Captain Pancasila wrote:Allah menciptakan malaikat dari cahaya, menciptakan jin dari nyala api, dan menciptakan Adam dari apa yang telah disifatkan (dijelaskan) kepada kalian.” (Diriwayatkan Muslim).
Coba sepakati dulu sana dengan pembuat topik ini, karena menurutnya malaikat bisa bergerak dalam dimensi waktu, sedangkan menurutmu malaikat adalah cahaya. Dan artikel yang kau bawa mengatakan bahwa cahaya tidak bergerak dalam dimensi waktu.
Captain Pancasila wrote:-doa para muslim akan sampai di Arsy : 1/(1000x365x24x60) menit manusia
-wahyu Tuhan yang disampaikan ke Nabi Muhammad melalui malaikat : 1/(50000x365x24x60) menit manusia
Ngawur, ayat2 itu tidak sedang membicarakan bahwa untuk mencapai jarak yang dapat ditempuh dalam 1 harinya Allah SWT, manusia harus menempuhnya dalam 1.000 tahun.
Baca ayat ini:
Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu. (Al Qur'an, 22:47)
Sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu
Jelas bukan? 1 harinya Allah SWT = mutlak 1.000 tahun manusia
Maksud ayat itu adalah jika ada manusia berkunjung ke Arsy, maka ketika Allah SWT merasakan hari telah berganti, bagi manusia tsb minimal ia harus mencapai usia 1.000 tahun manusia untuk bisa berada pada momen pergantian hari tersebut.
Maksud Muhammad cuma ingin mengatakan Allah SWT maha besar, kalian manusia tidak ada apa-apanya, gitu loh...
Jika belum paham juga, begini Ilustrasinya:
Allah SWT tinggal di planet yang rotasi dan revolusinya super lambat sehingga di sana matahari baru terbit kembali dalam hitungan 1.000 tahun manusia, alias manusia keburu meninggal sebelum bisa menikmati sunset hari ke-2 bersama-sama Allah SWT di Arsy.
Dengan bermodalkan ayat tsb, kita bisa menghitung bahwa:
1 harinya Allah SWT = 1.000 tahun manusia
1/2 harinya Allah SWT = 500 tahun manusia
1/4 harinya Allah SWT = 250 tahun manusia
dst.
Jika ada pos pemeriksaan tepat di tengah-tengah bumi-Arsy, kita bisa menjawab bahwa urusan dari bumi sampai di pos tersebut dalam waktu 500 tahun manusia, karena 1/2 waktu tempuh urusan dari bumi ke Arsy adalah 500 tahunnya manusia.
Tidak perlu mengarang atau mengada-adakan angka-angka maupun variabel lainnya!
AYAT-AYAT TSB TIDAK SEDANG MEMBICARAKAN BAHWA:
Perjalanan urusan yang dapat ditempuh dalam 1 harinya Allah SWT = Dapat ditempuh dalam 1.000 tahun oleh manusia
Ayat2 tsb tidak ada hubungannya dengan pergerakan maupun kecepatan tempuh.
Mengapa demikian?
Karena Allah SWT tidak menyebutkan berapa jarak maupun kecepatan yang diperlukan untuk menempuh jarak tsb dalam 1 hari baginya.
Guru SD pun akan langsung menyadarinya: Ini hanya kalimat perbandingan sederhana.
Allah SWT hanya menyebutkan 1 harinya Allah SWT = 1.000 tahun manusia.
Tahukah kau berapa kecepatan gerak yang dimiliki urusan sehingga ia dapat menempuh jarak bumi-Arsy dalam waktu 1 hari Allah SWT menurut ayat tsb?
Bagaimana kau menghitungnya? Menggunakan kecepatan manusia yang berjalan? Atau kecepatan unta?
Tahukah kau berapa kecepatan gerak yang harus dimiliki manusia agar dapat sampai Arsy dalam waktu 1.000 tahun manusia menurut ayat tsb?
Bagaimana kau menghitungnya? Menggunakan kecepatan manusia yang berjalan? Atau kecepatan unta?
Bagaimana jika manusia menggunakan kendaraan ciptaan kafir? Tentu saja lama tempuhnya tidak akan sampai 1.000 tahun! Jika demikian maka ayat tsb ngawur dong?
Bagaimana bisa Allah SWT lupa menyebutkannya? Apa kau mau mengatakan dia lupa?
Jadi, kalau kau ngotot menggunakan pemahaman ini, maka sama saja artinya kau mengatakan bahwa guru SD lebih pandai dari Allah SWT.
Sekali lagi, ayat2 tsb sama sekali tidak ada hubungannya dengan pergerakan maupun kecepatan tempuh
Maksud Muhammad cuma ingin mengatakan bahwa Allah SWT maha besar, 1 harinya Allah SWT setara dengan 1.000 tahun manusia, kalian manusia tidak ada apa-apanya, gitu loh...
Nice try!




