
sonnie wrote:Yesus hanya diutus untuk bangsa Israel dan bukan untuk seluruh umat manusia, Nabi Muhammad diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir jaman.
"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain (non-Yahudi) atau masuk ke dalam kota orang Samaria melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (Injil Matius 10: 5-6)
"......Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel......." (Injil Matius 15: 22-26)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS16:89)
Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS)
Kalau Yesus sudah bilang "hanya untuk orang Israel", itu yang berkata Yesus atau firman Tuhan. Bahkan Yesus memerintahkan kepada muridnya untuk tidak menyebarkan agamanya kepada kaum di luar kaum Israel.
Apakah kamu taat kepada Injil dan Yesus?? Kalau taat, maka itu bukan untuk orang non-Israel. Kecuali kamu merasa sebagai orang Israel. Coba deh, sekali-sekali direnungkan.


sonnie wrote:Samakah pernyataan Nabi Isa dalam Surat Matius itu dengan ayat Al Quran ini:
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu (Bangsa Yahudi), membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."
Pertama, Allah berfirman Isa Putra Maryam, ini menunjukkan Nabi Isa itu anaknya Maria/Maryam dan bukanlah anak Tuhan. Setiap ada perkataan Isa selalu dilanjutkan dengan Putra Maryam, karena dia adalah manusia biasa yang dipilih dan dimuliakan Allah menjadi Rasul yang istimewa.
Kedua pernyataan aku adalah utusan Allah kepadamu (Bangsa Yahudi) dan dibuka dengan kalimat Hai Bani Israil, bukan Hai umat manusia. Ini menunjukkan bahwa Nabi Isa hanya untuk jamannya dan hanya untuk bangsa Israil sebagaimana ada dalam surat Matius itu.
Ketiga, Allah berfirman bahwa Nabi Isa membenarkan kitab sebelumnya yaitu Taurat atau yang rekan-rekan namakan sebagai perjanjian lama yang difirmankan kepada Nabi Musa.
Keempat, informasi mengenai adanya Rasulullah Muhammad dalam Injil yang telah dirubah menjadi Penghibur (coba buka Injil Yohannes 16:7). Itu bukti bahwa akan ada utusan Allah setelah nabi Isa, yaitu Rasulullah SAW.
Kelima, informasi mengenai Rasulullah, nabi yang ummi, tidak bisa membaca, sehingga ada bukti kemurnian firman itu bukan buatannya sendiri. Coba baca ini
" Dan, apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan, "Baiklah baca ini, saya berdoa untuk kamu", maka ia akan menjawab, "Aku tidak dapat membaca". (Kitab Yesaya 29:12).
Bandingkan dengan ini:
"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut kemauan hawa nafsunya (buatannya sendiri). Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (QS An Najm 3-5).
Sama ngga ? Apa umat NAsrani lupa meng edit / merubah kalimat dalam Kitab Yesaya. Ooops sorry, itu kelupaan dihapus, sehingga informasi itu membenarkan adanya Rasul yang ummi, yaitu Rasulullah SAW.
Ada kesamaan konsepsi untuk siapa Nabi Isa diutus berdasarkan Injil dan Al Quran karena memang tidak ada agama yang baru.
Sekarang gantian, tantangan saya buat saudara kaum Nasrani;
1. Apakah Injil sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab abad ke-6 sehingga informasinya bisa sama?
2. Berapa tingkat angka melek huruf di kota Mekkah pada jaman jahiliyah ?
3. Kami umat muslim dengan rendah hati mengakui bahwa Rasulullah "by design" adalah nabi yang ummi ("buta huruf'), tidak dapat membaca dan menulis, anda selalu menganggap Muhammad bermimpi atau kesurupan dan Al Quran karangannya sendiri. Lalu kalau informasi yang ada dalam mimpinya sama dengan informasi Yesus dalam Matius, apakah Yesus juga kesurupan? Apakah Yesus dan Rasulullah Muhammad bertemu dalam mimpinya sehingga informasinya bisa sama. Jika itu bukan berasal dari sumber yang sama, yaiu Allah, lalu informasi Yesus dan Muhammad itu berasal dari mana?

sonnie wrote:Yesus hanya diutus untuk bangsa Israel dan bukan untuk seluruh umat manusia, Nabi Muhammad diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir jaman.
"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain (non-Yahudi) atau masuk ke dalam kota orang Samaria melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (Injil Matius 10: 5-6)
"......Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel......." (Injil Matius 15: 22-26)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS16:89)
Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS)
Kalau Yesus sudah bilang "hanya untuk orang Israel", itu yang berkata Yesus atau firman Tuhan. Bahkan Yesus memerintahkan kepada muridnya untuk tidak menyebarkan agamanya kepada kaum di luar kaum Israel.
Apakah kamu taat kepada Injil dan Yesus?? Kalau taat, maka itu bukan untuk orang non-Israel. Kecuali kamu merasa sebagai orang Israel. Coba deh, sekali-sekali direnungkan.

