. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Sains Dalam Quran: Dua Tempat Terbit dan Terbenam Matahari

Sains Dalam Quran: Dua Tempat Terbit dan Terbenam Matahari

Postby NoMind » Tue Feb 20, 2007 9:48 pm

Quran 55:17

Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.


Dalam ayat Al Quran tersebut di atas, dikatakan dengan jelas bahwa Allah memelihara KEDUA tempat terbit dan terbenam matahari. Dari sudut pandang ilmiah, pernyataan demikian ini jelas tidak ilmiah karena jelas tidak tempat terbit dan terbenam matahari bukanlah DUA tempat atau titik.

Al Quran dan Hadis lebih jauh memberikan penjelasan dimanakah sebenarnya kedua tempat terbit/terbenamnya matahari.

Dalam salah satu hadis sahih, dijelaskan bahwa KEDUA tempat terbit dan terbenamnya matahari yang dipelihara oleh Allah sebagaimana disebutkan dalam ayat 55:17 ternyata adalah di kedua sisi kepala IBLIS.

Sahih Bukhari. Volume 4, Book 54, Number 494:
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/bukhari/054.sbt.html#004.054.494

Narrated Ibn Umar:
Allah's Apostle said, "When the (upper) edge of the sun appears (in the morning), don't perform a prayer till the sun appears in full, and when the lower edge of the sun sets, don't perform a prayer till it sets completely. And you should not seek to pray at sunrise or sunset for the sun rises between two sides of the head of the devil (or Satan)."

Terjemahan NoMind:

Diriwayatkan Ibn Umar:
Rasulullah bersabda, "Ketikan bagian pinggiran (atas) matahari terlihat (di waktu subuh), jangan melakukan sholat sampai matahari sepenuhnya terlihat, dan ketika bagian pinggiran (bawah) matahari terbenam, jangan melakukan sholat sampai matahari terbenam seluruhnya. Dan kamu seharusnya tidak sholat pada saat matahari terbit dan terbenam karena matahari terbit diantara kedua sisi kepala dari iblis (atau Setan).



Hadis lain dan ayat Al Quran 13:2 juga menjelaskan bahwa ternyata matahari itu terbenam dan ngumpet di bawah singgasana Allah. Bisa kita bayangkan bagaimana panasnya singgasana Allah di atas matahari. Jangan-jangan singgasana Allah itu serupa dengan neraka.

Sahih Bukhari Volume 6, Book 60, Number 326:
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental ... 06.060.326

Narrated Abu Dharr:
Once I was with the Prophet in the mosque at the time of sunset. The Prophet said, "O Abu Dharr! Do you know where the sun sets?" I replied, "Allah and His Apostle know best." He said, "It goes and prostrates underneath (Allah's) Throne; and that is Allah's Statement:--

'And the sun runs on its fixed course for a term (decreed). And that is the decree of All-Mighty, the All-Knowing....' (36.38 )



Quran 13:2
Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.



Selain di kedua sisi kepala Iblis dan dibawah singgasana Allah sebagai tempat yang dipelihara Allah untuk tempat terbit dan terbenamnya matahari, ada lagi satu tempat yaitu di laut berlumpur hitam yang ditemukan oleh Dhulkarnain (atau Alexander Agung).

Quran 18:86
Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenamnya matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulqarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka".




Terbit dan terbenamnya matahari erat kaitannya dengan peredaran bumi pada sumbunya dan juga peredaran bumi terhadap matahari, dan bukan merupakan tempat seperti yang di mengerti oleh penulis Al Quran di laut berlumpur, di bawah tahta/singgasana Allah, atau di kedua sisi kepala iblis.



With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby Imtiyaz » Tue Feb 20, 2007 11:24 pm

kek..kek..kek...maseh berkutat sang habib dgn dalil klasik....
----------------------------
55: 17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]

[1442]. Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
----------------
Jika elo pernah berkunjung mekkah, madinah ( tentu elo ngga bs karena kafir !!!)

elo akan melihat kedudukan matahari yg miring..ngga diatas kepala..
ini terjadi pada akhir tahun...saat itu terjadi musim dingin...musim haji tahun ini suhu mencapai 6 derajat celcius...

selanjutnya matahari akan diatas kepala pada bulan mei juni dan juli... terjadi musim panas..dan ada satu saat dibulan juli waktu zuhur dimekkah matahari pas diatas kaabah....

dan dari kedua musim itu arah matahari terbit dan terbenam mmg jauh berbeda..

