembah dan menghormat dalam kerangka spiritual (ritual agama) adalah pada hakikatnya sama dengan PERBUATAN MENYEMBAH ATAU BAGIAN DARI RITUAL PEMUJAAN. Menghormat atau sujud menyembah di hadapan BENDA MATI adalah perbuatan terkutuk (syirik) dan hukumannya adalah NERAKA JAHANAM.

Saudaraku, H3x yang terhormat, Sampeyan belum memberikan tanggapan atas permohonan saya:

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy)

Kesimpulan:
BATU HITAM itu adalah BENDA JIMAT.

Bila Muhammad menyisakan sebuah BENDA JIMAT di Ka'bah, sedangkan batu itu bukan AWLOH, berarti Muhammad telah menjadi seorang pelanggar titah awloh, karena awloh sudah menitahkan: "JANGAN KAWANKAN AKU DENGAN APA PUN!"

Anda tinggal memilih:

1) MENJADI MUSYIRIK
atau
2) MENJADI PENYEMBAH BATU bernama AWLOH

Saya tunggu jawaban tegas dari PAK HE3X. Mohon sebagai MASTER di forum ini, Anda tidak terus berusaha menghindar dan memberi komentar yang berbelit-belit.

Sebelum dan sesudahnya, saya ucapkan jazakumullah khoiron jazza.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:20 pm

Shigeru Hamamoto San wrote:penyembah maria

Image

lo ngapain pope? pake nunduk-nunduk di depan patung? mo ciuman ama mariem?

Image

Saya setuju dengan Anda, orang-orang di atas adalah para penyembah BERHALA.
Pertanyaan saya adalah: Apakah Islam otomatis berubah jadi AGAMA TERBAIK & SEMPURNA, bila agama lain juga sama-sama penyembah berhala seperti Islam?

Bukankah yang namanya SEMPURNA itu ia haruslah SEMPURNA dari dirinya sendiri, dan bukan hasil mencocok-cocokkan atau menyama-nyamakan dirinya dengan orang lain?

Bila Islam tak beda dengan agama lain, lalu di mana letak SEMPURNANYA?

Agama lain menyembah berhala, tidak serta-merta membuat Islam menjadi agama KEBENARAN. Sebab Islam tak beda dengan agama-agama penyembah berhala itu.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:23 pm

Shigeru Hamamoto San wrote:para penyembah maria didikan bos-nya baidowi

Image


SAMA JUGA DENGAN INI:

Image

Image

Image

Image
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:25 pm

Pangeran Bima wrote:Bagi kami, kebesaran Allah sungguh sangat maha luar biasa....gak akan sanggup bumi apa lagi seorang Isa "menampung" Allah. Ingat kala bukit hacur ketika Musa hendak melihat Allah hingga Musa pinsan?.

Itu bukan AWLOH (tuhannya Arab), tapi YAHWEH. Jangan mencuri kisah dari kitab sejarahnya Yahudi, lalu mengganti tokoh utamanya dengan awloh. Ini tidak baik dan sangat memalukan.

Bima wrote:Jika Allah turun kedunia....bukan hanya bumi yang hancur...tapi juga langit........karena tidak sanggup menerima Ke Maha Muliaan Nya Yang Maha Luar Biasa.

Itu khan kata Anda, tapi nyatanya tidak, tuh....
Emang Tuhan itu SEPERTI BOM NUKLIR yang tidak bisa menguasai dirinya sendiri?

Anda bilang awloh itu sungguh sangat maha luar biasa.... Ini perkataan orang mabok.....
Sebab itu cuma kayalan Anda, sebuah teori yang diangan-angankan secara muluk-muluk..... Tapi faktanya, berdasarkan catatan sejarah, mulai sejak awal sampai detik ini, awloh itu cuma sebuah JIMAT yang dipaksakan oleh pemujanya agar disembah, dibikin suci, dibikin tauhid, dibikin perkasa dengan cara-cara manusiawi, gak ada bukti ilahinya sama sekali.

Saya pun juga bisa bikin "tuhan". Saya katakan kalau PANJUL itu tuhan, dan siapapun yang tidak mau menerima Panjul sebagai Tuhan, akan aku perangi sampai tak bersisa. Gampang khan kalau mau bikin "tuhan"?

Maka dari itu, jangan hidup dalam angan-angan. Bukalah matamu, semua yang kau percayai itu hanyalah TEORI KOSONG YG MEMBUAL, hasil bualan-bualan Arab untuk membuat jimat sesembahan mereka menjadi AGUNG di mata dunia.

Bima wrote:Itulah beda kami dengan nasrani.....kaum nasrani menganggap Allah tinggal di surga......bagi kami (umat muslim) Surga gak akan mampu menerima atau dimasuki Allah Yang Super Maha Mulia.

Tapi kalau tinggal di kotanya orang ARab mampu, bukan?
Anda setiap hari sujud menghadap kotanya orang Arab, itu karena awloh ada di situ.
Herannya, kenapa di kotanya orang Arab dia bisa, tapi kalau di surga malah tidak bisa? Karena dialah IBLIS yang terusir dari surga dan dibuang ke bumi, sebagaimana wahyu Rasul Yohanes:

Wahyu 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Karena Iblis ada di bumi, sedangkan TUHAN ada di surga (di takhta-Nya di langit), maka Muhammad melarang pengikutnya menyembah Tuhan yang di langit, tapi menyembah Iblis yang di bumi yang berwujud batu hitam:

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0862
Jabir bin samura melaporkan:Rasul berkata : Orang2 yang memandang ke langit di saat berdoa diharuskan menghindari itu atau mereka kehilangan penglihatannya

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0863
Abu Huraira melaporkan: Orang2 diharuskan menghindari memandang langit di saat sedang sembahyang, atau mata mereka akan di renggut.

QS 2:144. Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

QS 2:150. Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang-orang yang zalim diantara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku (saja). Dan agar Ku-sempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk.

Seharusnya kalian sadar, secara tidak langsung Muhammad telah menjadi ALAT IBLIS. Dia telah menggiring kalian kepada penyembahan yang salah, yaitu menyembah IBLIS yang telah diusir TUhan dari surga-Nya. Muhammad melarang kalian menyembah atau berdoa menghadap langit, karena Tuhan ada di langit. Muhammad malah menyuruh kalian sujud menyembah menghadap kota Arab, karena di situlah Iblis tinggal.