sonnie wrote:
Kelima, informasi mengenai Rasulullah, nabi yang ummi, tidak bisa membaca, sehingga ada bukti kemurnian firman itu bukan buatannya sendiri. Coba baca ini
" Dan, apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan, "Baiklah baca ini, saya berdoa untuk kamu", maka ia akan menjawab, "Aku tidak dapat membaca". (Kitab Yesaya 29:12).
Bandingkan dengan ini:
"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut kemauan hawa nafsunya (buatannya sendiri). Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (QS An Najm 3-5).
Sama ngga ? Apa umat NAsrani lupa meng edit / merubah kalimat dalam Kitab Yesaya. Ooops sorry, itu kelupaan dihapus, sehingga informasi itu membenarkan adanya Rasul yang ummi, yaitu Rasulullah SAW.
Ada kesamaan konsepsi untuk siapa Nabi Isa diutus berdasarkan Injil dan Al Quran karena memang tidak ada agama yang baru.


sonnie wrote:Yesus hanya diutus untuk bangsa Israel dan bukan untuk seluruh umat manusia, Nabi Muhammad diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir jaman.
"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain (non-Yahudi) atau masuk ke dalam kota orang Samaria melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (Injil Matius 10: 5-6)
"......Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel......." (Injil Matius 15: 22-26)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS16:89)
Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS)
Kalau Yesus sudah bilang "hanya untuk orang Israel", itu yang berkata Yesus atau firman Tuhan. Bahkan Yesus memerintahkan kepada muridnya untuk tidak menyebarkan agamanya kepada kaum di luar kaum Israel.
Apakah kamu taat kepada Injil dan Yesus?? Kalau taat, maka itu bukan untuk orang non-Israel. Kecuali kamu merasa sebagai orang Israel. Coba deh, sekali-sekali direnungkan.

sonnie wrote:Yesus hanya diutus untuk bangsa Israel dan bukan untuk seluruh umat manusia, Nabi Muhammad diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir jaman.
"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain (non-Yahudi) atau masuk ke dalam kota orang Samaria melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (Injil Matius 10: 5-6)
"......Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel......." (Injil Matius 15: 22-26)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS16:89)
Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS)
Kalau Yesus sudah bilang "hanya untuk orang Israel", itu yang berkata Yesus atau firman Tuhan. Bahkan Yesus memerintahkan kepada muridnya untuk tidak menyebarkan agamanya kepada kaum di luar kaum Israel.
Apakah kamu taat kepada Injil dan Yesus?? Kalau taat, maka itu bukan untuk orang non-Israel. Kecuali kamu merasa sebagai orang Israel. Coba deh, sekali-sekali direnungkan.
Jezzy_mbot wrote: apakah Yesus hanya untuk umat Israel saja ??
Tidak, setelah semua tergenapi, maka keselamatan adalah buat segala bangsa yg percaya kepadaNya.
Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Nero Leon wrote:gulita wrote:Sonnie , sudah pernahkah kamu mencoba berdoa kepada Yesus ?, kalo kamu mau, kamu bisa bertanya kpda Dia, apakah Dia datang hanya untuk bani Israel saja , tunggulah sampai Dia sendiri yg memjawab kamu.
jesus aja berdoa. ngapain berdoa pada yesus???


Yehuda wrote:Daripada berdoa untuk muhammad??? Buang-buang energi.
Yehuda wrote:Keselamatan memang tidak ada dalam nama siapapun kecuali dalam ISA makanya dapat gelar AS kalau muhammad dapat gelar SAW karena cuma bisa minta, kalau minta jawabannya cuma dua bisa dikabulin bisa ga dikabulin.
Yehuda wrote:Sekarang tinggal ente deh yang milih mau gamble sama muhammad atau yang pasti sama ISA???

d'bLax wrote:Yehuda wrote:Daripada berdoa untuk muhammad??? Buang-buang energi.
Bedakan berdoa untuk meminta dengan berdoa untuk bersyukur...