Hal ini tidak begitu terasa di Indonesia karena Indonesia dilintasi khatulistiwa..meski kadang2 agak terasa juga dimana matahari terbit dari arah yg berbeda......

mekkah dan madinah Lk 25 LU....
------------------------------------
walau sebenarnye matahari tidak pernah tenggelam..namun tetap aje sebagai makhluk yg tinggal dibumi merasa matahari tenggelam...karena mmg itu yg terlihat oleh mata....
User avatar
Imtiyaz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 475
Joined: Tue Oct 03, 2006 7:00 am

Postby NoMind » Wed Feb 21, 2007 7:52 am

Imtiyaz wrote:kek..kek..kek...maseh berkutat sang habib dgn dalil klasik....
----------------------------
55: 17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]

[1442]. Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
----------------

Jika elo pernah berkunjung mekkah, madinah ( tentu elo ngga bs karena kafir !!!)

elo akan melihat kedudukan matahari yg miring..ngga diatas kepala..
ini terjadi pada akhir tahun...saat itu terjadi musim dingin...musim haji tahun ini suhu mencapai 6 derajat celcius...

selanjutnya matahari akan diatas kepala pada bulan mei juni dan juli... terjadi musim panas..dan ada satu saat dibulan juli waktu zuhur dimekkah matahari pas diatas kaabah....

dan dari kedua musim itu arah matahari terbit dan terbenam mmg jauh berbeda..

Hal ini tidak begitu terasa di Indonesia karena Indonesia dilintasi khatulistiwa..meski kadang2 agak terasa juga dimana matahari terbit dari arah yg berbeda......

mekkah dan madinah Lk 25 LU....
------------------------------------
walau sebenarnye matahari tidak pernah tenggelam..namun tetap aje sebagai makhluk yg tinggal dibumi merasa matahari tenggelam...karena mmg itu yg terlihat oleh mata....


Penjelasan ayat 55:17 tidak memadai karena hanya menunjuk pada saat musim pana dan musim dingin. Bagiamana dengan musim lain? Di manakan tempat terbit/terbenam matahari pada waktu2 lain? Apakah hanya ada DUA tempat terbit/terbenam matahari? Apakah matahari melompat dari satu tempat di saat musim panas ke tempat lain di saat musim dingin untuk terbit/terbenam?


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby Imtiyaz » Wed Feb 21, 2007 8:37 am

habib..habib..belom pernah keluar dari khatulistiwa yah... :lol:

tuh tanyain koco2 elo yg tinggal jauh dieropa sono....apakah matahari terbit tetap disatu tempat....pada setiap musim..maksud gue????? bukan pada tiap hari....

daerah timteng pada umumnya hanya mengalami 2 musim dingin dan panas..


Sekedar elo tau aje neh...kutup utara akan menjauh dari matahari selama 6 bulan dan mendekat kematahari selama 6 bulan...demikian sebaliknya kutup selatan...

Karena mekah madinah berada pada lk 25 derajat LU maka ia akan mengikuti perubahan suhu kutub utara...meski ngga sesejuk daerah utara diatas 25 derajat LU....coba elo liat peta deh....

matahari bukannya melompat tapi begeser secara perlahan per sekian derajat perhari....

bulan desember ( dingin ) dan bulan juni/juli ( panas )..maka akan terlihat jauh perbedaan terbit matahari....

karena berhubungan dgn musim maka disebut dua tempat terbit dan terbenam matahari..

jadi jangan lihat pergeseran matahari perhari..tapi lihatlah terbit matahari permusim..

Gimane bib..elo paham nggak..... 8)
User avatar
Imtiyaz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 475
Joined: Tue Oct 03, 2006 7:00 am

Postby NoMind » Wed Feb 21, 2007 9:08 am

Penjelasan Anda tetap saja tidak tepat karena dalam ayat 55:17 hanya disebutkan DUA tempat terbit dan terbenam matahari. Yang Anda jelaskan adalah Summer dan Winter Soltices dimana matahari berada di atas 23.5 LU dan 23.5 LS untuk daerah di utara khatulistiwa. Bagaimana dengan Equinox dimana matahari tepat berada di atas khatulistiwa? Dan bagaimana dengan yang berada di kutub utara dan kutub selatan, dimanakan matahari terbit? Apakah hanya DUA tempat spt yang disebutkand dalam ayat 55:17?