Bima wrote:Kami sangat mengagungkan Allah lebih dari apa pun.

Mengagungkan tuhan palsu, yaitu tuhannya Arab adalah perbuatan yang benar-benar keliru.

Bima wrote:Isa cuma manusia.

Itu bentuk pengingkaran Iblis terhadap Tuhan. Karena Iblis tidak suka bila manusia percaya pada karya penyelamatanNya. Iblis ingin semua manusia menjadi budak-budaknya di neraka.

Coba Anda pikir. Islam menolak ketuhanan Yesus, tapi malah mengakui Muhammad, walau Muhammad itu orang jahat. Muslim suka menghina Yesus, tapi malah memuji-muji Muhammad yang sudah jelas-jelas jahat dan bukan manusia baik-baik. Coba kamu mikir. Kenapa Arab membuatmu menjadi begini? Membela yang jahat, dan menista yang baik?

Yang jahat selalu identik dengan IBLIS. Tidak ada kebaikan di dalam Iblis, sebagaimana kata Yesus-nya Kristen:

Yohanes 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Bima wrote:Langit aja akan hancur. Jika Allah memasukinya. Langit sangat terbatas meski kita lihat sangat besar. Allah besarNya Maha Tidak Terbatas.

Langit akan hancur, tapi kota Arab yang di Mekkah itu tidak, ya? ;D

Orang yang berdoa menghadap langit, itu berarti dia percaya kalau Tuhan yang disembahnya ada di takhta-Nya di surga di langit.
Tapi orang yang berdoa menghadap Ka'bah, sujud menghadap Ka'bah, itu berarti "tuhan" yang dia sembah ada di Ka'bah. Muhammad bahkan sudah memberi penjelasan:

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0863
Abu Huraira melaporkan: Orang2 diharuskan menghindari memandang langit di saat sedang sembahyang, atau mata mereka akan di renggut.

QS 2:144. Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Hadits riwayat Ibnu Majah
Rasulullah SAW bersabda: Dibukakan pintu langit dan diperkenankan doa orang muslim ketika melihat Ka'bah.

Hadits Tirmizi
Batu Hitam Hajar Aswad adalah sebagai tempat berdoa yang mustajab...

Menyembah JIMAT, menyembah BENDA MATI, walau padanya diberi nama 'AWLOH' (=ilah tertinggi, mahadewa) oleh Arab, adalah perbuatan tak terampunkan, dan hukumannya adalah NERAKA JAHANAM.

Sadarlah.... dirimu saat ini adalah korban penipuan Arab.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 17, 2008 12:50 pm

Farabi wrote:BAidowi:
Tunjukan bukti satu saja yang mengatakan bahwa Allah adalah batu berhala.

Saya beri 2 fakta sebagai BUKTI:
PERTAMA : HAJAR ASWAD adalah SANG TAUHID
QS 22:26 menitahkan: "Jangan kawankan AKU (=awloh/hajar aswad) dengan apa pun, sucikanlah Ka'bah!"
Kemudian Muhammad mensucikan Ka'bah, dia singkirkan semua kawan-kawan (sekutu-sekutu) hajar aswad dari dalam dan sekeliling Ka'bah, supaya hajar aswad itu menjadi satu-satunya yang disembah di Ka'bah. Inilah bukti pertama, bahwa BATU HITAM itu adalah AWLOH.

KEDUA : HAJAR ASWAD dipanggil ALLAH oleh para calon haji
Para calon haji ketika hendak melakukan tawaf qudum (salam kedatangan), sementara mereka berjalan menyongsong batu hitam, mereka berseru-seru: "Ya awloh, aku penuhi undanganmu, ya awloh." Setelah sampai di depan batu hitam, muslim menghormat dan menciumi batu hitam itu. Orang yang berotak waras, tentu mengerti dengan gelagat ini, bahwa batu hitam itu adalah awloh. Inilah bukti kedua, bahwa batu hitam itu adalah awloh.

Farabi wrote:Juga bagaimana dengan kasus hilangnya batu hitam? bukankah tanpa adanya batu tersebut ibadah solat ternyata tetap dilakukan?

Ibadah sholat tetap dilakukan, karena sholat merupakan kewajiban dan menjadi rukun Islam kedua dalam agama Arab.
Karena sudah menjadi kewajiban, dan karena para muslim itu tidak mengetahui seluk-beluk dari awloh yang disembahnya, itulah sebabnya mereka tetap melakukan sholat.
Seharusnya kamu mikir: Kenapa batu hitam itu dicuri oleh kaum Syiah? Kalau batu itu bukan batu awloh, kenapa dijadikan rebutan? Orang yang memperebutkan benda mati sebagai benda pembawa berkah adalah musyirik. Kamu tentu tidak suka bila disebut Musyirik, bukan? Tentu saja kamu bukan musyirik, karena batu hitam itulah awloh yang dimaksud. Kamu bukan musyirik, tapi penyembah BATU. (sama!?)
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby omjes » Sat Apr 19, 2008 10:12 pm

orang..kalau dah nggak suka sama sesuatu.. di apa2in ya tetep aja gak suka....sama kayak duladi...kalau udah benci sama islam..di apa2in tetep aja benci... percuma ngelayani duladi... ndak ada habis2nya...suruh aja dia mati... biar tau kebenarannya... stupid !!!
omjes
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 10
Joined: Sat Apr 05, 2008 7:07 pm

Postby audy_valentine » Sat Apr 19, 2008 10:16 pm

Kok disuruh mati?

Lha nabimu sendiri aja masih belingsatan di alam barzah minta didoain supaya masuk surga kok...

Bener, percuma ngelayanin duladi karena level otakmu itu jauh di bawah dia

Mendingan kamu doain nabimu sana, supaya cepet masuk surga dan bisa ng*w* ama 72 bidadari kedoyanannya

Kesian, nabi lain udah pada di surga, si Muhammad ketinggalan sendiri di alam barzah
User avatar
audy_valentine
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby berani_murtad » Sun Apr 20, 2008 10:25 pm

Qs2:158
Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebahagian dari syi`ar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-`umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sai antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.

sesungguhnya yang paling parah, safa dan marwah adalah kegiatan berhala yang tetap dipertahankan oleh muhammad.
safa dan marwah digunakan oleh arab jahiliah dalam haji untuk menyembah isaf dan nailah. sungguh pintarnya muhammad dalam menipu umatnya untuk memuja iblis.