Nero Leon wrote:gulita wrote:Sonnie , sudah pernahkah kamu mencoba berdoa kepada Yesus ?, kalo kamu mau, kamu bisa bertanya kpda Dia, apakah Dia datang hanya untuk bani Israel saja , tunggulah sampai Dia sendiri yg memjawab kamu.
jesus aja berdoa. ngapain berdoa pada yesus???

sonnie wrote:Yesus hanya diutus untuk bangsa Israel dan bukan untuk seluruh umat manusia, Nabi Muhammad diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir jaman.
"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain (non-Yahudi) atau masuk ke dalam kota orang Samaria melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (Injil Matius 10: 5-6)
"......Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel......." (Injil Matius 15: 22-26)
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS16:89)
Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS)
Kalau Yesus sudah bilang "hanya untuk orang Israel", itu yang berkata Yesus atau firman Tuhan. Bahkan Yesus memerintahkan kepada muridnya untuk tidak menyebarkan agamanya kepada kaum di luar kaum Israel.
Apakah kamu taat kepada Injil dan Yesus?? Kalau taat, maka itu bukan untuk orang non-Israel. Kecuali kamu merasa sebagai orang Israel. Coba deh, sekali-sekali direnungkan.

sonnie wrote:Samakah pernyataan Nabi Isa dalam Surat Matius itu dengan ayat Al Quran ini:
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu (Bangsa Yahudi), membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."
Pertama, Allah berfirman Isa Putra Maryam, ini menunjukkan Nabi Isa itu anaknya Maria/Maryam dan bukanlah anak Tuhan. Setiap ada perkataan Isa selalu dilanjutkan dengan Putra Maryam, karena dia adalah manusia biasa yang dipilih dan dimuliakan Allah menjadi Rasul yang istimewa.
Kedua pernyataan aku adalah utusan Allah kepadamu (Bangsa Yahudi) dan dibuka dengan kalimat Hai Bani Israil, bukan Hai umat manusia. Ini menunjukkan bahwa Nabi Isa hanya untuk jamannya dan hanya untuk bangsa Israil sebagaimana ada dalam surat Matius itu.
Ketiga, Allah berfirman bahwa Nabi Isa membenarkan kitab sebelumnya yaitu Taurat atau yang rekan-rekan namakan sebagai perjanjian lama yang difirmankan kepada Nabi Musa.
Keempat, informasi mengenai adanya Rasulullah Muhammad dalam Injil yang telah dirubah menjadi Penghibur (coba buka Injil Yohannes 16:7). Itu bukti bahwa akan ada utusan Allah setelah nabi Isa, yaitu Rasulullah SAW.
Kelima, informasi mengenai Rasulullah, nabi yang ummi, tidak bisa membaca, sehingga ada bukti kemurnian firman itu bukan buatannya sendiri. Coba baca ini
" Dan, apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan, "Baiklah baca ini, saya berdoa untuk kamu", maka ia akan menjawab, "Aku tidak dapat membaca". (Kitab Yesaya 29:12).
Bandingkan dengan ini:
"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut kemauan hawa nafsunya (buatannya sendiri). Ucapan itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (QS An Najm 3-5).
Sama ngga ? Apa umat NAsrani lupa meng edit / merubah kalimat dalam Kitab Yesaya. Ooops sorry, itu kelupaan dihapus, sehingga informasi itu membenarkan adanya Rasul yang ummi, yaitu Rasulullah SAW.
Ada kesamaan konsepsi untuk siapa Nabi Isa diutus berdasarkan Injil dan Al Quran karena memang tidak ada agama yang baru.
Sekarang gantian, tantangan saya buat saudara kaum Nasrani;
1. Apakah Injil sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab abad ke-6 sehingga informasinya bisa sama?
2. Berapa tingkat angka melek huruf di kota Mekkah pada jaman jahiliyah ?
3. Kami umat muslim dengan rendah hati mengakui bahwa Rasulullah "by design" adalah nabi yang ummi ("buta huruf'), tidak dapat membaca dan menulis, anda selalu menganggap Muhammad bermimpi atau kesurupan dan Al Quran karangannya sendiri. Lalu kalau informasi yang ada dalam mimpinya sama dengan informasi Yesus dalam Matius, apakah Yesus juga kesurupan? Apakah Yesus dan Rasulullah Muhammad bertemu dalam mimpinya sehingga informasinya bisa sama. Jika itu bukan berasal dari sumber yang sama, yaiu Allah, lalu informasi Yesus dan Muhammad itu berasal dari mana?

Nero Leon wrote:gulita wrote:Sonnie , sudah pernahkah kamu mencoba berdoa kepada Yesus ?, kalo kamu mau, kamu bisa bertanya kpda Dia, apakah Dia datang hanya untuk bani Israel saja , tunggulah sampai Dia sendiri yg memjawab kamu.
jesus aja berdoa. ngapain berdoa pada yesus???

Return to Quran & ISA Almasih, Injil
Users browsing this forum: No registered users