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
Translator
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby cahkangkung » Wed Feb 21, 2007 9:21 am

Imtiyaz wrote:habib..habib..belom pernah keluar dari khatulistiwa yah... :lol:

tuh tanyain koco2 elo yg tinggal jauh dieropa sono....apakah matahari terbit tetap disatu tempat....pada setiap musim..maksud gue????? bukan pada tiap hari....

daerah timteng pada umumnya hanya mengalami 2 musim dingin dan panas..


Alloh pernah ke daerah khatulllistiwa kagak? Tentu saja tidak,karena Allohnya orang Arab yang hanya berkutat di daerah Timteng saja!
User avatar
cahkangkung
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1429
Joined: Mon Sep 25, 2006 8:43 am
Location: Malta

Postby yabedabedoo » Wed Feb 21, 2007 9:37 am

non muslim di sini suka melecehkan ayat2 Allah.

kalo negara2 di sebelah timur mengalami matahari terbenam, bagaimana pula negara2 di sebelah barat? apakah matahari kelihatan terbenam juga?

dan kalo negara2 di sebelah timur mengalami matahari terbit, apakah negara2 di sebelah barat juga mengalami yg sama?

ayat2 AlQuran dgn jelas memberi gambaran bahwa bumi ini berputar hingga bisa terjadi spt itu! bahkan bukan berputar aja malah bumi ini BULAT dan berputar di PAKSInya!
Last edited by yabedabedoo on Wed Feb 21, 2007 12:12 pm, edited 1 time in total.
User avatar
yabedabedoo
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 586
Joined: Fri Dec 22, 2006 1:11 pm

Postby luv_nice » Wed Feb 21, 2007 9:37 am

Setauku...di Indonesia pun matahari bisa beredar di utara atau di selatan equator. Tapi tempat terbit/terbenam juga bukannya dua...tapi sepanjang garis pergeserannya. Karena stiap hari terjadi pergeran arah terbit/terbenam. So, penjelasan dua tempat terbit/terbenam itu masih aja gak masuk akal.
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Postby Imtiyaz » Wed Feb 21, 2007 9:49 am

NoMind wrote:Penjelasan Anda tetap saja tidak tepat karena dalam ayat 55:17 hanya disebutkan DUA tempat terbit dan terbenam matahari. Yang Anda jelaskan adalah Summer dan Winter Soltices dimana matahari berada di atas 23.5 LU dan 23.5 LS untuk daerah di utara khatulistiwa. Bagaimana dengan Equinox dimana matahari tepat berada di atas khatulistiwa? Dan bagaimana dengan yang berada di kutub utara dan kutub selatan, dimanakan matahari terbit? Apakah hanya DUA tempat spt yang disebutkand dalam ayat 55:17?


With Best Regards,
NoMind

Karena quran diturunkan dijazirah arab yang hanya mengalami dua musim...maka Allah menyebutkan 2 tempat terbit matahari ketika musim panas dan musim dingin...

kalo dibilangin 1 tempat terbit matahari tentu orang arab bingung karena mereka mengenal 2 tempat terbit matahari....Quran turun sesuai dgn realita penduduk setempat...

Peace habib....udah pernah keluar khatulistiwa belom????
User avatar
Imtiyaz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 475
Joined: Tue Oct 03, 2006 7:00 am

Postby yusak_almasih » Wed Feb 21, 2007 10:38 am

Imtiyaz wrote:Karena quran diturunkan dijazirah arab yang hanya mengalami dua musim...maka Allah menyebutkan 2 tempat terbit matahari ketika musim panas dan musim dingin...

kalo dibilangin 1 tempat terbit matahari tentu orang arab bingung karena mereka mengenal 2 tempat terbit matahari....Quran turun sesuai dgn realita penduduk setempat...

Peace habib....udah pernah keluar khatulistiwa belom????