Hadis riwayat Aisyah ra.:
Dari Urwah ra. bahwa ia berkata: Aku berkata kepada Aisyah ra.: Aku menyangka bahwa orang seandainya ia tidak sai antara Shafa dan Marwah, apa akibatnya. Ia (Aisyah) bertanya: Kenapa? Aku jawab: Karena Allah Taala berfirman: Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebahagian dari syiar Allah, sampai akhir ayat. Ia (Aisyah) berkata: Allah tidak menganggap telah sempurna haji dan umrah seseorang yang tidak sai antara Shafa dan Marwah. Kalau benar yang engkau katakan, niscaya tidak ada dosa bagi orang yang tidak sai antara kedua tempat tersebut. Apakah engkau tahu, sebab turunnya ayat itu? Sesungguhnya pada zaman jahiliyah, orang-orang Ansar niat haji untuk dua berhala yang berada di tepi laut yang bernama Isaf dan Nailah. Kemudian mereka datang dan melakukan sai antara Shafa dan Marwah, lalu mencukur rambut. Ketika Islam datang, mereka enggan melakukan sai antara kedua tempat tersebut karena kebiasaan yang telah mereka lakukan pada masa jahiliyah. Ia (Aisyah) melanjutkan: Maka Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menurunkan ayat: Sesungguhnya Shafa dan Marwah itu adalah sebahagian dari syiar Allah, sampai akhir ayat. Ia (Aisyah) berkata: Lalu mereka mau melakukan sai


dan terbukti muhammad adalah penyembah berhala sejati, dimana dia melakukan safa dan marwah dan mewajibkan sebagai rukun yang diwajibkan dalam ibadah haji.

Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata:
Suatu kali Rasulullah saw. tiba dan langsung melakukan tawaf di Baitullah sebanyak tujuh putaran, salat sunat dua rakaat di belakang maqam Ibrahim dan sai antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Sesungguhnya pada diri Rasulullah saw. terdapat suri teladan yang baik bagi kalian

sesungguhnya tawaf, safa dan marwah adalah kegiatan berhala yang telah dilakukan orang arab dari dahulu sampai sekarang.
para muslim tidak perlu menipu dengan mengatakan tuhan kalian esa, karena jelas kegiatan haji kalian ditujukan kepada berhala. yang pertama muhammad menghormati dewa hajar aswad lalu masih juga menghormati isaf dan nailah.

dan kaum ansar saja masih sadar kalau safa dan marwah adalah kegiatan berhala, tetapi akal bulus muhammad sungguh luar biasa untuk megelabui muslim-muslim yang memang mentalnya sudah sangat terbelakang.

Hadis riwayat Anas ra., ia berkata:
Kaum Ansar enggan melakukan sai antara Shafa dan Marwah sampai turun ayat: Sesungguhnya Shafa dan Marwah itu adalah sebahagian syiar Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tiada berdosa untuk melakukan sai antara keduanya


sadarkah anda wahai muslim kalau selama ini anda menyembah dewa-dewanya arab?
berani_murtad
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2574
Joined: Sat May 19, 2007 3:11 pm
Location: Surga 72 bidadari

Postby jackjhon » Sun Apr 20, 2008 10:54 pm

Duladi wrote:
Azizgol wrote:memang di Quran disinggung soal pemindahan kiblat sholat, tapi tahukah anda "pemindahan arah kiblat" adalah proses pembelajaran ajaran Tauhid, yg sebelumnya memang terkontaminasi, persis yg pak Dul katakan bahwa "orang-orang Quraish menyembah Batu". Sehingga diharapkan setelah ayat tentang ini turun maka semua manusia hanya menyembah Allah yg Maha Esa.


Masalahnya, apa yang disebut sebagai "allah" yang maha esa itu adalah nama berhalanya suku Quraish juga, yaitu BATU HITAM yang diberi nama samaran "HAJAR ASWAD".

Muhammad menghancurkan semua berhala yang ada di Kaabah, kecuali BATU "ALLAH" itu, sehingga "allah taala" menjadi at-tauhid, satu-satunya yang disembah.

Coba pakai nalar Anda. Seandainya semua jari tangan saya potong, saya sisakan satu jari yang terbesar, yaitu ibu jari, apakah otomatis ibu jari ini berubah jadi tangan? Tentu tidak, bukan? Jari tetap jari, sekalipun dibikin satu-satunya. Begitu pula "allah", sekalipun Muhammad telah berhasil membuat "allah" menjadi satu-satunya, berhala adalah tetap berhala.
Bos ,
buat yang pada terlalu bangga sama " ke keristenannya "

gw cm mau nanya sama loe ?

Ada gak yah dalam alkitab perjanjian baru yang dengan jelas mengatakan " aku lah tuhan " tanpa ada kata " dia berkata" kata "paulus" katanya"Lukas' Katanya "Matius" katanya " Markus" tlg dong kasih tau di mana ? mumpung lagi pegang alkitab
jackjhon
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 8
Joined: Mon Apr 14, 2008 11:08 pm

Postby Duladi » Mon Apr 21, 2008 12:56 am

jackjhon wrote:buat yang pada terlalu bangga sama " ke keristenannya "

gw cm mau nanya sama loe ?

Ada gak yah dalam alkitab perjanjian baru yang dengan jelas mengatakan " aku lah tuhan " tanpa ada kata " dia berkata" kata "paulus" katanya"Lukas' Katanya "Matius" katanya " Markus" tlg dong kasih tau di mana ? mumpung lagi pegang alkitab


Sdr JackJhon, saya pindahkan pertanyaan Anda ke thread lain, saya tunggu Anda di:

Bibel vs Quran: Mana yang lebih bisa dipercaya?
http://mengenal-islam.phpbb24.com/forum ... hp?p=20#20

Jangan merusak isi thread ini dengan OOT.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby audy_valentine » Mon Apr 21, 2008 7:01 am

emangnya si duladi kristen, gitu??

saya kira atheist kayak bang ali
User avatar
audy_valentine
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby truthneverchange » Mon Apr 21, 2008 9:36 am

jackjhon wrote:Bos ,
buat yang pada terlalu bangga sama " ke keristenannya "

gw cm mau nanya sama loe ?

Ada gak yah dalam alkitab perjanjian baru yang dengan jelas mengatakan " aku lah tuhan " tanpa ada kata " dia berkata" kata "paulus" katanya"Lukas' Katanya "Matius" katanya " Markus" tlg dong kasih tau di mana ? mumpung lagi pegang alkitab


memangnya kalau ada, Anda berani murtad...? kalau tidak berani, tidak usah kesini. hanya membuat malu dirimu. muslim dimana-mana cuma bisa membual (OMDO)! hahaha
User avatar
truthneverchange
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1216
Joined: Fri Aug 10, 2007 1:37 pm
Location: lautan api [neraka] => http://www.youtube.com/watch?v=n-8MJ3Bivw8

Postby Orang Gila » Wed Apr 23, 2008 2:27 pm

Orang Gila
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 40
Joined: Wed Apr 23, 2008 11:26 am

Postby Duladi » Wed Apr 23, 2008 2:55 pm

Dari:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,37271.495.html

GI-JOE wrote:1. Batu Hitam itu sudah ada sejak zamannya Nabi Ibrahim. Karena memang sudah sejak pembangunan pertama Batu Hitam itu adalah bagian dari bangunan Ka'bah.

Itu adalah bualan Arab, mengkait-kaitkan ritual PAGAN mereka dengan nama orang terkenal dari zaman Alkitab, agar supaya ritual pagan mereka tidak dianggap syirik. Padahal, sesuai fakta sejarah, Ka'bah adalah bangunan kuil Hindu. Dan apa yang diklaim sebagai makam Ibrahim, itu adalah tapak kaki dewa Brahma bikinan orang-orang Quraish yang terpengaruh agama Hindu sebagai bagian dari ritual pemujaan mereka ketika itu.

GI-JOE wrote:Sementara Berhala yg dihancurkan bukanlah bagian dari Bangunan Ka'bah.

Justru itu, maka Muhammad selalu mengecam tindakan pengkawanan (penyekutuan) batu hitam (awloh) dengan patung-patung berhala.

QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

QS 17:42. Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan (=patung Al-latta, Al-Uzza & Manat) di samping-Nya, sebagaimana yang mereka (=orang-orang Quraish) katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai 'Arsy."

QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."

Ka'bah adalah rumah tinggalnya batu hitam bernama awloh itu. Maka setelah Muhammad sukses menguasai Mekkah, dia menghancurkan seluruh patung berhala, kecuali batu hitam awloh itu agar supaya awloh menjadi TAUHID (sendirian).

GI_JOE wrote:Saya justru aneh dengan anda, Muhammad yg membersihkan Ka'bah dari Berhala malah jadi permasalahan anda. tetapi pernakah sejarah mencatat bahwa Yesus peduli dengan Ka'bah?

Yesus tidak peduli pada Ka'bah, karena Ka'bah pada zaman Yesus belum ada. Kalau pada zaman Yesus sudah ada, pasti Yesus sudah merobohkan KUIL BERHALA itu sampai ke pondasinya. ;D

Sumber Islam sendiri meragukan klaim bahwa Kabah sudah ada sejak jaman Ibrahim dan Ismail. Kutipan ini mengisahkan raja Abu Karib Tiban As’ad yang berasal dari Yaman yang saat itu melakukan perjalanan ke Yatsrib.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammadiah University Press, Juni 2002,
Jilid 1, halaman 15 – 16.
Halaman 15 :

Tubba menulis baris-baris berikut tentang perjalanannya, apa yang dia lakukan terhadap Madinah dan Ka’bah, …….
………
Aku tidak tahu tentang adanya kuil yang murni
Yang dipersembahkan untk tuhan di lembah Mekah,
……..


Menurut sumber berikut Abu Karib Tiban As’ad memerintah di Yaman dari tahun 410 hingga 435 M.

Sumber :
Sabaean Inscriptions from Mahram Bilqis (Ma'rib),
Jamme, W.F
Johns Hopkins Press, Baltimore, 1962, Volume III, halaman 387

http://religionresearchinstitute.org/me ... ssical.htm

…. he reigned in Yemen from 410 to 435 A.D.


Jadi selambat-lambatnya pada tahun 435 M, Kabah di Mekah tidak diketahui oleh seorang raja dari Yaman. Konsekuensi lebih lanjut adalah tampaknya Mekah dan Kabah pada saat itu bukanlah tempat pemujaan yang utama di Arab melainkan hanyalah salah satu dari sekian banyak tempat pemujaan di tanah Arab. Bahkan tampaknya disetiap kota pasti mempunyai kuil suci yang dipersembahkan pada tuhannya kota yang bersangkutan.

QS 27:91
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah)

Itulah sebabnya saat penduduk Taif sebuah kota sekitar 50 km tenggara Mekah diserbu oleh Abrahah dengan pasukan gajahnya, penduduk Taif justru menyarankan mereka untuk memusnahkan kuil yang di Mekah saja bahkan menawarkan diri untuk mengantar Abrahah ke Mekah.

Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq
Kisah Sejarah Nabi Tertua
Muhammadiyah University Press, jilid 1, halaman 34

Mereka berkata kepada Abrahah : Wahai sang raja, kami adalah para budakmu yang memperhatikan dan patuh kepadamu. Kami tidak punya perkara apapun denganmu, begitu juga dengan tempat peribadatan kami – maksudnya adalah Al-Lat – tidak termasuk apa yang kamu cari. Kamu hanya menginginkan kuil yang ada di kota Mekah, dan kami menyertakan untukmu seseorang untuk mengantarmu ke sana.

Sangat unik karena selain tidak tahu lokasi Mekah, ternyata siapa nama pemimpin di Mekahpun tidak diketahui oleh Abrahah.

Sumber :
Ibid, halaman 35

Abrahah mengirim seorang suku Himyari yang bernama Hunata ke Mekah untuk mengetahui siapa yang menjadi pemimpin tertinggi di Mekah dan untuk menyampaikan kepadanya bahwa maksud kedatangan dia bukanlah untuk berperang melainkan dengan mereka tetapi untuk menghancurkan Kabah …

Konsekuensi lebih lanjut dari kutipan diatas adalah :
• Kabah di Mekah tidak dihormati sebagai peninggalan dari Ibrahim dan Ismail.
• Kota Mekah sama sekali bukan kota yang penting, sangat mungkin hanya merupakan pemukiman kecil.
• Bahkan sekitar tahun 550-an M, lokasi Kabah dan Mekahpun tidak diketahui oleh raja Abrahah dari Yaman sampai harus di tunjukkan oleh penduduk Taif.