Kl begitu sangat jelas, bahwa qur'an itu hanya untuk bangsa arab saja, bukan untuk seluruh bangsa.
Penjelasan diatas sudah menunjukkan pengakuan akan ketidakmengertian aulloh + nabi akan perputaran matahari.
Ya maklum coy, wong buta huruf dan hanya jiplakan, hasil jiplakkan kan jg banyak salahnya.
:P :P :P :lol: :lol: :lol:
yusak_almasih
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 477
Joined: Sat Aug 26, 2006 10:37 am

Postby Rashidi » Wed Feb 21, 2007 11:15 am

amen, memang negara katulistiwa semacam indonesia tidak cocok diterapkan ajaran Qur'an :lol: :lol:

buktinya seperti penjelasan si Imit-Amit :P
kalo dibilangin 1 tempat terbit matahari tentu orang arab bingung karena mereka mengenal 2 tempat terbit matahari....Quran turun sesuai dgn realita penduduk setempat...


jauhkan ke-bodohan islam dari Indonesia!
User avatar
Rashidi
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1222
Joined: Wed Sep 14, 2005 10:15 pm

Postby luv_nice » Wed Feb 21, 2007 12:51 pm

Imtiyaz wrote:Karena quran diturunkan dijazirah arab yang hanya mengalami dua musim...maka Allah menyebutkan 2 tempat terbit matahari ketika musim panas dan musim dingin...

kalo dibilangin 1 tempat terbit matahari tentu orang arab bingung karena mereka mengenal 2 tempat terbit matahari....Quran turun sesuai dgn realita penduduk setempat...

Peace habib....udah pernah keluar khatulistiwa belom????

Hehehe....kayaknya lu deh yang gak bisa mikir. Bagaiaman ketika pralihan musim..dimanakah titik terbitnya??
Jelas titik terbit/terbenamnya adalah berupa lintasan di antara dua titik musim. Jadi jangan pernah bilang hanya berada di DUA TITIK.
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Postby Imtiyaz » Wed Feb 21, 2007 4:31 pm

yusak_almasih wrote:
Imtiyaz wrote:Karena quran diturunkan dijazirah arab yang hanya mengalami dua musim...maka Allah menyebutkan 2 tempat terbit matahari ketika musim panas dan musim dingin...

kalo dibilangin 1 tempat terbit matahari tentu orang arab bingung karena mereka mengenal 2 tempat terbit matahari....Quran turun sesuai dgn realita penduduk setempat...

Peace habib....udah pernah keluar khatulistiwa belom????


Kl begitu sangat jelas, bahwa qur'an itu hanya untuk bangsa arab saja, bukan untuk seluruh bangsa.
Penjelasan diatas sudah menunjukkan pengakuan akan ketidakmengertian aulloh + nabi akan perputaran matahari.
Ya maklum coy, wong buta huruf dan hanya jiplakan, hasil jiplakkan kan jg banyak salahnya.
:P :P :P :lol: :lol: :lol:

Nah... khan.... inilah jika **** digotong kemane2....

Ayat diatas dlm konteks jazirah arab...dimana matahari terbit dari dua tempat...

ngga masaalah khan..misalnya quran menceritakan kisah yusuf dinegeri mesir....

Masak dibilang Quran untuk orang mesir doang... :wink:
User avatar
Imtiyaz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 475
Joined: Tue Oct 03, 2006 7:00 am

Postby Imtiyaz » Wed Feb 21, 2007 4:41 pm

Setauku...di Indonesia pun matahari bisa beredar di utara atau di selatan equator. Tapi tempat terbit/terbenam juga bukannya dua...tapi sepanjang garis pergeserannya. Karena stiap hari terjadi pergeran arah terbit/terbenam. So, penjelasan dua tempat terbit/terbenam itu masih aja gak masuk akal.

Imtiyaz wrote:Hal ini tidak begitu terasa di Indonesia karena Indonesia dilintasi khatulistiwa..meski kadang2 agak terasa juga dimana matahari terbit dari arah yg berbeda......

------------------------------------
Hehehe....kayaknya lu deh yang gak bisa mikir. Bagaiaman ketika pralihan musim..dimanakah titik terbitnya??
Jelas titik terbit/terbenamnya adalah berupa lintasan di antara dua titik musim. Jadi jangan pernah bilang hanya berada di DUA TITIK.