Bahkan salah satu puisi yang digantung di Kabah pada masa pra Islampun memberikan indikasi tentang waktu pembangunan Kabah yang jauh lebih belakang daripada masa Ibrahim dan Ismail yang selama ini diklaim.

Sumber :
The Sacred Books and Early Literature of the East
Charles F. Horne
Parke, Austin, & Lipscomb, 1917, Vol. V: Ancient Arabia, halaman 19 - 40.

http://www.sacred-texts.com/isl/hanged/hanged3.htm

Kemudian aku bersumpah demi kuil
Yang dikelilingi oleh orang-orang yang berjalan
Mereka yang membangun, dari suku Quraish dan Turhum


Quraish sendiri adalah moyang Muhammad SAW menurut sumber-sumber Islam berikut.
http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad02.html
00 IBRAHIM
01 Isma'eel
02 Nabit
03 Yashjub
04 Tayrah
05 Nahur
06 Muqawwam
07 Udad
08 'Adnan
09 Mu'ad
10 Nizar
11 Mudhar
12 Ilyas
13 Mudrika
14 Khuzayma
15 Kinana
16 AL NADR (AL QURAYSH)
17 Malik
18 Fihr
19 Ghalib
20 Lu'ayy
21 Ka'ab
22 Murra
23 Kilab
24 Qussayy (Real name: Zayd)
25 'Abdu Manaf (Real name: Al Mughira)
26 Hashim (Real name: 'Amr) as Banu Hashim
27 'Abdu Al Mutallib (Real name: Shaiba)
28 'Abdullah
29 MUHAMMAD saw

Jadi Quraish hidup 13 generasi sebelum Muhammad SAW.
Menurut hitungan sederhana :
Jika 1 generasi adalah sekitar 30 tahun, beda waktu antara Quraish dan Mahammad SAW adalah 13 x 30 = 390 tahun.
Muhammad lahir sekitar 570 M
Berarti Quraish hidup sekitar 570 – 390 = tahun 180 M.
Jadi cocok dengan apa yang ditulis oleh Syaikh Shafiyyur Rahman Al-Mubarakfury yang menyatakan bahwa keturunan Adnan menyerbu Jurhum sekitar pertengahan abad ke 2 M.
Jadi tampaknya baru pada akhir abad ke 2 itulah kota Mekah dan Kabah dibangun.

GI_JOE wrote:JIka anda menuduh kami memalingkan masalah, justru sikap ngotot anda adalah sikap yg tidak jantan. Ego anda menghalangi anda untuk menerima semua pendapat muslimin di sini, seakan-akan anda jauh lebih tahu dari muslim itu sendiri.

Memang, saya lebih tahu dari kalian. Untuk itulah saya di sini, untuk menyadarkan kalian bahwa kalian telah ditipu bangsa Arab mentah-mentah. Saya trenyuh menyaksikan hal ini, betapa saudara-saudara saya sebangsa harus menjadi budak bangsa barbar penipu itu. >:(

GI_JOE wrote:Apakah anda mengharapkan kami menganggap anda sbg dewa penyelamat dengan ide anda yg konyol itu?
Anda justru menjatuhkan martabat anda sendiri.

Ini bukan IDE, tapi FAKTA. CObalah untuk menelaahnya dengan kritis. Saya tidak meminta Anda langsung menjadi orang yang YESMEN-YESMEN saja pada pendapat saya. Tapi cobalah untuk kritis, jadilah peneliti untuk diri sendiri. Saya sudah berikan Anda fakta-fakta, tinggal diri Anda sendiri menelaahnya dengan hati nurani.

GI-JOE wrote:2. sudah saya katakan, jika anda mempermasalahkan muslim yg sujud kepada Batu Hitam itu 5 kali sehari bahkan lebih. Maka bisa jadi suatu saat anda juga mempermasalahkan sujud kami yg menghadap tembok dan "pantat" <maaf> jama'ah lain didepan kami.


Cak GI_JOE, sholat adalah bentuk penyembahan terhadap BATU HITAM dengan teknik jarak jauh. Bukan pantat, bukan tembok, yang dijadikan kiblat. Tapi benda kultus yang ada di kiblat, yang ada di Ka'bah Mekkah, itulah kiblat Anda.

Banyak non-muslim yang mengira muslim menyembah Ka'bah. Padahal bukan Ka'bahnya yang disembah, melainkan batu hitamnya. Sebab dengan menempelnya batu hitam pada dinding Ka'bah, dianggap Ka'bah sebagai bangunan dan rumah tinggalnya cukup mewakili, di samping hal itu untuk tujuan pembiasan agar dunia tidak mengetahui siapa sosok awloh sebenarnya.

GI_JOE wrote:Dan sudah banyak dijelaskan bahwa Batu Hitam itu hanya sebagai alat pemersatu arah. Bukan sesembahan. Jikalau ia dimuliakan, maka itu hanya perlakuan belaka sebagaimana ummat Islam memuliakan tempat ibadah lainnya.

Alasan sebagai alat pemersatu adalah alasan yang salah dan tidak bisa diterima secara intelek.
Anda telah ditipu oleh Ulama Arab dengan alasan yang **** itu. Bisakah Anda menerima alasan dari umat penyembah matahari, yang menganggap matahari hanya sekedar sebagai alat pemersatu arah sembahyang?

Berdoa tidak butuh alat pemersatu, karena TUHAN itu maha hadir. Justru sujud ke arah satu arah di bumi, khususnya ke kota Arab, menandakan bahwa awloh bukanlah TUHAN UNIVERSAL, melainkan JIMAT bangsa Arab. Coba Anda mikir, kenapa Anda pun mesti sembahyang pakai bahasa Arab, karena awloh bukan TUHAN UNIVERSAL.

Ibaratnya begini. Saya nobatkan JIMAT PANJUL sebagai Tuhan sembahan seluruh bangsa. Saya suruh semua bangsa di dunia sujud ke arah Monas di Jakarta, saya menggombal mengklaim Monas dahulu didirikan oleh Ibrahim, dan semua bangsa di dunia wajib sholat memakai bahasa Jawa Krama Inggil, sebab JIMAT-ku ini adalah JIMAT dari Jawa.

GI-JOE wrote:3. Jika mengucap Takbir menghadap Batu Hitam sembari salam dengan tangan, itu hanya memuliakan dalam rangka menghormati tempat ibadah dan ajaran rasul kami. Bukan dalam artian disembah.

Perhatikan, bukan cuma takbir, tapi mengucapkan TALBIYAH di awal sebelum mencium batu hitam, adalah sebuah isyarat untuk kita bahwa batu itulah awloh. Kenapa para pengucap Talbiyah itu jarang ada yang menyadari? Sebab mereka telah dikibuli Arab. Mereka memakai bahasa Arab. Coba kalau pakai bahasa Indonesia, bakal kentara.

Setelah mengucapkan kalimat, "Ya awloh, aku datang memenuhi panggilanmu." Lalu menghormat dan mencium batu hitam. Coba, kalau batu hitam itu bukan awloh, lalu apa? :marah:

GI-JOE wrote:4. Sudah banyak ayat yg kami bahas yg menjelaskan bahwa Tuhan kami Allah adalah Dzat yg berada diluar sistem alam ini. Hanya Yesus dan Tuhan lain yg lahir dari rahim wanita dan hidup sebagai makhluk. Tuhan kami tidak. Manusia saja Tidak, apalagi Batu. :hihi:

Tidak usah OOT ke masalah Kristen. Anda bilang tuhannya Arab adalah ZAT yang di luar sistem alam ini. Anda ****. Anda sholat sujud menghadap ke mana? Ke langit? Bukan, tapi ke Mekkah. Mekkah itu di bumi. Jadi tidak benar kata-kata Anda kalau tuhannya Arab itu berada di luar sistem alam ini.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Wed Apr 23, 2008 2:58 pm

Dari:
http://myquran.org/forum/index.php/topic,37271.495.html

Arrad wrote:Anda hanya sedang mempermainkan kami dan mengolok-olok ayat-ayat Allah!

Saya tidak mempermainkan kalian. Justru saya sedang memberikan INFO kepada Anda, atas apa yang selama ini tidak kalian sangka-kan.
Saya mengolok-olok? Buat apa saya mengolok-olok? Saya bukan anak kecil. Saya bukannya orang yang tidak ada pekerjaan. Demi menyadarkan kalianlah saya berada di forum-forum seperti ini. Saya tidak dibayar. Saya ikhlas melakukan penyadaran ini dengan sukarela dan atas inisiatif sendiri. Ketika ada seorang teman mengundang saya ke forum ini, saya pun merelakan meluangkan waktu saya di sini tanpa menuntut imbalan.

Arrad wrote:Bagi yg demikian tidak akan pernah sampai petunjuk Allah kepadanya, karena semuanya sudah tertutup bagi anda! Jadi kami gak perlu cape-cape kok menservis anda dgn menulis logis!

Anda tidak mampu menulis logis, karena agama Arab memang tidak logis. Khan aneh sikap Anda. Anda menuntut agama orang lain supaya logis, tapi agama sendiri yang Anda anut malah tidak logis.

Bergabunglah bersama kami, komunitas para murtadin. Mari kita sadarkan teman-teman yang lain yang masih di bawah bayang-bayang JIN ARAB.

Arrad wrote:Penawaran kami:
SILAKAN ANDA BERSUMPAH BAHWA APA YG ANDA TULIS ADALAH BUKAN SUATU KEBOHONGAN DAN BUKAN SUATU TIPUDAYA. DAN JIKA BERBOHONG DAN BERTIPUDAYA MAKA SEMUA HAL BURUK DI DUNIA INI AKAN MENGHINGGAPI HIDUP ANDA SAMPAI ANDA MATI. BARU KAMI AKAN MULAI MEMBACA TULISAN ANDA!


SAYA BERSUMPAH! Bahwa apa yang saya tulis ini BENAR, bukan TAQQIYA!
Semuanya atas dorongan kasih sayang kepada kalian, agar kalian jangan sampai masuk neraka jahanam gara-gara ditipu Arab.
Kenapa kalian malah memusuhi saya, dan bukannya malah berterima kasih karena telah diingatkan?

Apakah saya di sini sekedar mengolok-olok, dan bukan memaparkan FAKTA? Apakah tujuan saya di sini untuk menang-menangan debat, dan bukan untuk MENGKRITISI TIPU-TIPUAN AGAMA ARAB?

Di sini, di forum ini, marilah kita sama-sama kritis, bersikap intelek dan kritis atas apa yang dibahas. Jangan bersikap seperti anak kecil.

Arrad wrote:Biar kawan-kawan lainnya yg menjadi saksi. Dan tidak ada masalah ttg sumpah tsb kalau anda seorang yg benar!

Bukan cuma kalian, manusia-manusia korban penipuan yang menjadi saksi, bahkan SELURUH ALAM ini berhak menjadi saksi atas SUMPAH SAYA.

Biarlah saya dilaknat oleh TUHAN SEMESTA ALAM, bila saya berbohong atau menyesatkan kalian yang muslim.
Biarlah saya ditimpa musibah dan malapetaka yang tak kunjung henti sampai habis umur saya di bumi ini, bila saya menipu muslim.

Saya katakan dengan sebenarnya kepada kalian, bahwa BANGSA ARAB telah MENIPUMU!!! :marah:
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Orang Gila » Wed Apr 23, 2008 3:12 pm

Diibaratkan ketika kita memilih barang di supermarket, lalu kita harus memilih satu barang di antara sekian pilihan
Begitu juga dengan keyakinan kita, kita akan pilih salah satu (walaupun kebanyakan keyakinan ini turun temurun dari orang tua)
Jangan saling mengganggu keyakinan orang, jika seseorang memilih : kalo dia rugi ya rugi untuk dia sendiri, kalo dia untung ya untung buat dia sendiri, kenapa kita harus ambil pusing?, pikirin aja diri kita sendiri, jangan campurin urusan orang lain, yang gak ada manfaatnya buat diri kita
Bukti seseorang itu akan rugi atau untung, nanti ketika orang itu sudah meninggal, maka kebenaran akan muncul, agama mana yang paling benar, apakah setelah mati tidak apa2 dan ingatan kita dihapus sama seperti sebelum kita lahir atau apakah ada suatu kehidupan yang lain, mari kita sama2 menunggu sampai waktu itu tiba sambil mendalami agama kita masing...
Orang Gila
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 40
Joined: Wed Apr 23, 2008 11:26 am

Postby Duladi » Wed Apr 23, 2008 3:37 pm

Dari:
http://myquran.org/forum/index.php/topi ... w.html#new

microsky wrote:Berhala dalam islam :

[5:72] Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

[39:3] Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.