Imtiyaz wrote:karena berhubungan dgn musim maka disebut dua tempat terbit dan terbenam matahari..

jadi jangan lihat pergeseran matahari perhari..tapi lihatlah terbit matahari permusim..
User avatar
Imtiyaz
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 475
Joined: Tue Oct 03, 2006 7:00 am

Postby luv_nice » Thu Feb 22, 2007 9:15 am

Imtiyaz wrote:
Setauku...di Indonesia pun matahari bisa beredar di utara atau di selatan equator. Tapi tempat terbit/terbenam juga bukannya dua...tapi sepanjang garis pergeserannya. Karena stiap hari terjadi pergeran arah terbit/terbenam. So, penjelasan dua tempat terbit/terbenam itu masih aja gak masuk akal.

Imtiyaz wrote:Hal ini tidak begitu terasa di Indonesia karena Indonesia dilintasi khatulistiwa..meski kadang2 agak terasa juga dimana matahari terbit dari arah yg berbeda......

------------------------------------
Hehehe....kayaknya lu deh yang gak bisa mikir. Bagaiaman ketika pralihan musim..dimanakah titik terbitnya??
Jelas titik terbit/terbenamnya adalah berupa lintasan di antara dua titik musim. Jadi jangan pernah bilang hanya berada di DUA TITIK.

Imtiyaz wrote:karena berhubungan dgn musim maka disebut dua tempat terbit dan terbenam matahari..

jadi jangan lihat pergeseran matahari perhari..tapi lihatlah terbit matahari permusim..

Masih dodol juga kau, bahkan dalam satu musim pun matahari tidak pernah terbit hanya pada satu titik. Kecuali kalau kau ingin bilang bahwa yang dimaksud musim itu hanya SATU HARI>
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Postby osho » Thu Feb 22, 2007 9:28 am

Imtiyaz wrote:Karena quran diturunkan dijazirah arab yang hanya mengalami dua musim...maka Allah menyebutkan 2 tempat terbit matahari ketika musim panas dan musim dingin...

kalo dibilangin 1 tempat terbit matahari tentu orang arab bingung karena mereka mengenal 2 tempat terbit matahari....Quran turun sesuai dgn realita penduduk setempat...

Peace habib....udah pernah keluar khatulistiwa belom????
Quran turun sesuai dengan realita penduduk setempat........berlaku untuk tempat tersebut aja ya....? :?:
Sebenarnya bila israk mirak perjalanan astral muh benar.....
maka tak ada lagi titik2 tempat2 terbitnya matahari......bila benar2 muh telah mengadakan perjalanan keluar angkasa........ :P :P
maka tak ada lagi hamparan datar untuk bumi dan tiang-tiang dari gunung...atau salah lagi kita menafsirkannya..... :roll:
User avatar
osho
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho

Postby NoeMoetz » Thu Feb 22, 2007 11:53 am

Kalau begitu (menurut teori pergeseran tadi)....
Seharusnya titik tempat terbenam n terbit matahari lebih dari 2 titik.
Khan "geser"nya pelan2, ga langsung dari utara equator ke selatan equator.
IPA aye lemah nih....
NoeMoetz
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1509
Joined: Fri Dec 08, 2006 9:32 am
Location: Indonesia

Postby luv_nice » Thu Feb 22, 2007 12:11 pm

Lha iya, terbitnya matahari ya ada dalam garis pergeseran itu. Tiap hari geser dikit. Makanya dua titik terbenam/terbit matahari gak masuk akal. Lebih masuk akal orang bilang matahari terbit di timur terbenam di barat. Beres.
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Postby NoeMoetz » Thu Feb 22, 2007 12:15 pm

luv_nice wrote:Lha iya, terbitnya matahari ya ada dalam garis pergeseran itu. Tiap hari geser dikit. Makanya dua titik terbenam/terbit matahari gak masuk akal. Lebih masuk akal orang bilang matahari terbit di timur terbenam di barat. Beres.
Quran menjadi tidak sempurna (lagi)?
NoeMoetz
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1509
Joined: Fri Dec 08, 2006 9:32 am
Location: Indonesia

Postby luv_nice » Thu Feb 22, 2007 12:27 pm

Kemane aje lu hahaha
luv_nice
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Next

Return to Quran & SAINS



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users