Nah, sesuai dengan definisi itu, kalau BATU HITAM bukan awloh, berarti KALIAN TELAH MENYEKUTUKAN AWLOH. Islam adalah AGAMA MUSYIRIK.

Sebab dengan jelas, BATU HITAM itu telah dijadikan ALAT PELINDUNG selain awloh:

Dari Abdullah bin Amru berkata, "Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy)

Batu itu secara terang-terangan diklaim sebagai BATU DARI SURGA.

Sebagaimana orang Kristen yang mengimani Yesus sebagai sosok yang turun dari surga, maka orang Arab pun mengimani BATU JIMAT mereka sebagai BENDA dari SURGA.

Tapi tentu saja, Muhammad bukan musyirik (menurut versi Islam), sebab batu hitam itulah awloh.

Di Quran berkali-kali disebutkan, kalau awloh adalah batu hitam itu:

QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

QS 17:42. Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan (=patung Al-Latta, Uzza & Manat) di samping-Nya, sebagaimana yang mereka (=orang Quraish) katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai 'Arsy."

QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."

Maka dari itu, setelah Muhammad berhasil menaklukkan Mekkah, dia langsung memusnahkan semua berhala yang menjadi saingan batu hitam di Ka'bah.

Microsky wrote:Ibadah Haji dituduh sebagai penyembahan berhala tertutup, itu tuduhan keji. Tidak bolehnya orang non muslim ke Mekkah bukan untuk menutupi upacara ibadah haji. Dan ibadah haji itu tidak ada penyembahan berhala seperti dituduhkan H. Amos orang Kristen. Namun itu perintah langsung dari Allah swt yang artinya:Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini.(Q.S. At-Taubah: 28).

Itu bukan perintah awloh, tapi perintah Muhammad setelah tahu orang-orang Nasrani Mekkah pasca penaklukkan tidak ada yang mau mengakuinya nabi. Mereka sangat tahu tentang ritual haji itu sebagai ritual Pagan, sehingga Muhammad melarang orang-orang kafir masuk ke areal Masjidil Haram.

Microsky wrote:Tuduhan itu juga bertentangan dengan kenyataan, karena upacara ibadah haji ditayangkan pula ke berbagai negara di dunia lewat televisi. Terbukti tak ada penyembahan berhala dalam upacara ibadah haji dan tidak tertutup.

Melihat di televisi tentu berbeda dengan melihat langsung. Apakah di televisi ditayangkan ketika muslim menyapa batu hitam itu "Ya awloh, aku memenuhi panggilanmu" lalu menciumi batu itu? Kalau pun ada, orang Arab tetap pede karena bahasa yang diucapkan adalah bahasa Arab. Arab mengira dunia gak bakalan tahu. :marah:

Microsky wrote:· Nabi Muhammad saw dituduh hanya rasul untuk bangsa Arab, dan tidak akan selamat di akhirat. Tuduhan itu sangat jahat, karena Allah swt telah menegaskan dalam Al-Qur`an

Tulisan Muhammad sendiri dijadikan rujukan untuk bukti kerasulan Muhammad? >:(
Itu ibaratnya saya menulis diary, yang di dalamnya banyak berisi klaim-klaim kalau saya adalah nabi, dan Tuhan sudah mengutus saya untuk menjadi rasul seluruh umat manusia, dan di situ juga saya tulis: "Saya mendapatkan semua tulisan ini dari malaikat Jibril. Jadi apa yang saya tulis di dalamnya, bukan tulisan saya, tapi dari Tuhan." SIAPA YANG PERCAYA? :marah:

Hanya orang-orang **** saja yang percaya dengan model keimanan demikian.

Anda lihat orang-orang Kristen. Apakah mereka juga sebodoh kalian? Apa yang mereka baca dari Bibel, bukanlah self-proclaim. Yesus tidak menulis kitab, dan tidak menulis sendiri bahwa dirinya ANAK TUHAN. Semua berdasarkan kesaksian. Dan kesaksian di luar si tokoh dipandang sahih dan ini cukup intelek dipandang dari sudut keilmuan.

Apa dasar kalian percaya dengan semua bualan-bualan nabi Arab? Gelar Al-Amin? :marah: Saya pun juga bisa mengklaim diri saya bergelar Al-Amin.

Tidak pernahkah terpikirkan oleh kalian, kalau isi Alquran adalah semata-mata untuk kepentingan ego Muhammad sendiri?

Kalau seandainya ayat-ayat itu bukan berisi ocehan-ocehan ego yang menguntungkan dirinya pribadi, kita masih bisa mempertimbangkannya. Bagaimana bisa dipercaya, lha wong isinya untuk diri pribadinya sendiri, diucapkan sesuai situasi dan kondisi ketika dirinya butuh pengesahan ayat untuk pembenaran segala kehendak dan perbuatannya? :marah:

Microsky wrote:yang artinya: Dan Kami tiada mengutusmu (Muhammad) melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam. (Q.S. Al-Anbiya:107). Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk seluruh manusia sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Q.S.Saba`:28). Al-Qur`an adalah suatu peringatan untuk semesta alam. (Q.S. At-Takwir 27 dan Al-Qalam 52). Dan Kami turunkan Al-Qur`an kepadamu (Muhammad) supaya engkau jelaskan umat manusia, apa-apa yang diturunkan kepada mereka, supaya mereka berpikir. (Q.S. An-Nahl 44). Muhammad bukanlah bapak salah seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup nabi-nabi, dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Ahzab 40)


Itu ibaratnya SBY menulis tentang dirinya sendiri, "SBY adalah nabi untuk seluruh umat manusia." "SBY adalah manusia terpuji, tiada cacat cela, dan berkepribadian sempurna." "SBY adalah nabi terakhir, yang menjelaskan apa-apa yang seharusnya dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan." "SBY seorang yang berakhlaq mulia, berwajah ganteng, paling sempurna di antara semua nabi yang pernah ada."

Siapa yang percaya? Sekalipun dia mengklaim kalimat-kalimat itu dia dapat dari Jibril lewat mimpi, siapa yang akan percaya? Lha wong isinya untuk mengagung-agungkan dirinya sendiri... :topOK: KONYOL....!!! Kalau yang ngomong begitu orang lain, ini masih bisa diterima akal, lha wong dirinya sendiri yang ngomong?????? ;D

Coba mikir dong mikir, sebodoh itulah IMAN ISLAM..... Sungguh konyol...!!!!

Microsky wrote:· Tuduhan tentang Nabi Muhammad saw tidak selamat di akhirat, maka harus dibacakan sholawat, itu tuduhan keji pula. Bisa diperbandingkan dengan keadaan bahwa bayi yang meninggal dunia pasti selamat akan masuk surga. Namun bayi yang meninggal itu tetap disholati dan didoakan. Orang yang mensholati, mendoakan dan menguburkan mayit bayi ini akan mendapat pahala.
Terhadap bayi yang belum berjasa saja harus didoakan, apalagi terhadap seorang Nabi saw, yang telah sangat berjasa bagi umat manusia. Ini sudah pas dari segi ajaran agama maupun akal yang mau menerimanya.


Tentu berbeda konsepnya. Kalau bayi-bayimu itu kamu doakan karena atas keikhlasan hatimu, sebaliknya Muhammad yang notabene seorang nabi malah minta dirinya didoakan. Apa gak kebalik? >:( Muhammad minta didoakan karena dia tahu dirinya jahat dan penuh dosa.

Microsky wrote:· Tuduhan bahwa Islam mengajarkan penyembahan berhala batu hitam bernama Hajar Aswad, itu tuduhan yang amat keji dan licik. H. Amos memutarbalikkan fakta, Hajar Aswad dianggap sebagai berhala yang disisakan setelah 359 berhala dihancurkan, dengan mengutip hadits Bukhori tanpa disertai teksnya. Ternyata H. Amos sebagai orang Kristen bohong, karena Hajar Aswad bukan termasuk berhala. Teksnya Hadits Bukhari nomor 832, terjemahnya:
Dari Ibnu `Abbas ra katanya: Ketika Rasulullah saw mula-mula tiba di Makkah, beliau enggan hendak masuk Ka`bah karena di dalamnya banyak patung. Beliau memerintahkan supaya mengeluarkan patung-patung itu, maka dikeluarkan mereka semuanya termasuk patung Nabi Ibrahim dan Isma`il yang sedang memegang Azlam (alat untuk mengundi). Melihat itu Rasulullah saw bersabda:
Terkutuklah orang yang membuat patung itu!, Demi Allah sesungguhnya mereka tahu bahwa keduanya tidak pernah melakukan undian dengan Azlam, sekali-kali tidak. Kemudian beliau masuk ke dalam Ka`bah, lalu takbir di setiap pojok dan beliau saw sholat di dalamnya. (Shahih Bukhari No. 832)

Justru karena batu hitam itu tidak dianggap sebagai berhala oleh Muhammad, maka itulah bukti kalau batu hitam itu awloh.
Kalau Muhammad mengerti bahwa batu hitam itu berhala, tentu dia tidak akan begitu PEDE menulis besar-besar di dalam Alqurannya, ayat-ayat seperti ini:

QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."

Microsky wrote:Memperkosa dan Memurtadkan

Kejahatan kristenisasi itu, kini dilengkapi dengan kenyataan kristenisasi yang sangat menghina umat Islam, yaitu memperkosa muslimah murid Madrasah Aliyah di Padang yang selanjutnya dimurtadkan. Khairiyah Enisnawati alias Wawah (17 thn) pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat adalah salah satu dari 500 orang Minang yang dimurtadkan. Gadis berjilbab itu diculik, diperkosa dan dipaksa keluar dari agamanya lewat misi rahasia yang dijalankan sekelompok orang Kristen, di rumah Salmon seorang Jemaat Gereja Protestan di Jl. Bagindo Aziz Chan, Padang tempat memaksa Wawah untuk membuka jilbab dan masuk Kristen.

Itu semua FITNAH. Kok ceritanya mirip dengan FAKTA di Mesir, adanya kelompok muslim yang melakukan Islamisasi terhadap orang-orang Kristen Kopt?? ;D
Ada yang diperkosa dulu, kemudian dipaksa pindah agama kalau ingin dinikahi. Itu strategi muslim untuk maling teriak maling, ya? ;D Benar-benar memalukan.

Microsky wrote:Dari memperkosa muslimah lalu memurtadkan, sampai mengamen di bus-bus kota dengan lagu Gerejani telah mereka gencarkan. Maka benar dan terbuktilah firman Allah swt: Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. (Q.S. Al-Baqarah 120). Apa upaya kita dalam menghadapi kejahatan kristenisasi?

Hallaaa.... sama juga dengan Islam. Islam pun juga menggalakkan Islamisasi. Kita tidak usah munafik, nih, ayat untuk memaksa orang lain masuk Islam:

QS 98:1. Orang-orang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,

Orang kok disuruh meninggalkan agamanya? Orang gak mau meninggalkan agamanya dibilang kafir. Gendeng, gak? Malah pakai acara maksa, seperti ini:

QS 9:29. Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

Tidak usah gendeng mau cari-cari pengikut secara membabi buta. Lihat saja, siapa yang nyembah BATU dan siapa yang nyembah TUHAN. Siapa yang mengajarkan poligami dan siapa yang mengajarkan monogami. Siapa yang mengajarkan benci-membenci dan siapa yang mengajarkan kasih sayang. Siapa yang mengajarkan bunuh-bunuhan dan siapa yang mengajarkan cinta kasih. Siapa mengajarkan nilai-nilai Iblis dan siapa yang mengajarkan nilai-nilai rohani.

Tidak usah OOT!!!

Sudah jelas BATU HITAM itu adalah AWLOH. Tidak usah melebar ke mana-mana untuk mengaburkan isi thread ini.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

DUl....u r. DULL

Postby Rojo Sulaiman » Wed Apr 23, 2008 4:13 pm

:lol: :lol:
Rojo Sulaiman
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 127
Joined: Fri Apr 18, 2008 4:44 pm
Location: jakarta

PreviousNext

Return to Ttg ALLAH



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users